873 JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 PENGARUH FASILITAS TERHADAP MINAT TAMU UNTUK MENGINAP KEMBALI PADA LOMBOK VAGANZA HOTEL AND CONVENTION Rudi1. Syech Idrus2. I Ketut Purwata3 1,2,3 Sekolah Tinggi Pariwisata E-mail: 1rrudi8161@gmail. com 2syechidroes@gmail. com & 3iktpurwata@gmail. Article History: Received: 14-08-2025 Revised: 15-09-2025 Accepted: 18-09-2025 Keywords: Hotel. Fasilitas. Menginap Kembali. Abstract: Penelitian ini membahas tentang Pengruh Fasilitas Terhadap Minat Tamu Untuk Menginap kembali Pada Lombok Vaganza Hotel and Convention. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalis Pengaruh Fasilitas Terhadap Minat Menginap Kembali Pada Lombok Vaganza Hotel and Convention. Populasi dalam penelitian ini adalah tamu yang menginap pada hotel tersebut, jumlah sampel yang berhasil diolah sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data Teknik wawancara, dan angket, setra penentuan sampel dengan menggunakan nonprobability sampling. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, dengan analisis regresi liner sederhana. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai T hitung lebih besar dari nilai T table yaitu 10,472 > 1,708, dan nilai R Square sebesar 0,814 atau 81,4% yang artinya variabel minat tamu menginap kembali dipengaruhi oleh variabel fasilitas sebesar 81,4% dan18,6% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. PENDAHULUAN Perkembangan bisnis perhotelan di pulau Lombok Khususnya kota mataram semakin lama semakin meningkat, dalam menyediakan jasa penginapan. Hotel yang baik tentunya akan mempelajari perilaku wisatawan guna memahami mengapa dan bagaimana wisatawan bisa memilih hotel tersebut untuk menginap. Lombok Vaganza Hotel and Convention bisa menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk menginap di kota mataram. Hotel ini hadir dengan menawarkan berbagai fasilitas dan layanan yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi para tamunya serta dapat di akses dengan mudah. Lombok Vaganza Hotel and Convention merupakan hotel Bintang tiga, dapat dikatakan sebagai penginapan yang punya level setingkat lebih tinggi dari bintang 2 dan dua tingkat lebih tinggi dari bintang 1. Kondisi idealnya fasilitas yang ada di hotel Bintang tiga antara lain: . Jumlah kamar standard minimal 30 unit, . Jumlah kamar suite minimal 2 unit, . Fasilitas kamar mandi dalam, lengkap dengan toilet . tau toilet . Kamar dilengkapi AC, televisi, mini bar dan jendela. Punya restoran yang menghidangkan sarapan, makan siang, dan makan malam, . tersedia tempat Parkir, . Area lobby luas dan punya sirkulasi udara yang baik. Area lobby luas dan punya sirkulasi udara yang baik, . Area lobby luas dan punya sirkulasi udara yang baik. Ini merupakan fasilitas yang terdapat pada hotel Bintang tiga (Prianka, 2. Pada kenyataannya fasilitas yang disediakan Oleh Lombok Vaganza Hotel and Convention antara lain: . 18 kamar superior dengan luas dan 2 kamar deluxe a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 . Fasilitas kamar mandi dalam lengkap dengan toilet . oilet terpisa. Kamar dilengkapi AC, televisi, dan jendela. Hanya mempunyai coffee Shop yang menyediakan layanan makanan dan minuman . Tempat parkir Area lobby yang luas dan sirkulasi udara yang baik Meeting . Room Ballroom. Dari pasilitas di atas ada beberapa fasilitas yang belum disediakan oleh antara lain Lombok vaganza hotel and Convention Belum adanya restaurant dan bar, hanya menyediakan Coffee Shop Laundry tidak diperuntukkan untuk tamu Fasilitas Hotel adalah segala sesuatu yang menarik hati para tamu atau konsumen yang dapat menjadi faktor utama seseorang untuk memutuskan menginap di sebuah hotel. untuk mendukung penelitian ini ada beberapa penelitian terdahulu yang menjadi sumber refrensi untuk mempermudah atau sebagai sumber acuan yang berdasar dari phenomena yang ada. Penelitian pertama, penelitian yang dilakukan oleh Dessy dan Eviyanto . dengan judul Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan di Evitel Hotel Batam. Penelitian kedua adalah penelitian yang dilakukan oleh Putu yuliani dkk, . dengan judul Pengaruh Fasilitas. Lokasi. Harga, dan Promosi terhadap Keputusan Wisatawan Menginap di Alaya Resort Ubud. Penelitian ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Indra, nidrawati . Dengan judul. Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan di Hotel Bukit Serelo Lahat, penelitian ke empat, penelitian yang dilakukan oleh Mella. Hulu . , dengan judul Pengaruh Kualitas Layanan. Fasilitas, dan Lokasi terhadap Keputusan Menginap di Pade Hotel Aceh Besar. LANDASAN TEORI Teori Pengelolaan Fasilitas Teori ini menekankan pentingnya pengelolaan fasilitas yang efektif dan efisien untuk memastikan bahwa semua aspek operasional hotel berjalan lancar dan memenuhi standar yang diharapkan oleh tamu Alexander . Konsep Fasilitas Fasilitas adalah sarana yang disediakan oleh hotel, merupakan faktor yang menentukan pilihan orang untuk tinggal atau menyewa di suatu hotel tertentu. Menurut Agus (Sulastiyono, 2. fasilitas adalah penyedian perlengkapan-perlengkapan fisik untuk memberikan kemudahan kepada para tamu dalam melaksanakan berbagai kegiatan sehingga kebutuhan-kebutuhan tamu dapat terpenuhi selama tinggal di hotel. Menurut Salim, dalam (Nazlia, 2. Fasilitas adalah sesuatu yang dapat membantu memudahkan pekerjaan, tugas, dan sebagainya. Tamu yang datang ke sebuah hotel memiliki tujuan untuk menginap pastinya. Jadi sebagai pemangku pariwisata kita harus melengkapi akomodasi hotel dengan beberapa fasilitas utama maupun pendukung. Fasilitas merupakan sesuatu yang sangat vital dalam usaha jasa, oleh karena itu fasilitas yang ada yaitu kondisi fasilitas, kelengkapan desain interior dan eksterior serta tingkat keamanan fasilitas harus dipertimbangkan terutama yang berkaitan dengan pengunjung secara langsung. Jenis Jenis Fasilitas Menurut Burnawi dalam (Nidyawati & Hartini, 2. fasilitas antara lain Fasilitas Fisik Merupakan fasilitas yang dapat digunakan dalam bentuk yang nyata, berupa ruang kamar, lobby, area parkir, ruang ibadah, ruang makan atau restoran, ruang olah raga, ruang karaoke dan kolam berenang. Fasilitas Non Fisik Merupakan fasilitas yang dapat dirasakan tetapi tidak dalam bentuk nyata, berupa AC dan Wifi a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 Indikator Fasilitas Menurut Sumayang dalam (Kiswanto, 2. menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyediaan fasilitas antara lain: Kebersihan, dan kerapian fasilitas yang ditawarkan adalah keadaan fasilitas perusahaan yang dilengkapi oleh atribut yang menyertainya dan didukung dengan kebersihan dan kerapian saat konsumen menggunakan fasilitas tersebut. Kondisi dan fungsi fasilitas yang akan ditawarkan adalah fasilitas yang berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan. Kemudahan menggunakan fasilitas yang ditawarkan adalah fasilitas yang ditawarkan kepada konsumen adalah fasilitas yang sudah familier bagi konsumen sehingga konsumen dapat menggunakannya dengan mudah. Kelengkapan alat yang digunakan adalah alat yang digunakan oleh konsumen sesuai dengan Minat berkunjung Kembali Minat merupakan kecendrungan untuk bertingkah laku yang mengarahkan kepada kegiatan objek kegiatan atau pengalman tertentu. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, minat merupkan kecendrungan hati yang tinggi terhadap sesuatu. Menurut Suryaningrum dalam Sintia Astuti, . Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam minat. Diantaranya ialah: Minat dianggap sebagai perantara faktor-faktor motivasional yang mempunyai dampak pada suatu perilaku Minat merupakan perilaku seseorang yang menggambarkan seberapa keras seseorang berani untuk melakukan sesuatu Minat merupakan gambaran yang menunjukkan seberapa banyak upaya yang direncanakan seseorang untuk melakukan sesuatu. Minat berkunjung wisatawan dikonseptualisasikan berdasarkan landasan teori minat Minat merupakan kekuatan pendorong yang menyebabkan seseorang menaruh perhatian pada suatu objek. Minat merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap suatu objek yang menunjukkan keinginan pelanggan untuk melakukan pembelian (Han, dkk, 2. dalam (Kevin et al. , 2. Minat untuk berkunjung secara berulang pada sebuah tempat yang dimiliki oleh dapat ditandai dengan adanya kemauan untuk melakukan tinjauan terhadap sebuah tempat yang sama di masa depan dan mereka juga akan merekomendasikan kepada orang lain akan adanya destinasi tersebut. Terdapat dua dime nsi revisit intention atau minat berkunjung Kembali Crompton dalam (Chung-Hslen Lin . METODE PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk mengisi gap tersebut dengan mengeksplorasi bagaimana fasilitas dapat mempengaruhi keputusan tamu untuk menginap di sebuah hotel. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor ini, diharapkan dapat membantu manajemen hotel dalam meraancang fasilitas hotel dengan baik. Adapun landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori pengelolaan fasilitas, dan minat berkunjung Kembali. Bentuk penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian asosiatif adalah pnelitian yang mencari pengaruh atau hubungan sebab akibat seperti pengaruh atau hubungan antara variabel bebas dan variable terikat, metode penelitian yang digunakan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini berupa angket yang dibuat sendiri oleh peneliti, setelah data terkumpul data akan di uji instrument menggunakan uji validitas dan uji normalitas data. Dari a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 penelitian yang telah dilakukan bahwa. Variabel fsilitas (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variable Minat menginap Kembali tamu (Y). Dari hasil pengujian data yang dilakukan. Terdapat pengauh positif dan singnifikan antara variable X (Fasilita. terhadap variabel Y (Minat Menginap Kembali Tam. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari penelitian yang telah dilakukan bahwa. Variabel fsilitas (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variable Minat menginap Kembali tamu (Y), untuk lebih rinci hasil pengaruh ini dapat dijelaskan sebagai berikut: Fasisilitas Berpengaruh Signifikan Terhadap Minat Tamu Untuk menginap Kembali Pada Lombok Vaganza Hotel and Convention. Fasilitas adalah sarana yang disediakan oleh hotel. Fasilitas merupakan salah satu faktor yang menentukan pilihan orang untuk tinggal atau menyewa di suatu hotel tertentu. Menurut Agus (Sulastiyono, 2. fasilitas adalah penyedian perlengkapan-perlengkapan fisik untuk memberikan kemudahan kepada para tamu dalam melaksanakan berbagai kegiatan sehingga kebutuhankebutuhan tamu dapat terpenuhi selama tinggal di hotel. Dari hasil pengujian data yang dilakukan. Terdapat pengauh positif dan singnifikan antara variable X (Fasilita. terhadap variabel Y (Minat Menginap Kembali Tam. , hal ini dapat dilihat dari hasil uji t yang telah dilakukan, dengan agka yang dihasilkan sebesar 19. 059 yang artinya angka tersebut > 1,676, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan H0 diterima dan nilai Ha ditolak, maka variable vasilitas berpengaruh signifikan terhadap minat tamu untuk menginap Kembali pada Lombok vaganza hotel and convention, kemudian hasil dari uji determinasi, nilai R Square didapatkan angka 0,879 atau 87,9%, menunjukkan sekitar 87,9% variable Minat Menginap Kembali Tamu (Y) dipengaruhi oleh variable Fasilitas (X), sedangkan sekitar 12,1% di pengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini menunjukkan dengan demikian penting bagi sebuah Perusahaan, khususnya industry perhotelan, menyediakan fasilitas yang lengkap dan memadai. Menurut Sumayang dalam (Kiswanto, 2. menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyediaan fasilitas antara lain: Kelengkapan, kebersihan, dan kerapian fasilitas yang ditawarkan adalah keadaan fasilitas perusahaan yang dilengkapi oleh atribut yang menyertainya dan didukung dengan kebersihan dan kerapian saat konsumen menggunakan fasilitas tersebut. Kondisi dan fungsi fasilitas yang akan ditawarkan adalah fasilitas yang berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan. Kemudahan menggunakan fasilitas yang ditawarkan adalah fasilitas yang ditawarkan kepada konsumen adalah fasilitas yang sudah familier bagi konsumen sehingga konsumen dapat menggunakannya dengan mudah. Kelengkapan alat yang digunakan adalah alat yang digunakan oleh konsumen sesuai dengan spesifikasinya hal tersebut di atas yang bisa mempengaruhi minat Tamu untuk menginap kembali dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggumpulkan informasi atau data menggunakan Kuesioner, responden yang digunakan sebanyak 27 responden, yang merupakan tamu yang menginap di hotel Lombok Vaganza Hotel and Convention. Sebanyak 20 responden berjenis kelamin Laki-laki, dengan persentase 74,1%, dan responden Perempuan sebanyak 7 responden, dengan persentase 25,9%, responden yang berusia antara 18-25 tahun berjumlah 7 responden, dengan persentase 25,9%, dan responden yang berusia antar 26-45 tahun berjumlah 20 responden dengan persentase 74,1%. Dari 27 responden, terdapat 2 orang responden yang bekerja sebagai PNS, dengan