ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan The Effect of Food and Beverage Product Refuse on Stock Prices in Indonesia Efek Penolakan Prooduk Makanan dan Minuman Terhadap Harga Saham di Indonesia Wulan Septiani1. Tri Widianto1 Universitas Dharma AUB Surakarta Email: 1wulans0914@gmail. com, 2tri. widianto@stie-aub. Abstract This study aims to examine the effect of financial ratios on stock prices of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange, some of which are boycotted due to the influence of the war in the Middle East, especially the war between Israel and Palestine. The selected ratios include the Current Ratio. Debt to Equity Ratio, and Return On Assets. Quantitative data from secondary sources, namely company financial reports and share prices spanning the period from 2020 to 2022, was utilized for analysis. Access to data was facilitated through the Indonesian Stock Exchange website and investing. The research employed a quantitative descriptive analysis method, and the sample comprised 30 companies. The findings of the study reveal that individually, the Current Ratio demonstrates a positive and significant correlation with stock prices. , the Debt to Equity Ratio exhibits a positive and significant influence on stock prices, and Return On Assets also displays a positive and significant impact on share prices. When considered collectively, the Current Ratio. Debt to Equity Ratio, and Return On Assets collectively contribute positively and significantly to stock prices, yielding an R2 result of 32. It is important to note that the remaining variance in stock prices is influenced by other variables beyond the scope of this research. Keywords: Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Return On Asset, and Stock Price Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dimana sebagian perusahaan ini mengalami boikot karena dipengaruhi oleh perang di Timur Tengah khususnya perang yang terjadi antara Israel dan Palestina. Rasio-rasio yang dipilih antara lain Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Assets. Data kuantitatif dari sumber data sekunder yaitu laporan keuangan perusahaan dan harga saham periode 2020 hingga 2022 digunakan untuk Akses data melalui website Bursa Efek Indonesia dan Investing. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dan sampelnya berjumlah 30 perusahaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individual Current Ratio menunjukkan korelasi positif dan signifikan terhadap harga saham. Debt to Equity Ratio mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, dan Return On Assets juga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Jika dilihat secara simultan. Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Assets secara bersama-sama memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap harga saham dengan hasil R2 sebesar 32,6%. Perlu diketahui bahwa varians harga saham yang tersisa dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan penelitian ini. Kata Kunci: Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Return On Asset, dan Harga Saham. PENDAHULUAN Industri makanan dan minuman mempunyai peranan penting dalam pengembangan sektor industri dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian nasional. Pada Triwulan I - 2023. PDB industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 5,35%, sejalan dengan pertumbuhan PDB nasional secara keseluruhan sebesar 5,03%. Khususnya, sektor ini menyumbang 38,61% PDB dalam industri pengolahan Hal itu ditegaskan Putu Juli Ardika. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, saat membuka pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) di JIEXPO. Kemayoran. Jakarta. Selasa . Industri makanan dan minuman menonjol sebagai subsektor yang memberikan kontribusi paling signifikan terhadap PDB. Selanjutnya, industri makanan dan minuman masuk dalam kategori subsektor industri dengan nilai Indeks Keyakinan Industri (IKI) masuk dalam kategori ekspansif sebagaimana ditunjukkan pada survei bulan Juni 2023. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2023. IKI secara keseluruhan konsisten berada dalam kondisi ekspansif hingga melampaui ambang batas 50,00. Tren ini menggarisbawahi pemulihan yang sedang berlangsung di sektor Kementerian Perindustrian (Kemenperi. gencar mendorong ekspor produk industri makanan dan minuman dengan strategi seperti menyelenggarakan pameran berskala internasional seperti Pameran FHI 2023. ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan Menurut Putu, pendekatan ini merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk merangsang permintaan pasar dan mendorong ekspor produk industri makanan dan minuman (Kementerian Perindustrian, 2. Berdasarkan berita dari (Kompas, 2. McDonald's. Starbucks, dan Unilever seringkali termasuk dalam daftar boikot yang diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Masyarakat yang aktif mempromosikan aksi boikot percaya bahwa ketiga perusahaan tersebut cenderung mendukung kebijakan Pemerintah Israel. Serangan Israel terhadap Palestina menyebabkan timbulnya gerakan boikot terhadap produk-produk yang dianggap berhubungan dengan Israel. Sasaran dari boikot ini melibatkan baik perusahaan asal Israel maupun perusahaan-perusahaan yang dianggap pro-Israel. Berdasarkan laporan dari Reuters. Parlemen Turki memutuskan untuk memboikot produk Coca-Cola dan Nestle. Di sisi lain, masyarakat Bahrain, seperti yang dilaporkan oleh AFP, juga menghindari produk-produk yang diduga mendukung Israel, termasuk McDonald's. KFC, dan Starbucks. Berita lain dari themedialine. org mengungkapkan bahwa kampanye boikot Israel di Yordania memiliki cakupan yang lebih luas, melibatkan produk-produk asal Amerika. Inggris, dan Prancis. Selain merek-merek yang telah disebutkan, terdapat juga boikot terhadap merek Pizza Hut. Perusahaan makanan dan minuman mempunyai pilihan untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan alternatif, berbeda dengan ketergantungan pada pinjaman dari lembaga keuangan. Dalam ranah pengelolaan kekayaan pribadi, berbagai jalur investasi bisa dijajaki sebagai pilihan. Dorongan mendasar di balik partisipasi dalam kegiatan investasi adalah aspirasi untuk mencapai stabilitas material dan keuangan di masa Harapannya, upaya investasi ini akan menghasilkan keuntungan di periode mendatang. Investasi dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama: investasi finansial dan investasi riil (Hartini & Rosadi, 2. Nilai saham, yang merupakan salah satu jenis surat berharga, berfungsi sebagai bukti kepemilikan baik bagi individu maupun lembaga yang terlibat dalam suatu perusahaan. Tujuan perusahaan berinvestasi pada saham tersebut adalah untuk mendapatkan tambahan modal yang dapat digunakan untuk kebutuhan operasionalnya. Perusahaan akan terus berupaya meningkatkan nilai sahamnya, dengan tujuan menarik investor untuk berinvestasi lebih lanjut. Penilaian saham biasanya bergantung pada kinerja perusahaan secara keseluruhan, yang dinilai berdasarkan hasil operasionalnya. Untuk mengukur kinerja perusahaan, seseorang dapat memeriksa laporan keuangannya, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai kesehatan dan kinerja keuangan perusahaan. Laporan-laporan ini berfungsi sebagai panduan berharga untuk membuat keputusan bisnis yang tepat. Memeriksa laporan keuangan sangat penting untuk memahami langkah atau strategi penting yang harus dipertimbangkan perusahaan sebelumnya. Analisis rasio keuangan adalah metode yang sering digunakan untuk penilaian tersebut, yang mencakup berbagai jenis rasio yang dirancang untuk mengukur berbagai aspek kemajuan perusahaan. Rasiorasio tersebut antara lain rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, dan rasio pasar (Anwar, 2. Rasio likuiditas menggambarkan korelasi antara kas dan aset lancar perusahaan serta kewajiban lancarnya (Brigham & Houston, 2. Rasio ini terbukti berharga dalam menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kegagalan untuk memenuhi kewajiban ini dapat menimbulkan tantangan dalam Di antara rasio likuiditas, yang menonjol adalah rasio lancar, dihitung dengan membagi total aset lancar dengan total kewajiban lancar. Rasio ini memberikan gambaran sejauh mana kewajiban lancar dapat ditutupi oleh aset yang diperkirakan akan dikonversi menjadi uang tunai dalam waktu dekat (Brigham & Houston. Secara luas