Volume 20 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SISTEM PENGEREMAN HIGH PRESSURE PUMP DAN ESP 32 BERBASIS INTERNET OF THINGS Khusnul Khitam. Misbah. Yoedo Ageng Suryo. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatra No 101. Gresik 61121. Jawa Timur. Indonesia E-mail : . khusnulkhitam24@gmail. com, . misbah@umg. id, . mryoedo@umg. 1,2,. ABSTRAK Pada akhir-akhir ini banyak terjadi pencurian sepeda motor di area sekitar tempat tinggal kita. Sehingga perlu adanya suatu sistem untuk mendeteksi pencurian. Pada penelitian ini terdapat beberapa sensor atau alat dan kegunaannya seperti SW420 sebagai pendeteksi getaran. ESP 32 untuk mengolah dan mengeksekusi data serta berkomunikasi dengan Telegram. ESP CAM untuk mengambil gambar. GPS NEO-6M untuk mendeteksi letak atau lokasi sepeda motor. High pressure pump untuk melakukan pengereman dan juga sebagai pokok pembahasan pada penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Diagram Sistem untuk pembuatan desain alat pada sepeda motor. Perancangan Sistem menggunakan 2 tahapan yaitu perancangan menggunakan Hardware dan Software. Perancangan Software untuk menjelaskan tentang langkah-langkah berjalannya program pada alat keamanan sepeda motor berbasis IOT. Perancangan Hardware yang terdiri dari ESP32. ESP CAM. GPS NEO-6M. High Pressure Pump, dan SW420. Perancangan Program yang terlebih dahulu dibuat untuk memerintah setiap sensor yang ada pada alat ini. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu sepeda motor menjadi lebih aman dikarenakan dengan adanya High Pressure Pump sebagai pengereman sehingga sepeda motor tidak dapat berjalan lagi. Dengan ini masyarakat yang menggunakan sepeda motor lebih tenang dengan adanya alat ini ketika ditinggal kemanapun. Kata Kunci : esp32, gps, high pressure pump, sensor getar, telegram. ABSTRACT Recently, there have been many motorcycle thefts in the area around our homes. So there needs to be a system to detect theft. In this study, there are several sensors or tools and their uses such as SW420 as a vibration detector. ESP 32 to process and execute data and communicate with Telegram. ESP CAM to take pictures. GPS NEO-6M to detect the location of the motorcycle. High pressure pump to brake and also as the main topic of discussion in the study. This study uses the System Diagram method to create a tool design on a motorcycle. System Design uses 2 stages, namely designing using Hardware and Software. Software Design to explain the steps of the program on an IOT-based motorcycle security device. Hardware design consisting of ESP32. ESP CAM. GPS NEO6M. High Pressure Pump, and SW420. The program design that was first created to command each sensor on this device. The results obtained from this study are that motorcycles become safer because of the High Pressure Pump as a brake so that the motorcycle can no longer run. With this, people who use motorbikes can be more relaxed with this tool when leaving it anywhere and everywhere. Keywords: esp32, gps, high pressure pump, sensor getar, telegram. Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika PENDAHULUAN terkirim, sistem juga akan mematikan mesin sepeda motor dan menyalakan klakson (Bazze. , . , . sebagai penanda orang disekitar bahwa sepeda motor tersebut bukan digunakan oleh si pemiliknya dan apabila sepeda motor berada jauh dari keramaian pun bukan jadi masalah karena ada sistem pengereman otomatis yang sudah dipasang dengan menggunakan High Pressure Pump . Fungsi dari High Pressure Pump ini untuk mendorong minyak rem yang terdapat pada sepeda motor sehingga tidak dapat berjalan lagi dan pencuri pun akan Dari beberapa penelitian yang dilakukan, ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki antara lain: lemahnya sinyal dalam pengiriman informasi ke pemilik, kurangnya keamanan yaitu pengereman yang membuat kendaraan benarbenar tidak bisa berjalan. Sehingga dalam penelitian ini akan dilakukan perbaikan yaitu mengganti jaringan internet menggunakan MIFI, sistem pengoperasian dilakukan secara otomatis, penambahan sistem pengereman otomatis pada sepeda motor. Alat ini dilengkapi dengan ESP32 sebagai pengendali atau kontrol pengambilan gambar (ESP ca. Jaringan Internet ( MIFI ). Lokasi ( GPS NEO Ae 6M), pengereman (High Pressure Pum. Dalam sistem ini sepeda motor yang telah dicuri akan melewati jaringan internet, dimana jaringan ini akan mengirimkan sinyal kepada si pemilik bahwa sepeda motor akan Mengirim informasi lokasi sepeda motor dan melakukan pengambilan gambar, serta sepeda motor tersebut akan berhenti secara otomatis apabila menempuh jarak yang melebihi sistem yang telah ditentukan oleh si pemilik. Alat ini disertai dengan sistem IOT( Internet Of Thing. Kelebihan dari penelitian ini yaitu pemilik dapat mengontrol sepeda motor dari jarak Sepeda Motor merupakan kendaraan yang digunakan masyarakat Indonesia sebagai alat transportasi yang umum dipakai. Kebanyakan transportasi ini dipakai untuk perjalanan yang jauh maupun dekat dan untuk menghemat energi manusia dalam melakukan perjalanan jauh. Tetapi tingkat penjualan yang sangat tinggi tidak didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang Hal ini mengakibatkan terjadi maraknya pencurian sepeda motor dimana-mana, sehingga Ketika seseorang meletakkan kendaraan sembarangan tanpa adanya pengawasan oleh orang maupun alat bantu cctv maka sepeda motor itu dengan mudahnya akan dicuri oleh seseorang yang tidak dikenal. Maka dari itu, teknologi yang terus berkembang ini tidak luput juga dari bidang IoT. IoT(Internet of Thing. adalah sebuah konsep yang memungkinkan objek fisik terhubung dan bertukar melalui internet. Membahas tentang objek fisik, tidak jauh dari cara pencuri melakukan aksinya, yaitu dengan mengotak atik sepeda motor sedemikiran rupa hingga sepeda motor itu bisa menyala. Ketika pencuri itu mengotak atik sepeda motor, otomatis sepeda motor itu mendeteksi getaran dari pencuri. Dengan itu penelitian ini menggunakan sensor getar (SW. sebagai pemicu untuk mengaktifkan sistem yang telah dibuat . , dan Semua sistem yang dibuat ini akan diproses oleh sebuah mikrokontroller supaya alat itu berjalan sesuai yang diinginkan. Mikrokontroller yang bisa dipakai yaitu Atmega328 . Arduino Uno. NodeMCU ESP8266 . , dan masih banyak lagi. Setelah sistem diproses, maka mendapatkan sebuah informasi bahwa sepeda motor tersebut dalam kondisi tidak aman. Informasi yang didapatkan ini akan dikirimkan ke telegram . Informasi yang dikirimkan ke telegram tersebut meliputi lokasi memakai alat GPS . , dan gambar memakai ESP CAM . Dalam hal 2. METODE PENELITIAN mengirimkan informasi ke telegram ini otomatis Pada metode Penelitian ini terdiri dari : membutuhkan koneksi internet, dan kecepatan Diagram Sistem. Perancangan Sistem, internet ini mempengaruhi keakuratan dalam Perancangan Software. Perancangan Hardware pengiriman informasi. Ketika informasi sudah dan Perancangan Program. Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika mengirimkan informasi lokasi secara real-time. Setelah semua data terkirim, sistem akan 1 Diagram Sistem mematikan mesin melalui kill switch. Pada Langkah ini yaitu merancang alat yang menyalakan dilakukan untuk pembuatan desain alat pada pengereman darurat menggunakan high sepeda motor yang digunakan sebagai sistem pressure pump untuk mencegah pergerakan lebih keamanan otomatis berbasis IOT (Internet of lanjut. 2 Perancangan Sistem Thing. Alat ini dikendalikan dengan menggunakan mikrokontroller ESP 32 sebagai Perancangan Sistem yang digunakan pada pengontrol dan monitoring jarak jauh, kemudian penelitian ini menggunakan 2 tahapan yaitu untuk input dari sensornya meliputi SW420 perancangan menggunakan perangkat keras sebagai Pemicu . ensor geta. untuk mengetahui (Hardwar. dan perancangan menggunakan besar getaran, dan untuk output yang digunakan perangkat lunak (Softwar. , untuk perangkat terdiri dari GPS NEO-6M untuk mengetahui kerasnya meliputi : Sensor SW420 yaitu sebuah lokasi, high pressure pump dan ESP CAM untuk sensor yang berfungsi untuk memicu seluruh mengambi gambar. Perancangan diagram sistem sistem pada alat ini. Sensor SW420 digunakan sudah dirancang pada Gambar 1. untuk inputan ESP 32 sebagai pengendali relay untuk menyalakan klakson, mematikan mesin, mengambil gambar (ESP CAM), mengetahui Lokasi (GPS NEO-6M). sebagai contoh Ketika sepeda motor mendeteksi adanya getaran maka sistem akan aktif dengan otomatis dengan berbunyinya klakson, pengambilan gambar dan mengirim lokasi sepeda motor sehingga sepeda motor dapat diketahui dimana letaknya. Alat ini dirancang memiliki dua perangkat utama, yaitu: C Perangkat penyampaian informasi maupun memulai sistem. Aplikasi yang dipakai yaitu Telegram untuk menerima informasi dari hardware yang telah disambungkan melalui ESP32. Gambar 1. Wiring dan Diagram Sistem Dari gambar diatas bisa dijelaskan bahwa Saat program dimulai, koneksi internet melalui MIFI diaktifkan sebagai jalur komunikasi utama ke Telegram. Ketika sepeda motor mendeteksi getaran menggunakan sensor SW420, sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi ke Telegram. Selanjutnya. ESP-CAM akan aktif untuk mengambil gambar dan mengirimkannya ke Telegram, diikuti oleh modul GPS yang Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika sebagai mengirim perintah dan juga menerima informasi atau sebagai input maupun output dari alat ini, yang sudah diprogram melalui ESP 32. 4 Perancangan Hardware Gambar 3. Desain Prototype Desain Hardware bisa dilihat pada Gambar 2 yaitu menjelaskan tentang cara kerja sistem Hardware pada bagian Pada Gambar 3 merupakan desain prototype sebelum di realisasikan. Gambar 2. Flowchart Proses Kerja Sistem Perangkat Keras : rangkaian sistem mekanik dan rangkaian pengontrol. Hardware yang digunakan yaitu berupa sensor getar, high pressure pump. GPS. ESP 32 Cam. 3 Perancangan Software Desain software ini menjelaskan tentang Langkah-langkah berjalannya program pada alat keamanan sepeda motor berbasis IOT. Bisa dilihat pada Gambar 2. Pada Gambar 2 mengarahkan desain software pada sistem keamanan sepeda motor berbasis IOT. Telegram Dalam Desain Hardware ini, ada beberapa komponen yang digunakan untuk keamanan sepeda motor yang berbasis IOT, yaitu ESP 32 yang berfungsi sebagai pengontrol, sensor SW420 atau sensor getar sebagai pemicu dimulainya sistem. ESP CAM sebagai menangkap gambar, mengirimkan sinyal GPS yaitu GPS NEO-6M. High Pressure Pump sebagai Sistem Pengereman. Jadi rancangan alat ini akan dihubungkan dengan pengontrolnya yaitu dengan microcontroller berupa ESP 32. 