Journal Genta Mulia Volume 16. Number 1, 2024 pp. P-ISSN 2301-6671 E-ISSN: 2580-6416 Open Access: https://ejournal. id/index. php/gm PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Najihatulkamilah*1. Herman Syafri2. Qonita3 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya *Corresponding Author: nazihatulkamilagmail. Abstrak Perkembangan teknologi yang mengalami proses yang tiada henti banyaknya perubahan dari zaman ke zaman. Adanya alat teknologi yang membantu meringankan dan melancarkan pekerjaan manusia salah satunya smartphone. Hal ini, sudah menjadi marak dikalangan masyarakat, orang dewasa, bahkan anak usia dini pun sudah bisa menggunakan smartphone. Fakta ini sangat mengkhawatirkan untuk anak usia dini, karena sebagian orang tua memanfaatkan smartphone sebagai penenang ketika anak menangis. Pada anak usia dini, anak mengalami perkembangan dalam tahap mengeksplore dan berinteraksi dengan lingkungan. Tidak jarang anak usia dini bermain dan memuaskan rasa penasarannya melalui smartphone, karena bagi anak smartphone itu hal yang menarik. Perkembangan sosial anak berkaitan dengan bagaimana anak mampu untuk percaya diri, memiliki kejujuran, dan memiliki rasa empati. Maka perlunya orang tua mendampingi perkembangan sosial pada anaknya, agar anak berkembang sesuai dengan yang Kata Kunci : perkembangan teknologi, smartphone, perkembangan sosial Abstract Technological development is undergoing an endless process of changes from time to time. There are technological tools that help ease and streamline human work, one of which is smartphones. This has become widespread among the public, adults and even young children can use smartphones. This fact is very worrying for young children, because some parents use smartphones as a soother when their children cry. In early childhood, children experience development in the stage of exploring and interacting with the environment. It is not uncommon for young children to play and satisfy their curiosity via smartphones, because for children smartphones are an interesting thing. Children's social development is related to how children are able to be confident, have honesty, and have a sense of So it is necessary for parents to accompany their children's social development, so that children develop as expected. Keywords : technological developments, smartphones, social developments. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang mengalami proses yang tiada henti banyaknya perubahan dari zaman ke zaman. Perkembangan teknologi di Indonesia berkembang sangat pesat. Kemajuan teknologi secara cepat telah membawa dunia memasuki era globalisasi yang serba maju dan modern. Pada perkembangan zaman ini manusia dituntut untuk mengikuti perkembangan yang mana kehidupan menjadi praktis dan instan. Maka dari itu diciptakan alat Najihatulkamilah1. Penggunaan Smartphone teknologi yang membantu meringankan dan melancarkan pekerjaan manusia salah satunya smartphone. Tidak jarang pada zaman sekarang ini banyak orang yang memiliki Menurut David Wood smartphone merupakan suatu jenis ponsel yang cerdas dapat dibedakan dengan jenis alat telekomunikasi biasanya, yakni bagaimana proses pembuatannya dan proses melakukannya. Adapun menurut Williams & Sawyer . , smartphone merupakan telepon seluler dengan menggunakan layanan seperti memori, layar, microprosesor, dan modem bawaan, sehingga fitur yang ada di smartphone ini terasa lebih lengkap dibandingkan dengan fitur handphone lainnya. Maka dari itu smartphone merupakan alat elektronik yang mudah berperan pada era globalisasi ini, yang mana bisa diakses dengan mudah, dengan melalui smartphone kita bisa mendapatkan hal yang baru. Lalu smartphone juga banyak sekali digunakan oleh berbagai kalangan termasuk oleh anak usia dini, yang digunakan untuk proses pembelajaran ataupun digunakan sebagai hiburan. Menurut Fatimah . 