dianggap sebagai dasar penilaian likuiditas jangka pendek, rasio lancar mencakup seluruh komponen aset lancar dan kewajiban lancar. Berdasarkan temuan dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Anwar pada tahun 2021, hasilnya menunjukkan dampak Rasio Lancar yang negatif dan tidak signifikan secara parsial terhadap harga saham. Hal ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Jashevva. Fuad. , & Salman pada tahun 2021, dimana penelitiannya mengungkapkan adanya pengaruh positif signifikan Current Ratio terhadap harga saham. Rasio solvabilitas adalah metrik yang mencirikan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang. Di antara rasio solvabilitas. Debt to Equity Ratio (DER) bertujuan untuk menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Debt to Equity Ratio (DER) digunakan untuk mengukur proporsi penggunaan hutang suatu perusahaan terhadap total ekuitas pemegang sahamnya, dan rasio ini mempunyai arti penting dalam mempengaruhi kinerja perusahaan (Mukhtaruddin et al. Sesuai dengan temuan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Khairudin & Wandita pada tahun 2017, penelitiannya menunjukkan adanya pengaruh negatif signifikan secara parsial Debt to Equity Ratio terhadap harga ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan Hal ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Saputra & Iswara pada tahun 2021 yang menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan Debt to Equity Ratio terhadap harga saham. Return on Assets (ROA) adalah metrik keuangan yang dirancang untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan keuntungan. Perhitungan Return On Assets (ROA) melibatkan pembagian laba bersih perusahaan dengan total asetnya. Rasio ini memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan per unit aset yang dimiliki. Rasio ini termasuk dalam kategori rasio profitabilitas, yang digunakan untuk mengevaluasi efisiensi operasi perusahaan dan kemampuannya memperoleh Menurut temuan dari penelitian terbaru oleh Vianastie dkk. pada tahun 2022, penelitian mereka menunjukkan pengaruh Return On Assets yang positif secara parsial tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap harga saham. Hal ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Jashevva. Fuad, , & Salman pada tahun 2021 yang mengungkapkan adanya pengaruh positif signifikan Return On Assets terhadap harga saham. Berdasarkan konteks masalah yang telah diuraikan di atas, rumusan masalah untuk penelitian ini adalah sebagai berikut: . Apakah Current Ratio (CR), . Apakah Debt to Equity Ratio (DER), . Apakah Return On Asset (ROA), dan . Apakah secara simultan Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER), dan Return On Asset (ROA) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham? Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: . Menganalisis dampak Current Ratio (CR) terhadap harga saham. Menganalisis dampak Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham. Menganalisis dampak Return On Asset (ROA) terhadap harga saham. Menguji secara simultan dampak Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER), dan Return On Asset (ROA) terhadap harga saham. METODE Penelitian dilakukan dengan menggunakan data yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini berfokus pada analisis Data Laporan Keuangan Lengkap pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode tahun 2020 hingga 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dan bersumber dari data sekunder. Populasi dalam penelitian ini mengacu pada seluruh kumpulan data yang akan diteliti, yaitu perusahaanperusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sektor makanan dan minuman selama tahun 2020-2022 yang berjumlah 84 perusahaan. Sampel, di sisi lain, mewakili sebagian dari populasi yang dipilih untuk studi rinci. Untuk penelitian ini, sampel memiliki ciri-ciri sebagai berikut: . Perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Perusahaan penyedia laporan keuangan komprehensif sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020-2022. Dengan menggunakan metode purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 30 perusahaan ditentukan untuk