JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Perencanaan Anggaran Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Laundry Zest Hotel Ambon Berdasarkan AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 Elena Julian Pattikawa. La Mohamat Saleh. Willem Gaspersz . 1,2,. Jurusan Teknik Sipil dan Politeknik Negeri Ambon pattikawahelena1@gmail. com, . mohamatsaleh@gmail. com, . jeniffergaspersz@gmail. ABSTRACT To restore the level of project progress according to the planned cost and time, appropriate planning is needed to obtain optimal project costs and duration. These parameters are planned to achieve project targets within cost and time constraints. The Zest Hotel Ambon Laundry construction project reviewed by the author is a privately funded project with a tentative implementation time so that there are no binding elements in terms of both cost and project implementation time. For this reason, the author will plan the budget and implementation time based on AHSP Minister of Public Works Regulation 28/PRT/M/2016. The aim of this research is to obtain more accurate estimates so that the project can be managed well, can achieve the desired goals, and stay within the budget and time limits that have been set. From the results of budget planning calculations for the implementation of the Zest Hotel Ambon Laundry structure based on AHSP Minister of Public Works Regulation 28/PRT/M/2016, the cost was IDR 1,193,329,721. Meanwhile, planning the project implementation time based on the standard AHSP coefficient of PU Ministerial Decree 28/PRT/M/2016 using the CPM method and the application of Microsoft project software, the total project duration was 172 calendar days. ABSTRAK Untuk mengembalikan tingkat kemajuan proyek sesuai biaya dan waktu yang telah direncanakan, diperlukan perencanaan yang tepat untuk mendapatkan biaya dan durasi proyek yang optimal. Parameter tersebut direncanakan untuk mencapai sasaran proyek dengan batasan biaya dan waktu. Proyek pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon yang ditinjau penulis merupakan proyek yang didanai secara pribadi dengan waktu pelaksanaan yang bersifat tentatif sehingga tidak ada unsur yang mengikat baik dari segi biaya juga waktu pelaksanaan proyek. Untuk itu penulis akan merencanakan anggaran anggaran biaya dan waktu pelaksanaan berdasarkan AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh estimasi yang lebih akurat sehingga proyek dapat dikelola dengan baik, dapat mencapai tujuan yang diinginkan, dan tetap berada pada batas anggaran dan waktu yang telah ditetapkan. Dari hasil perhitungan perencanaan anggaran biaya pelaksanaan struktur Laundry Zest Hotel Ambon berdasarkan AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 diperoleh biaya sebesar Rp 1. 721,76. Sedangkan perencanaan waktu pelaksanaan proyek tersebut berdasarkan standar koefisien AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 dengan metode CPM dan penerapan software Microsoft project maka di dapatkan total durasi proyek sebesar 172 hari kalender. Kata Kunci: Perencanaan. Biaya dan Waktu. AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 PENDAHULUAN Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencanakan jadwal yang efektif dan perencanaan biaya yang efisien tanpa megurangi mutu. Waktu dan biaya merupakan dua hal penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, karena biaya yang akan dikeluarkan pada saat pelaksanaan sangat erat kaitannya dengan waktu pelaksanaan pekerjaan. Proyek pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon yang terletak di