Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID-19 DI MAN DOLOK MASIHUL SERDANG BEDAGAI Nurul Hidayah 1. Triska Suci Rahmadanti 2 Universitas Al Washliyah Medan1,2 Email, nurulaljawy@gmail. com1, triskasuci405@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kualitas pembelajaran masa pandemi Covid-19 di MAN Dolok Masihul serdang Bedagai. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan alat rekam, daftar wawancara, dan daftar observasi. Sedangkan teknik analisa datanya yaitu reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam peningkatkan kualitas pembelajaran di masa pandemic covid-19 yaitu upaya pemberian semangat dan pemahaman kepada siswa, menciptakan pembelajaran yang menarik dengan berbagai strategi, metode dan media yang bervariasi, serta membangun komunikasi interaktif dengan siswa dan mengikuti workshop guna peningkatan profesionalisme pendidik. Kata Kunci : Kualitas. Pembelajaran. Pandemi Covid-19. PENDAHULUAN Pendidikan mengembangkan potensi peserta didik untuk berinteraksi dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dibutuhkan guna membangun peserta didik yang mandiri untuk menghadapi dunia. Menuntut ilmu kewajiban bagi setiap muslim guna mengembangkan akidahna, kekuatan iman, beribadah kepada TuhanNya, muamalah, dan sebagainya. Sehingga dapat menjalankan ajaran agamanya dengan baik sesuai dengan syariat Islam. Keutamaan menuntut ilmu, khususnya dalam Islam, mendapat kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT. Hal ini telah dijelaskan oleh AlQur'an dan hadits. Hasil belajar siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Hasil belajar diukur melalui evaluasi yang dilakukan oleh siswa setelah mengikuti kegiatan proses pembelajaran, dan dibuktikan dengan tes serta angka dan huruf, kemudian hasil belajar tersebut dideskripsi agar dapat dipahami. (Mannan 2018, . Pencapaian prestasi hasil belajar siswa tidak terlepas dari standar proses yang mencerminkan kualitas layanan pembelajaran. Pembelajaran dengan kualitas tinggi, disebabkan karena tercapainya tujuan pembelajaran secara penuh. Kualitas pembelajaran dapat mempengaruhi kemampuan Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. belajar seorang siswa. Guru profesional memiliki kemampuan untuk menerapkan metode dengan mahir. Serta sumber belajar yang bervariasi dari berbagai sumber, guna menghadirkan materi yang lebih luas dan bermakna, untuk menciptakan kondisi belajar yang baik di kelas dan tujuan pembelajaran yang ditentukan. Oleh karena itu, guru harus lebih kreatif dalam kegiatan belajar mengajar. Sebab di dalam belajar proses terjadinya perubahan/internalisasi kognisi, emosi, dan psikomotorik. Ketiga aspek tersebut diharapkan dapat mempengaruhi perilaku anak, dan besifat sehingga dalam berpikir, merasa dan berperilaku, serta membentuk kebiasaan berperilaku yang lebih baik berdasarkan pendidikan Tuntutan pembelajaran kurikulum 2013 berbasis HOTS (High Order Thing Skil. Merebaknya virus covid-19 merupakan tantangan besar bagi guru, dengan sistem pembelajaran yang telah berubah dari tatap muka menjadi daring atau online atau jarak jauh. Oleh karena itu, guru yang profesional harus dapat mengikuti perkembangan zaman yang terus berinovasi dan disesuaikan dengan sistem pembelajaran online saat ini, agar tercapainya tujuan pembelajaran. (Mahardika 2021, 7. Fungsi guru dalam proses beajar mengajar yaitu sebagai fasilitator, pembimbing, penginternalisasi knowledge, value, dan skill ke dalam diri Hal inilah yang menjadikan guru harus kreatif, efektif, selektif, dan proaktif yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyiratkan bahwa guru seorang pendidik profesional yang peran utamanya mendidik, mengajar, melatih, dan mengevaluasi peserta didik melalui pendidikan formal baik dasar maupun menengah. (UndangUndang Sistem Pendidikan Nasional 2003, . Didalam AlqurAoan