18 USULAN PERBAIKAN BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN BUMBU INSTAN NOEYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN TOOL ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS USULAN PERBAIKAN BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN BUMBU INSTAN NOEYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN TOOL ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Adisty Azzahra Noeya, 2 Maria Dellarosawati, 3 Rosad MaAoali El Hadi 1,2,3 Program Studi Teknik Industri. Fakultas Rekayasa Industri. Universitas Telkom adistyazzahranoeya@gmail. com, 2 mariadellarosawati@telkomuniversity. id, 3 rosadm@telkomuniversity. INFO ARTIKEL Diterima : 28 Juni 2021 Direvisi : 24 September 2021 Disetujui : 06 Oktober 2021 Kata Kunci : Analytical Hierarchy Process. Benchmarking. Bumbu Instan. Komunikasi Pemasaran. ABSTRAK Bumbu Instan Noeya merupakan salah satu UMKM di Sumatera Barat yang memproduksi bumbu masak instan basah dengan cita rasa khas daerah Sumatera Barat yang terkenal dengan rempah-rempah. Dalam pemasarannya Bumbu Instan Noeya telah menerapkan beberapa bauran komunikasi pemasaran tetapi masih belum optimal sehingga menyebabkan masih sedikit masyarakat yang mengetahui Bumbu Instan Noeya, hal ini dapat dilihat salah satunya melalui jumlah pengikut instagram yang masih sedikit jika dibandingkan dengan Untuk meningkatkan penjualan, maka dilakukan perbaikan bauran komunikasi Perbaikan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan brand awareness masyarakat terhadap produk Bumbu Instan Noeya. Penelitian ini menggunakan metode benchmarking dan tools Analytical Hierarchy Process (AHP). Beberapa bentuk rekomendasi bauran komunikasi pemasaran yang dirancang pada penelitian ini adalah membuat akun bisnis khusus pada facebook, mengganti kemasan, lebih aktif dalam menggunakan media sosial seperti instagram, membuat konten yang menarik untuk memikat konsumen, melakukan sponsorship, memberikan promo kepada konsumen, menambah jumlah penggunaan e-marketplace dan membuka outlet. PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu penopang perekonomian Indonesia, dengan proses produksi sederhana, skala lokal, penggunaan sumber daya lokal dan penjualan produk secara lokal UMKM menyumbangkan pendapatan besar bagi ekonomi Indonesia sehingga tetap bertahan di tengah kondisi krisis . Kemampuan UMKM bertahan dalam situasi krisis menjadikan UMKM sebagai salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap PDB Nasional seperti pada Gambar 1. Berdasarkan Gambar 2 Bumbu Instan Noeya selama tahun 2020 mengalami fluktuasi terkait jumlah penjualan setiap bulannya, dari 12 bulan tercatat hanya 3 bulan yang melebihi target yang telah ditentukan yaitu pada bulan Maret. Mei dan Juli. Pada bulan Maret Bumbu Instan Noeya mengalami peningkatan penjualan yang signifikan meskipun dalam masa pandemi Covid-19. Gambar 2 Grafik penjualan tahun 2020 . Gambar 1 Kontribusi PDB Ekonomi Kreatif 2017 Menurut Subsektor . Bumbu Instan Noeya merupakan produk dari salah satu UMKM yang ada di Sumatera Barat, brand Noeya sendiri telah berdiri sejak tahun 2007 di Kota Bukittinggi yang memproduksi bumbu instan basah, pendapatan pada tahun 2020 dapat dilihat pada Gambar 1. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Adanya aturan untuk dirumah saja membuat masyarakat membatasi kegiatan mobilisasi keluar rumah akibat pembatasan sosial untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 sehingga masyarakat terpaksa harus melakukan semua kegiatan dari rumah. Namun peningkatan penjualan ini hanya terjadi pada bulan Maret Untuk mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada bulan Maret dilakukan diskusi dengan pemilik Bumbu Instan Noeya dan ketika ditanyakan terkait perubahan yang dilakukan pada sisi bauran komunikasi pemasaran, pemilik Bumbu Instan Noeya menjelaskan bahwa tidak ada perubahan dan perkembangan dari sisi bauran komunikasi pemasaran. Barometer. Volume 7 No. Januari 2022, 18-27 Untuk mengetahui penyebab tidak tercapainya target penjualan dari Bumbu Instan Noeya maka dilakukan analisis sebab akibat dengan pendekatan 4P seperti pada Gambar 2. Gambar 3 merupakan