4, hlm. menegaskan bahwa smartphone mampu menjadikan salah satu media pembelajaran yang menarik, karena siswa dapat mempelajari materi dengan cara yang berbeda yaitu memanfaatkan smartphone sebagai sumber belajar. Selain membuat pembelajaran lebih menari, siswa dapat mempelajari materi tanpa terbatas waktu, artinya siswa dapat belajar diluar jam pembelajaran, sehingga akan memberikan dampak positif bagi siswa dalam penggunaan smartphone sebagai sarana belajar. Semakin berkembangnya zaman tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi akan berkembang pesat, bahkan penggunaan sudah menjangkau ke berbagai kehidupan Masyarakat dari segala bidang, usia, dan tingkat pendidikan. Anak usia dini merupakan anak yang sangat berpengaruh bagi perkembangan manusia, masa ini merupakan usia Augolden ageAy mreupakan masa emas karena pada anak usia ini anak dapat dengan mudah menerima stimmulasi dalam seluruh aspek Dasar pendidikan anak usia dini adalah Undang-Undang No. tahun 2003 pasal 1 butir 14, berisi Aupendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditunjukan pada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam hal memasuki pendidikan lebih lanjutAy. Pada setiap perkembangan memiliki tujuannya begitu pun pada perkembangan sosial bertujuan agar anak dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. Dalam kehidupan sehari-hari pun smartphone tidak hanya mempengaruhi perilaku orang dewasa, akan tetapi anak-anak juga terpengaruh dari penggunaan smartphone salah satunya dalam kemampuan interkasi sosial. Anak-anak diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat dan memiliki aktivitas di lingkungan agar mudah dalam bersosialisasi. Perkembangan terjadi sejak usia dini hingga dewasa, yang tidak dapat diukur akan tetapi dapat dirasakan, dan perkembangan bersifat maju kedepan, sistematis, dan berkesinambungan. Hurlock . perkembangan sosial adalah mereka yang perilakunya mencerminkan kebersihan di dalam tiga proses sosialisasi, sehingga mereka cocok dengan kelompok tersebut. Menurut (Izza, 2. perkembangan sosial merupakan proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral, dan Melebur jadi satu kesatuan dan saling berkomunikasi. Tentunya kita sebagai manusia merupakan makhluk sosial yang setiap hari akan bersosialisasi dengan manusia lainnya, maka dari itu sangatlah penting terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Perkembangan anak usia dini usia 5-6 tahun yaitu anak sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, anak dapat berinteraksi dan berkomunikasi serta anak dapat bermain, belajar, dan bekerja sama dengan teman sebaya, tidak hanya itu anak memiliki sikap empati dan toleransi yang tinggi terhadap orang lain. P-ISSN 2301-6671: E-ISSN : 2580-6416 | 185 Najihatulkamilah1. Penggunaan Smartphone Perkembangan sosial pada anak usia dini terjadi saat mencapai kematangan dalam hubungan sosial, anak mampu bergaul dengan orang disekitarnya dan anak usia dini cenderung mengekspresikan emosinya dengan bebas dan sangat terbuka. Menurut (Mayar, 2013:. , adanya minat terhadap aktivitas teman-teman dan meningkatkannya keinginan yang kuat untuk diterima sebagai anggota suatu kelompok merupakan Sebagian tanda dari perkembangan perilaku sosial anak. Maria & Amalia . 8: . terdapat tiga tujuan perkembangan sosial yaitu: Mencapai pemahaman diri . ense of sel. dan berhubungan dengan orang Bertanggung jawab atas diri sendiri yang meliputi kemampuan mengikuti aturan dan rutinitas, menghargai orang lain, dan mengambil inisiatif. Menampilkan perilaku sosial seperti empati, berbagi, dan mengantri dengan tertib. Maka perkembangan sosial ini merupakan suatu proses belajar anak dalam menyesuaikan diri serta memahami dan menghormati nilai-nilai sosial yang Karena perkembangan sosisal merupakan bagian penting dari proses sosialisasi yang membantu individu menjadi lebih efektif dalam bermasyarakat. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan studi literatur yang bertujuan menggambarkan hasil yang temuan peneliti atas beberapa jurnal artikel jurnal yang ditemukan. Warsiah . Studi literatur adalah merupakan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan sejumlah buku-buku, majalah yang berkaitan dengan masalah dan tujuan. Teknik ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan berbagai teori- teori yang relevan dengan permasalahan yang sedang diteliti sebagai bahan tujuan dalam pembahasan hasil penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan di dunia teknologi semakin pesat dan tidak diberhentikan. Setiap saat selalu muncul inovasi-inovasi baru, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi seperti smartphone. Pemakaian smartphone sekarang ini sudah diugunakan mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa. Dalam hasil literatur bahwa penggunaan smartphone terhadap perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun sudah hal yang tidak jarang dilihat bahkan pada saat ini orang tua memanfaatkan smartphone untuk anak agar tidak bermain diluar rumah dan agar tidak mengganggu aktivitas orang tuanya. Pada umumnya anak