Jl. Dr. Setia Budi. Kelurahan Ahusen. Kecamatan Sirimau. Kota Ambon merupakan proyek e-ISSN: 2964-5158 yang didanai secara pribadi dengan waktu pelaksanaan yang bersifat tentatif sehingga tidak ada unsur yang mengikat baik dari segi biaya juga waktu pelaksanaan Pekerjaan yang dilakukan tidak memiliki anggaran biaya yang pasti untuk berlangsungnya proyek tersebut hanya saja memiliki nilai kontrak yang mana bisa berubah seiring dengan perubahan yang terjadi di lapangan, juga karena adanya perubahan pada gambar yang dimintai langsung oleh owner apabila bagian dari bangunan tersebut tidak sesuai dengan apa yang Bukan hanya dari segi biaya saja tetapi pada Halaman 54 JOURNAL AGREGATE proyek tersebut jika dilihat dari waktu penyelesaian proyek tidak ada waktu yang pasti kapan proyek ini dapat berakhir sehingga tidak ada target waktu yang harus dicapai dalam pelaksanaan proyek tersebut. Dengan melakukan perhitungan anggaran biaya proyek sesuai standar AHSP Permen PUPR 2016 dapat diketahui volume dan anggaran biaya optimal dari proyek tersebut. Kemudian dari hasil tersebut pada perencanaan durasi dapat mengalokasikan tenaga kerja juga volume dari pekerjaan struktur itu sendiri berdasarkan koefisen tenaga kerja dalam AHSP Permen PUPR 2016 sehingga dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek Untuk memudahkan dalam menyusun jadwal, menganalisa jaringan kerja dan pengelolaan sumber daya digunakan metode CPM dan alat bantu yang berupa software Microsoft Project sehingga dapat diperoleh penjadwalan waktu pelaksanaan dan jumlah tenaga kerja optimal. Menggunakan Microsoft Project dalam proyek konstruksi sangat membantu mulai dari merancang kegiatan proyek, membangun jaringan, mengelola data secara mudah dan cepat. Data dalam proyek dapat diorganisasikan dalam berbagai grup sesuai dengan kebutuhan misalnya berdasarkan aktivitas, sumber daya . , dan Tenaga Kerja. Microsoft Project mengumpulkan data-data proyek, kemudian dapat memantau kemajuan proyek dan menampilkan informasi actual tentang proyek setiap saat dibutuhkan. TINJAUAN PUSTAKA 1 Rencana Anggaran Biaya Rencana Anggaran Biaya, atau biasa disebut sebagai RAB merupakan upaya perhitungan biaya yang dilakukan sebelum pekerjaan proyek konstruksi dilaksanakan dan disusun berdasarkan volume dari tiaptiap item pekerjaan. Menurut Syah . 4: . RAB merupakan dokumen kelengkapan yang dibutuhkan dalam operasional pelaksanaan proyek khususnya yang berhubungan dengan hasil usaha proyek, agar proyek tercapai sesuai dengan yang telah direncanakan. Secara umum perhitungan RAB dapat dirumuskan sebagai RAB = Oc (Volume x Harga Satuan Pekerjaa. 1 Tahap Penyusunan Rencana Anggaran Biaya Mempersiapkan gambar kerja Gambar kerja diperlukan untuk menentukan jenisjenis pekerjaan, spesifikasi dan ukuran material bangunan sehingga dapat menjadi acuan dalam menentukan jenis pekerjaan yang akan dihitung dalam pembuatan RAB. e-ISSN: 2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Menghitung volume pekerjaan Volume pekerjaan merupakan langkah awal dalam penghitungan rencana anggaran dan biaya yang dilakukan dengan cara menghitung banyaknya volume pekerjaan dalam satu satuan. Membuat analisa harga satuan Analisa harga satuan pekerjaan merupakan analisa material, upah, tenaga kerja, dan peralatan untuk membuat suatu satuan pekerjaan tertentu diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 28/PRT/M/2016 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum. Peraturan ini mengatur tentang penggunaan AHSP pada pekerjaan bidang pekerjaan umum, termasuk penghitungan biaya, dan penentuan harga satuan Selain itu, peraturan ini juga memberikan pedoman dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek konstruksi yang menggunakan AHSP (AHSP 2. Gambar 1. Struktur Analisis Harga Satuan Pekerjaan (HSP) Sumber : AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 Analisis Harga Satuan Pekerjaan menetapkan suatu perhitungan harga satuan upah, tenaga kerja, dan bahan, serta pekerjaan yang secara teknis dirinci secara detail berdasarkan suatu metode kerja dan asumsi-asumsi yang sesuai dengan yang diuraikan dalam suatu spesifikasi teknik, gambar desain dan komponen harga satuan, baik untuk kegiatan rehabilitasi/ pemeliharaan, maupun peningkatan infrastruktur ke-PU-an. Dalam Gambar 2. diperlihatkan struktur analisis Harga Satuan Pekerjaan (HSP) Halaman 55 JOURNAL AGREGATE Menghitung rencana anggaran biaya Setelah volume dan harga satuan kerja sudah didapatkan, maka langkah selanjutnya yaitu mengalikan angka tersebut sehingga dapat ditentukan jumlah biaya dari masing-masing Rekapitulasi Rekapitulasi adalah jumlah total masing-masing sub pekerjaan, seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan pondasi , atau pekerjaan beton. Kedua sub pekerjaan tersebut dapat diuraikan lagi secara detail, dan setiap pekerjaan ditotalkan sehingga didapatkan jumlah biaya yang dibutuhkan. 2 Waktu Pelaksanaan Proyek Waktu pelaksanaan proyek adalah sejumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan pembangunan suatu proyek mulai dari tahap persiapan hingga selesai. Durasi Proyek Perkiraan durasi kegiatan dalam metode jaringan kerja adalah lama waktu yang diperlukan dalam melakukan kegiatan dari awal hingga akhir. Soeharto . 5: . menjelaskan durasi kegiatan dapat diperkirakan dengan menggunakan rumus sebagai ycOycuycoycycoyce ycEyceycycoycnycycaycaycu yccycycycaycycn = ycEycycuyccycycoycycnycycnycycayc ycyyceycEaycaycycn AA. 2 Penjadwalan Proyek Penjadwalan proyek adalah kegiatan menetapkan jangka waktu kegiatan proyek yang harus diselesaikan, bahan baku, tenaga kerja serta waktu yang dibutuhkan oleh setiap aktivitas. Presedence Diagram Method (PDM) PDM adalah metode jaringan kerja dimana kegiatan ditulis dalam node yang umumnya berbentuk segi empat, sedangkan anak panah hanya berfungsi sebagai penunjuk hubungan antara kegiatan-kegiatan yang bersangkutan. Oleh karena itu PDM sering disebut juga AON (Activity On Nod. Critical Path Method (CPM) Metode jalur kritis (CPM) adalah metode berbasis jaringan yang menggunakan penyeimbangan biaya waktu linear. Dengan melewati aktivitas dengan biaya tertentu, setiap aktivitas dapat diselesaikan lebih cepat dari biasanya. Oleh karena itu, jika waktu penyelesaian proyek tidak memuaskan, beberapa kegiatan dapat dilewati untuk menyelesaiakan proyek dalam waktu yang lebih singkat (Schroeder, 1. e-ISSN: 2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Gambar 2. Lingkaran Hubungan Antar Peristiwa Sumber : Sharil, 2022 Bagan Balok (Bar cart. Fajarius Bagan perkembangan dari bagan-bagan Gantt yang dikembangkan oleh Henry L. Gantt. Secara teknis, terdapat banyak sekali perbedaan diantara keduanya. Suatu bagan balok secara grafis menguraikan suatu proyek yang terdiri dari kumpulan tugas atau aktivitas yang telah dirumuskan dengan baik, dimana suatu penyelesaian pekerjaan merupakan titik akhirnya. 3 Microsoft Project Noviandi . Microsoft project adalah suatu manajemen proyek perangkat lunak program yang dikembangkan oleh Microsoft yang dirancang untuk membantu manajer proyek dalam mengembangkan rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas-tugas, pelacakan kemajuan, mengelola anggaran dan menganalisis beban kerja. Microsoft project akan menghasilkan jadwal jalur kritis, rantai kritis, dan metodologi rantai pihak ketiga jika ada dalam suatu Software ini juga dapat mengenali kelas yang berbeda dari pengguna dan memberikan unsur-unsur manajemen proyek yang sempurna dengan memadukan kemudahan penggunaan, kemampuan, dan fleksibilitas sehingga penggunaannya dapat mengatur proyek secara lebih efisien dan efektif. METODOLOGI 1 Lokasi Penelitian Lokasi Proyek di Jl. Dr Setia Budi. Kelurahan Ahusen. Kecamatan Sirimau. Kota Ambon, pada Proyek Pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon. 2 Jenis Data Data sekunder merupakan data sudah tersedia sehingga hanya perlu dicari, dikumpulkan, dan diolah yang diperoleh dari instansi terkait. Data sekunder ini meliputi : Shop Drawing. Basic Price Kota Ambon. Data Tenaga Kerja. AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016. Diagram Alir Penelitian Diagram alir penelitian dapat dilihat pada gambar 3. Halaman 56 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Pekerjaan Power Plant (Pekerjaan Tanah. Pekerjaan Pondasi. Pekerjaan Kolom Pedestal. Pekerjaan Sloof. Pekerjaan Kolom. Pekerjaan Ringbalok. Pekerjaan Atap Pekerjaan Laundry (Pekerjaan Tanah. Pekerjaan Pondasi. Pekerjaan Kolom Pedestal. Pekerjaan Sloof. Pekerjaan Kolom. Pekerjaan Balok Lantai. Pekerjaan Plat Lantai. Pekerjaan Ringbalok. Pekerjaan Ata. Membuat Analisa Harga Satuan Pekerjaan Berdasarkan AHSP Permen PU 28/PRT/M/16 Analisa harga satuan menetapkan suatu perhitungan harga satuan upah tenaga kerja, bahan, material dan peralatan yang diperlukan serta biaya overhead dan keuntungan untuk pekerjaan pembangunan struktur Laundry Zest Hotel. Nilai koefisien pada analisa harga satuan pekerjaan berpedoman pada AHSP Permen PUPR 28/PRT/M/2016 Bidang Cipta Karya. Rencana Anggaran Biaya Rencana anggaran biaya merupakan hasil perhitungan dengan mengalikan volume pekerjaan dengan analisa harga satuan pekerjaan berdasarkan persamaan 2. Hasil perhitungan dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Rencana Anggaran Biaya Gambar 3. Diagram alir penelitian Sumber: Penulis, 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Perencanaan Anggaran Biaya Berdasarkan AHSP Permen PU 28/PRT/M/16 Mempersiapkan Gambar Kerja Gambar kerja dibutuhkan untuk dapat menghitung volume pekerjaan yang akan diselesaikan dalam pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon. Gambar yang disiapkan antara lain denah, tampak, potongan dan detail dari pekerjaan struktur Laundry Zest Hotel Ambon. Perhitungan Volume Pekerjaan Volume pekerjaan yang akan dihitung dari pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon yaitu pada pekerjaan struktur dengan rincian item pekerjaan sebagai berikut: Sumber: Penulis, 2023 e-ISSN: 2964-5158 Halaman 57 JOURNAL AGREGATE Tabel 2. Rencana Anggaran Biaya Lanjutan 2 VOL. NO. MARET 2024 total biaya masing-masing sub item pekerjaan. Adapun rekapitulasi anggaran biaya dapat dilihat pada tabel 4. Tabel 4. Rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya Sumber: Penulis, 2023 Sumber: Penulis, 2023 Tabel 3. Rencana Anggaran Biaya Lanjutan 3 2 Perencanaan Anggaran Biaya Kasar Berdasarkan Permen PU Nomor 45/PRT/M/2007 Nama Bangunan : Laundry Zest Hotel Ambon : 2022 : 2 Lantai : 377,59 m2 Tahun Dibangun Jumlah Tingkat Luas Total Lantai Bangunan Koefisien Tingkat : 1,090 Bangunan Fungsi Bangunan/Ruang : Laundry Klasifikasi Bangunan : Sederhana Analisis Komponen Pekerjaan Standar Uraian Pekerjaan Min Max Diusulkan Bobot Terban Pekerjaan Struktur Nilai (%) Sumber: Penulis, 2023 Rekapitulasi Rekapitulasi anggaran biaya pembangunan struktur Laundry Zest Hotel Ambon merupakan jumlah e-ISSN: 2964-5158 A Biaya Satuan Pekerjaan Standar 35% x 1,09 x Rp 8. 000 = Rp 3. A Biaya Komponen Pekerjaan standar 377,59 x Rp 3. 170 = Rp 1. Berdasarkan perhitungan rencana anggaran biaya kasar pekerjaan Struktur Laundry Zest Hotel Ambon yang berpedoman pada Permen PU Nomor 45/PRT/M/2007, maka biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan Halaman 58 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 pekerjaan tersebut adalah sebesar Rp 1. 878,90 atau sebesar Rp 3. 710 per m2. Durasi pekerjaan yang menyelesaikan adalah: ycEyceycycoycnycycaycaycu yccycycycaycycn = 3 Perencanaan Waktu Berdasarkan Standar Koefisien AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 Daftar Volume Pekerjaan Volume pekerjaan adalah penjelasan mengenai besarnya kuantitas pekerjaan yang akan diselesaikan pada pekerjaan struktur Laundry Zest Hotel dan diinput berdasarkan volume rencana anggaran biaya. ycOycuycoycycoyce ycEycycuyccycycoycycnycycnycycayc ycyyceycEaycaycycn ycOycuycoycycoyce = yuycNyco ycu ycoycaycyycaycycnycycayc 42,67 PEKERJAAN PEMBANGUNAN LAUNDRY ZEST HOTEL AMBON 18 ycu 1,29 LOKASI JL. DR SETIA BUDI. KELURAHAN AHUSEN, KECAMATAN SIRIMAU. KOTA AMBON PT SUMBER REJEKI PEMILIK = 1. 84 hari Ae 2 hari Tabel 5. Rekapitulasi Durasi Pekerjaan TAHUN ANGGARAN PEKERJAAN STRUKTUR Data Jumlah Tenaga Kerja Adapun jumlah tenaga kerja yang ada dilapangan sesuai dengan data tenaga kerja pada Proyek Pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon . ihat lampiran Absen tenaga kerja pembangunan laundry zest hote. terdiri atas mandor 1 orang, tukang batu 3 orang, tukang kayu 3 orang, tukang besi 2 orang, tukang las 3 orang, pekerja . 25 orang yang terbagi menjadi dua bagian yaitu pekerja . pada pekerjaan struktur beton 17 orang dan pekerja . pada pekerjaan struktur baja 8 orang, maka total tenaga kerja keseluruhan adalah 37 orang. Perhitungan Durasi dan Alokasi Tenaga Kerja Berdasarakan Standar Koefisien AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 Pada pekerjaan struktur, durasi akan dihitung berdasarkan persamaan . ycOycuycoycycoyce ycEyceycycoycnycycaycaycu yccycycycaycycn = ycEycycuyccycycoycnycycnycycayc ycyyceycEaycaycycn NO. URAIAN PEKERJAAN Durasi . II. II. PEKERJAAN STRUKTUR PEKERJAAN POWER PLANT PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Pondasi Batu Kali Galian Tanah Pondasi Foot Plate Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Batu Kali Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Footplat Urug Pasir Bawah Pondasi Foot Plate, t = 10 cm PEKERJAAN PONDASI BATU KALI Pemasangan Pondasi Batu Kali 1 PC : 5 PP PEKERJAAN PONDASI FOOT PLAT Foot Plat P1 1500 x 1500 x 350 mm Pondasi Batu Kosong (Anstampin. Beton Mutu K 375 Pembesian D13 Bekisting Pondasi PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL Kolom Pedestal K1 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Kolom PEKERJAAN SLOOF Sloof SL1 250 x 400 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Sloof PEKERJAAN KOLOM Kolom 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Kolom PEKERJAAN RINGBALOK Pengecoran Beton Mutu K 375 Pembesian Bakesting A Pekerjaan Power Plant Pekerjaan Tanah Galian Tanah Pondasi Batu Kali A Volume = 42. Koefisien AHSP untuk 1 m3 menggali tanah biasa sedalam 1m Pekerja = 0,750 OH Mandor = 0,025 OH Jumlah () Koefisien AHSP = . ,750 0,. = 0,775 OH Kapasitas = 1/ Koef AHSP = 1/0,775 = 1,29m3/OH Sumber: Penulis, 2023 Jumlah tenaga kerja (T. yang diperlukan untuk menghitung durasi pekerjaan penggalian tanah pondasi batu kali adalah sebanyak 18 orang yang terdiri atas mandor 1 orang dan pekerja . 17 orang. e-ISSN: 2964-5158 Halaman 59 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Tabel 6. Rekapitulasi Durasi Pekerjaan Lanjutan 2 PEKERJAAN ATAB Pengecoran Mutu Beton K 375 Pembesian Bakesting II. PEKERJAAN LAUNDRY PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Pondasi Batu Kali Galian Tanah Pondasi Foot Plate Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Batu Kali Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Footplat Urug Pasir Bawa Pondasi Foot Plate, t = 10m PEKERJAAN PONDASI BATU KALI Pemasangan Pondasi Batu Kali 1 PC : 5 PP PEKERJAAN PONDASI FOOT PLAT Foot Plat P1 1500 x 1500 x 350 mm Pondasi Batu Kosong ( Anstamping ) Beton Mutu K 375 Pembesian D13 Bekesting Pondasi Logika Ketergantungan Tiap Item Pekerjaan Suatu proyek terdiri dari beberapa kegiatan dan masing-masing kegiatan pekerjaan diberi kode untuk mempermudah pembuatan network diagram planning. dari hasil Analisa penjadwalan dengan menggunakan metode CPM hubungan logika ketergantungannya dapat dilihat pada Tabel 8. Tabel 8. Logika Ketergantungan Tiap Item Pekerjaan Tabel 4. 8 Hasil Perhitungan CPM Proyek Pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon KODE PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL Kolom Pedestal K1 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekesting Kolom PEKERJAAN SLOOF Sloof SL1 250 x 400 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Sloof ITEM PEKERJAAN PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Pondasi Batu Kali Galian Tanah Pondasi Foot Plate Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Batu Kali Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Footplat Urug Pasir Bawah Pondasi Foot Plate, t = 10 cm PEKERJAAN PONDASI BATU KALI Pemasangan Pondasi Batu Kali 1 PC : 5 PP D1,K1 PEKERJAAN PONDASI FOOT PLAT Foot Plat P1 1500 x 1500 x 350 mm Pondasi Batu Kosong (Anstampin. Beton Mutu K 375 Pembesian D13 Bekisting Pondasi A5,I5 C1,K1,C3,K3,C4,K4 A1,I1 A1,I1 PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL Kolom Pedestal K1 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Kolom C2,K2,D2,L2,D3,L3 C3,K3 C4,K4 PEKERJAAN SLOOF Sloof SL1 250 x 400 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Sloof A3,I3 D2,L2 D3,L3 PEKERJAAN KOLOM Kolom 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Kolom E1,M1 E2,M2 E3,M3 Sumber: Penulis, 2023 Tabel 7. Rekapitulasi Durasi Pekerjaan Lanjutan 3 PEKERJAAN KOLOM Pemasangan Kolom Baja IWF 250. Baseplat Kolom 200. PEKERJAAN BALOK LANTAI Pemasangan balok baja IWF 200. 5,5. Baseplat Balok 470. PEKERJAAN PELAT LANTAI Pengecoran lantai mutu beton K 375, t= 12cm Wiremesh M8 Floordeck bondek 1000mm, t 3mm PEKERJAAN RING BALOK Pemasangan WF 200. 100 5,5. PEKERJAAN ATAB RANGKA BAJA Rangka kuda kuda rafter IWF 200. 5,5. Gording CNP 125. Trackstang yo 12mm Kait angin yo 12mm ATAB 1 Pengecoran mutu beton K375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm ATAB 2 Pemasangan Balok IWF 250. Pemasangan Balok IWF 150. Pengecoran mutu beton K 375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm ATAB 3 Pengecoran mutu beton K375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm PENDAHULU A1,I1 A4,I4 D1,K1 A2,I2 Sumber: Penulis, 2023 Tabel 9. Hasil Perhitungan CPM Proyek Pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon Lanjutan PEKERJAAN RINGBALOK Pengecoran Beton Mutu K 375 Pembesian Bakesting PEKERJAAN ATAP Pengecoran Mutu Beton K 375 Pembesian Bakesting PEKERJAAN LAUNDRY PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Pondasi