Pengaruh Aksesibilitas Bank Emok Terhadap Minat Masyarakat Dalam Pemanfaatan Jasa Koperasi Syariah (Studi pada Koperasi Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedan. Abdul Hamid1. Mery Maulin2. Enceng Iip Syaripudin3. Deni Kon Kon Furkony4 STAI Sebelas April Sumedang STIE Ekuitas Bandung abdulhamid@staisebelasapril. maulin@ekuitas. iip@stai-musaddadiyah. konkon@stai-musaddadiyah. DOI : 10. 37968/jhesy. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh aksesibiltas Bank Emok terhadap minat masyarakat dalam mpemanfaatan jasa koperasi syariah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang diambil dari nasabah Bank Emok dengan menggunakan teknik purposive Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel aksesibilitas Bank Emok memiliki hubungan yang linear dengan variabel minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi syariah. Berdasarkan uji T yang telah dilakukan menunjukan bahwa variabel aksesibilitas Bank Emok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa bank syariah. Adapun berdasarkan uji R square yang telah dilakukan menunjukan bahwa variabel aksesibilitas Bank Emok memiliki pengaruh sebesar 68,4% terhadap variabel minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi syariah. Kata Kunci: Aksesbilitas. Bank Emok. Minat. Koperasi Syariah. Hak Cipta . 2023 Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (JHESY) Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Abstract This study aims to examine the effect of Bank Emok accessibility on public interest in utilizing sharia cooperative services. This study was conducted using a quantitative The number of samples used in this study was 30 respondents taken from Bank Emok customers using purposive sampling techniques. The data sources obtained in this study are primary and secondary data sources. The results of this study show that Bank Emok's accessibility variable has a linear relationship with the variable of public interest in the use of sharia cooperative services. Based on the T test that has been carried out, it shows that the accessibility variable of Bank Emok has a significant influence on the variable of public interest in the use of Islamic bank Meanwhile, based on the R square test that has been carried out, it shows that Bank Emok's accessibility variable has an influence of 68. 4% on the variable of public interest. Keywords: Accessibility. Bank emok. Interest. Sharia Cooperative. Pendahuluan Saat ini, perkembangan bisnis syariah begitu beragam termasuk dalam industri keuangan syariah. Dimana Islam tampil memberikan segala ketentuan yang pasti dan menjauhkan dari berbagai pelanggaran seperti terhindarnya transaksi yang mengandung hal hal yang dilarang dalam Syariah islam diantaranya maisir, grarar dan Riba merupakan hal yang paling sering muncul dalam bahasan jika berkaitan dengan kegiatan lembaga keuangan, karena pada dasarnya uang merupakan alat tukar dan termasuk barang ribawi, yakni tidak boleh ada perjanjnian tambahan dalam Riba adalah suatu akad atau transaksi atas barang yang ketika akad berlangsung tidak diketahui kesamaanya menurut syariat atau menunda penyerahan kedua barang yang menjadi objek akad. (Abu Fajwah, 2. , hlm. )Hal ini berlaku dalam kegiatan transaksi jual beli. Sedangkan riba dalam transaksi utang piutang https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony adalah tambahan dari pokok pinjaman. larangan-larangan ini erat kaitannya dengan memperhatikan hak individu yang mesti terlindungi dan menegakkan solidaritas yang tinggi dalam masyarakat. (Haroen, 2. , sehingga, dapat mencegah salah satu atau kedua pihak yang dirugikan dalam transaksi tersebut Pada masa ini di Indonesia perkembangan lembaga keuangan cukup tinggi dimana salah satunya telah banyak berkembang lembaga kauangan syariah baik di sektor makro ataupun sektor mikro. Perkembangan bisnis syariah begitu beragam dalam