JURNAL MULTI MEDIA DAN IT VOL. 08 NO. PP. 054 - 061 P-ISSN : 2548-9534 | E-ISSN : 2548-9550 Rancang Bangun Media Pembelajaran Interaktif Tabel Periodik Unsur Kimia di SMAN 1 Sei Bambang Menggunakan Metode ADDIE Nela Sry Devi Sitompul a Pausta Yugianus b Suharsono c a,b,cPoliteknik Negeri Pontianak INFORMASI ARTIKEL Sejarah Artikel: Diterima Redaksi: 15 Desember 20243 Revisi Akhir: Juni 2024 Diterbitkan Online: Juni 2024 KATA KUNCI Pengembangan, media pembelajaran, multimedia, multimedia interaktif, model ADDIE, KORESPONDENSI Suharsono Program Studi Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro. Politeknik Negeri Pontianak Jl. Jenderal Ahmad Yani. Bansir Laut. Pontianak Tenggara. Kota Pontianak. Kalimantan Barat 78124 Email: suhar2006@gmail. ABSTRACT Era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin kaya dalam mendukung proses pembelajaran, pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif memiliki peran yang semakin penting. Media pembelajaran mampu mendorong pembelajaran yang aktif, visual, dan intuitif dengan memadukan berbagai elemen multimedia seperti penggunaan teks, gambar, grafik, visualisasi, animasi dan suara, serta fitur interaktif yang memungkinkan pengguna untuk melakukan eksplorasi secara mandiri untuk menjelajahi sifat-sifat unsur kimia dan pola-pola yang terdapat dalam tabel periodik, media mampu memberikan gambaran ecara riil materi yang kompleks seperti unsur-unsur kimia dan sifat-sifat periodiknya menjadi lebih mudah diakses dan dipahami. Penelitian ini dirancang untuk membantu siswa memahami tabel periodik unsur kimia secara mendalam. Media pembelajaran yang dibangun memuat informasi tentang setiap unsur, termasuk simbol, nomor atom, massa atom, konfigurasi elektron, dan sifat fisik serta kimianya. Selain itu untuk memperdalam pemahaman siswa, media pembelajaran ini menyediakan simulasi, kuis sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman siswa terhadap Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini dapat berjalan pada perangkat versi dekstop dan perangkat android versi 10, 11. Berdasarakan pengujian fungsionalitas menggunakan Black Box testing menungjukkan bahwa fitur yang dibangun sudah berfungsi dan berjalan dengan baik dan layak untuk digunakan. DOI: https://doi. org/10. 46961/jommit. membuat kelas lebih menarik dan membuat komunikasi antara guru dan siswa lebih efektif. Multimedia adalah media pembelajaran yang menggabungkan berbagai jenis media, seperti teks, gambar, suara, video, dan animasi . Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sei Bamban adalah sekolan jenjang menengah dibawah Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara tepatnya berada di Jalan Pendidikan Desa Gempolan Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sei Rampah memiliki tagline Bedoa. Belajar. Bekerja. Berprestasi . ini termasuk sekolah yang terus maju dan Berdasarakan data pokok pendidikan Direktorat PENDAHULUAN Semua aspek kehidupan telah mengalami kemajuan yang sangat cepat dalam bidang ilmu dan teknologi, terutama di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Salah satunya mempengaruhi proses pembelajaran, terutama di sekolah, dan juga mempengaruhi materi pelajaran dan cara materi disampaikan . Pembelajaran berbasis multimedia interaktif, yang menerapkan kemajuan IPTEK dalam proses pembelajaran. JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. PP. Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi pada semester Genap Tahun Pelajaran 2023/2024 tercatat sebanyak 489 orang siswa dengan rincian lakilaki sebanyak 226 dan perempuan sebanyak 263 orang. Sekolah ini memperoleh predikat akreditasi A ini memiliki jumlag guru sebanyak 29 orang. Jumlah guru laki-laki sebanyak 9 orang, sedangkan guru perempuan mendominasi yaitu sebanyak 20 Jumlah Tenaga Kependidikan pada sekolah tersebut sebanyak 7 orang, laki-laki 5 orang dan perempuan 2 orang . Saat ini sekolah tersebut juga sudah menerapkan Kurikulum Merdeka atau kuikurum terbaru yang diterapkan secara nasional oleh mendikbudristek . Hasil wawancara yang penulis lakukan dengan guru di SMAN 1 Sei Bamban di temukan fakta bahwa sebagian besar guru belum menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia dalam proses kegiatan belajar mengajar dan dalam proses pembelajaran guru menggunakan media yang bersumber dari internet dan Youtube. Tabel periodik unsur dikenal dalam pembelajaran IPA, terutama kimia. Tabel ini berisi daftar nama unsur-unsur kimia yang digolongkan berdasarkan kemiripan Unsur-unsur yang terdapat di dalam tabel periodik di golongkan menjadi 8 golongan utama yaitu golongan I A sampai golongan Vi A serta golongan transisi yaitu dari golongan I B sampai Vi B. Unsur-unsur tersebut juga dibagi ke dalam beberapa bentuk wujud, yaitu padat, cair dan gas. Berdasarkan hal tersebut penulis membuat sebuah media pembelajaran tentang tabel periodik unsur untuk mempermudah proses belajar siswa dengan konsep belajar yang menyenangkan khusunya untuk kelas 10 pada materi unsur-unsur kimia di SMAN 1 Sei Bamban. Media pembelajaran yang penulis buat ini berbasis multimedia dibangun menggunakan metode ADDIE dengan memanfaatkan aplikasi Adobe Animate CC Tujuan pembuatan media pembelajaan ini adalah dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap pelajaran kimia khususnya pengenalan tentang tabel periodik unsur serta memudahkan siswa dalam menghafal, mengingat, dan memahami tabel periodik unsur kimia. Tabel Periodik Unsur Menurut Micheal Purba . Tabel periodik unsur kimia merupakan tampilan unsur-unsur kimia berbentuk tabel . Sifat kimia unsur-unsur tersebut berubah secara teratur sepanjang tabel karena bagaimana unsur-unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya . Setiap unsur didaftarkan dalam tabel berdasarkan nomor atom dan lambang unsurnya . Struktur tabel didasarkan pada jumlah kulit elektron setiap atom untuk menentukan periode atom. Sifat kimia suatu unsur ditentukan oleh elektron terluarnya. unsur dalam segolongan biasanya memiliki sifat kimia yang mirip atau serupa. Unsur-unsur seperiode yang berdekatan memiliki sifat fisik yang sama, namun massa mereka jauh berbeda. Unsur-unsur segolongan yang berdekatan juga memiliki sifat fisik yang mirip. Sebagai contoh, karbon (C) dan oksigen (O) berada di dekat nitrogen (N) dalam periode kedua. Meskipun masing-masing unsur memiliki massa yang hampir sama . anya selisih beberapa satuan massa ato. , karakteristik mereka sangat berbeda, seperti yang ditunjukkan oleh alotrop mereka. Oksigen diatomik merupakan gas yang dapat terbakar, sedangkan nitrogen diatomik adalah gas yang tak dapat terbakar, dan karbon adalah zat padat yang dapat terbakar. Gambar 1 Tabel Periodik Unsur Adobe Animate TINJAUAN PUSTAKA Adobe Animate CC merupakan software multimedia yang digunakan untuk membuat animasi 2 dimensi. Software yang dapat digunakan sebelumnya menggunakan Adobe Flash dari Adobe Sistem. Adobe Animate termasuk software publishing yang merupakan versi terbaru dari versi sebelumnya. Adobe Animate digunakan untuk membuat rancangan grafik vektor dan animasi proyek televisi, video online, situs web, aplikasi web, aplikasi internet, dan video game. Selain itu, program ini juga mendukung grafik raster, teks, embedding audio dan video, serta Action Script 3. Keunggulan dari Adobe Animate terletak pada multiplatform support: HTML5 Canvas. Format Flash Player (SWF). Scalable Vector Graphics (SVG). Adobe AIR. WebGL, dan masih banyak lagi