Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jb e-upiyp tk. org/o j s Vol. No. Hal: 452-459 ISSN: 2502-6275 Analisis Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Personel Kepolisian dengan Kepuasan Kerja sebagai Pemediasi Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi Universitas Putra Indonesia YPTK Padang muzhendridatuak@gmail. Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Personel Kepolisian Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Polresta Padang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan pengujian hipotesis yang diusulkan. Pengujian hipotesis dengan menggunakan model analisis jalur. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh anggota POLRI Polresta kota Padang sebanyak 747 orang dan sampel 61 orang. Data yang digunakan adalah data primer Dianalisis menggunakan analisis jalur. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan . Disiplin kerja (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. budaya organisasi (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. disiplin kerja (X. berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) . budaya organisasi (X. berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) . kepuasan kerja (X. berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) . kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Padang k, . kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Padang. Kata kunci: Disiplin Kerja. Budaya Organisasi. Kinerja. Kepuasan Kerja Journal of Business and Economics is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. tidak akan terwujud apabila tidak dilakukan dengan dedikasi tinggi, disiplin serta profesionalisme dari para Polri sendiri telah melakukan berbagai perubahan baik anggota Polisi Republik Indonesia itu sendiri untuk pada aspek struktural, instrumen, maupun kultural. berusaha melakukan tugas-tugas yang dibebankan Perubahan yang direncanakan ini merupakan suatu kepadanya dengan baik dan bertanggung jawab. usaha sistematis untuk melakukan perencanaan kembali Dengan demikian, dapat di katakan bahwa instansi organisasi Polri dengan suatu cara yang dapat kepolisian sebagai salah satu lembaga pemerintah tentu membantu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dalam melaksanakan tugas juga memerlukan reformasi dan untuk mencapai sasaran baru. Proses perencanaan dan manajemen yang bagus dalam perubahan ini serta merta akan mengubah pula budaya pengelolaan intansinya. Polri. Akan tetapi proses perubahan dari budaya yang lama menjadi budaya Polri yang baru sesuai dengan Tugas Pokok Polisi Republik Indonesia itu sendiri tuntutan reformasi memerlukan waktu yang cukup sendiri menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Sosialisasi mengenai perubahan Polri, tugas tentang Kepolisian adalah memelihara keamanan dan dan fungsinya, masih harus dilakukan, baik bagi ketertiban masyarakat, menegakan hukum, dan seluruh anggota Polri maupun kepada masyarakat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Indonesia Indikator mencatat, ada lima isu terbesar yang disorot media online yang Tugas Pokok Polisi Republik Indonesia itu sendiri berhubungan dengan kinerja Polri, yaitu penanganan sendiri menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Covid-19 sebanyak 138. 573 berita. Pilkada Serentak tentang Kepolisian adalah memelihara keamanan dan 2020 sebanyak 62. 218 berita, penanganan narkoba ketertiban masyarakat, menegakan hukum, dan sebanyak 33. 695 berita, penanggulangan bencana memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan sebanyak 31. 206 berita, dan kepulangan Rizieq Shihab kepada masyarakat. Tujuan tersebut di atas tentunya sebanyak 30. 261 berita. Sentimen positif pemberitaan Pendahuluan Diterima: 01-09-2022 | Revisi: 15-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/ jbeupiyptk. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi Polri sebesar 45%, netral 32%, dan negatif 23%. Kepolisian dituntut untuk memiliki kinerja yang tinggi Sementara pemberitaan Kapolri Jenderal Polisi Idham terhadap masyarakat sebagai pengayom masyarakat. Azis terbanyak terkait penanganan Covid-19 sebanyak Kepolisian Polresta Padang 365 berita, mutasi anggota Polri sebanyak 6. 