Jurnal Keperawatan Degeneratif http://journal. id/index. php/jkd Received January 2025. Accepted January 2025 E-ISSN : x-x Vol. No. Januari 2025 PENGARUH COLD PRESSURE TEST (CPT) TERHADAP TEKANAN DARAH YANG TIDAK MEMILIKI RIWAYAT KETURUNAN DENGAN HIPERTENSI PADA DEWASA AWAL Dandi Oka Subantara Universitas Bhakti Husada Indonesia, dandiokasubantara@gmail. Abstract: Non-Communicable Diseases (NCD. are 52% of causes of death in the world and one of them is Hypertension. The prevalence of hypertension will continue to increase sharply and it is predicted that in 2025 around 29% of adults worldwide will suffer from hypertension. In an effort to prevent the occurrence of hypertension, there must be early detection of hypertension. CPT where the blood pressure response to external cold stimuli is measured, has been used to identify hyperreactor individuals who may result in hypertension. This type of research is quantitative using a quasi-experimental design. The sample used in this study was 178 people. This study used the pre-test and post-test types, forming 1 group. The sampling technique in this study used nonprobability sampling with consecutive sampling type. The results of the study stated that there was a significant change in the cold pressure test (CPT) treatment on systolic blood pressure and diastolic blood pressure values . value <0. Someone who is likely to suffer from hypertension is expected to start changing habits that are at risk of hypertension early on. Key Words: hypertension. cold pressure test. Abstrak: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan 52% penyebab kematian di dunia dan salah satunya adalah Hipertensi. Prevalensi hipertensi akan terus meningkat tajam dan diprediksikan pada tahun 2025 nanti sekitar 29% orang dewasa di seluruh dunia menderita hipertensi. Dalam upaya pencegahan kejadian hipertensi, maka harus ada pendeteksi dini hipertensi. CPT di mana respons tekanan darah terhadap stimulus dingin eksternal diukur, telah digunakan untuk mengidentifikasi individu hiperreaktor yang mungkin mengakibatkan terjadinya Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan mengunakan desain quasy experimental. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 178 orang. Penelitian ini menggunakan jenis pre-test dan post-test, membentuk 1 kelompok. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan jenis consecutive sampling. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat perubahan yang bermakna pada perlakuan cold pressure test (CPT) terhadap nilai tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik . value < 0,. Seseorang yang berkemungkinan menderita hipertensi diharapkan sejk dini mulai merubah kebiasaan yang beresiko terjadinya hipertensi. Kata Kunci: hipertensi. cold pressure test. __________________________________________________________________________________ Pendahuluan utama yang menjadi dasar penentuan diagnosis hipertensi (Unger et al. , 2. Hipertensi adalah bila memiliki tekanan darah sistolik Ou 140 mmHg dan atau Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukan tekanan darah diastolik Ou 90 mmHg, pada hipertensi di Indonesia sebesar 34. pemeriksaan yang berulang. Tekanan Angka darah sistolik merupakan pengukuran dibandingkan hasil Riskesdas tahun 2013 Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 Disamping itu, akhir-akhir ini data peran penting selama perubahan suhu menunjukkan angka kejadian hipertensi yang tiba-tiba (Parveen et al. , 2. pada usia yang relatif lebih muda di Dengan melihat pola hidup masyarakat masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dilihat khususnya kelompok dewasa awal yang dari prevalensi hipertensi di Indonesia pada kurang memperhatikan pola hidup sehat tahun 2013 pada kelompok usia muda, yaitu kelompok usia 18-24 tahun sebesar 7% dan kelompok usia 25-34 tahun Penyebab Pada tahun 2018 angka ini bawaan, pola hidup yang kurang bagus, signifikan menjadi 13. 