Batu Kali Galian Tanah Pondasi Foot Plate Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Batu Kali Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Footplat Urug Pasir Bawa Pondasi Foot Plate, t = 10m A1,I1 A4,I4 D1,K1 A2,I2 PEKERJAAN PONDASI BATU KALI Pemasangan Pondasi Batu Kali 1 PC : 5 PP D1,K1 PEKERJAAN PONDASI FOOT PLAT Foot Plat P1 1500 x 1500 x 350 mm Pondasi Batu Kosong ( Anstamping ) Beton Mutu K 375 Pembesian D13 Bekesting Pondasi A5,I5 C1,K1,C3,K3,C4,K4 A1,I1 A1,I1 PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL Kolom Pedestal K1 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekesting Kolom C2,K2,D2,L2,D3,L3 C3,K3 C4,K4 PEKERJAAN SLOOF Sloof SL1 250 x 400 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Sloof A3,I3 D2,L2 D3,L3 Sumber: Penulis, 2023 Sumber: Penulis, 2023 e-ISSN: 2964-5158 Halaman 60 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Tabel 10. Hasil Perhitungan CPM Proyek Pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon Lanjutan PEKERJAAN KOLOM Pemasangan Kolom Baja IWF 250. Baseplat Kolom 200. E2,M2 PEKERJAAN BALOK LANTAI Pemasangan balok baja IWF 200. 5,5. Baseplat Balok 470. PEKERJAAN PELAT LANTAI Pengecoran lantai mutu beton K 375, t= 12cm Wiremesh M8 Floordeck bondek 1000mm, t 3mm PEKERJAAN RING BALOK Pemasangan WF 200. 100 5,5. PEKERJAAN ATAP RANGKA BAJA Rangka kuda kuda rafter IWF 200. 5,5. Gording CNP 125. Trackstang yo 12mm Kait angin yo 12mm ATAP 1 Pengecoran mutu beton K375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm ATAP 2 Pemasangan Balok IWF 250. Pemasangan Balok IWF 150. Pengecoran mutu beton K 375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm ATAP 3 Pengecoran mutu beton K375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm R10 R11 R12 G1,P1,N1 R3,R4 R3,R4 R3,R4 Sumber: Penulis, 2023 Model Jaringan Kerja Jaringan kerja metode cpm merupakan konsep AOA (Activity On Arro. Dari hasil perencanaan hubungan antar kegiatan maka dilakukan model jaringan kerja yaitu jaringan kerja model AOA, dimana suatu aktivitas dan jumlah durasi berada pada anak panah, sedangkan lingkaran merupakan kegiatan yang didalamnya terdapat ES. EF. LS. LF serta nomor urutan Tabel 11. Lintasan Kritis Menghitung Lintasan Kritis Lintasan kritis dapat dilihat pada penjumlahan total float yang merupakan waktu proyek yang tidak diperkenankan untuk ditunda, tanpa mempengaruhi jadwal penyelesaian proyek secara keseluruhan. Untuk pekerjaan yang mengalami jalur kritis dapat dilihat pada tabel berikut. Sumber: Penulis, 2023 Tabel 12. Lintasan Kritis Lanjutan 2 PEKERJAAN KOLOM Kolom 400 x 250 mm Beton Mutu K 375 Pembesian Bekisting Kolom E1,M1 E2,M2 E3,M3 Non Kritis Kritis Non Kritis PEKERJAAN RINGBALOK 1 Pengecoran Beton Mutu K 375 2 Pembesian 3 Bakesting Non Kritis Kritis Non Kritis PEKERJAAN ATAP 1 Pengecoran Mutu Beton K 375 2 Pembesian 3 Bakesting Non Kritis Kritis Non Kritis PEKERJAAN LAUNDRY PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Pondasi Batu Kali Galian Tanah Pondasi Foot Plate Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Batu Kali Urug Tanah Kembali Bekas Galian Pondasi Footplat Urug Pasir Bawa Pondasi Foot Plate, t = 10m A1,I1 A4,I4 D1,K1 A2,I2 Kritis Non Kritis Non Kritis Non Kritis Non Kritis PEKERJAAN PONDASI BATU KALI Pemasangan Pondasi Batu Kali 1 PC : 5 PP D1,K1 Non Kritis PEKERJAAN PONDASI FOOT PLAT Foot Plat P1 1500 x 1500 x 350 mm Pondasi Batu Kosong ( Anstamping ) Beton Mutu K 375 Pembesian D13 Bekesting Pondasi A5,I5 C1,K1,C3,K3,C4,K4 A1,I1 A1,I1 Non Kritis Non Kritis Kritis Non Kritis Non Kritis Kritis Non Kritis PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL Kolom Pedestal K1 400 x 250 mm Sumber: Penulis, 2023C2,K2,D2,L2,D3,L3 1 Beton Mutu K 375 e-ISSN: 2964-5158 Pembesian Bekesting Kolom C3,K3 C4,K4 Halaman 61 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Tabel 13. Lintasan Kritis Lanjutan 3 PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL Kolom Pedestal K1 400 x 250 mm 1 Beton Mutu K 375 2 Pembesian 3 Bekesting Kolom C2,K2,D2,L2,D3,L3 C3,K3 C4,K4 Non Kritis Kritis Non Kritis PEKERJAAN SLOOF Sloof SL1 250 x 400 mm 1 Beton Mutu K 375 2 Pembesian 3 Bekisting Sloof A3,I3 D2,L2 D3,L3 Non Kritis Non Kritis Non Kritis PEKERJAAN KOLOM 1 Pemasangan Kolom Baja IWF 250. 2 Baseplat Kolom 200. E2,M2 Non Kritis Non Kritis PEKERJAAN BALOK LANTAI 1 Pemasangan balok baja IWF 200. 5,5. 2 Baseplat Balok 470. Non Kritis Non Kritis PEKERJAAN PELAT LANTAI 1 Pengecoran lantai mutu beton K 375, t= 12cm 2 Wiremesh M8 3 Floordeck bondek 1000mm, t 3mm Non Kritis Non Kritis Non Kritis G1,P1,N1 Kritis PEKERJAAN RING BALOK 1 Pemasangan WF 200. 100 5,5. Sumber: Penulis, 2023 Tabel 14. Lintasan Kritis Lanjutan 4 PEKERJAAN ATAP RANGKA BAJA Rangka kuda kuda rafter IWF 200. 5,5. Gording CNP 125. Trackstang yo 12mm Kait angin yo 12mm ATAP 1 5 Pengecoran mutu beton K375 6 Wiremesh M8 7 Floordeck 1000mm, t= 3mm ATAP 2 Pemasangan Balok IWF 250. Pemasangan Balok IWF 150. Pengecoran mutu beton K 375 Wiremesh M8 Floordeck 1000mm, t= 3mm ATAP 3 13 Pengecoran mutu beton K375 14 Wiremesh M8 15 Floordeck 1000mm, t= 3mm Kritis Kritis Kritis Kritis R3,R4 R3,R4 R3,R4 Non Kritis Non Kritis Kritis Non Kritis Kritis Non Kritis Non Kritis Kritis R10 R11 R12 Non Kritis Non Kritis Kritis Sumber: Penulis, 2023 Time Schedule Time schedule adalah rencana alokasi waktu untuk menyelesaikan masing-masing item pekerjaan proyek yang secara keseluruhan adalah rentang waktu yang ditetapkan untuk melaksanakan sebuah proyek. Melalui time schedule, masing-masing orang yang terlibat dalam proyek bisa mengetahui kapan harus menyelesaikan pekerjaan, waktu untuk menyelesaikan, serta lamanya waktu kerja dari per orang. e-ISSN: 2964-5158 Gambar 4. Time Schedule Sumber : Penulis, 2023 PENUTUP Kesimpulan Dari hasil perhitungan perencanaan anggaran biaya dan waktu pelaksanaan proyek Laundry Zest Hotel Ambon pada BAB IV, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Perencanaan anggaran biaya pada pekerjaan struktur Laundry Zest Hotel Ambon berdasarkan AHSP Permen PU 28/PRT/M/2016 adalah sebesar Rp 1. 721,76. Perencanaan waktu pelaksanaan pembangunan struktur Laundry Zest Hotel Ambon berdasarkan AHSP Permen 28/PRT/M/2016 dan penjadwalan proyek dengan menggunakan metode CPM serta penerapan software Microsoft project maka di dapatkan total durasi proyek sebesar 172 hari kalender. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah dibuat, maka penulis memberikan saran sebagai Dengan perencanaan anggaran biaya berdasarkan AHSP 2016 maka akan dengan mudah membuat suatu perhitungan biaya proyek dikarenakan nilai koefisien yang telah ditetapkan beserta jenis jenis spesifikasi sehingga perhitungan dapat sesuai dengan kondisi lapangan dan tidak membuat pembengkakan pada biaya proyek. Dengan perencanaan waktu menggunakan metode CPM serta penerapan software Microsoft project dapat memudahkan dalam perencanaan dan pelaksanaan, kontroling, serta pengabdetan laporan perkembangan dengan cepat dan dapat mendeteksi pekerjaan-pekerjaan yang tidak dapat Halaman 62 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 ditunda sehingga tidak mempengaruhi waktu pelaksanaan pekerjaan yang lain. DAFTAR PUSTAKA