ZIARAH PEMIKIRAN HERBERT ALEXANDER SIMON Oleh Hadi Sumarsono Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo ABSTRAK Melalui telaah kritis dari berbagai literature, tulisan ini bertujuan untuk merenungkan kembali pemikiran salah seorang yang memberikan konstribusi besar dalam perkembangan ilmu manajemen yaitu Herbert Alexander Simon. Melalui teori bounded rationality, Simon telah berhasil memberikan konstribusi besar dalam menjawab bagaimana perilaku manusia dalam pengambilan keputusan dan bagaimana manusia menyelesaikan masalah. Dengan mempelajari pemikiran Herbert A. Simon ini, tulisan ini mengajak kita merefleksikan kembali konsep rasionalitas yang kita terima selama ini. Kesadaran atas keterbatasan rasionalitas penting untuk membangun cara berfikir yang lebih rasional. Keyword: Bounded rationality, Herbert A. Simon, Sejarah pemikiran. Pendahuluan masalah. Dalam pemikirannya, Ia sadar Pada bulan Oktober 1978 Royal Swedish Academy menghadiahkan of Sciences penghargaan akan besarnya konstribusi metode kuantitatif, namun dia juga yakin akan Nobel pentingnya nilai Ekonomi pada profesor ilmu computer dan keputusan. Meskipun psikologi dari Carnegie Mellon University. akademik dan teoritikal berperan dalam Profesor tersebut bernama dunia nyata serta mampu memberikan Alexander Simon. Pada Herbert saat dalam pengambilan percaya bahwa itu, konstribusi dalam praktek administrasi, penghargaan tersebut dianggap aneh dan namun Simon tidak puas akan hal itu. tidak wajar. Perhargaan ini merupakan Simon menginginkan bukti dari sumber satu-satunya penghargaan nobel ekonomi yang lebih relevan yang tidak hanya yang diberikan pada ilmuan yang tidak disiplin ilmu social tetapi juga filsafat. mempunyai latar belakang ekonomi (Hunt, Simon banyak mengkritisi 1980). Apa yang menjadi gagasan Simon pandangan rasionalitas tradisional dalam sehingga dia mendapatkan penghargaan perilaku pengambilan keputusan namun tertinggi dalam bidang keilmuan tersebut? dia juga tidak menentang pandangan Simon banyak menghabiskan rasionalitas. Pada saat itu pandangan waktunya untuk mengkaji dan memahami rasionalitas tradisional banyak diadopsi bagaimana dalam oleh para ekonom. Salah satu artikelnya membuat keputusan dan memecahkan yang berjudul “On how to decide to do” perilaku manusia 35 merupakan artikel yang mengkritik teori organisasi dan ekonomi (Augier & ekonom tradisional pada saat itu. Simon March, 2001). mengatakan bahwa ekonom tradisional Tulisan ini bertujuan untuk terlalu focus pada “what decision are mengeksplorasi sejarah kehidupan dan made”dan tidak menekankan pada “how pemikiran Herbert Alexander Simon dalam decision are made”. Hal inilah yang bidang ekonomi manajemen. Tulisan ini menjadikan salah satu sebab mengapa juga memaparkan bagaimana gagasan ekonom mempunyai kesan yang buruk Simon pada saat itu. mampu mendobrak pemikiran rationalitas Simon sebenarnya juga mengakui yang mengenai menjadi bounded mainstream rationality di bidang bahwa perilaku manusia pada dasarnya ekonomi. Dengan menyelami sejarah mempunyai komponen rasionalitas namun kehidupan dan pemikiran Herbert hanya pada kehidupan keseharian dan Alexander Simon, diharapkan bukannya pada maksimisasi dalam kajian memberikan ekonomi (Hunt, 1980). Beberapa ekonom mengenai terbaik seperti Jascha Marchak, Kenneth pemikiran manajemen. Arrow, Paul Koopmans, Samoelson, Milton Friedman, Tjalling tambahan sejarah Karena dapat wawasan perkembangan banyaknya pemikiran George Simon yang tersebar di berbagai bidang, Stigler, Oskar Morgenstern, dan Franco kajian ini hanya dibatasi pada sejarah Modigliani tidak setuju dengan beberapa pemikiran bounded rationality. teori Simon, namun mereka juga tidak tidak membahas secara khusus teori-teori ragu-ragu dengan ke-rigor-an teori Simon lain yang berkembang