JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah. Program Studi Strategi Pertahanan Darat. Universitas Pertahanan Republik Indonesia Koresponding author: romadhona. rdw@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi penyiapan Satuan Zeni TNI yang tepat dan Ideal. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan wawancara, observasi dan studi dokumentasi dengan tools analisa SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi penyiapan Satuan Zeni TNI dalam misi Monusco PBB agar berjalan efektif dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap Seleksi Personel dilakukan dengan Menyiapkan Orgas Main Body selama 2 tahun, memilih Dansatgas dan Wadansatgas dari satuan Main Body. Menambah Waktu dan anggaran untuk seleksi. Tahap Pra-Penugasan dilaksanakan dengan Menambah waktu PDT, membuat organisasi Litbang di PMPP TNI, melaksanakan pelatihan satuan Main Body sebelum melaksanakan PDT. Tahap Marshalling Area dilaksanakan dengan percepatan Pengadaan suku cadang dan pengadaan Alat Berat dari Luar Negeri. Penggantian Alat Berat yang berusia lebih dari 20 tahun. Tahap Embarkasi. Serah Terima dan Penggelaran dilaksanakan dengan Menyertakan Tim Pengawas saat pelaksanaan Serah Terima Tugas. Mendukung anggaran serah terima, kordinasi melekat dengan pihak Monusco dan mendukung kendaraan lapis baja untuk membantu pelaksanaan tugas misi Monusco. Kata kunci: Strategi. Penyiapan. Satuan Zeni TNI. Evaluatif. Monusco PBB Abstract The purpose of this study is to analyze the proper and ideal preparation strategy of the TNI Zeni Unit. The method in this study uses a qualitative approach based on interviews, observations and documentation studies with SWOT analysis tools. The results of the study show that the preparation strategy of the TNI Zeni Unit in the UN Monusco mission to run effectively is carried out in several stages. The Personnel Selection Stage is carried out by Preparing the Main Body Organisation for 2 years, selecting Commander and 2IC from the Main Body unit, increasing the time and budget for selection. The Pre-Assignment stage is carried out by increasing PDT time, create an R&D organization in PMPP TNI, carry out Main Body unit training before carrying out PDT. The Marshalling Area stage is carried out by accelerating the procurement of spare parts and procurement of Heavy Equipment from abroad. Replacement of Heavy Equipment that is more than 20 years old. The Embarkation. Handover and Deployment stage is carried out by Including the Supervisory Team during the implementation of the Handover of Duties, supporting the handover budget, coordinating closely with Monusco and supporting armored vehicles to assist in the implementation of Monusco's mission tasks. Key words: Strategy. Preparation. Engineer Unit of Indonesian Armed Forces,Evaluation. Monusco PBB PENDAHULUAN PBB (Perserikatan Bangsa Bangs. adalah Organisasi Internasional yang didirikan pada tahun 1945, setelah berakhirnya Perang Dunia II. PBB beranggotakan 193 Negara di seluruh dunia dan memiliki tugas serta fungsi untuk menyelamatkan generasi penerus dari bencana Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah perang (Pembukaan Piagam PBB). Berdasarkan pada dokumen pendirian PBB, di dalam Piagam PBB, tujuan utama didirikannya organisasi tersebut adalah untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia (Charter of The United Nations and Statue of The International Court of Justice,1. Gambar 