5 Perancangan . Arduino dan aplikasi Telegram Pada tahap awal ini, untuk memulai pengujian dengan membuat program terlebih dahulu untuk memerintah setiap sensor yang ada pada alat ini supaya berjalan sesuai yang di inginkan. Dan software yang digunakan pada alat ini yaitu ARDUINO IDEA yang kemudian Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika akan dikirim ke ESP 32 sebagai Alat ini menggunakan sistem IOT, yang digunakan untuk mengontrol maupun memonitoring sepeda motor dari jarak Pada bagian ini, bisa memulai program dengan mengaktifkan aplikasi Telegram sebagai penyalur antara alat dengan program dan membuat kata start untuk memulai program dengan hasil pada Gambar 4. Gambar 4 adalah hasil ujicoba yang sudah dirancang untuk memulai awal program pada penelitian ini. Dan pada Gambar 5 berikut merupakan hasil ujicoba Ketika sepedamotor mengalami pencurian maka secara otomatis telegram akan mengirimkan informasi berupa pesan AoAoADA INDIKASI PENCURIAN!AoAo. Maka memilih opsi untuk mengetahui dikendalikan melalui sensor GPS NEO-6M atau dapat mengambil foto yang di control melalui ESP CAM pada rancangan Keamanan Sepeda Motor Menggunakan Sistem Pengereman High Pressure Pump Dan Esp 32 Berbasis Internet Of Things. Seperti pada Gambar 6 Gambar 6. Memilih Opsi Lokasi & Gambar 4. Memulai Program Pada Telegram Photo 6 Replikasi Eksperimen Replikasi eksperimen dalam sistem keamanan sepeda motor ini dilakukan dengan menyusun prosedur uji yang konsisten, menguji sistem secara berulang dalam berbagai kondisi, seperti pengujian tiap sensor yang tidak dilakukan sekali tetapi berkali-kali sehingga menemukan hasil yang lebih maksimal dan menganalisis hasilnya secara sistematis. Proses ini penting untuk memastikan bahwa sistem benar-benar andal, efektif, dan dapat diterapkan secara luas. Gambar 5. Program Mendeteksi Indikasi Pencurian Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika HASIL DAN DISKUSI Pada bab ini membahas tentang pengujian setiap sensor maupun program yang terdapat pada alat yang telah dibuat. Dari setiap alat maupun program ini sudah di uji dengan sedetail mungkin sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Pengujian Alat Uji coba yang dilakukan ini berguna untuk memastikan alat ini apakah bisa berfungsi sebagaimana yang diinginkan. Untuk pengujian ini bisa dikalibrasi terlebih dahulu untuk memastikan bahwa Gambar 9. Pegujian GPS NEO-6M alat ini bekerja dengan baik dan mengurangi resiko kegagalan perangkat yang berakibat fatal pada proses penelitian ini. Gambar 7. Pengujian SW 420 Gambar 10. Pengujian High Pressure Pump Gambar 11. Rangkaian Alat Keseluruhan Gambar 11 merupakan rangkaian keseluruhan yang sudah disusun sesuai tahapan dalam penelitian pada Gambar 1 Gambar 8. Pengujian ESP CAM Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Pengujian Sensor SW420 SW420 pada penelitian ini berfungsi sebagai pemicu dari keseluruhan alat ini. Ketika SW420 mendeteksi getaran yang sudah ditentukan, maka alat ini aktif. Berikut pengujian yang telah dilakukan dengan beberapa Hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel 1. ke Telegram, sedangkan 33. 