CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 176-184 Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Kacandipa Teratai Desa Sunju. Kecamatan Marawola The Management Of Raw Material Supplies At Kacandipa Teratai MSME In Sunju Village. Marawola Sub-District Asmarini Asmarini 1. Rita Yunus 2. Wiri Wirastuti 3 Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Tadulako Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Tadulako Alamat: Jl . Soekarno Hatta Km. 9 palu. Sulawesi Tengah. Indonesia. Postal code: 94118 *Email : asmarini2504@gmail. ABSTRACK Community service is the implementation of the science practice of students who are directly involved with the community. This community service activity was carried out for the Kacandipa Teratai MSME in Sunju Village. Marawola District. Sigi Regency, aiming to provide education regarding controlling the supply of raw materials for MSME actors. Providing an understanding of optimal raw material inventory planning so that costs incurred are more efficient, in other words the main objective of inventory control is to smooth the production and sales process by using the most economical and optimal costs possible. The method used is assistance to the mothers of the Kacandipa Teratai business actors. The results of the mentoring activities with these mothers have been successful in minimizing expenses, by controlling the supply of raw materials, it is hoped that a business can carry out the production process to produce finished goods which are then sold or marketed according to consumer needs or requests so that companies get profits from these sales, so Inventory control is intended to optimize costs and maintain stored Community service activities are carried out in order to increase student awareness of their social environment Keywords: Raw Materials . Inventory Control. MSME ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan mahasiswa yang terlibat langsung dengan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada UMKM Kacandipa Teratai di Desa sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi, bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengendalian persedian bahan baku bagi pelaku UMKM. Memberikan pemahaman tentang perencanaan persediaan bahan baku yang optimal sehingga biaya yang dikeluarkan lebih efisien, dengan kata lain tujuan utama dari pengendalian persedian adalah kelancaran proses produksi dan penjualan dengan menggunakan biaya yang sehemat dan seoptimal mungkin. Metode yang dipakai adalah pendampingan kepada ibu-ibu pelaku usaha Kacandipa Teratai. Hasil dari kegiatan pendampingan bersama ibu-ibu tersebut berhasil meminimalisir pengeluaran, dengan adanya pengendalian persedian bahan baku maka diharapkan sebuah usaha dapat melakukan proses produksi untuk menghasilkan barang jadi yang kemudian Received Maret 30, 2023. Revised April 26, 2023. Mei 01, 2023 * Asmarini Asmarini, asmarini2504@gmail. Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Kacandipa Teratai Desa Sunju. Kecamatan Marawola dijual atau dipasarkan sesuai kebutuhan atau permintaan konsumen agar perusahaan mendapatkan laba dari penjualan tersebut, sehingga pengendalian persedian dimaksudkan untuk mengoptimalisasi biaya dan menjaga barang yang disimpan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan agar meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sosialnya. Kata Kunci: Bahan Baku. Pengendalian Persedian. UMKM PENDAHULUAN UMKM Kacandipa sudah berproduksi sejak tahun 1980-an oleh Ibu-ibu pelaku usaha yang ada di Desa Sunju. Kecamatan Marawola. Kabupaten Sigi. Harapan bagi setiap pebisnis tentu adalah usaha yang bertahan lama dan bisa tetap eksis apapun perkembangan yang terjadi dan masalah yang dihadapi, meskipun tingkat persaingan usaha yang sama semakin tinggi. Tidak sedikit masalah yang dihadapi oleh Ibu-ibu pelaku usaha tersebut seperti halnya beberapa tahun berjalan usaha ini berhenti karena mengalami kekurangan dana untuk proses produksi sehingga dilanjutkan kembali oleh Ibu Effendy dengan menggunakan biaya sendiri dalam hal persedian bahan baku