JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TERBAIK PADA SDN DUREN SAWIT JAKARTA Atik Budi Paryanti1 dan Sumarsid2 Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dan 2STM Labora atikbudiparyanti@gmail. com dan 2marsiddpk05@gmail. Abstract In the assessment or selection of the best teachers in SDN Duren Sawit Jakarta there are still some obstacles or problems such as the assessment of each teacher is still done manually, namely the principal must fill in the assessment instrument form every teacher has provided, which causes the assessment process to be less accurate and inefficient . In addition, to obtain or know information on the results of the selection of the best teachers requires quite a long time, because the administration section must re-enter the value of each teacher into Microsoft Excel and make prankingan teacher grades manually. Data collection methods used are interviews, observation and study of literature. The decision making method used by the author is Simple Additive Weighting (SAW), while the system development method used is the SDLC method with flowchart design tools. UML (Unified Modeling Languag. and LRS (Logical Relational Structur. The program implementation uses PHP programming language with MySQL database. Decision support systemscan be used to make it easier for schools to manage data, present information, produce reports and reduce errors in calculating grades and get accurate teacher ranking results and the application ofthe SAW method can improve the quality of decision making in the selection of the best teachers. Keywords : Implementation. Simple Additive Weighting. SPK. Selection Best Teacher lainnya, maupun masyarakat sekitarnya. PENDAHULUAN Kemajuan suatu sekolah tidak lepas Dalam penilaian atau pemilihan guru dari pengaruh bagaimana kemampuan guru terbaik di SDN Duren Sawit Jakartamasih dalam mengajar ataupun mengelola sumber terdapat beberapa kendala atau masalah daya yang ada pada sekolah tersebut. Dalam seperti penilaian setiap guru masih dilakukan upaya meningkatkan mutu pendidikan untuk secara manual yaitu kepala sekolah harus para siswa sebagai generasi penerus bangsa mengisi form instrumen penilaian setiap guru dibutuhkan guru yang berkompeten dalam yang telah disediakan, yang menyebabkan memberikan pendidikan kepada siswa. Guru proses penilaian menjadi kurang akurat dan yang berkompeten atau berprestasi memiliki tidak efisien. Apabila terjadi kesalahan dalam kepribadian yang sesuai dengan profesi guru pengisian nilai setiap guru maka kepala sekolah harus mengisi kembali form penilaian sehingga secara nyata mampu meningkatkan Hal ini mengakibatkan proses mutu dan hasil pembelajaran atau bimbingan penilaian setiap guru akan menjadi terhambat, melebihi yang dicapai oleh guru lain sehingga tidak efektif dan kurang maksimal. dapat dijadikan panutan oleh siswa, guru 139 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Selain itu, untuk memperoleh atau pemilihan guru terbaik adalah kesulitan dalam mengetahui informasi hasil pemilihan guru proses pegumpulan data dan hasil keputusan, terbaik memerlukan waktu yang cukup lama, belum adanya metode yang tepat dalam karena bagian tata usaha harus memasukan penentuan penilain guru terbaik, belum kembali nilai setiap guru ke dalam microsoft adanya sistem penunjang keputusan untuk excel dan membuat prankingan nilai guru secara manual. Hal ini dapat menyebabkan pengambilan keputusan terjadinya redudansi data dan kesalahan dalam Menggunakan Simple Additive penginputan nilai setiap guru. Penyampaian Weighting informasi hanya sebatas kertas atau lembaran, database MySQL untuk menyimpan semua yang mengakibatkan penyebaran informasi data, untuk mempermudahBagian Kurikulum menjadi tidak up to date dan tidak dinamis. dalam