3% tidak. Ini menunjukkan bahwa sistem hanya merespons dan mengirim informasi saat tingkat getaran mencapai kategori sedang atau tinggi, yang menandakan potensi ancaman. Pengujian ESP 32 ESP 32 adalah mikrokontroller yang hemat energi dengan wifi dan dualmode Bluetooth terintegrasi. Alat ini dipergunakan sebagai penyambung perangkat ke jaringan internet dan juga Pada penelitian ini menggunakan modem sebagai alat bantu untuk menangkap jaringan. Pengujian High Pressure Pump Dalam penelitian ini High Pressure Pump berfungsi sebagai pendorong minyak rem pada sepeda motor sehingga sepeda motor dapat berhenti sebagai mana seperti sepeda motor di rem Ketika berjalan seperti biasanya. Dan berikut hasil pengujian yang dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 1. Hasil Pengujian dari sensor SW420 No Getaran High Pressure Pump Alarm Tidak Aktif Tidak Aktif Tidak Aktif Aktif Keterangan ( Mengirim Informasi Telegra. Tidak Lemah Lemah Lemah Sedang Tidak Aktif Tidak Aktif Tidak Aktif Aktif Sedang Aktif Aktif Sedang Aktif Aktif Tinggi Aktif Aktif Tinggi Tinggi Aktif Aktif Aktif Aktif Tidak Tidak Dari Hasil Pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa Sensor SW420 akan mulai Aktif ketika terjadi getaran Sedang sampai Tinggi. dan ini sudah teruji 100% karena dilakukan 3 kali percobaan setiap getaran. Table 2. Hasil Pengujian dari High Pressure Pump No. Kecepatan Awal (Km/Ja. Kondisi Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Melambat Berhenti Melambat Berhenti Melambat Berhenti Grafik di atas menunjukkan bahwa Dari hasil Pengujian tersebut dapat 7% dari kejadian getaran mengirim informasi disimpulkan bahwa ketika sepeda motor dengan Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika kecepatan awal kurang dari 60 Km/Jam, maka sepeda motor tersebut akan berhenti sedangkan sebaliknya yaitu melebihi 60 Km/Jam, maka sepeda motor tersebut akan melambat sampai Tabel 3. Hasil Pengujian dari ESP CAM dengan kondisi berhenti. Dan ini memiliki persentase 100% keberhasilan karena sudah dilakukan uji Coba. Percobaan Jelas Blur ue ue ue ue ue ue ue ue ue ue Grafik di atas menunjukkan bahwa: 7% dari kejadian berakhir dengan kondisi "Berhenti" C "Melambat - Berhenti" Dari hasil pengujian ESP CAM tersebut memiliki persentase 70% dari 10 percobaan dan dapat disimpulkan bahwa dari pengambilan gambar yang dilakukan, terkadang mendapatkan hasil yang kurang memuaskan atau bisa dikatakan blur. Tetapi dari hasil tersebut sistem bisa mengambil gambar berulang kali sebagai solusi sehingga mendapatkan hasil yang Berikut gambar yang diambil dari ESP CAM dan dapat dilihat pada Tabel 4. Artinya, semakin tinggi kecepatan awal, semakin besar kemungkinan motor mengalami fase perlambatan sebelum benar-benar berhenti. Ini dapat mengindikasikan respons sistem terhadap kondisi darurat atau proses otomatis seperti Tabel 4. Contoh Hasil Pengambilan Gambar pengereman bertahap. Jelas Blur Pengujian Sensor ESP CAM ESP CAM adalah Sensor yang digunakan untuk menangkap gambar. Pada alat ini dipergunakan sebagai menangkap gambar yang sedang menggunakan sepeda motor saat sistemnya mulai aktif. Hasil dari Percobaan bisa dilihat pada Tabel 3. Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Tabel 5. Contoh Hasil Pengujian dari GPS NEO6M Percob Letak Sepeda Motor Google Maps https://w. /maps/@6. 965083,112. 1z?entry=ttu Lokasi : Gapura Wadeng Sidayu. Gresik https://w. /maps/@6. 962886,112. 1z?entry=ttu Lokasi : Indomart Wadeng. Sidayu. Gresik Grafik menunjukkan bahwa: 70% hasil tangkapan kamera bersifat jelas 30% hasilnya blur Ini mengindikasikan bahwa sistem kamera . isalnya ESP-CAM) cukup andal dalam menghasilkan gambar yang dapat dikenali, tetapi masih ada potensi perbaikan untuk kondisi pencahayaan atau fokus agar mengurangi jumlah gambar blur. https://w. /maps/@6. 