Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara JURNAL Edueco Universitas Balikpapan ANALISIS FINANCIAL BEHAVIOR MELALUI FINANCIAL EXPERIENCE DENGAN FINANCIAL LITERACY DAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR Cucu Suhartini1. Iyan Setiawan2 . Agie Hanggara 3 Universitas Kuningan1. Universitas Kuningan 2. Universitas Kuningan3 pos-el: cucu. suhartini@uniku. id1 , iyan. setiawan@uniku. id 2, agie. hanggara@uniku. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah Financial Literacy dan Locus of Control memediasi pada pengaruh Financial Behavior terhadap Financial Experience. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah survei. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan parallel multiple mediator models. Dan sampel yang digunakan adalah 78 mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Kuningan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior. Artinya semakin baik dan efektif Financial Experience maka akan semakin baik Financial Behavior. Financial Literacy memediasi sebagian . pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Financial Literacy. Locus of Control memediasi sebagian . pada pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Locus of Control. Kata kunci :Financial Experience. Financial Literacy. Locus of Control dan Financial Behavior ABSTRACT This study aims to determine and analyze whether Financial Literacy and Locus of Control mediate the influence of Financial Behavior on Financial Experience. This study uses a Quantitative approach with the method used is a survey. The data analysis technique used is parallel multiple mediator models. And the sample used was 78 students majoring in Economic Education FKIP - Kuningan University. Based on the results of the study, it can be concluded that: Financial Experience influences Financial Behavior. This means that the better and more effective Financial Experience, the better Financial Behavior. Financial Literacy partially mediates the influence of Financial Experience on Financial Behavior. This means that Financial Experience influences Financial Behavior both directly and indirectly through Financial Literacy. Locus of Control partially mediates the influence of Financial Experience on Financial Behavior. This means that Financial Experience influences Financial Behavior both directly and indirectly through Locus of Control. Keywords: Financial Experience. Financial Literacy. Locus of Control and Financial Behavior PENDAHULUAN Kemampuan mengelola keuangan yang baik harus dimiliki oleh siapapun, termasuk mahasiswa pun harus memiliki kompetensi dalam pengelolaan keuangan. Kemampuan untuk mengelola keuangan dengan baik seringkali didorong oleh niat yang kuat dalam mengambil langkahlangkah yang jelas untuk mengelola Ketika seorang mahasiswa Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara JURNAL Edueco Universitas Balikpapan memiliki niat yang jelas untuk mengelola pengeluaran, menyimpan uang, dan menghindari utang yang tidak perlu, cenderung akan mempraktikkan perilaku keuangan yang bertanggung jawab. Merujuk pada Theory of Planned Behavior (TPB) dari Ajzen . bahwa perilaku seseorang tidak hanya ditentukan oleh niatnya, tetapi ada faktor-faktor lain yang juga memengaruhi niat tersebut. Niat terbentuknya perilaku, niat itu sendiri dipengaruhi oleh sikap, norma sosial, dan persepsi kontrol diri. Dalam konteks perilaku keuangan, niat dan faktor lain yang mempengaruhinya dianggap sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi seseorang untuk mengambil tindakan tertentu terkait keuangannya. Seorang mahasiswa yang memiliki niat kuat untuk mengelola keuangan dengan baik cenderung akan menunjukkan perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab. Berdasarkan terhadap beberapa mahasiswa fakta dilapangan menunjukan bahwa perilaku keuangan mahasiswa masih rendah. Hal ini terlihat dari kecenderungan mahasiswa yang memiliki perilaku konsumtif yang tinggi dengan melakukan konsumsi tanpa batas atau membeli sesuatu yang berlebihan dan secara tidak terencana. Apalagi di era digital dengan berbagai macam penawaran dan kemudahan dalam terhadap perilaku konsumtif para kecenderungan peningkatan Alasan perilaku konsumtif berbelanja dapat dijadikan alternatif untuk melepas penat dan stress akibat aktifitas sehari-hari. Bahkan dengan berbelanja dipusat perbelanjaan seseorang akan merasa