diagram fishbone dengan pendekatan 4P yaitu price, product, place, dan promotion, dimana bagian kepala berisi permasalahan utama yang menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Segi harga, tidak ada permasalahan karena dibandingkan dengan produk bumbu instan lainnya, harga produk Bumbu Instan Noeya adalah yang paling terjangkau dibanding dengan yang lain. Dari beberapa penyebab yang ada didalam fishbone, yang menjadi fokus adalah dari segi promosi karena menurut Irwanto dan Hariyadi strategi pemasaran dan promosi yang tepat dan efisien diperlukan untuk membangun citra merek agar produk yang ditawarkan tertanam dibenak konsumen sehingga dapat dikenal dengan mudah oleh konsumen . pengukuran yang sistematis dan berkelanjutan, dengan membandingkan secara terus menerus antara proses bisnis suatu organisasi sampai mendapatkan informasi yang akan membantu organisasi tersebut untuk memperbaiki serta meningkatkan kinerjanya . Kemudian, menentukan benchmark partner terbaik. Pada penelitian ini model konseptual yang digunakan adalah pada Gambar 4. Gambar 4 Model konseptual Gambar 3 Diagram fishbone Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang ada adalah metode benchmarking karena menurut Marie & Pillet jika suatu perusahaan dapat menggunakan metode benchmark. UMKM pun dapat menggunakan metode benchmark untuk memperbaiki dan menyempurnakan proses dengan mendeskripsikan proses yang sudah maupun proses referensi, kemudian membandingkan kedua proses tersebut . Jika dibandingkan dengan metode lain seperti marketing audit, metode benchmarking lebih baik karena apabila menggunakan metode marketing audit tidak ada acuan yang tepat tentang bagaimana seharusnya suatu UMKM bertindak untuk memperbaiki bauran komunikasi pemasarannya, sehingga dipilih metode benchmarking karena melihat pada proses, bisa membandingkan dengan industri atau perusahaan lain sehingga bisa memperbaiki kesalahan atau kekurangan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan benchmark partner yang sesuai untuk Bumbu Instan Noeya, kemudian melihat gap antara benchmark partner terpilih dengan Bumbu Instan Noeya dan untuk menentukan usulan rancangan bauran komunikasi pemasaran untuk Bumbu Instan Noeya berdasarkan hasil II. METODE PENELITIAN Penelitian ini dirancang untuk mengetahui bagaimana strategi dalam meningkatkan penjualan seperti yang terjadi diawal pandemi dengan perbaikan bauran komunikasi pemasaran menggunakan metode benchmarking yaitu alat untuk mencari ide atau belajar dari perusahaan atau organisasi yang dinilai terbaik dan merupakan suatu proses ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Dari Gambar 4 dapat diketahui bahwa terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk memperoleh rekomendasi perbaikan bauran komunikasi pemasaran yang paling tepat untuk digunakan oleh Bumbu Instan Noeya. Pemasaran dapat diartikan sebagai semua bentuk usaha yang dilakukan untuk menyediakan barang di pasar, yang dimulai dengan merumuskan produk sampai melakukan promosi Kegiatan mempengaruhi proses perkembangan suatu usaha, semakin baik strategi pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan maka akan semakin cepat perusahaan tersebut berkembang . Berdasarkan Gambar 4 yang pertama dilakukan adalah mengidentifikasi profil dan permasalahan dari Bumbu Instan Noeya, setelah itu dilakukan identifikasi dan pemilihan benchmark partner dengan menggunakan pendekatan AHP. Berikutnya adalah penentuan Key Performance Indicator berdasarkan kondisi eksisting bauran komunikasi pemasaran benchmark partner terpilih dan Bumbu Instan Noeya, setelah itu dilakukan analisis gap untuk mengetahui gap bauran komunikasi pemasaran Bumbu Instan Noeya dengan benchmark partner. Kemudian yang dilakukan adalah menentukan future performance dengan mempertimbangkan kemampuan dari Bumbu Instan Noeya. Hasil yang diperoleh dari penentuan future performance akan dijadikan sebagai rekomendasi bauran komunikasi pemasaran yang akan digunakan oleh Bumbu Instan Noeya, perancangan rekomendasi ini di buat dengan memperhatikan kemampuan dari Bumbu Instan Noeya. HASIL DAN PEMBAHASAN Penentuan Struktur Hirarki Penentuan benchmark partner