dimasukkan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengakses dokumen laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode tahun 2020-2022. Teknik Analisis Data Teknik analisis data pada penelitian ini adalah uji asumsi klasik yang terdiri dari uni normalitas, uji multikoleniaritas, uji autorkeralasi dan uji heteroskedastisitas. Selain itu juga menggunakan analisis regresi linear berganda yang dirumuskan sebagai berikut: Y = 1X1 2X2 3X3 Keterangan : = Harga Saham = Konstanta 1, 2, 3 = Koefisien Regresi = Current Ratio (CR) = Debt to Equity Ratio (DER) = Return On Asset (ROA) Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan Uji t dan Uji F. ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan HASIL PENELITIAN Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 1 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parameters a,b Unstandardiz ed Residual ,0000000 1,19072159 ,096 ,064 -,096 ,909 ,380 Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber : Data diolah 2024 Uji normalitas yang dilakukan menggunakan uji statistic non-parametik Kolmogorov-Smirnov (K-S). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. -taile. yang diperoleh sebanyak 0,380 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual terdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Tabel 2 Hasil Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constan. Current Ratio ,376 2,656 Debt to Equity Ratio ,367 2,722 Return On Asset ,881 1,135 Sumber : Data diolah 2024 Uji Multikolinearitas yang dilakukan dengan melihat Variance Inflatio Factor (VIF) dan nilai Tolerance. Hasil uji multikolinearitas menunjukkan bahwa nilai VIF yang dihasilkan pada masingmasing variabel independen memiliki nilai <10. Selain itu dapat juga dilihat dari nilai Tolerance yang dihasilkan pada masing-masing variabel independen memiliki nilai >0,10. Hasil dari nilai VIF dan Tolerance dapat disimpulkan bahwa model regresi bebas dari masalah multikolinearitas. Uji Autokorelasi Tabel 3 Hasil Uji Autokorelasi Model Summary b Model ,590a R Square ,348 Adjusted R Square ,326 Std. Error of the Estimate 1,21131 DurbinWatson 2,149 Predictors: (Constan. Return On Assets . Current Ratio. Debt to Equity Ratio Dependent Variable: Harga Saham Sumber : Data diolah 2024 Uji autokorelasi yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson (DW) yang diperoleh sebanyak 2,149. Nilai Durbin-Watson . terletak antara dU dan . -dU). Maka hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada autokorelasi antar variabel. ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan Uji Heterokedastisitas Tabel 4 Hasil Uji Heterokedastisitas Model Sig. 1 (Constan. 4,115 ,000 Current Ratio ,212 ,833 Debt to Equity Ratio 1,364 ,177 Return On Asset 1,656 ,102 Sumber : Data diolah 2024 Uji Heterokedastisitas yang dilakukan menunjukkan bahwa masing-masing variabel memiliki nilai p > 0,05 yaitu variabel Current Ratio 0,833, variabel Debt to Equity Ratio 0,177, dan variabel Return On Assets 0,102. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model regresi terbebas dari heterokedastisitas. Regresi Linear Berganda Tabel 5 Hasil Regresi Linear Berganda Unstandardized Coefficients Model Std. Error 1 (Constan. 5,591 ,206 Current Ratio 1,155 ,290 Debt to Equity Ratio ,687 ,232 Return On Asset 6,704 1,385 Sumber : Data diolah 2024 Persamaan regresi yang terbentuk pada uji regresi ini sebagai berikut : Y = 1X1 2X2 3X3 A Y = 5,491 1,155 X1 0,687 X2 6,704 X3 Berdasarkan koefisien regresi yang diperoleh, maka model tersebut diinterpretasikan sebagai berikut : . Konstanta = 5,491 Apabila nilai koefisien Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Asset dianggap sama dengan konstan, maka nilai saham adalah 5,491. Koefisien Current Ratio = 1,155 Nilai koefisien Current Ratio berpengaruh positif terhadap harga saham. Artinya apabila Current Ratio ditingkatkan maka harga saham akan meningkat dengan asumsi bahwa koefisien lain tetap. Koefisien Debt to Equity Ratio = 0,687 Nilai koefisien Debt to Equity Ratio berpengaruh positif terhadap harga Artinya apabila Debt to Equity Ratio ditingkatkan maka harga saham akan meningkat dengan asumsi bahwa koefisien lain tetap. Koefisien Return On Assets = 6,704 Nilai koefisien Return On Asset berpengaruh positif terhadap harga saham. Artinya apabila Return On Asset ditingkatkan maka harga saham akan meningkat dengan asumsi bahwa koefisien lain tetap. Uji Hipotesis Uji Signifikansi Simultan (Uji F) Tabel 6 Hasil Uji F (Simulta. Model Sig. 1 Regression 15, 323 ,000a Sumber : Data diolah 2024 Uji F dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan variabel dependen. Hasil uji F secara simultan diperoleh sebanyak 15, 323 dengan nilai signifikansi menunjukkan sebanyak 0,000 < 0,05. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Asset secara bersama-sama berpengaruh terhadap harga saham. ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji . Tabel 7 Hasil Uji t Model Sig. 1 (Constan. 27,193 ,000 Current Ratio 3,986 ,000 Debt to Equity Ratio 2,960 ,004 Return On Asset 4,841 ,000 Sumber : Data diolah 2024 Uji t dilakukan untuk menguji satu persatu variabel sehingga dapat diketahui variabel independen apa saja yang memiliki pengaruh, diantaranya : . Pengaruh Current Ratio terhadap Harga Saham : Nilai t hitung Current Ratio menunjukkan sebanyak 3,986 dengan nilai signifikansi sebanyak 0,000 < 0,05. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Harga Saham. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham : Nilai t hitung Debt to Equity Ratio menunjukkan sebanyak 2,960 dengan nilai signifikansi sebanyak 0,004 < 0,05. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Debt to Equity Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Harga Saham. Pengaruh Return On Asset terhadap Harga Saham : Nilai t hitung Return On Asset menunjukkan sebanyak 4,841 dengan nilai signifikansi sebanyak 0,000 < 0,05. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Return On Asset berpengaruh positif signifikan terhadap Harga Saham. Uji Koefisien Determinasi Tabel 8 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Adjusted R Square ,326 Sumber : Data diolah 2024 Uji koefisien determinasi (R. dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan variabel independent dapat menjelaskan variabel dependen. Hasil uji R2 menunjukkan bahwa Adjusted R Square sebanyak 0,326 atau 32,6% sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel independen (Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Asse. mempengaruhi variabel dependen (Harga Saha. sebanyak 32,6% sedangkan sisanya 67,4% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. PEMBAHASAN Pengaruh Current Ratio terhadap Harga Saham Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio dengan nilai signifikansi sebanyak 0,000 < 0,05, berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2022. Pengaruh yang dihasilkan dari Current Ratio terhadap harga saham menunjukkan arah positif dengan nilai 3,986. Hal ini mendukung penelitian yang telah dilakukan oleh (Jashevva. Fuad. , & Salman, 2. , menunjukkan Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Meskipun hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan food and beverage di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020-2022, konflik Israel-Palestina tidak secara langsung terkait dengan penelitian ini. Namun, dalam konteks bisnis internasional, ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi pasar global, termasuk sektor makanan dan Sebagai contoh, pada tahun 2023, sektor makanan dan minuman di Indonesia telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, menunjukkan kepentingan besar dalam industri ini. Meskipun demikian, peristiwa geopolitik, seperti konflik Israel-Palestina, dapat menciptakan ketidakpastian yang dapat memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan, termasuk investasi dalam perusahaan food and beverage. Oleh karena itu, para investor dan pemangku kepentingan mungkin perlu memantau dengan cermat perkembangan geopolitik global dan dampaknya terhadap pasar keuangan dan industri tertentu. ISSN:1979-2700 ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan Berdasarkan penjelasan di atas, sesuai dengan teori sinyal yang menyatakan bahwa tindakan yang diambil oleh manajemen perusahaan memberikan petunjuk bagi investor mengenai pandangan manajemen terhadap prospek perusahaan. Bagi manajer, perusahaan dengan nilai Current Ratio yang tinggi dianggap Semakin tinggi nilai Current Ratio, perusahaan dianggap semakin baik dalam kemampuan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Hal ini mencerminkan keyakinan investor pasar modal bahwa dengan tingkat Current Ratio yang tinggi, perusahaan dapat efektif mengelola asetnya. Karena itu, investor mungkin tertarik untuk membeli saham perusahaan tersebut, yang berpotensi meningkatkan harga sahamnya. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio dengan nilai signifikansi sebanyak 0,004 < 0,05, berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2022. Pengaruh yang dihasilkan dari Debt to Equity Ratio terhadap harga saham menunjukkan arah positif dengan nilai 2,960. Hal ini mendukung penelitian yang telah dilakukan oleh (Saputra & Iswara, 2. , menunjukkan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Pada bulan Juni 2023, sektor industri makanan dan minuman menunjukkan pertumbuhan yang positif, tercermin dari nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang tetap berada dalam kategori ekspansif di atas angka 50,00 selama periode Januari hingga Juni 2023. Kementerian Perindustrian (Kemenperi. secara aktif mendukung pemulihan sektor ini dengan mendorong peningkatan ekspor melalui kegiatan seperti Pameran FHI 2023, sebuah langkah strategis untuk merangsang permintaan pasar dan meningkatkan ekspor produk industri makanan dan minuman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2022. Dengan demikian, kerjasama antara upaya pemerintah dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor industri makanan dan minuman tidak hanya mengalami pemulihan, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan dampak positif pada nilai ekspor dan nilai saham perusahaan dalam industri tersebut. Berdasarkan penjelasan di atas, sejalan dengan teori sinyal yang menyatakan bahwa tindakan yang diambil oleh manajemen perusahaan memberikan petunjuk kepada investor mengenai pandangan manajemen terhadap prospek perusahaan. Selain itu, perusahaan yang sedang tumbuh membutuhkan banyak dana operasional yang tidak dapat dipenuhi hanya dari modal internalnya, sehingga wajar jika nilai DER-nya DER memiliki pengaruh terhadap harga saham, yang sesuai dengan teori agensi yang menyatakan bahwa utang perusahaan merupakan salah satu mekanisme untuk menyatukan kepentingan manajer dengan pemegang sahamnya. Ini menunjukkan bahwa investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung memberikan dukungan dan mengawasi perusahaan dalam penggunaan utang. Pemanfaatan utang mencerminkan bahwa perusahaan bertanggung jawab dalam memperluas usahanya, menjanjikan prospek yang positif di masa mendatang. Penggunaan utang dapat memberikan dampak positif seperti penghematan dalam pembayaran pajak, karena bunga dapat dianggap sebagai biaya. Oleh karena itu, investor di pasar modal Indonesia menilai perusahaan dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang tinggi memiliki modal yang besar, dengan harapan perusahaan mampu menghasilkan keuntungan yang lebih signifikan. Pengaruh Return On Asset terhadap Harga Saham Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Asset dengan nilai signifikansi sebanyak 0,000 < 0,05, berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2022. Pengaruh yang dihasilkan dari Return On Asset terhadap harga saham menunjukkan arah positif dengan nilai 4,841. Hal ini mendukung penelitian yang telah dilakukan oleh (Jashevva. Fuad. , & Salman, 2. , menunjukkan Return On Asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Berita terbaru dari (Kompas, 2. mengindikasikan bahwa McDonald's. Starbucks, dan Unilever sering menjadi objek pembicaraan dalam gerakan boikot yang berkembang di media sosial, dengan masyarakat yang percaya bahwa ketiga perusahaan tersebut mendukung kebijakan Pemerintah Israel, terutama terkait serangan Israel terhadap Palestina. Boikot ini tidak hanya menyasar perusahaan asal Israel, tetapi juga perusahaan-perusahaan yang dianggap pro-Israel, menciptakan dampak yang meluas di tingkat Sejalan dengan itu, berita dari Reuters melaporkan bahwa Parlemen Turki telah memutuskan