Penerapan metode full costing dalam penentuan harga pokok produksi pada GavAos Furniture Alvionita Aprilia Rakinaung Corresponding author: alvionitarakinaung064@student. Sam Ratulangi University - Indonesia Natalia Y. Gerungai Sam Ratulangi University - Indonesia I Gede Suwetja Sam Ratulangi University - Indonesia DOI 58784/mbkk. Keywords full costing method cost of production production cost accuracy pricing decisions JEL Classification M41 M67 Received 2 July 2025 Revised 13 July 2025 Accepted 14 July 2025 Published 16 July 2025 ABSTRACT Determining the cost of production is very important for a business because it is the basis for determining future business profits. The Full Costing method is a method of cost of production (HPP) that considers all production costs, both direct and indirect costs. This study aims to determine whether the application of the full costing method can help Gav's Furniture determine the cost of production accurately. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. The types of data used are primary and secondary data with data collection, namely interviews and documentation. The results of the study indicate that by using the full costing method, the cost of production of Gav's Furniture is higher because this method calculates all fixed and variable costs, so that the cost of production is accurate because each cost is included in the components of the cost of production, namely raw materials, labor, and factory overhead. The implication of this research is that the use of the full costing method can assist small and medium-sized enterprises (SME. in making more precise pricing decisions and improving profit planning by ensuring that all relevant production costs are properly allocated and considered. A2025 Alvionita Aprilia Rakinaung. Natalia Y. Gerungai. I Gede Suwetja This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pendahuluan Setiap perusahaan memiliki tujuan utama untuk memperoleh laba dan mencapai kesejahteraan usaha. Pada era persaingan bisnis yang semakin kompetitif, khususnya di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti industri mebel, inovasi dan efisiensi menjadi kunci keberlangsungan usaha. Produk yang dihasilkan harus memiliki kualitas yang baik dengan harga yang kompetitif guna menarik minat konsumen. Namun, pelaku usaha di sektor ini sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga bahan baku, perubahan preferensi konsumen, keterbatasan keterampilan tenaga kerja, serta manajemen keuangan yang belum Perusahaan perlu memiliki sistem pengendalian biaya yang tepat,agar dapat bersaing dengan Perusahaan lain, khususnya dalam penentuan Harga Pokok Produksi (HPP). Penentuan HPP yang akurat memungkinkan perusahaan menetapkan harga jual yang sesuai dengan kondisi pasar tanpa mengorbankan margin Jika harga jual terlalu tinggi, produk menjadi kurang sebaliknya, jika terlalu rendah, perusahaan akan mengalami penurunan laba. Informasi biaya produksi yang dibutuhkan mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Dua metode yang umum digunakan dalam penentuan HPP adalah metode full costing dan variable costing. Metode full costing menghitung seluruh biaya tetap dan variabel yang terkait dengan proses produksi, sehingga menghasilkan perhitungan biaya yang lebih menyeluruh dan akurat. Selain itu, metode ini juga membantu perusahaan dalam merencanakan serta mengendalikan biaya secara lebih efektif. Informasi biaya produksi yang dihasilkan dari metode full costing dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial serta untuk mengevaluasi kinerja usaha, khususnya bagi pelaku UKM yang ingin meningkatkan daya saing usahanya. Salah satu pelaku UKM di bidang mebel adalah GavAos Furniture, yang berlokasi di Desa Leilem. Kecamatan Sonder. Usaha ini memproduksi berbagai produk seperti lemari, meja, kursi, dan barang mebel lainnya. Meskipun dikenal dengan kualitas produk yang baik dan harga jual yang kompetitif. GavAos Furniture mengalami penurunan laba dalam tiga tahun terakhir. Data menunjukkan bahwa laba usaha pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp380. 