p-ISSN : 2745-7141 e-ISSN : 2746-1920 Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 03 No. 05 April 2022 IMPLEMENTASI KERBAU SIBANDIKA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR JURNAL PENYESUAIAN PADA SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 LEBAKBARANG KABUPATEN PEKALONGAN Fatchurrochman SMK Negeri 1 Lebakbarang Email: fatur1033@gmail. *Correspondent Author : Fatchurrochman INFO ARTIKEL Diterima : 11-05-2022 Diterima dalam bentuk revisi : 19-05-2022 Diterima dalam bentuk revisi : 25-05-2022 Kata kunci: alat peraga, kerbau sibandika, hasil belajar. ABSTRAK Perubahan paradigma Student Centered Learning di SMK Negeri 1 Lebakbarang berkesinambungan melalui inovasi dan kreativitas guru dalam proses Mayoritas siswa SMK Negeri 1 Lebakbarang masih memiliki mindset bahwa guru adalah aktor utama dalam pembelajaran . eacher centered learnin. Hal ini memiliki implikasi ketergantungan pada guru tinggi dan menyebabkan hasil belajar siswa belum memenuhi ketuntasan klasikal. Penulis melakukan inovasi melalui best practice . raktik terbai. berupa Kerbau Sibandika ( Kertas Bantu untuk Penyesuaian dibayar Dimuk. dalam rangka menanamkan pemahaman kepada siswa tentang konsep penyesuaian rekening-rekening dibayar Best Practice . raktik terbai. ini penulis laksanakan pada siswa kelas X AKL 2 dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil pembelajaran dengan penggunaan alat peraga Kebaru Sibandika mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang penyesuaian dibayar dimuka sehingga meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari ketuntasan klasikal dan ketuntasan individual siswa. ABSTRACT Keywords: props, sibandika buffalo, learning outcomes. The paradigm shift in Student Centered Learning at SMK Negeri 1 Lebakbarang requires significant and continuous efforts through teacher innovation and creativity in the learning process. The majority of students of SMK Negeri 1 Lebakbarang still have the mindset that the teacher is the main actor in learning . eacher centered learnin. This has implications for dependence on high teachers and causes student learning outcomes to not meet classical completeness. The author innovates through best practice in the form of Buffalo Sibandika (Auxiliary Paper for Prepaid Adjustment. in order to instill understanding in students about the concept of adjusting prepaid This Best Practice . est practic. is carried out by the authors in class X AKL 2 in order to improve student learning outcomes. Learning outcomes using the Kebaru Sibandika teaching aid are able to increase students' understanding of prepaid adjustments so as to improve student learning outcomes. This can be seen from the classical completeness and individual mastery of students. Pendahuluan Indonesia memiliki tujuan pendidikan yang luhur, yang tertuang dalam pembukaan UU tersebut. Alinea keempat UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan AuTujuan pendidikan dapat berupa pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikapAy (Yalida, 2. Menurut (Utama, 2. bahwa secara keseluruhan tujuan pendidikan mencakup domain kognitif, afektif dan psikomotor. Adapun menurut Doi : 10. 36418/japendi. Fatchurrochman (Purwandari & Wahyuningtyas, 2. menjelaskan Ranah kognitif dikaitkan dengan hasil belajar intelektual, domain afektif dikaitkan dengan sikap, dan domain psikomotor dikaitkan dengan keterampilan dan hasil belajar mobilitas. Evaluasi program pendidikan dapat dilihat dari perspektif proses dan hasil (Kurniawati, 2. Proses belajar dikatakan baik apabila siswa menunjukkan tingkat keaktifan belajar yang tinggi dalam kegiatan belajar mengajar, dan hal itu dapat dilihat dari hasil yang diperoleh (Nurmala et al. , 2. Nilai yang tinggi, yang ditunjukkan dengan pencapaian Standar Integritas Minimum (KKM). Pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang berpusat pada aktivitas belajar siswa. Adanya kegiatan belajar siswa SMA diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Astutik, 2. Keberadaan penulis sangatlah penting di sekolah. Penulis merupakan bagian dari sebuah pembelajaran selain siswa dan materi pelajaran (Retnowati, 2. Untuk itu peranan penulis sangat menentukan karena kedudukannya sebagai pengelola pendidikan di antara siwa-siswa dalam kelas (Sulastriningsih, 2. Sesuai dengan eksistensinya di sekolah, tugas utama seorang penulis adalah mengajar sehingga setiap akan mengajar seseorang penulis harus mempersiapkan suatu cara bagaimana agar yang diajarkan kepada siswa itu dapat diterima serta dapat dipahami dengan mudah (NUR, 2. Selanjutnya dalam proses belajar mengajar peranan penulis dalam memilih metode mana yang akan digunakan sangatlah penting (Kartika, 2. Hal ini disebabkan karena tugas utama penulis adalah menyampaikan materi pelajaran kepada siswa dengan