sebagai dampak tersebut (Larkey, 2003). konstribusi dari teori bounded rationality. Peneliti Karena pemikirannya itu, Herbert Tulisan ini juga tidak membahas karya- A. Simon menjadi salah satu pemikir yang karya Simon dalam disiplin ilmu lainnya paling seperti berpengaruh pengambilan di keputusan. bidang Simon juga ilmu computer dan artificial intelegent. dikenal sebagai pendiri dan kontributor di Riwayat Singkat Kehidupan Herbert berbagai Alexander Simon bidang interdisipliner. Pendekatan interdisipliner Simon dalam Herbert Alexander Simon lahir kajian manajemen menjadikannya tokoh pada tanggal 15 Juni 1916 di Milwauke, penting dalam berbagai bidang disiplin Wisconsin , Amerika Serikat. Ayahnya ilmu. Model bounded rationality yang dia bernama kembangkan seorang insinyur listrik dan juga seorang berkembangnya menjadi artificial dasar intelligent Arthur Simon (1881-1948), di penemu yang mendapatkan berbagai hak bidang ilmu computer, administrasi public, paten. Selain itu ayah Simon juga seorang pengacara hak paten yang independen. 36 Edna Marguerite Merkel, nama ibu simon ilmu adalah administrasi public (Augier & March, seorang pianis yang handal. Nenek moyang Ibu Simon berasal dari politik dan akhirnya menekuni 2001). Praha dan Cologne, berlatar belakang Sekitar tahun 1930an telah terjadi pembuat piano dan tukang emas. Orang depresi tua simon adalah keturunan Yahudi, perekonomian dan politik sedang tidak Lutheran dan berlatar belakang Katolik. sehat. Simon melihat dirinya dan teman- Semasa kecil Herbert bersekolah di Milwaukee. Pemikiran terpengaruh dengan Simon besar teman yang kualiahnya menyebabkan sebagai “intensely di political animal”. Saat itu entusiasme Simon muda untuk mempelajari politik kurang poluler bibinya yang dibanding sekolah umum dengan administrasi/ bernama Herold Merkel yang pernah organisasional/ belajar of yang dibutuhkan dalam demokrasi. Pada Wisconsin-Madison dibawah Jophn R. saat itu, koordinasi rasional dibutuhkan Commons. untuk ekonomi di Pemikiran University Simon juga demokrasi terpengaruh melalui buku-buku ekonomi dibutuhkan dan psikologi milik konsep, perencanaan yang efektif dan pengaplikasian metode rasional untuk pamannya. Pada perencanaan terpengaruh dan mengalokasikan sumberdaya masyarakat. mengutiop buku teks ekonomi Richard Tahun 1935 Simon menulis makalah yang Ely‟s, norman Angell yang berjudul The berkenaan dengan pemerintah sehingga Great Illusion (Ilusi Agung). Beliau juga diajak terpengaruh buku Henry George berjudul International City Manager‟s Association. awalnya simon Progress and Poverty (Kemajuan dan Kemiskinan). untuk asisten peneliti pada Melalui pembimbingan dari Henry Schultz, pada tahun 1936 Pada tahun 1933, Simon kuliah di menerima gelar BA. Kemudian University of Chicago, mempelajari ilmu- menjabat sebagai ilmu social dan matematika. Sebenarnya kelompok riset di University of California, Simon tertarik untuk belajar Biologi namun Berkeley pada tahun 1939 dan berakhir karena buta warna dan merasa canggung pada tahun 1942. Selanjutnya, Simon di laboratorium dia memilik focus pada bergabung bidang ilmu politik dan ekonomi. Ia Institute of Technology dan mendapat memilih kuliah di University of Chicago gelar professor ilmu politik di universitas karena universitas dianggapnya tersebut tersebut. Pada tahun 1943 mendapatkan mempunyai intense dan atmosfir keilmuan gelar yang kuat. Simon mempunyai keinginan University of Chicago. Pada saat itu dia untuk belajar ekonomi dan mengambil belajar dibawah asuhan Harold Laswell kursus akuntansi namun ia berpindah ke dan Charles Edward Merriam. Ph.D dengan bidang direktur Fakultas ilmu Simon dia sebuah Illinois politik dari 37 Pada tahun 1949, Simon berbagai fakultas dan universitas mendapatkan gelar professor di bidang termasuk Harvard