IQTISADIE: JOUNAL OF ISLAMIC BANKING AND SHARIAH ECONOMY. Peran Bank Syariah Dalam Digitalisasi Pembayaran Berbasis Qris Pada Minimarket Pondok Al Fitrah Di Era 4. The Role of Sharia Bank In The Digitalization of Qris-Based Payments at Pondok Al Fitrah Minimarket In The 4. 0 Era Lusi Oktaviani Universitas Ibrahimy Email: lusioktaviani61@gmail. Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi peran bank syariah dalam mendukung digitalisasi pembayaran berbasis QRIS di Minimarket Pondok Pesantren Al-Fithrah dalam era Industri 4. Dalam konteks transformasi sektor perbankan melalui teknologi informasi canggih. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. muncul sebagai metode pembayaran yang efisien dan aman, memfasilitasi transaksi non-tunai yang lebih cepat dan praktis. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS di minimarket Pondok Pesantren Al-Fithrah efektif dalam mempermudah sirkulasi keuangan dan meningkatkan efisiensi operasional. Penggunaan QRIS juga mendukung transparansi sistem keuangan dan memberikan kemudahan akses bagi konsumen. Kesimpulannya, digitalisasi melalui QRIS membawa dampak positif terhadap peningkatan kinerja dan pendapatan minimarket, memperlihatkan bahwa bank syariah memiliki peran penting dalam mendorong inovasi dan inklusi keuangan digital. Kata kunci : QRIS. Minimarket, dan Perbankan Abstract This research explores the role of Islamic banks in supporting the digitization of QRIS-based payments at the Al-Fithrah Islamic Boarding School Minimarket in the Industry 4. 0 era. In the context of the transformation of the banking sector through advanced information technology. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. has emerged as an efficient and secure payment method, facilitating faster and more practical non-cash transactions. This study uses a qualitative approach with interviews and documentation as data collection methods. The research results show that the implementation of QRIS in the Al-Fithrah Islamic Boarding School minimarket is effective in facilitating financial circulation and increasing operational efficiency. The use of QRIS also supports financial system transparency and provides easy access for consumers. conclusion, digitalization through QRIS has had a positive impact on . Volume 04 Nomor 02 . increasing minimarket performance and income, showing that Islamic banks have an important role in encouraging digital financial innovation and Keywords: QRIS. Minimarket, and Banking. Pendahuluan Era Industri 4. 0, digitalisasi telah menjadi kunci utama dalam transformasi berbagai sektor, termasuk sektor perbankan. Pemanfaatan teknologi informasi yang canggih memungkinkan transaksi keuangan menjadi lebih cepat, efisien, dan aman. 1 Saat ini, teknologi telah digunakan oleh hampir setiap industri untuk menyederhanakan operasional, tidak terkecuali sektor keuangan. Financial Technology (Fintec. merupakan solusi inovatif yang diperkenalkan oleh industri keuangan untuk menyederhanakan transaksi keuangan bagi individu. Di Indonesia, sektor pembayaran memimpin pertumbuhan Fintech, dengan metode pembayaran menjadi komponen penting di dalamnya. 2 Dalam ranah keuangan syariah. Fintech telah mengemban peran yang lebih penting dalam memfasilitasi perkembangan dan perubahan sektor ini. Hal ini meliputi berbagai layanan seperti pembiayaan syariah peer-to-peer (P2P), platform investasi, dan aplikasi keuangan syariah yang memungkinkan akses yang lebih mudah ke produk dan layanan keuangan syariah. Penggunaan pembayaran non-tunai semakin meningkat, dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. telah menjadi metode Khairina Natsir dkk. AuPenggunaan Qris Sebagai Alat Pembayaran Digital Untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM,Ay Jurnal Serina Abdimas 1, no. Agustus 2. Astri Novia Marbun. Yenni Samri Juliati Nasution, dan Ikhsan Harahap. AuAnalisis Penggunaan Sistem Pembayaran QRIS terhadap Perkembangan Bisnis UMKM melalui Kepuasan Nasabah sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia (BSI) Kc Sibolg. ,Ay AHKAM 2, no. Juni 2. : 362. Eko Sudarmanto dkk. AuTransformasi Digital dalam Keuangan Islam: Peluang dan