harapan siswa dapat menerima dan memahami bahan pelajaran dengan mudah (Rasam & Sari, 2. Mengingat bahwa metode adalah cara yang dalam fungsinya merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan, maka makin baik metode itu makin efektif pula pencapaian tujuan (Tanu, 2. Sehingga dapat dikatakan bahwa apabila penulis dalam memilih metode mengajar tepat dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur, diharapkan siswa dapat menerima dan memahami dengan baik apa yang diajarkan oleh penulis (Ambarsari, 2. Proses pembelajaran selama ini penulis menerapkan sesuai RPP dengan langkah Aelangkah kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir, metode dan strategi pembelajaran serta penilaian pada saat proses pembelajaran di kelas X Akuntansi dengan mata pelajaran kejuruan tentang jurnal penyesuaian. Dalam pembelajaran tentang jurnal penyesuaian, metode yang dipilih penulis adalah ceramah dengan media white board dan slide power point dan dilanjutkan dengan pemberian contoh kemudian diakhiri dengan pemberian tugas maupun ulangan harian setelah materi jurnal penyesuaian diberikan. Sebagian siswa mengaku jenuh dan penjelasan penulis dan tugas-tugas yang bersifat hafalan dan teoritis. Penulis melakukan inovasi untuk mengatasi kejenuhan siswa yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang jurnal penyesuaian dengan membuat alat peraga yang bernama Kerbau Sibandika yang merupakan akronim dari kertas bantu untuk penyesuaian beban dibayar dimuka. Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan bahwasanya penting penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi kerbau sibandika dalam Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Implementasi Kerbau Sibandika dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Jurnal Penyesuaian pada Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Lebakbarang Kabupaten Pekalongan meningkatkan prestasi belajar jurnal penyesuaian pada siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Lebakbarang Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari penulisan best practice ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kerbau sibandika dalam meningkatkan prestasi belajar jurnal penyesuaian pada siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Lebakbarang Kabupaten Pekalongan. Metode Penelitian Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif (Soendari, 2. Tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Lebakbarang, dimana tempat ini merupakan tempat tugas peneliti sebagai seorang guru akuntansi. SMK Negeri 1 Lebakbarang terletak di Kecamatan Lebakbarang yang berjarak sekitar 20 Km dari pusat Pemerintahan Kabupaten (Kaje. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 2 . bulan, yaitu dimulai dengan tahap pengambilan sampel pada bulan Februari, kemudian pembelajaran Siklus I pada Februari minggu ketiga, dilanjutkan dengan pembelajaran Siklus II pada Maret minggu kedua, serta tahap evaluasi dan pembuatan PTK pada bulan Maret Ae April. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Akuntansi 1 SMK Negeri 1 Lebakbarang tahun pelajaran sebanyak 28 siswa yang kemudian seluruh populasi dijadikan sampel yaitu siswa kelas X Akuntansi 1 SMK Negeri 1 Lebakbarang sebanyak 28 siswa. Dalam penelitian tindakan kelas, penelitian dilaksanakan dalam 4 . tahap yaitu perencanaan . , tindakan . , pengamatan . dan refleksi . (Arikunto, 1. Adapun secara terperinci perencanaan dalam penelitian tindakan kelas ini dapat dijabarkan dalam gambar dibawah ini: Siklus I Terselesaikan Permasalahan Alternatif Pemecahan Masalah (Alternatif Tindaka. Pelaksanaan Tindakan I Refleksi I Analisis Data I Observasi Belum Terselesaikan Alternatif Pemecahan Masalah (Alternatif Tindaka. Pelaksanaan Tindakan II Siklus II Analisis Data II Terselesaikan Refleksi II Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Observasi Fatchurrochman Diagram 1. rencana penelitian Hasil dan Pembahasan Deskripsi Prestasi Belajar Sebelum Pembelajaran Siklus I Dari hasil ulangan harian tentang jurnal penyesuaian dapat diketahui hasilnya bahwa dari 28 siswa yang mengikuti ulangan harian nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 25 dengan rata-rata 37. Adapun data lengkap mengenai ulangan harian tersebut tergambar dalam tabel dibawah ini : Tabel 1. Nilai ulangan siswa sebelum penggunaan alat peraga Nilai Frekuensi Persentase (%) Jumlah Data tersebut jika disajikan dalam diagram batang tampak seperti gambar dibawah Frekuensi Frekuensi Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Implementasi Kerbau Sibandika dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Jurnal Penyesuaian pada Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Lebakbarang Kabupaten Pekalongan Diagram 2. Nilai ulangan siswa sebelum penggunaan alat