University, Columbia administrasi dan menjabat sebagai ketua University, Yale departemen manajemen industry pada University of Carnegie menjadi menulis 27 judul buku dan hampir 1000 Carnegie Mellon University). Kemudian artikel dari berbagai bidang disipllin ilmu. Simon Tech (sekarang kembali berpartisipasi University, Chicago. akhir and Simon hanyatnya, telah ke Chicago dan Sampai dalam seminar yang mengajar di berbagai fakultas di Carnegie Mellon termasuk nama-nama seperti Trygve Simon meninggal pada tanggal 9 Februari Haavelmo, Yakub Marschak dan 2001 di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika saat itulah Serikat. Riwayat hidup singkat Simon secara lebih dapat diringkas dalam table 1. Simon mulai Pada belajar mendalam mengenai ekonomi. Marschak mengajak simon untuk “Efek Ekonomi Prospektif Energi Atom. Pada tahun 1975, bersama Allen Newell (mahasiswa bimbingannya) mendapat penghargaan Turing Award dari ACM atas jasanya dalam memberikan konstribusi di bidang artificial intelligent (kecerdasan buatan), psikologi manusia dan ekonomi dia dapatkan pada tahun 1978 atas penelitiannya yang berjudul “Decision Making Process”. Salah satu konsep yang Nama Lahir Meninggal penting di Bidang Keilmuan Almamater Institusi ilmu komputer. Penghargaan Nobel di bidang temuannya Alexander Simon doctoral Simon Pembimbing Doktoral Mahasiswa Doktoral Keahlian bidang pengambilan keputusan adalah konsep Beberapa tulisan bounded rationality (rasionalitas terbatas) dan satisficing (keterpuasan). Simon telah banyak mendapatkan penghargaan di bidang artificial intelligent, psikologi kognitif, ilmu komputer, ekonomi dan ilmu politik. Semasa hidupnya Simon memperoleh 24 gelar doctoral dari Alexander Tabel 1. Daftar Riwayat Singkat Herbert membantu studinya dengan Sam Schurr mengenai Herbert tetap diselenggarakan oleh staf Komisi cowls Koopmans Tjalling. University. dia the Penghargaan Herbert Alexander Simon Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, tanggal 16 Juni 1916 Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, tangal 9 Februari 2001 artificial intelligent, psikologi kognitif, ilmu komputer, ekonomi dan ilmu politik University of Chicago Carnegie Mellon University, University of California Berkeley, Illinois Institute of Technology Henry Schultz Edward Feigenbaum, allen Newell, Richarde Waldinger Logic Theory Machine, General Problem Solver, Bounded Rationality. Administrative Behavior (1947), Model of Man (1957), Organizations (1959), Model of Though (1979, 1989), Model of Bounded Rationality (1982), Model of My Life (1991), The Sciences of the Artificial (1996) Turing Award (1975), Nobel Prize in Economics (1978), National Medal of Science (1986), Von Neumann Theory Prize (1988) 38 Perilaku Administrasi dan Pengambilan administrasi Keputusan mengatakan bahwa administrator tidak Teori organisasi. perilaku adminstrasi menyelesaikan Behavior) merupakan dengan (Administrative apa-apa operator Simon dibandingkan di lapangan. karya pertama kali dari pemikiran Herbert Administrator mempengaruhi pencapaian A. Simon dan mungkin menjadi buku tujuan suatu organisasi melalui keputusan terbaik dari 27 buku yang ditulisnya. Buku yang mereka buat. Ada perbedaan antara yang yang diterbitkan pada tahun 1947 ini keputusan dan merupakan disertasi Simon yang berjudul pembuatan keputusan “Administrative Behavior: A Study of dipengaruhi tingkat koordinasi, keahlian Decision-making tindakan. Proses administrasi Processes In dan tanggung jawab pemangku jabatan. Organizations” pada Pelatihan juga mempengaruhi kualitas program doktor dalam bidang ilmu politik pembuatan keputusan. Oleh karena itu di diperlukan keseimbangan antara kepentingan individu tujuan Administrative Universitas Administration Chicago. behavior Buku merupakan dan sebuah sebuah