781 melaksanakan tugas dan fungsinya kepada masyarakat berita. Pilkada Serentak 2020 sebanyak 5. 266 berita, kota Padang, dimana setiap anggota Polisi harus kasus Djoko Tjandra sebanyak 3. 945 berita, dan mematuhi setiap peraturan yang sudah ditetapkan sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat kota demonstrasi sebanyak 3. 238 berita. Padang. Usaha, untuk meningkatkan kinerja pegawai Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS . data salah satunya dengan memperhatikan faktor-faktor angka kejahatan di Sumatera Barat mengalami yang mempengaruhi kinerja anggota Polri. Teori penurunan dari tahun ke tahun, tahun 2019 sebanyak Nawawi . FaktorAefaktor yang mempengaruhi 12 563 kasus menurun menjadi 9 128 pada tahun 2020 kinerja seseorang meliputi faktor internal dan eksternal. dan 6 169 kasus pada tahun 2021. Data ini Faktor internal antara lain sikap, kemampuan, memperlihatkan kinerja polri diSumatera Barat komitmen, minat, disiplin, budaya organisasi, mengalami peningkatan selama 3 tahun terakhir. Data intelegensi, motivasi, kepuasan kerja dan kepribadian. lain dari BPS . data angka kejahatan di Kota Sedangkan yang termasuk faktor eksternal meliputi Padang mengalami penurunan dari tahun ke tahun, sarana dan prasarana, intensif atau gaji, komitmen, tahun 2019 sebanyak 5 160 kasus menurun menjadi suasana kerja dan lingkungan kerja, budaya organisasi 9 128 pada tahun 2 950 dan 1 300 kasus pada tahun dan gaya kepemimpinan (Nawawi, 2017:. Data ini memperlihatkan kinerja polri diSumatera Barat mengalami peningkatan selama 3 tahun terakhir. Berikut disajikan data absensi personil di Polresta Padang selama Januari Ae Desember 2021 : Tabel 1 Rekapitulasi Absensi Personil Polresta Padang Thn Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Hari Jml personil Personil Datang Terlambat Agustus September Oktober November Desember Sumber: Rekapitulasi Absensi Personil Polresta Padang Kinerja karyawan mengacu pada prestasi seseorang Kinerja merupakan suatu ukuran yang mencakup yang diukur berdasarkan standar dan kriteria yang koefisien atau efisiensi dalam pencapaian tujuan dan ditetapkan oleh perusahaan. Pengelolaan untuk efisiensi yang merupakan rasio dari keluaran efektif mencapai kinerja sumber daya manusia tinggi terhadap masukan yang diperlukan untuk mencapai dimaksudkan guna meningkatkan perusahaan secara tujuan yang telah ditetapkan. Indikator kinerja (MasAoud, keseluruhan, kinerja dapat didefinfisikan sebagai hasil 2017:. : Kualitas kerja. Kuantitas kerja. Kehandalan, kerja secara kualitas dan kuantitas yang dapat dicapai Inisiatif. Kerajinan oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan Menurut Hasibuan . disiplin adalah kepadanya (Wibowo, 2018:. kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati semua peraturan organisasi dan norma sosial yang berlaku. Jadi, seseorang atau karyawan akan bersedia mematuhi Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi semua peraturan serta melaksanakan tugas-tugasnya, organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi baik secara sukarela maupun karena terpaksa. Disiplin anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi kerja adalahsikap kesediaan dan kerelaanseseorang eksternal dan integrasi internal. untuk memenuhi dan mentaati norma-norma peraturan yang berlaku disekitarnya (Mulyadi, 2018:. Indikator-indikator Wirawan . adalah sebagai berikut : Menurut Hasibuan . menilai disiplin dengan Pelaksanaan Pelaksanaan nilai-nilai, mengunakan indikator-indikator berikut: Tanggung Kepercayaan dan filsafat kepercayaan organisasi jawab terhadap tugas. Ketepatan dalam melaksanakan berhubungan dengan apa yang menurut organisasi tugas. Ketaatan pada peraturan organisasi. Ketaatan dianggap benar dan tidak benar. Pelaksanaan kode etik, terhadap nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku Pelaksanaan seremoni dan Sejarah organisasi budaya organisasi dikembangkan dengan waktu yang lama dalam kehidupan yaitu sepanjang sejarah organisasi dan merupakan Menurut Mangkunegara . budaya organisasi produk dari sejarah organisasi. adalah seperangkat atau asumsi atau system keyakinan, nilai-nilai dan norma yang dikembangkan dalam Menurut Sondang P . kepuasan kerja organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi bersifat positif maupun negatif tentang pekerjaan. Pembahasan mengenai kepuasan kerja perlu didahului eksternal dan integrasi internal. oleh penegasan bahwa masalah kepuasan kerja Indikator-indikator menurut bukanlah hal yang sederhana baik dalam arti konsepnya Wirawan . adalah sebagai berikut : maupun analisisnya, karena kepuasan mempunyai Pelaksanaan Pelaksanaan nilai-nilai, konotasi yang beraneka ragam. Kepercayaan dan filsafat kepercayaan organisasi berhubungan dengan apa yang menurut organisasi Menurut Robins & Coulter . indikator dari dianggap benar dan tidak benar. Pelaksanaan kode etik, kepuasan kerja adalah sebagai beikut : Kepuasan atas Pelaksanaan seremoni dan Sejarah organisasi budaya rekan kerja. Kepuasan atas jenis pekerjaan itu sendiri, organisasi dikembangkan dengan waktu yang lama Kepuasan atas kondisi kerja . ituasi ruang kerj. , yaitu sepanjang sejarah organisasi dan merupakan Kepuasan atas kebutuhan yang di inginkan ( Upah, status sosial. Kualitas ). Kepuasan atas jenjang karier produk dari sejarah organisasi. dan promosi. Menurut Mangkunegara . budaya organisasi adalah seperangkat atau asumsi atau system keyakinan. Berdasarkan kajian teori dan penelitian terdahulu, maka nilai-nilai dan norma yang dikembangkan dalam kerangka konseptual penelitian adalah sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Konseptual Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi Berdasarkan kerangka konseptual, maka hipotesis penelitian adalah sebagai berikut: Padang melalui kepuasan kerja sebagai variabel H7: Diduga budyaa organisasi berpengaruh signifikan H1: Diduga disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja sebagai terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Kota variabel intervening Padang. H2: Diduga budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap terhadap kinerja anggota POLRI di 2. Metodologi Penelitian Polresta Kota Padang. H3: Diduga disiplin kerja berpengaruh signifikan Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah terhadap kepuasan kerja anggota POLRI di seluruh anggota POLRI Polresta kota Padang sebanyak 747 orang dan jumlah sampel yang digunakan dalam Polresta Kota Padang. H4: Diduga budaya organisasi berpengaruh signifikan penelitian ini adalah sebanyak 261 orang. Pengambilan terhadap kepuasan kerja anggota POLRI di sampel dilakukan dengan Stratifield Random sampling. Metode analisis data adalah analisis jalur. Polresta Kota Padang. H5: Diduga kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Kota Definisi operasional dan indikator terdapat pada tabel 2 dibawah ini: Padang. H6: Diduga disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Kota Variabel Kinerja Disiplin kerja Budaya Organisasi Kepuasan kerja Tabel 2. Definisi Operasional dan Indikator Pengertian Indikator Kinerja adalah hasil pencapaian Kualitas kerja. dari usaha yang telah dilakukan Kuantitas kerja. Kehandalan dengan indikator4. Inisiatif Indikator tertentu (MasAoud, 2. Kerajinan (MasAoud, 2. Disiplin kerja adalah kesadaran Tanggung jawab terhadap tugas dan kesediaan seseorang menaati Ketepatan dalam melaksanakan tugas semua peraturan perusahaan dan Ketaatan pada peraturan organisasi norma-norma Ketaatan terhadap nilai-nilai atau normanorma yang berlaku dalam kehidupan (Hasibuan, 2. (Hasibuan, 2. Menurut Mangkunegara Kesadaran diri . budaya organisasi Keagresifan adalah seperangkat atau asumsi Kepribadian atau system keyakinan, nilai-nilai Performa dan norma yang dikembangkan Orientasi tim dalam organisasi yang dijadikan Edison . pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya eksternal dan integrasi internal Menurut Sondang P . Kepuasan atas rekan kerja kepuasan kerja merupakan suatu 2. Kepuasan atas jenis pekerjaan itu sendiri cara pandang seseorang baik yang 3. Kepuasan atas kondisi kerja . ituasi ruang bersifat positif maupun negatif tentang pekerjaan. Pembahasan 4. Kepuasan atas kebutuhan yang di inginkan mengenai kepuasan kerja perlu (Upah, status sosial. Kualitas ) didahului oleh penegasan bahwa 5. Kepuasan atas jenjang karier dan promosi. masalah kepuasan kerja bukanlah hal yang sederhana baik dalam arti Robins & Coulter . konsepnya maupun analisisnya, karena kepuasan mempunyai konotasi yang beraneka ragam Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi Hasil uji normalitas terdapat pada tabel 2 dibawah ini: dengan nilai tolerance sebesar 0. 950 dan VIF sebesar 052, variabel budaya organisasi dengan nilai tolerance sebesar 0. 964 dan VIF sebesar 1. 037, variabel Tabel 2. Uji Normalitas Unstandardized kepuasan kerjai dengan nilai tolerance sebesar 0. dan VIF sebesar 1. Dapat disimpulkan bahwa data Keterangan Residual hasil penelitian ini tidak mengalami kasus Normal Parametersa,b Mean multikolinearitas sehingga pengolahan data dengan Std. Deviation regresi linear berganda dapat karena tidak terdapat Most Extreme Absolute kasus multikolinearitas antara sesama variabel bebas. Differences Positive Untuk Negative multikolinearitas, terdapat pada gambar 2 dibawah ini: Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data diolah peneliti, 2022 Dari tabel di atas diketahui bahwa nilai Asym. Sig . semua variabel penelitian dimana lebih besar dari tingkat signifikan yang digunakan pada penelitian ini ( = 0,. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel penelitian penelitian berdistribusi normal, dengan demikian analisis jalur dapat dilaksanakan karena data telah berdistribusi normal. Tabel 3. Uji Multikolinearitas No. Nama Variabel Disiplin kerja (X. Budaya Organisasil (X. Kepuasan Kerja (X. Gambar 2. Hasil uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Tolerance VIF Sumber: Data diolah peneliti, 2022 Berdasarkan gambar di atas terlihat plot tidak membentuk pola, maka dapat disimpulkan data terbebas dari kasus heterekesdastisitas. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan uji Hasil multikolinearitas sebagaimana terlihat pada Tabel Hasil analisis jalur substruktur 1 terdapat pada tabel 4 diatas diketahui bahwa pada variabel disiplin kerja dibawah ini: Tabel 4. Hasil Analisis Sub Struktur I Koefisien Tidak Standar Koefisien Standar Standar Kesalahan Beta (Constan. Disiplin_Kerja (X. Budaya_organisasi (X. Sumber : Data diolah peneliti, 2022 Variabel Sig Variabel budaya organisasi (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. memiliki nilai signifikansi A value Disiplin kerja (X. berpengaruh terhadap kepuasan < ( 0. 002 < 0. , sehingga koefisien jalurnya kerja (X. memiliki nilai signifikansi A value < ( signifikan. Karena koefisien jalurnya signifikan maka 000 < 0. , sehingga koefisien jalurnya signifikan, jalur dari X2 menuju X3 terhubung, maka H2 diterima karena koefisien jalurnya signifikan maka jalur dari X1 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh budaya melalui X3 terhubung maka HI diterima maka dapat organisasi terhadap kepuasan kerja anggota POLRI di disimpulkan terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap Polresta Padang. kepuasan kerja anggota POLRI di Polresta Padang Hasil analisis substruktur 2 terdapat pada tabel 5 Berdasarkan tabel 4 terlihat bahwa: Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi Model Tabel 5. Hasil Analisis Sub Struktur II Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Disiplin Kerja (X. Budaya Organisasi (X. Kepuasan Kerja (X. Sumber : Data diolah peneliti, 2022 Sig. jalur dari X2 ke Y terhubung, maka H4 diterima maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Padang. Berdasarkan tabel t Disiplin kerja (X. berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) memiliki nilai signifikansi A value < ( Variabel kepuasan kerja (X. berpengaruh terhadap 003< 0. , sehingga koefisien jalurnya signifikan, kinerja personel (Y) memiliki nilai signifikansi A value karena koefisien jalurnya signifikan maka jalur dari X1 < ( 0. 