000, menurun menjadi Rp360. 000 pada tahun 2022, dan terus menurun signifikan menjadi Rp200. 000 pada tahun Salah satu faktor yang diduga memengaruhi penurunan laba adalah ketidaktepatan dalam penentuan harga jual. Perbandingan dengan beberapa usaha sejenis di Desa Leilem menunjukkan bahwa harga jual produk GavAos Furniture lebih rendah dibandingkan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. pesaing, meskipun dengan kualitas produk yang serupa. Misalnya, untuk produk lemari dua pintu semi duco. GavAos Furniture menetapkan harga sebesar Rp2. 000, lebih rendah dibandingkan Usaha A (Rp4. Usaha B (Rp3. , dan Usaha C (Rp3. Penetapan harga jual oleh GavAos Furniture selama ini hanya berdasarkan perkiraan kasar tanpa sistem pencatatan biaya yang memadai, sehingga perhitungan HPP menjadi kurang akurat. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode full costing dapat membantu GavAos Furniture dalam menentukan harga pokok produksi secara lebih akurat dibandingkan metode perhitungan yang digunakan sebelumnya. Sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa metode full costing mampu menghasilkan perhitungan HPP yang lebih terperinci dan akurat karena mencakup seluruh biaya tetap dan variabel (Anita et al. , 2020. Aponno 2022. Rolos et al. , 2021. Astuti et al. , 2020. Yucha 2020. Septin et al. , 2022. Lendombela et al. , 2021. Lestari et al. , 2. Tinjauan Akuntansi manajemen Menurut Harahap et al. Secara umum, akuntansi atau menggolongkan, mengolah, dan menyajikan data jual beli, serta berbagai kegiatan yang berhubungan dengan keuangan sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan. Akuntansi merupakan salah satu unsur penting dalam dunia bisnis, digunakan sebagai sarana penyedia informasi konkrit, relevan, dan mutakhir tentang kondisi perusahaan dalam bentuk angka yang diperoleh dari hasil rekaman transaksi. Menurut Sujarweni et al. akuntansi manajemen merupakan bidang ilmu akuntansi yang menggunakan informasi akuntansi untuk kepentingan manajemen perusahaan dalam menjalankan roda perusahaan. Data-data yang disediakan menjadi informasi bagi manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan agar tercapainya kegiatan operasional yang ekonomis, efisien, dan efektif melalui fungsi-fungsi manajemen. Menurut Yanti dan Ningsih . tujuan akuntansi manajemen antara lain menyediakan informasi yang bisa digunakan untuk menghitung harga pokok produksi dan jasa, melakukan perencanaan, pengevaluasian, perbaikan, dan pengambilan keputusan. Akuntansi biaya Menurut Mulyadi . akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya, pembuatan dan penjualan produk atau jasa dengan cara-cara Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. tertentu serta penafsiran terhadapnya. Mulyadi . akuntansi biaya berfungsi untuk mengukur pengorbanan nilai masukkan yang dikorbankan guna menghasilkan informasi bagi manajemen yang salah satu manfaatnya adalah untuk mengukur apakah kegiatan usahanya menghasilkan laba atau sisa hasil usaha tersebut. Menurut Mulyadi . biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Ada 4 unsur pokok dalam definisi biaya: . Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi, . Diukur dalam satuan uang . yang telah terjadi atau secara potensial akan terjadi, . pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu. Menurut Muliati et al. Harga pokok produksi merupakan semua biaya yang telah dikorbankan dalam proses produksi atau kegiatan mengubah bahan baku produk jadi. Menurut Suzan et al. Penentuan harga pokok produksi merupakan cara memperhitungkan unsur-unsur biaya kedalam harga pokok Metode full costing Menurut Sujarweni et al. metode full costing adalah metode untuk menentukan harga pokok produksi dengan membebankan semua biaya produksi tetap maupun variabel pada produk yang dihasilkan, sehingga mencerminkan total biaya produksi secara keseluruhan. Variable costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang hanya memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel ke dalam harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik variabel. Perbedaan pokok antara metode full costing dan variabel costing terletak pada perlakuan biaya tetap produksi tidak langsung. Metode full costing dimasukkan unsur biaya produksi karena masih berhubungan dengan pembuatan produk berdasar tarif anggaran, sehingga apabila produksi sesungguhnya berbeda dengan anggaran maka akan timbul kekurangan atau kelebihan pembebanan. Tetapi pada variabel costing memperlakukan biaya produksi tidak langsung tetap bukan sebagai unsur harga pokok produksi, tetapi lebih tepat dimasukkan sebagai biaya periodik, yaitu dengan membebankan seluruhnya ke periode dimana biaya tersebut dikeluarkan sehingga dalam variabel costing tidak terdapat pembebanan lebih atau kurang. Metode Jenis penelitian menggunakan pendekatan deskrptif kualitatif. Menurut Kriyantono . deskriptif kualitatif adalah strategi yang mendeksripsikan data secara sistematis, faktual, dan akurat dengan berupaya menggali kedalaman atau makna lebih mendalam. Jenis Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah sebagai Data kualitatif yaitu jenis data yang berbentuk penjelasan secara jelas dan terperinci. Data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini berupa gambaran umum perusahaan, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Data kuantitatif yaitu jenis data yang berbentuk angka dan dapat diukur atau dihitung secara langsung. Data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini berupa jumlah produk yang diproduksi, serta biaya-biaya yang berkaitan dalam proses Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer, yaitu seluruh data yang diperoleh secara langsung dari GavAos Furniture berupa informasi lisan maupun tulisan mengenai keadaan perusahaan seperti gambaran umum perusahaan, informasi biaya produksi berupa biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik serta beberapa data keuangan lain yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa: . Observasi, dengan melakukan pengamatan langsung pada GavAos Furniture sehingga memperoleh suatu gambaran yang jelas pada tempat . Wawancara, dilakukan dengan menanyakan sejumlah pertanyaan sesuai dengan teori dan konsep penentuan harga pokok produksi, . Dokumentasi, dilakukan dengan mempelajari dokumen-dokumen terkait biaya produksi GavAos Furniture. Proses analisis dilakukan sebagai berikut: Pengumpulan data lewat wawancara dengan pemilik GavAos Furniture. Mengumpulkan dokumen terkait biaya dan proses produksi, seperti laporan keuangan dan catatan biaya. Penyusunan data setelah dikumpulkan. Mengelompokkan jenis biaya, seperti bahan baku, tenaga kerja, serta overhead pabrik. Memberikan kode setiap kelompok data. Mengidentifikasi pola yang muncul dari data. Menganalisis data untuk menggambarkan struktur biaya produksi keseluruhan. Menghitung total biaya dan melihat kontribusinya terhadap harga pokok produksi. Menjelaskan hasil analisis untuk memahami faktor yang mempengaruhi biaya