Education Achievment: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Journal Homepage: http://pusdikra-publishing. com/index. php/jsr Metode dan Strategi Pendidikan Islam Mella Annisa1. Fitria Gusnita2. Mamy Triana3. Abhanda Amra4 1,2,3,4 Universitas Mahmud Yunus Batusangkar. Indonesia Corresponding Author: nisa300918@gmail. ABSTRACT Key Word Pendidikan Islam memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tujuannya adalah untuk mendidik siswa menjadi orang yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Untuk memastikan bahwa pendidikan agama Islam di sekolah berjalan dengan baik, metode dan pendekatan yang tepat harus digunakan. Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan metode dan pendekatan untuk pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Setelah diperoleh dari sumber-sumber perpustakaan, data yang digunakan dalam penelitian ini dikelompokkan ke dalam berbagai bagian: mereduksi . ata reductio. , menyajikan . ata displa. , dan penarikan kesimpulan . rawing conclusio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dan strategi adalah cara untuk mencapai tujuan. Metode pembelajaran yang aktif dan kreatif adalah pendekatan yang digunakan oleh seorang guru untuk menyampaikan materi tentang pembelajaran Islam kepada siswa atau peserta didik mereka dengan cara yang aktif dan kreatif. Pendekatan ini digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan, khususnya dalam menyampaikan materi tentang Islam, secara efektif dan efisien. Metode. Strategi. Pendidikan Islam. How to cite https://pusdikra-publishing. com/index. php/jsr ARTICLE INFO Article history: Received 10 November 2024 Revised 21 December 2024 Accepted 01 January 2025 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License PENDAHULUAN Maju atau tidaknya pendidikan yang ada menentukan kemajuan dan kemunduran suatu bangsa. pendidikan harus menjadi prioritas utama (Zaidan et al. , baik pemerintah maupun swasta. Pendidikan di era 4. 0 menghadapi banyak tantangan yang dapat mengurangi kualitas pendidikan. Tidak terkecuali, pendidikan Islam menghadapi masalah yang sama. Hasil pendidikan Islam menjadi perhatian utama Masyarakat, terutama mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, (Nurmawati et , 2. Merosotnya budi pekerti . siswa tidak lepas dari proses pendidikan yang diberikan oleh lembaga . ekolah atau madrasa. , di mana peran guru sebagai pendidik sangat penting (Sunarko & Firdaus, 2. Guru membutuhkan pengetahuan yang luas tentang kegiatan mengajar untuk melakukan tugas mereka secara profesional. Strategi dan metode pembelajaran adalah Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 pengetahuan yang harus dimiliki guru. Pada akhirnya, seorang guru harus memiliki dan memahami pendekatan dan teknik pembelajaran yang efektif, serta arahan praktis untuk bertindak dan menerapkannya dalam pembelajaran (Santika et al. , 2. Tidak diragukan lagi bahwa keberhasilan suatu proses pembelajaran bergantung pada bagaimana strategi dan metode digunakan. keberhasilan tidak dapat dicapai secara mandiri tanpa bantuan elemen lain (Muttaqien et al. , 2. Untuk membantu siswa atau siswi belajar, metode dan sistem pembelajaran yang melibatkan interaksi dan organisasi beragam elemen yang saling berkesinambungan (Nurfitriah et al. , 2. Sistem pembelajaran pada dasarnya terdiri dari berbagai bagian berfungsi bersama dan mencapai tujuan tertentu. Strategi pembelajaran adalah bagian dari sistem Kegiatan pembelajaran sendiri terdiri dari bagian-bagian yang berfungsi bersama dalam menggapai sasaran yang sudah disepakati. Jika salah satu komponen sistem gagal mencapai tujuan pembelajaran sebelumnya, sistem pembelajaran tidak akan berfungsi (Najiyah & Prayogi, 2. Tulisan ini akan menjelaskan berbagai pendekatan dan teknik mengajar yang dapat digunakan oleh pendidik ketika mereka mengajarkan Pendidikan Agama Islam dalam menaikkan tingkatan dari hasil pembelajaran yang dilakukan oleh siswa. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dari perpustakaan, termasuk buku-buku, karya ilmiah siswa, majalah, jurnal, dan sumber lain yang mendukung penelitian. Data yang dikumpulkan dari perpustakaan kemudian dibagi menjadi bagian-bagian yang berbeda: reduksi data, penampilan data, dan penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam Menurut (Abdurrohman, 2. Strategi pembelajaran adalah cara guru mengorganisir, mengisi, menyampaikan, dan mengelola kegiatan belajar dengan berbagai sumber belajar. Strategi ini membantu guru menjalankan proses pembelajaran dengan baik dan efisien. Menurut (Qowim, 2. Strategi adalah metode umum yang digunakan oleh pendidik untuk mengajar siswa mereka dalam menggapai sasaran yang sudah Tidak seperti tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran adalah alat atau media (Albab, 2. Sebaliknya, menurut Hamid (Hamid, 2. Strategi pembelajaran terdiri dari perencanaan tindakan . umpulan aktivita. , yang mencakup penerapan teknik dan menggunakan berbagai kekuatan selama proses belajar. Namun, pendidikan Islam adalah upaya untuk mengembangkan semua potensi manusia, baik fisik maupun mental, untuk membangun pribadi muslim sejati. Salah Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 satu elemen daripada usaha dalam memupuk prinsip-prinsip ajaran Islam dalam diri mereka sendiri yang menganutnya adalah pendidikan Islam. Pendidikan Islam harus diberikan dengan cara yang sistematis dan ditujukan untuk mengembangkan seluruh potensi siswa dalam berbagai aspeknya dengan tujuan mencapai kesempurnaan hidup. Tujuan pendidikan Islam termasuk untuk menumbuhkan sikap mental yang akan dimanifestasikan dalam tindakan (Agnia et al. , 2. Dengan mempertimbangkan komentar para ahli di atas, jelas bahwa pendidikan Islam adalah upaya untuk meningkatkan potensi setiap orang dengan menanamkan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam anggota masyarakatnya sehingga mereka menjadi individu yang beriman, cerdas, berakhlak mulia, dan kuat secara fisik, mental, dan Ini akan terwujud dalam amal perbuatan, baik untuk memenuhi kebutuhan orang lain maupun diri sendiri. Siswa, guru, sumber daya pembelajaran, dan sekolah adalah semua komponen sistem pembelajaran. Komponen-komponen ini dalam konteks pembelajaran membantu membuat lingkungan pembelajaran nyaman. Mata pelajaran, karakteristik pembelajaran, pedoman kompetensi dasar, dan tujuan pembelajaran yang efektif adalah kunci untuk membuat lingkungan pembelajaran nyaman (Nurlina et al. , 2. (Soraya & Irawan, 2. , memberikan empat strategi untuk setiap aktivitas, yang disebutkan di bawah ini. Menetapkan dan menentukan kualifikasi dan spesifikasi hasil . dan tujuan . dengan mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan Pertimbangkan dan putuskan metode utamaAiatau metode dasarAi paling efisien dalam mencapai tujuan. Pertimbangkan dan rencanakan tindakan yang akan diambil dari awal hingga mencapai tujuan. Pertimbangkan dan buat standar dan tolok ukur untuk menilai dan mengukur keberhasilan usaha. Apabila seseorang mencoba mempraktekkannya, keempat komponen ini dalam konteks pembelajaran adalah: (Budiman & Suparjo, 2. Menentukan kualifikasi dan spesifikasi tujuan pembelajaan, termasuk perubahan pada profil pribadi dan prilaku siswa. Mengevaluasi dan memilih metode pendidikan yang dianggap paling efisien. Menetapkan dan mempertimbangkan prosedur, teknik dan langkah Tentukan standar dan minimal tingkat keberhasilan, atau standar dan standar Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 Bagaimana guru menggunakan strategi untuk mencapai tujuan tertentu dikenal sebagai strategi pembelajaran. Contohnya adalah metode ceramah, di mana guru menggunakan teknologi, menggunakan suara keras, dan menyelipkan humor dalam pelajaran mereka. Ini adalah strategi guru dalam mengajar (Budiman & Suparjo, 2. Metode Pembelajaran "Metode" berasal dari kata "cara". "Metode" didefinisikan secara umum sebagai metode ataupun proses yang dilakukan untuk menggapai sasaran yang disepakati. "Mengajar" sama dengan "memberi pelajaran". Metode pembelajaran merupakan pendekatan ataupun metode yang dimanfaatkan oleh guru dalam mengajar, baik secara individual maupun kelompok. Seorang pendidik harus memahami berbagai pendekatan agar mereka mampu menggapai sasaran pendidikan yang sudah Memahami karakteristik berbagai metode akan lebih mudah bagi seorang guru untuk memilih pendekatan yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi. Metode pembelajaran