E-ISSN: 2809-8544 PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD (STUDI PADA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK TAHUN 2018-2. Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 Universitas Muhammadiyah Gresik Email: lailihanifa81@gmail. com1, cakagung@yahoo. Abstract Digitalization has led to many very rapid developments, especially in the field of technology. The development of information and communication technology has had an impact on changes in various fields, such as the economy, society, politics and culture, and has had an impact on lifestyle changes, including consumption patterns and the way people sell and shop. So, a lot of e-commerce has sprung up with attractive and safe shopping technology systems. E-commerce in Indonesia is currently growing rapidly by taking all market share from providing online selling platforms to ordering online food delivery. This change in the business environment has been taken advantage of by several technology-based companies, one of which is Gojek. Grab, and its new competitor. Shopeefood. Shopee is one of the largest e-commerce or online shopping sites in Indonesia. Shopee in April 2020 released its new delivery-food business called Shopeefood. This observation uses a quantitative technique with a questionnaire based on the calculation of the Likert scale. Validity and reliability tests have been used to decide whether the allocated questionnaire turns out to be valid or not. Hypothesis testing is carried out using multiple regression examinations, simultaneous trials (Ftes. , and testing and determining the correlation coefficient. From the results of the assessment carried out, it is recognized that the quality of information does not have an impact on purchasing decisions, while celebrity endorsers and sales promotions have an impact on purchasing decisions through Shopeefood. Keywords: Technology. Celebrity Endorsers. Promotions. Purchasing. E-commerce Abstrak Digitalisasi telah menyebabkan terjadinya banyak perkembangan yang sangat pesat terutama di bidang teknologi. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi berdampak pada perubahan di berbagai bidang, seperti ekonomi, sosial, politik dan budaya, serta berdampak pada perubahan gaya hidup, termasuk pola konsumsi serta cara berjualan dan berbelanja masyarakat. Sehingga banyak bermunculan e-commerce dengan sistem teknologi belanja yang menarik dan aman. Ecommerce di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat dengan mengambil semua pangsa pasar dari menyediakan platform jualan online hingga pesan antar makanan online. Perubahan lingkungan usaha ini yang dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan yang berbasis teknologi, salah satunya seperti perusahaan Gojek. Grab, dan pesaing barunya yaitu Shopeefood. Shopee merupakan salah satu ecommerce atau situs belanja online terbesar di Indonesia. Shopee pada april 2020 merilis bisnis barunya delivery-food yang bernama Shopeefood. Pengamatan ini menggunakan teknik kuantitatif dengan kuesioner berdasarkan perhitungan skala Likert. Uji validitas dan reliabilitas telah digunakan untuk memutuskan apakah kuesioner yang dialokasikan berubah menjadi valid atau tidak. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan regresi berganda, uji coba simultan . ji-F), dan pengujian dan penentuan koefisien korelasi. Dari hasil penilaian yang dilakukan, diakui bahwa kualitas informasi tidak berdampak pada keputusan pembelian, sementara celebrity endorser dan promosi penjualan berdampak pada keputusan pembelian melalui Shopeefood. Kata kunci: Teknologi. Celebrity Endorsers. Promosi. Pembelian. E-commerce SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. PENDAHULUAN Era digitalisasi sekarang ini, telah menyebabkan terjadinya banyak perkembangan yang sangat pesat terutama di bidang teknologi. Banyak inovasi yang diciptakan dan gaya baru dalam melakukan aktifitas sehari hari dengan teknologi yang semakin berkembang. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi berdampak pada perubahan di berbagai bidang, seperti ekonomi, sosial, politik dan budaya, serta berdampak pada perubahan gaya hidup, termasuk pola konsumsi serta cara berjualan dan berbelanja Sehingga banyak bermunculan e-commerce dengan sistem teknologi belanja yang menarik dan aman. E-commerce di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat dengan mengambil semua pangsa pasar dari menyediakan platform jualan online hingga pesan antar makanan online. Tabel 1. Transaksi Layanan Pesan Antar Makanan Indonesia 2022 E-commerce Persen (%) Gofood 30,65 Shopeefood 26,49 Grabfood 20,93 Sumber: katadata. Hasil riset katadata. co menunjukkan Gofood menjadi layanan pesan antar makanan daring dengan nilai transaksi terbesar di Indonesia. Gofood juga menjadi top of mind . %) layanan pesan antar makanan di Indonesia. Nilai tersebut memang layak di dapatkan oleh Gofood, karena dalam kurung waktu juga Gofood lebih dulu dalam layanan delivery-food. Berbeda dengan Shopeefood yang baru rilis pada april 2020 namun menempati posisi kedua dari tingkatan transaksi delivery-food di Indonesia. Banyaknya penduduk Indonesia yang sebagian besar berasal dari Gen Z 27,94% dan Generasi Millenial 25,87%. keberadaan Gen Z memegang peranan penting dan memberikan pengaruh pada perkembangan Indonesia saat ini dan nanti, terlihat bahwa generasi milenial dan generasi Z memiliki populasi paling TINJAUAN PUSTAKA Celebrity Endorser merupakan wadah sebagai sumber iklan atau informasi tentang merek dan atribut produk yang menyenangkan, meyakinkan, dan menarik perhatian masyarakan umum. Hal ini mengharuskan perusahaan mengeluarkan biaya yang besar untuk dapat menggunakan celebrity dengan kredibilitas yang baik dan tingkat kepopuleran yang tinggi sebagai pendukung dari suatu produk (Suprapti, 2. Menurut Kamila et al. , . Celebrity Endorser adalah seorang individu yang dikenal oleh publik yang dimanfaatkan popularitasnya untuk kebutuhan suatu produk dengan tampil bersama dalam sebuah iklan. Iklan dinyatakan berhasil tidak terlepas dari bintang iklan dalam memperkenalkan produk atau merk yang ditayangkan ke media seperti SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. Bintang iklan yang digunakan ditelevisi adalah strategi yang tepat untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Celebrity endorser adalah bentuk pengaruh seseorang dalam mempromosikan suatu barang dengan cara modern. Seseorang yang mempunyai tanggung jawab dalam penjualan suatu produk atau jasa dimana cara memasarkan dengan menarik perhatian dari pengikut atau pengemar . mereka ada sosial media. Promosi penjualan merupakan alat dalam pemasaran yang digunakan untuk merangsang pembelian konsumen akan suatu barang atau jasa dalam jangka pendek dan cepat dalam jumlah banyak yang dapat meningkatkan penjualan perusahaan. Tujuan promosi penjualan bersumber pada komunikasi pemasaran, namun tujuan promosi penjualan lebih dijabarkan secara mendasar yang dirancang untuk produk tertentu. Tujuan sales promotion sangat beragam (Kotler dan Keller, 2. Kotler dan Amstrong . menjelaskan bahwa tujuan promosi penjualan sangat luas, yaitu: meningkatkan penjualan, mendorong pembelian, mendapatkan pelanggan baru. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa promosi penjualan adalah cara sebuah perusahaan untuk memasarkan penjualan dengan mengunakan alat-alat promosi seperti diskon, voucher, dsb. Promosi penjualan membentuk suatu penawarkan insentif dalam periode tertentu untuk mendorong keinginan konsumen, para penjual atau perantara. Kualitas informasi didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap kualitas informasi tentang produk atau layanan yang disediakan oleh sebuah website. Semakin berkualitas informasi yang diberikan kepada pembeli online, maka akan semakin tinggi minat pembeli online untuk membeli produk tersebut. Park dan Kim . ikutip oleh Iswara 2016:. OAoBriens . ikutip oleh Widodo, 2016:. kualitas informasi merupakan tingkat dimana informasi tersebut mempunyai beberapa karakter, isi, bentuk serta waktu yang diberikannya, untuk para pemakai akhir tertentu. McLeod . ikutip oleh Nurcahyati, 2016:. , suatu informasi yang berkualitas harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut terlebih dahulu, seperti: kesesuaian, ketersediaan . , relavan, dan lengkap. Romney dan Steinbart . kualitas informasi . adalah data yang telah dikelola dan diproses untuk memberikan arti dan memperbaiki proses pengambilan Sebagaimana perannya, pengguna membuat keputusan yang lebih baik sebagai kuantitas dan kualitas dari peningkatan informasi. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan kualitas informasi adalah informasi yang sangat dibutuhkan oleh seorang konsumen untuk mencari detail informasi dari suatu produk atau jasa yang akan dibeli oleh konsumen, informasi yang relevan dan terbaru. METODE Pendekatan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Menurut (Sugiyono, 2017:. penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian berdasarkan pada filsafat positivisme, digunakan meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random. SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Tempat dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian adalah tempat yang di gunakan sebagai obyek terhadap suatu permasalahan yang diangkat oleh peneliti. Lokasi penelitian berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik yang beralamat di Jl. Sumatra No. Randuagung. Kecamatan Gresik. Kabupaten Gresik. Jawa Timur 61121. Populasi dan Sampel Populasi merupakan wilayah yang telah ditentukan peneliti untuk penelitian dan kemudian ditarik suatu hasil kesimpulan (Sugiyono, 2019: . Populasi dalam penelitian ini adalah 591 mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik angkatan 2018-2020 yang masih aktif. Sampel merupakan bagian dari keseluruhan dan karakter sebuah populasi (Sugiyono, 2019:. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti ialah metode purposive sampling. Metode purposive sampling adalah metode dalam pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan yang telah ditentukan (Sugiyono, 2019:. Sumber dan Pengumpulan Data Sumber data pada penelitian ini adalah data primer. Sugiyono . sumber data primer merupakan sumber data yang secara langsung memberikan data kepada penghimpun Data primer merupakan suatu data yang didapatkan langsung dari objek peneliti. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyebarkan kuisioner melalui google form, sampel penelitian ini dilakukan pada mahasiswa manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik. Kuisioner adalah metode pengumpulan data melalui jawaban dari banyaknya kumpulankumpulan pernyataan maupun pertanyaan yang diserahkan pada responden (Sugiyono, 2019:. Indikator variabel tergambarkan dalam perumusan dari beberapa pertanyaan atau pernyataan yang akan diserahkan kepada responden untuk dijawab. Hasil tanggapan responden kemudian diukur berdasarkan pada skala likert. Analisis Regresi Linier Berganda Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Model regresi linier berganda digambarkan sebagai berikut: Y = yu 1X1 2X2 3X3 e Keterangan: = Variabel Terikat (Keputusan Pembelia. yu = Koefisien Konstanta y1, y2, y3 = Koefisien Regresi Variabel SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. X1. X2. Informas. = Variabel Bebas (Celebrity Endorser. Promosi Penjualan. Kualitas = Standart eror Koefisien Determinasi (R. Menurut Ghozali . menyatakan bahwa koefisien determinasi (R. digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam rangka menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Penelitian ini menggunakan nilai Adjusted R Square. Semakin tinggi nilai Adjusted R Square maka berarti semakin baik model regresi yang digunakan karena menandakan bahwa kemampuan variabel bebas menjelaskan variabel terikat juga semakin besar, demikian pula apabila yang terjadi sebaliknya. Uji t Ghozali . uji t digunakan untuk menguji hipotesis secara parsial guna menunjukkan pengaruh tiap variabel independen secara individu terhadap dependen. Uji ini akan pakai untuk memeriksa seberapa jauh satu variabel bebas . Apabila nilai signifikansi < 0,05 maka H0 ditolak. Ha diterima, artinya secara parsial ada yang mempengaruhi dari variabel bebas. Apabila nilai signifikansi > 0,05 maka H0 diterima. Ha ditolak, artinya secara parsial tidak ada yang pengaruh nyata dari variabel bebas. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Regresi Linier Berganda Analisis data dan pengujian dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, untuk menguji sejauh mana pengaruh celebrity endorser, promosi penjualan dan kualitas informasi terhadap keputusan pembelian pada Shopeefood. Pengolahan data menggunakan batuan program SPSS versi 24 berdasarkan data primer yang telah diperoleh. Berikut adalah hasil uji persamaan regresi linear. Tabel 2. Analisis Regresi Linear Berganda Unstandardized Coefficients (Constan. ,445 Celebrity endorser (X. ,820 Promosi penjualan (X. ,359 Kualitas informasi (X. ,093 Sumber: Data Primer, (Data Diolah, 2. Model Sigifikan ,847 ,000 ,000 ,394 Dari hasil regresi berganda dapat disusun persamaan pertama dengan memasukkan hasil unstandardized coefficients dalam model regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 0,445 0,820 X1 - 0,359 X2 0,093 X3 e SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. Koefisien Determinasi (R. Tabel 3. Koefisien Determinasi ,695a R Square Adjusted R Square ,482 ,463 Sumber: Data Primer, (Data Diolah, 2. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,463 atau 46,3% artinya variabel bebas dalam penelitian ini berpengaruh sebesar 46,3% terhadap variabel terikat, sedangkan sisanya sebesar 54,7% disebabkan oleh faktor selain variabel yang ada didalam penelitian ini. Uji t Tabel 4. Uji t Variabel celebrity Endorser promosi penjualan kualitas informasi Signifikan t ,000 ,000 ,394 Sumber: Data Primer, (Data Diolah, 2. Hasil tidak signifikan Berdasarkan pengujian data yang telah dilakukan diketahui bahwa: Variabel celebrity endorser (X. mempunyai nilai sig sebesar 0,000 dimana kurang dari 0,05 atau 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel celebrity endorser (X. berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Variabel promosi penjualan (X. mempunyai nilai sig sebesar 0,000 dimana kurang dari 0,05 atau 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel promosi penjualan (X. berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Variabel kualitas informasi (X. mempunyai nilai sig sebesar 0,394 dimana lebih dari 0,05 atau 0,394 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Hal tersebut dapat diartikan bahwa variabel kualitas informasi (X. tidak dapat digunakan menjadi faktor penentu terhadap keputusan pembelian (Y), dikarenakan hasil dari uji t menyatakan tidak terdapat pengaruh antara kualitas informasi (X. terhadap keputusan pembelian (Y). Dari hasil pengujian yang dijelaskan sebelumnya, maka hasil penelitian yang didapat sebagai berikut : Pengaruh Celebrity Endorser (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa variabel celebrity endorser (X. berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) dilihat dari koefesien regresi celebrity endorser (X. sebesar 0,820 koefisien regresi yang bernilai positif menjelaskan bahwa semakin tinggi celebrity endorser (X. maka variabel keputusan pembelian akan meningkat sebesar 0,820, sehingga kontribusinya dalam meningkatkan SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. keputusan pembelian cukup besar. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Artha, dkk . , yang menunjukkan bahwa celebrity endorser berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Pengaruh Promosi Penjualan (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa variabel promosi penjualan (X. berpengaruh signifikan dalam keputusan pembelian (Y) dilihat dari koefisien regresi promosi penjualan X2 sebesar 0,359 koefisien regresi yang bernilai positif menjelaskan bahwa semakin banyak promosi penjualan (X. yang dilakukan maka variabel keputusan pembelian akan meningkat sebesar 0,359, sehingga kontribusinya dalam meningkatkan keputusan pembelian cukup besar. Berdasarkan hasil tersebut menyatakan bahwa promosi penjualan pada Shopeefood dipengaruhi oleh kupon, program loyalitas, rebates, pengiriman gratis sehingga membuat responden tertarik untuk melakukan pembelian pada e-commerce Shopeefood. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kurnianingsih & Sugiyanto . yang menyatakan promosi penjualan mempunyai dampak pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Pengaruh Kualitas Informasi (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa variabel kualitas informasi (X. tidak terbukti berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) dilihat dari koefisien regresi kualitas informasi (X. sebesar 0,093. Nilai koefisien yang di dapat terbilang kecil, sehingga jika kualitas informasi ditingkatkan maka menyumbang atau kontribusi pada keputusan pembelian hanya sebesar 9%. Berdasarkan hasil tersebut menyatakan bahwa kualitas informasi pada Shopeefood dipengaruhi oleh informasi yang harus relevan, informasi yang dihasilkan tidak boleh terlambat . epat wakt. , informasi yang dihasilkan dapat memberikan kelengkapan yang baik, informasi harus memberikan manfaat bagi pengguna. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati & Nikmah . penelitian tersebut menyatakan bahwa kualitas informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Celebrity Endorser berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa prodi manajemen angkatan 2018-2020. Promosi Penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa prodi manajemen angkatan 2018-2020. Kualitas Informasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa prodi manajemen angkatan 2018-2020. SIBATIK JOURNAL | VOLUME 2 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SIBATIK PENGARUH CELEBRITY ENDORSERS. PROMOSI PENJUALAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SHOPEEFOOD Laily Hanifah1. Moh. Agung Surianto2 DOI: https://doi. org/10. 54443/sibatik. Saran Berdasarkan hasil kesimpulan yang dijelaskan sebelumnya, maka dapat diajukan saran yang pertama yaitu bagi peneliti sebelumnya, hendaknya untuk memperluas cakupan sampel yang akan diteliti agar jumlah sampel yang diharapkan sesuai. Kedua yaitu, menambah variabel independenn lainnya yang dapat menjadi faktor berpengaruh terhadap keputusan pembelian agar dapat menjelaskan variabel dependen yang lebih besar lagi. DAFTAR PUSTAKA