Pengaruh Wisata Religi Di Makam Godog Kabupaten Garut Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Enceng Iip Syaripudin1 Saepul Bahri2 STAI Al Musadadiyah Garut iip@stai-musaddadiyah. 1721@stai-musaddadiyah. DOI : 10. 37968/jhesy. Abstrak Wisata religi atau yang sering disebut sebagai wisata syariah, ziarah dan wisata halal merupakan sebuah perjalanan untuk memperoleh pengalaman dan pelajaran (Ibra. Pengaruh dari adanya wisata religi adalah terjadinya kegiatan ekonomi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi di masyarakat. Hal ini dikarenakan adanya keterikatan wisatawan sebagai konsumen dengan masyarakat sekitar sebagai distributor atau produsen dalam pemenuhan kebutuhan saat Kesejahteraan ekonomi merupakan metodologi ilmu ekonomi dalam mengevaluasi ekonomi secara universal yang berkaitan dengan kesejahteraan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah wisata religi di Makam Godog berpengaruh terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata? Bagaimana kesejahteraan ekonomi masyarakat ditinjau dari persfektif ekonomi islam ? dari rumusan masalah tersebut, maka target yang akan dicapai dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh wisata religi di Makam Godog berpengaruh terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat. Untuk mengetahui kesejahteraan ekonomi masyarakat ditinjau dari persfektitif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian makalah ini merumuskan kesimpulan bahwa wisata religi Makam godog berpengaruh terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar meski tidak signifikan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di wisata religi Makam Godog sudah sesuai dengan persfektif ekonomi Islam dengan tidak adanya hal-hal yang bertentangan dengan aturan dalam ajaran ekonomi Islam. Dari hasil penelitian, maka dari hasil analisis diketahui p-value dari x adalah 0,397 artinya tidak lebih besar dari 0,05 maka tidak signifikan. Berdasarkan hasil uji t pengaruh variabel x terhadap y sebesar 0,348 yang artinya lebih kecil dari 0,05. Maka variabel x tidak berpengaruh secara signifikan terhdap variabel y, maka dengan demikian Ho diterima, bahwa secara parsial kunjungan wisata berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. Hal tersebut menunjukan bahwa kunjungan wisata berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. Kata kunci: Wisata. Religi. Kesejahteraan. Ekonomi Abstract Religious tourism or often referred to as sharia tourism, pilgrimage and halal tourism is a journey to gain experience and lessons (Ibra. The influence of religious tourism is the occurrence of economic activities that have an impact on improving economic welfare in the community. This is due to the attachment of tourists as consumers to the surrounding community as distributors or producers in meeting needs when traveling. Economic welfare is the methodology of economics in evaluating the economy universally related to welfare. The formulation of the problem in this study is: Does religious tourism at Godog's Tomb affect the economic welfare of the community around the tourist attraction? Hak Cipta . 2022 Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (JHESY) Syaripudin. Bahri Jurnal Jhesy Vol. No. How is the economic welfare of the community viewed from the perspective of Islamic economics? From the formulation of the problem, the target to be achieved from this study is 1. To find out how the influence of religious tourism at Godog Tomb affects the economic welfare of the community. To determine the economic welfare of the community in terms of the perspective of Islamic The research method used in research is quantitative method. The results of this paper formulate the conclusion that Godog Tomb religious tourism affects the economic welfare of the surrounding community although it is not significant and the economic welfare of the community in Godog Tomb religious tourism is in accordance with the perspective of Islamic economics in the absence of things that contradict the rules in Islamic economic teachings. From the results of the study, it is known from the results of the analysis that the p-value of x is 0. 