Jurnal CyberTech Vol. No. September 201x, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 DECISION SUPPORT SYSTEM UNTUK MENENTUKAN INSTRUKTUR CLUB EKSTRAKURIKULER DI SD. ST. ANTONIUS BANGUN MULIA MEDAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED AGGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT (WASPAS) Paulinus Putra Siahaan. Muhammad Dahria. **. Deski Helsa Pane. *** Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma *** Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Jun 12th, 201x Revised Aug 20th, 201x Accepted Aug 26th, 201x Keyword: Sistem Pendukung Keputusan WASPAS Keberhasilan Instruktur Club ABSTRACT Keberhasilan instruktur club terbaik adalah hasil kerja nyata secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang instruktur club dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya yang meliputi menyusun program club, pelaksanaan, dan evaluasi. Upaya untuk meningkatkan mutu Keberhasilan instruktur club di lingkungan pendidikan telah lama di lakukan. Untuk menjaga kualitas Keberhasilan instruktur club. SD. ST. Antonius Bangun Mulia Medan melakukan pemilihan instruktur club setiap tahunnya terhadap guru di lingkungan SD. ST. Antonius Bangun Mulia Medan guna mengetahui keberhasilan Instruktur club terbaik SD. ST. Antonius Bangun Mulia Medan berkembang sangat pesat. Dalam mengukur penilaian instruktur club atas keberhasilan mengajar, maka menentukan tingkat keberhasilan instruktur club terbaik membutuhkan suatu sistem yang dapat mengambil keputusan yaitu sistem pendukung keputusan. Sistem Pendukung Keputusan dapat digunakan berbasis computer memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur. Cara kerja sistem ini mencakup seluruh tahap menganalisa masalah dalam menentukan tingkat keberhasilan guru terbaik, maka sistem pendukung keputusan dapat diselesaikan dengan WASPAS. Metode WASPAS yang efektif tentang masalah yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan keputusan dengan menyelesaikan masalah menjadi bagianbagiannya, mengatur bagian atau variable. Pengambilan keputusan pada masalah proses menentukan tingkat keberhasilan guru terbaik diselesaikan dengan menggunakan metode WASPAS. Hasil dengan menggunakan metode WASPAS dengan menggunakan aplikasi dapat mengambil keptuusan tingkat keberhasilan instruktur club terbaik secara akurat dan akuntabel. Hal ini sangat berhubungan memberikan inspirasi sesuatu hal yang belum pernah ada pada kalangan guru. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan. WASPAS. Keberhasilan Instruktur Club Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama : Paulinus Putra Siahaan Program Studi : Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Email : paulinussiahaan77@gmail. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 PENDAHULUAN Instruktur Club menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang bertugas mengajarkan sesuatu dan sekaligus memberikan pelatihan dan bimbingannya. Instruktur Club yang profesional diharapkan mampu menghasilkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian. Oleh sebab itu, profesi Instruktur Club perlu dikembangkan secara terus menerus dan proporsional. Supaya fungsi dan tugas yang melekat pada jabatan fungsional Instruktur Club dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, maka diperlukan Penilaian Kinerja Instruktur Club yang menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas bagi semua anak-anak yang Permasalahan yang sering ditemui adalah hilangnya berkas atau dokumen penting pada