p-ISSN 2550-0627 e-ISSN 2656-9442 IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman ANALISIS KESALAHAN MENYAMBUNG HURUF ARAB PADA PESERTA KURSUS BAHASA ARAB DI MASJID AN NUR JAKARTA SELATAN Ali MaAosum Universitas YARSI Email: ali. masum@yarsi. Abstract Knowledge and the ability to form and connect Arabic letters are still fundamental problems among students. Several studies have shown that some of them are still wrong in connecting Arabic letters. This study aims to describe the form and level of errors of Arabic language course participants at An Nur Mosque. South Jakarta, in connecting Arabic letters. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The research data was taken from the results of the course participant's written test and then analyzed by reducing the data, analyzing it, and then drawing conclusions. The result of the study shows that the participant's form of error connecting the Arabic letters was: Connecting letters that should be separated . Separating letters that should be connected . Forming letters not according to the rules of connecting either at the beginning, middle, or end of a word . Does not form a connecting line. In addition, there are 595 errors in forming and connecting letters. The highest error which 235 errors was found in the points forming letters not according to the rules of connecting either at the beginning, middle, or end of a word. Meanwhile, the lowest was 71 errors on the error points of connecting letters that should have been separated. Keywords: error. Arabic. Letter Abstrak Pengetahuan dan kemampuan dalam membentuk dan menyambung huruf Arab masih menjadi permasalahan mendasar di kalangan pelajar. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian mereka masih salah dalam menyambung huruf Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan tingkat kesalahan peserta kursus bahasa Arab di Masjid An Nur Jakarta Selatan dalam menyambung huruf Arab. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diambil dari hasil tes tertulis peserta kursus untuk kemudian dianalisa dengan cara mereduksi data, menganalisisnya dan kemudian Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan menyambung huruf Arab peserta yaitu. Menyambung huruf yang seharusnya dipisah . Memisah huruf yang seharusnya disambung . Membentuk huruf tidak sesuai kaidah menyambung baik saat di awal, tengah maupun akhir kata . Tidak membentuk garis sambung. Selain itu, terdapat 595 kesalahan dalam membentuk dan menyambung huruf. Kesalahan tertinggi sebanyak 235 kesalahan ditemukan pada poin membentuk huruf saat menyambung di awal, tengah ataupun akhir. Sedangkan yang terendah sebanyak 71 kesalahan pada poin kesalahan menyambung huruf yang seharusnya dipisah. Kata kunci: kesalahan. Arab PENDAHULUAN Keterampilan menulis . aharah kitaba. merupakan salah satu keterampilan dalam berbahasa. Keterampilan ini dapat dipahami sebagai kemampuan dalam mendeskripsikan atau mengungkapkan isi pikiran, mulai dari aspek yang sederhana IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 13 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA seperti menulis kata-kata sampai pada aspek yang kompleks yaitu mengarang(Musthafa & Hermawan, 2. Pada aspek yang sederhana, keterampilan menulis dimaknai sebagai kemampuan membuat huruf atau angka dengan pena, pensil, kapur dan lain sebagainya (Mustofa, 2. Dalam bahasa Arab, pembahasan tentang keterampilan menulis dapat ditemui dalam pembelajaran imla atau khat. Di