397 meaning that it is not greater than 0. 05 so it is not Based on the results of the t test, the effect of the variable x on y is 348, which means it is smaller than 0. So variable x does not have a significant effect on variable y, thus Ho accepts, that partially tourist visits have a positive but not significant effect on the welfare of the community around the tourist attraction. This shows that tourist visits have a positive but not significant effect on the welfare of the community around the tourist attraction. Keywords: Tourism. Religion. Welfare. Economy Pendahuluan Manusia yang membutuhkan kegembiraan, kesuksesan, ketenangan dan keharmonisan akan menumbuhkan semua potensi yang telah diberikan oleh Allah SWT untuk memuaskan setiap Sebagaimana ditegaskan oleh Ibn Khaldun . dalam bukunya Muqaddimah bahwa AuManusia adalah makhluk sosialAy orang akan membutuhkan orang lain untuk mengatasi masalah mereka, dealer membutuhkan kaki tangan untuk menawarkan produknya dan selanjutnya membutuhkan pekerja untuk menyelesaikan atau membuat bahan menjadi produk yang dapat digunakan. Dari hal tersebutlah manusia harus memanfaatkan potensi atau membuka potensi baik yang berupa sumber daya alam, sumber daya manusia untuk menunjang kehidupan yang sejahtera baik dalam tatanan sosial maupun ekonomi. Indonesia menempati posisi . negara terbaik untuk liburan tahun 2019. Sebuah situs Travel Guide berbahasa Inggris. Harsh Aides juga telah merilis daftar 20 negara terindah di dunia pada tahun 2019 dan Indonesia telah menemukan cara untuk melibatkan posisi terbaik. diposisikan keenam . negara yang paling indah di dunia ini. Pencapaian terbaik tahun 2019 diukir oleh Indonesia di kawasan parawisata halal, yang meraih posisi . di dunia parawisata halal sebagaimana ditunjukkan oleh Mastercard-CrescentRating Worldwide Muslim Travel List (GMTI) 2019, naik satu posisi dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya. Jawa Barat dengan jumlah penduduk mencapai 50 juta jiwa dengan jumlah penduduk muslim terbesar diantara Provinsi yang ada di Indonesia memiliki peluang besar untuk dapat mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki untuk menjadi destinasi wisata halal unggulan terbaik di Indonesia. Salah satu bagian dari parawisata halal adalah parawisata religi atau biasa disebut perjalanan yang relig. Adalah perjalanan yang religi yang direncanakan untuk memuaskan dahaga dunia lain, sehingga jiwa yang kering menjadi basah kembali oleh pandangan terang yang religi. Oleh karena itu, parawisata religi memiliki derajat yang sangat luas, meliputi setiap tempat yang dapat membangkitkan rasa khawatir terhadap legalisme, dengan religinya industri perjalanan, yang dapat meningkatkan sekelumit pengetahuan dan perjumpaan serta memperluas sentimensentimen dunia lain. Wisata religi Makam Godog Garut menjadi salah satu destinasi wisata religi yang menjadi referensi utama para wisatawan untuk berziarah. Makam Godog merupakan makam seorang tokoh besar bernama Sunan Rahmat atau Kiansantang yang lokasinya berada di lereng gunung Karacak kabupaten Garut. Sunan Rahmat merupakan salah satu tokoh penyebar agama Islam di https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy/ Syaripudin. Bahri Jurnal Jhesy Vol. No. daerah Garut. Hal inilah yang menyebabkan makam tersebut ramai dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai daerah. Kunjungan ziarah ke Makam Godog telah berlangsung dari dulu sampai sekarang, intensitas kunjungan pun tidak berkurang secara signifikan. Dari insentisas kunjungan tersebut berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat. Masyarakat yang tinggal di sekitar Makam Godog dapat membuka peluang usaha baik barang atau jasa. Seperti membuka warung makanan, menjual sovenir, menjadi tour guide atau menjadi tukang ojek sebagai pemenuhan kebutuhan para Dampak ekonomi tersebut meliputi dampak ekonomi secara langsung dan dampak ekonomi secara tidak langsung. Tolak ukur keberhasilan suatu kawasan industri parawisata memperoleh keuntungan ekonomi adalah dari jumlah kunjungan wisatawan dan jumlah konsumsi wisatawan. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan pendapatan individu dari daerah wisata yang bersangkutan. Pendapatan masyarakat di daerah wisata seharusnya selaras dengan peningkatan kesejahteraan Peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat diarahkan kepada perubahan dari ekonomi lemah ke ekonomi tangguh, dari ketergantungan ke kemandirian. Namun peneliti melihat masih ada masyarakat yang mengemis di sekitar objek wisata religi makam tersebut. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan, meringkas berbagai kondisi, berbagai situasi atau berbagai variabel yang timbul di masyarakat, lembaga/ atau instansi berdasarkan apa yang terjadi. (Buangin :2005 :. Metode ini disebut kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 1 (Sugiono, 2017 : 7 ) Dari hasil penelitian dapat diketahui variabel wisata religi makam Godog berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat hal ini dapat dilihat dari signifikansi wisata religi. Dari hasil analisis diketahui p-value dari x adalah 0,397 artinya tidak lebih besar dari 0,05 maka tidak signifikan. Berdasarkan hasil uji t pengaruh variabel x terhadap y sebesar 0,348 yang artinya lebih kecil dari 0,05. Maka variabel x tidak berpengaruh secara signifikan terhdap variabel y, maka dengan demikian Ho diterima, bahwa secara parsial kunjungan wisata berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. Hal tersebut menunjukan bahwa kunjungan wisata berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. Pembahasan Wisata berasal dari bahasa Sansekerta VIS yang berarti Autempat untuk tinggal, masuk dan dudukAy. Kemudian, pada saat itu, kata tersebut dibentuk menjadi Vicata dalam bahasa Jawa kuno Kawi yang disebut AuWisata yang berarti berlayarAy. Kata wisata kemudian, memperoleh peningkatan makna sebagai sebuah perjalanan atau bagian dari sebuah perjalanan yang dilakukan dengan sengaja dan singkat untuk menikmati objek wisata. Wisata adalah kegiatan menjelajah untuk menumbuhkan informasi. Wisata adalah perjalanan yang dilakukan oleh setidaknya satu orang yang sepenuhnya bertujuan untuk mendapatkan kesenangan dan alasan untuk mengetahui sesuatu, itu juga dapat dikaitkan dengan olahraga, kesehatan, agama, dan tujuan industri perjalanan lainnya. Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 90 Tahun 1990, industri perjalanan wisata adalah suatu tindakan pergerakan atau bagian dari tindakan yang dilakukan dengan sengaja dan singkat untuk mengapresiasi barang dan daya tarik wisatawan. Sebagai aturan, industri perjalanan adalah tindakan untuk mendapatkan kesenangan, kepuasan dan informasi. Industri perjalanan wisata adalah suatu perpindahan yang dilakukan oleh wisatawan ke suatu tempat di luar rutinitas sehari-hari dan di luar iklim pribadi mereka untuk melakukan kunjungan singkat yang didorong oleh kebutuhan akan kesenangan dan kesenangan. untuk menghargai berbagai hiburan yang dapat mengurangi keletihan. Sugiono, metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D, (Bandung: Alfabeta,2. , 7. https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy/ Syaripudin. Bahri Jurnal Jhesy Vol. No. Pelaku parawiwisata disebut wisatawan. Secara etimologi, kata wisatawan berasal dari kata AuwisataAy Sansekerta yang berarti AuperjalananAy disamakan dengan kata AutravelAy secara bahasa Inggris. AuwisatawanAy berarti sama artinya dengan AutravelerAy yang berarti Auorang yang melakukan perjalananAy. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan wisatawan adalah Auorang yang berwisataAy. Wisata religi atau yang sering disebut sebagai wisata syariah, ziarah dan wisata halal merupakan sebuah perjalanan untuk memperoleh pengalaman dan pelajaran (Ibra. Sebagai aturan umum industri perjalanan parawisata adalah tindakan yang sepenuhnya bertujuan untuk mendapatkan kesenangan, kepuasan, dan informasi. Dengan cara ini, industri perjalanan yang religi adalah sebuah perjalanan yang dilakukan untuk mengembangkan praktik yang lebih religi sehingga teknik dakwah yang ideal dapat dirasakan oleh seluruh wilayah setempat. Dalam bahasa arab, wisata sering diistilahkan dengan kata assiyahah. Ungkapan untuk menyebutkan air yang mengalir dan berjalan di permukaan tanah. Kata assiyahah kemudian digunakan untuk manusia yang berarti berpergian di atas bumi dalam menjalankan kesalehan atau tujuan lain. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-QurAoan Surat Al-Mulk ayat 15 : a caA eO Aa eO aIIa aE a aN aO aEEa eO aI eI a eCa nN aOaEa eO aN EIA a A aEa eO eE Aa eIA A eO aA a AO aa aE EaEa aI eEa eA e AaN aO Eac aA AuDialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu . embali setela. Ay Wisata religi juga merupakan perjalanan atau kunjungan yang dilakukan ke tempat-tempat dan organisasi-organisasi yang penting dalam penyebaran dakwah dan pendidikan Islam. Industri perjalanan yang religi harus memiliki pilihan untuk menawarkan industri perjalanan dengan seluk-beluk yang religi atau memiliki pilihan untuk menggerakkan perhatian publik kepada kekuasaan Allah SWT dan perhatian yang religi. Langkah-langkah keseluruhan untuk religi industri perjalanan adalah bahwa ia harus memiliki arah ke keuntungan keseluruhan, memiliki penerangan, penghargaan dan ketenangan. Menjauhkan diri dari kemusyrikan, pemikiran aneh, kemandirian dari perilaku tidak etis, menjaga keamanan dan kenyamanan, menjaga iklim, dan tentang kualitas sosial-sosial dan kecerdasan lingkungan. Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Dewan Syariah Nasioal Majelis Ulama Indonesia pariwisata syariah memiliki standar kriteria sebagai Berorientasi pada kemaslahatan umum Berorientasi pada pencerahan, penyegaran dan ketenangan Menghindari kemusyrikan dan khurofat Menghindari maksiat, seperti zina, pornografi, pornoaksi, minuman keras, narkoba dan judi Menjaga perilaku, etika dan nilai luhur kemanusiaan seperti tidak bersikap hedonis dan Menjaga amanah, keamanan dan kenyamanan Bersifat universal dan inklusif Menjaga kelestarian lingkungan Menghormati nilai-nilai sosial budaya dan kearifan lokal Hukum wisata religi atau yang lebih dikenal dengan ziarah merupakan sunnah dari Nabi Muhammad SAW, sebagai mana sabda Rasulullah SAW : AuTelah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Adam dari Ibnu Fudlail dari Abu Sinan dari Muharib bin Ditsar dari 'Abdullah bin Buraidah dari bapaknya dia berkata. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku telah melarang kalian berziarah kubur, maka https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy/ Syaripudin. Bahri Jurnal Jhesy Vol. No. sekarang ziarahlah kubur, dan aku pernah melarang kalian memakan daging kurban lebih dari tiga hari, maka simpanlah apa yang kalian kehendaki dari daging-daging tersebut dan aku pernah melarang kalian dari nabidz . inuman yang terbuat dari anggu. kecuali yang terdapat dalam tempat minum, maka minumlah yang ada dalam semua tempat. (H. An-NasaAo. Ay Pariwisata akan menyebabkan sentuhan secara langsung antara wisatawan dan masyarakat sekitar objek wisata sehungga akan berpengaruh terhadap masyarakat. Untuk sementara, dampak industri perjalanan wisata sesuai Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Tahun 2005 tentang Rencana Strategis Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata Nasional yang diperjelas sebagai berikut: Kesatuan dan Persatuan Bangsa Penghapusan Kemiskinan Pembangunan Berkesinambungan Pelestarian Kebudayaan Pemenuhan Kebutuhan Hidup dan HAM Peningkatan Ekonomi dan Industri Pengembangan Teknologi Berkaitan dengan ekonomi industri pariwisata merupakan salah satu industri dan sektor jasa yang berjalan dengan pesat di dunia. Berkembangnya laju devisa, penciptaan lapangan kerja atau kesempatan berusaha dan pembangunan infrastruktur menjadi income untuk pertumbuhan Disisi lain konsumsi wisata baik dalam bentuk produk