kacandipa tersebut karena untuk ketersediaan bahan baku Kacandipa masih mengambil atau membeli dari luar bukan yang di produksi dari Desa sendiri. Selain itu, permasalahan yang terjadi juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan dalam pengendalian persedian bahan baku sehingga beberapa kali stock atau persedian yang dipesan terlalu belebihan dan menyebabkan kerugian. Untuk itu perlu adanya pemahaman dan teori dalam hal pengendalian persedian bahan baku dalam sebuah usaha yang dijalankan Manajemen Operasi adalah kegiatan ataupun suatu proses mengatur dan mengordinasi penggunaan berbagai sumber daya secara efektif dan efisien dalam upaya membuat produk dengan cara mentransformasi input baha. menjadi produk . ataupun menambah kegunaannya. (Aprilia dan Effendy, 2. Sementara itu, menurut Ambarwati dan Supardi . pengertian manajemen operasional adalah suatu usaha pengelolaan secara maksimal dalam penggunaan berbagai factor produksi, mulai dari sumber daya manusia (SDM), mesin, peralatan . bahan mentah, . aw materia. , dan faktor produksi lainnya dalam proses mengubahnya menjadi beragam produk barang atau jasa. Menurut Heizer. Render, dan Munson . , manajemen operasi adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi Sedangkan produksi sendiri adalah kegiatan kegunaan suatu barang atau jasa (Mulyani dan Herawati, 2. Produksi Merupakan proses CEMERLANG - VOLUME 3. NO. MEI 2023 CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 176-184 menghasilkan sesuatu baik berbentuk barang maupun jasa dalam sesuatu periode waktu dan memiliki nilai tambah bagi perusahaan. Andy Wijaya . Menurut Ahmad . manajemen Menurut Ahmad . manajemen persedian ialah proses penyimpanan bahan atau barang untuk memenuhi tujuan tertentu seperti, penggunaan untuk proses produksi atau perakitan yang nantinya akan dijual kembali atau penggunaan suku cadang dari suatu peralatan atau mesin. Persedian Merupakan barang yang disimpan untuk digunakan nanti atau dijual pada masa-masa tertentu tergantung pada permintaan yang ada atau akan dijual pada periode yang akan (Karongkong et al. ,2. Menurut Handoko . pengendalian persedian merupakan fungsi manajerial yang sangat penting, karena apabila perusahaan menanamkan terlalu banyak dananya dalam persedian, menyebabkan biaya penyimpanan yang berlebihan. Pendapat lain yang mengenai definisi pengendalian persedian juga disampaikan oleh Ricky Virona Martono . yaitu suatu kegiatan untuk menjaga ketersedian barang dengan baik sesuai dengan jumlah dan jenisnya sehingga mendukung proses lain yang membutuhkan persedian. Dalam menjalankan kegiatan operasinya suatu usaha harus memiliki dana, dimana dana tersebut digunakan perusahaan untuk membeli aset guna menunjang kegiatan operasional Bagi suatu perusahaan dagang, salah satu aset antaranya adalah persediaan, dimana dalam perusahaan ini jumlah persediaan tersebut sangat material, disamping itu transaksi yang berhubungan dengan persediaan merupakan kegiatan yang sering terjadi dalam perusahaan sehingga persediaan mempunyai pengaruh besar kecilnya terhadap profitabilitas usaha itu sendiri Pengendalian persedian merupakan upaya dalam penyedian sumber daya atau barang- barang yang diperlukan untuk proses produksi, hal ini dilakukan bertujuan untuk memastikan proses produksi berjalan lancar. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi hadirnya risiko yang bisa terjadi seperti kekurangan barang, perusahaan juga bisa meminimalisir biaya persedian. Dalam penelitian ini, penulis bertujuan memberikan rekomendasi untuk pelaku usaha Kacandipa Teratai di Desa Sunju agar mengetahui perencanaan serta pengendalian persediaan yang optimal. Pengendalian persedian perlu dilakukan karena persedian bisa mengakibatkan perusahaan stop sehingga pengendalian persedian dimaksudkan untuk mengoptimalkan biaya dan menjaga barang yang disimpan. Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Kacandipa Teratai Desa Sunju. Kecamatan Marawola METODE Kegiatan yang dilakukan diawali dengan melakukan survey lapangan, dan wawancara bersama Ibu-ibu pelaku usaha Kacandipa Teratai. Kemudian merumuskan permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM Kacandipa tersebut yang berkaitan dengan Bahan baku. Berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakkan, maka dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Sunju. Kecamatan Marawola. Kabupten Sigi selama kurang lebih 4 bulan, solusi yang ditawarkan bagi realisasi dalam kegiatan ini yaitu memberikan pendampingan tentang peningkatan pengetahuan proses persedian bahan baku kepada Ibu-ibu pelaku usaha yang terlibat secara langsung dengan proses pembuatan Kacandipa Teratai, sebagai cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Jenis persediaan yang dibahas dalam hal ini adalah persediaan bahan baku pada UMKM Kacandipa Teratai di Desa sunju. Kacandipa Teratai berupa produk lokal yang menjadi ole-ole khas Kabupaten Sigi tepatnya di Desa Sunju Jl. Teratai. Pemasarannya yang sudah cukup luas, tentunya dengan banyaknya permintaan pasar tersebut, sangat membantu suksesnya usaha Kacandipa Teratai ini. Dalam memenuhi kebutuhan pemesanan pasar, kacandipa Teratai melakukan produksi sebanyak 3 . kali dalam satu bulan, bahkan bisa lebih apabila ada pemesanan banyak seperti pada bulan Ramadhan dan hari- hari raya lainnya. Saat ini usaha Kacandipa sudah memiliki label tersendiri yaitu AuKacandipa Teratai SunjuAy. Ibu Musdawati sebagai pemilik usaha tersebut telah memperkerjakan empat orang karyawan yang merupakan masyarakat asli Desa Sunju. Kacandipa Teratai berupa produk lokal yang menjadi ole-ole khas Kabupaten Sigi tepatnya di Desa Sunju. Pemasarannya yang sudah cukup luas, tentunya dengan banyaknya permintaan pasar tersebut, sangat membantu suksesnya usaha Kacandipa Teratai ini. Proses Persedian Bahan Baku Proses persediaan bahan baku merupakan proses awal yang harus dilakukan sebelum melakukan proses produksi. Bahan baku adalah bahan atau komponen yang dibutuhkan dan digunakan dalam membuat suatu produk. Tujuan dari adanya persedian bahan baku ini yaitu bisa menjaga jangan sampai perusahaan kehabisan persediaan sehingga dapat mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi serta bisa menjaga agar persediaan bahan baku tidak terlalu besar dan berlebih-lebihan. Kacandipa teratai adalah oleh-oleh khas Kabupaten Sigi. Cemilan manis. CEMERLANG - VOLUME 3. NO. MEI 2023 CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 176-184 renyah dan gurih yang terbuat dari bahan alami seperti beras ketan hitam dan putih, minyak nabati, gula, kacang, dan jeruk nipis, tentunya tidak menggunkan bahan pengawet. Persedian bahan baku Kacandipa tersebut dipersiapkan untuk pembuatan setiap satu bulan. Adapun rincian bahan baku dalam pembuatan Kacandipa tersebut adalah sebagai berikut. Beras ketan hitam Beras ketan putih Minyak goreng Gula pasir Kacang tanah Jeruk nipis Dengan adanya pengendalian persedian bahan baku maka diharapkan sebuah usaha dapat melakukan proses produksi untuk menghasilkan barang jadi yang kemudian di jual atau dipasarkan sesuai kebutuhan atau permintaan konsumen guna nantinya perusahaan mendapatkan laba dari penjualan tersebut, sehingga pengendalian persedian dimaksudkan untuk mengoptimalisasi biaya dan menjaga barang yang disimpan. Dengan kata lain, tujuan utama dari pengendalian persedian adalah kelancaran proses produksi dan penjualan dengan menggunakan biaya yang sehemat dan seoptimal mungkin. Proses Produksi Produksi adalah bagian dari kegiatan ekonomi yang bergerak untuk menciptakan nilai guna suatu barang dalam memenuhi kebutuhan. Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam mencapai kemakmuran dari ketersediaan barang dan jasa tersebut. Dapat disimpulkan bahwa produksi mengandung dua hal pokok, yaitu menciptakan nilai guna dan menambah nilai guna. Adapun proses produksi yaitu serangkaian tahap yang harus dilalui dalam memproduksi barang atau jasa. Kacandipa di produksi sebanyak dua sampai tiga kali setiap satu bulan, bahkan bisa lebih apabila ada pemesanan banyak seperti pada bulan Ramadhan dan hari- hari raya lainnya. Adapun persedian bahan-bahan dalam pembuatan untuk satu kali produksi adalah sebagai berikut. Bahan yang dibutuhkan