produksi. Menyusun laporan hasil analisis yang jelas dan sistematis. Membuat kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Hasil dan Hasil GavAos Furniture melakukan perhitungan harga pokok produksi diantaranya 4 produk di bawah ini: Produk lemari 2 pintu semi duco Tabel 1. Perhitungan harga pokok produksi lemari 2 pintu Jumlah Harga/Upah (R. Total Biaya (R. Kayu Solid Blokboard Plywood Rel Laci Rel Pintu Cermin Rel Roda Pintu Cat Dasar Cat Warna Clear Tukang Produksi Tukang Finishing Total harga pokok produksi Sumber: GavAos Furniture, 2025 Produk lemari 3 pintu semi duco Tabel 2. Perhitungan harga pokok produksi lemari 3 pintu Jumlah Harga/Upah (R. Kayu Solid Blokboard Plywood Rel Laci Rel Pintu Cermin Rel Roda Pintu Cat Dasar Cat Warna Clear Tukang Produksi Tukang Finishing Total harga pokok produksi Sumber: GavAos Furniture, 2025 Total Biaya (R. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Produk tempat tidur 2 laci Tabel 3. Perhitungan harga pokok produksi tempat tidur 2 laci Jumlah Harga/Upah (R. Total Biaya (R. Kayu Cempaka Papan Busa Kain Rel Laci Handel Cat Warna Tiner Clear Tukang produksi Tukang finishing Total harga pokok produksi Sumber: GavAos Furniture, 2025 Produk set meja makan Tabel 4. Perhitungan harga pokok produksi set meja makan Jumlah Harga/Upah (R. Total Biaya (R. Kayu Cempaka Blokboard Busa Kain Cat warna Tiner Clear Tukang produksi Tukang finishing Total harga pokok produksi Sumber: GavAos Furniture, 2025 Tabel 1, 2, 3 dan 4, memberikan gambaran tentang metode yang digunakan GavAos Furniture dalam menghitung biaya produksi. Namun meskipun perhitungan ini sudah mencerminkan biaya yang dikeluarkan, tidak adanya pembagian komponen secara rinci bisa berakibat pada keakuratan penentuan harga jual dan efisiensi biaya produksi masing-masing produk tersebut. Selain itu, tidak dilakukan pemisahan komponen biaya, sehingga sulit untuk mengidentifikasi elemen biaya yang memiliki pengaruh besar terhadap total harga pokok produksi. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pembahasan Perhitungan harga pokok produksi menurut full costing Tabel 6. Perhitungan harga pokok produksi menurut full costing pada lemari 2 pintu semi duco Biaya bahan baku Rp1. Biaya tenaga kerja langsung Rp 800. Biaya overhead pabrik Rp 645. Total Harga pokok produksi Rp2. Sumber: Data olahan, 2025 Berdasarkan perhitungan, harga pokok produksi lemari 2 pintu semi duco di GavAos Furniture sebesar Rp2. 776 diperoleh dari akumulasi biaya bahan baku Rp1. 500, tenaga kerja langsung Rp800. 000, dan overhead pabrik Rp645. Tabel 7. Perhitungan harga pokok produksi menurut full costing pada lemari 3 pintu semi duco Biaya bahan baku Rp2. Biaya tenaga kerja langsung Rp1. Biaya overhead pabrik Rp 980. Total Harga pokok produksi Rp4. Sumber: Data olahan, 2025 Hasil perhitungan harga pokok produksi lemari 3 pintu semi duco di GavAos Furniture sebesar Rp4. 612 diperoleh lewat akumulasi biaya bahan baku Rp2. 500, tenaga kerja langsung Rp1. 000, dan overhead pabrik Rp980. Tabel 8. Perhitungan harga pokok produksi menurut full costing pada tempat tidur 2 laci Biaya bahan baku Rp1. Biaya tenaga kerja langsung Rp 750. Biaya overhead pabrik Rp 484. Harga pokok produksi Rp2. Sumber: Data olahan, 2025 Berdasarkan perhitungan tersebut, harga pokok produksi tempat tidur 2 laci di GavAos Furniture sebesar Rp2. 438 dari akumulasi biaya bahan baku Rp1. 000, tenaga kerja Rp750. dan overhead pabrik Rp484. Tabel 9. Perhitungan harga pokok produksi menurut full costing pada set meja makan Biaya bahan baku Rp1. Biaya tenaga kerja langsung Rp1. Biaya overhead pabrik Rp 561. Harga pokok produksi Rp2. Sumber: Data olahan, 2025 Hasil perhitungan pada tabel 9 menunjukkan HPP set meja makan di GavAos Furniture Rp2. 