peraga Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I Paparan Data Hasil Penelitian Setelah selesai pelaksanaan siklus I, siswa di tes dengan soal dengan bobot dan jumlah soal yang sama. Adapun hasil dari tes tersebut adalah siswa mendapat nilai tertinggi 100 dan terendah 37,5 dengan rata-rata 58. Adapun data lengkap mengenai tes siklus I tersebut tergambar dalam tabel dibawah ini . Tabel 2. Nilai ulangan siswa setelah siklus I Nilai Frekuensi Jumlah No. Persentase (%) Data tersebut jika disajikan dalam diagram batang tampak seperti gambar dibawah ini : Frekuensi Frekuensi Diagram 3. Nilai ulangan siswa setelah siklus I Kendala yang Muncul Pada Pembelajaran Siklus I Masalah yang muncul dalam pembelajaran siklus 1 dapat dilihat oleh peneliti saat berlangsungnya proses pembelajaran dan hasil test yang dilaksanakan setelah selesai Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Fatchurrochman Adapun masalah yang timbul dalam pembelajaran siklus 1 adalah keaktifan dalam mengikuti pembelajaran dirasa kurang, kemudian kemampuan siswa untuk memahami soal dan menjawab kurang karena kemampuan anak dalam memahami kata-kata dirasa kurang apalagi dengan perbedaan tanggal transaksi, dan kemampuan mengemukakan pendapat masih dirasa kurang baik. Implementasi Penyelesaian Permasalahan Siklus I Rancangan Strategi penyelesaian masalah dan paparan langkah implementasi penyelesaian dalam siklus 1 adalah untuk mengaktifkan siswa-siswa yang kurang aktif dapat dilakukan dalam pembelajaran siklus II dengan membuat secara berkelompok papan buka satu tutup satu. Kemudian meningkatkan kemampuan anak menyelesaikan soal maka pada siklus II dibuat dengan variasi soal yang mudah dipahami oleh siswa agar siswa mampu memahami perbedaan tanggal transaksi. Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II Setelah selesai pelaksanaan siklus II, siswa di tes dengan soal dengan bobot dan jumlah soal yang sama. Adapun hasil dari tes tersebut adalah siswa mendapat nilai tertinggi 100 dan terendah 75 dengan rata-rata 80. Adapun data lengkap mengenai tes siklus I tersebut tergambar dalam tabel dibawah ini : No. Tabel 3. Nilai ulangan siswa setelah siklus II Nilai Frekuensi Persentase (%) Jumlah Data tersebut jika disajikan dalam diagram batang tampak seperti gambar dibawah Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Implementasi Kerbau Sibandika dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Jurnal Penyesuaian pada Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Lebakbarang Kabupaten Pekalongan Frekuensi Frekuensi Nilai ulangan siswa setelah siklus II Hasil pembelajaran pada siklus II menunjukkan bahwa 100 % siswa kompeten karena memperoleh nilai sama atau diatas KKM yaitu 75. Pada siklus II ini permasalahan yang terjadi pada siklus I dapat teratasi diakibatkan siswa membuat alat peraga sendiri sehingga dapat digunakan pada waktu siklus II. Adapun perbandingan hasil yang diperoleh siswa sebelum dan setelah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga adalah sebagai berikut: No. Tabel 4. Perbandingan nilai ulangan siswa Uraian Frekuensi Sebelum Siklus I Siklus Nilai 25 Nilai 38 Nilai 50 Nilai 63 Nilai 75 Nilai 88 Nilai 100 Nilai Rata-rata Siswa Kompeten Persentase Siswa Kompeten Siswa Tidak Kompeten Persentase Tidak Siswa Kompeten Siklus II Data tersebut jika disajikan dalam diagram batang tampak seperti gambar dibawah Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Fatchurrochman Sebelum Siklus Siklus I Siklus II Diagram 5. Perbandingan nilai ulangan siswa Pembahasan dari setiap siklus Pembahasan dari sebelum siklus diantaranya yaitu, rata-rata nilai yang diperoleh siswa sebesar 37, siswa yang kompeten yaitu yang mendapatkan nilai sama dengan atau diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebanyak 1 orang, kemudian siswa yang mendapatkan nilai dibawah 75 sebanyak 26 orang serta siswa yang dinyatakan kompeten yaitu memiliki nilai 75 ke atas sebanyak 1 orang atau sebesar 4 %, sedangkan siswa yang dinyatakan belum/tidak kompeten sebanyak 26 orang atau sebesar 96 %. Pembahasan setelah siklus I adalah rata-rata nilai yang diperoleh siswa sebesar 58, siswa yang kompeten yaitu yang mendapatkan nilai sama dengan atau diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebanyak 3 orang, siswa yang mendapatkan nilai dibawah 75 sebanyak 24 orang, siswa yang dinyatakan kompeten yaitu memiliki nilai 75 ke atas sebanyak 3 orang atau sebesar 11 %, sedangkan siswa yang dinyatakan belum/tidak kompeten sebanyak 24 orang atau sebesar 89 %. Pembahasan setelah siklus II yaitu rata-rata nilai yang diperoleh siswa sebesar 80, siswa yang kompeten yaitu yang mendapatkan nilai sama dengan atau diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebanyak 27 orang, tidak ada siswa yang mendapatkan nilai dibawah 75, siswa yang dinyatakan kompeten yaitu