Tantangan,Ay Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 10, no. Maret 2. : 645. IQTISADIE: JOUNAL OF ISLAMIC BANKING AND SHARIAH ECONOMY. pembayaran yang sangat disukai karena kemudahannya. Dengan memindai kode QR. QRIS memungkinkan transaksi berjalan lancar, menghilangkan kebutuhan uang tunai dan mempercepat prosedur pembayaran. QRIS adalah kode pembayaran digital standar yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone yang dapat memfasilitasi transaksi merchant dan pembelanja karena dipantau dan diamankan. Selain kemudahan dalam bertransaksi menggunakan barcode, peran QRIS bagi UMKM antara lain mengurangi peredaran uang kertas palsu dan rusak, mengurangi risiko kejahatan seperti pencurian uang tunai dan pemerintah juga dapat membantu mendukung pengembangan ekonomi digital. QRIS dirancang untuk mempermudah transaksi pembayaran digital bagi konsumen. Sistem ini memungkinkan bisnis UMKM yang belum bertransformasi digital untuk menerima pembayaran digital, tidak terbatas hanya pada bisnis besar. QRIS mengeliminasi kebutuhan akan berbagai kode QR untuk berbagai bank atau dompet elektronik, karena cukup dengan satu kode QR, transaksi dapat dilakukan melalui berbagai aplikasi yang Bank Syariah Indonesia telah mendorong para pelanggannya. UMKM. QRIS. Penggunaan QRIS khususnya populer di kalangan generasi milenial yang akrab dengan teknologi elektronik modern. Minimarket pondok, sebagai bagian dari UMKM, sering kali menjadi pusat kegiatan ekonomi di komunitas lokal. Integrasi QRIS dalam sistem pembayaran mereka dapat membantu meningkatkan efisiensi dan menjangkau pelanggan yang lebih luas. Meskipun potensinya besar, masih ada tantangan dalam implementasi QRIS di minimarket pondok, seperti Silvia Erika dkk. AuAnalisis Pembayaran dengan Menggunakan Sistem Qris Untuk Meningkatkan Kinerja UMKM di PekanbaruAy 7 . : 500. Marbun. Nasution, dan Harahap. AuAnalisis Penggunaan Sistem Pembayaran QRIS terhadap Perkembangan Bisnis UMKM melalui Kepuasan Nasabah sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia (BSI) Kc Sibolg. ,Ay 363. Volume 04 Nomor 02 . keterbatasan akses ke teknologi dan pengetahuan tentang sistem pembayaran digital. Namun, ini juga membuka peluang bagi bank syariah untuk berinovasi dan berkolaborasi dengan pelaku UMKM dalam memajukan ekonomi digital. Berdasarkan penelitian Amir . menyatakan bahwa efisiensi penggunaan Quick Response Code Indonesia (QRIS) terhadap peningkatan penjualan pada UMKM di Le Garden Palembang Indah Mall mengacu pada pengukuran hasil . dan input yang menerima keberadaan QRIS merasa puas, sehingga bertransaksi tidak membutuhkan waktu yang lama, menjadikan lebih mudah, dan efisien. Berdasarkan fenomena diatas peneliti tertarik ingin membahas Auperan bank syariah dalam digitalisasi pembayaran berbasis qris pada minimarket pondok alfitrah di era 4. 0Ay. Kajian Pustaka Transformasi Transaksi Pembayaran Sesuai Syariat Islam Transaksi pembayaran dalam syariat Islam telah mengalami perkembangan ekonomi dan teknologi sambil tetap menjaga prinsip-prinsip dasar yang ditetapkan dalam syariat. 7 Berikut ini adalah beberapa tahap transformasi tersebut: Transaksi Barter Pada masa awal Islam, transaksi dilakukan secara langsung dengan sistem barter, di mana barang ditukar dengan barang tanpa perantara Prinsip utama dalam barter adalah keadilan dalam pertukaran, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Amir Salim dan Doly Nopiansyah. AuEfisiensi Penggunaan Quick Response Code Indonesia Standart (Qri. Terhadap Peningkatan Penjualan Pada Umkm Di Le Garden Palembang Indah Mall,Ay t. , 1385. Sudarmanto dkk. AuTransformasi Digital dalam Keuangan Islam,Ay 1178. IQTISADIE: JOUNAL OF ISLAMIC BANKING AND SHARIAH ECONOMY. Penggunaan Dinar dan Dirham Seiring perkembangan ekonomi, umat Islam mulai menggunakan uang logam seperti dinar . dan dirham . sebagai alat pembayaran yang sah. Penggunaan uang logam ini mengacu pada standar nilai yang diakui secara luas dan memudahkan perdagangan serta penentuan nilai barang dan jasa. Pengembangan Sistem Perbankan Syariah Dengan Islam mengembangkan perbankan syariah yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Bank