001 < 0. , sehingga koefisien jalurnya ke Y terhubung, maka H3 diterima maka dapat signifikan, karena koefisien jalurnya signifikan maka disimpulkan terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap jalur dari X3 ke Y terhubung, , maka H5 diterima kinerja anggota POLRI di Polresta Padang. maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja anggota POLRI di Polresta Variabel budaya organisasi (X. berpengaruh terhadap Padang. kinerja personel (Y) memiliki nilai signifikansi A value < ( 0. 000 < 0. , sehingga koefisien jalurnya Adapun bagan dari hasil analisis data untuk sub signifikan, karena koefisien jalurnya signifikan maka struktur 1 dan 2 adalah sebagai berikut: Gambar 3. Hasil Analisis Jalur Besarnya pengaruh langsung dan tidak langsung terdapat pada tabel dibawah ini: Tabel 6. Ringkasan Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Keterangan Besarnya pengaruh X1 terhadap Y secara langsung Besarnya pengaruh X1 terhadap Y melalui X3 Total pengaruh X1 terhadap Y Besarnya pengaruh X2 terhadap Y secara langsung Besarnya pengaruh X2 terhadap Y melalui X3 Total pengaruh X2 terhadap Y Besarnya pengaruh X3 terhadap Y secara langsung Total pengaruh X3 terhadap Y Total pengaruh variabel eksogen terhadap Endogen Besar pengaruh variabel lain Jumlah Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi Pembahasan signifikan maka jalur dari X3 ke Y terhubung. Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja. Penelitian Iwan Kurnia Wijaya . hasil penelitian Hasil penelitian ditemukan Disiplin kerja (X. ditemukan terdapat Pengaruh Kepuasan kerja terhadap berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. memiliki Kinerja Karyawan CV BUKIT SANOMAS. nilai signifikansi A value < ( 0. 000 < 0. , sehingga koefisien jalurnya signifikan, karena koefisien jalurnya Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja dengan signifikan maka jalur dari X1 melalui X3 terhubung. Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening Hasil penelitian Besarnya pengaruh tidak langsung Disiplin kerja merupakan salah satu faktor penunjang variabel disiplin kerja terhadap kinerja melalui dalam mencapai kepuasan kerja. Faktor penting yang kepuasan kerja adalah adalah sebesar 0,044 satuan, perlu diperhatikan dalam disiplin kerja pegawai atau koefisien ini bernilai positif artinya kepuasan kerja karyawan adalah sebagai berikut. ketepatan waktu, tidak memediasi disiplin kerja terhadap kinerja pemanfaatan sarana kantor dengan baik, tanggung personel Polresta Kota Padang. Penelitian yang jawab terhadap pekerjaan atau tugas kantor yang dilakukan oleh Siti Alifiah . ditemukan terdapat ditugaskan kepadanya serta ketaatan terhadap peraturan pengaruh disiplin kerja terhadap Kinerja kepuasan kerja Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebagai variabel intervening. Siti Alifiah . dimana hasil penelitian ditemukan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel kepuasan kerja. Intervening Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Hsil penelitian ditemukan Besarnya pengaruh tidak langsung variabel budaya organisasi terhadap kinerja Kerja. Hasil penelitian ditemukan Variabel budaya organisasi melalui kepuasan kerja adalah adalah sebesar 0,037 (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. satuan, koefisien ini bernilai positif artinya kepuasan memiliki nilai signifikansi A value < ( 0. 002 < 0. , kerja tidak memediasi pengaruh budaya organisasi sehingga koefisien jalurnya signifikan. Karena terhadap kinerja personel Polresta Kota Padang. koefisien jalurnya signifikan maka jalur dari X2 Kinerja karyawan dikatakan baik, apabila kepuasan menuju X3 terhubung. Penelitian ini sehalan dengan kerja yang dirasakan oleh karyawan juga semakin baik. Rismayadi & Maemunah . 8: 124Ae. dimana hasil Dengan kata lain, kinerja karyawan yang baik dapat penelitian ditemukan terdapat pengaruh budaya dipengaruhi kepuasan kerja pada diri karyawan. Dengan demikian kepuasan kerja dalam suatu organisasi terhadap kepuasan kerja. perusahaan sangat dibutuhkan untuk mendongkrak kinerja karyawan. Kepuasan kerja dapat diperoleh Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Hasil penelitian ditemukan disiplin kerja (X. berupa gaji pokok, kompensasi, peluang kenaikan gaji, berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) memiliki peluang promosi jabatan, penghargaan, perjalanan ke nilai signifikansi A value < ( 0. 003< 0. , sehingga luar negeri, hubungan kerja, dll. Hasil ini sejalan koefisien jalurnya signifikan, karena koefisien jalurnya dengan penelitian Tongo-Tongo . 7: 71Ae. , dimana signifikan maka jalur dari X1 ke Y terhubung. Hasil hasil penelitian ditemukan budaya organisasi penelitian ini sejalan dengan penelitian Tongo-Tongo berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan . 7: 71Ae. dimana pada hasil penelitian tersebut kepuasan kerja sebagai variabel intervening. ditemukan terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pada objek Anggota Detasemen A Pelopor 4. Kesimpulan Satuan Brimob Polda Sulut. Hasil analisis jalur maka dapat disimpulkan: Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Hasil penelitian ditemukan variabel budaya organisasi 1. Hasil penelitian ditemukan Disiplin kerja (X. (X. berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. memiliki nilai signifikansi A value < ( 0. 000< 0. memiliki nilai signifikansi A value < ( 0. sehingga koefisien jalurnya signifikan, karena koefisien . , sehingga koefisien jalurnya signifikan, karena jalurnya signifikan maka jalur dari X2 ke Y terhubung. koefisien jalurnya signifikan maka jalur dari X1 Penelitian Rismayadi & Maemunah . 8: 124Ae. melalui X3 terhubung. hasil penelitian ditemukan terdapat pengaruh budaya 2. Hasil penelitian ditemukan Variabel budaya organisasi terhadap kinerja. organisasi (X. berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X. memiliki nilai signifikansi A value < Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja . 002 < 0. , sehingga koefisien jalurnya Hasil penelitian ditemukan kepuasan kerja (X. Karena koefisien jalurnya signifikan berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) memiliki maka jalur dari X2 menuju X3 terhubung. nilai signifikansi A value < ( 0. 001< 0. , sehingga 3. Hasil penelitian ditemukan disiplin kerja (X. koefisien jalurnya signifikan, karena koefisien jalurnya berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) memiliki Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muzhendri Muzahar A. Anoesyirwan Anoesyirwan. Yulasmi Yulasmi nilai signifikansi A value < ( 0. 003< 0. Nawawi. Budaya Organisasi. Kepemimpinan sehingga koefisien jalurnya signifikan, karena dan Kinerja. Jakarta: Kencana. koefisien jalurnya signifikan maka jalur dari X1 ke Rismayadi. , & Maemunah. Pengaruh Y terhubung. Motivasi Kerja. Kepemimpinan dan Budaya Hasil penelitian ditemukan variabel budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan organisasi (X. berpengaruh terhadap kinerja serta Dampaknya pada Kinerja Perusahaan (Studi personel (Y) memiliki nilai signifikansi A value < kasus pada PT. Concord Indonesi. JURNAL 000< 0. , sehingga koefisien jalurnya MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN, signifikan, karena koefisien jalurnya signifikan VOL. NO. SEPTEMBER 2018, 2. maka jalur dari X2 ke Y terhubung. Robins. , & Coulter. Management. Hasil penelitian ditemukan kepuasan kerja (X. Prentice Hall. berpengaruh terhadap kinerja personel (Y) Siti Alifiah. Pengaruh Budaya Organisasi dan memiliki nilai signifikansi A value < ( 0. Disiplin Kerja terhadap kinerja karyawan melalui . , sehingga koefisien jalurnya signifikan, karena kepuasan kerja sebagai variable intervening. koefisien jalurnya signifikan maka jalur dari X3 ke Sondang P. Manajemen Sumber Daya Y terhubung. Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. ISBN, Kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh disiplin Jakarata. kerja terhadap kinerja personel Polresta Kota Tongo-Tongo, . Pengaruh Gaya Padang. Kepemimpinan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh budaya Kinerja Anggota Detasemen A Pelopo Satuan organisasi terhadap kinerja personel Polresta Kota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sulawesi Padang. Utara. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol. ,No. 4, 2017:103-117. Saran