atau jasa ikut andil dalam laju pertumbuhan ekonomi yang berpengaruh. Dampak pariwisata berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi diantaranya. Menghasilkan Pendapatan Bagi Masyarakat Menghasilkan Lapangan Pekerjaan Meningkatkan Struktur Ekonomi Membuka Peluang Investasi Mendorong Aktifitas Wirausaha Dengan hal itu sudah dipastikan bahwa industri pariwisata mampu menyerap kebutuhan tenaga orang banyak yang menghasilkan pendapatan materil atau non materil bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian pariwisata ini berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Menurut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan sejahtera adalah keadaan hidup yang memenuhi syarat-syarat hidup layak yaitu tercukupinya kebutuhankebutuhan pokok sandang, pangan dan papan. Kesejahteraan adalah sistem yang terorganisar dari layanan lembaga sosial yang memiliki tujuan untuk mencapai standar-standar kehidupan dan kesehatan yang memuaskan dalam hidup Tujuan kesejahteraan adalah untuk menjamin kebutuhan ekonomi, standar kesehatan dan kondisi hidup yang layak, mendapat kesempatan yang sama dengan yang lain, meningkatnya derajat harga diri, kebebasan berfikir melakukan kegiatan tanpa gangguan sesuai dengan hak asasi manusia. Dari hal itu dapat dijelaskan bahwa terwujudnya kesejahteraan masyarakat dapat menciptakan struktur masyarakat yang seimbang dan teratur dengan menciptakan kesempatan untuk membangun kehidupan yang layak. Berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi, kesejahteraan ekonomi adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang menggunakan teknik ekonomi mikro untuk menentukan secara serempak efisiensi alokasi dari ekonomi makro dan akibat distribusi pendapatan yang saling berhubungan. Kesejahteraan ekonomi menjadi penyedia dasar untuk menilai prestasi pasar dan pembuat kebijakan dalam pengalokasian sumberdaya. Kesejahteraan ekonomi berasumsi bahwa setiap orang merupakan hakim terbaik bagi kesejahteraan diri sendiri, yaitu setiap orang lebih menyukai kesejahteraan yang lebih besar dari pada kesejahteraan yang lebih kecil. Menurut Badan Pusat Statistik . , indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat ada delapan, yaitu pendapatan, konsumsi atau pengeluaran keluarga, keadaan tempat tinggal, fasilitas tempat tinggal, kesehatan anggota keluarga, kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan, kemudahan memasukkan anak kejenjang pendidikan, dan kemudahan mendapatkan fasilitas transportasi. Dalam Islam sejahtera diartikan sama dengan falah yang berasal dari bahasa Arab dari kata kerja Aflaha-yuflihu yang memiliki arti kesuksesan, kemuliaan atau kemenangan. Pengertian https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy/ Syaripudin. Bahri Jurnal Jhesy Vol. No. tersebut sesuai dengan perintah Allah dengan firman-Nya dalam QurAoan Surat Al-Anbiya ayat aA eE IEa acaeE ae aI ae Ea aIOeIA a AaO aI e a eA AuKami tidak mengutus engkau (Nabi Muhamma. , kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ay Islam yang merupakan agama yang memiliki misi universal yaitu memberi rahmat untuk semesta alam. Jika dilihat dari lima pokok hukum Islam hifdzun nafs Aumenjaga diriAy dan hifdzun maal Aumenjaga hartaAy ini erat kaitannya dengan kesejahteraan ekonomi bagi umat Islam. Mewujudkan kesejahteraan ekonomi secara hakiki bagi manusia merupakan dasar dan tujuan utama dari syariat Islam maslahah al ibad yang merupakan tujuan dari ekonomi Islam. Ekonomi Islam merupakan cabang ilmu pengetahuan ekonomi yang memandang, menganalisa dan memecahkan masalah-masalah ekonomi dengan cara-cara yang islami. Potensi pertumbuhan ekonomi menurut ekonomi Islam terdiri dari beberapa factor. Faktorfaktor tersebut adalah : Sumber daya yang dapat dikelola Dalam pertumbuhan ekonomi sangat membutuhkan sumber daya yang mampu digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Aspek fisik seperti tatanan industri, mesin dan yang lainnya menjadi sumber daya yang dapat dikelola. Disisi lain modal juga berperan