kajian yang membahas organisasi yang ingin dicapai. Suatu berbagai perilaku manusia, kemampuan keputusan administrasi harus benar dan kognitif, efisien serta praktis. teknik manajemen, kebijakan personalia, tujuan pelatihan dan prosedur, Simon memberikan gambaran peran khusus, kriteria untuk evaluasi mengenai akurasi dihadapi oleh teori administrasi yaitu dan konsekuensi efisiensi, dari dan proses semua komunikasi. perbedaan masalah-masalah antara spesialisasi yang dan Buku tersebut mengkritik teori yang ada kesatuan perintah. Kemudian Simon juga dalam administrasi public dan menunjukkan pertentangan yang muncul baru dalam dari gagasan klasik mengenai rentang proses pengambilan keputusan. Simon kendali yang terbatas. Simon berpendapat menekankan pada proses perilaku dan bahwa rentang kendali berbanding terbalik kognitif manusia dalam memilih alternative dengan jumlah birokrasi dalam organisasi. dalam rasional. Selain menentang beberapa pandangan Konstribusinya untuk teori administrasi klasik, Simon mengakui bahwa efisiensi adalah diskripsi situasi dan bagaimana administrasi dapat ditingkatkan melalui membuat diagnosis situasi tersebut, serta spesialisasi, membagi anggota kelompok pembuatan dalam suatu hirarki wewenang yang pasti, memberikan pendekatan membuat keputusan bobot untuk criteria pembuatan keputusan. Dalam mempersempit rentang kendali, serta bukunya, Simon mengelompokkan pekerjaan dan maksud hubungan antara pengawasan berdasarkan tujuan, proses, pengambilan keputusan yang efektif dan pelanggan atau tempat. Meskipun di sisi menggambarkan 39 lain harus diperhatikan juga rivalitas sebenarnya memiliki nilai-nilai antara tujuan organisasi dan pelanggan, berbeda sehingga ambiguitas mengenai bagaimana tujuan dan kesenjangan criteria. timbul yang pertanyaan membandingkan nilai-nilai yang dicapai oleh berbagai Menurut Simon, keputusan dapat alternative tindakan tersebut? Menurut diukur dengan dua criteria yaitu: Pertama, Simon kecukupan yang persepsi tentang kata “ nilai sosial”, diinginkan. Kedua, efisiensi pada hasil konflik, impersonalitas dalam keputusan yang anggota organisasi, makna identifikasi, psikologi organisasi menekankan pada kecukupan identifikasi, identifikasi dan kecukupan. saja, Perobakan secara mencapai diperoleh. tetapi tujuan Banyak manajemen keseluruhan administrasi harus memiliki nilai organisasi identifikasi merupakan juga dapat dilakukan melalui spesialisasi, alokasi perhatian khusus pada efisiensi atas hasil fungsi pengambilan keputusan dan tipe- yang ingin dicapai. Efisiensi adalah fungsi tipe dari keputusan. factor yang digunakan untuk meminimalkan pengeluaran atau investasi psikologi dalam pengambilan Perencanaan merupakan perintah dan memaksimalkan hasil dari produk yang akhir. Beberapa kritik dari criteria ini subordinat yang melatih otoritasnya agar adalah hal tersebut dapat menciptakan berpengaruh pada perilaku bawahannya. sebuah mentalitas untuk menghalalkan Tingkat segala cara. Efisiensi dapat menjadi keputusan satu orang yang menguasai terlalu mempertimbangkan minimalisasi setiap aspek perilaku orang lain. Biasanya biaya sarana dan mengabaikan produk pengaruh hanya memberi keleluasaan akhir. pada apa yang dikerjakan dan bukan Kriteria efisiensi menuntut bahwa pada kompleks karena pengaruh bagaimana berasal tercermin pekerjaan dari dalam tersebut dari dua alternative yang memiliki biaya dilaksanakan. Jika keterbatasan tersebut yang sama, salah satu yang dipilih akan disadari, seharusnya mengarah pada pencapaian yang lebih perintah dapat besar pada tujuan organisasi. Jika dua keputusan tertentu dengan syarat tidak alternative mempunyai tingkat pencapaian ada yang sama maka salah satu yang dipilih premis yang sama. Perencanaan dan adalah alternative yang mempunyai biaya peninjauan dalam proses