899 yang diperoleh dari akumulasi biaya bahan baku Rp1. 000, tenaga kerja Rp1. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. dan biaya overhead pabrik Rp561. Harga Pokok Produksi GavAos Furniture pada produk lemari 2 pintu semi duco Rp2. 000, lemari 3 pintu semi duco Rp3. tempat tidur 2 laci Rp2. 000, dan set meja makan Rp2. setelah menerapkan metode full costing produk lemari 2 pintu semi duco Rp2. 776, lemari 3 pintu semi duco Rp4. 612, tempat tidur 2 laci Rp2. 438, dan set meja makan Rp2. Tabel 10. Perbandingan harga pokok produksi GavAos Furniture dan full costing Produk Harga Pokok Harga Pokok Selisih Produksi Gav's Produksi Full Furniture Costing Lemari 2 pintu Rp2. Rp2. Rp386. Lemari 3 pintu Rp3. Rp4. Rp663. Tempat tidur 2 laci Rp2. Rp2. Rp156. Set meja makan Rp2. Rp2. Rp301. Sumber: Data olahan, 2025 Persentase 16,53 18,59 6,57 11,46 Persentase kenaikan pada setiap produk yaitu lemari 2 pintu semi duco selisih 16,53%, lemari 3 pintu semi duco selisih 18,59%, tempat tidur 2 laci selisih 6,57% dan set meja makan selisih 11,46% dengan persentase tertinggi yaitu produk lemari 3 pintu semi duco dan terendah tempat tidur 2 laci. Penerapan metode full costing menyebabkan meningkatnya harga pokok produksi pada semua Hal ini terjadi karena pembebanan biaya overhead pabrik seperti penyusutan mesin dan alat, listrik sewa, pemeliharaan dan biaya bahan baku yang sebelumnya tidak diperhitungkan secara Metode full costing mempertimbangkan semua biaya yang keluar selama proses produksi, membuatnya setelah dihitung lebih Berbeda dari metode yang dihitung sebelumnya pada GavAos Furniture yang tidak mengalokasikan biaya terperinci. Biaya overhead sering secara kasar dihitung untuk menghasilkan harga pokok produksi yang tidak menggambarkan biaya produksi aktual. Pada metode sebelumnya produk lemari dua pintu hanya mencakup total biaya tanpa biaya overhead sebesar Rp2. Setelah dihitung dengan full costing, biaya overhead seperti penyusutan, pemeliharaa, sewa dan listrik ditambah sebesar Rp. 276, sehingga harga pokok produksi meningkat menjadi Rp2. Penerapan metode ini juga mempengaruhi sistem pencatatan keuangan dari GavsAos Furniture, yang sebelumnya dilakukan tanpa memisahkan komponen biaya, setelah menerapkan metode full costing, pencatatan lebih rinci dan biaya dihitung secara Peningkatan akurasi dalam menghitung biaya produksi juga secara langsung mempengaruhi margin laba yang diperoleh. Ketidakakuratan dalam pencatatan dan perhitungan berakibat pada Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. harga jual terlalu rendah saat menghitung biaya produksi. Dengan menggunakan metode ini. GavAos Furniture tidak hanya bisa menentukan harga jual yang kompetitif tetapi juga memberi keuntungan yang optimal. Penerapan metode full costing memberikan manfaat bagi GavAos Furniture dalam memahami struktur biaya produksi secara Perhitungan yang lebih rinci memungkinkan mengevaluasi setiap komponen biaya yang dapat dikurangi tanpa mengorbankan kualitas produk. Selain itu, metode ini juga membantu GavAos Furniture dalam pengambilan keputusan penting terkait operasional dan perencanaan usaha. Kesimpulan Berdasarkan hasil perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing, dapat disimpulkan bahwa metode ini memberikan perhitungan yang lebih akurat dibandingkan dengan metode sederhana yang sebelumnya diterapkan oleh GavAos Furniture. Dengan memasukkan seluruh komponen biaya, baik biaya tetap maupun biaya variabel, metode full costing memberikan gambaran menyeluruh terhadap total biaya produksi setiap produk. Perhitungan yang rinci ini membantu dalam menghindari kesalahan penentuan harga pokok