Imla, materi menulis dimulai dengan mempelajari bagaimana membentuk huruf dan menyambung huruf. Materi dasar ini diajarkan kepada pelajar, khususnya non-penutur Arab, di awal pembelajaran bahasa Arab untuk mengenalkan kepada mereka huruf-huruf Arab yang memiliki kekhususan dan perbedaan dalam penulisannya dengan huruf-huruf latin. Mengenalkan bentuk-bentuk huruf Arab dan bagaimana menyambungnya merupakan salah satu tujuan pembelajaran menulis di tahap awal yang dikemukakan oleh Mahmud Kamil An Naqah dimana beliau menyebutkan bahwa di antara tujuan pembelajaran menulis di awal adalah menulis kalimat arab dengan huruf terpisah dan huruf bersambung dengan perbedaan betuk huruf di awal, tengah ataupun akhir (Al-Naqoh, 1. Kemahiran bagaimana membentuk huruf dan menyambung huruf seharusnya sudah dikuasai oleh pelajar sebelum kemahiran melahirkan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan (Asyrofi, 2. Abdul Hamid menyebutkan bahwa sebelum pelajar mengerti bagaimana mengungkapkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk tulisan, mereka harus dikenalkan terlebih dahulu bentuk-bentuk huruf dan kaidah penulisan sambung tiap-tiap huruf tersebut. Beliau mengungkapkan setidaknya terdapat tiga aspek dalam kemahiran menulis, ketiga aspek tersebut yaitu. Kemahiran membentuk huruf dan penguasaan ejaan Kemahiran memperbaiki khoth Kemahiran melahirkan pikiran dan perasaan dengan tulisan (Hamid, 2. Di Indonesia, pembelajaran membentuk huruf dan kaidah menyambungnya di awal, tengah maupun di akhir kata belum menjadi pembelajaran awal atau dasar dalam menulis Arab yang harus dikuasai oleh pelajar di tingkat dasar atau di level pemula. Sebagian besar materi pembelajaran menulis Arab dimulai dengan menyalin kata-kata dari sumber-sumber belajar tertentu seperti buku-buku Arab ataupun Alquran tanpa penjelasan kaidah menyambung tiap-tiap huruf Arab. Padahal sebelum pelajar mampu 14 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA menulis kata-kata Arab mereka perlu menguasai terlebih dahulu kemampuan membentuk huruf dan kaidah menyambung tiap-tiap huruf. (Fachrurrozi & Mahyuddin, 2. Gradasi atau tahapan semacam inilah yang harus diperhatikan dalam pembelajaran menulis Arab. Karena dalam pembelajaran apapun, termasuk keterampilan menulis, gradasi atau tahapan materi pembelajaran yang benar akan sangat membantu pelajar dalam menyerap materi pembelajaran dengan mudah(Masum, 2. Pembelajaran menulis Arab yag kurang memperhatikan tahapan pembelajaran sebagaimana disebutkan di atas berdampak pada kemampuan pelajar dalam menulis Arab. Beberapa penelitian yang menganalisa kesalahan penulisan dalam pembelajaran bahasa Arab menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemampuan pelajar dalam menyambung huruf-huruf Arab masih rendah. Pelajar dari tingkat dasar hingga tinggi belum menguasai pengetahuan dan kemampuan membentuk dan menyambung huruf Arab dengan baik. Sebagian dari mereka masih didapati salah dalam menyambung hurufhuruf Arab. Hasil analisis kesalahan Imla pada 25 siswa kelas X di Pesantren Tarbiyah Takalar menunjukkan bahwa sebagian siswa masih belum mampu membedakan hurufhuruf yang boleh disambung dan tidak boleh disambung. Hasil wawancara siswa juga menunjukkan bahwa 16% siswa hanya mengetahui sebagian kaidah menyambung huruf Arab dan 24% siswa menyatakan mereka sama sekali tidak mengetahui kaidah hurufhuruf yang bisa disambung dan tidak bisa disambung (Nuramaliah et al. , 2. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kemampuan dan keterampilan menyambung huruf masih menjadi masalah mendasar di kalangan pelajar tingkat menengah. Kesalahan dalam meyambung huruf-huruf Arab ternyata juga masih dijumpai di perguruan tinggi. Ela Isnaini Munawaroh melakukan analisa kesalahan penulisan kata dalam bahasa Arab terhadap mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung semester 1. Dalam penelitian ini didapati mahasiswa yang masih belum mampu membedakan huruf-huruf yang bisa menyambung dan tidak bisa menyambung. Ditemukan mahasiwa menulis A EO IApadahal seharusnya ditulis AEOIA. Kesalahan juga ditemukan saat mahasiswa tidak menyambung huruf ya yang seharusnya disambung dengan huruf setelahnya. Mahasiswa menulis AIA A OAyang seharusnya ditulis A( IOAMunawwaroh, 2. IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 15 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA Kesalahan dalam menyambung huruf-huruf Arab pada dua penelitian di atas ditemukan oleh peneliti dari analisa hasil pembelajaran Imla . ikte Ara. di mana guru mengucapkan materi pelajaran berupa kata dalam bahasa Arab kemudian siswa disuruh menulisnya di lembar atau buku. Analisa kesalahan tulisan dari pembelajaran Imla merupakan analisa keterampilan menulis Arab tingkat lanjutan. Karena sebelum pembelajaran Imla, pelajar seharusnya sudah mengerti kaidah dasar membentuk dan menyambung tiap-tiap huruf Arab. Pada pembelajaran Imla pelajar dituntut bukan hanya keterampilan menulisnya namun juga keterampilan mendengarnya. Hasil analisa kesalahan di atas menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh pelajar dalam pembelajaran Imla adalah kesalahan yang sangat dasar yaitu kesalahan menyambung Artinya, pelajar sesungguhnya belum menguasai keterampilan dasar dalam menulis Arab yaitu membentuk dan menyambung huruf. Berdasarkan penjelasan di atas, analisa kesalahan dalam menulis Arab di kalangan pelajar menunjukkan bahwa ketika mereka menerima pembelajaran Imla . ikte Ara. mereka tidak didukung oleh kemampuan membentuk dan menyambung huruf Arab. Mereka belum mampu membedakan huruf-huruf yang disambung dan menyambung. Oleh karena kesalahan yang dilakukan oleh para pelajar adalah kesalahan yang dasar dalam pembelajaran menulis Arab maka analisa kesalahan dalam membentuk dan menyambung huruf Arab sangatlah diperlukan. Beberapa alasan mengapa analisa semacam ini diperlukan yaitu. pertama, belum banyak penelitian yang menganalisa kesalahan menyambung huruf-huruf Arab secara khusus baik saat di awal, tengah ataupun akhir kata. Kedua, analisa semacam ini penting untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan pelajar dalam menyambung huruf Arab. Hasil analisa ini kemudian dapat dijadikan rujukan berbagai pihak, khususnya pengajar bahasa Arab, dalam mengevaluasi dan merumuskan materi pembelajaran menulis Arab agar sesuai dengan tahapan atau gradasi materi pembelajaran yang benar. Selain itu, hasil analisa ini juga dapat dijadikan referensi bagi pengajar bahasa Arab dalam menentukan metode pembelajaran menulis yang efektif. Dengan begitu, kesalahan menyambung huruf-huruf di kalangan pelajar tidak terulang lagi dan permasalahan menyambung huruf Arab dapat dituntaskan di level dasar atau pemula METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilakukan bagi peserta kursus bahasa Arab Masjid An Nur Jakarta Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan 16 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil dari sebuah penelitian