AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 PENGARUH PENERAPAN SAK EMKM DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UMKM (PADA UMKM DI KOTA TOMOHON) Regina Sarahutu1 . Sjeddie Watung 2 . Olifia Tala3 Akuntansi. Universitas Negeri Manado. Indonesia reginasarahutu6@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menguji pengaruh Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi secara parsial dan simultan terhadap Kualitas Laporan Keuangan studi kasus UMKM di Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dalam penelitian, data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner. Peneliti menyebarkan kuesioner secara langsung ke UMKM di Kecamatan Tomohon Tengah dan Tomohon Timur. Untuk menentukan sampel yang akan di gunakan, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM di Kota Tomohon. Penelitian ini juga menemukan bahwa dengan menerapkan SAK EMKM dan memanfaatkan Teknologi Informasi yang ada dapat membantu pengambilan keputusan, membantu menyusun laporan keuangan yang semestinya digunakan oleh pelaku UMKM. Kata Kunci: Sak Emkm. Teknologi Informasi Akuntansi. Kualitas Laporan Keuangan. ABSTRACT This study aims to investigate and test the effect of the partial and simultaneous implementation of SAK EMKM and the use of Accounting Information Technology on the quality of financial reports of MSMEs in Tomohon City. This study uses quantitative methods. The data used in this study are primary data in the form of questionnaires. The researchers distributed questionnaires directly to MSMEs in the Central and East Tomohon Districts. To determine the sample size, the sampling technique used in this study was purposive sampling. The data analysis method used in this study was multiple regression analysis. The results of this study indicate that the partial and simultaneous implementation of SAK EMKM and the use of Accounting Information Technology have a positive and significant effect on the quality of financial reports of MSMEs in Tomohon City. This study also found that implementing SAK EMKM and utilizing existing Information Technology can facilitate decision-making and assist in preparing financial reports that are appropriate for MSMEs. Keywords : Sak Emkm. Accounting Information Technology. Financial Report Quality. PENDAHULUAN Laporan keuangan UMKM merupakan suatu informasi akuntansi yang memiliki peran penting agar mencapai suatu keberhasilan pada usahanya. Laporan keuangan pada usaha bisa menjadi dasar suatu informasi akuntansi yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan dalam pengelolaan UMKM. Untuk dapat menentukan kualitas suatu laporan keuangan harus AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 memiliki keahlian khusus pada bidang akuntansi. Bentuk akuntabilitas dari pengelolaan keuangan harus mempunyai kualitas pada laporan keuangannya, karena laporan keuangan ini dapat digunakan untuk mengambil suatu keputusan. Untuk mendapat kualitas supaya dalam mengambil keputusan dapat meningkat, diperlukan informasi yang berkualitas juga. Dan untuk mendapatkan laporan keuangan yang berkualitas dengan menyusun laporan keuangan yang sudah memenuhi karakteristik kualitatif pada laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) yaitu relevansi, keandalan, dapat dipahami, dan dapat dibandingkan. Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK IAI), sebagai penyusun standar akuntansi keuangan yang diakui secara nasional, menyadari pentingnya peran Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong kemajuan perekonomian Indonesia. Keberadaan UMKM terbukti mampu menciptakan lapangan kerja, mengurangi tingkat pengangguran, serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara langsung (Tangkau. Manengkey, & Rotikan, 2. Hal ini menjadikan UMKM sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik. UMKM perlu menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Standar ini disusun secara sederhana oleh DSAK IAI dan mulai diberlakukan secara efektif sejak tanggal 1 Januari 2018. SAK EMKM mencakup tiga penyusunan laporan keuangan yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan (Sumual. Tala, & Hamoingsina, 2. Dengan menerapkan SAK EMKM. UMKM dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih andal dan informatif, yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh akses pembiayaan, menarik investor, serta meningkatkan profesionalisme dan keberlanjutan usaha. Penyusunan laporan keuangan yang didasari oleh standar akuntansi adalah sebagai bukti bahwa meningkatnya proses penyajian laporan keuangan yang memilki dampak poositif yaitu dapat meningkatkan kepercayaan pada laporan keuangan. Agar mempemudah pelaku usaha UMKM dalam melakukan penyusunan laporan keuangan. Maka dari itu perlu adanya standar akuntansi khusus untuk mengatur penyajian laporan keuangan agar memudahkan para pelaku usaha untuk menyusun laporan keuangan usahanya (Nisa. Ardiana & Ayutika, 2. Di Kota Tomohon. UMKM berkembang sangat pesat. Akan tetapi, dibalik perkembangan usaha