sektor makro, salah satunya industri keuangan syariah yang berkembang dari adanya perbankan syariah, pasar modal syariah, asuransi syariah, pegadaian syariah kemudian diikuti oleh berbagai macam lembaga keuangan lainnya. Sama halnya dengan sektor industri keuangan makro yang telah berkembang. Dalam sektor mikropun telah berkembang lembaga keuangan syariah yakni koperasi syariah. Koperasi Syariah adalah kegiatan intergral dari koperasi pada umumnya yang di dasari pelaksanaanya sesuai syariat. (Adliya, . Koperasi Syariah begitu beragam ada koperasi konsumen, produsen, jasa, dan simpan pinjam. Koperasi khususnya koperasi jasa keuangan syariah pada dasarnya di dirikan untuk membantu usaha menengah kebawah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para anggotanya, dengan berdasar pada primsip-prinsip Syariah, baik dalam pemberian pinjaman modal usaha berupa uang atau barang, hal tersebut juga berkatan dengan kegiatan operasional Koperasi. Sehingga harus ada andil aktif dari anggota dalam penggunaan jasa Koperasi Syariah, dalam memperoleh hal tersebut harus diperhatikan apa yang menjadi daya tarik anggota sehingga minat dalam penggunaan jasa Koperasi Syariah. Kemudahan akses adalah salah satu faktor yang menjadi penentu dalam pembuatan keputusan anggota dalam penggunaan layanan. Aksesbilitas adalah kemudahan untuk https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony dilakukan pendekatan. Pendekatan ini adalah pendekatan untuk berbagai kepentingan, diantaranya adalah untuk lebih bisa memahami obyek yang dilakukan pendekatan maupun untuk bisa mendapatkan informasi tertentu sesuai kebutuhan Selain itu, aksesbilitas juga menggambarkan kemudahan untuk bisa berinteraksi . ase of contac. (Yohana Neysa Setyawan dan Edwin Japarianto. , 2. Apalagi sekarang muncul Bank Emok. Bank Emok adalah istilah untuk lembaga keuangan mikro yang melakukan penagihan secara berkelompok . roup leade. (Rizky Rustandi, 2. Dimana kemunculannya sedikit banyak sudah memberi dampak bagi perekonomian masyarakat menengah kebawah bahkan sudah banyak diketahuhi diseluruh pelosok desa, hal ini memudahkan akses masyarakat akan jasa layanan keungan Bank Emok ini. Sehingga salah satu cara Pemkab Sumedang menekan masyarakatnya dalam menggunakan jasa layanan Bank Emok adalah dengan mendirikan Koperasi Syariah Masjid di 26 Kecamatan yang ada di Sumedang, termasuk juga Koperai Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas yang telah berdiri sejak November 2018. Masyarakat Kecamatan Ganeas begitupun dengan anggota Koperai Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas sudah tidak asing dengan keberadaan dan beberapa aktif dalam transaksi pemberian pinjaman modal usaha yang dikelola Bank Emok, sepak terjangnya dinila positif bagi sebagian masyarakat diantaranya kemudahan aksesbilitas pada Bank Emok dimula dari kemudahan menjadi anggota, persyaratan pengajuan pembiayaan yang mudah, pencairan yang cepat, dan angsuran/minggu yang dirasa sedikit, padahal telah banyak membuat masyarakat sulit dan terlilit Modal pinjamannya yaitu dengan cara berkelompok. Pola yang digunakannya dalam penanganan pembiayaan bermasalahnya ialah system AuKelompok Tanggung RentengAy dimana jika ada yang tidak mampu membayar utang maka akan ditanggung oleh anggota kelompok lainnya, serta kelompoknya telah digembleng secara rutin untuk berjanji membayar utang setiap minggunya, hal ini https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony dapat mendidik rasa tanggungjawab setiap anggota kelompok untuk saling sehingga masyarakat dapat dengan patuh membayar utang. Kesamaan akan bergerak di bidang permodalan mikro, keberadaan serta kemudahanya akses Bank Emok ini dapat dikatakan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi terhambatnya perkembangan Koperai Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas, khususnya atas pertambahan jumlah anggota yang dipengaruhi minat akan masyarakat akan menjadi anggota Kopersi Syariah Masjid. Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti ingin mengetahui apakah aksesibilitas bank Emok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat masyarakat dalam memanfaatkan jasa koperasi syariah pada Masjid Besar Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dimana salah satu ciri khas dari metode penelitian ini adalah menggunakan data berupa angka dan analisis menggunakan statistik atau data kualitatif yang diangkakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu apakah variabel aksesibilitas (X) berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat dalam memanfaatkan jasa koperasi syariah (Y) pada Masjid Besar Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Indikator yang digunakan pada variabel aksesibilitas antara lain yaitu kemudahan informasi, kemudahan dalam transaksi, lokasi yang jelas dan terjangkau serta mendapat akses yang sama terhadap Sedangkan untuk variabel minat masyarakat dalam memanfaatkan jasa koperasi syariah dalam penelitian ini, indikator yang digunakan antara lain: religiusitas, pengetahuan, pelayanan, aksesibilitas,dan pendapatan. 1 Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung. Alfabeta, 2011, hlm 72 https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Ganeas yang menggunakan jasa Bank Emok yaitu sebanyak 152 orang. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan nonprobability sampling dengan Teknik purposive Menurut Sugiyono Teknik purposive sampling yaitu Teknik pengambilan sempel sumber data dengan pertimbangan tertentu. (Suharsimi, 2. Alasan menggunakan Teknik sempel ini karena tidak semua sempel memiliki kriteria yang sesuai dengan fenomena yang diteliti. Dalam penelitian ini yang ditliti adalah masyarakat Desa Ganeas Kecamatan Ganeas, adapun kriteria yang dijadikan sebagai sempel penelitian ini yaitu: . masyarakat merupakan anggota Bank Emok khususnya PNM dan MBK. berada dilokasi sekitar Koperasi Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. berjenis kelamin perempuan. ibu rumah tangga yang memiliki usaha. Dalam penarikan sempel pada penelitian ini peneliti menggunakan cara penentuan sempel menurut Lorraine R. Gay and Dhiel dalam bukunya Educational Research menyatakan bahwa untuk riset deskriptif besarnyaa sempel 10% dari populasi, riset koresional 30 subjek, riset kausal komparatif 30 subjek per kelompok, dan riset eksperimental 50 subjek per kelompok sehingga ukuran sempelnya bergantung pada jenis penelitiannya. (Amirullah, 2. Pada penelitian kali ini dikarenakan merupakan penelitian korelasional dan minimun sempel sebanyak 30 subjek. Sehingga, peneliti akan mengambil sampel sebanyak 30 subjek dimasyarakat yang dikhususkan masyarakat yang menggunakan jasa Bank Emok Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder, data primer diperoleh melalui kuesioner dan observasi, sedangkan data https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony sekunder diperoleh melalui wawancara, buku dan jurnal serta informasi yang dijadikan rujukan teori dalam penelitian. (Sando Siyuto. Ali, 2. Metode analisis data yang digunakan adalah uji regresi sederhana serta uji hipotesis yaitu pernyataan yang dirumuskan sebagai jawaban . pada suatu penelitian (W. Gulo, 2. yang menggunakan uji R square dan uji T yang dibantu oleh program SPSS 21. Hasil Dan Pembahasan Uji Regresi Sederhana Uji Regresi Sederhana ini dilakukan untuk mengetahui arah hubungan variabel akasesbilitas Bank Emok (X) deengan variabel minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi syariah masjid (Y) apakah positif atau negatif dan untuk mengetahui apakah variabel independent (Y) mengalami kenakan atau penurunan. Tabel 1 Uji Regresi Sederhana Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error 1(Constan. 