Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Strategi Pembelajaran Al-Qur'an Hadits dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al QurAoan 1,2,3,4 Kusno Setiadi1. Wahdayni Ishak2. Kartika Lasada3. Vira Songga4 Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Agama Islam. Universitas Muhammadiyah Luwuk kusnosetiadi17@gmail. Submitted: 27-01-2. Reviewed: 30-01-2025 | Accepted: 31-01-2025 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran Al-Qur'an Hadits dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an pada peserta didik. Pembelajaran Al-Qur'an Hadits dirancang untuk melatih siswa membaca sesuai kaidah tajwid, memahami isi kandungan ayat, dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber topik yang relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur'an Hadits dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, khususnya dalam aspek tajwid, kefasihan, dan Selain itu, pendekatan pengajaran yang interaktif, seperti penggunaan media digital dan bimbingan personal, terbukti efektif dalam memotivasi siswa. Dukungan dari keluarga dan lingkungan juga memberikan kontribusi besar dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan metode pengajaran Al-Qur'an Hadits yang lebih inovatif dan efektif. Kata Kunci: kemampuan membaca Al-Qur'an, metode pengajaran, pembelajaran Al-Qur'an Hadits. ABSTRACT This research aims to analyze the influence of Al-Qur'an Hadith learning strategies in improving students' ability to read the Al-Qur'an. Al-Qur'an Hadith learning is designed to train students to read according to tajwid rules, understand the contents of the verses, and apply Islamic values in everyday life. The research method used is literature study by collecting data from various sources, including books, scientific journals and articles. The research results show that learning AlQur'an Hadith can improve the ability to read the Al-Qur'an, especially in the aspects of recitation, fluency and fluency. In addition, interactive teaching approaches, such as the use of digital media and personal guidance, have proven effective in motivating students. Support from family and the environment also makes a big contribution to the learning process. It is hoped that this research can become a reference for developing more innovative and effective Al-Qur'an Hadith teaching methods. Keywords: ability to read Al-Qur'an, learning Al-Qur'an Hadith, teaching methods. PENDAHULUAN Salah satu aspek penting dalam pendidikan agama Islam adalah pembelajaran Al-Qur'an Hadits, yang mencakup pengajaran membaca, memahami, dan mengamalkan kandungan AlQur'an dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum pendidikan formal di berbagai jenjang, tetapi juga merupakan kebutuhan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka (Rohilah & Patricia, 2. Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar merupakan keterampilan dasar yang seharusnya dimiliki oleh setiap Muslim. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah, tetapi juga dengan JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 kemampuan memahami isi dan makna dari kitab suci tersebut (Puji, 2. Namun, pada kenyataannya, masih banyak individu, khususnya di usia remaja, yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid. Siswa mampu membaca Al-Quran, tapi hanya 20% yang dapat menerapkan bacaan sesuai tajwid (Rahma & Zahroh, 2. Kesulitan ini kerap disebabkan oleh kurangnya pembelajaran yang terstruktur serta kurangnya pendekatan yang menarik dalam proses pengajaran. Pembelajaran Al-Qur'an Hadits hadir sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan Materi yang diajarkan meliputi teknik membaca Al-Qur'an dengan tajwid, pemahaman terhadap isi kandungan ayat-ayat, serta implementasi nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengajaran yang variatif dan efektif sangat diperlukan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Misalnya, penggunaan media pembelajaran digital, seperti aplikasi dan video interaktif, telah terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa sekaligus memperbaiki kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur'an. Selain itu, keberhasilan pembelajaran Al-Qur'an Hadits juga sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru (Rizki Abdillah & Satria Wiguna, 2. Guru yang memiliki kemampuan pedagogik, keilmuan, serta kreativitas dalam mengajar mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Pendekatan yang personal, seperti memberikan bimbingan satu per satu kepada siswa yang membutuhkan, juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Di sisi lain, peran lingkungan