namun tidak digunakan untuk membuat suatu kesimpulan yang luas(Sugiyono, 2. Penelitian deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan menyambung huruf Arab dalam pembelajaran menulis Arab. Kesalahan meyambung huruf dikumpulkan melalui tes tertulis yang dilakukan sebelum peserta mendapatkan pembelajaran menulis Arab. Jumlah peserta yang mengikuti kursus ini sebanyak 35 peserta. Untuk menganalisa kesalahan menyambung huruf Arab peneliti mengikuti tiga langkah analisis yang dirumuskan oleh Corder, yaitu pertama, mengumpulkan data kesalahan menyambung huruf yang dilakukan oleh peserta mengidentifikasi dan mengelompokkan kesalahan-kesalahan dalam menyambung huruf dan menjelaskan daerah atau wilayah kesalahannya, ketiga, menjelaskan kesalahankesalahan menyambung huruf dan menjelaskan juga kaidah menyambung yang benar (Corder, 1. HASIL DAN PEMBAHASAN Kesalahan Berbahasa Kesalahan berbahasa dapat dipahami sebagai kesalahan atau penyimpangan dari kaidah baku bahasa tertentu. Kesalahan ini dapat meliputi kesalahan dalam bentuk tulisan ataupun lisan. Dengan kata lain, kesalahan berbahasa adalah kesalahan atau penyimpangan dari kaidah berbahasa yang benar sesuai dengan penutur aslinya (Roviin & Muh. Hafidz, 2. Dalam kajian kesalahan bahasa. Corder dalam Barid Syamsiyah menjelaskan tiga istilah dimana masing-masing dari istilah tersebut menggambarkan bentuk-bentuk kesalahan dalam berbahasa. Pertama, lapses yaitu kesalahan berbahasa disebabkan oleh beralihnya fokus perhatian topik pembicaraan sesaat. Kesalahan ini terjadi tanpa disengaja dan disadari oleh penuturnya. Kedua, mistakes yaitu kesalahan berbahasa disebabkan oleh ketidaktepatan penutur dalam memilih kata atau ungkapan untuk menggambarkan suatu situasi atau keadaan tertentu. Ketiga, errors yaitu kesalahan berbahasa disebabkan oleh penutur melanggar kaidah atau aturan baku tata bahasa. Kesalahan ini terjadi karena penutur tidak menguasai kaidah tata bahasa dengan sepenuhnya (Syamsiyah, 2. Dari tiga bentuk kesalahan berbahasa yang disebutkan, peneliti memfokuskan pada bentuk kesalahan yang ketiga yaitu errors di mana hasil IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 17 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA tulisan peserta kursus akan dianalisa berdasarkan kesesuainnya dengan kaidah penulisan bahasa Arab yang benar. Hal-hal yang akan peneliti paparkan pada hasil dan pembahasan dalam studi ini berfokus pada bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan peserta kursus bahasa Arab di dalam menyambung huruf-huruf Arab. Analisa kesalahan menyambung huruf meliputi bagaimana peserta membedakan huruf-huruf arab yang disambung saja, huruf-huruf yang dapat disambung dan menyambung huruf setelahnya. Sebelum menganalisa kesalahan dalam menyambung huruf Arab, perubahan huruf saat menyambung di awal, tengah maupun akhir. Selain itu, akan dipaparkan juga pada pembahasan perbaikan dari kesalahan-kesalahan. Kesalahan menyambung huruf-huruf yang tidak bisa menyambung huruf setelahnya. Di dalam bahasa Arab, terdapat 8 huruf Arab yang hanya bisa disambung saja, huruf-huruf ini tidak bisa menyambung huruf setelahnya. Huruf-huruf tersebut yaitu: A Ae Ae Ae Ae Ae O Ae E Ae A. Berdasarkan hasil analisa penulis terhadap hasil tes tertulis ditemukan kesalahan dalam menyambung hurufhuruf Arab. Bentuk kesalahan tersebut sebagaimana dipaparkan pada tabel di bawah ini. Tabel 1. Bentuk kesalahan menyambung huruf-huruf Arab Soal AAeEAeAeA AAeEAeAeA Kesalahan