pengambilan yang lebih kecil. Keputusan administrasi keputusan merupakan hal yang terpadu didasarkan pada batasan yang diberikan dan mempunyai dua teknik. Pertama, pada sumberdaya yang tersedia. Pilihan adalah pada perencanaan para spesialis yang tersedia selalu melibatan biaya diarahkan pada suatu masalah sebelum berupa uang yang bisa diukur namun dibuat dua perintah keputusan. lebih dari menentukan yang Kedua, satu satu menjangkau peninjauan 40 seharusnya menjadikan individu yang Dalam prakteknya langkah- proses pembuatan ditunjuk mempertanggungjawabkan dan langkah memberikan keputusan membutuhkan asumsi-asumsi alasan-alasan internal maupun eksternal atas keputusan tersebut. Menurut Simon, kesatuan dalam antara lain (Barros, 2010): - Rasionalitas memerlukan perintah tidak dapat dihindari karena pengetahuan dari semua sentralisasi (pemusatan) juga memberikan alternative perilaku yang keuntungan-keuntungan memungkinkan namun hanya koordinasi organisasi, keahlian dan tanggung jawab beberapa alternative saja yang namun biaya sentralisasi juga tidak boleh dipertimbangkan. - dilupakan. Dasar Pemikiran Simon dalam klasik dan keputusan pandangan neoklasik, teori cara namun memilih - dapat dilakukan prediksi langkah antara daftar semua dengan lain, beberapa mengidentifikasi alternative, dan dari akhirnya tersebut alternative membutuhkan sedangkan prediksi tersebut tergantung pada imajinasi. kemudian konsekuensi pengetahuan Penilaian mengenai konsekuensi setiap alternative dan selalu terfragmentasi. yang mungkin akan terjadi. Cara tersebut setiap penuh ditimbulkan dari semua alternative pengambilan alternatif yang menghasilkan konsekuansi semua yang konsekuensi masa depan yang merupakan menentukan membutuhkan pengetahuan Bounded rationality Berdasarkan Rasionalitas Ada perbedaan teori dan praktek dalam menjelaskan perilaku pengambilan keputusan. Menurut Simon, perilaku membandingkan kebenaran dan efisiensi manusia dari setiap konsekuensi. Pandangan teori keputusan banyak yang tidak rasional. neoklasik mungkin merupakan awal yang Keputusan melibatkan pilihan sejumlah baik dalam pemikiran mengenai proses alternative yang diarahkan pada tujuan pengambilan keputusan yang rasional, akhir organisasi. Pilihan realistis akan namun dalam memiliki konsekuensi nyata yang terdiri pemikiran ini adalah pengambil keputusan dari tindakan personil dan non tindakan lebih yang kelemahan dianggap daripada utama sebagai sebagai actor pengamat dalam proses dimodifikasi pengambilan oleh fakta-fakta utama. lingkungan Pandangan teori neoklasik tersebut juga prakteknya, mengesampingkan batasan keputusan mungkin dipilih secara sadar yang ada dan nilai-nilai. beberapa Dalam alternative dalam proses pencarian informasi yang maupun meliputi batasan waktu, biaya, budaya konsekuensi mungkin tidak diinginkan, dan lain sebagainya(Kalantari, 2010).. informasi yang tidak sadar, terkait beberapa mungkin tidak 41 lengkap dan terperinci. Sehingga setiap pembuatan keputusan merupakan proses orang atau organisasi tidak akan pernah yang kompleks yang melibatkan banyak dapat factor dalam organisasi. memenuhi semua persyaratan dalam setiap langkah dalam pengambilan Simon membedakan antara fakta keputusan. Menurut Simon, tidak mungkin dan nilai dalam pengambilan keputusan. seseorang Fakta dapat mengetahui semua dapat diuji proposisi. Fakta alternative atau semua konsekuensi dari merupakan pernyataan etis yang mungkin setiap timbul alternative. Setiap orang dari dalam organisasi dan mempunyai batasan dalam memperoleh melibatkan kata-kata seperti “harus” dan semua informasi. ”seharusnya”. Suatu keputusan ada yang Pertanyaan kemudian, yang adakah muncul teknik lain mengandung fakta dan komponen etika atau sehingga tidak dapat dievaluasi sebagai perilaku individu atau organisasi yang “benar” atau “salah”. Suatu keputusan dapat memperoleh hasil terbaik dari suatu hanya bisa dinilai oleh pencapaian tujuan proses pengambilan keputusan? Simon atau “nilai-nilai”. mengatakan bahwa manusia berjuang untuk rasionalitas dan dibatasi pengetahuannya Dalam menjelaskan prilaku atas manusia dalam pengambilan keputusan, dengan Simon banyak dipengaruhi oleh Chester Irving mengembangkan beberapa prosedur yang besar mengalami proses pengambilan keputusan dalam tersebut organisasi dan ia mengakui keterbatasan sebagian kesulitan-kesulitan. Prosedur Barnard. Barnard mengasumsikan bahwa seseorang dapat manusia mengisolasi dari seluruh realitas di dunia tersebut. Simon juga dipengaruhi dengan dengan system tertutup yang terdiri dari pemikiran sejumlah variable dan jangkauan yang perbedaan tipe perilaku manusia. Pareto terbatas dari suatu konsekuensi. mengatakan ada tiga perbedaan tipe lebih dalam menekankan melakukan Pareto yang proses menyatakan Untuk menemukan model yang perilaku manusia yaitu logical, non logical baik dalam dan illogical. Pareto menggunakan tujuan Simon individu atau organisasi sebagai dasar pengambilan bagi manusia keputusan, melibatkan diri dengan disiplin ilmu lain di untuk luar disiplin ilmu administrasi. Simon berkonstribusi dalam pencapaian tujuan menggunakan organisasi. Manusia rasional dianggap matematika untuk memisahkan benar-benar kata lain, ia bersikeras membuat ilmu perilaku illogical (yang tidak logis) tidak “administrasi” agar pembuatan keputusan memiliki administrasi rasional Sedangkan perilaku non logical (non- (Kalantari, 2010) Simon percaya bahwa logis) adalah perilaku yang didasarkan lebih akar (logis) yang menjelaskan fenomena social. Dengan menjadi logical perilaku dalam sebaliknya rasionalitas. 42 pada tujuan dan rasionalitas namun keputusan yang dipilih tidak dapat perilaku mereka terganggu dengan apa dioptimalkan. Simon tidak mengatakan yang sebagai bahwa model rasionalitas mempunyai “sentiment and residues”. Gagasan Pareto kesalahan premis dan percaya bahwa mengenai tipe perilaku menentang ide pembuat keputusan harus menekankan rasionalitas penuh dan menjadi dasar keputusan yang lebih rasional dengan pemikiran mempertimbangkan factor lingkungan. dinamakan Pareto Simon dalam Bounded Rationality (Kalantari, 2010) Bounded Bounded Rationality Dalam Pengambilan Keputusan Bounded Rationality yang rasionalitas keputusan. dalam Istilah menentang pengambilan bounded rationality awalnya diperkenalkan sebagai konsep psikologi yang Simon mengembangkan konsep rationality menjelaskan bagaimana pikiran manusia bekerja. Karena keterbatasan yang ada maka pengambil keputusan harus melakukan pembuat dua hal. Pertama, keputusan harus pertama kali muncul dalam buku simon menghubungkan dengan “aspiration level” yang berjudul “Models of man, social and yang sepakat dengan cara bagaimana rational” tahun 1957 (Barros, 2010). pembuat keputusan mengeksplorasi Bounded Rationality menekankan pada alternatif untuk dipilih. Mengikuti hal ini, batasan kognitif dan berpendapat bahwa pembuat keputusan harus menyesuaikan hasil seperangkat pengambilan keputusan hanya alternative karena tidak merupakan pilihan yang “satisficing” yang dapat memperoleh hasil yang optimal. menjamin bahwa keputusan yang diambil Penyesuaian yang “optimal”. bukanlah keputusan Bounded rationality memberikan awal seperangkat alternative adalah suatu elaborasi dan merupakan bagian penting dalam proses yang baik bagi pemikiran ekonomi tanpa pengumpulan informasi. “Aspiration level” meninggalkan teori neoklasik yang telah dihubungkan dan didasarkan memberikan dasar dalam menjelaskan pengalaman masa lalu perilaku pengambilan keputusan. keputusan. Dalam prosesnya, pembuat Simon menggunakan kelemahan keputusan menggunakan pada pembuat pengalaman rasionalitas