a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 persentase 7,4%, 14 orang responden menyatakan diri sebagai karyawan swasta, dengan persentase 51,9%, dan yang menyatakan diri sebagai mahasiswa sebanyak 6 orang responden, dengan persentase 22,2% serta yang beprofesi di luar dari pilihan yang disediakan sebanyak 5 responden, dengan persentase 18,5%. Kemudian, data yang diperuleh di uji masing masing pernyataannya dengan uji validitas, semua pernyataan dinyatakan valid, setelah di uji ke valid tan data, selamnjutnya dilkaukan uji normalitas, hal ini bertujuan untuk menguji apakah data yang kita gunakan sebagai instrument telah terdestribusi dengan normal, dan bisa di lakukan uji hipotesis, dari uji hipotesis yang di lakukan, menggunakan uji t parsial di dapatkan nilai t hitung sebesar 10,472 lebih besar dari nilai T table, dengan singnifikasi 0,000 atau leih kecil dari nilai signifikan 0,05 yang artinya variable vasilitas berpengaruh signifikan terhadap minat tamu untuk menginap Kembali Pada Lombok vaganza Hotel and Convention. Kemudian dilakukan uji determinasi, didapatkan nilai R Square sebesar 0,814 atau 81,4%. Yang menunjukkan bhwa 81,4% variable Minat Menginap Kembali (Y) di pengaruhi oleh Variabel Fasilitas (X). Sementara, sekitar 18,6% di pengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Tabel 1. Hasil Uji Hipotesis Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Sig. (Constan. Fasilitas Dependent Variable: minat menginap kembali Dilihat dari Tingkat signifikasi, nilai sign sebesar 0,00 < 0,05, artinya H0 di terima dan Ha ditolak, berarti fasilitas berpengaruh signifikan terhadap Minat menginap Kembali Pada Lombok Vaganza Hotel and Convention. Dilihat dari nilai T hitung, (DF = n-. didapatkan nilai t hitung > nilai t table yaitu, 19. 059 > 1,676, jadi Variabel fasilitas Berpengaruh secara parsial terhadap Minat Menginap tamu pada ombok vaganza Hotel and Convention KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis data, dapat ditarik Kesimpulan bahwa, terdapat pengaruh fositif dan signifikan dari variable Lokasi (X), terhadap minat tamu untuk menginap Kembali (Y) pada Lombok Vaganza Hotel and Convention. Dengan nilai t hitung sebesar 10,472 lebih besar dari nilai T table, dengan singnifikasi 0,000 atau leih kecil dari nilai signifikan 0,05 yang artinya variable vasilitas berpengaruh signifikan terhadap minat tamu untuk menginap Kembali Pada Lombok vaganza Hotel and Convention. PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Berkat ridho dan inayah dari Allah SWT, penulis dapat merampungkan penyusunan naskah Skripsi ini, untuk itu penulis terlebih dahulu ingin memuji dan bersyukur kehadirat Ilahi Rabbi atas semua nikmat dan karunia yang telah penulis peroleh. Skripsi ini dapat penulis selesaikan penyusunannya, tidak terlepas dari banyaknya bantuan pihak lain, untuk itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan banyak terima kasih, terutama: Kepada Bapak Dr. Halus Mandala. Hum, selaku Ketua STP Mataram yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menim ba ilmu di STP Mataram. Kepada Bapak Prof. Dr. Drs. Syech Idrus. Si, selaku Ketua Prodi S1 Pariwisata STP a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 Mataram yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran selama penulis menempuh studi pada jenjang S1 di STP Mataram Kepada seluruh Bapak dan Ibu Dosen Pengampu Mata Kuliah di Prodi S1 Pariwisata, sejak semester awal sampai semester akhir, yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan dan wawasan bagi penulis untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. Kepada Bapak Muhammad Kadir Jaelani, selaku Kepala Desa selong belanak dan seluruh staf administrasi, atas izin dan bantuan bapak dan ibu yang tidak terhingga selama penulis melalukan kegiatan penelitian. Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa program S1 Pariwisata STP Mataram, khususnya untuk angkatan tahun 2022 yang telah banyak memberikan dukungan dan bantuan baik secara moral maupun material. Demikian juga terima kasih penulis sampaikan untuk seluruh staf karyawan administrasi STP Mataram, terutama untuk Pak Harifandi dan Pak Doni. Akhirnya terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu- persatu yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini, semoga budi baik semua pihak dicatat sebagai amal ibadah dihadapan Allah SWT. DAFTAR PUSTAKA