tersebut sebagian besar pelaku UMKM masih mengalami kendala serius terkait pembukuan dan pencatatan keuangan yang rapi dan sistematis. Hal tersebut mengakibatkan rendahnya kualitas laporan keuangan. Berdasarkan dengan hasil survey awal yang dilakukan, terdapat sebagian pelaku UMKM di Kota Tomohon belum memiliki kesadaran penuh akan pentingnya pencatatan keuangan yang teratur dan penyajian laporan keuangan yang Masih terdapat para pelaku UMKM yang belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang penyusunan laporan keuangan. Para pelaku UMKM belum sepenuhnya memahami mengenai standar akuntansi dan teknologi informasi dalam menerapkan SAK EMKM dan pencatatan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan. Fenomena ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan akan laporan keuangan berkualitas dengan kemampuan dan kesadaran pelaku UMKM di Kota Tomohon untuk menyusunnya. Salah satu faktor yang berperan dalam peningkatan kualitas laporan keuangan adalah penerapan SAK EMKM. Pada tahun 2016. Pemerintah melalui DSAK IAI mengesahkan SAK EMKM sebagai upaya mendukung kemajuan perekonomian Indonesia. Ikatan Akuntansi Indonesia menyiapkan SAK EMKM yang telah disahkan pada tanggal 24 Oktober 2016 dan sudah berlaku efektif 1 Januari 2018. SAK EMKM diharapkan dapat memfasilitasi UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bisnis mereka (Evinita. Kawatu, & Kaunang, 2. Standar ini memudahkan UMKM untuk menyusun laporan keuangan perusahaanya. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi berbagai tantangan dalam menyusun laporan keuangan yang berkualitas. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Penerapan SAK EMKM sangat penting untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM, yang menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis. Secara grand theory, digunakan Decision Usefulness Theory (Teori Kegunaan Keputusa. yang menyatakan bahwa laporan keuangan harus menyajikan informasi yang relevan dan andal agar berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi (Belkaoui, 2. Teori ini didukung oleh Agency Theory, yang menekankan bahwa pentingnya laporan keuangan yang berkualitas untuk mengurangi asimetri informasi . uatu kondisi di mana satu pihak dalam hubungan bisnis memiliki informasi yang lebih banyak dan lebih baik dibandingkan pihak lai. , yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan kerugian (Jensen & Meckling, 1. Dengan menerapkan SAK EMKM dalam penyusunan laporan keuangan dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan yang mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik, sehingga dengan adanya laporan keuangan yang berkualitas dapat mengurangi asimetri informasi antara pelaku UMKM/pemilik usaha dan investor atau kreditur/bank. SAK EMKM adalah standar akuntansi yang dirancang khusus untuk menyederhanakan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM agar lebih sistematis, akuntabel, dan dapat dipercaya (DSAK IAI, 2. Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa Penerapan SAK EMKM berdampak positif terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Penelitian oleh Tika Tiari & Budi Satriya . , berjudul Pengaruh Penerapan Sak-Emkm Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada AuCoffee ShopAy, dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa SAK EMKM berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. SAK EMKM menjadi pedoman penting bagi UMKM untuk menyusun laporan keuangan secara sistematis, relevan, dan andal. Tanpa penerapan standar ini, informasi keuangan yang disajikan rawan tidak akurat dan menyesatkan, sehingga tidak bisa diandalkan oleh pihak pengguna laporan dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, pengaruh penerapan SAK EMKM terhadap kualitas laporan keuangan perlu diteliti lebih lanjut, terutama dalam konteks lokal seperti UMKM di Kota Tomohon yang mengalami pertumbuhan tetapi menghadapi hambatan dalam pelaporan keuangan. Faktor lain yang dapat mempengaruhi akan kualitas laporan keuangan adalah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi (TIA) karena memungkinkan pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan yang lebih efisien, cepat, dan akurat. Penggunaan Teknologi Informasi adalah suatu kebutuhan yang wajib agar supaya bisa mewujudkan laporan keuangan yang Akuntabilitas & Transparansi, serta membantu proses pengelolaan data (Sumampouw. Pangkey & Lantu, 2. Dalam perspektif grand theory, yaitu Decision Usefulness Theory (Teori Kegunaan Keputusa. , laporan keuangan yang dihasilkan melalui sistem akuntansi berbasis teknologi akan lebih relevan, andal, dan tepat waktu dalam mendukung pengambilan keputusan ekonomi (Belkaoui, 2006. Azizah & Wildania, 2. Sementara itu, dalam Agency Theory, penggunaan teknologi dalam penyusunan laporan keuangan membantu mengurangi asimetri informasi antara agen . engelola UMKM) dan prinsipal . nvestor atau kreditur/ban. , sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas (Jensen & Meckling, 1976. Tika Tiari & Satriya. Dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada dapat memungkinkan pencatatan, pengolahan dan pelaporan keuangan yang lebih efisien dan akurat sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas yang mendukung dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik, sehingga dengan adanya penggunaan teknologi dalam penyusunan laporan keuangan membantu mengurangi asimetri informasi antara pelaku UMKM dan investor atau kreditur/bank. Teknologi informasi akuntansi memanfaatkan software dan perangkat digital yang dapat meminimalisir human error dan menyajikan data secara real-time, mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Penelitian sebelumnya mendukung pandangan ini, seperti temuan Azizah & Wildania . , berjudul Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi. Kompetensi Pelaku Usaha UMKM dan Pemahaman SAK AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 EMKM Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Studi Empiris Pada UMKM Kecamatan Wonokromo Surabay. dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Teknologi informasi membantu UMKM menyusun laporan keuangan secara terstruktur, terdokumentasi digital, dan mudah diakses, yang pada akhirnya mendukung kualitas laporan keuangan yang memenuhi kriteria relevan, andal, dapat dipahami, dan dapat Penelitian mengenai kualitas laporan keuangan UMKM sudah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya. Penelitian tentang hal ini diantaranya dilakukan oleh Nabila. Dwi & Astrid . yang menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi mempengaruhi kualitas laporan keuangan. Penelitian yang dilakukan oleh Miftah. Titin & Riza . menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Penelitian Azizah & Wildania . menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, pemahaman SAK EMKM berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Penelitian yang dilakukan oleh Pebrianti Putri & Vina Merliana . menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM, secara signifikan mempengaruhi kualitas laporan keuangan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Afida. Sri & Nita . menyatakan bahwa akuntansi berbasis SAK EMKM, tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian juga telah dilakukan oleh Suryanatha & Ayu . yang menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Namun demikian, beberapa hasil penelitian terdahulu masih terdapat sejumlah perbedaan temuan dan belum banyak melakukan eksplorasi secara menyeluruh mengenai dampak bersamaan dari penerapan SAK EMKM dan pemanfaatan TIA terhadap kualitas laporan keuangan UMKM, khususnya di daerah seperti Kota Tomohon. Maka dari itu, penelitian ini bermaksud guna mengisi kesenjangan penelitian dengan menyelidiki pengaruh penerapan SAK EMKM serta pemanfaatan TIA terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Tomohon. Dengan latar belakang masalah tersebut, maka dari itu penelitian ini bermaksud guna mengambil judul AuPengaruh Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Pada UMKM di Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomoho. Ay. TINJAUAN TEORITIS DAN HIPOTESIS Teori Kegunaan Keputusan Menurut Scott . Teori kegunaan keputusan (Decision Usefulness Theor. merupakan suatu pendekatan terhadap laporan keuangan yang memiliki pandangan bahwa jika kita tidak bisa membuat laporan keuangan secara teoritis berkonsep benar, setidaknya kita bisa mencoba untuk membuat laporan keuangan yang lebih berguna (Azizah & Wildania, 2. Dalam konteks UMKM, penerapan SAK EMKM sebagai standar akuntansi yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM, dan pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, sangat penting untuk menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan usaha. Kualitas Laporan Keuangan Menurut Fajri . kualitas laporan keuangan merupakan laporan terstruktur mengenai laporan posisi keiuangan dan transaksi-transaksi yang dilakukan dan dipertanggung jawabkan oleh suatu entitas pelaporan (Azizah & Wildania, 2. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 SAK EMKM SAK EMKM adalah standar akuntansi yang khusus dikembangkan bagi usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Standar ini mengatur tentang pembuatan laporan keuangan sederhana yang mudah untuk dipelajari oleh UMKM (Sumual. Manengkey & Sitepu, 2. Teknologi Informasi Akuntansi (TIA) Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi (TIA) karena memungkinkan pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan yang lebih efisien, cepat, dan akurat. Penggunaan Teknologi Informasi adalah suatu kebutuhan yang wajib agar supaya bisa mewujudkan laporan keuangan yang Akuntabilitas & Transparansi, serta membantu proses pengelolaan data (Sumampouw. Pangkey & Lantu, 2. Hipotesis H1 : Penerapan SAK EMKM berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. H2 : Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi mempengaruhi kualitas laporan keuangan. H3 : Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi mempengaruhi kualitas laporan keuangan. METODE PENELITIAN Penelitian Kuantitatif menurut (Noor, 2. merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antar variabel penelitian. Variabel dalam penelitian dapat diukur dengan instrumen yang dilakukan analisis dan penyajian datanya dengan angka. Pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada penelitian inii menggunakan penelitian kuantitatif untuk memberikan penjelasan secara statistik berkenaan dengan variabel peneltian serta dengan jelas. Menurut Sugiyono . Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang memiliki karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kecamatan Tomohon Tengah dan Tomohon Timur yang terdaftar dalam Dinas Koperasi dan UKM di Kota Tomohon dan sudah memiliki laporan keuangan yaitu sebanyak 124 UMKM. Menurut Sugiyono . Sampel adalah bagian dari populasi yang diambil menggunakan teknik tertentu sehingga dapat mewakili populasi tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu yang ditentukan oleh peneliti (Sugiyono, 2. Pemilihan sampel dalam penelitian ini didasarkan pada purposive sampling yang dipilih dengan kriteria sebagai UMKM yang memiliki laporan keuangan UMKM yang telah menerapkan SAK EMKM UMKM yang sudah menggunakan dan memanfaatkan TIA. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Analisis Regresi Berganda Analisis ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y). Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan SPSS, maka dapat diperoleh hasil perhitungan yang nampak dalam tabel berikut: AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Tabel 1. Uji Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Model (Constan. SAK EMKM Teknologi Informasi Akuntansi Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan Beta Sig. Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Berdasarkan tabel di atas, menunjukkan persamaan regresi linier berganda sebagai Y = 3,015 0,446 X1 0,469 X2 Dari persamaan diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai konstanta () regresi dalam penelitian ini yaitu 3,015, yang berarti positif maka, jika variabel SAK EMKM (X. Teknologi Informasi Akuntansi (X. adalah nol atau konstan, sedangkan variabel independent dalam nilai variabel dependen kualitas laporan keuangan (Y) sebesar 3,015. Koefisien regresi pada variabel SAK EMKM bernilai positif dengan nilai sebesar 0,446. Yang artinya jika variabel SAK EMKM meningkat atau bertambah maka nilai kualitas laporan keuangan akan naik sebesar 0,446. Sehingga SAK EMKM berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan yang disajikan oleh UMKM. Nilai koefisien regresi X2 pada tabel di atas bernilai positif sebesar 0,469 yang artinya jika variabel taknologi informasi naik atau bertambah maka kualitas laporan keuangan akan meningkat sebesar 0,469. Oleh karena itu, teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan yang disajikan oleh UMKM. Uji Hipotesis (Uji . Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (X) yaitu Penerapan SAK EMKM (X. dan Pemanfaatan TIA (X. secara parsial terhadap variabel dependen yaitu Kualitas Laporan Keuangan (Y). Selain itu juga untuk menguji keabsahan dari hipotesis dan membuktikan bahwa koefisien regresi dalam model secara statistik signifikan atau tidak (Ghozali, 2. Hasil pengujian Uji t dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 2. Hasil Uji t Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Model (Constan. SAK EMKM Teknologi Informasi Akuntansi Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan Sig. Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Berdasarkan tabel uji t maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Pengujian pengaruh variabel Penerapan SAK EMKM (X. terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y) mempunyai t hitung 2. 375 > t tabel = 2,048 dan nilai signifikansi yang kurang AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 dari 0,05 yakni 0,025, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapam SAK EMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Hal ini menunjukan bahwa (X. variabel Penerapan SAK EMKM berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Y). Hasilnya hipotesis 1 (H. Pengujian pengaruh variabel Pemanfaatan TIA (X. terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y) mempunyai t hitung 2. 297 > t tabel = 2,048 dan nilai signifikansi yang kurang dari 0,05 yakni 0,029, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemanfaatan TIA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi (X. berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Y). Hasilnya hipotesis 2 (H. Uji Simultan (Uji F) Uji F secara simultan . ersama-sam. digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh antara variabel independen yaitu Penerapan SAK EMKM (X. dan Pemanfaatan TIA (X. terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y). Dasar pengambilan keputusan uji F dapat dilihat pada angka probabilitas signifikan (Ghozali, 2. , yaitu : Tabel 3. Hasil Uji F ANOVAa Sum of Model Squares Mean Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan Predictors: (Constan. Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi. Penerapan SAK EMKM Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Hasil menunjukkan F hitung sebesar 69. 860 dan nilai signifikan sebesar 0,000. Maka hasil analisis dari uji F diperoleh nilai F hitung 69. 860 > nilai F tabel 3,340, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan hal ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan TIA secara simultan berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Pengaruh Penerapan SAK EMKM Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Penerapan SAK EMKM berpengaruh positif terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Pengujian ini membuktikan bahwa Penerapan SAK EMKM secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik Penerapan SAK EMKM, maka semakin baik pula Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Hasil laporan berdasarkan penerapan SAK EMKM mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan para pelaku UMKM. Penerapan SAK EMKM sangat penting untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM, yang menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis. Sejalan dengan Teori Kegunaan Keputusan (Decision Usefulness Theor. yang menyatakan bahwa laporan keuangan harus menyajikan informasi yang relevan dan andal agar berguna dalam pengambilan keputusan Adapun teori ini didukung oleh Teori Agensi (Agency Theor. , yang menekankan pentingnya laporan keuangan untuk mengurangi asimetri informasi antara pemilik usaha dan pihak eksternal seperti kreditur dan investor. SAK EMKM merupakan standar yang dirancang khusus untuk menyederhanakan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM agar lebih AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 sistematis, akuntabel, dan dapat dipercaya. SAK EMKM menjadi pedoman penting bagi UMKM untuk menyusun laporan keuangan secara sistematis, relevan, dan andal. Tanpa penerapan standar ini, informasi keuangan yang disajikan rawan tidak akurat dan menyesatkan. Penerapan SAK EMKM dalam penyusunan laporan keuangan dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan yang mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik, sehingga dengan adanya laporan keuangan yang berkualitas dapat mengurangi asimetri informasi antara pelaku UMKM dan investor atau kreditur/bank. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM berdampak positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Penelitian yang dilakukan oleh Ni Gusti Tika Tiari & I Wayan Budi Satriya . dengan judul Pengaruh Penerapan SAK-Emkm Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada AuCoffee ShopAy dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa SAK EMKM secara signifikan mempengaruhi laporan keuangan. Sejalan juga dengan penelitian dari Pebrianti Putri & Vina Merliana . dengan judul Pengaruh Penerapan SAK EMKM. Tingkat Pendidikan. Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Skala Usaha Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM yang memberikan temuan bahwa Penerapan SAK EMKM memegang pengaruh positif dan kuat pada kualitas laporan keuangan UMKM. Dari hasil pemeparan tersebut maka dapat menyimpulkan bahwa semakin baik penerapan SAK EMKM, maka semakin tinggi pula kualitas laporan keuangan yang Pengaruh Pemanfaatan TIA Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Hasil analisis penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif signifikan variabel Pemanfaatan TIA terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Pengujian ini membuktikan bahwa Pemanfaatan TIA secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Laporan Keuangan UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin optimal UMKM memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pencatatan dan pengolahan data keuangan, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan juga semakin baik. Pemanfaatan teknologi informasi akuntansi memungkinkan pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan yang lebih efisien, cepat, dan Kaitannya dengan teori Kegunaan Keputusan (Decision Usefulness Theor. , laporan keuangan yang dihasilkan melalui sistem akuntansi berbasis teknologi akan lebih relevan, andal, dan tepat waktu dalam mendukung pengambilan keputusan ekonomi. Sementara itu, menurut Teori Agensi (Agency Theor. , penggunaan teknologi dalam penyusunan laporan keuangan membantu mengurangi asimetri informasi antara agen . engelola UMKM) dan prinsipal . emodal atau investo. , sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Teknologi informasi akuntansi memanfaatkan software dan perangkat digital yang dapat meminimalisir human error dan menyajikan data secara real-time, mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Teknologi informasi membantu UMKM menyusun laporan keuangan secara terstruktur, terdokumentasi digital, dan mudah diakses, yang pada akhirnya mendukung kualitas laporan keuangan yang memenuhi kriteria relevan, andal, dapat dipahami, dan dapat dibandingkan. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang mendukung pandangan ini, seperti temuan Nurul Azizah & Nabila Wildania . yang berjudul Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi. Kompetensi Pelaku Usaha UMKM dan Pemahaman SAK EMKM terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM yang memberikan hasil penelitian bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Adapun hasil penelitian yang sama yang dilakukan oleh I Nyoman Thegar Suryanatha D & Putu Cita Ayu . menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Pengaruh Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan TIA terhadap Kualitas Laporan Keuangan Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan TIA berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Pengujian ini membuktikan bahwa Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan TIA secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Temuan ini memperlihatkan bahwa kedua variabel independen yang diteliti saling mendukung dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan. Penerapan standar akuntansi (SAK EMKM) dengan dukungan teknologi informasi akan semakin memperkuat kualitas laporan keuangan, baik dari sisi kesesuaian standar maupun efektivitas pencatatan dan pelaporan. Penerapan SAK EMKM memberikan pedoman yang jelas dan sesuai standar bagi UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang lebih akurat, transparan, dan dapat Sementara itu, pemanfaatan teknologi informasi akuntansi mempermudah proses pencatatan, pengolahan, dan penyajian data keuangan sehingga lebih cepat, efisien, dan meminimalkan kesalahan. Jika dikaitkan dengan teori kegunaan keputusan, penerapan SAK EMKM dan pemanfaatan teknologi informasi akuntansi membuat laporan keuangan UMKM lebih relevan, andal, dan tepat waktu sehingga bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi. Sementara itu, menurut teori agensi, kualitas laporan keuangan yang dihasilkan dapat mengurangi asimetri informasi antara pemilik dan pengelola, meningkatkan transparansi, serta meminimalkan potensi konflik kepentingan. Dengan demikian, penerapan kedua aspek tersebut secara simultan tidak hanya meningkatkan kualitas laporan keuangan, tetapi juga memperkuat pengambilan keputusan dan hubungan antara pemilik atau pengelola UMKM dan pihak investor atau permodalan. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai Pengaruh Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Pada UMKM Di Kota Tomoho. , dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Secara parsial Penerapan SAK EMKM berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik Penerapan SAK EMKM, maka semakin baik pula Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Hal ini membuktikan bahwa penerapan standar akuntansi yang sesuai mampu meningkatkan relevansi, keandalan, serta akuntabilitas laporan keuangan sehingga bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan adanya SAK EMKM. UMKM memiliki pedoman praktis dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis dan dapat dipercaya. Secara parsial Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin optimal UMKM memanfaatkan Teknologi Informasi dalam proses pencatatan dan pengolahan data keuangan, maka Kualitas Laporan Keuangan yang dihasilkan juga semakin baik. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi dalam pencatatan dan pelaporan keuangan mampu meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan ketepatan data yang dihasilkan, sehingga laporan keuangan menjadi lebih relevan, andal, serta bermanfaat dalam pengambilan keputusan ekonomi. Secara simultan Penerapan SAK EMKM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Hal tersebut menunjukkan bahwa Penerapan SAK EMKM dengan dukungan Pemanfaatan Teknologi AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Informasi Akuntansi akan semakin memperkuat Kualitas Laporan Keuangan, baik dari sisi kesesuaian standar maupun efektivitas pencatatan dan pelaporan. Penerapan SAK EMKM memberikan standar dan pedoman penyusunan laporan yang sistematis, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi akuntansi mendukung proses pencatatan dan pelaporan yang lebih cepat, efisien, dan minim kesalahan. Saran Berdasarkan keterbatasan yang terdapat pada penelitian ini, beberapa saran terkait dengan kualitas laporan keuangan sehingga diharapkan penelitian selanjutnya dapat memberikan hasil dan manfaat yang lebih maksimal dengan mempertimbangkan saran dibawah ini sebagai berikut : Pada penelitian ini agar penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel lain yang memengaruhi kualitas laporan keuangan UMKM, seperti kompetensi sumber daya manusia, peran lembaga keuangan, dll. Selain itu, penelitian selanjutnya memperluas sampel dan dapat dilakukan pada cakupan wilayah yang lebih luas agar hasilnya lebih general dan komprehensif. Bagi UMKM Kota Tomohon, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan dengan merancang regulasi dan kebijakan dalam mewujudkan SAK EMKM dan pemanfaatan teknologi informasi. DAFTAR PUSTAKA