ISSN:1979-2700 . ISSN:2747-2833 . Vol 11. No. Des. https://e-journal. stie-aub. id/index. php/excellent Excellent: Jurnal Manajemen. Bisnis dan Pendidikan untuk memboikot produk Coca-Cola dan Nestle sebagai tanggapan terhadap situasi di Palestina. Di Bahrain, laporan dari AFP menunjukkan bahwa masyarakat menghindari produk-produk yang diduga mendukung Israel, termasuk McDonald's. KFC, dan Starbucks. Demikian pula, kampanye boikot Israel di Yordania, seperti yang diungkapkan oleh themedialine. org, mencakup produk-produk asal Amerika. Inggris, dan Prancis, dengan merek Pizza Hut juga terlibat dalam boikot tersebut. Sementara itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return On Asset memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan food and beverage di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020-2022, dengan arah pengaruh yang positif sebesar 4,841. Dengan demikian, pergerakan harga saham dapat dipengaruhi tidak hanya oleh isu geopolitik seperti boikot internasional, tetapi juga oleh faktor internal perusahaan seperti Return On Asset. ROA yang tinggi menandakan bahwa perusahaan mampu mengoptimalkan asetnya secara efektif dan Kenaikan ROA mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola serta memanfaatkan asetasetnya guna menciptakan laba. Dalam konteks ini, hal tersebut berdampak positif bagi investor dengan meningkatkan daya tarik untuk mengalokasikan dana mereka ke perusahaan tersebut. Akibatnya, harga saham pun cenderung mengalami peningkatan, atau dengan kata lain. ROA memiliki dampak positif terhadap harga saham. Tingginya nilai variabel ROA mencerminkan kemampuan manajemen perusahaan dalam mengoptimalkan aset untuk mencapai keuntungan yang lebih tinggi. Situasi ini menjadi sinyal positif atau berita baik bagi investor, sesuai dengan teori sinyal. Penelitian ini juga mendukung teori agensi, di mana informasi ROA yang tinggi digunakan oleh pihak ketiga sebagai dasar untuk mengatur kontrak antara agen dan prinsipal, memutuskan untuk terus berinvestasi dalam perusahaan, dan akhirnya meningkatkan harga PENUTUP Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut : . Variabel Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Variabel Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Variabel Return On Asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Hasil uji F secara simultan diperoleh sebanyak 15,323 dengan nilai signifikan menunjukkan sebanyak 0,000 < 0,05 sehingga hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Asset secara bersama-sama berpengaruh secara simultan terhadap harga saham. Hasil uji R2 menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square sebanyak 0,326 atau 32,6% sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel independen (Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Asse. mempengaruhi variabel dependen (Harga Saha. sebanyak 32,6% sedangkan sisanya 67,4% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. Saran Berdasarkan kesimpulan yang telah dijelaskan diatas maka saran yang dapat diberikan sebagai berikut :. Memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pembaca serta menjadi acuan dalam mengembangkan pengetahuan, terutama di bidang ekonomi. Selain itu, dapat berfungsi sebagai referensi untuk penelitian berikutnya dengan menambahkan faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi harga saham diluar variabel yang telah diteliti. Penelitian tersebut dapat melibatkan populasi yang beragam dan lebih luas, serta menggunakan sampel yang lebih besar untuk memperoleh hasil yang lebih lengkap. Untuk bahan pertimbangan dan masukan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk investasi, termasuk unuk referensi analisis harga saham. Analisis ini melibatkan evaluasi laporan keuangan, pemantauan kinerja perusahaan, dan memperhatikan factor eksternal seperti kebijakan moneter, kebijakan ekspor, kebijakan pemerintah, dan faktor lain yang relevan. Peneliti menyarankan bahwa harga saham dapat ditingkatkan dengan meningkatkan nilai Current Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return On Asset karena variabel tersebut berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. DAFTAR PUSTAKA