melakukan penilaian guru terbaik. Melihat kendala atau permasalahan tersebut, maka diperlukannya aplikasi pemilihan guru memudahkan penilaian yang sudah terbobot terbaik menggunakan metodeSimple Additive dari setiap alternatif yang ada, serta dapat Weighting (SAW) yang dapat membantu mempermudah dalam membuat data dan pihak sekolah dalam melaksanan proses menyimpan data-data yang sudahdibuat agar pemilihan guru terbaik secara obyektif,akurat tersimpan aman. (SAW), metode SAW dan efektif, mempermudah dalammengambil Menurut penelitian yang dilakukan keputusan yang tepat dan benar dalam oleh Oktavino & Gata, 2020dengan judul penelitian AuSistem Penunjang Keputusan Penilaian Guru Terbaik Pada SD Islam Dian Didaktika Cinere Dengan menghasilkan guru terbaik atau berprestasi Menggunakan Metode Simple Additive sesuai kriteria yang telah ditentukan yang Weighting (SAW)Ay menjelaskan bahwa dapat memotivasi guru-guru lainnya. penilaian guru terbaik adalah penilaian masih TINJAUAN PUSTAKA manual dan kurang akurat. Hal ini membuat Menurut penelitian yang dilakukan kepala sekolah sebagai pengambil keputusan oleh Suhandi & Brotosaputro, 2020 dengan sulit menentukan guru yang mempunyai nilai judulpenelitian AuPenerapan Metode Simple terbaik, selain itu perlu waktu lama dalam Additive Weighting Sebagai Alternatif pengumpulan data, seperti form kehadiran Untuk Menunjang Keputusan Pemilihan guru dan form evaluasi kinerja guru. Dengan Guru Terbaik Pada SMK Pustek SerpongAy membangun sistem penunjang keputusan menjelaskan bahwa masalah yang ada dalam yang dapat digunakan oleh pihak sekolah SD 140 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Islam Dian Didaktika untuk penilaian guru perusahaan, menentukan jumlah pemesanan yang optimum persediaan barang yang keputusan dengan menggunakan metode optimum serta menentukan waktu pemesanan Simple Additive Weighting (SAW) dengan yang tepat. perhitungan yang bobotnya telah ditentukan. Menurut penelitian yang dilakukan Menurut penelitian yang dilakukan oleh Fadillah & Novita, 2019 dengan judul oleh Rizal, 2019 dengan judul penelitian penelitian AuPenggunaan Metode Simple AuSistem Pendukung Keputusan Penentuan Additive Weighting (SAW) Guna Memilih Guru Terbaik Guru Terbaik Pada SMA Muhammadiyah (Simple 18 JakartaAy menjelaskan bahwa belum Additive Weightin. Ay menjelaskan bahwa adanya perankingan untuk menentukan siapa kinerja seharusnya diukur untuk diambil yang menjadi guru terbaik sehingga dapat penilaian kinerjanya sesuai dengan kriteria mengakibatkan hasil dari penilaian untuk penentuan guru terbaik masih belum optimal. Dan Menggunakan Metode Pegawai SAW Pengambilan Yang kedua penentuan guru terbaik masih kriteria dan indikator ukuran terbaik. Masih saran dikarenakan adanya perhitungan secara manual dan semi penilaian masih bersifat subyektif. Ketiga terstruktur yaitu permasalahan yang rutin membutuhkan waktu yang cukup lama untuk Dengan adanya aplikasi ini dapat melakukan rekapitulasi dan yang terakhir membantu pihak sekolah dalam mengukur adalah belum adanya metode yang tepat untuk kinerja guru dan pegawainya, sehingga menentukan guru terbaik. dibuat sistem sekolah dapat berkembang dengan pesat penunjang keputusan yang dapat membantu sesuai visi dan misi sekolah tersebut. kepala sekolah untuk menentukan guru Menurut penelitian yang dilakukan terbaik di SMA Muhammadiyah 18 jakarta. oleh Iqbal. Aprizal, & Wali, 2017 dengan Pembuatan sistem ini diharapkan penulis judul penelitian AuAplikasi Manajemen dapat membantu penilaian dan pemilihan Persediaan Barang Berbasis Economic guru terbaik. Dengan ini penulis membuat Order Quantity (EOQ)Ay bahwa nilai pemesanan penerimaan barang memakai Desain simple additive weighting didasarkan pada perkiraan kebutuhan di (SAW). mana nilai