usia dini menggunakan smartphone hanya untuk hiburan seperti menonton youtube kartun animasi, dan bermain game online. Novi . menyatakan kebiasan anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain game akan sangat berpengaruh pada kejiwaannya. Ia menemukan bahwa kesulitan psikologis meningkatkan sebesar 60% pada anak-anak yang menghabiskan lebih dari 2 jam dalam sehari untuk bermain game. Diungkapkan oleh Tenchmark mengungkapkan bahwa penggila gadget sering memeriksa smartphone nya rata-rata 500 per hari. Orang lebih disibukan dengan smartphone nya dibandingkan harus berinteraksi dengan lawan bicara atau membangun hubungan dengan Hal ini smartphone sangat menarik bagi anak usia dini sehingga anak lebih memilih menghabiskan waktunya dengan memainkan smartphone, yang mana pada usia 5-6 tahun merupakan waktu anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman Pemakaian pada anak usia dini dapat memiliki waktu yang beragam dan berbagai durasi serta intensitas pemakaiannya orang dewasa dan anak- anak. P-ISSN 2301-6671: E-ISSN : 2580-6416 | 186 Najihatulkamilah1. Penggunaan Smartphone Rata-rata para orang tua membatasi anaknya bermain smartphone sekitar 1 jam Bahkan ada orang tua yang membiarkan anaknya bermain smartphone sesuka hatinya dan tidak ingat waktu. Peran orang tua dalam mengawasi dan membatasi penggunaan smartphone pada anak usia dini. Menurut Ikatan Dokter Anak di Amerika Serikat (American Academy of Pediatrics/APP) merekomendasikan hal berikut untuk para orang tua yang ingin memfasilitasi anak dengan smartphone, yaitu : Anak di bawah 18 bulan sama sekali tidak diperkenakan menggunakan smartphone, kecuali untuk video chatting. Itupun hanya untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dengan orang tua atau keluarga yang lainnya. Membuat screen time atau batasan waktu maksimal satu jam per hari pada usia anak 2 Ae 5 tahun. Orang tua tetap harus menemani dan membimbing anak Ae anaknya. Anak berusia 6 tahun ke atas tetap diberikan batasan waktu yang tegas dalam menggunakan media digital, di luar waktu AuwajibAy seperti sekolah, menunaikan tanggung jawab di rumah, ibadah dan tidur malam. Waktu makan dan berkendara adalah saat mutlak tidak boleh menggunakan smartphone. Kamar tidur juga merupakan lokasi yag bebas . Ajarkan anak bersosialisasi secara bijaksana dan menghargai orang lain, baik online maupun offline Dampak pengunaan smartphone pada anak usia dini yang terpengaruh pada perkembangan sosial berdasarkan fakta di lapangan, anak yang terlalu sibuk dengan smartphone cenderung males untuk berosialisasi. Mereka keep in touch dengan teman-temannya melalui sosial media, namun intensitas mengobrol secara langsung semakin berkurang bahkan anak cenderung menjadi anti sosial sehingga anak bisa menutupi diri dari dunia luar. Kemampuan anak menyesuaikan diri dengan lingkungannya, penerima lingkungannya serta pengalaman positif lain selama melakukan aktivitas sosial merupaka modal dasar yang sangat penting untuk satu kehidupan yang sukses dan menyenangkan dimasa yang akan datang, maka dari itu keterampilan dalam bergaul harus dipelajari. Hurlock dalam Resmasari . menyatakan bahwa perkembangan sosial adalah pemerolehan kemampuan berprilaku sesuai dengan tuntutan sosial sehingga perkembangan sosial anak dapat dicapai sesuai harapan dan anak memiliki keterampilan sosial yang baik. Hal ini, dituntut kepada orang tua untuk menjadi model yang baik bagi anaknya, karena anak usia dini sangat meniru, akan meneiru apa saja yang dilakukan orang tua, termasuk bergaul dengan lingkungan. SIMPULAN Penggunaan smartphone mampu menjadi salah satu media pembelajaran yang menarik bagi anak untuk sarana belajar. Penggunaan media biasanya akan memainkan peran aktif yang aktif yang Dimana biasanya untuk memilih dan menggunakan media memuaskan kehidupan, lalu kebutuhan manusia biasanya ada pengaruh dari lingkungan soial. Perkembangan sosial kemampuan individu sesuai dengan tuntutan sosial, proses sosialisasi cocok dengan kelompok tempat menggabungkan diri dan diterima baik oleh lingkungan, dengan melakukan aktivitas akan adanya perubahan yang positif dalam hal jasmani sosial, mental, dan moral. SARAN Terimakasih kepada para pembaca yang telah membaca artikel ini dan terimakasih kepada penulis lainnya yang telah menjadi referensi untuk menyusun P-ISSN 2301-6671: E-ISSN : 2580-6416 | 187 Najihatulkamilah1. Penggunaan Smartphone artikel ini. Artikel ini sangat jauh dari kata sempurna. DAFTAR PUSTAKA