belajar, baik di rumah maupun di sekolah, tidak dapat Penelitian oleh (Sanjaya, 2. menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran anak di rumah, baik melalui motivasi, pendampingan, maupun penyediaan fasilitas yang mendukung. Keluarga yang memberikan dukungan, seperti menyediakan waktu untuk belajar bersama atau memberikan fasilitas pembelajaran, dapat membantu anak-anak mereka lebih cepat menguasai kemampuan membaca Al-Qur'an. Begitu pula (Baca et al. , 2. mengungkapkan lingkungan sekolah yang kondusif, di mana siswa dapat belajar tanpa tekanan dan memiliki kesempatan untuk mempraktikkan bacaannya secara langsung, akan memberikan dampak positif yang signifikan. Lebih jauh, (Shalahuddin et al. , 2. menyatakan pentingnya pembelajaran Al-Qur'an Hadits tidak hanya dirasakan dalam lingkup individu, tetapi juga memiliki dampak luas pada masyarakat. Ketika kemampuan membaca Al-Qur'an meningkat, pemahaman terhadap ajaran Islam juga semakin dalam, yang pada akhirnya dapat membentuk JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 generasi yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan berpedoman pada nilai-nilai Al-Qur'an. Secara keseluruhan, temuan-temuan dari penelitian tersebut relevan dengan strategi pembelajaran Al-Qur'an Hadis yang efektif, baik di rumah maupun di sekolah. Fokusnya adalah pada kerjasama dengan keluarga, menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung, menekankan praktik langsung, dan integrasi nilai moral yang terkandung dalam ajaran AlQur'an. Dengan mengadopsi pendekatan yang berorientasi pada strategi pembelajaran yang kolaboratif, untuk kemampuan membaca Al-Qur'an yang meningkat. Dengan demikian, mengisi kekosongan penelitian yang ada, penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih holistik tentang strategi pembelajaran Al-Qur'an Hadits memegang peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Proses ini memerlukan kolaborasi antara guru, siswa, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk mencapai hasil yang maksimal. Pendekatan yang inovatif dan konsisten sangat diperlukan agar tujuan dari pembelajaran ini dapat terwujud, yaitu menciptakan generasi yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur'an secara menyeluruh. Penelitian ini bisa memberikan rekomendasi terkait kebijakan atau strategi pendidikan yang lebih efektif, baik di tingkat keluarga maupun di tingkat institusi pendidikan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka atau studi literatur, yang bertujuan untuk menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik pengaruh strategi pembelajaran Al-Qur'an Hadits terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an. Data dikumpulkan dari buku, jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu yang tersedia di perpustakaan maupun melalui sumber daring terpercaya yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian dimulai dengan merumuskan fokus utama mengenai bagaimana pembelajaran AlQur'an Hadits dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, terutama dalam aspek tajwid, kefasihan, dan kelancaran membaca. Tahap pengumpulan data dilakukan dengan memilih literatur bersifat inklusi yang relevan dan berkualitas berdasarkan sumber yang memiliki kredibilitas seperti jurnal dan laporan penelitian yang dipublikasikan, dilanjutkan dengan analisis tematik mendalam terhadap isi literatur untuk mengevaluasi pola, konsep, serta temuan yang dapat mendukung tujuan Hasil dari analisis ini kemudian disusun secara sistematis untuk menjelaskan JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 pengaruh strategi pembelajaran Al-Qur'an Hadits dan kemampuan membaca Al-Qur'an. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis yang bermanfaat serta menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut di bidang yang serupa. Validasi informasi menggunakan teknik triangulasi sumber yaitu jurnal, buku, artikel konferensi, tesis/disertas. untuk melihat konsistensi temuan dalam topik yang sama. HASIL DAN PEMBAHASAN Urgensi Pembelajaran Al-Qur'an Hadits Pendidikan berbasis nilai-nilai Islam memiliki peran yang sangat signifikan dalam membangun generasi yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik. pembelajaran Al-Qur'an Hadits menjadi salah satu aspek utama yang harus ditekankan. Pembelajaran ini tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang mendasari kehidupan sehari-hari. Melalui pemahaman dan pengamalan Al-Qur'an Hadits, individu dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam kemampuan akademik maupun sosial (Nurmilasari. Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap individu Muslim. Hal ini bukan hanya terkait dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga mencerminkan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam. Pembelajaran Al-Qur'an Hadits memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan ini melalui metode yang sistematis dan terarah. Selain itu, pengajaran yang berkualitas juga mendorong peserta didik untuk memahami makna dan kandungan ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga mereka dapat mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka. Proses pembelajaran yang baik menekankan pada praktik membaca dengan tajwid yang benar, pelafalan yang tepat, dan pemahaman mendalam terhadap isi ayat. Hal ini membantu peserta didik untuk tidak hanya membaca dengan lancar, tetapi juga memahami pesan-pesan moral yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, pembelajaran Al-Qur'an Hadits menjadi fondasi yang kokoh bagi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang tinggi. Pembelajaran Al-Qur'an Hadits memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan membaca, baik dalam konteks pembelajaran agama maupun pendidikan secara umum. Pengajaran yang berfokus pada pelafalan, intonasi, dan kefasihan JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 membaca Al-Qur'an mendorong peserta didik untuk lebih terampil dalam membaca teksteks lainnya. Hal ini karena proses membaca Al-Qur'an melibatkan konsentrasi, ketelitian, dan pemahaman terhadap pola-pola bahasa yang kompleks. Keterampilan ini, secara tidak langsung, dapat meningkatkan kemampuan literasi peserta didik di bidang lain. Selain itu, pembelajaran ini juga melatih peserta didik untuk lebih sabar dan teliti dalam proses belajar (Gustiar et al. , 2. Mereka diajarkan untuk mengulang bacaan hingga benar-benar sesuai dengan kaidah yang diajarkan. Kebiasaan ini membentuk pola pikir yang terstruktur dan disiplin, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan kemampuan literasi yang meningkat, peserta didik juga memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi untuk berkomunikasi dan menyampaikan ide-ide mereka dengan baik. Pembelajaran Al-Qur'an Hadits tidak hanya berfokus pada aspek teknis membaca, tetapi juga pada pengenalan dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Melalui pembelajaran ini, peserta didik diajarkan untuk memahami pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan kasih sayang sebagai prinsip dasar dalam kehidupan bermasyarakat (Hakim et al. , 2. Nilainilai ini ditanamkan melalui cerita-cerita dari Al-Qur'an dan Hadits, yang memberikan teladan nyata tentang bagaimana seseorang harus bersikap dalam berbagai situasi. Dengan menanamkan nilai-nilai ini sejak dini, generasi muda akan tumbuh menjadi individu yang memiliki kesadaran moral yang kuat. Mereka tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam tindakan nyata. Hal ini penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepekaan sosial yang tinggi. Pendidikan berbasis Al-Qur'an Hadits juga memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dunia pendidikan secara umum. Metode pengajaran yang digunakan dalam pembelajaran ini sering kali melibatkan pendekatan yang interaktif dan partisipatif, yang mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam proses belajar. Selain itu, pembelajaran ini juga memotivasi peserta didik untuk lebih menghargai waktu dan memprioritaskan hal-hal yang penting dalam kehidupan mereka. Pengaruh positif ini juga dapat dilihat dalam kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis dan analitis. Dengan memahami isi dan makna ayat-ayat Al-Qur'an, mereka dilatih untuk mencari hikmah dan pelajaran dari setiap Proses ini mendorong mereka untuk menjadi pembelajar yang lebih mandiri dan proaktif, yang tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga mampu mengevaluasi dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Urgensi pembelajaran Al-Qur'an Hadits terletak pada kemampuannya untuk membangun generasi yang tidak hanya mahir dalam membaca Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan. Dengan pembelajaran yang terarah, peserta didik dapat mengembangkan kemampuan literasi, membangun kesadaran spiritual, dan menjadi individu yang lebih baik secara keseluruhan. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Hadits harus terus dilakukan, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh menjadi pribadi yang unggul, baik dalam bidang akademik maupun moral (Ainissyifa & Karyana, 2. Metode Pembelajaran Al-Qur'an Hadits Agar proses pembelajaran ini berjalan secara efektif, diperlukan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa serta strategi yang mampu meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan membaca Al-Qur'an dengan baik. Beberapa pendekatan dan strategi telah dikembangkan oleh para pendidik untuk mencapai tujuan tersebut. Pendekatan dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits mencakup berbagai metode yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan efektif. Salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah pendekatan tematik, di mana materi pelajaran dihubungkan dengan tema tertentu. Misalnya, tema akhlak mulia dapat dijadikan konteks untuk mempelajari ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan. Pendekatan ini membantu siswa lebih mudah memahami nilai-nilai yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur'an karena materi disajikan dalam bentuk yang lebih konkret dan aplikatif (Doriza et al. , 2. Selain itu, pendekatan komunikatif juga sering digunakan. Metode ini berfokus pada membangun interaksi aktif antara guru dan siswa. Guru tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga mendorong siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan mengajukan pendapat mereka mengenai isi Al-Qur'an dan Hadits. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami isi teks, tetapi juga belajar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan lainnya adalah pendekatan praktik langsung. Dalam pendekatan ini, siswa diajarkan membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar melalui bimbingan langsung dari guru. Pendekatan ini sangat penting karena membaca Al-Qur'an dengan baik membutuhkan latihan yang terus-menerus. Guru seringkali menggunakan teknik talaqqi, yaitu metode di mana guru membaca suatu ayat terlebih dahulu, kemudian siswa menirukannya hingga bacaan mereka benar (RofiAoah, 2. Guru memiliki peran besar dalam memastikan proses pembelajaran Al-Qur'an Hadits berjalan dengan baik. Oleh karena JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 itu, berbagai strategi diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam hal kemampuan membaca Al-Qur'an. Salah satu strategi yang sering dilakukan adalah menggunakan media pembelajaran yang inovatif. Guru dapat memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi pembelajaran Al-Qur'an atau video interaktif, untuk membuat suasana belajar menjadi lebih menarik. Dengan menggunakan media ini, siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi. Strategi lain yang efektif adalah pendekatan personal. Guru perlu mengenali kemampuan dan kebutuhan masing-masing siswa secara individual. Dengan demikian, mereka dapat memberikan perhatian khusus kepada siswa yang membutuhkan bantuan tambahan. Misalnya, jika seorang siswa kesulitan dalam membaca huruf hijaiyah, guru dapat memberikan latihan tambahan secara khusus hingga siswa tersebut mampu membaca dengan lancar. Selain itu, pelibatan orang tua juga menjadi strategi yang dapat membantu keberhasilan pembelajaran Al-Qur'an Hadits. Guru dapat mengadakan pertemuan rutin dengan orang tua untuk memberikan panduan tentang bagaimana mereka dapat mendukung anak-anak mereka di rumah. Misalnya, orang tua diajarkan cara membimbing anak membaca Al-Qur'an setiap hari atau mengajarkan doa-doa pendek (Muh Rahmat Alhidayat, 2. Dengan keterlibatan orang tua, proses pembelajaran tidak hanya terbatas di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah. Guru juga dapat menerapkan metode evaluasi yang kreatif. Selain memberikan ujian lisan atau tulisan, guru dapat mengadakan kompetisi membaca Al-Qur'an atau hafalan Hadits di kelas. Kegiatan semacam ini tidak hanya mengukur kemampuan siswa, tetapi juga memotivasi mereka untuk belajar lebih giat. Kompetisi tersebut bisa menjadi ajang penghargaan bagi siswa yang menunjukkan kemajuan yang signifikan. Penggunaan metode pembelajaran kooperatif juga menjadi salah satu strategi yang efektif. Dalam metode ini, siswa dikelompokkan untuk belajar bersama. Mereka saling membantu dalam memahami bacaan atau arti dari ayat-ayat Al-Qur'an. Kerja sama semacam ini tidak hanya membantu siswa yang kesulitan, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja sama dan memahami nilai-nilai Islam. guru juga harus berperan sebagai teladan (Hasidin & Ridwan. Dengan menunjukkan bacaan yang baik, sikap yang sopan, dan pengetahuan yang mendalam tentang Al-Qur'an Hadits, guru memberikan inspirasi kepada siswa untuk mengikuti jejaknya. Guru yang menjadi panutan akan lebih mudah diterima dan dihormati oleh siswa, sehingga proses pembelajaran pun menjadi lebih efektif. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Metode pembelajaran Al-Qur'an Hadits membutuhkan kombinasi antara pendekatan yang tepat dan strategi yang kreatif. Dengan mengimplementasikan berbagai pendekatan seperti tematik, komunikatif, dan praktik langsung, serta menerapkan strategi-strategi seperti penggunaan media inovatif, pendekatan personal, pelibatan orang tua, dan evaluasi kreatif, proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif. Peran guru sebagai fasilitator dan teladan menjadi kunci utama dalam mencetak generasi yang mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an Hadits secara menyeluruh. Dengan usaha bersama dari guru, siswa, dan orang tua, diharapkan pendidikan Al-Qur'an Hadits dapat memberikan dampak yang positif bagi kehidupan peserta didik. Strategi Efektif dalam Pembelajaran Sains Kemampuan membaca Al-Qur'an dipengaruhi oleh berbagai aspek yang saling Di antara aspek-aspek tersebut, peran guru, lingkungan belajar, motivasi siswa, serta pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran merupakan faktor yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an. Pertama, kehadiran seorang pendidik yang kompeten memiliki dampak besar terhadap proses pembelajaran membaca Al-Qur'an. Guru yang mampu mengajarkan dengan metode yang efektif serta pendekatan yang sesuai akan membantu siswa memahami tata cara membaca Al-Qur'an dengan benar. Selain itu, seorang guru yang menunjukkan sikap sabar, memberikan perhatian, dan memberikan motivasi kepada siswa akan menciptakan suasana belajar yang nyaman. Guru juga perlu menyesuaikan metode pengajaran dengan tingkat kemampuan siswa sehingga setiap individu dapat belajar dengan lebih optimal. Selain itu, hubungan yang baik antara guru dan siswa akan mendorong terciptanya rasa percaya diri pada siswa untuk terus berlatih dan memperbaiki kemampuan mereka. Selain peran guru, lingkungan tempat belajar juga memberikan pengaruh yang besar. Lingkungan yang mendukung, baik itu di rumah, sekolah, maupun di masyarakat, sangat membantu perkembangan keterampilan membaca Al-Qur'an. Sebagai contoh, keluarga yang membiasakan membaca Al-Qur'an secara rutin di rumah akan memberikan motivasi alami bagi anak untuk mengikuti kebiasaan tersebut. Di sekolah, suasana belajar yang kondusif, baik melalui sarana yang memadai maupun dukungan teman sebaya, juga akan mempercepat proses pembelajaran. Bahkan, masyarakat yang memberikan penghargaan terhadap individu yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik turut memberikan dorongan emosional yang positif. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Motivasi siswa juga berpengaruh dalam menentukan sejauh mana kemampuan membaca Al-Qur'an dapat berkembang. Motivasi dapat berasal dari dalam diri siswa maupun dari luar, seperti dukungan keluarga atau guru. Ketika siswa memiliki keinginan yang kuat untuk menguasai kemampuan membaca Al-Qur'an, mereka akan lebih giat dalam berlatih dan mencari cara untuk memperbaiki kemampuannya (Khoiruddin, 2. Selain itu, penghargaan dan pengakuan atas usaha mereka, baik dalam bentuk pujian, hadiah, maupun pencapaian akademik, dapat meningkatkan semangat mereka untuk terus belajar. Pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran juga semakin relevan dalam mendukung pembelajaran membaca Al-Qur'an di era modern ini. Aplikasi dan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk mengajarkan cara membaca Al-Qur'an, seperti aplikasi tajwid dan pembelajaran interaktif, dapat membantu siswa mempelajari tata cara membaca secara Teknologi juga memungkinkan siswa untuk mendengarkan bacaan Al-Qur'an yang benar dari qari profesional, sehingga mereka dapat memperbaiki intonasi dan pelafalan Media seperti video tutorial, rekaman suara, dan permainan edukatif berbasis teknologi juga mampu membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif. Kemampuan membaca Al-Qur'an dapat ditingkatkan melalui kombinasi antara kehadiran guru yang kompeten, lingkungan belajar yang mendukung, motivasi yang tinggi dari siswa, serta pemanfaatan teknologi yang tepat. Dengan adanya sinergi dari berbagai faktor tersebut, diharapkan siswa mampu menguasai kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Hal ini tidak hanya mendukung perkembangan mereka dalam bidang agama, tetapi juga memberikan nilai positif bagi kehidupan sehari-hari. Hasil dan Dampak Pembelajaran Al-Qur'an Hadits Pembelajaran Al-Qur'an Hadits memberikan banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta didik, terutama dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, memahami tajwid, dan menguasai makharijul huruf. Metode pembelajaran yang tepat dan bimbingan dari pendidik yang kompeten sangat berperan dalam menghasilkan perubahan