Tulisan yang benar Huruf alif ( A ) Apada soal ini Huruf alif ( A ) Aseharusnya ditulis menyambung dengan ditulis terpisah dari huruf huruf setelahnya ta marbuthah setelahnya ta marbuthah ( A) A (A)A Huruf zay ( A )Apada soal ini Huruf zay ( A ) Aseharusnya ditulis menyambung dengan ditulis terpisah dari huruf huruf setelahnya kaf ( A) EA setelahnya kaf (A)EA 18 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA ANA-AEAeA AA-AA-a AAeAeA A EAeOA-AOA Huruf kaf ( A )Apada soal ini Huruf ra ( A ) Aseharusnya ditulis menyambung dengan ditulis terpisah dari huruf huruf setelahnya ha ( A) NA setelahnya ha (A)NA Huruf dal ( A )Apada soal ini Huruf dal ( A ) Aseharusnya ditulis menyambung dengan ditulis terpisah dari huruf huruf setelahnya ra ( A) A setelahnya ra (A)A Huruf dzal ( A )Apada soal ini Huruf dzal ( A ) Aseharusnya ditulis menyambung dengan ditulis terpisah dari huruf huruf setelahnya ba ( A) A setelahnya ba (A)A Huruf wawu (A )OApada soal ini Huruf wawu ( A ) OAseharusnya ditulis menyambung dengan ditulis terpisah dari huruf huruf setelahnya lam ( A) EA setelahnya lam (A)EA Berdasarkan hasil analisa di atas, bentuk kesalahan yang dilakukan peserta kursus adalah peserta menyambung huruf-huruf yang seharusnya tidak bisa menyambung huruf setelahnya seperti menyambung huruf A OAU A AU A AUA AU A AU A Adengan huruf setelahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa peserta kursus belum mampu membedakan hurufhuruf apa saja yang tidak bisa menyambung huruf setelahnya. Kesalahan tidak menyambung huruf-huruf yang bisa menyambung huruf setelahnya Di dalam bahasa Arab, terdapat 22 huruf Arab yang bisa menyambung dan disambung, huruf-huruf ini tidak hanya disambung tapi juga bisa menyambung huruf setelahnya. Tabel di bawah ini merupakan daftar hurufhurufnya Tabel 2. Daftar huruf yang bisa menyambung dan disambung IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 19 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA AA a AA AIA AIA AEA AEA ACA a AA AOA ANAA Berdasarkan hasil analisa penulis terhadap hasil tes tertulis ditemukan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh peserta kursus dalam menyambung huruf-huruf Arab. Tabel berikut ini menggambarkan bentuk kesalahan peserta kursus dalam menyambung huruf. Soal AA-AAeA Tabel 3. Bentuk kesalahan menyambung huruf Kesalahan Tulisan yang benar Huruf ta marbuthah ( A ) Apada Huruf ta ta`nits (A) A soal ini ditulis terpisah, tidak menyambung huruf ta disambung dengan huruf marbuthah ( A) A sebelumnya huruf ta ta`nits (AA = AA = A A AAeEAeAeA Huruf kaf ( A ) EApada soal ini Huruf kaf (A )EAseharusnya ditulis terpisah atau tidak ditulis menyambung dengan menyambung dengan huruf huruf setelahnya alif ( A) A setelahnya alif ( A) A = AEA = AE A A A- A Ae NAA Huruf ha (A )NAApada soal ini Huruf ha (A )NAAseharusnya ditulis ditulis terpisah atau tidak menyambung dengan huruf menyambung dengan huruf setelahnya dal (A)A setelahnya dal ( A) A = ANA = AN A AEAeIAeA Huruf mim ( A ) IApada soal ini Huruf mim (A )IAseharusnya ditulis terpisah atau tidak ditulis terpisah dari huruf menyambung dengan huruf setelahnya kaf (A)A setelahnya ain ( A) A = AEIA = AEI A 20 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA AAeEAeCA Huruf kho (A )Apada soal ini Huruf kho (A )Aseharusnya ditulis terpisah atau tidak ditulis menyambung dengan menyambung dengan huruf huruf setelahnya lam (A)EA setelahnya lam ( A) EA = AECA = A ECA Berdasarkan hasil analisa di atas, bentuk kesalahan yang dilakukan peserta kursus adalah peserta tidak menyambung huruf-huruf yang seharusnya bisa menyambung huruf setelahnya seperti tidak menyambung huruf A IAU A NAAU A EAU AA A AU. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian peserta kursus belum mampu membedakan huruf-huruf apa saja yang bisa menyambung huruf setelahnya. Kesalahan dalam membentuk huruf-huruf Arab saat menyambung dan disambung di awal, tengah maupun di akhir kata. Tulisan huruf Arab saat menyambung memiliki rupa atau bentuk yang berbeda dari saat terpisah. Oleh karena itu, dalam menyambung huruf-huruf Arab pelajar perlu memahami perubahan bentuk tulisan Arab tersebut. Berikut ini tabel yang menggambarkan rupa atau bentuk huruf-huruf Arab ketika menyambung dan disambung, baik saat di awal, tengah maupun di akhir kata. Tabel 4. Daftar huruf yang bisa menyambung dan disambung Akhir Awal a a a a AA a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a AACA AACAA ACAA a a a AAEA AAEAA AEAA a a a AAEA AAEAA AEAA a AA IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 21 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA AAIA AAIAA AIAA a AA AAIA AAIAA AIAA a AA AAOA AOA a AA A NA/ AANA AANAA ANa a a a aEA AEA a a a AA a a a AAOA AAOAA AOAA a a a Beberapa huruf Arab mengalami perubahan bentuk saat menyambung, baik ketika di awal, tengah maupun akhir. Beberapa huruf Arab memiliki bentuk atau rupa yang berbeda ketika menyambung atau disambung. Tabel di bawah ini menggambarkan bagaimana perubahan bentuk-bentuk huruf-huruf Arab tertentu saat menyambung yang berbeda bentuknya saat terpisah. Tabel 5. Daftar huruf yang bisa menyambung dan disambung Huruf Akhir Tengah Awal `Ain ) A( A a a Kaf ) A( EA AEAA Ha )A( NAA A NA/ aNA aN AA Berdasarkan hasil analisa penulis terhadap hasil tes tertulis para peserta kursus ditemukan bahwa beberapa huruf dibentuk tidak sesuai dengan kaidah bentuk huruf saat menyambung atau disambung saat di awal, tengah ataupun di akhir. Tabel berikut ini menggambarkan bentuk kesalahan membentuk huruf saat menyambung di awal, tengah ataupun akhir kata. Tabel 6. Daftar huruf yang bisa menyambung dan disambung Soal Kesalahan 22 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Tulisan yang benar Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA AEAeAeA A Ae NA Ae A AI Ae I Ae NAA Peserta menyambung huruf kaf Huruf kaf saat menyambung di di awal kata dengan awal kata memiliki bentuk membentuk huruf kaf terpisah seperti di bawah ini =AEA = AEa Peserta menyambung huruf ha Huruf ha saat menyambung di di tengah kata dengan tengah kata memiliki bentuk membentuk huruf ha terpisah seperti di bawah ini = ANAA = aNa Peserta menyambung huruf ha Huruf ha saat menyambung di di akhir kata dengan tengah kata memiliki bentuk membentuk huruf ha di tengah seperti di bawah ini = aNA = AANAA AEAeIAeA AAeEAeOA AE Ae Ae NAA Peserta menyambung huruf ain Huruf ha saat menyambung di di akhir kata dengan akhir kata memiliki bentuk membentuk huruf ain di tengah seperti di bawah ini = a Peserta menyambung huruf kaf Huruf kaf saat menyambung di di tengah kata dengan tengah kata memiliki bentuk membentuk huruf seperti huruf seperti di bawah ini kaf terpisah = aEa Peserta menulis huruf ha di Huruf ha di akhir kata akhir kata dengan bentuk huruf penulisannya tidak seperti seperti huruf ha terpisah ( A) NAA bentuk asalnya, lihat bentuk hurufnya di bawah ini =ANA IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 23 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA Berdasarkan hasil analisa di atas, sebagian peserta kursus masih salah dalam membentuk huruf kaf ( A ) EAdi awal dan tengah kata, huruf ha ( A ) NAAdi tengah dan akhir kata, dan ain ( A ) Adi akhir kata. Kesalahan-kesalahan ini menunjukkan bahwa sebagian peserta kursus masih belum mampu membedakan perubahan bentuk huruf-huruf Arab saat menyambung di awal, tengah maupun akhir. Kesalahan dalam membentuk garis sambung antar huruf. Sebagaimana dipaparkan pada tabel. 