sangat dipengaruhi oleh tujuan pendidikan (Siregar, 2. Metode pembelajaran adalah cara seorang guru bertindak mengajar siswa. Karena penyampaian dilakukan melalui interaksi, pendekatan pembelajaran juga merupakan cara guru berhubungan dengan siswa (Nasution et al. , 2. Jadi, metode pembelajaran adalah alat yang digunakan untuk membuat proses belajar mengajar. Menurut (Ramadhani & Sari, 2. metode adalah cara untuk mencapai sesuatu. Serangkaian metode pengajaran tertentu digunakan untuk menerapkan suatu strategi (Ramadhani & Sari, 2. Namun, menurut (Harmita et al. , 2. , metode pembelajaran adalah upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang materi pembelajaran yang lebih khusus. Abudin memberikan definisi metode yang hampir sama dengan definisi pakar lain, yaitu berkaitan dengan metode yang harus digunakan untuk mencapai tujuan. Ahli pendidikan lain mengatakan bahwa pemahaman mereka tentang metode lebih berkonsentrasi pada peran yang dimainkannya, yaitu sebagai alat untuk menyusun, menguji, dan menemukan data yang berkaitan dengan disiplin ilmu tertentu. Metode, menurut Wina Sanjaya, adalah komponen penting dari strategi pembelajaran untuk mencapai tujuan. (Sujarwo, 2. Menurut Jalaluddin dan Usman Said, metode adalah cara guru mengajar siswa. Dari pendapat para ahli ini, kita dapat mengatakan bahwa metode pembelajaran adalah cara guru dan siswa menggunakan pelajaran untuk mencapai tujuan. Seorang pendidik harus mempersiapkan diri untuk hal-hal berikut: Menentukan rute pembelajaran Menyusun materi Menentukan prosedur dan metode penyajian Menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan, serta bahan pendukung. Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 Pendidik juga harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih metode untuk kegiatan tatap muka di kelas. Faktor-faktor tersebut adalah: Standar dan tingkat dan institusi Pendidikan Tingkat siap sedia murid Sarana dan kondisi Kondisi pendidik mencakup pengetahuan, kapabilitas mengajar, dan perspektif Ada tuntutan masyarakat yang relevan dengan tujuan pendidikan nasional. Metode berfungsi sebagai penghubung antara model dan pendekatan pembelajaran, sehingga memainkan peran penting dalam proses pembelajaran. Nana Sudjana menyatakan bahwa "metode pembelajaran" adalah istilah yang mengacu pada cara guru berinteraksi dengan siswa selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemampuan untuk memilih metode pengajaran yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan, keadaan kondisi, dan tahapan perkembangan siswa. Menurut Hasan Langgulung, ada tiga elemen yang harus dipertimbangkan saat menggunakan pendekatan pembelajaran: Prinsip utama pendidikan Islam adalah membina individu yang beriman, menyadari bahwa setiap orang adalah seorang hamba yang membutuhkan pengabdian kepada Tuhannya. Mengacu pada pendekatan Qurani. Bersamaan dengan penggerakan . dan hukuman Menurut Majid dan Andayani, ada metode pendidikan Islam, seperti: Metode antisipatif: mengantisipasi masalah anak didik yang langsung muncul Metode dialog kreatif: Ini adalah salah satu metode di mana siswa dapat secara langsung berbicara dengan instruktur tentang masalah yang sedang mereka Studi kasus: contoh masalah untuk digunakan sebagai contoh atau contoh solusi Teknik pelatihan, yang mencakup bantuan mental dan fisik untuk melakukan berbagai bentuk latihan beribadah Teknik merenung, yang mengajarkan siswa untuk berpikir tentang masalah yang mereka hadapi Metode lawatan, yaitu mengunjungi lokasi tertentu untuk meningkatkan hubungan ukhuwah sesama muslim Pendekatan kontemplasi: merenungkan kembali peristiwa untuk mendapatkan ibrah-nya Metode taubat: Memohon ampunan kepada Allah, berjanji untuk tidak melakukan sesuatu yang buruk, dan menyesali diri atas tindakan yang buruk. Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 Metode pembelajaran adalah upaya untuk menerapkan rencana dalam kegiatan nyata untuk mencapai tujuan dengan cara terbaik. Ini menunjukkan bahwa pendekatan digunakan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, dapat terjadi bahwa satu pendekatan pembelajaran dikombinasikan dengan berbagai pendekatan (Lubis & Gusman, 2. Misalnya, strategi ekspositori dapat melibatkan ceramah dan diskusi atau bahkan tanya jawab dengan menggunakan sumber daya yang tersedia, termasuk media pembelajaran. Oleh karena itu, pendekatan dan taktik berbeda. Sementara metode adalah cara untuk menerapkan suatu strategi, strategi menunjuk pada rencana untuk mencapainya. Metode sangat penting untuk pengajaran (Siregar, 2. Nada Sudjana menyatakan bahwa pendekatan pembelajaran adalah cara pendidik menjalin hubungan dengan siswa. Salah satu tujuan dari metode pengajaran Islam adalah untuk memberikan cara terbaik untuk menerapkan ilmu pendidikan Islam. Untuk mencapai tujuan ini, pelaksanaannya terjadi dalam proses pendidikan, yang termasuk dalam struktur dan sistem kelembagaan. Menurut Aris . , metode Pendidikan Islam harus sesuai dengan tujuan dan substansi ilmu pengetahuan aslinya karena merupakan elemen ilmu pengetahuan yang mendukung keberhasilan ilmu pengetahuan induknya. Jika tidak ada kesetaraan antara satu dengan yang lain dalam hal bahan dan tujuan pendidikan tidak dapat melakukan tugas dan fungsinya. Jika kita memahami metode sebagai bagian dari sistem ilmu pengetahuan yang berfungsi sebagai alat pendidikan, setiap firman Allah dalam AlQur'an sebagai sumber ilmu pendidikan memiliki makna metodologis yang Dengan demikian, metode pendidikan Islam banyak bergantung pada perspektif keilmuan pendidikan yang berasal dari Al-Qur'an dan Hadits. Dunia pendidikan, terutama pembelajaran kelas, tidak dapat dipisahkan dari pendekatan Metode didefinisikan sebagai cara seorang pendidik mengatur pelajaran di kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran. Strategi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Islam Yang Diterapkan di Indonesia Soraya dan Irawan . berpendapat bahwa strategi pengembangan pendidikan Islam memiliki tujuan dan fungsi sebagai strategi untuk menjalankan pendidikan Islam secara efektif dan mencapai tujuan. Agar pengembangan pendidikan Islam berjalan dengan baik, metode pengembangan pendidikan Islam digunakan sebagai metode atau teknik pengembangan. Selain itu, merupakan alat yang digunakan untuk mengembangkan pendidikan islam. Media yang digunakan untuk pengembangan pendidikan islam mencakup berbagai jenis media. Salah satu contohnya adalah penggunaan media yang mengikuti perkembangan zaman, seperti penggunaan media sosial, yang sangat populer saat ini. Agar ulama tidak tertinggal, pemikiran mereka tentang pengembangan pendidikan Islam harus mengikuti perkembangan dan mengikuti perubahan zaman. Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 Menurut Qowimi . , seorang pendidik harus memilih, menentukan, dan menerapkan metode pendidikan yang sesuai dengan materi pembelajaran agar Program pendidikan dapat dilakukan dengan lancar dan mencapai tujuan kegiatan Dalam pendidikan Islam, istilah-istilah yang ditemukan dalam al-Qur'an dan hadits diinterpretasikan secara kontekstual dan tekstual. Beberapa ahli pendidikan Islam di dalam maupun luar negeri, menggunakan kata-kata dari al-Qur'an dan hadits untuk memberikan penafsiran pedagogis. Seperti yang ditunjukkan dalam pembahasan, metode pendidikan yang sesuai akan berdampak pada pembelajaran yang efektif dan efisien. Dengan kata lain, metode memiliki peran, posisi, dan keuntungan dalam proses pembelajaran. Seorang guru harus memperhatikan prinsip agar metode tetap diwarnai dan terarah. Semua pendidikan dan pembelajaran inti harus sesuai dengan al-Qur'an sebagai rujukan dan hadits, yang membedakan pendekatan pendidikan Islam dari pendekatan lain. Bermi dan Khoirunnisa . mengatakan bahwa pendekatan dan pendekatan pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan kualitas pendidikan karena dapat menyesuaikan dengan perbedaan siswa, kemampuan mereka, dan minat dan kecerdasan mereka, terutama di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Tenaga pengajar yang ahli di bidang tersebut masih kurang, meskipun sarana dan prasarana penunjang masih Sebenarnya, jika semua orang di sekolahAiguru, kepala sekolah, siswa, dan siswa lainnyaAiberkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas siswa, masalah ini dapat diselesaikan. Perkembangan KD dan SK Fiqih MI pada awalnya didasarkan pada metrik seperti materi pelajaran, kegiatan pembelajaran, pencapaian