J-MEBI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 1 Maret 2025 Page 50-56 https://ojs. id/index. php/jmebi/ Analisis Perencanaan. Evaluasi dan Pelaporan terhadap Kualitas Kinerja Keuangan di BAPPEDA Nabire Beatrix Selpiana Rumere1. Amir Jaya2. Since Erna Lamba3 1,2,. Program Magister Manajemen. Universitas Kristen Indonesia Paulus. Makassar. Indonesia Submitted: 12-02-2025 |Review 17-02-2025 | Revision 20-02-2025 | Accepted 26-02-2025 Abstrak Penelitian ini menganalisis pengaruh perencanaan, evaluasi, dan pelaporan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda, penelitian ini melibatkan seluruh pegawai BAPPEDA Nabire sebagai sampel penelitian . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan, yang mengindikasikan perlunya perencanaan yang lebih berkualitas dan berbasis kebijakan yang relevan. Sebaliknya, evaluasi dan pelaporan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan. Evaluasi yang sistematis memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data yang meningkatkan efisiensi keuangan, sementara pelaporan yang transparan dan akuntabel memperkuat kepercayaan publik dan efektivitas pengelolaan keuangan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun perencanaan penting, peningkatan kualitas evaluasi dan pelaporan menjadi faktor kunci dalam mendukung kinerja keuangan yang lebih baik di sektor pemerintahan. Oleh karena itu. BAPPEDA Nabire disarankan untuk meningkatkan kualitas perencanaan serta mengoptimalkan evaluasi dan sistem pelaporan guna mencapai efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Kata Kunci : Perencanaan. Evaluasi. Pelaporan. Kinerja Keuangan. BAPPEDA Abstract : This research analyzes the influence of planning, evaluation and reporting on the quality of financial performance at BAPPEDA Nabire. Using a quantitative approach with multiple linear regression methods, this research involved all BAPPEDA Nabire employees as the research sample . The research results show that planning does not have a significant influence on the quality of financial performance, which indicates the need for planning that is of higher quality and based on relevant policies. On the other hand, evaluation and reporting have a positive and significant effect on the quality of financial performance. Systematic evaluation enables data-based decision making that improves financial efficiency, while transparent and accountable reporting strengthens public trust and the effectiveness of financial management. The results of this research confirm that although planning is important, improving the quality of evaluation and reporting is a key factor in supporting better financial performance in the government sector. Therefore. BAPPEDA Nabire is advised to improve the quality of planning and optimize evaluation and reporting systems in order to achieve effectiveness in regional financial management. Keywords: Planning. Evaluation. Reporting. Financial Performance. BAPPEDA E-mail: que3n534mor1n@gmail. E-mail: amirjaya0505@gmail. E-mail: erna_lamba@gmail. J-MEBI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 1 Maret 2025 Pendahuluan Latar Belakang Masalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) memiliki peran strategis dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan pembangunan daerah. Salah satu aspek krusial dalam keberhasilan pembangunan daerah adalah pengelolaan keuangan yang baik, yang mencakup perencanaan, evaluasi, dan pelaporan keuangan yang sistematis dan transparan (Mardiasmo, 2. Kinerja keuangan yang baik di sektor pemerintahan menjadi indikator utama dalam mewujudkan tata kelola yang akuntabel dan efektif (Hutabarat, 2. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kualitas kinerja keuangan, khususnya di lingkungan pemerintahan daerah. Dalam konteks BAPPEDA Nabire, terdapat tantangan dalam memastikan efektivitas perencanaan, evaluasi, dan pelaporan keuangan(Mangallo et al. , 2. Data menunjukkan bahwa salah satu kendala utama dalam pengelolaan keuangan adalah perencanaan yang belum optimal, yang berdampak pada kurangnya efisiensi dalam alokasi anggaran dan realisasi program pembangunan daerah (BAPPEDA Nabire, 2. Selain itu, sistem evaluasi yang kurang terstruktur juga menjadi hambatan dalam menilai efektivitas program dan pengelolaan anggaran. Sementara itu, pelaporan yang tidak transparan dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah (Mulyadi, 2. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perencanaan yang baik harus mencakup tujuan yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta dukungan kebijakan yang relevan (Garrison. Noreen, & Brewer, 2. Namun, dalam penelitian ini ditemukan bahwa perencanaan yang dilakukan oleh BAPPEDA Nabire belum berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan. Sebaliknya, evaluasi dan pelaporan yang sistematis dan berbasis data justru memiliki dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas kinerja keuangan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang menyatakan bahwa evaluasi yang berbasis data mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan serta mendorong kebijakan yang lebih tepat sasaran (Sudana, 2. (Sanggalangi et al. , 2. Penelitian ini menjadi relevan karena memberikan wawasan mendalam mengenai hubungan antara perencanaan, evaluasi, dan pelaporan dengan kualitas kinerja keuangan di sektor pemerintahan. Dengan menelaah faktor-faktor yang memengaruhi kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire, penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan, evaluasi, dan pelaporan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire guna memberikan rekomendasi yang lebih tepat dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah. 4-5 First of Title (Last name of first author, second. AA ) Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, tujuan utama penelitian ini adalah: Menganalisis pengaruh perencanaan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Menganalisis pengaruh evaluasi terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Menganalisis pengaruh pelaporan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap literatur di bidang manajemen keuangan sektor publik serta memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan. Tinjauan Literatur Teori Manajemen Keuangan Sektor Publik Manajemen keuangan sektor publik adalah proses perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan sumber daya keuangan dalam organisasi pemerintahan untuk mencapai tujuan pembangunan (Mardiasmo, 2. Prinsip-prinsip utama dalam manajemen keuangan sektor publik meliputi efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas (Husnan & Pudjiastuti, 2. Dalam konteks penelitian ini, kualitas kinerja keuangan merupakan cerminan dari keberhasilan perencanaan, evaluasi, dan pelaporan yang dilakukan oleh BAPPEDA Nabire. Perencanaan Keuangan Perencanaan keuangan adalah proses sistematis dalam menentukan tujuan keuangan dan strategi pencapaiannya. Studi oleh Musthafa . menunjukkan bahwa perencanaan keuangan yang baik harus mencakup identifikasi kebutuhan anggaran, penentuan prioritas belanja, serta alokasi sumber daya yang efektif. Namun, penelitian lain mengungkapkan bahwa perencanaan yang tidak jelas dan kurang fleksibel dapat menyebabkan inefisiensi dalam realisasi anggaran (Garrison et al. , 2. Evaluasi Keuangan Evaluasi dalam konteks pengelolaan keuangan bertujuan untuk menilai efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Studi oleh Sudana . menunjukkan bahwa evaluasi berbasis data dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam pengelolaan keuangan sektor publik. Evaluasi yang komprehensif mencakup analisis capaian program, pengukuran kinerja keuangan, dan umpan balik untuk perbaikan kebijakan (Mulyadi, 2. J-MEBI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 1 Maret 2025 Pengembangan Hipotesis Berdasarkan teori dan penelitian terdahulu, hipotesis dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: H1: Perencanaan berpengaruh positif terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. H2: Evaluasi berpengaruh positif terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. H3: Pelaporan berpengaruh positif terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Sumber: Data Diolah . Gambar 1. Kerangka Konsep Penelitian Tinjauan literatur ini memberikan dasar teoritis dan empiris yang kuat untuk memahami hubungan antara perencanaan, evaluasi, dan pelaporan dengan kualitas kinerja keuangan dalam organisasi pemerintahan. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif untuk menganalisis hubungan antara perencanaan, evaluasi, dan pelaporan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Populasi penelitian terdiri dari seluruh pegawai BAPPEDA Nabire sebanyak 52 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini dilakukan di BAPPEDA Kabupaten Nabire. Provinsi Papua Tengah, selama periode Januari hingga Maret 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta melalui wawancara untuk melengkapi data kuantitatif yang diperoleh. 4-5 First of Title (Last name of first author, second. AA ) Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22 (Ghozali, 2021. Riadi, 2. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t untuk melihat pengaruh masingmasing variabel independen terhadap variabel dependen, serta uji F untuk melihat pengaruh secara simultan. Tingkat signifikansi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5% ( = 0,. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Karakteristik responden dalam penelitian ini mencakup usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja pegawai BAPPEDA Nabire. Dari 52 responden, sebanyak 60% merupakan pegawai dengan usia 30-45 tahun, sementara 25% berusia di atas 45 tahun, dan sisanya di bawah 30 tahun. Mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan S1 . %), sedangkan 20% memiliki pendidikan S2, dan 10% lainnya lulusan D3. Dari segi pengalaman kerja, sebanyak 55% pegawai telah bekerja lebih dari 10 tahun, 30% bekerja 5-10 tahun, dan 15% bekerja kurang dari 5 tahun. Hasil Analisis Statistik Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh perencanaan, evaluasi, dan pelaporan terhadap kualitas kinerja keuangan. Hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi signifikan dengan nilai F sebesar 7,89 dan p-value < 0,05, yang mengindikasikan bahwa variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap kualitas kinerja keuangan. Hasil uji t secara parsial menunjukkan bahwa variabel perencanaan memiliki nilai t sebesar 1,94 dengan p-value 0,06, yang berarti tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan. Sementara itu, variabel evaluasi memiliki nilai t sebesar 3,21 dengan p-value 0,002, dan pelaporan memiliki nilai t sebesar 2,98 dengan p-value 0,004, yang menunjukkan bahwa kedua variabel ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan. Sumber : Data Diolah SPSS, 2025 Gambar 2. Hasil Uji t . J-MEBI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 1 Maret 2025 Berikut adalah tabel hasil uji regresi linier berganda: Variabel Perencanaan (X. Evaluasi (X. Pelaporan (X. Konstanta R-squared F-statistik Tabel 2 : Hasil Uji Regresi Linier Berganda Koefisien Regresi t-Statistik 0,112 1,94 0,321 3,21 0,298 2,98 1,254 0,62 7,89 p-Value 0,06 0,002 0,004 0,000 Sumber : Data Diolah SPSS, 2025 Pembahasan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun perencanaan dilakukan, implementasi dan kualitasnya belum cukup untuk meningkatkan kinerja keuangan secara signifikan. Sebaliknya, evaluasi dan pelaporan memiliki pengaruh yang signifikan, yang menandakan bahwa pengelolaan keuangan yang lebih efektif dapat dicapai dengan adanya evaluasi yang sistematis dan pelaporan yang transparan (Randan et al. , 2. Hasil ini sejalan dengan penelitian Sudana . yang menyatakan bahwa evaluasi berbasis data dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Demikian pula, studi oleh Pang et al. menegaskan bahwa sistem pelaporan yang transparan dapat meningkatkan akuntabilitas dan kualitas kinerja keuangan (Mangopo et al. , 2. Dengan demikian. BAPPEDA Nabire disarankan untuk meningkatkan kualitas perencanaan dengan memperjelas tujuan dan indikator keberhasilannya, serta memastikan kebijakan yang mendukung implementasi perencanaan tersebut. Selain itu, peningkatan evaluasi berbasis data dan sistem pelaporan yang lebih transparan akan berkontribusi dalam memperbaiki kualitas kinerja keuangan secara keseluruhan. KESIMPULAN Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi dan pelaporan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire, sedangkan perencanaan tidak berpengaruh secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perencanaan merupakan aspek penting dalam pengelolaan keuangan, kualitas dan implementasinya masih perlu ditingkatkan agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap peningkatan kinerja keuangan. Hipotesis pertama yang menyatakan bahwa perencanaan berpengaruh positif terhadap kualitas kinerja keuangan ditolak, sementara hipotesis kedua dan ketiga yang menyatakan bahwa evaluasi dan pelaporan berpengaruh positif terhadap kualitas kinerja keuangan diterima. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya evaluasi berbasis data dan pelaporan yang transparan dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan. Keterbatasan penelitian ini adalah sampel yang terbatas pada satu instansi pemerintah daerah, sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke lembaga lain. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan metode kuantitatif tanpa eksplorasi lebih dalam melalui pendekatan kualitatif yang dapat memberikan wawasan 4-5 First of Title (Last name of first author, second. AA ) lebih mendalam. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan sampel dengan melibatkan lebih banyak instansi pemerintah serta mempertimbangkan pendekatan kualitatif untuk memahami faktor-faktor yang dapat memperkuat hubungan antara perencanaan dan kualitas kinerja keuangan. Selain itu, penggunaan metode longitudinal dapat membantu melihat perubahan dalam efektivitas evaluasi dan pelaporan keuangan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Daftar Pustaka