3 bahwa dalam menyambung huruf-huruf Arab pelajar hendaknya memperhatikan bagaimana membentuk garis sambung yang benar sesuai dengan kaidah menyambung huruf. Ketika bentuk garis sambung tidak sesuai dengan kaidah maka rangkaian kata yang terdiri dari beberapa huruf tersebut tidak dapat dimaknai. Berdasarkan analisa hasil tes tertulis menyambung huruf Arab pada peserta kursus bahasa Arab ditemukan beberapa bentuk garis yang tidak sesuai dengan kaidah menyambung huruf. Bentuk-bentuk kesalahan tersebut sebagaimana digambarkan dalam tabel berikut ini. Tabel 7. Daftar kesalahan membentuk garis sambung antar huruf Soal AE Ae Ae NAA Kesalahan Tulisan yang benar Peserta menyambung huruf Huruf kaf (A ) EAmenyambung dengan cara menempelkan huruf ra (A ) Adengan garis huruf-huruf saja tanpa sambung yang jelas menyertakan garis sambung sebagaimana yang dicontohkan dengan jelas di bawah ini = AEAA AEAeAeA Peserta menyambung huruf sin Huruf sin (A ) Amenyambung (A ) Adengan huruf ba (AA huruf ba (A ) Adengan garis )namun garis sambung tidak sambung yang jelas terbentuk dengan jelas dan gigi sebagaimana yang dicontohkan dari huruf sin pun terkurangi di bawah ini = AEa 24 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA A A- A Ae NAA Peserta menyambung huruf Huruf syin (A ) Amenyambung syin ( A )Adengan huruf ha ( A)NAA dengan huruf ha (A ) NAAdengan namun garis sambung tidak membentuk garis sambung terbentuk dengan jelas dan gigi yang jelas diantara keduanya dari huruf syin pun terkurangi seperti contoh di bawah ini = ANAA AAeAeA Peserta menambahkan gigi Garis sambung antara huruf ta pada garis sambung antara ta`nits ( A ) Adan ta marbuthah huruf ta ta`nits ( A ) Adan ta (A )Atidak ada giginya, lihat garis marbuthah ( A)A sambung yang benar di bawah = a Berdasarkan hasil analisa di atas, sebagian peserta kursus masih salah dalam membentuk garis sambung antar huruf. Garis sambung yang dibentuk peserta kursus menyalahi kaidah dalam menyambung huruf Arab, diantara bentuk kesalahan peserta yaitu: Peserta tidak menyambung huruf-huruf Arab melainkan menempelkan huruf-huruf Arab terpisah. Menambahkan gigi yang tidak diperlukan pada garis sambung antar huruf saat menyambung. Tidak membentuk garis sambung. Tingkat kesalahan membentuk dan menyambung huruf Peserta Kursus Bahasa Arab di Masjid An Nur Jakarta Selatan Data tentang frekuensi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh peserta kursus bahasa Arab di Masjid An Nur dalam membentuk dan menyambung huruf Arab dengan klasfikasi bentuk kesalahannya dirangkum pada sebuah tabel berikut ini: IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 | 25 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA Tabel 8. Klasifikasi dan Frekuensi Kesalahan Membentuk dan Menyambung Huruf Jenis Kesalahan Frekuensi Kesalahan Persentase Kesalahan menyambung huruf-huruf yang tidak bisa menyambung huruf setelahnya 11,93 % 28,40 % 39,49 % 20,16 % Kesalahan tidak menyambung huruf-huruf yang bisa menyambung huruf