2% pada usia 18-24 tahun dan 20. 1% di usia 25-34 tahun. Penyebab berlebihan Dampak stroke pada penderita dikalangan usia lebih muda sampai saat ini biasanya sulit untuk diantisipasi dan masih belum diketahui. Namun diberbagai seringkali mengganggu, sehingga akan provinsi di Indonesia angka kejadian membutuhkan penyesuaian besar dalam Hipertensi selalu meningkat. gaya hidup dan psikologis penderita. Remaja dengan kualitas tidur yang Perubahan buruk memiliki risiko 4,1 kali lebih besar, setelah stroke yang umumnya dikaitkan IMT/U yang tinggi memiliki risiko 4,85 kali dengan penurunan kualitas hidup pada penderita stroke akibat kecacatan fisik keluarga memiliki risiko 3,9 kali lebih besar permanen (Oktaviami et al. , 2. untuk mengalami hipertensi (Alfi & Yuliwar. Angka kejadian hipertensi di Provinsi Jawa Barat selalu meningkat angka secara Cold Pressure Test (CPT) berkaitan signifikan, khususnya Di Kota Tasikmalaya. dengan respons individu terhadap suhu Melihat dampak dari hipertensi yang akan dan stresor lingkungan seperti paparan menimbulkan komplikasi serta gangguan pada penderita selama kehidupannya terhadap fungsi kardiovaskular. Secara maka kejadian hipertensi ini harus ada fisiologis, sistem saraf otonom memainkan perhatian khusus dalam menurunkan angka kejadian hipertensi. Kurangnya Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 kesadaran diri dalam pola hidup sehat yang perbedaan tekanan darah. Pada penelitian dilakukan oleh para usia dewasa awal, ini terdapat variabel confounding yaitu serta pada penyakit hipertensi ini biasanya umur dan jenis kelamin. Data yang terjadi tanpa gejala dan tidak sedikit terdeteksi hanya saat pemeriksaan rutin Oleh sebab itu peneliti tertarik untuk tekanan darah dan Sphygmomanometer meneliti pengaruh Cold Pressure Test (CPT) Digital / Elektrik. Sphygmomanometer digital / elektrik sudah di kalibrasi oleh hipertensi pada dewasa awal di Kota Tasikmalaya untuk mendeteksi hipertensi Nasional (KAN). secara dini pada usia dewasa awal yang Komite Akreditasi Penelitian ini menggunakan cara : bertujuan untuk mencegah terjadinya menganjurkan responden duduk di tempat yang nyamanan lalu peneliti mendekatkan Metode Penelitian alat dan bahan. Setelah semua sudah siap Penelitian ini merupakan jenis penelitian maka peneliti mengukur tekanan darah pendekatan quasy experimental. Tujuan spigmanometer digital / elektrik pada lengan kanan atas setelah itu mulai memasukan lengan yang tanpa manset perubahan tekanan darah pada dewasa spigmanometer digital . engan kir. untuk awal yang tidak memiliki riwayat keluarga Cold direndam ke dalam air es bersuhu 0AC Pressure Test (CPT). Pengambilan sampel sampai 4AC biarkan di sana selama 1 menit dalam penelitian ini menggunakan non . Peneliti akan mengukur kembali tekanan darah post-test responden saat 30 detik setelah dilakukan intervensi. Peneliti consecutive sampling. mengeringkan lengan responden dan Variabel independen pada penelitian ini merapihkan kembali responden serta adalah Cold Pressure Test (CPT) serta lingkungan sekitar. variabel dependen pada penelitian ini yaitu Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 Tabel 2. Distribusi karakteristik responden berdasarkan umur Penelitian ini dilakukan dalam waktu 3 bulan dan tempat penelitian dilakukan di Universitas Bakti Tunas Husada Kota Variabel Mean (SD) Umur 20,90 Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Peneliti melakukan pengambilan sampel