saat laporan Hal tersebut dikarenakan sistem pengarsipannya masih dilaksanakan secara manual belum Menetapkan kinerja Instruktur Club dapat mendorong peningkatan mutu ajar dan meningkatkan motivasi serta profesionalisme Instruktur Club dalam pelaksanaan tugas. Agar dapat terwujud, maka kepala Instruktur Club membuat kriteria atau persyaratan untuk menentukan kinerja Instruktur Club. Kriteria yang dimaksud antara lain: presensi/kehadiran, kedisiplinan aturan, tanggung jawab dan produktifitas, interaksi sosial, motivasi dalam pengembangan diri, responsif dan inisiatif, komunikasi, teamwork, ramah dan santun, kebersihan dan kerapihan kelas. Dalam Permasalahan tersebut keilmuan yang digunakan adalah sistem pendukung keputusan. Perkembangan Sistem Pendukung Keputusan dapat digunakan berbasis computer memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur . Cara kerja sistem ini mencakup seluruh tahap metode pengambilan masalah dalam Instruktur Club Ekstrakurikuler di sekolah SD. ST. Antonius Bangun Mulia. Maka sistem pendukung keputusan dapat diselesaikan dengan Metode WASPAS. Metode WASPAS membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan dalam menyelesaikan pemermasalahan . Oleh karena itu, sistem rekomendasi yang dibangun pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode WASPAS dengan basis desktop . Metode WASPAS yang efektif tentang masalah yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan keputusan dengan menyelesaikan masalah menjadi bagian-bagiannya, mengatur bagian atau variable . Decision Support Systems (DSS) sebagai sebuah sistem yang dimaksudkan untuk mendukung para pengambil keputusan manajerial dalam situasi keputusan semi terstruktur . METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah sebuah cara ataupun teknik untuk mengetahui hasil dari sebuah permasalahan yang lebih spesifik, dimana permasalahan dalam penelitian dilakukan beberapa metode. Metode penelitian memberikan gambaran rancangan penelitian yang meliputi antara lain, prosedur dan langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data. Data Instruktur Club yang diperoleh dari hasil pengumpulan data yang akan dijadikan sebagai data alternatif dalam perhitungan metode WASPAS adalah seperti berikut: Kode Kriteria Tabel 1. Data Jenis Kriteria Jenis Kriteria Nilai Bobot K01 Nomor Registrasi Guru (NRG) K02 Piagam Penghargaan K03 Golongan K04 Pendidikan Terkahir K05 Masa Kerja > 10 Tahun Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Tabel 2 Data Sub Kriteria Penilaian Kinerja Keterangan Penilaian Ada Lagi Di Proses Belum Ada 2- 4 10 Tahun Lebih Masa Kerja > 10 5 Ae 10 Tahun Tahun Dibawah 5 Instruktur Club Nomor Registrasi Guru (NRG) Piagam Penghargaan Golongan Pendidikan Terakhir Tahun Setelah dilakukan penilaian pada tabel 2 maka, diperoleh tabel pembobotan alternatif dari tabel kecocokan alternatif dan kriteria. Tabel 3. Normalisasi Alternatif Dra. Rosmala Purba Douli L. Tobing. Kamsia Sianipar. Elisabeth Sinurat. Veronika M Simbolon Romasi Silaban. Junianto F. Sitanggang. Rosida Ginting. Erpina Manalu. Lhoyani S. Sitohang BENEFIT (MAX) Berikut merupakan langkah pemrosesan menggunakan metode WASPAS. Pertama sekali melakukan penormalisasian ycIycnyc. Adapun matrix keputusan berdasarkan rumus . sebagai berikut: Nilai matrix keputusan untuk C1 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 A1,1 = = 1,00 A2,1 = = 1,00 A3,1 = = 1,00 A4,1 = = 1,00 A5,1 = = 0,67 A6,1 = = 1,00 A7,1 = = 1,00 A8,1 = = 1,00 A9,1 = = 1,00 A10,1 = = 0,33 Nilai matrix