1. Daerah Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia PBB Sumber: CPTM UN 2017 Saat ini terdapat 16 Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia (OPPD), diantaranya adalah: MINUSMA. MINURSO. MINUSC. UNAMID. UNMIK. UNFICYP. UNIFIL. UNMOGIP, MMINUSTAH. UNMIL. UNOCI. MONUSCO. UNMISS. UNISFA. UNTSO dan UNDOF. MONUSCO (Missioon de IAoOrganisation des Nations unies pour la Stabilisationen Republique Democratique du Cong. adalah salah satu misi Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia yang dilaksanakan oleh PBB di Negara Republik Demokratik Kongo. Negara Republik Demokratik Kongo terletak di benua Afrika bagian tengah seperti terlihat pada gambar berikut. Gambar 1. Daerah Daerah Misi Satgas Monusco Sumber: Laporan Purna Tugas Satuan Zeni Monusco XX-R Indonesia salah satu negara anggota PBB yang personel satuan tugas pada misi perdamaian ke Negara Republik Demokratik Kongo. Satuan tugas Indonesia di Republik Demokratik Kongo disebut dengan Kontingen Garuda Monusco. Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah Kementerian luar negeri menilai bahwa operasi perdamaian dunia telah berhasil menjaga stabilitas perdamaian dan keamanan Internasional. Dalam sebuah wawancara dengan video PBB pada tanggal 10 Desember 2022. Profesor Howard mengatakan bahwa AuIf we look atthe completed missions since the end of the Cold War, two thirds of the time, peacekeepers have been successful at implementing their mandates and departing. Ay Jika tidak ada PBB melalui operasi yang diselenggarakan pada misi perdamaian, maka perdamaian dan keamanan dunia akan relatif sulit dijaga dan dipertahankan. Kompi Zeni Monusco merupakan Satgas Kompi Zeni TNI yang didalamnya terdiri dari personil TNI AD. TNI AL dan TNI AU yang dipimpin oleh seorang Dansatgas berpangkat Mayor sampai dengan Letnan Kolonel. Satuan Zeni yang akan diberangkatkan sudah menjalankan proses seleksi dan diberikan pembekalan oleh PMPP TNI (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesi. Satuan Zeni yang akan diberangkatkan sudah diberikan pembekalan oleh PMPP TNI mulai dari PreDeployment Training. Marshalling Area sampai dengan berangkat menuju ke daerah misi. Walaupun sudah melalui seleksi dan pembekalan di PMPP TNI ternyata Satuan Zeni TNI MONUSCO dalam melaksanakan tugas di daerah misi masih terdapat beberapa peristiwa kecelakaan kerja dan Beberapa peristiwa yang telah terjadi dan dialami oleh Satuan Zeni TNI MONUSCO diantaranya adalah terjadi kebakaran 2 . buah generator dan diikuti ledakan tabung APK di COB Mavivi Satuan Zeni TNI Konga MONUSCO XX-Q/Kongo yang mengakibatkan korban meninggal luka berat maupun luka ringan. Hal ini diduga disebabkan oleh kurangnya pengecekan rutin secara periodik terhadap alat dan peralatan pemadam kebakaran yang ada di Camp. Kejadian berikutnya adalah penghadangan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata ADF terhadap Konvoi Monusco (Malawi Battalyon dan Indonesia Engineering Compan. di daerah Makisabo . km arah tenggara dari Ben. yang mengakibatkan korban meninggal dan luka Hal ini disebabkan kurangnya kedisiplinan personel yang melaksanakan tugas karena melebihi batas waktu kembali ke Camp Mavivi, yaitu diatas pukul 16. 