penerimaan tiap bulan sangat Economic Order Quantity (EOQ) untuk METODE PENELITIAN Metode penelitian ini digunakan oleh 141 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 melaksanakan penelitian agar hasil yang Data Primer (Primary Dat. dicapai tidak menyimpang dari tujuan yang Data primer merupakan sumber data telah ditentukan sebelumnya. penelitian yang diperoleh secara langsung Objek penelitian dalam skripsi ini dari sumbernya tanpa melalui perantara. adalah proses atau sistem pemilihan guru Pada penelitian ini, data primer diperoleh terbaik pada SDN Duren Sawit Jakarta secara langsung dari pegawai Tata Usaha Peneliti akan membahas tentang aplikasi SDN pendukung keputusan yang akan dibangun wawancara dan observasi. Data primer mulai dari pengelolaan data guru, data kriteria, yang diperoleh antara lain: data guru, form data sub kriteria yang akan digunakan sebagai penilaian guru, data kriteria . indikator dalam penilaian guru, data bobot, dalam penilaian guru terbaik, data bobot . , dan laporan hasil penilaian guru. informasi dan menghasilkan ranking guru Duren Sawit Jakartamelalui Data Sekunder (Secondary Dat. serta laporan pemilihan guru terbaik secara Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh secara tidak Dalam Data menggunakan pendekatan kualitatif dalam sebagai data pendukung data primer. Pada proses penelitiannya. Pendekatan kualitatif penelitian ini data sekunder diperoleh dari lebih mengarah pada proses atau sistem pegawai Tata Usaha SDN Jakartaantara pemilihan guru terbaik yang sedang berjalan lain : profil SDN Duren Sawit Jakartadan saat ini, opini dan pendapat dari narasumber struktur organisasi. tentang kendala atau permasalahan yang dihadapi oleh subjek penelitian dalan sistem atau proses pemilihan guru terbaik, data yang diperoleh dari subyek penelitian maupun fakta-fakta yang terdapat dalam SDN Duren Sawit Jakartaakan diperbandingkan dengan teori yang ada untuk menghasilkan suatu sistem atau metode yang baik dalam pengambilan keputusan pemilihan guru terbaik. Sumber data adalah tempat . dimana data tersebut diperoleh atau bisa Pada dasarnya sumber data terbagi menjadi dua jenis sebagai berikut : Metode pengumpulan data digunakan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat sehingga hasil dari penelitian juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis sebagai berikut: Wawancara Penulis melakukan wawancara secara langsung dengan pegawai Tata Usaha yaitu Ibu Endang dan Ibu Kurnia selaku Guru SDN Duren Sawit Jakarta Wawancara dilakukan pada tanggal 10 Mei 2020 di SDN Duren Sawit Jakarta Adapun pertanyaan yang diajukan tentang 142 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 prosedur atau proses pemilihan atau kriteria-kriteria dan bobot yang akan penilaian guru terbaik yang sedang digunakan dalam perhitungan sehingga berjalan saat ini, kendala atau kelemahan akan mendapatkan alternatif terbaikdalam yang terdapat pada sistem pemilihan guru pemilihan guru terbaik di SDN Duren terbaik tentang prosedur. Sawit Jakarta Observasi Tabel 1 Kriteria Integritas Penulis melakukan pengamatan secara langsung pada SDN Duren Sawit Jakarta yang berlamat di Jl. Mushola Al-Ikhsan No. 13B RT. 006/007 Duren Sawit Jakarta Timur. Penulis melakukan observasi untuk mendapatkan data dan informasiyang valid secara langsung tentang pemilihan atau berlangsung di SDN Duren Sawit Jakarta. Penulis melakukan studi literatur dari hasil penelitian yang dilakukan penulis, seperti buku-buku. Setiap setiap kriteria ( ) yang sudah ditentukan Setiapkomponen kriteria harus diberi bobot atau nilai, sesuai dengan Studi Literatur Memberikan Nilai drajat kepentingan. nilai bobot komponen kriteria terkait nilaimana yang lebih besar atau kecil. Tabel 2 Kriteria Pemilihan Guru Terbaik . sejenis, dan