setelahnya Kesalahan dalam membentuk huruf-huruf Arab saat menyambung dan disambung di awal, tengah maupun di akhir kata Kesalahan dalam membentuk garis sambung antar huruf Total Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa frekuensi kesalahan membentuk dan menyambung huruf Arab yang dilakukan oleh peserta kursus sebanyak 595 kesalahan. Frekuensi dan prosentase kesalahan dalam membentuk huruf-huruf Arab saat menyambung di awal, tengah maupun di akhir kata dikategorikan tinggi. Tercatat sebanyak 235 kesalahan atau 39,49% dari total kesalahan dilakukan peserta kursus. Adapun kesalahan dalam hal menyambung huruf-huruf yang tidak bisa menyambung huruf setelahnya para peserta dikategorikan rendah. Sebanyak 71 kesalahan atau 11,93 % dari total kesalahan dilakukan peserta kursus. Sedangkan kesalahan tidak menyambung huruf-huruf yang bisa menyambung huruf setelahnya dan kesalahan dalam membentuk garis sambung antar huruf dikategorikan menengah. Kesalahan berkisar antara 120170 kesalahan KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dan analisis di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwasannya kesalahan dalam membentuk dan menyambung huruf Arab masih ditemukan di kalangan peserta kursus bahasa Arab di Masjid An Nur. Beberapa bentuk kesalahan membentuk dan menyambung huruf yang dilakukan oleh peserta kursus berdasarkan hasil tes tulis, diantaranya. pertama, kesalahan dalam menyambung hurufhuruf yang seharusnya tidak bisa atau tidak boleh menyambung huruf setelahnya. Kesalahan menyambung huruf-huruf yang seharusnya dipisah terjadi pada huruf-huruf A OAU A AU A AUA AU A AU AA. Kedua, kesalahan tidak menyambung huruf-huruf yang 26 | IMTIYAZ. Volume 7 Nomor 1. Maret 2023 Ali MaAosum. Analisis Kesalahan Menyambung Huruf Arab pada Peserta Kursus Bahasa Arab diA seharusnya bisa menyambung huruf setelahnya. Kesalahan memisah huruf yang seharusnya menyambung huruf setelahnya terjadi pada huruf-huruf seperti U A IAU A NAAU A EAU AA AA. Ketiga, kesalahan dalam membentuk huruf-huruf Arab saat menyambung dan terpisah baik ketika di awal, tengah ataupun di akhir kata. Kesalahan membentuk huruf ini terjadi pada huruf-huruf seperti huruf kaf (A ) EAdi awal dan tengah kata, huruf ha ( A ) NAAdi tengah dan akhir kata, dan ain ( A )Adi akhir kata. Keempat, kesalahan dalam membentuk garis Diantara kesalahan yang dilakukan peserta yaitu tidak menyambung huruf melainkan menempelkan huruf-huruf, menambahkan gigi yang tidak diperlukan pada garis sambung antar huruf saat menyambung dan tidak membentuk garis sambung. Jumlah keseluruhan kesalahan peserta kursus dalam menyambung huruf Arab sebanyak 595 kesalahan. Dari empat jenis atau bentuk kesalahan menyambung huruf Arab yang dilakukan oleh peserta kursus didapati bahwa kesalahan dalam membentuk huruf-huruf Arab saat menyambung dan terpisah baik ketika di awal, tengah ataupun di akhir kata dikategorikan sebagai kesalahan tertinggi, yaitu sebanyak 235 kesalahan atau 39,49%. Adapun untuk kategori rendah atau sedikit, sebanyak 71 kesalahan atau 11,93% dari total kesalahan dilakukan peserta kursus dalam menyambung huruf-huruf yang tidak bisa menyambung huruf setelahnya. DAFTAR PUSTAKA Al-Naqoh. Ta`lim Lughah al -Arabiyah LIn-Natiqin bilughatin Ukhra. Jamiah Ummul Qura. Asyrofi. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Idea Press. Corder. AuError AnalysisAy The Edinburgh Course in applied linguistics 3. Fachrurrozi. , & Mahyuddin. Teknik Pembelajaran Bahasa Arab. Pustaka