nyaman sehingga mampu mempengaruhi intensitas seseorang untuk melakukan pembelian secara tiba-tiba atau pembelian impulsif . mpulsive Kebanyakan orang memutuskan sesuatu berdasarkan apa yang telah Dalam hal keuangan, pengalaman menjadi faktor yang tidak kalah pentingnya bagi seseorang dalam kaitannya dengan perilaku keuangan. Semakin banyak pengalaman keuangan (Financial Experienc. semakin baik perilaku dalam mengelola keuangan, karena seseorang yang memiliki banyak pengalaman di bidang keuangan mampu membedakan apakah yang wajib dilakukan serta tidak wajib dilakukan, selain itu telah memahami resiko apa yang akan terjadi, dimana akan terjadi jika seseorang yang akan mengelola keuangan dengan pengalaman (Grohmann, 2015. Ameliawati & Setiyani, 2. Pengalaman seseorang dalam mengelola keuangan sangat dibutuhkan dan mempunyai peranan dalam menentukan keberlangsungan hidupnya di masa yang akan datang serta pembelajaran keuangan yang baik dapat membantu individu dalam pengambilan keputusan keuangan lebih terarah dan bijak (Briliani dan Tlirani, 2019. Lusardi Tufano. Fraczek Klimontowicz, 2. Selain . inancial experienc. , faktor literasi keuangan . inancial literac. juga berpengaruh terhadap perilaku keuangan Literasi keuangan dipahami sebagai kombinasi dari kesadaran keterampilan, sikap dan perilaku yang diperlukan dalam merancang keputusan keuangan secara tepat dan akan memberikan kesejahteraan individu. (Widiyati et al. , 2. Perilaku keuangan (Financial Behavio. merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan pada jaman sekarang, khususnya yang memiliki Sebagian besar masyarakat termasuk mahasiswa, memiliki pemikiran Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara JURNAL Edueco Universitas Balikpapan jangka pendek serta kurang bertanggung jawab pada pengambilan keputusan keuangan, dimana hal ini cenderung akan masalah-masalah perencanaan keuangan yang tepat (Kholilah & Iramani, 2013. Kamini Rai. Shikha Dua. Miklesh Yada, 2. Sebenarnya, literasi keuangan dapat membentuk perilaku seseorang melalui praktek budgeting, pembayaran tepat waktu, menabung uang, mengatur hutang kartu kredit, dan adanya ide untuk kekayaan bersih mereka sendiri. (Arora. Calamato, 2010. Haque & Zulfiqar. Huston, 2010. McCormick, 2. Faktor penting lainnya yang mempengaruhi perilaku keuangan adalah locus of control. Faktor ini dipandang sebagai cara seseorang menyikapi suatu peristiwa yang dialaminya terkait dengan bisa atau tidak mengendalikan peristiwa Ketika mengendalikan pengeluarannya dengan melawan keinginan untuk membelanjakan uang secara berlebihan, hal ini menunjukkan bahwa seseorang tersebut memiliki kesadaran yang baik tentang Dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan, serta memiliki kemampuan untuk menahan diri dari hasrat berbelanja yang tidak perlu. Dengan demikian, perilaku ini mencerminkan sikap yang bijaksana dalam mengelola uang, yang dapat membantu seseorang menjaga stabilitas keuangannya dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Selain itu, kemampuan untuk melawan dorongan belanja berlebihan juga mencerminkan locus of control yang tinggi, sebagai aspek penting dari kemandirian finansial dan kesejahteraan keuangan secara Locus of control yang baik dapat mendorong pengambilan keputusan untuk mengelola keuangan dengan tujuan mencapai kesejahteraan keuangan. Penelitian-penelitian mengenai perilaku keuangan berdasarkan pengalaman keuangan, literasi keuangan dan locus of control menunjukan bahwa . inancial experienc. , literasi keuangan . inancial literac. dan locus of control berpengaruh terhadap perilaku keuangan. (Ameliawati dan Rediana 2018. Noor . Batool & Arshad, 2020. Mardianah & Iramani. Peneliti lain menemukan bahwa perilaku keuangan akan bisa dikontrol melalui pengalaman keuangan, literasi keuangan dan locus of control. (Zahro. , et. , 2023. Berlianti. , & Suwaidi, 2. Akan tetapi penelitian mengenai perilaku keuangan . inancial behavio. dengan menggunakan dua variabel mediator (Paralel Mediatio. masih jarang dilakukan. Penelitian ini berfokus pada analisis dampak pengalaman finansial (Financial Experienc. terhadap perilaku keuangan (Financial Behavio. Selain itu, studi ini secara khusus menguji peran literasi keuangan (Financial Literac. sebagai jembatan atau variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Kami juga menyelidiki apakah locus of control turut berfungsi sebagai mediator, baik memperkuat atau finansial terhadap perilaku keuangan. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 METODE PENELITIAN Sesuai dengan permasalahan dan tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini, penelitian ini dikategorikan sebagai jenis penelitian kuantitatif dengan teknik survey. Dimana penelitian survey ini dibatasi pada penelitian yang datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Kuningan yang berjumlah 78 orang dari angkatan 2020 s. Mengingat jumlah yang sedikit, maka keseluruhan populasi dijadikan sampel . ampel populasi/ sampel jenu. Dalam setiap penelitian, untuk dapat memperoleh data Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara maka diperlukan teknik pengumpulan Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan kuesioner/angket. Kuesioner atau angket digunakan untuk mengumpulkan data berkenaan dengan variabel Financial Behavior. Financial Experience. Financial Literacy dan Locus of Control. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengujian model I : pengaruh Financial Experience Financial Behavior Hasil pengujian pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior adalah sebagai berikut : Tabel 1. Model Summary Model Square Adjusted Std. Error R Square of Estimate ,161a ,026 ,021 19,11203 Predictors: (Constan. Financial Experience Tabel 2. Anova Model Sum of df Mean Squares Square Sig. Regressi 1627,857 1 1627,857 4,815 ,031b Residual 66176,489 77 350,140 Total 67804,346 78 Dependent Variable: Financial Behavior Predictors: (Constan. Financial Experience Tabel 3 Coefficients Stand Unstandardiz ardize Coefficients Coeffi Model Sig. Std. Beta Error 4,77 12,11 (Constan. 57,772 ,000 1 Financial Experienc ,185 ,086 ,157 2,256 ,030 Dependent Variable: Financial Behavior Berdasarkan diperoleh nilai AubetaAy = 0,157 dengan nilai Fhit= 4. =0,. yang berarti pengujian signifikan. Hal ini menunjukan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan bahwa Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Behavior. Artinya tinggi rendahnya Financial Experience mahasiswa akan memberikan efek untuk peningkatan terhadap Financial Behavior. Sedangkan untuk mengetahui besarnya pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior, diperoleh nilai Koefisien Determinasi R2yx = 0,026 atau sebesar 2,6%. Yang berarti bahwa besarnya pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior sebesar 2,6%. Maka dapat disimpulkan bahwa sebesar 2,6% variabel Financial Behavior Financial Experience sedangkan 97,4% dipengaruhi oleh Selanjutnya mengetahui besarkan koefisien error ( ) = , sehingga diperoleh nilai = 0,987. Dari hasil pengujian di atas dapat dibuat persamaan sebagai berikut : Y = i0 cX eY Y = 57. 185X 0. 987Ay Dari hasil pengujian di atas juga dapat dibuat bagan model pengujian sebagai berikut : Gambar 1. Pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior Untuk hipotesis antara variabel Financial Experience terhadap Financial Behavior terlihat diperoleh nilai uji-t . abel coefficient. sebesar 2,256 dengan nilai signifikansi 0,030. Yang menunujukan bahwa lebih kecil dari 0,05 . ,030 < 0,. Hal ini berarti bahwa terdapat penolakan terhadap hipotesis nol (H. dan penerimaan terhadap hipotesis penelitian (H. , atau dengan kata lain Financial Experience terhadap Financial Behavior. Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Pengujian Model II : Financial Literacy Financial Experience Financial Behavior . Pengujian model : pengaruh Financial Experience Financial Literacy Hasil Tabel 4 Model Summary Model Adjusted Square R Square Std. Error of the Estimate ,347a ,120 ,116 11,28583 Predictors: (Constan. Financial Experience Tabel 5 ANOVA Model Regression Sum of Squares Mean Square 3294,971 3294,971 Sig. 25,86 ,000b Residual 24072,935 77 127,370 Total 27367,906 78 Dependent Variable: Financial Literacy Predictors: (Constan. Financial Experience Model (Constan. Financial ,263 ,052 ,347 5,086 Experience Dependent Variable: Financial Literacy . Pengujian model : Financial Literacy Financial Experience Financial Behavior Hasil pengujian adalah sebagai Tabel 7. Model Summary Model Adjusted R Std. Error of Square Square the Estimate ,920a ,846 ,844 4,74042 Predictors: (Constan. Financial Literacy. Financial Experience Tabel 6 Coefficients Standar Unstandardized dized Coefficients Coeffic Std. Beta Error 46,075 2,877 16,017 3,7% variabel Financial