produksi, serta mendukung proses pengelolaan dan pengendalian biaya yang lebih efektif. Selain itu, metode full costing juga memperbaiki sistem pencatatan keuangan di GavAos Furniture. Sebelumnya, pencatatan dilakukan secara sederhana tanpa memisahkan komponen biaya. Dengan penerapan metode ini, pencatatan menjadi lebih sistematis dan rinci, yang pada akhirnya membantu dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat. Implikasi penelitian ini adalah bahwa penerapan metode full costing dapat menjadi solusi yang aplikatif bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya di sektor mebel, dalam meningkatkan akurasi penentuan harga pokok produksi dan penetapan harga jual yang kompetitif. Dengan demikian, usaha seperti GavAos Furniture dapat mengoptimalkan laba tanpa mengorbankan kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha secara berkelanjutan. Implikasi ini juga menunjukkan pentingnya edukasi dan pendampingan penerapan sistem akuntansi biaya pada UKM agar mereka mampu mengelola usaha secara profesional. Daftar Anita. Hutabarat. , & Rachmayuliati. Penerapan metode full costing dalam penentuan harga pokok produksi pada PT. Medan Tropical Channing & Frozen Industries. Saintek (Jurnal Sains Dan Teknolog. , https://ejournal. org/index. php/saintek/article/vi Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. ew/59 Aponno. Penerapan metode full costing dalam menentukan harga pokok produksi minyak kayu putih pada UD Biam di Kota Ambon. Intelektiva: Jurnal Ekonomi. Sosial & Humaniora, 4. , https://w. com/index. php/jurnal/article/ view/909 Astuti. Suherman. , & Eriswanto. Analisis penerapan metode full costing dalam menentukan harga pokok produksi (Studi kasus pada CV Sumber Jay. Journal Akuntansi & Ekonomika, 10. , 214Ae220 https://doi. org/10. 37859/jae. Harahap. Nurlela. Nasution. Neni. Muliyani. Batubara. , & Sariyanto. Pengantar akuntansi dasar. Cattleya Darmaya Fortuna. Kriyantono. Teknik praktis riset komunikasi kuantitatif dan Edisi kedua. Prenada Media. Lendombela. Ilat. , & Kalalo. Penerapan full costing sebagai alat untuk menghitung harga pokok produksi pada UD. Mandiri Desa Pangu Kecamatan Ratahan. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 9. , https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/3 Lestari. Rosita. , & Marlina. Analisis penerapan metode full costing dalam perhitungan harga pokok produksi untuk penetapan harga jual. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 9. , 173Ae178. https://doi. org/10. 37641/jimkes. Muliati. Zuhroh. Ningrum. Utami. Desmayani. Ghozali. Savitrah. Sesa, , & Astuti. Buku ajar akuntansi biaya 2. Sonpedia Publishing Indonesia. Mulyadi. Akuntansi biaya. UPP Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN. Rolos. Pangemanan. , & Budiarso. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 9. , 17031710. https://ejournal. id/index. php/emba/article/view/3 Septin. Muzakki. , & Hadiningrum. Analisis penentuan harga pokok produksi recycle pet flakes dengan metode full costing (Studi Kasus PT Abadi Sinar Baru Inda. Greenomika: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 4. , https://doi. org/10. 55732/unu. Sujarweni. Akuntansi manajemen: Teori dan aplikasi. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Pustaka Baru Press. Suzan. Waty. Rahman. Fitriana. Muhtarudin. Hertina. Fuadi. Christina. Fahria. Rachman. Herawati. , & Hermawan. Akuntansi biaya : Cara cerdas mengelola keuangan organisasi. PT Green Pustaka Indonesia. Yanti. & Ningsih. Akuntansi manajemen. CV. Gita Lentera. Yucha. Analisis penerapan metode full costing sebagai penentu harga pokok produksi pada PT. XYZ. Ecopreneur. Jurnal Ekonomi Bisnis, 3. , http://dx. org/10. 51804/econ12.