21,437 13,112 -,538 ,336 Coefficients Beta ,290 Sig. 1,635 ,113 1,602 ,012 Sumber: Output SPSS Dependent Variable: Y Berdasarkan Tabel 1 diatas maka dihasilkan persamaan regresi sederhana antara Aksesbilitas Bank Emok . terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah masjijd . sebaga berikut: minat masyarakat dalam pemanfaatan https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony jasa koperasi Syariah masjijd = 21,437 (-0,. aksesbilitas Bank Emok. Angkaangka dalam persamaan tersebut dapat diinterpretasikan sebagai berikut: Nilai Koofisien intercept . adalah 21,437 Nila koofisien intercept . adalah 21,437 mengandung pengertian bahwa pada saat aksesbilitas Bank Emok. (X) tidak ada, maka nilai minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah masjijd (Y) adalah sebesar 21,437. Nilai koofisien regresi . adalah (-0,. Nilai koofisien regresi . adalah (-0,. mengandung pengertian bahwa setiap penambahan aksesbilitas bank emok (X) sebesar 1% maka nilai minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah masjijd (Y) akan mengalami penurunan sebesar 0,538. Uji T Uji T dilakukan untuk menguji apakah variable bebas (X) mempunya pengaruh yang signifikan terhadap variabel tidak bebas (Y) yatu dengan membandingkan t hitung dengan ttabel pada tingkat signifikan () = 0,05 df = 30 Ae 2 = 28 sehingga diperoleh nilai ttabel sebesar 0,306. Sehingga ini ditampilkam hasil dari uji T dengan menggunakan software oleh data SPSS, sehingga dapat terlihat nila thitung yang dihasilkan akan menjadi ukuran apabila variabel yang diuji berpengaruh atau tidak, maka hasil SPSS tersebut ditampilkan dalam table berikut ini: https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Tabel 2 Uji T Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model 1(Constan. 21,437 13,112 -,538 ,336 Coefficients Std. Error Beta ,290 Sig. 1,635 ,113 -1,602 ,012 Sumber: Output SPSS Dependent Variable: Y Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pengujian data menggunakan SPSS tersebut di atas diketahui nila thitung sebesar -1,602 dengan signifikan 0,012. Hal tersebut memenuhi syarat thitung > ttabel karena -1,602 > 0,306 dengan signifikan 0,012. Dengan begitu maka dapat disimpulkan bahwa HO ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat pengaruh aksesbilitas bank emok terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah masjid. Uji R Square Hasil uji koefisien determinasi atau R Square antara variabel aksesibilitas (X) dalam menjelaskan variabel minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah (Y) dapat dilihat pada tebl berikut ini: Tabel 3 Uji Determinasi Model Summary Model R Square ,290a ,684 Adjusted R Std. Error of the Square Estimate ,051 2,489 Sumber: Output SPSS Predictors: (Constan. X https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,684 nilai R 2 sebesar 68,4% merupakan penentu koofisien determinasi, hal ini menjelaskan bahwa aksesbilitas bank emok berpengaruh terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah masjid sebesar 68,4% dan sisanya 31,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Pembahasan Persepsi masyarakat terhadap Aksesibilitas Bank Emok. Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Akses Informasi Akses Transaksi Akses Lokasi Akses akan program Gambar 1 Hasil kuisioner Variabel Aksesbilitas Bank Emok Dapat kita lihat dari hasil kuisioner favaourebel atau dimana pernyataan yang sangat mendukung pada variabel X, dapat kita menganalisis bahwa persepsi masyarakat menegenai keberadaan bank emok itu sangat aktif dan positif, pada data diatas dapat disimpulkan bahwa masyarakat merespon postif . ayoritas setujudan sangat setuj. mengenai aksesbilitas dari mendapatkan program yang sama, kemudahan tranksi informasi dan lokasi. https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Dapat dikatakan dari hasil keseluruhan kuisioner dari jumlah total respon positif 1350 hasil yang diperoleh sebesar 1076 jika di presentasekan 80% masyarakat yang meenggunakan jasa bank emok mengakui akan aksesbilitas Bank Emok yang mudah. Berdasar pada wawancara yang telah penulis lakukan dengan beberapa masyarakat yang menjadi responden penelitian ini, dikatakan bahwa keberadaan bank emok ini sangat membantu keadaan keuangan keluarga, khususnya untuk modal usaha. Kemudahan yang mereka dapatkan yang paling signifikan dan menjadi daya tarik yaitu tidak adanya agunan dalam pengajuan pinjaman serta mudah dan besarnya nominal awal pinjaman yang dikeluarkan Bank Emok ini, yakni sekitar Rp. 000,- untuk per nasabah. Selain itu mudahnya proses transaksi dan lokasi menjadi faktor selanjutnya, berdasarkan wawancara masyarakat menyatakan bahwa lokasi yang terjangkau mengurangi biaya pengeluaran seta transaksi pencairan pinjaman yang relatif cepat yakni sekitar satu minggu. (Wawancara Ibu Lilis Suryani , 2. Berdasarkan hasil analisis dan wawancara diatas dengan hasil kuisioner sebesar 80% jika didasarkan pada Tabel 3. 8 hasilnya dinilai baik untuk persepsi masyarakat akan Bank Emok serta respon yang positif. Adanya respon yang sangat baik dari masyarakat dapat menimbulkan dampak negatif atau penurunan bagi lembaga keuangan yang lain khususnya Koperasi Syariah Masjid Baitul Amanah Kecamatan Ganeas sekitaran lokasi Koperasi yang ada di Desa Ganeas. https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Minat Masyarakat dalam memanfaatkan jasa Koperasi Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Religius Pengetahuan Layanan Akses Pendpatan Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Gambar 2 Hasil kuisioner Variabel Minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd. Dapat dilihat dari gambar 4. 3 diatas yang menampilkan hasil kuisioner yang disebar pada masyarakat pengguna jasa Bank Emok mengenai Koperasi Syariah, bahwa masyarakat dominan setuju dan merespon positif terhadap pengetahuan tentang koperasi, menunjukan bahwa masyarakat tahu mengenai keberadaan akan kegiatan koperasi, akan tetapi dilihat dari segi aksesbilitas merujuk pada gambar 4. 3 diatas, masyarakat masih belum mendapatkan kepuasan sesuai dengan harapan dan Dapat dikatakan dari hasil keseluruhan kuisioner dari jumlah total respon positif 1800 hasil yang diperoleh sebesar 1125 jika di presentasekan secara keseluruahan 62,5% masyarakat yang meenggunakan jasa bank emok mengetahui akan aktivitas atau keberadaan bank emok dilingkungan sekitar dan hasil ini dapat dikatakan cukup baik berdasar pada tabel hasil analisis deskriptif data Tabel 3. Untuk menganalisis serta memperkuat hasil bagaimanakah minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi. Betdasar pada hasil wawancara dengan masyarakat https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony ternyata pemahaman masyarakat tentang koperasi itu sudah ada para ibu rumah tangga itu menyatakan AuKami mengetahui keberadaan koperasi masjid di daerah tempat tinggal kamiAy. AuSaya juga mengetahui mengenai larangan riba dalam pinjam meminjam, akan tetapi kebutuhan yang mendesak, lama kan proses pencairan serta awal pencairan yang relative kecil di Koperasi Masjid menyebabkan saya lebih memilih menggunakan jasa lembaga lain dan yang paling memungkinkan yaitu Bank Emok,Ay. (Wawancara Ibu Ade Rasmanah dan ibu Rusmiati, 2. Hal inilah yang selalu menjadi masalah dalam kurangnya minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Dengan hasil kuisioner 62,5% persentase akan minat ini baik, akan tetapi hasil tersebut jika dibandingan dengan hasil persepsi masyarakat akan Aksesbilitas Bank Emok sebesar 80% hal ini lah yang menjadi pengaruh secara negatif dimana masyarakat lebih memilih menggunakan jasa Bank Emok dibanding dengan Koperasi Syariah Masjid dilingkungan sekitarnya. Sehingga dapat disimpulkan walaupun mereka mayoritas muslim, mengetahui keberadaan Koperasi Syariah Masjid, prodak serta mekanisme koperasi, kemudian mengenai riba yang dilarang dalam Islam serta kehalalan produk yang harus diutamakan hal tersebut tidak berpengaruh secara signifikan, akan tetapi aksesbilitas yang mudah lah yang menjadi tolak ukur dalam pengambilan keputusan masyarakat dalam penggunaan jasa lembaga keuangan. Pengaruh aksesbilitas Bank Emok terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Berdasarkan hasil uji rergesi sederhana yang dilakuakn dengan hasil aksesbilitas Bank Emok (X) terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa koperasi Syariah masjijd (Y) dengan hasil -0,538. Artinya hubungan variable aksesbilitas Bank Emok https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd adalah AuKuatAy dengan hubungan negatif. Kemudian, berdasarkan hasil uji koefisien determinasi menyatakan bahwa aksesbilitas Bank Emok (X) berpengaruh sebesar 68,4% terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd. Sedangkan berdasarkanhasil uji t diketahui nila thitung sebesar -1,602 dengan signifikan 0,012. Hal tersebut dapat dilihat bahwa thitung > ttabel karena -1,602 > 0,306 dengan signifikan 0,012. Dari hasil ini dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa aksesbilitas Bank Emok secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd. Sisanya dipengaruhi oleh faktorfaktor lain yang tidak diteliti oleh 68,4% Aksesbilitas Bank Emok Minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd. Gambar Pengaruh aksesbilitas Bank Emok terhadap minatmasyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjid https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony Demikian dari analisis di atas dapat dirumuskan bahwa aksesbilitas Bank Emok berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd Kecamatan Ganeas khususnya di Desa Ganeas. Aksesbilitas Bank Emok ini memberikan kontribusi atau dampak negatif pada minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjijd sehingga berpengaruh pula pada keberlangsungan perkembangan koperasi. Hasil di atas menunjukkan 68,4 % Aksesbilitas Bank Emok mempengaruhi minat masyarakat akan koperasi, kemudian sisanya 31% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Maka dari itu peneliti merumuskan bahwa betapa pentingnya sebuah Aksesbilitas dalam keberlangsungan lembaga keuangan khususnya koperasi syariah, jika aksesbilitas suatu koperasi Syariah tersebut tercipta dengan baik atau mempunyai sistem yang mempermudah anggota, dan memiliki kredibilitas yang tinggi. Kemudian aksesbilitas pada lembaga lan seperti Bank Emok ini tidak akan terlalu berpengaruh selama koperasi mampu meningkatkan kemudahan akses serta menjaga kepercayaan masyarakat khususnya para anggotanya, karena dengan begitu minat masyarakat untuk menggunakan jasa koperasi syariah akan meningkat dengan ditunjannya kemudahan yang diterima oleh masyarakat. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel aksesibilitas Bank Emok memiliki hubungan yang linear terhadap variabel minat minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas. Selain itu, hasil penelitian ini juga menjawab rumusan masalah bahwa hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh signifikan antara https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy Jurnal JHESY Vol. No. Hamid. Maulin. Syaripudin. Furkony aksesibilitas Bank Emok terhadap minat masyarakat dalam pemanfaatan jasa Koperasi Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas. Berdasarkan penelitian, saran yang diajukan bagi Koperasi Syariah Masjid Besar Kecamatan Ganeas adalah alangkah lebih baiknya dapat meningatkan aksesbilitas yang mudah bagi masyarakat seperti jadwal pelayanan yang ditingkatkan, pelayanan akan masyarkat yang lebih responship serta jika dalam kesempatan kegiatan forum yang memungkinkan berikanlah edukasi dan bimbingan bagi masyarakat tentang Serta mulailah dengan mengajak menabung Bersama dimasyarakat agar timbul rasa pentingnya dan merasakan manfaat akan berkoperasi. Daftar Pustaka