keputusan untuk C2 A1,2 = = 1,00 A2,2 = = 1,00 A3,2 = = 0,33 A4,2 = = 0,33 A5,2 = = 0,33 A6,2 = = 0,67 A7,2 = = 0,67 A8,2 = = 0,67 A9,2 = = 1,00 A10,2 = = 0,33 Nilai matrix keputusan untuk C3 A1,3 = = 1,00 A2,3 = = 0,33 A3,3 = = 0,67 Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx E-ISSN : 2675-9802 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A4,3 = = 0,67 A5,3 = = 0,67 A6,3 = = 0,33 A7,3 = = 0,33 A8,3 = = 0,33 A9,3 = = 0,33 A10,3 = = 0,33 Nilai matrix keputusan untuk C4 A1,4 = = 1,00 A2,4 = = 0,33 A3,4 = = 0,33 A4,4 = = 0,33 A5,4 = = 0,33 A6,4 = = 0,33 A7,4 = = 0,33 A8,4 = = 0,33 A9,4 = = 0,33 A10,4 = = 0,3 Nilai matrix keputusan untuk C5 A1,5 = = 1,00 A2,5 = = 0,33 A3,5 = = 0,67 A4,5 = = 0,67 A5,5 = = 0,67 A6,5 = = 0,67 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A7,5 = = 0,67 A8,5 = = 0,67 A9,5 = = 0,67 A10,5 = = 0,67 Adapun gambaran hasil normalisasi matrix keputusan: X=Ij 1,00 1,00 1,00 1,00 0,67 1,00 1,00 1,00 1,00 0,33 1,00 1,00 0,33 0,33 0,33 0,67 0,67 0,67 1,00 0,33 1,00 0,33 0,67 0,67 0,67 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33 1,00 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33 1,00 0,33 0,67 0,67 0,67 0,67 0,67 0,67 0,67 0,67 Langkah selanjutnya mengoptimalkan atribut dengan mengalikan terhadap bobot dari setiap kriteria. Berdasarkan rumus . Tabel 4. Mengomptimalkan Data Nilai Siqma dari Matrix Keputusan Mengoptimalkan Atribut K1x. K2x. K3x. K4x. K05x. Total 0,20 0,15 0,15 0,30 0,20 1,00 Pj x 0,50 0,20 0,15 0,05 0,10 0,07 0,57 0,28 0,20 0,10 0,10 0,10 0,13 0,63 0,32 0,13 0,10 0,10 0,10 0,13 0,57 0,28 0,13 0,05 0,10 0,10 0,13 0,52 0,26 0,20 0,10 0,05 0,10 0,13 0,58 0,29 0,07 0,10 0,05 0,10 0,13 0,45 0,23 0,20 0,05 0,05 0,10 0,13 0,53 0,27 0,13 0,10 0,10 0,20 0,13 0,67 0,33 0,07 0,05 0,05 0,10 0,20 0,47 0,23 Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Tabel 5. Mengomptimalkan Data Nilai V dari Matrix Keputusan Mengoptimalkan Atribut K1^. K2^. K3^. K4^. K05^. Total 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 Pj x 0,50 1,00 1,00 0,85 0,72 0,80 0,49 0,24 1,00 0,94 0,94 0,72 0,92 0,59 0,29 0,92 0,94 0,94 0,72 0,92 0,54 0,27 0,92 0,85 0,94 0,72 0,92 0,49 0,24 1,00 0,94 0,85 0,72 0,92 0,53 0,26 0,80 0,94 0,85 0,72 0,92 0,42 0,21 1,00 0,85 0,85 0,72 0,92 0,48 0,24 0,92 0,94 0,94 0,89 0,92 0,67 0,33 0,80 0,85 0,85 0,72 1,00 0,42 0,21 Adapun hasil kesimpulan dari perhitungan WASPAS dalam penentuan keberhasilan guru adalah sebagai berikut: Tabel 6. Hasil Perhitungan WASPAS Nama Instruktur Club Pj x 0,5 Pk x 0,5 Hasil % Rank Dra. Rosmala Purba 1,00 0,50 100,00 Douli L. Tobing. 0,57 0,24 52,82 Kamsia Sianipar. 0,63 0,29 61,03 Elisabeth Sinurat. 0,57 0,27 55,41 Veronika M Simbolon 0,52 0,24 50,23 Romasi Silaban. 0,58 0,26 55,63 Junianto F. Sitanggang. 0,45 0,21 43,74 Rosida Ginting. 0,53 0,24 50,52 Erpina Manalu. 0,67 0,33 66,67 Lhoyani S. Sitohang 0,47 0,21 44,10 Keterangan Dari hasil perhitungan Qi dengan menggunakan metode WASPAS, bahawasnnya alternatif dengan keterangan Instruktur Club yang terbaik adalah Dra. Rosmala Purba dengan persen kinerja 100% TERBAIK. ANALISA DAN HASIL Hasil tampilan antar muka adalah tahapan dimana sistem atau aplikasi siap untuk dioperasikan pada keadaan yang sebenarnya sesuai dari hasil analisis dan perancangan yang dilakukan, sehingga akan diketahui apakah sistem atau aplikasi yang dibangun dapat menghasilkan suatu tujuan yang dicapai, dan aplikasi sistem pendukung keputusan ini dilengkapi dengan tampilan yang bertujuan untuk memudahkan penggunanya. dari interface . ini adalah untuk memberikan input dan menampilkan output dari aplikasi. aplikasi ini memiliki interface yang terdiri dari form login, form alternatif, form kriteria, dan form proses WASPAS. 1 Halaman Utama Dalam halaman utama untuk menampilkan pada tampilan form pada awal sistem yaitu form login dan menu utama. Adapun form halaman utama sebagai berikut: Form Login Form login digunakan untuk memasukkan username dan password dan akan menjalankan sistem. Berikut adalah tampilan form login: Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 1. Form Login Form Menu Utama Form menu utama digunakan sebagai penghubung untuk form alternatif dan krtieria. Berikut adalah tampilan menu utama: Gambar 2. Form Menu Utama 2 Halaman Administrator Dalam adminstrator untuk menampilkan form pengolahan data pada penyimpanan data kedalam database yaitu form alternatif, form kriteria dan form proses WASPAS. Adapun form halaman administrator utama sebagai berikut: Form Alternatif Form alternatif adalah form pengolahan alternatif dalam penginputan data, ubah data dan penghapusan Adapun form alternatif adalah: Gambar 3. Form Alternatif Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Form Kriteria Form kriteria adalah form pengolahan alternatif dalam penginputan data, ubah data kriteria pada nilai Adapun form kriteria adalah: Gambar 4 Form Kriteria Pada bagian ini anda diminta untuk melakukan pengujian dengan sampling data baru atau adanya penambahan record data dari hasil pengolahan data sementara. Dalam memasukan data sampel alternatif, maka adapun hasil proses program dalam menentukan instruktur club terbaik sebagai berikut: Gambar 5. Hasil Keputusan WASPAS Gambar 6 Laporan Hasil Penilaian Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisa dari permasalahan yang terjadi dengan kasus yang dibahas tentang menentukan instruktur club terbaik dengan menerapkan algoritma WASPAS terhadap sistem yang di rancang dan di bangun maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut : Dalam menentukan instruktur club ekstrakurikuler agar lebih cepat sasaran, maka dilakukan pengamatan dengan mengobservasi sekolah dan melakukan wawancara pihak kepala sekolah untuk mengetahui syarat ataupun kriteria untuk menjadi instruktur club terbaik. Dengan menerapkan metode WASPAS, maka penentuan instruktur club Ekstrakurikuler akan lebih simple dan praktis. Dengan merancang dan membangun aplikasi sistem dengan menggunakan bahasa pemodelan UML yang terdiri dari rancangan class diagram, activity diagram dan use case diagram dalam pemodelan sistem yang di bangun dan aplikasi yang dibangun dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic. Dengan mengimplementasikan aplikasi sistem pendukung keputusan dengan menerapkan metode WASPAS, maka dilakukan pengimputan pengolahan data alternatif, bobot kriteria dan hasil keputusan yang didapatkan berupa instruktur club terbaik. Dalam pengujian sistem informasi dengan metode WASPAS lebih sederhana sehingga tidak ada kendala. Dengan menggunakan metode WASPAS berbasis aplikasi microsoft visual studio kode program yang digunakan tidak rumit dan tidak memerlukan fitur pendukung. UCAPAN TERIMA KASIH Terima Kasih diucapkan kepada kedua orang tua serta keluarga yang selalu memberi motivasi. Doa dan dukungan moral maupun materi, serta pihak-pihak yang telah mendukung dalam proses pembuatan jurnal ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Kiranya jurnal ini bisa memberi manfaat bagi pembaca dan dapat meningkatkan kualitas jurnal selanjutnya. REFERENSI