Literacy dipengaruhi oleh Financial Experience sedangkan 96,3% dipengaruhi oleh variabel lain. Selanjutnya untuk mengetahui pengujian signifikansi antara variabel Financial Experience terhadap Financial Literacy terlihat diperoleh nilai uji-t . abel coefficient. sebesar 5,086 dengan 0,000. Yang menunjukkan bahwa lebih kecil dari 0,000 . ,000 < 0,. Hal ini berarti bahwa Financial Experience berpengaruh secara signifikan terhadap Financial Literacy. Sig. Tabel 8 Anova Model ,000 ,000 Berdasarkan diperoleh AubetaAy = 0,347 dengan nilai Fhit= 25. =0,. yang berarti pengujian signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Financial Experience berpengaruh terhadap Financial Literacy. Artinya tinggi rendahnya Financial Experience akan memberikan efek untuk peningkatan terhadap Financial Literacy. Sedangkan untuk mengetahui besarnya pengaruh Financial Experience terhadap Financial Literacy, diperoleh nilai Koefisien Determinasi R2m1x = 0,120 atau sebesar Yang berarti bahwa besarnya pengaruh variabel Financial Experience terhadap Financial Literacy sebesar 12%. Maka dapat disimpulkan bahwa sebesar Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sum of Squares Mean Sig. Square 11571,6 514. Regression 23143,246 2 ,000b Residual 4224,659 76 22,472 Total 27367,906 78 Dependent Variable: Financial Behavior Predictors: (Constan. Financial Literacy. Financial Experience Tabel 9 Coefficients Unstandardi Standardi Coefficients Coefficient Model Std. Beta Error (Constan. ,077 1,968 ,039 Financial 2,11 ,048 ,023 ,064 1 Experience Financial ,959 ,032 ,897 Literacy Dependent Variable: Financial Behavior Sig. ,969 ,035 ,000 Berdasarkan diperoleh Ryxm1 = 0,920 dengan nilai Fhit= 514. =0,. yang berarti pengujian signifikan. Hal ini menunjukan Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara bahwa Financial Literacy memediasi pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya tinggi rendahnya Financial Experience dan Financial Literacy akan memberikan efek untuk peningkatan terhadap Financial Behavior. Sedangkan untuk mengetahui besarnya pengaruh Financial Experience Financial Literacy Financial Behavior, diperoleh nilai Koefisien Determinasi R2yxm1 = 0,846 atau sebesar 84,6%. Yang berarti bahwa besarnya pengaruh variabel Financial Experience dan Financial Literacy terhadap Financial Behavior sebesar 84,6%. Maka dapat disimpulkan bahwa sebesar 84,6% variabel Financial Behavior dipengaruhi oleh Financial Experience dan Financial Literacy sedangkan sisanya sebesar 15,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Selanjutnya untuk mengetahui besarkan koefisien error ( ) = , sehingga diperoleh nilai = 0,392. Dari hasil pengujian di atas dapat dibuat persamaan sebagai berikut : Y = i2 cAoX bM1 ey Y= 0,077 0,048X 0,959M1 0,392Ay Dari hasil pengujian di atas juga dapat dibuat bagan model pengujian sebagai berikut : Gambar 2 Mediated Model Pengaruh Financial Experience Financial Behavior melalui Financial Literacy Dari hasil pengujian-pengujian di atas . engujian model I dan II), dapat diestimasi persamaan sebagai berikut : Persamaan regresi sederhana pengaruh Financial Experience (Variabel X) terhadap Financial Behavior (Variabel Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Y), diketahui hasil pengujian dan analisis menunjukan bahwa Financial Experience Financial Behavior dengan nilai signifikansi 0,030 < = 0,050 dan koefisien regresi ( c ) = 0,157 . Persamaan regresi sederhana pengaruh Financial Experience (Variabel X) terhadap Financial Literacy (Variabel M. , diketahui hasil pengujian dan analisis menunjukan bahwa Financial Experience Financial Literacy dengan nilai signifikansi 0,000 < = 0,050 dan koefisien regresi . = 0,347 . Persamaan regresi berganda Financial Literacy (Variabel M. memediasi Financial Experience (Variabel X) terhadap Financial Behavior (Variabel Y), diketahui hasil pengujian dan analisis menunjukan bahwa Financial Experience signifikan terhadap Financial Behavior, setelah dimediasi Financial Literacy dengan nilai signifikansi 0,035 < = 0,050 dan koefisien regresi . = 0,064. Selanjutnya ditemukan direct effect cAo sebesar 0,064 yang lebih kecil dari c = 0,157. Pengaruh Financial Experience (Variabel X) terhadap Financial Behavior (Variabel Y) menjadi berkurang . Ao= 0,064 < c = 0,. dan signifikan . ,035 < 0,. setelah dimediasi Financial Literacy. Dapat disimpulkan bahwa model ini termasuk