syariah menggunakan kontrak-kontrak seperti Murabahah . ual beli dengan marjin keuntunga. Mudarabah . agi hasi. Musharakah . erjasama usah. , dan Ijarah . Instrumen Pembayaran Modern Kemajuan teknologi membawa transformasi signifikan dalam transaksi pembayaran dengan munculnya instrumen pembayaran modern seperti cek, giro, dan kartu kredit/debit. Dalam konteks syariah, penggunaan instrumen ini diperbolehkan selama tidak mengandung unsur riba . , gharar . , dan maysir . Transaksi Non-Tunai Dengan berkembangnya perbankan Islam, transaksi non-tunai menjadi Ini termasuk transfer bank, cek, dan instrumen pembayaran lain yang tidak melibatkan uang tunai secara fisik. Pembayaran Elektronik Era digital membawa inovasi pembayaran elektronik seperti kartu debit dan kredit syariah, yang mematuhi prinsip tidak adanya riba dan transparansi dalam transaksi. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. Volume 04 Nomor 02 . Terbaru. QRIS menjadi metode pembayaran digital yang mendukung efisiensi transaksi dan inklusi keuangan. QRIS memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran dengan cepat dan aman melalui kode QRAA. Ini sesuai dengan syariat Islam karena memastikan transaksi yang jelas dan bebas dari unsur spekulasi atau gharar. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode kode QR dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan kode QR menjadi lebih mudah,cepat, dan terjaga keamanannya. QRIS bukanlah aplikasi baru, melainkan sebuah standar nasional kode QR yang diwajibkan bagi seluruh Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang menggunakan QR. QRIS adalah standar untuk kode QR pembayaran di Indonesia, diciptakan bersama oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Tujuannya adalah agar kode QR yang sama dapat digunakan lintas berbagai layanan pembayaran. Penerapan standar QR Code nasional ini penting untuk menjawab tantangan dari inovasi teknologi dan pertumbuhan metode pembayaran berbasis QR Code, yang tanpa standarisasi, dapat menyebabkan pemecahan dalam industri pembayaran. Selain itu, standar ini juga bertujuan untuk memperluas penggunaan pembayaran non-tunai di seluruh negeri dengan cara yang lebih efektif. QRIS telah menjadi solusi tak terelakkan bagi pelaku bisnis dengan perkembangan teknologi dan dominasi tren pembayaran digital yang Keuntungan QRIS dalam hal praktikalitas, keamanan, dan Ibid. Marbun. Nasution, dan Harahap. AuAnalisis Penggunaan Sistem Pembayaran QRIS terhadap Perkembangan Bisnis UMKM melalui Kepuasan Nasabah sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia (BSI) Kc Sibolg. ,Ay 367. Salim dan Nopiansyah. AuEfisiensi Penggunaan Quick Response Code Indonesia Standart (Qri. Terhadap Peningkatan Penjualan Pada Umkm Di Le Garden Palembang Indah Mall,Ay IQTISADIE: JOUNAL OF ISLAMIC BANKING AND SHARIAH ECONOMY. efisiensi menjadikannya pilihan yang sangat relevan dalam meningkatkan pengalaman transaksi pelanggan dan mengoptimalkan operasi bisnis. Digitalisasi Dalam Keuangan Syariah Digitalisasi membuka peluang bagi bank syariah untuk memperkuat efisiensi dan mempromosikan akad bagi hasil yang lebih adil dalam penyaluran pembiayaan. Ini juga membantu dalam mengatasi persepsi bahwa pembiayaan bank syariah lebih mahal dibandingkan dengan bank Meskipun ada peluang, terdapat tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah, aset lembaga keuangan syariah yang belum sekuat lembaga keuangan konvensional, dan keterbatasan infrastruktur teknologi informasi serta sumber daya manusia (SDM). Untuk mengatasi tantangan tersebut, bank syariah dapat menempuh empat strategi digitalisasi, termasuk peningkatan layanan mobile banking, kolaborasi dengan fintech syariah, dan pengembangan produk keuangan yang memenuhi ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif . Menurut (Moleong, 2. Penelitian kualitatif adalah penelitian untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode 12 Menurut (Sugiyono, 2. , metode kualitatif merupakan metode pada penelitian yang berdasar pada filsafat postpositivisme yang mana dipakai untuk meneliti pada kondisi obyek yang bersifat alamiah, di metode Sudarmanto dkk. AuTransformasi Digital dalam Keuangan Islam,Ay 647. Salim dan Nopiansyah. AuEfisiensi Penggunaan Quick Response Code Indonesia Standart (Qri. Terhadap Peningkatan Penjualan Pada Umkm Di Le Garden Palembang Indah Mall,Ay . Volume 04 Nomor 02 . kualitatif peneliti merupakan unsur utama yang mengumpulkan data nya dengan cara penggabungan yang hasilnya nanti akan lebih bermakna. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara langsung dengan staf Minimarket di Pondok Pesantren Al Fitrah. Selain itu, penelitian ini juga mengandalkan dokumentasi sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan QRIS pada Bank Syariah Pondok Pesantren Fitrah perkembangan yang baik. Penggunaan QRIS terbukti efektif dalam mempermudah sirkulasi keuangan dan pembayaran di Kelebihan pengimplementasian QRIS meliputi transparansi sistem keuangan dan kemudahan akses bagi konsumen. Hasil dan Pembahasan Mulai tanggal 1 Januari 2020, penerapan QRIS di tingkat nasional diprakarsai oleh Bank Indonesia dengan tujuan khusus untuk memberikan manfaat bagi marketplace yang melakukan transaksi digital atau non-tunai. Untuk memastikan keseragaman, telah dibangun sistem berbasis server yang memanfaatkan kode QR untuk transaksi digital. Penelitian ini sudah dilakukan wawancara terhadap staff minimarket di Pondok Pesantren Al-Fithrah Surabaya yang menjadi narasumber, yang mana di minimarket tersebut sudah mampu menerapkan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran dalam rangka memudahkan proses transaksinya. Staff minimarket pondok mengatakan Au pembayaran melalui QRIS memang sangat mempermudah kinerja karyawan dikarenakan tidak perlu minghitung uang cash dan menghitung kembalian, dan juga kode QR juga bisa disebar Erika dkk. AuAnalisis Pembayaran dengan Menggunakan Sistem Qris Untuk Meningkatkan Kinerja UMKM di Pekanbaru,Ay 501. Ibid. , 502. IQTISADIE: JOUNAL OF ISLAMIC BANKING AND SHARIAH ECONOMY. ketika pondok memiliki acara besar seperti haul dan malam 27 Ramadhan Au. Minimareket Pondok Pesantren Al-Fithrah Surabaya sudah dapat mengimplementasikan pembayaran melalui QRIS sesuai dengan arahan yang telah ditujukan dalam penggunaannya. Staff minimarket tersebut menyebutkan bahwa QRIS adalah pembayaran secara non-tunai yang sangat efektif dan efisien dalam melakukan jual beli, karena lebih cepat, standar keamanannya sangat tinggi, dan kepraktisannya membuat pelanggan dan penjual lebih mudah dalam bertransaksi. QRIS juga berperan penting pada minimarket ketika terdapat acara di Pondok Pesantren Al-Fithrah seperti Haul Akbar pondok dan malam 27 Ramadhan. Di acara tersebut minimarket Pondok Pesantren Al-Fithra membuka berbagai stand yang dapat dijangkau oleh semua jamaah dikarenakan ketika acara tersebut jamaah yang datang sangat banyak. Jamaah yang datang bukan hanya jamaah yang dari dalam kota melainkan jamaah dari luar kota bahkan luar negara. Di setiap stan terdapat QRIS yang sangat membantu jamaah yang hadir dalam acara tersebut dikarenakan ada beberapa jamaah yang tidak membawa uang cash. QRIS mendukung transparasi sistem keuangan dengan semua transaksi terekam secara digital dan membantu mengurangi kemungkinan korupsi karena setiap transaksi yang dilakukan melalui QRIS tercatat secara otomatis dan real-time dalam aplikasi yang digunakan. QRIS juga memberikan kemudahan akses bagi konsumen karena konsumen hanya perlu memindai kode QR dengan aplikasi pembayaran di ponsel mereka untuk melakukan transaksi dan setiap transaksi yang dilakukan melalui QRIS tercatat dalam aplikasi pembayaran. Kesimpulan Wawancara dengan Royhan Firdaus, tanggal 16 juli di Minimarket Pondok Al Fithrah . Volume 04 Nomor 02 . Berdasarkan hasil penlitian yang sudah dibahas di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan QRIS berdampak positif terhadap minimarket Pondok Pesantren Al-Fithrah Surabaya. Hal ini dapat terlihat dari faktor maraknya masyarakat yang sudah beralih ke pembayaran digital. Faktor efisiensi juga menjadi penyebab pendapatan minimarket jadi meningkat akibat dari penggunaan QRIS sebagai salah satu metode Hal ini berdampak pada kinerja mereka menjadi lebih praktis dan efisien dalam bertransaksi terhadap konsumen. Daftar Pustaka