00 waktu setempat. Pada tahun 2021 telah terjadi kecelakaan terhadap kendaraan Dump Truck yang disebabkan oleh patahnya Per dan As sisi kanan yang mengakibatkan luka sedang namun masih dapat melanjutkan misi. Kecelakaan ini disebabkan oleh Kondisi Dump Truck yang digunakan dalam kondisi tidak baik karena usia kendaraan tersebut sudah diatas 10 tahun dan dipaksa untuk melaksanakan perjalanan dalam jarak yang sangat jauh dan muatan yang penuh. Hal ini juga disebabkan masih adanya alat berat dan spare part yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya di daerah misi sehingga spare part yang di dukung disimpan di gudang dan tidak bisa digunakan. Selanjutnya masih adanya kesulitan pembelian suku cadang saat ada kerusakan di daerah misi dihadapkan dengan kondisi daerah misi dan jenis suku cadang yang dibutuhkan sehingga harus di beli dari Indonesia. Dari data dan fakta kejadian di atas maka didapatkan pokok-pokok permasalahan diantaranya yang pertama adanya kelalaian dari Komandan Satgas dalam pengawasan dan pengendalian personel satgas saat melaksanakan pekerjaan di daerah misi. Hal ini ditunjukkan oleh kurangnya pengawasan saat pengecekan rutin mingguan terhadap alat dan peralatan pemadam kebakaran yang ada di Camp. Seharusnya pelaksanakan pengecekan rutin dilaksanakan secara mingguan dan bulanan. Yang kedua adalah masih adanya ketidakdisiplinan personel saat melaksanakan kegiatan perbaikan. Terdapat kegagalan pengambilan Keputusan di dalam pelaksanaan tugas saat menghadapi keadaan darurat. Hal ini disebabkan kurangnya kedisiplinan personel yang melaksanakan tugas karena melebihi batas waktu kembali. Yang ketiga adalah masih terdapat kekurangan di dalam penyiapan Satuan Zeni yang akan diberangkatkan ke daerah misi Monusco dilihat dari segi kualitas dukungan materiel dan pengawasan pengendalian selama pelaksanaan tugas. Materiel yang berada di daerah misi membutuhkan perbaikan dan penggantian suku cadang secara rutin dan berkala. Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah METODE Metode yang digunakan dalam artikel ini metode kualitatif deskriptif, yang mendeskripsikan pemecahan masalah berdasarkan hasil penelitian yang akan dianalisis. Mulai dari pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model analisis data kualitatif (Miles. Huberman, dan Saldaya 2. Tools analisa yang digunakan adalah SWOT analysis. Penggunaan tools analisa tersebut untuk menyusun Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB. Menurut (Dessler, 1. menyatakan bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan suatu kebijakan dan praktik yang dibutuhkan seseorang yang menjalankan aspek AuorangAy atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengimbalan dan penilaian. Dihadapkan dengan penelitian ini. PMPP TNI sebagai seorang manajemen memiliki tugas meliputi penyaringan atau seleksi, pelatihan pra tugas atau PDT. Menurut Sutarman . , menekankan aspek efektivitas dan efisiensi dalam logistik, yang sangat relevan dengan operasi militer di mana sumber daya seringkali terbatas dan kondisi operasional menantang. Menurut Council of Supply Chain Management Professionals . Logistik dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, implementasi, dan pengendalian yang efisien dan efektif dari aliran dan penyimpanan barang, jasa, dan informasi terkait dari titik asal ketitik konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Dalam konteks militer, definisi ini mencakup pergerakan dan pemeliharaan pasukan serta perlengkapannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Republik Demokratik Kongo terletak di Afrika bagian tengah yang berada di jantung benua Afrika dengan ibukotanya Kinshasa. Luas wilayah negara ini adalah 2. 