kedalam partial mediation atau terjadi mediasi sebagian, artinya Financial Experience mempengaruhi Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung yaitu melalui Financial Literacy. Pengujian Model i : Locus of Control Financial Experience Financial Behavior . Pengujian model : pengaruh Financial Experience terhadap Locus of Control Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara Hasil JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Tabel 10 Model Summary Model Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate ,315a ,099 ,095 10,68960 Predictors: (Constan. Financial Experience Tabel 11 Anova Model Sum of df Mean Sig. Squares Square Regres 2385,26 2385,2 20,8 ,000b Residu 21596,5 114,26 Total Dependent Variable: Locus of Control Predictors: (Constan. Financial Experience Model (Constan. Sig. 17,66 ,000 Financial ,223 ,049 ,315 4,569 Experience Dependent Variable: Locus of Control ,000 Berdasarkan diperoleh AubetaAy = 0,315 dengan nilai Fhit= 20,874 . =0,. dan nilai t-hitung = 4,569 . =0,. yang berarti pengujian Hal ini menunjukan bahwa Financial Experience terhadap Locus of Control. Artinya tinggi Financial Experience memberikan efek untuk peningkatan terhadap Locus of Control. Pengujian model : Locus of Control Financial Experience Financial Behavior Hasil pengujian adalah sebagai Tabel 13 Model Summary Model Adjusted Square R Square ,184a ,034 ,024 18,66651 Predictors: (Constan. Locus of Control. Financial Experience Tabel 14 Anova Model Sum of Df Mean Sig. Squares Square Regre 2297,89 1148,9 3,29 ,039 Resid 65506,4 348,43 Total Dependent Variable: Financial Behavior Predictors: (Constan. Locus of Control. Financial Experience Tabel 15 Coefficients Tabel 12 Coefficients Standar Unstandardiz Coeffici Coefficients Std. Beta Error 2,725 Std. Error of the Estimate Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Unstandardiz Standar Coefficients Coeffic Model Sig. Std. Beta Error 49,29 6,36 (Constan. 7,748 ,000 Financial 3,61 ,145 ,090 ,122 ,001 Experience Locus of 3,38 ,176 ,127 ,105 ,002 Control Dependent Variable: Financial Behavior Berdasarkan diperoleh Ryxm2 = 0184 dengan nilai Fhit= 3,297 . =0,. yang berarti pengujian signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Locus of Control memediasi pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya tinggi rendahnya Financial Experience dan Locus of Control akan memberikan efek untuk peningkatan terhadap Financial Behavior. Sedangkan untuk mengetahui besarnya pengaruh Financial Experience dan Locus of Control terhadap Financial Behavior, diperoleh nilai Koefisien Determinasi R2yxm1 = 0,034 atau sebesar 3,4%. Yang berarti bahwa besarnya pengaruh variabel Financial Experience dan Locus of Control terhadap Financial Behavior sebesar 3,4%. Maka dapat disimpulkan bahwa sebesar 3,4% variabel Financial Behavior dipengaruhi oleh Financial Experience dan Locus of Control sedangkan sisanya sebesar 96,6% Selanjutnya untuk mengetahui besarkan Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara koefisien error ) = , sehingga diperoleh nilai JURNAL Edueco Universitas Balikpapan 0,982. Dari hasil pengujian di atas dapat dibuat persamaan sebagai berikut : Y = i2 cAoX bM2 ey Y= 49,293 0,145X 0,176M2 0,982Ay Dari hasil pengujian di atas juga dapat dibuat bagan model pengujian sebagai berikut. Gambar 3 Mediated Model Pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior melalui Locus of Control Dari hasil pengujian-pengujian di atas, dapat diestimasi persamaan sebagai . Persamaan regresi sederhana pengaruh Financial Experience (Variabel X) terhadap Financial Behavior (Variabel Y), diketahui hasil pengujian dan analisis menunjukan bahwa Financial Experience Financial Behavior dengan nilai signifikansi 0,030 < = 0,050 dan koefisien regresi ( c ) = 0,157 . Persamaan regresi sederhana pengaruh Financial Experience (Variabel X) terhadap Locus of Control (Variabel M. , diketahui hasil pengujian dan analisis menunjukan bahwa Financial Experience berpengaruh terhadap Locus of Control dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi . = 0,315 . Persamaan regresi berganda Locus of Control (Variabel M. memediasi Financial Experience (Variabel X) terhadap Financial Behavior (Variabel Y), diketahui hasil Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 pengujian dan analisis menunjukan bahwa Financial Experience signifikan terhadap Financial