e-ISSN: 2502-6445 p-ISSN: 2502-6437 https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Esisuarni. Sufyarma Marsidin. Sulastri3 Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang email: Esisuarni@gmail. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang email: sufyarma1954@gmail. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang email: sulastri_aip@fip. Abstract This research aims to summarize and describe how the principal's interpersonal communication The method used in writing this scientific article is by using the library research method. educational institutions the principal has a very important role, the principal directs the educational institution to achieve educational goals. Therefore, it is necessary to apply interpersonal communication in carrying out the role of the principal as someone who influences, directs, motivates and inspires. By implementing interpersonal communication, it is hoped that there will be changes in the attitudes and behavior of teachers and education staff and educational goals can be easily achieved because all school members have the same understanding of information and this will have an impact on the implementation of programs to achieve school goals. Keywords: Interpersonal Communication. Principal Leadership Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi interpersonal kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kajian pustaka (Library Researc. Pada lembaga pendidikan kepala sekolah mempunyai peranan yang sangat penting, kepala sekolah mengarahkan lembaga pendidikannya untuk mencapai tujuan pendidikan. Oleh karena itu dibutuhkan penerapan komunikasi interpersonal dalam menjalankan peran kepala sekolah sebagai seseorang yang memempengaruhi, mengarahkan, memotivasi dan menginspirasi. Dengan penerapan komunikasi interpersonal diharapkan terjadi perubahan sikap dan prilaku guru dan tenaga kependidikan dan tujuan pendidikan dengan mudah dapat tercapai karena semua warga sekolah memiliki pemahaman informasi yang sama dan berdampak pada pelaksanaan program pencapaian tujuan sekolah. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal. Kepemimpinan Kepala Sekolah PENDAHUUAN Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari, dikarenakan dengan berhubungan satu sama lain dimanapun Komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan di sebuah organisasi seperti lembaga pendidikan yaitu sekolah. Komunikasi yang efektif menggambarkan keberhasilan interaksi antara sumber daya yang ada di sebuah Komunikasi dapat memberikan kemudahan dan kelancaran organisasi sekolah begitu juga sebaliknya. Sekolah sebagai organisasi mempunyai hubungan yang saling bergantung satu sama lainnya. Hal ini berarti bahwa setiap orang mempengaruhi satu sama lainnya di sebuah sekolah. Menurut (Pontoh, 2. antarpribadi adalah komunikasi yang terjadi secara tatap muka antara satu orang dan lainnya yang mengakibatkan setiap orang yang terlibat dalam komunikasi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN KEPENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. Desember 2023 antarpribadi dapat melihat ekspresi dan reaksi lawan bicaranya secara langsung, baik itu verbal maupun nonverbal. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi antara komunikator dan komunikan yang dapat mengubah sikap. Komunikasi interpersonal yang dilakukan menciptakan hubungan yang kuat antara kepala sekolah dan pegawai di sekolah, komunikasi interpersonal yang terjalin dengan baik juga dapat menumbuhkan kepercayaan dan keterbukaan sehingga hal perubahan terhadap sikap dan tingkah laku pegawai di sekolah. Pentingnya kepemimpinan kepala sekolah untuk menjalankan komunikasi interpersonal dikarenakan pada dasarnya mendorong pendidik, tenaga kependidikan dan warga sekolah lainnya untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. Menurut (Setiyati, 2. kepala sekolah adalah seseorang yang dijadikan titik pusat untuk mengkoordinasikan dan menggerakkan kehidupan sekolah untuk mencapai tujuan Kepala sekolah mempunyai peran besar bagi pembentukan guru yang berkualitas dan lingkungan sekolah yang pengarahan dan pembinaan yang pada ahirnya dapat mencapai tujuan pendidikan. Untuk interpersonal kepala sekolah yang baik untuk memberikan pengarahan serta dorongan