p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. No. November 2024 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT BERKAH WAKAF INDONESIA (WAHDAH WATER) Wahyudin1. Romansyah Sahabuddin2. Nurman3,Anwar4,Annisa Paramaswary Aslam5 1,2,3,4,5 Article History Received: 06-10-2024 Revision: 08-11-2024 Accepted: 08-11-2024 Published: 08-11-2024 Universitas Negeri Makassar. Jl. Pettarani. Makassar. Indonesia Email: wahyuakuntansi05815@gmail. Abstract. The purpose this research is determine the financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. using financial ratio analysis, specifically liquidity, solvency, activity, profitability, and roe. This study employs a descriptive quantitative research method. The findings indicate that the financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. year 2021-2023, viewed from the liquidity ratio measured current ratio, is in poor Furthermore, the financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. year 2021-2023 viewed from the solvency ratio measured debt to assets ratio, in poor condition. In contrast, the financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. year 2021-2023, viewed from the activity ratio measured total asset turnover, in good condition. Additionally, the financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. year 2021-2023, viewed from the profitability ratio measured net profit margin, in poor condition. Lastly, the overall financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. year 2021-2023, as viewed the return on equity, in poor condition. The significance of this research's findings lies in providing valuable information regarding the financial performance of PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. for the company and other stakeholders interested in obtaining insights into its financial status. Keywords: Financial Performance. Financial Ratio Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. mengunakan analisis rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas serta Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. tahun 2021-2023 dilihat dari rasio likuiditas yang diukur dengan current ratio dalam kondisi tidak baik. Kemudian kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. tahun 2021-2023 dilihat dari rasio solvabilitas yang diukur dengan debt to assets ratio dalam kondisi tidak baik. Lalu kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. tahun 2021-2023 dilihat dari rasio aktivitas yang diukur dengan total asset turnover dalam kondisi baik. Dan kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. tahun 20212023 dilihat dari rasio profitabilitas yang diukur dengan net profit margin dalam kondisi tidak baik. Serta kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. tahun 2021-2023 secara keseluruhan yang dilihat dari return on equity dalam kondisi tidak baik. Pentingnya hasil dari penelitian ini bagi perusahaan dan pihak-pihak lainnya yang ingin memperoleh informasi kinerja keuangan pada PT. Berkah Wakaf Indonesia . ahdah wate. Kata Kunci: Kinerja Keuangan. Rasio Keuangan How to Cite: Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4 . , 2493-2506. 54373/ifijeb. Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A PENDAHULUAN Perkembangan globalisasi membuat perusahaan-perusahaan baru yang semakin bermunculan mengakibatkan tingkat persaingan antar perusahaan di era perkembangan ekonomi saat ini semakin ketat dan meningkat (Wijaya, 2. Adanya persaingan membuat perusahaan harus selalu menjaga kondisi operasionalnya termasuk kondisi keuangan yang lebih sehat dan dituntut untuk meningkatkan kinerjanya (Miranda, 2. dan (Aditikus, 2. Kinerja keuangan merupakan kemampuan perusahaan dalam mengelola perusahaanya secara finansial yang dapat dilihat pada laporan keuangan yang disusun oleh pihak keuangan perusahaan. Menurut Crisnandani . dan Fahmi . Kinerja Keuangan merupakan gambaran atau cerminan mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan yang dikaji menggunakan alat alat analisis keuangan dengan tujuan memberikan informasi terkait sehat atau tidaknya keadaan keuangan perusahaan Untuk melihat kinerja