909 km2, populasi 000 juta jiwa pada Desember 2021 dan secara astronomis terletak pada CO 50 LU Ae 130 LS dan 1100 BT Ae 3100 BT. Negara ini masih terus mengalami gangguan keamanan yang diakibatkan pertikaian beberapa kelompok bersenjata seperti FRPI (Forces de Resistance PatriotiqueenItur. ADF (Allied Democratic Force. MAYI-MAYI CONGO EBEBI dan MAYI-MAYI RNL (Resistance Nationale Lumumbist. Kelompok bersenjata ini kerap melakukan pembunuhan dan teror terhadap penduduk sipil Kongo dan tak jarang mengganggu pelaksanaan tugas misi pemeliharaan perdamaian PBB MONUSCO. Di dalam Monusco terdapat Struktur Organisasi Sipil dan Militer yang saling berhubungan. Berikut ini Peneliti tampilkan Struktur Organisasi Sipil dan Militer di Monusco. Gambar 3. Struktur Organisasi Sipil Monusco Sumber: Laporan Purna Tugas Satuan Zeni Monusco XX-R Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah Selanjutnya adalah Struktur Organisasi Satuan Zeni TNI. Berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor : 514 / i / 2023 tanggal 25 Maret 2023 tentang perintah melaksanakan tugas sebagai personel Satuan Zeni TNI Konga XX-T MONUSCO Konga. Di dalam Satuan Zeni TNI tersebut Personel TNI yang terlibat yaitu 18 Orang Perwira, 67 Bintara dan 90 Orang Tamtama yang terdiri dari personel TNI AD. AL dan AU. Personel ini disiapkan oleh PMPP TNI sebagai Badan Pelaksana Tugas dari Mabes TNI yang bertugas Menyusun. Merencanakan dan Menyiapkan Kegiatan Latihan Personel. Kebutuhan Operasi dan Administrasi Logistik satuan yang akan melaksanakan misi Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia. PMPP TNI bertugas menyiapkan Personel melalui seleksi. Panitia Seleksi Personel TNI penugasan OPPD terdiri atas Panglima TNI dhi. Asops Panglima TNI sebagai Penanggungjawab. Komandan PMPP TNI sebagai Ketua Penyelenggara Seleksi. Wadan PMPP TNI sebagai Wakil Ketua Penyelenggara. Kabagops Dirbinrenops PMPP TNI sebagai Sekretaris. Kabagren Dirbinrenops PMPP TNI sebagai Bendahara danDirbinrenops PMPP TNI sebagai Koordinator kegiatan seleksi. Selanjutnya Tim Pengawas adalah Pamen TNI yang ditunjuk (Perpang TNI No 60 Tahun 2. Gambar 4. Struktur Organisasi Kizi TNI Monusco Sumber: Laporan Purna Tugas Satuan Zeni Monusco XX-T Kegiatan Penyiapan yang dilaksanakan meliputi beberapa tahap diantaranya adalah Tahap Seleksi. Tahap PDT. Tahap Marshalling Area dan Tahap Embarkasi. Serah Terima dan Penggelaran di daerah misi. Proses penyiapan Satuan Zeni TNI untuk misi MONUSCO melibatkan serangkaian tahapan yang komprehensif, mulai dari seleksi personel hingga penggelaran di daerah misi. Tahapan-tahapan tersebut meliputi: Seleksi Personel. Berdasarkan hasil Laporan Purna Tugas dan Peraturan Panglima TNI Nomor 60 Tahun 2017. Proses seleksi yang dilaksanakan oleh PMPP TNI meliputi beberapa tahap. Tahapan seleksi dimulai dari tingkat satuan sampai dengan Tingkat Pusat yaitu di PMPP TNI. Materi seleksi yaitu meliputi Tes Kesehatan Umum. Kesehatan Jiwa. Kesemaptaan Jasmani. Mengemudi. Komputer. Operator Alat Berat dan Kendaraan. Bahasa Inggris dan Psikologi. Proses seleksi yang ketat dilakukan untuk memilih personel terbaik yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan misi. Proses seleksi personel untuk memastikan objektivitas dan keadilan dalam proses penilaian. Hal ini penting untuk menghindari adanya diskriminasi atau pilih kasih dalam pemilihan personel. Pelatihan Pra-Penugasan (Pre-Deployment Training/PDT). Berdasarkan hasil Laporan Purna Tugas dan Peraturan Panglima TNI Nomor 60 Tahun 2017. Pelaksanaan PDT dilaksanakan di PMPP TNI selama 1 Bulan. Untuk Satuan Zeni Monusco PDT dibuka pada Bula Februari. PDT dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu tahap 1 pembekalan materi OPPD selama 3 Minggu. Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah kemudian di tahap 2 adalah Aplikasi di lapangan selama 1 Minggu. Personel terpilih menjalani pelatihan intensif di PMPP TNI untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mereka sebelum diberangkatkan ke daerah misi. Pelatihan pra-penugasan untuk memastikan pelatihan tetap relevan dan efektif dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang benar-benar dibutuhkan oleh personel di daerah misi, serta menggunakan metode pelatihan yang efektif untuk memastikan transfer pengetahuan yang optimal. Marshalling Area. Berdasarkan hasil Laporan Purna Tugas dan Peraturan Panglima TNI Nomor 60 Tahun 2017. Tahap ini melibatkan persiapan administratif dan logistik, termasuk pengurusan dokumen perjalanan, pengecekan perlengkapan, dan pemberian pengarahan Pelaksanaan Marshalling area diharapkan dapat menyiapkan personel satgas secara administratif dan logistik dengan cara melaksanakan pengecekan dan verifikasi dokumen perjalanan, paspor, visa dan surat ijin keluar negeri dengan berkoordinasi melekat dengan Kemenlu. Marshalling Area. Tahap ini melibatkan persiapan administratif dan logistik, termasuk pengurusan dokumen perjalanan, pengecekan perlengkapan, dan pemberian pengarahan Pelaksanaan Marshalling area diharapkan dapat menyiapkan personel satgas secara administratif dan logistik dengan cara melaksanakan pengecekan dan verifikasi dokumen perjalanan, paspor, visa dan surat ijin keluar negeri dengan berkoordinasi melekat dengan Kemenlu. Embarkasi. Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap ini diantaranya adalah Upacara Pemberangkatan. Upacara Pelepasan, dilanjutkan dengan Upacara Penerimaan di daerah Misi. Kemudian dilanjutkan dengan survey lokasi pekerjaan, serah terima pekerjaan dan dilanjutkan dengan penempatan personel di bagian masing. Diharapkan Personel yang diberangkatkan ke daerah penugasan sesuai dengan rencana penugasan. Proses serah terima tugas, tanggung jawab, dan informasi dilakukan dari kontingen sebelumnya kepada Satuan Zeni TNI yang baru tiba. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua informasi dan pengetahuan yang relevan dari kontingen sebelumnya disampaikan dengan baik kepada Satuan Zeni TNI yang baru, sehingga mereka dapat melanjutkan tugas dengan lancar. Tabel Analisis SWOT dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan dapat didapatkan beberapa analisis sebagai berikut: Tabel 1. SWOT Seleksi Personel STRENGTH (S) WEAKNESS (W) Proses seleksi yang ketat dan Keterbatasan sumber daya untuk seleksi. Ketersediaan personel yang Potensi subjektivitas dalam Kesenjangan informasi Memiliki motivasi tinggi. tentang kondisi didaerah Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah OPPORTUNITY (O) Pemanfaatan teknologi dalam Kerjasama dgn institusi lain. Pembelajaran dr misi sbelumnya. THREAT (T) Perubahan di Lokasi. Keterbatasan Persaingan dgn negara lain. Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah STRATEGI S-O STRATEGI W-O Mengatasi Keterbatasan Sumber Daya dengan Teknologi Meningkatkan Objektivitas Penilaian melalui Kerjasama Mengisi Kesenjangan Informasi melalui Pelatihan dan Kerjasama Mengoptimalkan Proses Seleksi dengan Teknologi Meningkatkan Kompetensi Personel melalui Kerjasama Membangun Database Pengalaman Misi. STRATEGI S-T Mempersiapkan Personel untuk Situasi Darurat 2. Mengoptimalkan Waktu Seleksi Meningkatkan Daya Saing Personel STRATEGI W-T Mitigasi Risiko Keterlambatan Fleksibilitas dalam Penilaian Peningkatan Kesiapan Personel secara berkelanjutan Sumber: Diolah Peneliti, 2024 Tabel 2. SWOT Pelatihan Pra Penugasan STRENGTH (S) WEAKNESS (W) Kurikulum Komprehensif Keterbatasan Waktu Pelatihan Instruktur Berpengalaman Kesenjangan antara Pelatihan Realitas Lapangan Fasilitas Pelatihan Memadai Evaluasi Pelatihan yang Belum Optimal OPPORTUNITY STRATEGI S-O STRATEGI W-O Meningkatkan Efektivitas Mengatasi Keterbatasan (O) Pelatihan dengan Waktu Pengembangan Teknologi dengan Teknologi Kurikulum Memperkaya Kurikulum Memperkecil Kesenjangan Berbasis Kerjasama Internasional: dengan Pelatihan Teknologi Lapangan Membangun Program Kerjasama InterPelatihan Meningkatkan Evaluasi nasional dalam Berkelanjutan Pelatihan Pelatihan Pelatihan Berkelanjutan THREAT (T) STRATEGI S-T STRATEGI W-T Keterbatasan Mengoptimalkan Mengoptimalkan Anggaran Anggaran Waktu Pelatihan Pelatihan Keterbatasan Menyesuaikan Kembangkan Instruktur Kurikulum dengan Kapasitas Instruktur Perubahan Dinamika Konflik Membangun Fleksibilitas Dinamika Konflik di Meningkatkan dalam Kurikulum. Kongo Kualitas Instruktur Sumber: Diolah Peneliti, 2024 Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah Tabel 3. SWOT Marshalling Area STRENGTH (S) Fasilitas yang Memadai Proses Administrasi yang Terstruktur Koordinasi yang Baik WEAKNESS (W) Potensi Keterlambatan Keterbatasan Informasi terkini di Daerah Misi Kesiapan Mental yang Belum Optimal STRATEGI S-O STRATEGI W-O Optimalisasi Proses Mengurangi Keterlambatan dengan Teknologi dengan Teknologi Peningkatan Meningkatkan Akses Komunikasi untuk Informasi Kesiapan yang Lebih Baik 3. Mengatasi Kecemasan dengan Dukungan Psikologis Dukungan Psikologis untuk Kesiapan Mental OPPORTUNITY (O) Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Efisiensi Peningkatan Komunikasi dgn Daerah Misi Program pendampingan Psikologis THREAT (T) STRATEGI S-T Mitigasi Risiko Keterbatasa n Anggaran Keterlambatan Ketergantungan Koordinasi Intensif pada pihak untuk Mengatasi Eksternal Kendala Faktor-faktor Tak Membangun Terduga Ketahanan Mental Sumber: Diolah Peneliti, 2024 STRATEGI W-T Efisiensi Anggaran Manajemen Risiko Ketergantungan Kesiapan Menghadapi Ketidakpastian Tabel 4. Strategi SWOT Embarkasi. Penggelaran dan Serah Terima STRENGTH (S) WEAKNESS (W) Prosedur yang Jelas Potensi Keterlambatan dan Gangguan Perjalanan Koordinasi yang Baik Adaptasi terhadap Lingkungan antara PMPP TNI dan Baru MONUSCO Keterbatasan Informasi Awal Dukungan Logistik yang Memadai OPPORTUNITY STRATEGI S-O STRATEGI W-O Pemantauan Mengurangi risiko keterlam(O) Komunikasi yang Optimal atan dengan Teknologi Pemanfaatan Orientasi yang Komprehensif 2. Mempercepat Adaptasi Teknologi untuk Mentoring dan Pembelajaran dengan Pemantauan dan Orientasi dan Mentoring Komunikasi Mengatasi Keterbatasan Program Orientasi Informasi dengan Teknologi di Daerah Misi Pendampingan oleh Personel Berpengalaman Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah THREAT (T) STRATEGI S-T Kondisi Keamanan 1. Rencana Kontingensi Berubahuntuk Mengatasi Gangguan Keterbatasan Pelatihan Adaptasi