secara langsung kepada guru yang dapat mengubah sikap dan prilakunya sehingga tujuan sekolah dapat Mengingat kepala sekolah sebagai pemimpin di sekolah sangat penting rasanya untuk menerapkan komunikasi interpersonal dengan baik karena melalui komunikasi interpersonal kepala sekolah dapat mengubah sikap dan prilaku guru untuk bergerak bersama mencapai tujuan Hal ini berdasarkan tujuan dari komunikasi personal yang efektif adalah mengubah prilaku dan sikap seseorang. Sehubungan pentingnya kepala sekolah menerapkan komunikasi interpersonal di sekolah untuk menggerakkan dan mendorong guru dan tenaga pendidik serta warga sekolah mencapai tujuan pendidikan di sekolah sebagaimana yang telah dijelaskan diatas. Penulis bermaksud untuk menjabarkan dan mendeskripsikan tentang AuKomunikasi Interpersonal Kepemimpinan Kepala SekolahAy KOMUNIKASI INTERPERSONAL Komunikasi umum merupakan komunikasi yang terjadi secara langsung atau bertatap muka antara dua orang atau lebih. Menurut (Anggraini, . Ritonga. Kristina. Syam. Kustiawan, interpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, dimana komunikator dan komunikan dapat bertukar pesan secara langsung sehingga dapat memberikan respon terhadap pesan secara langsung. Media sebagai sarana menyampaikan pesan dan isi (Iskandar et , 2. Sejalan dengan itu (Afriyadi, 2. mengatakan bahwa komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua individu sebagai proses komunikator dan komunikan karena komunikasi terjadi secara langsung. Menurut Kathleen S. Verderber dalam (Budyatna. Muhammad dan Ganiem, 2. komunikasi interpersonal adalah menciptakan dan mengelola hubungan antara komunikator dan komunikan serta tanggung jawab untuk mendapatkan tujuan dari komunikasi. Pendapat lain disampaikan (Kuen, 2. komunikasi interpersonal adalah Komunikasi antara orang-orang secara tatap muka atau secara langsung dimana memungkinkan terjadinya respon verbal JURNAL KEPEMIMPINAN DAN KEPENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. Desember 2023 maupun nonverbal antara komunikator dan komunikan karena komunikasi terjadi secarang langsung. Dari pernyataan tersebut dapat kita pahami mengapa komunikasi paling efektif hal itu berdasarkan pengertian diatas jelas terlihat bahwa distorsi pesan sangat kecil kemungkinan terjadinya karena pesan secara langsung oleh komunikator kepada komunikan sehingga komunikan dapat memberikan respon langsung baik itu vebal maupun nonverbal sehingga inti dari pesan dapat dipahami dengan baik dan tujuan komunikasi dapat Sejalan dengan pendapat (Lanes. Warouw. , & Mingkid, 2. komunikasi interpersonal umpan balik dapat diterima secara langsung ketika komunikasi ini efektif karena pertukaran dilakukan langsung dan pelaksanaannya juga sederhana. Arti dijelaskan oleh (Anggraini. Ritonga. Kristina. Syam. , & Kustiawan, 2. dimana komunikasi ini melibatkan dua orang dalam sebuah hubungan sebagai Perspektif situasional bahwa komunikasi interpersonal secara khusus mengamati interaksi dua orang yang berkomunikasi verbal maupun Komunikasi interpersonal juga memiliki kecepatan umpan balik yang cepat. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi antara dua orang yang mengalami tahap interaksi dan relasi tertentu mulai dari perpisahan dan berulang kembali terus Perspektif kelompok atau organisasi yang terdiri lebih dari dua individu dipandang sebagai kumpulan bentuk dyad. Dyadic Comunication adalah komunikasi yang melibatka dua individu. Sehingga komunikasi interprsonal selalu terjadi dalam konteks komunikasi kelompok, komunikasi yang lebih luas lagi. Komunikasi interpersonal bersifat dua arah yang selalu melibatkan umpan balik dari komunikan kepada komunikator, sehingga kita dapat mengetahui apakah pesan sudah tersampaikan secara tepat atau Sehingga terjadi interaksi dan reaksi antara Komunikator dan komunikan saling karena umpan balik yang diberikan, sehingga bukan tidak mungkin komunikan berubah jadi komunikator dan sebaliknya. Komunikasi interpersonal adalah sebuah siklus sehingga akan terus berulang, jadi interpersonal kita perlu melihat sejauh mana hubungan antara komunikator dan komunikan, kualitas hubungan keduanya dapat mempengaruhi cara penafsiram pesan selama proses komunikasi. Untuk berkomunikasi interpersonal dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan karena setiap orang memiliki karakter yang Ciri-ciri komunikasi interpersonal dijelaskan oleh De Vito dalam (Lanes. Warouw. , & Mingkid, 2. Keterbukaan komunikator dan komunikan saling mengungkapkan segala ide atau gagasan bahwa permasalahan secara bebas . idak ditutup. dan terbuka tanpa rasa takut atau malu. Kedua- keduanya saling mengerti dan memahami pribadi masing- masing. Empati atau Empathy. Empati adalah mengetahui apa yang dialami orang lain pada suatu saat tertentu, dari sudut pandang orang lain itu, memalalui kacamata orang lain itu. Dukungan Supportiveness. Hubungan interpersonal yang efektif adalah hubungan dimana terdapat sikap Setiap pendapat, ide atau gagasan yang disampaikan mendapat JURNAL KEPEMIMPINAN DAN KEPENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. Desember 2023 dukungan dari pihak- pihak yang Dengan keinginan atau hasrat yang ada Dukungan membantu seseorang untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan aktivitas serta meraih tujuan yang Sikap positif atau Positiveness. Setiap pembicaraan yang disampaikan dapat gagasan pertama yang positif, rasa positif menghindarkan pihak- pihak yang berkomunikasi untuk tidak curiga atau prasangka yang menggangu jalannya interaksi keduanya. Kesamaan atau Equality. Suatu komunikasi lebih akrab dalam jalinan pribadi lebih kuat apabila memiliki kesamaan tertentu seperti kesamaan pandangan, sikap, usia, ideologi. KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Kepemimpinan menurut Sweeney dan McFarlin dalam (Wibowo, 2. adalah proses untuk mempengaruhi orang-dengan tujuan untuk memotivasi bawahan, menciptakan visi masa depan, dan mengembangkan strategi untuk mencapai Sejalan dengan pendapat (Syahril, mempengaruhi aktivitas kelompok yang menentukan tujuan yang akan dicapai. Kepemimpinan kemampuan seorang pemimpin untuk menggerakkan bawahannya melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Begitu juga dalam bidang pendidikan pemimpin berusaha untuk mempengaruhi pendidik, tenaga kependidikan dan warga sekolah untuk melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. Menurut (Fatonah, 2. kepemimpinan khususnya dalam ranah pendidikan dimaknai sebagai kesanggupan seorang individu dalam mengarahkan anggota atau bawahannya berkenaan dengan implementasi proses pendidikan dan pengajaran dalam rangka mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan pengertian diatas dapat pendidikan adalah kemampuan kepala sekolah dalam mempengaruhi semua warga sekolah baik itu guru, tenaga kependidikan, siswa untuk bekerja sama menjalankan semua program yang telah disusun oleh kepala sekolah demi mencapai tujuan pendidikan dan sekolah. Priansa (Minsih. Rusnilawati. , & Mujahid, 2. mengatakan kepala sekolah merupakan jabatan profesioanal dalam organisasi sekolah yang bertugas untuk mengatur semua sumberdaya sekolah dan bekerja sama dengan semua warga sekolah mulai dari guru, tenaga kependidikan dalam mendidik peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Selanjutnya (Julaiha, 2. mengatakan kepala sekolah adalah motor yang menggerakkan sumber daya manusia di sekolah mulai dari guru dan pendidikan karena kesuksesan sekolah ditentukan oleh kualitas dari kepala sekolah yang memimpin. Ada lima standar kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah kompetensi kepribadian Kompetensi manajerial Kompetensi kewirausahaan Kompetensi supervisi Kompetensi sosial. Kepemimpinan dijelaskan dalam kompetensi kepribadian dimana seorang kepala sekolah sebagai pemimpin harus memiliki akhlak yang mulia yang dapat menjadi panutan, suru tauladan di sekolah. Kepala sekolah harus mampu untuk mengembangkan tradisi dan menerapkan akhlak yang mulia di sekolah. Hal ini tentunya tidak dapat terlepas dari mengembangkan dirinya, bersikap terbuka dalam menjalankan tugas dan fungsi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN KEPENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. Desember 2023 sebagai kepala sekolah dan mampu untuk mengontrol dan menyelesaikan setiap masalah dalam pekerjannya sebagai kepala Setiap kepala sekolah yang diangkat wajib untuk memenuhi standar Kepala sekolah yang ditetapkan dalam Peraturan MenteRI Pendidikan Nasional No 13 tahun 2007 tentang standar kualifikasi dan