yang signifikan dalam kualitas pembelajaran tersebut. Berikut adalah beberapa dampak yang terlihat dari pembelajaran Al-Qur'an Hadits. Salah satu hasil yang dapat diamati adalah peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an pada peserta didik. Melalui pembelajaran yang sistematis dan terstruktur, banyak siswa yang mengalami perkembangan signifikan dalam membaca Al-Qur'an dengan tartil. Mereka tidak hanya belajar mengenali huruf-huruf hijaiyah, tetapi juga mulai memahami cara membaca dengan intonasi yang benar sesuai JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 dengan kaidah bacaan Al-Qur'an (Zamana & Rahmah, 2. Proses pembelajaran ini biasanya melibatkan latihan intensif, evaluasi berkala, serta penggunaan teknik yang mendorong siswa untuk terus berlatih hingga merasa percaya diri dalam membaca AlQur'an. Selain itu, pembelajaran Al-Qur'an Hadits juga berdampak pada pemahaman siswa terhadap tajwid dan makharijul huruf. Tajwid sebagai kaidah membaca Al-Qur'an dengan benar diajarkan secara mendalam agar siswa tidak hanya membaca secara lancar tetapi juga memahami aturan-aturan yang mengatur cara pengucapan setiap huruf. Makharijul huruf, yang berkaitan dengan tempat keluarnya suara dari setiap huruf, menjadi salah satu fokus Melalui pendekatan praktis, siswa diajak untuk mempraktikkan pengucapan huruf secara langsung, sehingga kesalahan-kesalahan dalam membaca dapat diminimalisasi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tajwid dan makharijul huruf, kualitas bacaan siswa meningkat secara signifikan, dan mereka mampu membaca dengan benar dan sesuai Pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran Al-Qur'an Hadits juga menjadi salah satu aspek yang menarik untuk dikaji. Banyak siswa memberikan testimoni positif tentang pembelajaran yang mereka ikuti. Mereka merasa bahwa metode yang digunakan oleh guru sangat membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah. Beberapa siswa mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dalam membaca Al-Qur'an di depan umum, karena bimbingan yang diberikan telah membekali mereka dengan kemampuan yang mumpuni (Rasikh, 2. Ada juga siswa yang menyatakan bahwa pembelajaran ini tidak hanya membantu mereka dalam aspek teknis membaca Al-Qur'an, tetapi juga memberi pengaruh besar terhadap kehidupan spiritual mereka. Mereka merasa lebih dekat dengan Al-Qur'an dan termotivasi untuk mempelajari lebih dalam isi Hasil pembelajaran Al-Qur'an Hadits memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peserta didik. Proses pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis mereka dalam membaca, tetapi juga memperkaya pemahaman mereka terhadap AlQur'an. Dengan metode yang interaktif dan bimbingan yang konsisten, siswa merasa terbantu dalam mencapai tujuan pembelajaran mereka. Testimoni mereka menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran Al-Qur'an Hadits memiliki dampak yang luar biasa dalam membentuk kualitas bacaan dan kepribadian yang lebih baik. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 191-202 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 KESIMPULAN Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya pembelajaran Al-Qur'an Hadits sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar dan sesuai dengan kaidah tajwid. Pembelajaran ini tidak hanya mendukung penguasaan teknik membaca, tetapi juga membantu siswa memahami isi dan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an. Dengan pendekatan yang variatif, seperti metode tematik, praktik langsung, dan penggunaan media interaktif, pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif. Selain itu, peran pendidik yang kreatif dan kompeten turut memberikan dampak besar dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membangun kepercayaan diri siswa. Melalui upaya ini, banyak peserta didik yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam membaca Al-Qur'an, baik dari segi kelancaran, kefasihan, maupun pemahaman terhadap aturan tajwid. Lingkungan yang mendukung, baik dari keluarga maupun sekolah, juga berkontribusi dalam mempercepat proses Siswa tidak hanya memperoleh keterampilan membaca, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini menggarisbawahi bahwa pembelajaran Al-Qur'an Hadits dapat menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada strategi pembelajaran Al QurAoan di tingkat rumah tangga. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada dekan FAI, wakil dekan I bidang akademik dan Ketua LP3M Universitas Muhammadiyah Luwuk yang telah mendukung dan memotivasi terlaksananya penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA