Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Agustus 2022, pp. p-ISSN: 2686-2301, e-ISSN: 2686-035X. DOI: 10. 35970/madani. Pemanfaatan Limbah Daun untuk Ecoprint dalam Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu Desa Teguhan Tiara Intan Cahyaningtyas1. Nur Samsiyah2. Endang Sri Maruti3*. Sri Budyartati4. Rafika Andan Sari5. Rossy Qoimatul Fadlila6 1,2,3,4,5,6 (Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP. Universitas. Madiun. Jawa Timur. Indonesi. tiara@unipma. id, . nursamsiyah@unipma. id, . endang@unipma. id, . sribudyartati@unipma. rafikaandan290302@gmail. com, . syros298@gmail. INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Data artikel: Abstract- The purpose of this service program is to empower PKK women in the village of Teguhan in utilizing leaf waste for ecoprints which have a high selling value and can develop into Participants in this service were 15 people consisting of PKK women from Teguhan village. The service activity was carried out at the Teguhan village office for 3 days, namely on 18-19 February 2022. The service was carried out by taking care of permits, recording the number of PKK women, socializing ecoprint materials and mentoring and evaluating activities. Based on the results and discussion, it can be concluded that this activity is very beneficial for the participants, namely the PKK women in Teguhan Village. The results of this community service resulted in an understanding of the material about ecoprint with a fairly good achievement with an average of 63%. The results of the demonstration activities and participants' skills in making ecoprints showed very good results, with average achievements of 85% and 84%. The participants received and absorbed the training materials on making ecoprints well. Furthermore, the participants were able to demonstrate directly how to make ecoprints using certain techniques so that the results obtained were durable and of high quality. Naskah masuk, 08 April 2022 Direvisi, 20 Mei 2022 Diterima, 09 Juni 2022 Kata Kunci: Ecoprint PKK Leaf Waste Abstrak- Tujuan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu PKK Desa Teguhan dengan cara memanfaatkan limbah daun untuk dibuat ecoprint sehingga memiliki nilai jual tinggi. Peserta dalam pengabdian ini sejumlah 15 orang yang terdiri dari ibu-ibu PKK desa Teguhan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kantor desa Teguhan selama 3 hari yaitu pada tanggal 18-19 Februari 2022. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan mengurus perijinan, mendata jumlah ibu-ibu PKK, sosialisasi materi ecoprint dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian masyarakat ini menghasilkan pemahaman materi tentang ecoprint dengan capaian cukup baik dengan rata-rata mencapai Hasil pelaksanaan kegiatan demonstrasi dan keterampilan peserta dalam pembuatan ecoprint menunjukkan hasil yang sangat baik yakni dengan rata-rata pencapaian sebesar 85% dan 84 %. Para peserta mendapatkan dan menyerap materi https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2022, pp. pelatihan tentang pembuatan ecoprint dengan baik. Selanjutnya, para peserta dapat mendemonstrasikan langsung cara pembuatan ecoprint dengan menggunakan teknik-teknik tertentu sehingga hasil yang didapatkan bisa tahan lama dan Korespondensi: Endang Sri Maruti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas PGRI Madiun Jl. Setiabudi No. 86 Madiun. Indonesia PENDAHULUAN Limbah merupakan bahan yang terbuang yang memiliki dampak terhadap aktivitas manusia (Chew et al. , 2. Limbah dihasilkan oleh proses alam maupun aktivitas manusia (Wanti et al. , 2. Hampir semua limbah belum memiliki nilai ekonomi sehingga perlu dimanfaatkan agar memiliki nilai jual (Horodytska et al. , 2. Salah satu alternatif pembuatan warna alami untuk batik. Warna alami dari tanaman dapat mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan yang dapat merusak lingkungan. Banyaknya jenis tanaman di Indonesia yang berpeluang dieksplorasi menjadi industri kreatif sebagai bahan pewarnaan alami (Arifin, 2. Hal ini yang menjadikan para industri kecil beralih menggunakan bahan alami seperti daun sebagai pewarna alami. Salah satu alternatif dalam bidang fashion dengan menggunakan teknik ecoprint yang memanfaatkan bahan alami sebagai pewarna. Popularitas batik ecoprint meningkat pesat di Indonesia pada tahun 2017. Batik ecoprint ini dapat dijadikan tren gaya hidup masyarakat ramah lingkungan karena batik ecoprint menggunakan bahan dedaunan dan bunga yang berasal dari alam dan sama sekali (Saptutyningsih. Produk dihasilkan berupa lembaran kain dan produk fashion, memiliki nilai tambah dalam budaya lokal yang ramah lingkungan. Salah satu kegiatan ecoprint dengan memanfaatkan limbah daun telah dilakukan di Desa Teguhan melalui kegiatan pengabdian Desa Teguhan merupakan salah satu desa yang ada di Madiun. Masyarakat rata-rata bekerja sebagai petani, sehingga https://ejournal. id/index. php/madani wilayah persawahan dan kebun masih luas. Berbagai tanaman sejenis pohon jati, mahoni banyak tumbuh di desa Teguhan yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Melihat kondisi desa Teguhan yang masih asri, perlu memanfaatkan tanaman sebagai pewarna. Upaya pemberdayaan ibu-ibu PKK dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan, pengetahuan dan keterampilan, sehingga terbentuk masyarakat yang mandiri baik secara materiil maupun secara non materiil (Wanti & Tripustikasari, 2. Dalam pemberdayaan limbah daun, tim pengabdi melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta dalam pembuatan kain teknik ecoprint. Hal ini dikarenakan ibu-ibu PKK belum pernah diberi teknik ecoprint, setiap pertemuan hanya dilakukan untuk membahas administrasi, dan belum ada kegiatan yang bisa menghasilkan kreatifitas ibu-ibu PKK di desa Teguhan. Sehingga perlu diadakan pelatihan pembuatan ecoprint dengan memanfaatkan daun di sekitar lingkungan sebagai pewarna alami. Ecoprint adalah satu cara menghias kain dengan memanfaatkan berbagai tumbuhan dengan memanfaatkan warna-warna alaminya. Ecoprint adalah satu cara mengolah kain dengan memanfaatkan berbagai tumbuhan (Irianingsih, 2. Ecoprint merupakan seni cetak natural yang diterapkan di kain sebagai bagian dari fasion. Ecoprint memiliki keunikan yaitu . warna yang muncul maupun bentukan jejak daun atau bunga tidak bisa diduga meskipun sudah diatur sedemikian rupa peletakkannya, . daun yang digunakan sama tapi diamil dari tempat yang berbeda akan menghasilkan warna berbeda, . daun liar memiliki keindahan tersendiri, . jenis kain berpengaruh terhadap hasil akhir (Irianingsih. Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2022, pp. Proses pembuatan ecoprint, memerlukan pemilihan jenis tumbuhan yang bisa digunakan karena dalam proses pembuatannya tumbuhan yang baik digunakan yaitu tanaman yang memiliki pigmen warna dan kelembaban yang tinggi (Dewi, 2. Bahan-bahan yang digunakan dalam ecoprint lebih banyak menggunakan daun. Proses pembuatannya dirasa lebih mudah dibanding menggunakan bahan buah. Namun berdasarkan pengabdian yang dilakukan oleh (Dewi, 2. teknik ecoprint dapat juga menggunakan buah dan sayur, seperti jeruk, wortel, bayam dan sawi. Selain itu ecoprint juga dapat dimanfaatkan sebagai alat peraga dalam pembelajaran IPA bagi guru SD (Setyaningrum & Purwanti. Ecoprint dapat digunakan pada kain yang mudah menyerap cairan. Warna kain yang dipilih biasanya cenderung warna putih agar warna daun dapat terlihat jelas. Kain harus diolah terlebih dahulu agar lapisan lilin atau pemutih luruh/terlepas (Charishma & Septiana. Beberapa hasil dari ecoprint dapat dipakai pada baju, topi dan tas. Bahkan pembuatan syal/t-shirt dengan menggunakan teknik ecoprint dan tie dye menghasilkan barang yang bernilai tinggi (Waluyo et al. Hasil dari teknik ecoprint yang sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat perlu ditindaklanjuti dengan mengadakan pelatihan pada ibu-ibu PKK desa Teguhan agar memiliki ketrampilan memanfaatkan limbah daun yang melimpah ruah di desa Teguhan. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu PKK Desa Teguhan dengan cara memanfaatkan limbah daun untuk dibuat ecoprint sehingga memiliki nilai jual tinggi. Pemilihan ibu PKK sebagai sasaran kegiatan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan Genesiska . yang menunjukkan ketertarikan ibu-ibu PKK untuk melakukan kegiatan membatik dengan teknik ecoprint yang telah menjadi tren sejak Adapun target akhir dari program ini adalah ibu-ibu PKK ada yang membuka usaha batik ecoprint sebesar 50% dari total peserta pelatihan. Dengan usaha ecoprint yang telah dijalankan, diharapkan kesejahteraan ekonomi menjadi meningkat. https://ejournal. id/index. php/madani METODE PELAKSANAAN Peserta dalam pengabdian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari ibu-ibu PKK desa Teguhan. Selain itu dalam pengabdian ini juga dihadiri oleh kepala desa Teguhan dan masyarakat yang membantu mencarikan daun sebagai pewarna. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kantor desa Teguhan selama 3 hari yaitu pada tanggal 18-19 Februari 2022. Berikut ini flowchart metode pelaksanaan Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan Program Kegiatan Prakegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Monitoring Evaluasi Pasca Kegiatan Minggu 1 2 3 4 5 6 Pelaksanaan dengan mengurus perijinan, mendata jumlah ibu-ibu PKK, sosialisasi materi ecoprint dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Pada tahap perijinan dilakukan dengan mengurus surat ijin dan surat pemberitahuan kepada kepala desa dan ibu-ibu PKK. Sedangkan pada memberikan materi tentang ecoprint oleh Pemberian materi juga dilakukan dengan mendemonstrasikan teknik ecoprint. Berikut adalah gambar pemberian materi dan demonstrasi yang dilakukan oleh narasumber. Gambar 1. Pemberian Materi Ecoprint Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2022, pp. Gambar 2. Demonstrasi Pembuatan Ecoprint Pada gambar 1 dan 2 dilakukan cara-cara melakukan teknik ecoprint dengan daun yang didemonstrasikan dihadapan ibu-ibu PKK agar dapat dipahami. Tahap pendampingan terhadap ibu-ibu PKK mulai persiapan bahan dan alat yang akan digunakan dalam ecoprint. Pada pelaksanaan penyusunan daun digunakan teknik gulung dengan cara menyusun daun di atas kain dan diikat Tahapan pendampingan dapat dilihat dalam gambar Gambar 5. Pembukaan Hasil Cetak Kain Hasil Pemberian Materi Pemanfaatan limbah daun untuk ecoprint dilakukan di desa Teguhan karena banyaknya tanaman yang tidak dimanfaatkan masyarakat. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya ketertarikan ibu-ibu PKK setelah dilakukan pendampingan dalam membuat ecoprint. Penyampaian materi yang telah dilakukan narasumber kepada peserta pelatihan dapat dilihat dalam tabel berikut. Gambar 3. Peletakan Daun Pada Kain dan Membungkus Plastik HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 2. Hasil Penyampaian Materi Aspek Pengertian ecoprint Manfaat ecoprint Bahan-bahan Langkah pembuatan ecoprint Upaya pemeliharaan hasil Rata-rata Capaian Keterangan Skala Penilaian : Sangat mengetahui/memahami. -100 %) Mengetahui/memahami . -80 %) Tidak mengetahui/tidak memahami . 0%) Sangat tidak mengetahui/ sangat tidak memahami . -40%) Gambar 4. Menggulung Kain yang Sudah Diberi Limbah Daun https://ejournal. id/index. php/madani Tabel di atas menunjukkan bahwa hasil narasumber masuk pada kategori mengetahui dan memahami materi yang telah disampaikan dengan rata-rata hasil pengukuran mencapai Peserta mengerti dan memahami tentang pengertian ecoprint, peserta juga mengetahui Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X manfaat dari ecoprint yang telah dilakukan. Peserta mengetahui dan memahami tentang bahan-bahan yang bisa digunakan selama kegiatan ecoprint. Setelah bahan disiapkan, peserta kemudian memahami langkah-langkah dalam proses pembuatan ecoprint. Dan materi terakhir, peserta pelatihan memahami upaya pemeliharaan hasil ecoprint dan kelebihan dalam kreasi ecoprint yang mampu meningkatkan ekonomi keluarga. Proses ecoprint bisa menghasilkan produk lembaran kain dan produk fashion yang memiliki nilai tambah ekonomi dalam budaya lokal yang ramah lingkungan. Hasil pembuatan ecoprint peserta pelatihan menunjukkan rata-rata pencapaian sebesar 85%. Hasil ini menunjukkan bahwa mendemonstrasikan sendiri pembuatan batik ecoprint setelah mendapatkan pengarahan dari Masing-masing kelompok sangat mampu menunjukkan hasil pembuatan ecoprint sesuai dengan daun yang diterimanya, terutama pada kelompok daun lanang yang mendapatkan hasil terbaik dengan tingkat kecerahan daun yang sempurna dan menawan ketika menyatu dengan kain. Vol. No. Agustus 2022, pp. Hasil Pelaksanaan Demontrasi Setelah peserta pelatihan mendapatkan materi yang cukup, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan demontrasi. Demonstrasi dilakukan secara berkelompok. Peserta pelatihan dibagi menjadi lima kelompok, yakni kelompok jati,lanang, jambu, jarak, dan ketela. Pelaksanaan demonstrasi diawali dengan pembagian bahan-bahan sesuai dengan nama Masing-masing kemudian membuat ecoprint sesuai bahan yang diterima. Masing-masing anggota kelompok bekerja sesuai dengan pembagian Ada yang menyiapkan kain, menyiapkan bahan, menempelkan daun di kain dan juga merebus kain yang sudah ditempeli Berdasarkan hasil pembuatan ecoprint setiap kelompok, berikut adalah hasil penilaian setiap kelompok. Tabel 3. Hasil Pembuatan Ecoprint Kelompok Jati Lanang Jambu Jarak Ketela Rata-rata Capaian Keterangan Skala Penilaian Kemampuan Mendemonstrasikan. Sangat mampu . -100 %) Mampu . -80 %) Tidak mampu . -60%) Sangat tidak mampu . -40%) https://ejournal. id/index. php/madani Keterampilan Peserta Dalam proses pembuatan ecoprint, ada banyak keterampilan yang harus dikuasai. Dalam pelaksanaan pelatihan ini, para peserta yang telah dibekali pengetahuan awal, kemudian langsung pada tahap praktik. Adapun hasil penguasaan keterampilan yang dicapai para peserta adalah sebagai berikut. Tabel 4. Penguasaan Keterampilan Keterampilan Mengerti bahan Menempelkan bahan daun Menggulung kain Mengukus kain Mengeringkan hasil Rata-rata Capaian Berdasarkan dilaksanakan, banyak keterampilan baru yang dikuasai oleh peserta pelatihan. Pada awalnya, para peserta dapat memilih dan menentukan bahan alam berupa daun yang yang dapat dimanfaatkan sebagai cat alami kain. Peserta juga paham cara menetralkan kain agar siap mengunci warna yang dihasilkan dari daun sehingga motif daun yang dihasilkan akan lebih awet dan tahan lama. Keterampilan peserta dalam menempelkan bahan ke kain juga perlu diperhatikan. Jika terlalu cepat atau terlalu lambat dalam menempelkan, maka hasilnya juga tidak akan maksimal. Selain itu peserta juga harus memperhatikan udara yang terperangkat di dalam plastik ketika proses menggulung agar tidak dihasilkan warna yang Pemanfaatan limbah daun untuk ecoprint dilakukan di desa Teguhan karena banyaknya tanaman yang tidak dimanfaatkan masyarakat. Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2022, pp. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya ketertarikan ibu-ibu PKK setelah dilakukan pendampingan dalam membuat ecoprint. Hasil ecoprint yang sudah dibuat sesuai dengan yang disampaikan oleh narasumber sehingga ibu-ibu PKK termotivasi untuk menjadikan kain ecoprint sebagai barang yang bisa dipakai sebagai taplak meja, baju, syal, menambahkan asesoris agar terlihat lebih menarik lagi. Hasil ini sesuai dengan yang dinyatakan (Waluyo et al. , 2. Teknik pembuatan ecoprint menggunakan teknik gulung dengan cara menggulung kain yang sudah ditata daun di atasnya. Teknik ini sesuai dengan yang disampaikan oleh (Sedjati & Sari, 2. yang menjelaskan bahwa kain digulung dengan rapat dan diikat serta dikukus agar bahan keluar warnanya. Berdasarkan hasil monitoring, ada 4 peserta yang telah memamerkan hasil pembuatan batik ecoprint di pasar kaget atau pasar krempyeng yang diadakan setiap tanggal 15. Dengan pendampingan secara kontinyu, diharapkan semakin banyak peserta pelatihan yang dapat memasarkan produk batiknya. Pada akhirnya, memutuskan secara bersama-sama berbagai jenis usaha yang potensial dikembangkan sebagai wujud partisipasi dalam membangun usaha (Mardiana, 2. Dengan demikian akan lahir rasa memiliki dan tanggung jawab untuk memajukan usaha serta mampu memberikan kesejahteraan bagi warga desanya. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para peserta, yakni ibu-ibu PKK Desa Teguhan. Hasil pengabdian masyarakat ini menghasilkan pemahaman materi tentang ecoprint dengan capaian cukup baik dengan rata-rata mencapai 63%. Hasil pelaksanaan kegiatan demonstrasi dan keterampilan peserta dalam pembuatan ecoprint menunjukkan hasil yang sangat baik yakni dengan rata-rata pencapaian sebesar 85% dan 84 %. Para peserta dapat mengerti dan memahami materi pelatihan tentang pembuatan ecoprint dengan baik. Selanjutnya, para peserta dapat mendemonstrasikan langsung cara pembuatan ecoprint dengan menggunakan teknik-teknik tertentu sehingga hasil yang didapatkan bisa maksimal. https://ejournal. id/index. php/madani DAFTAR PUSTAKA