karya ilmiah yang memuat tentang sistem pemilihan guru terbaik sebagai acuan penulisan skripsiagar data yang digunakan lebih akurat dan terbukti kebenarannya, sehingga penulis mengetahui hal-hal apa saja yang belum dilakukan dalam penelitian sebelumnya, terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam Tabel 3 Kriteria Orientasi Pelayanan penelitian sebelumnya. Adapun langkah-langkah menerapkan metode SAW pada sistem penilaian guru terbaik sebagai berikut : Menentukan Kriteria Dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) diperlukan 143 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Tabel 4 Kriteria Komitmen VOL. NO. Juni 2022 Menentukan bobot preferensi atau tingkat ) setiap kriteria dalama menentukan guru terbaik. Menentukan nilai bobot ( ) dapat dilihat dalam tabel Tabel 8. Bobot Prefrensi Setiap Kriteria Tabel 5 Kriteria Disiplin Tabel 6 Kriteria Kerjasama Menentukan Alternatif (A. Guru dan Kriteria Menentukan Alternatif (A. Guru dan Kriteria. Daftar Guru (Alternati. terdapat pada table berikut : Tabel 9 Alternatif Guru Menentukan nilai maksimal setiap prefrensi atau tingkat kepentingan kriteria dalama Menunjukan data alternatif dan penentuan menentukan guru terbaik. Adapaun nilai rating kecocokan dari setiap alternatif ( ) maksimal setiap prefrensi pada setiap kriteria ( ) seperti tabel Tabel 7 Nilai Maksimal Setiap Prefrensi berikut ini : Tabel 10 Penilaian Alternatif (Rating Kecocoka. 144 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Membuat matriks keputusan berdasarkan kriteria ( ), kemudian Tabel 12 Penggolongan Kriteria dinormalisasikan, selanjutnya akan dibuat matriks Wj x r dan penjumlahan hasil memperoleh alternatif terbaik dengan melakukan perangkingan nilai terbesar. Setelah nilai alternatif disetiap kriteria dinormalisasikan, selanjutnya akan dibuat matriks Wj x r dan penjumlahan hasil memperoleh alternatif terbaik dengan melakukan perangkingan nilai terbesar sebagai berikut : Menormalisasikan matriks X menjadi Matriks R Menormalisasikan matriks X Matriks persamaan di Metode SAW yaitu : Tabel 13 Normalisasi Tabel 11 Normalisasi Menjadi Matrix Persamaan yang disesuaikan dengan jenis . tribut Tabel 14 Hasil Normalisasi atribut biay. sehingga diperoleh matriks Membuat keputusan berdasarkan kriteria ( ) kemudian melakukan normalisasi. Setelah nilai alternatif disetiap kriteria Tabel 15 Perangkingan dibuat matriks Wj x r dan penjumlahan alternatif terbaik dengan melakukan perangkingan nilai terbesar sebagai 145 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 HASIL DAN PEMBAHASAN Perangkat Lunak (Softwar. Bagian ini menyajikan hasil penelitian. Adapun Hasil penelitian dapat dilengkapi dengan digunakan untuk untuk menunjang dan tabel, grafik, . , dan/atau bagan. mendukung dalam pembuatan aplikasi A Alat Penelitian pemilihan guru terbaik pada SDN Duren Sawit Jakarta sebagai berikut : Perangkat Keras (Hardwar. Adapun Tabel 17 Perangkat Software mengoperasikan aplikasi pemiliha guru terbaik berbasis web pada SDN Duren Sawit Jakartasebagai berikut : Tampilan Layar/Menu Implementasi program merupakan dilakukannya proses development seperti Gambar 2 Tampilan Menu Utama Gambar 3 Tampilan Manajemen User Gambar 1 Tampilan Login Admin Gambar 4 Tampilan Form Tambah Data Guru Tabel 16 Perangkat Hardware Gambar 5 Tampilan Menu Kriteria 146 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Gambar 6 Tampilan Menu Data Guru VOL. NO. Juni 2022 Gambar 10 Tampilan Form Bobot Gambar 7 Tampilan Menu Sub Kriteria Gambar 11 Tampilan Form Penilaian Gambar 8 Tampilan Form Tambah Data Sub Kriteria Gambar 9 Tampilan Menu Bobot Prefrensi 147 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Duren Sawit Jakarta KESIMPULAN Berdasarkan dijelaskan pada bab-bab sebelumnya, maka DAFTAR PUSTAKA