signifikan untuk memobilisaisi sumber daya, merubah sumber daya menjadi asset produktif dan dapat digunakan dengan optimal dan effesien. Sumber modal terbagi menjadi dua yaitu sumber internal dan sumber eksternal. Sumber daya manusia Manusia adalah yang paling berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi. Peranan manusia mencakup dalam beberapa bidang, diantaranya dalam hal eksploitasi sumber daya yang ada, pengakumulasian modal dan pembangunan institusi sosial ekonomi dan politik masyarakat. Wirausaha Wirausaha merupakan proses pertumbuhan ekonomi yang paling dominan. Wirausaha memiliki fungsi dinamis yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan ekonomi. Teknologi Teknologi merupakan piranti penunjang bagi berlangsungnya pertumbuhan ekonomi. Dimana dengan adanya teknologi dapat menciptakan pertumbuhan yang efektif dan efesien. Memberdayakan masyarakat adalah serangkaian upaya dalam meningkatkan harkat dan martabat masyarakat agar memiliki kemampuan untuk terlepas dari perangkap kemiskinan. Pemberdayaan masyarakat bukan hanya berkenaan tentang konsep ekonomi, tetapi sekaligus berkenaan dengan konsep demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi sering dimaknai dengan kedaulatan rakyat dibidang ekonomi. Dalam kontek kedaulatan ekonomi, maka rakyatlah yang menjadi pelaku utama ekonomi, sementara pemerintah menjadi pengarah, pengatur, pembimbing dan menciptakan iklim ekonomi masyarakat yang kondusif. GAMBAR 1. KERANGKA PEMIKIRAN WISATA RELIGI (VARIABEL X) KESEJAHTERAAN EKONOMI (VARIABEL Y) Hipotessis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Ho = wisata religi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. H1 = wisata religi berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. https://journal. stai-musaddadiyah. id/index. php/jhesy/ Syaripudin. Bahri Jurnal Jhesy Vol. No. Simpulan dan Saran Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan deskriptif data hasil penelitian mengenai pengaruh wisata religi Makam Godog terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata religi Makam Godog kabupaten Garut dapat disimpulkan bahwa: Dari hasil penelitian dapat diketahui variabel wisata religi makam Godog berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat hal ini dapat dilihat dari signifikansi wisata religi. Dari hasil analisis diketahui p-value dari x adalah 0,397 artinya tidak lebih besar dari 0,05 maka tidak signifikan. Berdasarkan hasil uji t pengaruh variabel x terhadap y sebesar 0,348 yang artinya lebih kecil dari 0,05. Maka variabel x tidak berpengaruh secara signifikan terhdap variabel y, maka dengan demikian Ho diterima, bahwa secara parsial kunjungan wisata berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. Selain itu responden menilai bahwa dengan peningkatan kunjungan wisata bisa membantu masyarakat sekitar objek wisata dalam meningkatkan pendapatan, dimana dengan meningkatnya pendapatan masyarakat tentu akan meningkat pula tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menyatakan bahwa mayoritas kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata religi Makam Godog sudah sesuai dengan kesejahteraan ekonomi menurut pandangan Islam, hal ini dilihat dari adanya beberapa sarana ibadah seperti mesjid yang berada didalam objek wisata, kemudian dilihat dari kegiatan beribadah wisatawan yang berkunjung, labelisasi makanan dan minuman halal dari MUI yang dijual disekitar objek wisata, tidak adanya masyarakat yang menjual minuman keras. Saran Bagi masyarakat seharusnya dapat memaksimalkan peluang berusaha ketika objek wisata dikunjungi wisatawan sehingga dapat memperluas kesempatan bekerja dan menghasilkan pendapatan yang lebih untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dirinya. Bagi pengelola objek wisata supaya dapat menyediakan sarana dan prasarana yang membuat nyaman pengunjung. Tetap menjaga nilai-nilai syariat Islam, budaya, agar tidak terpengaruhi dengan kebudayaan yang dibawa oleh wisatawan yang melanggar syariat Islam. Daftar Pustaka