E-ISSN: 3063-8054 IJER : Indonesian Journal of Educational Research https://journal. id/index. php/ijer Vol. 1 No. Juni 2024 DOI: 10. Implementasi Pendidikan Akhlak Dalam Pembentukan Karakter Mandiri Pada Siswa Kelas X Agama Madrasah Aliyah Jamilurrahman NuAoman Ibnu Rajab,1 Widiyanto,2 Agus Sulistyo. 1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta numanibnurajab@gmail. com, 2dzakwan@gmail. com, 3agussulistyo@gmail. Received: Revised: Approved: Abstract Since 2001. Indonesia has been facing a complex moral crisis, including an increase in cases of moral degradation, such as bullying incidents resulting in the death of a teacher by their own The causes are multifaceted, including lack of parental attention due to busy work schedules and insufficient guidance and care for children. This has led to impulsive behavior among teenagers, as a form of escape from the frustration and indifference of society towards In this context, moral education plays a crucial role in shaping the self-reliant character of Through field research at MA Jamilurrahman Yogyakarta, educational programs have been implemented using methods of habituation, exemplification, motivation, and evaluation. The research findings indicate that the implementation of moral education is effective in shaping student behavior, such as the adoption of values of courtesy and discipline within the school This demonstrates that efforts in moral education can be a solution to address the moral crisis faced by Indonesia, by instilling ethical values as the foundation of human relations both with others and with God. Keywords: Moral. Independent. Educational. Abstrak Sejak 2001. Indonesia menghadapi krisis moral yang kompleks, termasuk meningkatnya kasus kemerosotan akhlak, seperti peristiwa bullying yang mengakibatkan kematian seorang guru oleh muridnya sendiri. Penyebabnya multifaktor, termasuk kurangnya perhatian orang tua yang sibuk dengan pekerjaan serta kekurangan bimbingan dan perhatian bagi anak-anak. Hal ini meningkatkan perilaku impulsif di kalangan remaja, sebagai bentuk pelarian dari kejengkelan dan ketidakpedulian masyarakat terhadap mereka. Dalam konteks ini, pendidikan akhlak memainkan peran penting dalam membentuk karakter mandiri siswa. Melalui penelitian lapangan di MA Jamilurrahman Yogyakarta, program pendidikan telah diterapkan dengan menggunakan metode pembiasaan, keteladanan, motivasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan akhlak tersebut efektif dalam membentuk perilaku siswa, seperti adopsi nilai-nilai sopan santun dan kedisiplinan di lingkungan sekolah. Ini menunjukkan bahwa upaya pendidikan akhlak dapat menjadi solusi dalam mengatasi krisis moral yang dihadapi oleh Indonesia, dengan menanamkan nilai-nilai etika sebagai dasar dalam hubungan antar manusia dan dengan Tuhan. Kata Kunci: Pendidikan. Akhlak. Mandiri. NuAoman Ibnu Rajab. Widiyanto. Agus Sulistyo. Indonesian Journal of Educational Research | 262 Pendidikan Akhlak dan Karakter Mandiri Siswa MA Jamilurrahman Pendahuluan Sejak tahun 2001. Indonesia menghadapi sejumlah permasalahan bangsa yang kompleks dan sulit dipecahkan, salah satunya adalah krisis moral. Semakin terlihat fenomena kemerosotan akhlak, seperti peristiwa bullying yang menyebabkan meninggalnya seorang guru akibat perbuatan muridnya sendiri. Menentukan faktor penyebab hal tersebut bisa menjadi tantangan karena banyak kemungkinan, salah satunya bisa jadi orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan kurang memperhatikan pentingnya nilai moral dalam kehidupan anaknya. 1 Ini menyebabkan mereka bertindak secra impulsif. Perilaku mereka sebenarnya adalah bentuk pelarian karena kejengkelan dan ketidakpedulian masyarakat terhadap keberadaan mereka. Mengenai situasi tersebut, dibeberapa sekolah masih banyak ditemui kasus yang serupa yaitu masih banyak anak-anak sekarang yang belum memunculkan kesadaran yang berkaitan dengan akhlak yang baik. Hal ini di perkuat dengan hasil penelitian Elfiyatussholihah bahwasanya kerusakan-kerusakan moral yang di lakukan oleh sebagian siswa, seperti bullying, berkata kasar, melawan kepada guru dan sebagainya banyak terjadi di sekolah-sekolah yang berlatar belakang agama seperti di MAN Negri 1 Malang. Meskipun Madrasah Aliyyah Jamilurrahman memiliki nilai-nilai ke-Islaman yang kuat, pelaksanaan pembelajaran cenderung tidak sesuai dengan kedisplinan yang diharapkan. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Researc. dengan pendekatan Dalam pendekatan kualitatif, peneliti menggunakan perspektif emik, yang berarti data dikumpulkan dalam bentuk cerita atau deskripsi rinci dari para responden, dan diungkapkan sesuai dengan bahasa dan pandangan para responden tanpa mengubahnya. Dalam konteks penelitian ini, teknik pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data yang dikumpulkan berupa kata-kata tertulis dan perilaku dari para responden Subjek penelitian adalah data yang didefinisikan dari orang atau benda yang datanya berhubungan dengan variabel penelitian. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Agama Madrasah Aliyyah Jamilurrahman dengan wawancara dan observasi secara Penelitian ini mengambil tempat di Madrasah Aliyyah Jamilurrahman, yang terletak di Jl. Abu Bakar No 42. RT. Wirokreten. Kec. Banguntapan. Kabupaten Bantul. Daerah 1Widiyanto. Rahmawati Istiqomah. Auf Abdurahman. AuPeran Aktif Pendidik Dan Peserta Didik Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Karakter Bangsa. Ay Jurnal Pendidikan Islam 2. :160 IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 263 IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI SISWA PADA KELAS X MA JAMILURRAHMAN Istimewa Yogyakarta. Hasil dan Pembahasan Implementasi pendidikan akhlak untuk membentuk karakter mandiri siswa kelas X Agama di Madrasah Aliyyah Jamilurrahman pada tahun ajaran 2023/2024 melibatkan berbagai program pendidikan yang bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Program-program ini meliputi pembiasaan, keteladanan, motivasi, dan evaluasi. Pendidikan akhlak anak harus dilaksanakan sejak dini, sebelum akhlak dan kepribadiannya dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak sejalan dengan bimbingan 2 Pembiasaan mengajarkan disiplin melalui praktik seperti kehadiran tepat waktu, memberi salam, mengantri, sholat tepat waktu, dan kehadiran. Sekolah bertujuan membentuk perilaku yang sopan, disiplin, mandiri, dan menghormati. Selain itu, peran keteladanan oleh pendidik sangat penting. Guru merupakan figur teladan yang pengaruhnya sangat besar dalam perkembangan moral siswa. Sekolah menekankan pentingnya moral guru dalam menyampaikan ilmu, dengan tujuan menghasilkan siswa yang berilmu, taat beragama, dan berakhlak mulia. 3 Motivasi juga berperan penting, menginspirasi siswa untuk aktif dalam belajar. Guru membagikan kisah sahabat Nabi atau ulama untuk membangkitkan semangat belajar siswa. Selanjutnya, evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas pendidikan akhlak. Evaluasi mingguan dan tugas rumah membantu mengukur pemahaman siswa serta meningkatkan kemandirian. Kerjasama dengan orang tua juga penting, karena mereka sebagai pendidik di rumah dan berperan penting dalam pembentukan karakter. Upaya bersama antara sekolah dan orang tua memudahkan pemantauan dan bimbingan bagi siswa. Berdasarkan pemaparan di atas, pendidikan sebagai kegiatan yang berupaya mengembangkan kepribadian anak yang mencakup beberapa unsur yaotu peserta didik, pendidik, lingkungan pendidik, tujuan sekolah dan komunikasi perkembangan. 2Suhartono. , and Nur Latifah. AuPendidikan Akhlak Pada Anak Usia Dini. Ay At Turots: Jurnal Pendidikan Islam 1. :108. 51468/jpi. 3Jainiyah. Jainiyah. Fuad Fahrudin. Ismiasih Ismiasih, and Mariyah Ulfah. AuPeranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Ay Jurnal Multidisiplin Indonesia 2. :125. doi: 10. 58344/jmi. 4 Lina. Roidah. Qiyadah Robbaniyah. Cyntia Rahmani. Sekolah Tinggi. Ilmu Tarbiyah, and Madani Yogyakarta. AuAt Turots : Jurnal Pendidikan Islam Peningkatan Kualitas Akhlak Berdasarkan Buku Hilyah Thalabil Ilmi Dengan Pendekatan Tazkiyatunnufus ( Studi Kasus Santriwati MA Islamic Center Bin Baz ) Improving the Quality of Morals Based on the Hilyah Thalabil Ilmi. Ay 5. :245. 264 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Pendidikan Akhlak dan Karakter Mandiri Siswa MA Jamilurrahman Dalam implementasi pendidikan akhlak. Madrasah Aliyyah Jamilurrahman bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai moral dan kemandirian siswa. Pembentukan kesadaran diri, tanggung jawab, disiplin, dan empati menjadi inti dari inisiatif pengembangan karakter. Meskipun ada faktor pendukung, tantangan seperti antusiasme pendidik dan fasilitas yang kurang memadai menghambat proses ini. Mengatasi hambatan-hambatan ini penting untuk memastikan pendidikan moral yang efektif dan pembentukan karakter yang baik pada siswa. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pendidikan Akhlak di MA Jamilurrahman Yogyakarta pada siswa kelas X Agama tahun ajaran 2023/2024 memiliki dampak positif yang signifikan. Melalui metode seperti pembiasaan, keteladanan, motivasi, dan evaluasi, siswa berhasil menyerap dan menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan seharihari, seperti perilaku sopan, disiplin, dan empati. Para siswa juga berhasil menginternalisasi nilai-nilai karakter seperti kesadaran diri, tanggung jawab, disiplin, dan empati, dan mengaplikasikannya dalam berbagai konteks. Mereka menunjukkan kesadaran diri dalam mengikuti aturan sekolah, tanggung jawab terhadap tugas, disiplin dalam belajar, dan empati terhadap sesama. Faktor pendukung dalam penerapan pendidikan akhlak termasuk semangat belajar siswa, pendampingan aktif dari guru, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Namun, terdapat faktor penghambat seperti kurangnya penjelasan dari tenaga pendidik, kurangnya kerjasama antar guru, dan kurangnya sarana dan prasarana yang kondusif. Penelitian menegaskan pentingnya pendidikan akhlak dalam membentuk karakter mandiri siswa. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran, sekolah dapat menjadi wahana yang efektif dalam mencetak generasi yang berkarakter dan mampu berkontribusi positif bagi Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan banyak rasa terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu melancarkan penelitian ini. Rasa syukur yang sangat besar kami ucapkan kepada Allah subhanahu wa taAoala yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam penelitian ini, kemudian ucapan terimakasih kepada keluarga khususnya pada seorang ibu yang telah mendukung, mendoakan serta memberikan support terbaik bagi penulis. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 265 IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI SISWA PADA KELAS X MA JAMILURRAHMAN Tidak lupa pula pada seluruh dosen pengajar dan pembimbing yang sudah membantu dan membimbing sampai saat ini, dan kepada seluruh teman-teman seperjuangan yang telah berjuang dan melangkah sampai sejauh ini. Referensi