suatu perusahaan salah satunya dapat dilihat pada unsur keuangannya, karena dari unsur keuangan tersebut akan memberikan gambaran untuk melihat baik atau buruknya kinerja keuangan suatu perusahaan (Rahmadhany, 2. dan (Ariyanti. Pengukuran kinerja keuangan dapat dilakukan dengan melihat laporan keuangan sebagai dasar dalam melakukan pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan analisis rasio keuangan (Anggraeni, 2. dan (Sujarweni, 2. Melakukan analisis untuk mengukur kinerja keuangan sangatlah penting bagi perusahaan karena terdapat beberapa perusahaan yang mengalami kebangkrutan karena faktor keuangan yang tidak sehat. Seperti yang dikatakan Fanalisa . yang mengatakan bahwa rasio keuangan sangat penting digunakan untuk melakukan analisis terhadap kondisi keuangan perusahaan. Mengukur kinerja keuangan perusahaan tentu memerlukan infromasi informasi terkait laporan keuangan perusahaan tersebut yang meliputi Laporan laba rugi, laporan Neraca. Laporan Perubahan Ekuitas. Laporan Arus Kas dan Catatan atas laporan keuangan (Kasmir, 2. dan (W. Keiso, 2. Penyusunan laporan keuangan sangat penting untuk dilakukan karena laporan keuangan memberikan informasi apakah kinerja keuangan suatu perusahaan mengalami peningkatan atau mengalami penurunan. Terdapat 5 jenis-jenis rasio keuangan yaitu Rasio Likuiditas. Rasio Solvabilitas. Rasio Aktivitas. Rasio Profitabilitas dan Rasio Pasar (Kasmir, 2. dan (Sudana, 2. Pada tahun 2022 PT Berkah Wakaf Indonesia menerima piagam Siddhakarya 2022, penghargaan ini diterima langsung dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS) Prov. Sulawesi Selatan. Keberhasilan PT BWI menjaga produktivitas yang semakin tinggi (Pusmedikom, 2. PT. Berkah Wakaf Indonesia Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A (Wahdah Wate. merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur yakni memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merek Wahdah Water yang dimodali dengan menggunakan sistem Wakaf Produktif. Perusahaan yang masih terbilang muda karena berdiri sejak tahun 2021 namun perusahaan mampu menjaga tren peningkatan baik dari segi Aktiva. Penjualan serta Laba yang diperoleh perusahaan setiap tahunnya, berikut data terkait Total Aktiva. Penjualan dan Keuntungan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. tahun 2021-2023. Tabel 1. Total Aktiva. Penjualan dan Laba Bersih PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. Tahun 2021-2023 Tahun Total Aktiva (R. Penjualan (R. Laba Bersih (R. (Sumber : Laporan Neraca dan Laba Rugi PT BWI Tahun 2. Dari data tabel 1 tersebut dapat dilihat bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. yang dapat dilihat dari 3 hal yaitu Total Aktiva. Penjualan serta Laba yang mengalami tren peningkatan dari tahun 2021 hingga tahun 2023, dan menariknya adalah tingkat penjualan yang dihasilkan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. setiap tahunya semakin meningkat dan mendekati nilai dari Total Aktiva yang dimiliknya bahkan mampu menghasilkan penjualan yang melebihi dari total aktivanya itu sendiri yaitu pada tahun 2022 dan 2023 serta di ikuti oleh peningkatan laba bersih setiap tahunnya. Penelitian terkait Analisis kinerja keuangan menggunakan rasio keuangan telah dilakukan peneliti-peneliti sebelumnya. Pada Penelitian (Hadi, 2. dan (Sutarni, 2. melakukan analisis kinerja keuangan menggunakan 3 rasio keuangan. Sedangkan (Shofwatun, 2. dan (Simanjuntak, 2. pada penelitianya menggunakan 2 rasio keuangan, sementara (Damayanti, 2. dan (Marhaeni, 2. pada penelitiannya hanya menggunakan 1 rasio keuangan, dari hal tersebut dapat dilihat bahwa para peneliti-peneliti sebelumnya hanya menggunakan paling banyak 3 rasio keuangan saja dan masih kurang menggunakan 4 rasio keuangan atau lebih, dari hal tersebut menjadi salah satu perbedaan dengan penelitian sebelumnya, dimana penelitian ini menggunakan 4 rasio keuangan yaitu likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas. Berdasarkan latar belakang dan fenomena yang terjadi maka menarik untuk dilakukan penelitian dengan judul Au Analisis Kinerja Keuangan pada PT. Berkah Wakaf Indonesia ( Wahdah Water )Ay. Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A METODE Jenis Penelititian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Menurut Thabroni . dan Hikmawati . Metode penelitian deskriptif merupakan salah satu metode penelitian kuantitatif yang punya tujuan untuk mengetahui fenomena atau gejala yang terjadi dengan cara mendeskripsikannya secara jelas dan terinci berdasarkan fakta yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 cara yaitu dokumentasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. tahun 2021-2023. Sedangkan Sampel dalam penelitian ini adalah laporan neraca dan laba rugi yang berisi data Rasio Likuiditas. Rasio Solvabilitas. Rasio Aktivitas dan Rasio Profitabilitas serta ROE pada PT. Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. tahun 2021-2023. Laporan Keuangan Menurut Fahmi . Laporan keuangan adalah laporan yang menjadi informasi untuk menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan dan memberikan infromasi terkait bagaimana kinerja keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu. Laporan keuangan terdiri dari 5 laporan yaitu laporan laba rugi, laporan neraca, laporan perubahan modal, laporan arus kas dan yang terakhir catatan atas laporan keuangan atau disingkat calk (Kasmir, 2. dan (W. Keiso, 2. Infromasi yang diperoleh dari laporan keuangan dapat bermanfaat bagi pihak internal ataupun pihak eksternal perusahaan dalam rangka membuat keputusankeputusan (Hadi, 2. Kinerja Keuangan Kinerja keuangan merupakan alat yang digunakan perusahaan untuk mengukur baik buruk atau sehat tidaknya kondisi keuangannya (Kadir, 2. Menurut Munawir . Mengatakan bahwa Aukinerja keuangan merupakan salah satu dari dasar penilaian mengenai kondisi keuangan perusahaan yang dilakukan berdasarkan analisa terhadap rasio keuangan perusahaanAy. Tujuan pengukuran kinerja keuangan suatu perusahaan menurut Hery . yaitu sebagai Digunakan untuk menilai bagaimana prospek perkembangan serta pertumbuhan kinerja Digunakan untuk menilai keberhasilan dari perusahaan dalam pencapaian kinerja Digunakan baik bagi pihak perusahaan ataupun pihak luar Digunakan sebagai bahan evaluasi baik dari segi kinerja ataupun kebijakan Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A Rasio Keuangan Menurut Dewi . Rasio keuangan adalah sebuah angka yang didapatkan dari hasil membandingkan antara satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang memiliki hubungan satu sama lain. Sementara Menurut Rohmah . Rasio keuangan pada dasarnya dibuat untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan karena dari hasil rasio keuangan yang diperoleh akan memberikan informasi terkait kesehatan perusahaan yang bersangkutan. Menurut Dewi . terdapat ada 5 . jenis rasio keuangan yang sering digunakan yaitu. Rasio likuiditas. Rasio Solvabilitas. Rasio Aktivitas. Rasio Profitabilitas dan Rasio Pasar. Rasio Likuiditas Menurut Putri . Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan dalam hal melunasi utang atau kewajiban yang dimiliki oleh perusahaan. Sedangkan Menurut Buntu . Rasio likuiditas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuid suatu perusahaan, dengan cara membandingkan seluruh komponen . ilai dalam jumlah uan. yang terdapat pada aktiva lancar dengan komponen di pasiva lancar . tang jangka pende. Likuiditas memiliki peran penting dalam menunjukkan kinerja perusahaan untuk menarik investor untuk mendukung bisnisnya (Ayunda, 2. Indikator pengukuran yang digunakan adalah Current Ratio. Current Ratio = Aktiva Lancar / Hutang Lancar x 100% Rasio Solvabilitas Menurut Umaya . dan Hery . mengatakan bahwa rasio solvabilitas atau leverage yaitu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan suatu perusahaan dalam hal tingkat penggunaan utang untuk melunasi kewajiban dan membiayai asetnya atau seberapa berpengaruh suatu hutang terhadap pengelolaan aktiva yang dimiliki oleh Tingkat utang bisa berdampak baik bagi perusahaan tetapi juga bisa berdampak buruk bagi perusahaan karena semakin tinggi hutang yang digunakan oleh perusahaan maka semakin tinggi juga resiko riil yang terjadi terhadap likuiditas perusahaannya (Prajanto, 2. dan (AsAoari, 2. Indikator