lainnya. Fitur-fitur yang semakin lengkap pada software besutan Adobe System dapat semakin meningkatkan kinerja serta kreatifitas kreator. Adobe Animate juga dapat mengekspor video dengan resolusi tampilan Ultra HD dan Hi-DPI terkini. Hasil pengembangan dari Adobe Animate dapat digunakan melalui aplikasi Android. Windows, dan Desktop . Media Pembelajaran Interaktif Media pembelajaran interaktif terdiri dari hiperteks, hipermedia, sumber daya multimedia, sumber daya berbasis web, dan televisi Pada dasarnya, media ini adalah media linear yang disampaikan dalam lingkungan yang terbuka dan dikendalikan oleh pengguna, baik melalui jaringan maupun disk. Meskipun pada dasarnya linear, mereka menyajikan materi yang jauh lebih luas, yang tetap tidak dapat diubah oleh pengguna. Media pembelajaran ini dianggap "interaktif" karena lingkungan di mana materi pembelajaran dikirim memungkinkan akses terbuka ke bagian mana pun dari materi, dalam urutan apa pun, dan memberikan tingkat respons pengguna yang sesuai. Sebelumnya, istilah ini digunakan untuk media yang mendukung aksi timbal balik, menggambarkan kesetaraan antara pihak yang berpartisipasi dan pihak yang tidak dapat berpartisipasi. Namun, istilah "interaktif" telah berkembang menjadi istilah seni saat ini. Konten dalam media ini dapat berupa teks, grafik, audio, video, atau kombinasinya . JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. PP. Evaluatio. , sehingga penulis dapat menjadikan penelitian tersebut sebagai referensi dalam mengerjakan Tugas Akhir . Penelitian terdahulu selanjutnya ini dibuat oleh N. Subana. I D. K Tastra. Putrini Mahadewi . yang berjudul AuPengembangan Multimedia Interaktif Dengan Model ADDIE pada Mata Pelajaran IPA Kelas VII Semester I di SMP TP 45 SukasadaAy. Penelitian ini membahas tentang mengembangkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bersifat multimedia interaktif dengan tujuan untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif dengan model ADDIE . Tujuan penulis dalam menjadikan penelitian ini sebagai referensi dikarenakan adanya persamaan metode pengembangan yang akan dibangun pada media pembelajaran ini yaitu Metode pengembangan yang digunakan adalah metode ADDIE terdiri dari terdiri dari 5 . langkah yaitu: . , . , . , . , dan . Penelitian berikutnya dibuat oleh Rita Paslidar Munthe . yang berjudul AuPengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Adobe Flash Profesional CS6 pada Materi Sistem Periodik Unsur Di SMA Negeri 1 TrumonAy. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran sistem periodik unsur, dalam membuat media pembelajaran ini menggunakan Adobe Flash Profesional CS6, yang menggunakan Model ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation and Evaluatio. Model ADDIE dikembangkan oleh Dick and Carry . Penelitian yang terakhir dibuat Achmad Muslichun. Universitas Negeri Semarang dengan AuPengembangan Aplikasi Multimedia Interaktif "Asean Go" Berbasis Adobe Animate CC Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di SMP Negeri 41 SemarangAy. Pengembangan media pembelajaran Aplikasi Multimedia Interaktif AuGO ASEANAy Berbasis Adobe Animate CC menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, design, development, implementation, evaluatio. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran sedangkan sarana dan prasarana mendukung penggunaan media pembelajaran sehingga mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Proses pengumpulan data, informasi, dan dokumen dokumen yang diperlukan dalam perancangan media dilakukan untuk selanjutnya dilakukan proses pengembangan media . Gambar 2 Tampilan Lembar Kerja Adobe Animate 2020 Adobe Animate juga mendukung kolaborasi dengan perangkat lunak Adobe lainnya, seperti Adobe Illustrator dan Adobe Photoshop untuk dapat menginport berbagai macam aset dalam bentuk gambar, suarau maupun video dari Adobe Audition dan Adobe Premiere. Akses dan kolaborasi tersebut terintegrasi dengan paket Adobe Creative Cloud. Sedangkan Adobe Animate menjasi keluarga Creative Cloud dari versi sebelumnya Adobe Flash Profesional. Perangkat lunak ini didisain untuk membuat rancangan dan membangun web interaktif dan dinamis maupun proyekanimasi dua dimensi yang ringan dan handal. Secara khusus Adobe Animate banyak digunakan untuk membangun dan menambahkan efek animasi pada suatu website. Compact Disk (CD) Interaktif, program televisi, animasi logo, movie, animasi game, screen saver, tombol atau menu animasi, media interaktif, navigasi situs web, banner, dan aplikasi web. Balsamiq Balsamiq adalah tool yang berfokus pada struktur dan konten sebuah wireframe. Tool ini dianggap cukup ramah pemula karena tidak membutuhkan kode untuk bisa mengoperasikannya. Kamu cukup men-drag dan drop elemen- elemen desain yang Dengan demikian proses desain pun bisa menjadi lebih cepat dan mudah. Tak hanya wireframe. Balsamiq juga bisa digunakan untuk membuat prototype interaktif untuk situs atau aplikasi yang sedang kamu rancang untuk membuat desainer bisa mengetahui usability rancangannya sehingga revisi bisa dikurangi pada tahap-tahap selanjutnya. Balsamiq dapat digunakan oleh siapa saja, mulai dari pemilik bisnis, produk manajer, bisnis analis, developer, dan masih banyak lagi. Bahkan, tim perancang sebuah situs atau aplikasi bisa bekerjasama langsung dengan menggunakan tool ini . Terdapat beberapa penelitian terdahulu yang telah Penelitian pertama dibuat oleh Alfian Khuswaidinsyah Ahmadi . yang berjudul AuPengembangan Adobe Animate sebagai Media Pembelajaran Geografi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS 1 MAN 1 Lamongan". Penelitian ini membahas tentang pengembangan Adobe Animate sebagai media pembelajaran geografi yang berfungsi untuk meningkatkan hasil belajar siswa, tujuan dari pengembangan media pembelajaran ini yaitu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang efektif dengan menggunakan Adobe Animate. Dalam penelitian ini menggunakan model yang sama seperti model pengembangan yang akan dirancang pada media pembelajaran yang akan dibangun yaitu pengembangan ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation, and KONSEP PERANCANGAN Pada penelitian ini menggunakan ADDIE untuk mengembangkan media pembelajaran. Metode ini dipilih karena model ini memberikan tahapan dan menggambarkan pendekatan sistematis untuk pengembangan instruksional. Selain itu, karena model ADDIE adalah model pembelajaran yang umum, sangat cocok untuk digunakan dalam pengajaran di kelas. Metode ADDIE ini memiliki 5 tahapan seperti pada Gambar 2 . Penelitian ini menggunakan pendekatan model ADDIE karena dapat diterapkan secara prosedural, siklikal, dan integratif. Hal ini menuntut guru dan siswa untuk melakukan pembelajaran secara bertahap dan berurutan. Model ini dapat menjadi sebuah https://doi. org/10. 46961/jommit. JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. PP. poses yang fundamental yang menjadi sumber dalam membuat sebuah pembelajaran yang efektif . termasuk dalam pelajaran kimia dimana salah satu fundamental yang harus dipahami oleh siswa adalah unsur periodik kimia. Dikarenakan model ADDIE menjadi salah satu model desain sistem pembelajaran yang menunjukkan tahapan dasar dari sistem pembelajaran yang mudah untuk dilakukan. Sehingga model ini juga sering digunakan oleh guru dalam melakukan pengembangan bahan ajar seperti buku ajar, modul, dan lembar kerja siswa (LKS) . Tahap ini dilakukan dengan melakukan penentuan spesifikasi Spesifikasi yang dibuat untuk memastikan bahwa semua kebutuhan perangkat baik perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan media pembelajaran ini dalam berjalan. Spesifikasi disini adalah kebutuhan yang sudah dilakukan uji coba terhadap media pembelajaran. kebutuhan perangkat keras yang digunakan untuk penggunaan media pembelajaran versi dekstop menggunakan laptop Asus dengan spesifikasi device processor Intel Core i3, 2. 