Behavior, setelah dimediasi Locus of Control dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,050 dan koefisien regresi . = 0,105. Selanjutnya ditemukan direct effect cAo sebesar 0,122 yang lebih kecil dari c = 0,155. Pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior menjadi berkurang . Ao= 0,122 < c = 0,. dan signifikan . ,000 < 0,. setelah dimediasi Locus of Control. Dapat disimpulkan bahwa model ini termasuk kedalam partial mediation atau terjadi mediasi sebagian, artinya Financial Experience mempengaruhi Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung yaitu melalui Locus of Control. Pembahasan Financial Experience memiliki Financial Behavior Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik pengalaman individu dalam mengelola aspek-aspek keuangan baik melalui pengalaman langsung, dalam proses pembelajaran, maupun dari aktivitas keuangan sehari-hari, maka semakin baik pula perilaku keuangan yang ditunjukkan. Pengalaman yang memadai membuat individu mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijaksana, terukur, dan sesuai dengan prioritas kebutuhan. Selain itu, hasil penelitian Financial Literacy berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara Financial Experience dengan Financial Behavior. Hal ini berarti bahwa pengalaman keuangan tidak hanya berdampak langsung terhadap perilaku keuangan mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Kuningan, tetapi juga memiliki pengaruh tidak langsung melalui peningkatan literasi Seseorang yang memiliki Cucu Suhartini. Iyan Setiawan. Agie Hanggara berbagai pengalaman terkait pengelolaan keuangan cenderung lebih memahami konsep-konsep investasi, dan risiko. Pemahaman inilah yang kemudian berkontribusi pada perilaku keuangan yang lebih baik. Namun, sifatnya yang hanya memediasi Sebagian, dan juga masih terdapat aspek lain diluar lietrasi keuangan yang berperan dalam memperngaruhi perilaku Temuan lainnya menegaskan bahwa Locus of Control juga menjadi mediator parsial dalam hubungan antara Financial Experience dan Financial Behavior. Individu yang memiliki cenderung memiliki tingkat kontrol diri yang lebih kuat terkait pengelolaan finansial mereka. Ketika seseorang percaya bahwa dirinya memiliki kendali konsekuensi dari keputusan yang diambil, maka ia akan lebih berhati-hati dan rasional dalam bertindak. Pandangan mengenai kemampuan mengontrol situasi keuangan ini menjadi salah satu faktor penting yang membentuk perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab. Dari keuangan bukan hanya dipengaruhi oleh satu faktor tunggal, tetapi merupakan hasil dari interaksi antara pengalaman, literasi keuangan, dan keyakinan individu terhadap kemampuannya sendiri dalam mengendalikan keputusan keuangan. Oleh keuangan yang ingin meningkatkan perilaku keuangan mahasiswa perlu mempertimbangkan ketiga aspek ini secara terpadu. KESIMPULAN JURNAL Edueco Universitas Balikpapan dan efektif Financial Experience maka akan semakin baik Financial Behavior. Financial Literacy memediasi sebagian . pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya Financial Experience terhadap Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Financial Literacy. Locus of Control memediasi sebagian . pada pengaruh Financial Experience terhadap Financial Behavior. Artinya Financial Experience Financial Behavior baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Locus of Control. Adapun diusulkan, antara lain : Peningkatan Literasi Keuangan. Program pendidikan literasi keuangan mahasiswa. Peningkatan Rasa Kontrol Individu: Kebijakan dan program yang mendukung pengembangan rasa kontrol individu terhadap keputusan keuangan dapat membantu meningkatkan pengelolaan keuangan pribadi. Misalnya, keuangan yang mendorong individu untuk merasa lebih percaya diri dalam membuat keputusan keuangan. Pendekatan Holistik Pendidikan Keuangan: Mengintegrasikan pengalaman keuangan, literasi keuangan, dan locus of control dalam kurikulum pendidikan keuangan dapat memberikan pendekatan yang lebih perilaku keuangan yang positif. Penelitian Lanjutan: Penelitian bagaimana faktor-faktor lain, seperti kebiasaan budaya atau latar belakang sosial, mempengaruhi hubungan antara pengalaman keuangan, literasi keuangan, locus of control, dan perilaku keuangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan : Financial Experience Financial Behavior. Artinya semakin baik DAFTAR PUSTAKA