Infrastruktur Lintas Budaya Faktor Budaya Koordinasi Keamanan yang Ketat Bahasa Sumber: Diolah Peneliti, 2024 STRATEGI W-T Fleksibilitas dan Adaptasi Penguatan Komunikasi Lintas Budaya Peningkatan Kesiapan menghadapi tantangan SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas, maka diperoleh kesimpulan bahwa Proses penyiapan Satuan Zeni TNI untuk misi MONUSCO terdiri dari beberapa tahapan yang komprehensif, yaitu dimulai dari seleksi personel, pelatihan pra-tugas, marshalling area, embarkasi, serah terima dan penggelaran di daerah misi. Strategi penyiapan Satuan Zeni TNI dalam misi MONUSCO PBB agar berjalan efektif berdasarkan hasil analisis SWOT adalah pada Tahap Seleksi Personel dapat dilakukan dengan Menyiapkan Organisasi Satuan Main Body selama 2 tahun, selanjutnya memilih Dansatgas dan Wadansatgas dari satuan Main Body. Menambah Waktu dan anggaran untuk seleksi. Hasil seleksi diumumkan secara langsung setelah kegiatan seleksi selesai, memilih tim seleksi yang kompeten dan berintegritas dan melaksanakan perbaikan fasilitas seleksi. Kemudian pada Tahap Pra Penugasan dapat dilaksanakan dengan Menambah waktu PDT untuk Aplikasi Lapangan menjadi 3 Minggu, membuat organisasi Litbang di dalam PMPP TNI yang bertugas untuk memperbarui kurikulum sesuai dengan kondisi terbaru di daerah misi, melaksanakan pelatihan satuan Main Body sebelum melaksanakan PDT di Satuan Main Body. Pada Tahap Marshalling Area dapat dilaksanakan dengan Pengadaan suku cadang dipercepat dengan membuat Kerjasama pengadaan suku cadang dengan mitra di Kongo atau pengadaan Alat Berat dari Luar Negeri. Penggantian Alat Berat yang berusia lebih dari 20 tahun dan penambahan anggaran pembelian suku cadang yang menjadi prioritas. Selanjutnya yang terakhir pada Tahap Embarkasi. Serah Terima dan Penggelaran dapat dilaksanakan dengan Menyertakan Tim Pengawas pada saat pelaksanaan Serah Terima Tugas. Mendukung anggaran serah terima sampai dengan penggelaran, kordinasi melekat dengan pihak Monusco dalam kegiatan serah terima serta yang terakhir adalah mendukung kendaraan lapis baja untuk Kizi Monusco untuk membantu pelaksanaan tugas. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya Latihan Blok OPPD. Latihan Blok ini disiapkan dan dilaksanakan oleh Satuan Zeni yang akan melaksanakan tugas OPPD di Monusco. Pembekalan Materi Soft Skill untuk satuan Main Body. Pembekalan Soft Skill ini diharapkan akan memberikan kemampuan kepemimpinan bagi anggota dan para perwira terutama Dansatgas dan Wadansatgas yang akan melaksanakan Satgas di Monusco. Materi Pembekalan Soft Skill terdiri dari Pengetahuan dan Aplikasi Peta Kesadaran Manusia Dr. David R Hawkins. Aplikasi Atomic Habits James Clear. Pembekalan Bahasa Swahili dan pembekalan tentang Diplomasi Militer untuk Tingkat Head Quarter di Monusco. Dukungan Suku Cadang dengan metode Stock Opname dan Aplikasi Digital. Perubahan MoU tentang Satuan Zeni Monusco. Perlunya ada Perubahan Mou dikarenakan perlu adanya penambahan personel dan material terutama kendaraan lapis baja yang sangat dibutuhkan oleh Personel Zeni Monusco. Volume 9. Nomor 3. Agustus 2025 JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Jurnal Ilmu Sosial. Politik Dan Humaniora E-ISSN : 2598-6236 http://jurnal. um-tapsel. id/index. php/muqoddimah Strategi Penyiapan Satuan Zeni TNI Dalam Meningkatkan Keberhasilan Tugas Misi Monusco PBB Pada Penugasan Yang Sama Roma Dhona Windiyanto. Edy Saptono. Hipdizah DAFTAR PUSTAKA