dijelaskan bahwa pendidikan ketauhidan, berakhlakul karimah sangat penting untuk diajarkan kepada anak. Oleh karena itu, menjadi guru dengan mendidik sepenuh hati tidak lah mudah, apalagi dengan begitu banyaknya tugas guru yang diamanahkan untuknya. Dimana keprofsionalismeAoan dari segi dedikasi loyalitas yang tinggi dan ikhls beramal merupakan point penting yang harus dimiliki oleh guru/pendidik, sehingga nantinya akan menghasilkan siswa yang matang secara mental, memiliki akhlak mulia serta keahlian tertentu, yang berguna bagi kehidupanya di masa akan datang. Dengan demikian, peranan guru begitu besar dalam menentukan keoptimalan hasil belajar siswa baik dari aspek psikis maupun psikologis. Kedudukan guru sebagai fasilitator dan pembimbing dalam pendidikan tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memiliki tugas yang sangat berat untuk dapat memajukan diri sendiri. Oleh karena itu, guru perlu lebih kreatif, efektif, selektif dan proaktif dalam menanggapi kebutuhan siswa mereka. Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai Auupaya guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. kualitas pembelajaran masa pandemi Covid-19 di MAN Dolok Masihul Serdang BedagaiAy METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif (Asmadi Alsa 2011, . , dimana penyajian hasil peneliiannya berupa gambaran deskriptif tentang implementasi kombinasi pembelajaran daring dan luring di Madrasah Aliyah Negeri Dolok Masihul. Karena itu, penakanannya pada proses bukan hasil (Jamal MaAomur Asmani 2011, . Sumber data yang digunakan dalam penelitan ini yaitu bersumber dari informan dan bersumber dari kajian-kajian jurnal, buku, hasil cacatan, gambar/foto atau rekaman saat penelitian (Tanzeh 2011, . Dalam penelitian yang akan dilakukan peneliti merupakan instrumen kunci, dimana teknik pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Sedangkan pada teknik analisa data yaitu reduction, data display, dan conclusion drawing/verification (Sugiyono 2013, . Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi, dengan tujuan untuk memeriksa kabsahan data serta sebagai pembanding terhadap data-data HASIL DAN PEMBAHASAN Peningkatan kualitas pembelajaran merupakan dambaan setiap guru, dan peran aktif seluruh komponen pembelajaran yang menjamin pembelajaran benar-benar berkualitas. Jika guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, maka mereka akan dapat mencapainya. Guru merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam menghasilkan proses dan hasil pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, upaya peningkatan mutu pendidikan tidak akan memberikan kontribusi yang berarti tanpa dukungan guru yang profesional dan berkualitas. Peningkatan kualitas pembelajaran sangat penting bagi setiap guru karena pembelajaran yang berkualitas berpengaruh terhadap pemahaman dan hasil belajar siswa, terutama pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam hal ini rumpun keilmuannya yakni : . Akidah Akhlak. AlqurAoan Hadits. Fiqih. Sejarah Kebudayaan Islam, keempat mata pelajaran tersebut merupakan pelajaran wajib di Madrasah Aliyah Negeri Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai. Peningkatan kualitas pembelajaran sangat penting bagi setiap guru, karena pembelajaran yang berkualitas mempengaruhi pemahaman dan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam, dari hasil wawancara peneliti temukan, sebagai berikut: Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. Strategi Pembelajaran Adaptif Strategi pembelajaran adalah rencana untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendidikan dengan menggunakan semua komponen pembelajaran dan peralatan yang tersedia. Strategi pembelajaran perlu terus ditingkatkan untuk menjaga efektivitas dan efisiensi pembelajaran, karena ada metode dan prosedur yang harus diterapkan oleh guru dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Strategi pembelajaran diperlukan untuk menjaga kualitas dan keunggulan pembelajaran. Strategi pembelajaran yang inovatif menempatkan siswa pada pusat pembelajaran . tudent cente. dan membangun motivasi siswa untuk terus belajar. Sebagaimana pendapat Aminatul Zahro bahwa dalam mengembangkan strategi inovatif dapat membantu guru mencapai pembelajaran yang menyenangkan, hebat, dan berkualitas. Pembelajaran berkualitas dirancang dan dikembangkan secara khusus untuk memungkinkan semua siswa menunjukkan kualitas dan keunggulan dalam studi mereka. Pembelajaran yang berkualitas menekankan pada aspek psikologis dan memungkinkan semua siswa mengalami proses pembelajaran dengan cara yang terbaik, dengan memperhatikan kemampuan masing-masing siswa dengan perbedaan individual yang mereka miliki. (Aminatul Zahro 2015, . Penggunaan Metode Bervariasi Metode merupakan salah satu indikator dalam peningkatan kualitas dalam penggunaan metode saya berorientasi pada tujuan, dan mengkombinasikan berbagai metode dalam setiap kegiatan belajar mengajar sehingga memperoleh hasil yang memuaskan dalam proses belajar mengajar. Malik Fadjar bahwa Aumetode lebi penting daripada materi, tetapi guru lebih penting daripada metode (Fadjar 2005, . Sementara itu, pembelajaran dikatakan berhasil apabila dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menggunakan rencana pembelajaran agar sesuai dengan tujuan yang dirumuskan, sehingga terbentuk kompetensi peserta didik dalam aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Ketepatan penggunaan metode mempunyai peran tersendiri dalam kegiatan belajar mengajar. dalam pembelajaran, seyogyanya metode yang digunakan tidak cukup hanya dengan satu metode saja, semakin banyak metode yang digunakan akan semakin menambah semangat belajar peserta Pembelajaran yang menyenangkan akan menghasilkan produk belajar yang berkulitas dan unggul. Pemanfaatan Media Pembelajaran Dalam proses belajar mengajar media merupakan bagian penting untuk mencapai kesuksesan pembelajaran, karena media dapat memudahkan guru dalam menyampaikan pesan sehingga materi dapat dipahami oleh setiap penerapan media diarapkan dapat memberikan perubahan siswa dalam belajar baik aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. Penggunnaan media da sumber belajar harus berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Seperti materi thaharah diperlukan media berbasis audio vsual dengan entuk bergerak guna membantu guru dalam memberikan Nana Sudjana mengungkapkan bahwa penerapan media lebih tepatnya untuk meningkatkan mutu pembelajaran, dan hasil belajar siswa, dan tentunya akan lebih bertahan dalam memory jangka panjang siswa. (Rivai 2013, . Membangun komunikasi yang baik Guru yang profesional meupakan guru yang terus belajar untuk meningkatkan kualitasnya memallui banyak membaca berebgai referensi yang menunjang profesinya agar mampu memberikan materi secara holistik dengan wawasan dan pengetahuan yang luas. Sebab, guru yang cerdas akan mengahsilkan peserta didik yang cerdas dari segi pengetahuan, dan hal ini sangat dibutuhkan dalam masyarakat. Komunikasi interaktif akan tercipta melalui kegiatan diskusi, tanya jawab, serta pertanyaan-pertayaan yag kritis muncul pada siswa. tentunya hal ini sangat bergantung pada kualitas pendidik yang profesional, sumber daya manusia yang berkualitas serta sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah tersebut. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam peningkatkan kualitas pembelajaran di masa pandemic covid-19 yaitu upaya pemberian semangat dan pemahaman kepada siswa, menciptakan pembelajaran yang menarik dengan berbagai strategi, metode dan media yang bervariasi, serta membangun komunikasi interaktif dengan siswa dan mengikuti workshop guna peningkatan profesionalisme pendidik. Referensi