pengambilan keputusan untuk masa lalu untuk membentuk ekspektasi membangun model bounded rationality. apa yang akan didapat. Kedua, Simon Perilaku pengambilan menggunakan kemampuan menunjukkan alternative baru yang dapat nilai-nilai, digali melalui pencarian heuristic (heuristic dalam proses keputusan dibatasi kognitif (kebiasaan, pengetahuan, oleh referansi, dan ilmu kognitif search untuk lain search). Heuristic membantu sebagainya) serta batasan dari aspek manusia untuk eksternal (factor lingkungan) sehingga alternative pilihan menjadi lebih realistic. mengembangkan 43 Proses pencarian informasi dengan menggunakan Heuristic search dilakukan mengembangkan ilmu computer, “stop rule”. psikologi, ekonomi, manajemen, merupakan cara administrasi, organisasi dan lain bagaimana pencarian informasi dihentikan sebagainya. Melalui penjelasan mengenai dan alternative keputusan dipilih. bagaimana Pembuat keputusan akan memilih alternative yang memuaskan bukannya alternative berfikir, Simon menunjukkan bahwa rasionalitas manusia terbatas. Konsep bahwa rasionalitas optimal. manusia terbatas merupakan pemikiran Alternatif yang memuaskan tidak akan yang menentang pandangan rasionalitas diturunkan yang ketika yang dan manusia “aspiration level” menjadi mainstream ekonomi. dilakukan sampai satu alternative dipilih. Maksimisasi tidak sepenuhnya rasional. Ketika pembuat keputusan menganggap Sebagai gantinya manusia sebenarnya alternative mencari yang dipilih sudah dapat memuaskan (satisficting) maka proses pencarian level akan akan dihentikan. meningkat proses yang “dirasa” dapat memuaskan (satisficting) Aspiration ketika hal Salah satu pelajaran yang dapat dipetik dari ziarah pemikiran dan proses adalah bahwa ilmu terus mengalami pencarian menjadi tidak produktif. Simon perkembangan. Kajian suatu bidang ilmu memodelkan perlu dihubungkan dengan bidang ilmu menurun ketika proses pengambilan keputusan melalui “heuristic search” dan lainnya “stop keterbatasan rule” sama seperti aspiration” sebagai “adjusted namun Alexander dan pencarian menemukan alternative baru akan Herberg kehidupan manusia untuk Simon mempunyai menghubungkan “satisficting” Model semua bidang ilmu. Pemikiran manusia bounded rationality merupakan model dibatasi oleh pengetahuan, pengalaman, sederhana menjadikan kebiasaan, nilai, lingkungan serta yang praktek proses pengambilan keputusan lain sebagainya. Ilmu pengetahuan tidak menjadi lebih realistis. akan Simpulan pertanyaan di dunia ini. Ilmu pengetahuan yang mampu Pemikiran Simon telah banyak memberikan berbagai konstribusi bidang ilmu Gagasan-gagasan digunakan sebagai terhadap pengetahuan. Simon dasar hanya pernah bisa akan menjawab bisa “memuaskan” keingintahuan manusia terbatas ruang lingkupnya. semua Dengan pada menyadari banyak keterbatasan rasionalitas maka manusia dalam dapat berfikir lebih rasional. 44 Daftar Pustaka Augier, M., and March, J., G., 2001, Remembering Herbert A. Simon (1915-2001), Public Adminstration Review Vol. 61 No. 4. July/August. Kalantari, B., 2010, Herbert A. Simon on Making Decisions: Enduring Insights and Bounded Rationality, Journal of Management History Vol. 16 No. 4, 2010 pp. 509-520 Barros, Gustavo, 2010, Herbert A. Simon and The Concept of Rationality: Boundaries and Procedures. Brazilian Journal of Political Economy, vol 30, no 3 (119), pp 455‑472, July‑September. Larkey, P. D., 2003, Ask a Simple Question: Retospective Herbert Alexander Simon, Policy Science, Vol.35 No. 3. Hunt, N. C., 1980, Herbert Simon Appreciation and Aspiration, Managerial and Decision Economics, Mar Vol: 1, No. 1 March. The Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel 1978, Herbert A. Simon. Autobiography. Diaskses dari http://www.nobelprize.org/nobel_priz es/economics/laureates/1978/simonautobio.html 45