pengukuran yang digunakan adalah Debt to Asset Ratio. Debt to Asset Ratio = Total Hutang / Total Aktiva x 100% Rasio Aktivitas Menurut Rohmah . Rasio Aktivitas atau activity ratio merupakan rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur seberapa besar tingkat efektivitas perusahaan dalam hal penggunaan aktiva yang dimilikinya, sedangkan Menurut Umaya . Rasio Aktivitas merupakan salaah satu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kemampuan pihak Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A manajemen perusahaan dalam mengelola dan memanfaatkan keseluruhan aset secara lebih Indikator pengukuran yang digunakan adalah Total Asset TurnOver. Total Asset TurnOver = Total Penjualan / Total Asset Rasio Profitabilitas Menurut Kasmir . Rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk menghitung kemampuan perusahaan dalam mendapatkan keuntungan. Sedangkan Menurut Aisyah . Rasio Profitabilitas ialah rasio keuangan yang menujukkan hasil bersih dari serangkaian kebijakan dan keputusan manajemen. Suatu perusahaan selalu mengharapkan laba yang maksimal baik untuk mengembangkan bisnisnya maupun dalam mensejahterakan para pegawainya khususnya bagi para pemegang saham (Burhanuddin, 2. Indikator pengukuran yang digunakan adalah Net Profit Margin. Net Profit Margin = Laba Bersih / Total Penjualan x 100% Return On Equity Menurut Kasmir . Return on Equity merupakan rasio yang digunakan untuk menilai laba bersih setelah pajak dibandingkan dengan ekuitas pemilik. Rasio ini mencerminkan seberapa efektif modal yang dimiliki oleh pemilik perusahaan dikelola. Nilai ROE yang lebih tinggi menunjukkan kondisi yang lebih baik, karena menandakan kekuatan posisi pemilik perusahaan yang semakin meningkat. Adapun rumus yang digunakan untuk Return On Equity (ROE) yaitu. Return On Equity = Laba Bersih / Total Ekuitas x 100% HASIL Rasio Likuiditas (Current Rati. Indikator pengukuran yang digunakan untuk analisis rasio likuiditas dalam penelitian ini adalah current ratio dengan rumus sebagai berikut. Current Ratio=Aktiva Lancar / Hutang Lancar x 100% Tabel 2. Hasil Perhitungan Rasio Likuiditas (Current Rati. Tahun Aktiva Lancar (R. Hutang Lancar (R. Current Ratio (%) (Sumber: Data diolah tahun 2. Pada tahun 2021 Perusahaan memperoleh Current Ratio sebesar 9,7% artinya tingkat kemampuan perusahaan untuk menutupi hutang lancar menggunakan aktiva lancarnya hanya sebesar 9,7%. Kemudian meningkat pada tahun 2022 dengan Current Ratio sebesar 17,2% artinya tingkat kemampuan perusahaan untuk menutupi hutang lancar menggunakan aktiva Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A lancarnya hanya sebesar 17,2%, dan kembali meningkat Pada tahun 2023 dengan Current Ratio sebesar 28,1% artinya tingkat kemampuan perusahaan untuk menutupi hutang lancar menggunakan aktiva lancarnya hanya sebesar 28,1, dengan kata lain selama 3 tahun tersebut aktiva lancar yang ada pada perusahaan belum cukup mampu untuk menutupi hutang Meskipun terjadi peningkatan current ratio setiap tahunnya akan tetapi hasil yang diperoleh masih jauh dari standar industri yang digunakan yaitu sebesar 200%. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dilihat dari rasio likuiditas dengan indikator current ratio dalam kondisi yang tidak baik Rasio Solvabilitas (Debt to Asset Rati. Indikator pengukuran yang digunakan untuk analisis rasio solvabilitas dalam penelitian ini adalah debt to asset ratio dengan rumus sebagai berikut. Debt to Asset Ratio = Total Hutang / Total Aktiva x 100% Tabel 3. Hasil Perhitungan Rasio Solvabilitas (Debt to Total Asset Rati. Tahun Total Hutang (R. Total Asset (R. Debt to Asset Ratio (%) (Sumber: Data diolah tahun 2. Pada tahun 2021 Perusahaan memperoleh Debt to Total Asset Ratio sebesar 113,8% artinya 113,8% aset atau aktiva yang dimiliki perusahaan dibiayai oleh hutang dengan kata lain besarnya pengaruh hutang terhadap pengelolaan aktiva perusahaan sebesar 113,8%. Kemudian menurun pada tahun 2022 dengan Debt to Total Asset Ratio sebesar 110,7% artinya 110,7% aset atau aktiva yang dimiliki perusahaan dibiayai oleh hutang dengan kata lain besarnya pengaruh hutang terhadap pengelolaan aktiva perusahaan sebesar 110,7%. Dan kembali menurun pada tahun 2023 dengan Debt to Total Asset Ratio sebesar 104,8%, artinya 104,8% aset atau aktiva yang dimiliki perusahaan dibiayai oleh hutang dengan kata lain besarnya pengaruh hutang terhadap pengelolaan aktiva perusahaan sebesar 104,8%. Meskipun terjadi peningkatan debt to total asset ratio setiap tahunnya akan tetapi hasil yang diperoleh masih jauh diatas dari standar industri yang digunakan yaitu minimal sebesar 35%. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dilihat dari rasio solvabilitas dengan indikator debt to total asset ratio dalam kondisi yang tidak baik. Rasio Aktivitas (Total Asset TurnOve. Indikator pengukuran yang digunakan untuk analisis rasio aktivitas dalam penelitian ini adalah total asset turnover dengan rumus sebagai berikut. Total Asset TurnOver = Total Penjualan / Total Aktiva Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A Tabel 4. Hasil Perhitungan Rasio Aktivitas (Total Asset TurnOve. Tahun Total Penjualan (R. Total Asset (R. Total Asset TurnOver . 0,726 1,038 1,093 (Sumber: Data diolah tahun 2. Pada tahun 2021 Perusahaan memperoleh Total Asset TurnOver sebesar 0,726 kali, artinya perputaran total aset yang dimiliki perusahaan berputar sebanyak 0,726 kali atau efektifitas pengelolaan aktiva dalam menghasilkan penjualan adalah sebesar 0,726 kali atau 72,6%. Kemudian meningkat pada tahun 2022 dengan Total Asset TurnOver sebesar 1,038 kali, artinya perputaran total aset yang dimiliki perusahaan berputar sebanyak 1. 038 kali atau efektifitas pengelolaan aktiva dalam menghasilkan penjualan adalah sebesar 1,038 kali atau 103,8%. Dan kembali meningkat pada tahun 2023 dengan Total Asset TurnOver sebesar 1,093 kali, artinya perputaran total aset yang dimiliki perusahaan berputar sebanyak 1. 093 kali atau efektifitas pengelolaan aktiva dalam menghasilkan penjualan adalah sebesar 1,093 kali atau 109,3%. Peningkatan Total asset turnover setiap tahunnya membuat hasil total asset turnover yang diperoleh telah memenuhi standar industri total asset turnover yang digunakan yaitu sebanyak 1 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dilihat dari rasio aktivitas dengan indikator total asset turnover dalam kondisi yang baik Rasio Profitabilitas (Net Profit Margi. Indikator pengukuran yang digunakan untuk analisis rasio profitabilitas dalam penelitian ini adalah net profit margin dengan rumus sebagai berikut. Net Profit Margin = Laba Bersih / Total Penjualan x 100% Tabel 5. Hasil Perhitungan Rasio Profitabilitas (Net Profit Margi. Tahun Laba Bersih (R. Total Penjualan (R. Net Profit Margin (%) 4,02% 3,17% 4,63% (Sumber: Data diolah tahun 2. Pada tahun 2021 Perusahaan memperoleh Net Profit Margin sebesar 4,02%, artinya perusahaan mampu menghasilkan keuntungan sebesar 4,02% dari pemanfaatan jumlah penjualan yang didapatkan oleh perusahaan atau dengan kata lain dari jumlah penjualan yang diperoleh mampu mendapatkan laba bersih bagi perusahaan sebesar 4,02. Kemudian menurun pada tahun 2022 dengan Net Profit Margin sebesar 3,17%, artinya perusahaan mampu menghasilkan keuntungan sebesar 3,17% dari pemanfaatan jumlah penjualan yang didapatkan Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A oleh perusahaan atau dengan kata lain dari jumlah penjualan yang diperoleh mampu mendapatkan laba bersih bagi perusahaan sebesar 3,17%. Dan meningkat pada tahun 2023 dengan Net Profit Margin sebesar 4,63%, artinya perusahaan mampu menghasilkan keuntungan sebesar 4,63% dari pemanfaatan jumlah penjualan yang didapatkan oleh perusahaan atau dengan kata lain dari jumlah penjualan yang diperoleh mampu mendapatkan laba bersih bagi perusahaan sebesar 4,63%. Terjadi tren naik turun pada net profit margin perusahaan setiap tahunnya membuat hasil net profit margin yang diperoleh masih belum memenuhi standar industri net profit margin yang digunakan yaitu sebesar 10,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dilihat dari rasio profitabilitas dengan indikator net profit margin dalam kondisi yang tidak baik. Return On Equity Dalam analisis du pont tujuan akhir yang ingin dilihat adalah nilai ROE tentang