dengan Median 21,90 0,000* kriteria inklusi dan ekslusi. Besar sampel Tabel 2 menunjukan bahwa menunjukan pada penelitian ini berjumlah total 178 frekuensi nilai rata-rata umur responden orang sesuai dengan kriteria inklusi dan yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi sebesar 20,90 tahun dengan standard deviasi 1,85 tahun. Analisis univariat menggunakan mean, median dan standard deviasi untuk Analisis Tabel 3 Distribusi rerata skor Tekanan darah sebelum dan sesudah perlakuan Cold Pressure Test (CPT) menggunakan Chi Square. Penelitian ini Variabel mendapatkan persetujuan etik dari Komite Tekanan (Sistolik dan Tekanan Darah (Sistolik dan Etik FIK Nomor: KET- 208/UN2. F12. D1. 1/PPM. 02/2023. Hasil Penelitian Tabel 1. Distribusi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin Variabel Confounding Laki-laki Perempuan Total Jumlah Mean (SD) Med Uji Norm 122,05 78,42 79,00 0,000 0,000 124,62 81,98 81,00 0,000 0,000 Tabel 3 menyatakan bahwa rerata skor tekanan darah yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi sebelum dan sesudah perlakuan Cold Pressure Test Table 1 menyatakan bahwa responden (CPT). Tekanan darah sebelum dilakukan yang tidak memiliki riwayat keluarga CPT pada responden adalah untuk darah hipertensi berjenis kelamin paling banyak sistolik sebesar 122,05 mmHg dan diastolic adalah laki-laki berjumlah 67,4%. 78,42 mmHg. Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 pada dewasa awal yang tidak memiliki Tabel 4 Perbedaan nilai tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah di lakukan Cold Pressure Test (CPT) pada responden dewasa awal Mean (SD) Pre Post 3,55. Analisis bivariate pada table 5 menunjukan p value < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna pada dewasa awal yang tidak memiliki riwayat nilai tekanan darah sistolik sebelum dan keturunan keluarga dengan hipertensi sesudah di lakukan Cold Pressure Test (CPT) setelah dilakukan pelakuan cold pressure pada dewasa awal yang tidak memiliki test (CPT) terhadap peningkatan tekanan perubahan tekanan darah diastolik adalah Tabel 4 menyatakan bahwa perbedaan hipertensi mempunyai nilai rerata selisih MD . p % CI) value Tekanan -2,56 122,05 124,62 Darah 68 (-3. - 0,000 Sistolik Variabel darah diastolik. perubahan tekanan darah sistolik adalah - Pembahasan 2,56. Analisis bivariate pada table 4 Penelitian ini memiliki karakteristik jenis menunjukan p value < 0,05 yang berarti kelamin laki-laki berjumlah 120 orang terdapat perbedaan yang bermakna pada . ,4%) lebih banyak dibanding jenis dewasa awal yang tidak memiliki riwayat kelamin perempuan berjumlah 58 orang keturunan keluarga dengan hipertensi . ,6%). Sejalan dengan penelitian yang setelah dilakukan pelakuan cold pressure test (CPT) terhadap peningkatan tekanan Aristoteles . penderita penyakit hipertensi bejenis darah sistolik. kelamin laki-laki lebih banyak yaitu 16 Tabel 5 Perbedaan nilai tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah di lakukan Cold Pressure Test (CPT) pada dewasa awal Variabel Mean (SD) Pre Post Tekanan Darah Diastolik 78,42 81,98 ,3 %) dibanding yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 14 responden . ,7%). MD . p % CI) value -3,55 Penyakit hipertensi masih tinggi dan 0,000 akan terus meningkat karena banyaknya faktor penyebab terjadinya hipertensi. Tabel 5 menyatakan bahwa perbedaan seperti faktor stress, obesitas, nutrisi dan nilai tekanan darah diastolik sebelum dan gaya hidup, serta faktor yang tidak dapat di sesudah di lakukan Cold Pressure Test (CPT) Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 control seperti genetic, usia, jenis kelamin. Menurut peneliti di usia dewasa awal dan etnis . Penderita hipertensi