satndar kompetensi. Menurut (Julaiha, 2. kepala sekolah harus memenuhi kompetensi dasar manajerial yaitu: Keterampilan teknis, keterampilan ini berhubungan dengan pengetahuan, menyelesaikan tugas. Keterampilan manusiawi, keterampilan ini berhubungan dengan kemampuan seorang pemimpin untuk berinteraksi dan mempengaruhi pegawai untuk Keterampilan konseptual, keterampilan ini berhubungan dengan pemahaman kepala sekolah terkait organisasi yang memudahkannya untuk memahami menganalisis masalah dan berfikir untuk memecahkan masalah dengan Berdasarkan Kemendikbud No. 0489/U/1992 dan Kemdikbud No. 054/U/1993 menjelaskan fungsi dan tugas kepala sekolah sebagai berikut: Menyelenggarakan kegiatan pendidikan Membinan kesisiwaan Melaksanakan bimbingan dan penilaian guru dan tenaga kependidikan Merencanakan administrasi sekolah Merencanankan pendayagunaan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana Melaksanakan dengan lingkungan, orang tua, dan KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH (Sirait. , & Neliwati, 2. mengatakan komunikasi interpersonal kepemimpinan kepala sekolah merupakan proses penyampaian informasi, pikiran dan sikap tertentu antara kepala sekolah dengan dua orang guru atau lebih. Dalam proses komunikasi terjadi pertukaran informasi antara kepala sekolah dan guru untuk mencapai pemahaman yang sama mengenai masalah yang dibicarakan dengan tujuan untuk mengubah prilaku, sikap dan prilaku. Selanjutnya (Daniar. Nurhaniza, komunikasi interpersonal kepala sekolah adalah peran kepala sekolah pada proses mengirim dan menerima pesan dengan bawahan yaitu guru dengan bertatap muka secara langsung dan memiliki umpan balik dengan tujuan memelihara hubungan. Berdasarkan pendapat diatas dapat menggunakan komunikasi interpersonal untuk berinteraksi dengan guru dan pegawai lainnya dengan harapan mendapat permasalahan yang dibahas sehingga dapat mengubah sikap, prilaku dari guru dan memudahkan untuk mencapai tujuan Pada lembaga pendidikan kepala sekolah mempunyai peranan yang sangat penting, kepala sekolah mengarahkan lembaga pendidikannya untuk mencapai tujuan pendidikan. Keberhasilan seorang kepala sekolah dalam menjalankan perannya dapat dilihat dan diukur dari perkembangan sekolah yang dipimpinnya. Sekolah yang tidak berkembang dan mengalami kemunduran dengan mudah orang akan mengatakan kepala sekolah yang mengakibatkan kemunduran tersebut. Begitu juga sebaliknya sekolah yang maju dan berkembang di kepemimpinan kepala sekolah akan menghasilkan pujian dan pengakuan dari setiap orang akan peran seorang kepala sekolah. Perlu dipahami bahwa kepemimpinan yang efektif termasuk kepemimpinan kepala sekolah maka komunikasi menjadi faktor kunci yang mempengaruhi kulitas kepala Oleh karena itu dibutuhkan penerapan JURNAL KEPEMIMPINAN DAN KEPENGURUSAN SEKOLAH Vol. No. Desember 2023 menjalankan peran kepala sekolah sebagai Dengan komunikasi interpersonal terjadi perubahan sikap dan prilaku guru dan tenaga kependidikan dan tujuan pendidikan dengan mudah dapat tercapai karena semua warga sekolah memiliki pemahaman informasi yang sama dan berdampak pada pelaksanaan program pencapaian tujuan sekolah. SIMPULAN Pada interpersonal adalah komunikasi antara dua orang atau lebih secara tatap muka, sehingga umpan balik dari komunikan dan komunikator terjadi secara langsung dan memberikan pemahaman informasi yang sama dengan begitu diharapkan terjadi perubahan sikap dan prilaku. Kepala sekolah sebagai pemimpin mempunyai tanggung jawab untuk mendorong dan menggerakkan orang yang dipimpinnya untuk melaksanakan kegiatan demi mencapai tujuan pendidikan. Dengan menerapkan komunikasi interpersonal kepala sekolah dapat berkomunikasi langsung untuk mengubah, mempengaruhi, menggerakkan guru dan pegawai lainnya untuk mencapi tujuan sekolah. Hal ini dikarenakan komunikasi interpersonal kepala sekolah adalah peran kepala sekolah pada proses mengirim dan menerima pesan dengan bawahan yaitu guru dengan bertatap muka secara langsung dan memiliki umpan balik dengan tujuan memelihara hubungan interpersonal diharapkan terjadi perubahan sikap dan prilaku guru dan tenaga UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, mengarahkan dan memberi petunjuk yang sangat berguna bagi penulis dalam menyelesaikan artikel ini. REFERENSI