bagaimana imbal hasil yang didapatkan oleh pihak internal perusahaan dari kegiatan operasionalnya. Return On Equity = Laba Bersih / Total Ekuitas x 100% Tabel 6. Hasil Perhitungan Return On Equity Tahun Laba Bersih (R. Total Ekuitas (R. Return On Equity (%) - 1. - 21,2 - 877. - 31,5 - 434. - 106,9 (Sumber: Data diolah tahun 2. Pada tahun 2021 Perusahaan memperoleh Return On Equity sebesar -21,2%. ROE yang diperoleh menandakan bahwa perusahaan mengalami kerugian sebesar -21,2%, dari total Kemudian terjadi peningkatan tapi arahnya negatif pada tahun 2022 dengan Return On Equity sebesar -31,5%. ROE yang diperoleh menandakan bahwa perusahaan mengalami kerugian sebesar -31,5%, dari total ekuitasnya. Dan Terjadi peningkatan kembali tapi lagi-lagi arahnya negatif pada tahun 2023 dengan Return On Equity sebesar -106,9%. ROE yang diperoleh menandakan bahwa perusahaan mengalami kerugian sebesar -106,9%, dari total Hasil return on equity yang diperoleh masih jauh dari standar industri return on equity yang telah ditetapkan yaitu sebesar 8,32%. Terjadi tren peningkatan retur on equity yang arahnya negatif membuat hasil yang diperoleh masih jauh dari standar industri return on equity yang digunakan yaitu sebesar 10,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. secara keseluruhan yang dilihat pada imbal hasil bagi ekuitas dalam kondisi yang tidak baik. Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A DISKUSI Rasio Likuiditas (Curent Rati. Rasio likuiditas perusahaan dari tahun 2021 hingga 2023 yang diukur menggunakan current ratio mengalami tren peningkatan tetapi peningkatan tersebut masih jauh dibawah dari standar industri yang ditetapkan hal ini terjadi karena tingginya tingkat hutang yang dimiliki oleh perusahaan dalam kurun waktu 3 tahun tersebut, tingkat hutang yang tinggi diakibatkan tingginya hutang investor perusahaan yang setiap tahunnya memiliki nilai yang cukup tinggi, tahun 2021 sebesar 60,6% , tahun 2022 sebesar 48,3 % dan tahun 2023 sebesar 29,1 % dari total hutang lancar sehingga hutang lancar perusahaan melebihi jumlah aktiva lancarnya sendiri, hal tersebut membuat kondisi likuiditas perusahaan yang diukur dengan current ratio dalam kondisi yang tidak baik. Rasio Solvabilitas (Debt to Asset Rati. Rasio solvabilitas perusahaan dari tahun 2021 hingga 2023 yang diukur menggunakan current ratio mengalami tren penurunan tetapi penurunan tersebut masih jauh dari standar industri yang ditetapkan, jika dilihat dari 3 tahun tersebut perusahaan mampu meningkatkan nilai total aktivanya dimana total aktiva perusahaan dari tahun 2021 hingga 2023 terjadi tren peningkatan tetapi tren peningkatan tersebut tidak dibarengi dengan penurunan total hutang perusahaan yang sebaliknya stagnan diatas nilai total aktiva perusahaan sehingga meskipun terjadi tren penurunan DAR tetapi nilainya masih sangat tinggi , sehingga kondisi solvabilitas perusahaan yang diukur dengan debt to total asset ratio dalam kondisi yang tidak baik. Rasio Aktivitas (Total Asset TurnOve. Rasio aktivitas perusahaan dari tahun 2021 hingga 2023 yang diukur menggunakan current ratio mengalami tren peningkatan tetapi peningkatan tersebut masih jauh dibawah dari standar industri yang ditetapkan. Hal ini terjadi karena tingginya asset yang dimiliki perusahaan tidak diiringi dengan tingginya tingkat penjualan perusahaan meskipun jika dilihat bahwa tingkat penjualan perusahaan lebih tinggi dibanding tingkat aktiva atau aset perusahaan namun nilainya tidak terlau jauh hal itu menjadi penyebab perputaran total aset perusahaan masih dibawah standar industri, sehingga kondisi profitabilitas perusahaan yang diukur dengan total asset turnover dalam kondisi yang tidak baik Rasio Profitabilitas (Net Profit Margi. Rasio profitabilitas perusahaan dari tahun 2021 hingga 2023 yang diukur menggunakan net profit margin mengalami tren naik turun dan nilainya tersebut masih jauh dibawah dari standar industri yang ditetapkan. Pada tahun 2022 jika dilihat bahwa laba bersih dan penjualan perusahaan sama meningkat tetapin terjadi penurunan rasio npm pada tahun 2022 hal tersebut Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A disebabkan karena proporsi peningkatan laba bersih lebih kecil ketimbang proporsi peningkatan penjualan begitupun sebaliknya pada tahun 2023, tingkat npm dari tahun 20212023 masih dibawah standar industri karena tingginya tingkat penjualan yang di hasilkan perusahaan tidak dibarengi dengan tingginya laba bersih yang diperoleh perusahaan, sehingga kondisi profitabilitas perusahaan yang diukur dengan net profit margin dalam kondisi yang tidak baik Return On Equity Imbal hasil terhadap ekuitas perusahaan dari tahun 2021 hingga 2023 mengalami tren peningkatan tetapi arahnya negatif atau bisa dikatakan semakin memburuk, dimana roe dari 3 tahun tersebut tersebut masih jauh dari standar industri yang ditetapkan hal ini terjadi karena total ekuitas yang dimiliki oleh PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dalam kurun waktu 3 tahun tersebut nilainya negatif. Salah satu penyebab ekuitas negatif adalah laba ditahan yang negatif akibat perusahaan yang diakuisisi memiliki kinerja keuangan yang buruk. Setelah perusahaan diakuisisi dan mulai menghasilkan laba, laba bersih tersebut belum sepenuhnya menutupi kerugian akumulatif pada laba ditahan, sehingga ekuitas masih negatif. Sehingga kinerja keuangan PT. Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. secara keseluruhan dilihat dari return on equity dalam kondisi yang tidak baik KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan sehingga ditarik kesimpulan bahwa. Rasio Likuiditas PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dengan indikator pengukuran current ratio dari tahun 2021 sampai 2023 menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dalam kondisi yang tidak baik. Rasio Solvabilitas PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dengan indikator pengukuran debt to asset ratio dari tahun 2021 sampai 2023 menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dalam kondisi yang tidak baik. Rasio Aktivitas PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dengan indikator pengukuran total asset turnover dari tahun 2021 sampai 2023 menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dalam kondisi yang baik. Rasio Profitabilitas PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dengan indikator pengukuran total asset turnover dari tahun 2021 sampai 2023 menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dalam kondisi yang tidak baik. Wahyudin. et al. Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt Berkah A Return On Equity PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. dari tahun 2021 sampai 2023 menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. secara keseluruhan dalam kondisi yang tidak baik. REKOMENDASI Berikut Rekomendasi rekomendasi berdasarkan temuan penelitian yang didapatkan. Bagi Perusahaan Sebaiknya PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. menurunkan persentase hutang yang digunakan karena dari 3 tahun terakhir total hutang yang dimiliki perusahaan sangat tinggi bahkan melampui nilai total aktivanya sehingga membuat kondisi likuiditas dan solvabilitas perusahaan tidak baik. Dan saran lainnya adalah PT Berkah Wakaf Indonesia (Wahdah Wate. harus bisa meminimalisir biaya yang digunakan karena meskipun perusahaan menghasilkan penjualan yang tinggi dan semakin meningkat setiap tahunnya tetapi biaya yang dikeluarkan perusahaan juga sangat tinggi sehingga laba bersih yang dihasilkan tidak terlalu tinggi meskipun ada peningkatan. Bagi Peneliti Selanjutnya Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan data terbaru dari perusahaan dan dengan tahun yang lebih banyak karena pada penelitian ini hanya menggunakan 3 tahun. Kemudian untuk indikator pengukuran tiap rasio keuangan sebaiknya menggunakan indikator lain ataupun menambah indikatornya. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang memberikan bantuan dan arahan terutama dalam mendukung penelitian ini dari segi keuangan. Kedua orang tua dan kedua saudara saya yang memberikan dukungan baik dari segi keuangan ataupun dari segi non keuangan. Bapak Dedy Ibrahim Rauf. M selaku dosen pembimbing jurnal yang memberikan arahan dan bimbingan dalam penulisan jurnal ini. REFERENSI