yang tidak merupakan usia produktif, namun di usia Transien iskemik attact. Stroke / CVA. Hal tersebut sejalan dengan Gagal jantung. Gagal ginjal. Infark miokard penelitian Aulia & Widiastuti . yang dan Disritmia jantung. bahkan akan umumnya kurang memiliki motivasi untuk (Aristoteles. Menurut Hal-hal yang menyebabkan gaya hidup yang tidak sehat antara lain kurangnya olahraga dan hubungan jenis kelamin terhadap kejadian perilaku merokok. hipertensi karena ada beberapa faktor seperti aktivitas kegiatan, hormone tubuh Perbedaan nilai tekanan darah sistolik dan juga kebiasaan yang tidak bisa sebelum di lakukan Cold Pressure Test dipungkiri Perempuan dimasa menopause (CPT) memiliki rerata nilai lebih kecil yaitu 122,05 dibandingkan dengan tekanan darah sistolik setelah dilakukan CPT yaitu ketidak stabilan Selain jenis kelamin maka 124,62. hipertensipula dipengaruhi oleh umur. perubahan tekanan darah sistolik adalah - Sementara perbedaan nilai sejalan dengan penelitian Pizzorno & tekanan darah diastolik sesudah di lakukan Murray . yang memiliki responden Cold Pressure Test (CPT) memunjukan remaja dengan umur 18 tahun sampai 22 bahwa rerata nilai tekanan darah diastolik Keller-Ross et al . pada menunjukan terdapat perbedaan yang responden 20-21 tahun. Hal tersebut 2,56 dan hasil p value < 0,05 hal ini Penelitian ini memiliki rerata umur Sedangkan lebih besar yaitu 81,98 dibandingkan dengan tekanan darah diastolik sebelum dilakukan CPT yaitu 78,42. Sedangkan aktivitas saraf simpatik pada pria dan rerata selisih perubahan tekanan darah diastolik adalah -3,55 dan hasil p value < Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 0,05 oleh G & Quadri, . menyatakan perbedaan yang bermakna. bahwa stimulus CPT menginduksi refleks termoregulasi dan aktivasi simpatis global Penelitian yang dilakukan Doloksaribu, yang akan menghasilkan respons fisiologis. menyatakan bahwa Sistem saraf simpatis memiliki peran penting dalam Pada umumnya penderita hipertensi mempertahankan ketegangan vaskuler, adalah orang-orang berusia diatas 40 dengan terjadinya hiperaktivitas maka tahun, namun saat ini tidak menutup akan ad peningkatan tekanan darah. kemungkinan diderita oleh orang usia Penelitian ini sejalan dengan penelitian muda (Darmansyah, 2. Hipertensi juga yang dilakukan Setiawan Irene . merupakan salah satu faktor resiko bahwa terdapat dampak cold pressor test terpenting pada penyakit kardiovaskuler atas tekanan darah dikalangan mahasiswa sehingga hipertensi masuk dalam salah Hipotermia yang dihasilkan oleh terapi CPT akan mempengaruhi hemodinamik sistem kardiovaskuler yang terhadap mekanisme tubuh, salah satunya memiliki penyebab multi faktor seperti adalah peningkatan sekresi norepinefrin kelebihan volume cairan tubuh (Warisyu et , 2. Tes dingin pressor (CPT) adalah tes darah meningkat. nonpharmaco logika sederhana aktivasi Penelitian yang dilakukan oleh Riyadina, simpatik yang telah digunakan untuk studi . menyatakan bahwa faktor seperti lingkungan, hiperaktivitas sistem saraf merendam tangan dalam simpatis, sistem renin-angiotensin, defek merangsang serat nosiseptif yang peka ekskresi Na, peningkatan Na dan Ca terhadap dingin. Hal tersebut dapat membangkitkan peningkatan besar dalam lainnya, seperti obesitas, merokok, dan aktivitas saraf simpatik dan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah pada partisipan yang sehat (Johnson et al. Namun pada penelitian yang dilakukan Suhu yang digunakan yaitu 0AC air dingin Nama Penulis Pertama. Judul Artikel JKD. Vol. No. 1 Agustus 2023 : 1-11 hingga 4AC serta waktu dalam melakukan berkemungkinan terkena hipertensi jika CPT dinyatakan termasuk ke hiperreaktor. (Subantara et al. , 2. Daftar Pustaka