C Beras ketan hitam 2 Karung ukuran 25 kg C Beras ketan putih 1 karung ukuran 25 kg Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Kacandipa Teratai Desa Sunju. Kecamatan Marawola Gula pasir 1 karung ukuran 20 kg C Minyak goreng 12 liter Kacang tanah 1 karung ukuran 25 kg (Yang sudah dibersihkan dan di goren. C Jeruk nipis 7 kg Biaya Yang Dikeluarkan - Biaya Pemesanan Biaya Pemesanan merupakan biaya yang dikeluarkan akibat adanya pemesanan barang. Komponen biaya yang dikeluarkan oleh Kacandipa Teratatai adalah biaya pemesanan bahan baku seperti pembelian beras ketan, gula pasir, minyak goreng, kacang tanah, dan jeruk nipis. Tabel 1. Biaya Persedian Bahan Baku Dalam Satu Kali Produksi Item Banyaknya Harga Satuan Rincian Harga Beras ketan hitam ukuran 25 kg 2 Karung Rp. Rp. Beras ketan putih ukuran 25 kg 1 karung Rp. Rp. Minyak goreng 12 liter Rp. Rp. Gula pasir ukuran 20 kg 1 karung Rp. Rp. Jeruk nipis 7 kg Rp. Rp. TOTAL Rp. Tabel 2 Biaya Tambahan Item Banyaknya Harga Satuan Plastik Kemasan 9 Pack Rp. Label AuKancadipa 100 lembar Rp. TerataAy Pengisian Tabung 4 kali . alam Rp. Gas 3 Kg satu bula. TOTAL Rincian Harga Rp. Rp. Rp. Rp. Dalam satu kali produksi. Kacandipa Teratai mengeluarkan biaya sebanyak Rp. Selain biaya persedian bahan baku dan biaya tambahan. Kacandipa Teratai juga mengeluarkan biaya upah atau gaji karyawan sebanyak empat orang dalam satu bulan. CEMERLANG - VOLUME 3. NO. MEI 2023 CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 176-184 Tabel 3. Biaya Upah/gaji pokok karyawan dalam satu bulan No Nama Karyawan Rincian Harga Mama Ria Rp. Mama Tari Rp. Mama Yaya Rp. Tante Yuni Rp. Rp. TOTAL Jadi apabila dalam kurun waktu satu bulan Kacandipa Teratai memproduksi sebanyak 3 kali, total biaya persedian bahan baku adalah Rp. 000, sedangkan jumlah biaya upah atau gaji karyawan sebanyak Rp. 000 Maka total biaya yang harus dikeluarkan Kacandipa Teratai dalam produksi satu bulan. adalah Rp. Hasil dan Pendapatan Kacandipa Teratai sudah memasarkan hasil produksinya sampai keluar kota dan kabupaten, bahkan dalam setiap hari-hari raya permintaan kacandipa semakin naik dipasaran. Produk Kacandipa Teratai sudah menjadi permintaan tetap dari pasar-pasar yang ada di Kota Palu seperti pasar masomba, pasar impres dan pasar tua bahkan sudah menjadi langganan untuk . Harga yang ditawarkan ke pasar tersebut ada dua jenis yaitu Rp. si 24 poton. dan harga Rp. si 96 poton. Berdasarkan hasil wawancara bersama Ibu-ibu pelaku usaha kacandipa tersebut, bahwa pendapatan yang dihasilkan dari penjualan Kacandipa Teratai dalam satu kali produksi bisa mencapai kurang lebih Rp. Apabila dalam kurun waktu satu bulan melakukan tiga kali produksi maka pendapatannya yaitu Rp. Dalam hal ini masih termasuk pendapatan kotor, jika total pendapatan Rp. 000 dikurangi dengan biaya produksi tiga kali selama satu bulan dengan biaya upah/gaji karyawan( 45. 000 - 16. 000 ) maka hasilnya Rp. Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Kacandipa Teratai Desa Sunju. Kecamatan Marawola Gambar 1. Foto bersama ibu-ibu pelaku usaha Kacandipa Teratai Gambar 2. Produk Kacandipa Teratai SIMPULAN Kacandipa Teratai berupa produk lokal yang menjadi ole-ole khas Kabupaten Sigi, usaha milik Ibu Musdawati Effendy ini telah mempekerjakan empat orang karyawan yang merupakan masyarakat asli desa Sunju. Kacandipa diproduksi sebanyak tiga kali dalam satu bulan, dari hasil perhitungan dan penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Pengendalian persediaan pada UMKM Kacandipa Teratai Desa Sunju Kecamatan Marawola. Kabupaten Sigi lebih optimal apabila melakukan pengendalian persedian bahan baku dibanding dengan sebelumnya. Dengan mengetahui berapa bahan baku yang dibutuhkan dalam setiap produksi bisa meminimalisir biaya pengeluaran dan mengurangi risiko bahan baku yang berlebihan sehingga menyebabkan kerugian. Pemasarannya yang sudah cukup luas, tentunya dengan banyaknya permintaan pasar tersebut, sangat membantu suksesnya usaha Kacandipa Teratai ini. CEMERLANG - VOLUME 3. NO. MEI 2023 CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 176-184 DAFTAR PUSTAKA