hasil belajar, media pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Ini dilandaskan pada pertimbangan perkembangan dan pertumbuhan fisik dan mental siswa di Madrasah Ibtidaiyah saat dalam usia anak-anak. Selain itu, guru PAI MI memiliki kebebasan lebih besar untuk membuat pendekatan serta teknik dalam belajar yang sejalan pada kapabilitas siswa mereka. Namun, ada beberapa permasalahan, seperti alokasi waktu yang tidak tepat dan kurangnya sumber daya dan sarana. Teknik dan strategi pembelajaran PAI di MI, bagaimanapun, digunakan dengan baik. Dilihat oleh siswa, itu meningkatkan motivasi mereka untuk belajar, meningkatkan keaktifan bertanya mereka, dan menumbuhkan sikap keagamaan yang lebih mendalam. Lebih penting daripada hanya memahami teori pembelajaran adalah kemampuan siswa untuk menerapkan ajaran Islam. Penelitian yang dilakukan oleh Nurmawati et al. membahas berbagai pendekatan dan strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di Indonesia. Penelitian literatur tentang buku Saleh Abdul Aziz "Al-Tarbiyah wa Thuruqu al-Tadris: Strategi Pendidikan Islam untuk Membentuk Generasi Unggul" mencapai beberapa kesimpulan: Saleh Abdul Aziz memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep Al-Tarbiyah wa Thuruqu al-Tadris, memberikan penjelasan tentang Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam, dan menyarankan metode yang dianggapnya efektif untuk membangun generasi yang unggul. Salah satu bukti pengaruh karya ini adalah upaya untuk menyatukan ajaran Islam dengan konteks sosial dan perkembangan zaman, yang menunjukkan relevansinya dalam menangani tantangan pendidikan kontemporer. Secara keseluruhan, penelitian pustaka ini memberikan pemahaman awal yang berharga tentang peran Saleh Abdul Aziz dalam mengembangkan pendekatan pendidikan Islam yang bertujuan untuk menghasilkan generasi yang unggul. Hasil penelitian ini berfungsi sebagai dasar untuk penelitian tambahan yang akan membantu kita memahami lebih baik strategi pendidikan yang diusulkan dan seberapa relevan dan efektif mereka. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Andim et al. menemukan bahwa cara terbaik untuk mengajar anak Tunagrahita agama Islam adalah dengan menyederhanakan konten, menghindari penyampaian konten secara abstrak, menggunakan pendekatan kontekstual, mudah, praktis, visual, bertahap, berulangulang, berkesinambungan, dan memberikan penekanan aspek psikomotorik dan afektif. Pembelajaran agama Islam untuk anak Tunagrahita didasarkan pada prinsip-prinsip berikut: keperagaan, kesiapan, layanan individual, kasih sayang, insentif, keterampilan, pendidikan dan kerja sama, dan penyempurnaan dan penanaman sikap. Pembelajaran agama Islam untuk anak Tunagrahita sering diajarkan melalui ceramah, tanya jawab, demonstrasi, tugas, pembiasaan, dan driil. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Irsyadiah dan Rifa'i . menemukan bahwa kombinasi pendekatan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran campuran tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang materi tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam analisis kritis, pemecahan masalah, komunikasi interpersonal, dan keterampilan lainnya yang sangat penting bagi siswa. Dengan teknologi saat ini, keterbatasan waktu pertemuan di kelas dapat diatasi dengan pembelajaran campuran. Pengajaran tidak hanya terdiri dari pengajaran langsung . irect learnin. dan pengajaran online, tetapi juga termasuk interaksi sosial. Disarankan agar siswa lebih sering bekerja sama secara online, berbagi masalah pada berbagai tingkatan, dan kemudian membentuk komunitas "penyelesaian masalah" mereka sendiri. Dengan menggabungkan pembelajaran e-learning kooperatif, pendidikan agama islam akan menjadi menarik serta interaktif. KESIMPULAN Metode dan strategi adalah cara yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Metode mengajar yang aktif dan kreatif adalah cara seorang guru menyampaikan materi pembelajaran Islam kepada siswa atau peserta didik mereka dengan cara yang aktif dan kreatif. Metode ini membantu guru mencapai tujuan pendidikan, khususnya dalam menyampaikan materi tersebut secara efektif. Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 108-117 DAFTAR PUSTAKA