00GHz dengan memori (RAM) 8 GB. Sedangkan perangkat lunak yang diperlukan untuk menggunakan media pembelajaran berbasis perangkat bergerak menggunakan sistem operasi Android versi 10, 11, dan 12. Antarmuka Media Pembelajaran Media pembelajaran ini memiliki empat menu utama, yaitu menu materi, menu quiz, dan menu simulasi, menu latihan soal. Masing-masing menu yang tersedia memiliki submenu masingmasing. Ketika media pembelajaran di jalankan maka akan diawali dengan halaman pembuka atau splash screen seperti pada Gambar 3 dan di lanjutkan dengan halaman mulai dari media pembelajaran seperti pada Gambar 4. Gambar 3. Tahapan ADDIE Dari Gambar 2 adalah tahapan ADDIE pertama adalah tahap Analysis (Analisi. , pada tahap ini merupakan proses mendefinisikan apa yang akan dipelajari oleh peserta didik, yaitu menganalisis kebutuhan . eed assessmen. , identifikasi masalah dan daftar kebutuhan, serta melakukan analisis tugas-tugas . ask Oleh karena itu, hasilnya akan berupa profil atau karakteristik calon siswa, penemuan gap, dan penemuan kebutuhan, dan analisis tugas yang rinci didasarkan atas Menganalisis hasil studi literatur dan hasil wawancara untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan dalam membuat Tahap yang kedua adalah design . , pada tahap ini dikenal dengan istilah membuat rancangan . lue prin. Tahapan ini perlu dilaksanakan dalam proses rancangan. Pada tahap rancangan penulis membuat alur navigasi, mockup aplikasi, pemilihan warna, teks, huruf dan perangkat lain yang digunakan. Tahap selanjutnya yang ketiga adalah development (Pengembanga. Pengembangan adalah proses mewujudkan blue print atau desain menjadi kenyataan dalam bentuk produk sehinga dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Pada tahap ini penulis melakukan pengembangan aplikasi menggunakan Adobe Animate CC 2019 dan Action Script 3. Berikutnya tahap keempat yaitu implementation . Implementasi merupakan langkah nyata untuk menerapkan sistem pembelajaran yang dikembangkan. Artinya dalam tahap ini semua yang telah dikembangkan sesuai dengan peran dan fungsinya agar dapat diimplementasikan. Tahap implementasi ini dilakukan dengan menguji cobakan media secara langsung melalui pembelajaran kepada pengguna. Terakhir adalah tahap evaluation . , tahap ini merupakan proses untuk melihat apakah sistem pembelajaran yang sedang dibangun berhasil, sesuai harapan atau tidak. Evaluasi formatif yang bertujuan untuk menentukan kebutuhan revisi dilakukan sebelum evaluasi pada pembelajaran ini Evaluasi ini diperoleh dari masukan pengguna setelah menggunakan aplikasi. Gambar 4 Halaman Pembuka / splash screen Halaman splash screen diberikan animasi loading bar sebagai tanda aplikasi berjalan di perangkat yang digunakan. Gambar 5 Halaman Mulai Pengguna dapat menekan tombol mulai untuk menggunakan media pembelajaran maka akan ditampilkan halaman menu utama seperti pada Gambar 5. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 6 Tampilan Menu Utama Kebutuhan Perangkat JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. PP. Tampilan menu utama seperti pada Gambar 6 menunjukkan fitur yang ada pada media pembelajaran yang terdiri dari judul tabel periodik unsur kimia, tombol materi, tombol, quis, tmbol, virtual lab, dan tombol latihan soal. Selain itu juga terdapat tombol bantu seperti tombol pengaturan, tombol pengaturan suara, dan tombol keluar. Selanjutnya jika tombol materi ditekan maka akan menampilkan halaman materi dari tabel periodik seperti pada Gambar 7. Gambar 10 Tampilan Halaman Tabel Periodik Unsur Kimia Berikutnya halaman susunan unsur kimia untuk membantu pengguna dalam belajar menghafal unsur-unsur kimia seperti pada Gambar 11. Gambar 6 Tampilan Halaman Materi Unsur Kimia Halaman materi berisikan tombol materi yang terdiri dari tombol materi Lavoiser, tombol materi Debereiner, tombol materi Mendelev, tombol materi Newland, tombol materi Henry, dan tombol materi Sifat Unsur. Masing-masing tombol materi akan menampilkan penjelasan materi yang dipilih, seperti Gambar 8 akan menampilkan penjelasan materi tentang Lavoiser. Gambar 11 Tampilan Halaman Susunan Berkala Unsur-Unsur Kimia Pada halaman ini terdapat tabel unsur dan singkatan yang membentuk lirik lagi sebagai cara untuk membantu pengguna dalam menghafal unsur-unsur kimia. Evaluasi awal pada media pembelajaran ini berupa latihan soal, sebelum mengerjakan latihan pengguna harus mengisi nama dan kelas setelah itu pengguna akan di berikan tampilan latihan soal dalam bentuk pilihan berganda seperti pada Gambar 12. Gambar 8 Tampilan halaman Materi Antoine Laurent Lavoiser Pada halaman materi pada Gambar 8 berisi penjelasan materi yang terdiri dari satu halaman saja untuk membaca materi pengguna dapat menekan tombol scroll ke atas atau kebawah. Selain itu juga terdapat tombol pilih materi untuk kembali ke halaman Materi Unsur Kimia seperti pada Gambar 7. Pada materi Henry memiliki 3 halaman yang berisi materi seperti Gambar 8. Gambar 12 Tampilan Latihan Soal Setelah selesai mengerjakan latihan soal pengguna akan diberikan informasi skor yang diperoleh, mengulang latihan dan melihat pembahasan soal latihan seperti Gambar 13. Gambar 9 Halaman materi Henry Gwyn Jeffreys Moseley Selanjutnya Gambar 10 menampilkan tabel periodik unsur kimia yang merupakan halaman kedua dari materi Henry. https://doi. org/10. 46961/jommit. JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. PP. yang tidak diberi garam telur didalamnya tetap berada didasar Terakhir adalah simulasi gunung meletus seperti pada Gambar 17. Gambar 13 Halaman Pembahasa Soal Selanjutnya adalah halaman virtual laboratorium dimana pada virtual ini diberikan simulasi kertas lakmus, simulasi telur apung, dan simulasi gunung meletus seperti pada Gambar 14. Gambar 18 Simulasi Gunung Meletus Pada simulasi gunung meltus pengguna dapat mencoba memasukan cuka, pewarna makanan, dan baking soda. Simulasi gunung meletus akan terjadi ketika pengguna memasukkan baking soal kedalam mulut gunung. Evaluasi akhir dilakukan dengan mengerjakan quis. Soal yang diberikan adalah menebak lambang unsur kimia yang telah dipelajari dimana tampilan quis seperti pada Gambar 19. Gamabr 14 Tampilan Halaman Virtulasi Laboratorium Jika pengguna menekan tombol simulasi Kertas lakmus maka akan tampil halaman simulasi kertas lakmus seperti pada Gambar Gambar 19 Halaman Mulai Quiz Ketika tombol mulai quiz ditekan maka akan tampil halaman soal tebak simbol unsur kimia seperti pada Gambar 20. Gambar 15 Simulasi Kertas Lakmus Simulasi dilakukan dengan membaca istruksi dan menggeser kertas kedalam larutan. Selanjutnya animasi akan menunjukkan perubahan warna yang menunjukkan larutan asam atau basa. Berikutnya simulasi telur apung seperti pada Gambar 16. Gambar 19 Halaman Tebak Lambang Unsur Kimia Setelah selesai mengerjakan semua soal yang diberikan pengguna akan diberikan skor jawaban yang benar. Pengujian Media Pembelajaran Pada tahap ini dilakukan percobaan media pembelajaran pada perangkat komputer/laptop dan perangkat bergerak. Pertama, media pembelajaran dijalankan pada laptop Asus dengan prosesor Intel core i3. SSD 256 GB, dan RAM 8 GB. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajarna kompatibel dengan perangkat tersebut seperti pada gambar-gambar yang Kedua, pengujian dilakukan dengan perangkat bergerak yaitu pada handphone Realme2 dengan android versi10. Oppo 16 dengan android versi16, dan Oppo A74 android versi12. Hasil pengujian menunjukan bahwa media pembelajaran ini Gambar 16 Simulasi Telur Apung Simulasi telur apung dilakukan dengan menaburkan garam ke salah satu wadah berisi telur. Wadah yang diberi garam akam mensimulasikan telur menjadi mengapung sedangkan wadah JURNAL MULTI MEDIA DAN IT - VOL. 08 NO. PP. dapat berjalan dan kompatibel dengan sistem operasi Andoid pada perangkat bergerak. Pengujian selanjutnya untuk mengetahui fungionalitas media pembelajaran dilakukan menggunakan black box testing. Tabel 1 Pengujian Fungsi Aplikasi Menggunakan Black Box Testing Pengujian Splash Screen Intro Halaman Menu Utama Skenario Uji Klik mulai Klik Tombol AuMateriAy Klik tombol menu AuQuizAy Klik tombol menu AuVirtual labAy Klik tombol menu Aulatihan soalAy Halaman Pilihan Materi Klik tombol AupetunjukAy Klik tombol menu Auvolume dan suaraAy Klik tombol Klik tombol Aumateri dobereinerAy Klik tombol Aumateri lavoiserAy Klik tombol Aumateri newlandsAy Klik tombol Aumateri mendelevAy Klik tombol Aumateri henryAy Klik tombol Aumateri sifat unsur kimiaAy Klik tombol dan tombol Klik alat Halaman Menu quis Halaman Virtual lab Halaman Latihan soal Klik tombol Halaman Isi Materi Home Klik back Tombol suara Klik tombol Hasil Yang Diharapkan Beralih ke intro setelah loading Beralih ke menu Menampilkan Halaman pilihan Menampilkan Halaman Quiz Menampilkan Halaman Menampilkan Halaman halaman latihan Menampilkan Halaman Manampilkan tombol volume dan suara Keluar dari Menampilkan Halaman materi Menampilkan Halaman materi Menampilkan Halaman materi Menampilkan Halaman materi Menampilkan Halaman materi Menampilkan sifat sifat unsur Menampilkan halaman yang Menampilkan halaman yang Memulai audio Menampilkan Menampilkan halaman menu Menampilkan halaman pilihan Mengecilkan suara latar Pengujian Skenario Uji Hasil Yang Diharapkan Hasil Pengujian Tidak Baik Baik . (TB) Tombol back Klik tombol Menampilkan ue Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fitur yang ada sudah berfungsi yang artinya media pembelajaran ini telah dapat Hasil Pengujian Tidak Baik Baik . (TB) ue Gambar 21 Tampilan Media Pembelajaran di pernagkat ue KESIMPULAN DAN SARAN ue Kesimpulan yang didapat dari Rancang Bangun Media Pembelajaran Interaktif Tabel Periodik Unsur Kimia menyediakan fitur-fitur yang membantu pengguna yaitu siswa SMA kelas 10 dalam mempelajari unsur periodik. Fitur yang dibuat telah melalui pengujian dan berjalan sesuai dengan fungsi yang seharusnya. Aplikasi ini telah melewati pengujian baik secara fungsionalitas dan langsung kepada pengguna yaitu guru dan siswa. Selain fitur materi, latihan, dan simulasi melalui virtual laboratorium pengguna dapat mempelajari unsru-unsur kimia melalui lagu dalam bentuk video sehingga dapat diulangulang selam prose belajar. Media pembelajaran ini dapat dijalankan pada perangkat dekstop dan perangkat bergerak dimana kedua kompatibel dengan fitur-fitur yang tersedia. Pada penelitian selanjutnya dapat menambahkan materi pelajaran kimia baik di kelas X maupun kelas XI dan kelas XII atau pada materi pelajaran lain. Perancangan desain antarmuka yang lebih menarik juga dapat dikembangkan dan dilanjutkan dengan pertimbangan bagi kebutuhan pengguna di masa yang akan datang. Menyediakan akses file . Apk untuk versi mobile di dapat diakses secara daring. ue ue ue ue ue ue ue ue ue DAFTAR PUSTAKA.