961658,112. 1z?entry=ttu Lokasi : UPT SMPN 3 Gresik Pengujian Sensor GPS NEO-6M GPS NEO-6M adalah sensor yang menampilkan letak atau lokasi dari Sepeda motor yang kemudian akan dikirimkan ke telegram, sehingga dapat mengetahui Dimana letak Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . 60-70 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika sepeda motor itu berada. Hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel 5. Hasil dari pengujian tersebut 100% berhasil karena letak dari gps sesuai dengan apa yang dikirim oleh sistem ke telegram. Pengujian Keseluruhan Pengujian ini dilakukan dengan 9 kali percobaan terdiri dari : rendah 3 kali, sedang 3 kali, tinggi 3 kali. Hasil pengujian keseluruhan dapat dilihat pada Tabel 5. Dari pengujian tersebut dapat dijelaskan bahwa ketika terdapat getaran yang rendah maka sistem tidak ada yang aktif sama sekali, dan ketika terdapat getaran sedang sampai tinggi maka sistem akan aktif dan mengirimkan informasi ke telegram. dari 9 kali percobaan diperoleh kesesuaian 100% dari yang diharapkan. Tabel 5. Hasil dari Pengujian Keseluruhan No. Sensor Getar Klakson Relay Switch u u u u u u ue ue ue ue ue ue ue ue ue ue ue ue NB. u : Tidak Aktif ue : Aktif Rendah Rendah Rendah Sedang Sedang Sedang Tinggi Tinggi Tinggi Rem Kecepatan Awal (Km/Ja. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan uraian dan hasil penelitian dan perancangan ini, dapat disimpulkan bahwa perancangan pada penelitian ini telah dibuat Dengan menerapkan tracking sistem keamanan menggunakan GPS NEO-6M dengan hasil yang akurat. Pada penelitian ini, jika terjadi indikasi pencurian, sensor getar (SW. dapat memberikan respon yang cepat terhadap relay seperti High Pressure Pump Sebagai pengereman sehingga sepeda motor tidak bisa berjalan dikarenakan adanya rem pada sepeda motor yang tidak bisa dilepas kecuali oleh pemilik. ESP 32 CAM memberikan gambar yang jelas sehingga GPS ESP CAM Kondisi Keterangan u u u ue ue ue ue ue ue u u u ue ue ue ue ue ue Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Berhenti Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai dapat mengetahui pelaku pencurian. Pada penelitian ini juga dilengkapi dengan sistem IOT dengan mengirimkan pemberitahuan ke aplikasi Telegram dan Sistem ini telah berhasil dibuat. Penelitian perkembangan signifikan melalui penambahan komponen high pressure pump sebagai respons aktif terhadap ancaman, serta perubahan sistem transmisi data menggunakan MIFI, yang meningkatkan stabilitas dan jangkauan sinyal untuk komunikasi real-time ke platform seperti Telegram. Integrasi ini memperkuat keandalan dan efektivitas sistem keamanan sepeda motor berbasis IoT secara keseluruhan. Diterima Redaksi: 16 April 2025 | Selesai Revisi: 15 Mei 2025 | Diterbitkan Online: 28 Mei 2025 Volume 20 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Saran Penelitian ini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, khususnya pada aspek kualitas tangkapan gambar dari ESP-CAM yang masih kurang jelas dalam beberapa kondisi, serta stabilitas sinyal yang menurun apabila perangkat berada di lokasi yang jauh dari pusat jaringan. Perbaikan pada kedua aspek ini penting untuk meningkatkan akurasi deteksi dan keandalan sistem dalam situasi nyata. DAFTAR PUSTAKA