memiliki nilai 75 ke atas sebanyak 27 orang atau sebesar 100 %. Pembahasan hasil analisis data Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga nampak bahwa ada peningkatan prestasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari rata-rata kelas ulangan yang menunjukkan peningkatan dari semula 37 meningkat menjadi 80. Demikian juga halnya dengan jumlah siswa yang kompeten menunjukkan peningkatan yang signifikan dari semula 4% menjadi 11% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 100%. Kesimpulan Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Implementasi Kerbau Sibandika dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Jurnal Penyesuaian pada Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Lebakbarang Kabupaten Pekalongan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada sebelumnya dapat diketahui bahwa nilai rata-rata prestasi belajar akuntansi pada siklus I sebesar 58 dan pada siklus II sebesar 80 sehingga terdapat peningkatan rata-rata prestasi belajar akuntansi. Sedangkan persentase siswa kompeten pada siklus I sebesar 11% dan pada siklus II sebesar 100% sehingga terdapat peningkatan siswa kompeten dalam jurnal Berdasarkan keterangan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa melalui alat peraga papan buka satu tutup satu dapat meningkatkan prestasi belajar akuntansi pada siswa kelas X Akuntansi 1 SMK Negeri 1 Lebakbarang tahun pelajaran 2015/2016. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka peneliti mengajukan beberapa saran bagi siswa yaitu jika menghadapi kesulitan belajar hendaknya dikonsultasikan dengan guru mata pelajaran yang bersangkutan sehingga tidak menghambat prestasi belajar. Kemudian bagi guru hendaknya menggunakan metode, media dan strategi pembelajaran yang bervariasi sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Serta bagi sekolah agar dapat memfasilitasi guru baik dalam hal kelengkapan buku penunjang pembelajaran maupun buku penunjang peningkatan kompetensi pedagogik Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022 Fatchurrochman Bibliografi Ambarsari. Penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dasar pada pelajaran biologi siswa kelas Vi SMP Negeri 7 Surakarta. Arikunto. Prosedur Tim penelitian. Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta. Astutik. Meningkatkan hasil belajar siswa dengan model siklus belajar . earning cycle 5. berbasis eksperimen pada pembelajaran sains di sdn patrang i Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 1. , 143Ae153. Kartika. Peranan Guru PPKN dalam Mengembangkan Karakter dan Sikap Nasionalisme Pada Siswa SMA Dwijendra Denpasar. Widya Accarya, 5. Kurniawati. Evaluasi Program Pendidikan Perspektif Model CIPP (Context. Input. Process. Produc. GHAITSA: Islamic Education Journal, 2. , 19Ae NUR. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Luas Bangun Datar Melalui Pembelajaran Inquiry Pada Siswa Kelas V Mi Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Bonang Demak Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017. Universitas Wahid Hasyim Semarang. Nurmala. Tripalupi. , & Suharsono. Pengaruh motivasi belajar dan aktivitas belajar terhadap hasil belajar akuntansi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 4. Purwandari. , & Wahyuningtyas. Eksperimen model pembelajaran teams games tournament . berbantuan media keranjang biji-bijian terhadap hasil belajar materi perkalian dan pembagian siswa kelas ii sdn saptorenggo 02. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 1. , 163Ae170. Rasam. , & Sari. Peran Kreativitas Guru Dalam Penggunaan Media Belajar Dan Minat Belajar Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Smk Di Jakarta Selatan. Research and Development Journal of Education, 5. , 95Ae113. Retnowati. Pemasaran Kerajinan Besek Di Kabupaten Purworejo. Progdi Agribisnis/Fak Pertanian. Soendari. Metode Penelitian Deskriptif. Bandung. UPI. Stuss. Magdalena & Herdan. Agnieszka, 17. Sulastriningsih. Penerapan Metode Inquiry Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Peserta Didik Kelas i Mi Tsamrotul Huda 1 Jatirogo Bonang Demak Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017. Universitas Wahid Hasyim Semarang. Tanu. Penggunaan metode mengajar di paud dalam rangka menumbuhkan minat belajar anak. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3. Utama. Pembentukan Karakter Anak Melalui Aktivitas BermainDalam Pendidikan Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 8. Yalida. Pendiidikan Karakter Yang Berbasis Pada Nilai-Nilai Pancasiladi Kelas Iv Sdn No. 88 Kota Tengah Kota Gorontalo. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 88, 23Ae32. A 2021 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license . ttps://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 03 No. 05 April 2022