bagi Bumbu Instan Noeya adalah melalui tahapan pengolahan data pada kuisioner AHP, dalam melakukan proses penilaian terhadap USULAN PERBAIKAN BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN BUMBU INSTAN NOEYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN TOOL ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS AHP yang dilakukan pada Penelitian ini berdasarkan kepada bauran komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh alternatif benchmark partner Bumbu Instan Noeya. Struktur hirarki yang digunakan pada Penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 5 Stuktur hirarki Analytic Hierarchy Process adalah metode yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty yang digunakan sebagai pendukung keputusan . Metode ini akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang komplek menjadi suatu hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis. Hirarki diartikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya sampai level terakhir dari alternatif . Struktur hirarki yang digunakan pada Penelitian ini yang akan membantu dalam proses pengolahan kuesioner AHP, karena proses pengolahan kuesioner didasarkan pada struktur hirarki diatas, mulai dari tujuan, kriteria, dan sub kriteria sehingga diperoleh benchmark partner dari setiap Dalam melakukan proses seleksi benchmark partner dilakukan dengan memperhatikan bauran komunikasi pemasaran yang digunakan yaitu advertising, sales promotion, event and experiences, public relations and publicity, online and social media marketing, mobile marketing, direct and database marketing dan personal selling . Untuk alternatif benchmark partner yang digunakan pada Penelitian ini adalah kompetitor dari UMKM Bumbu Instan Noeya yang memproduksi jenis bumbu yang sama yaitu Restumande. TinAos Kitchen, dan Eti STR. Perancangan dan Penyebaran Kuesioner Kuesioner merupakan alat pengumpul data untuk memperoleh data yang sesuai dengan tujuan Penelitian. Pada Penelitian ini, kuesioner dibuat dengan menggunakan aplikasi survei online, terdapat dua jenis kuesioner yang dibuat yaitu kuesioner alternatif bauran komunikasi pemasaran dan kuesioner alternatif benchmark partner dalam melakukan bauran komunikasi pemasaran. Karena kuesioner ini bersifat membandingkan maka dibutuhkan skala angka yang bisa menunjukkan suatu aspek lebih penting atau lebih dominan dari aspek yang lainnya sehingga kuesioner ini dibuat sebagai kuesioner perbandingan berpasangan atau pairwise comparison. Pada penelitian ini, jumlah responden yang dibutuhkan adalah sebanyak 30 ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. orang karena dalam melakukan suatu penelitian jumlah batas minimal yang harus diambil adalah sebanyak 30 sampel . , selain itu Sugiyono menyebutkan bahwa menurut Roscoe dalam buku Research Methods For Business ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah berkisar antara 30 sampai dengan 500, apabila sampel dibagi kedalam kategori maka jumlah angota sampel setiap kategori minimal 30 . Alasan lain jumlah responden yang dibutuhkan adalah 30 orang adalah karena Saaty dalam jurnalnya Decision Making with the Analytical Hierarchy Process menggunakan 30 orang responden untuk memperkirakan dominasi konsumsi minuman di Amerika Serikat . Oleh karena itu, jumlah responden dalam penelitian ini untuk kuesioner pertama adalah 30 orang dan kuesioner kedua karena terdapat tiga benchmark partner dalam Penelitian ini maka dibutuhkan total 90 orang Untuk penyebaran kuesioner dilakukan secara online, dengan mengirim link kuesioner melalui direct message instagram atau melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp. Rekapitulasi Data. Menghitung Nilai Geomean, dan Matriks Perbandingan Berpasangan Kuesioner pertama yang membandingkan antara delapan bauran komunikasi pemasaran yang terdiri dari advertising, sales promotion, event and experiences, public relations and publicity, online and social media marketing, mobile marketing, direct and database marketing dan personal selling akan dilakukan rekapitulasi dari 30 responden dan kuesioner kedua yang membandingkan antara tiga alternatif benchmark partner Bumbu Instan Noeya yaitu Restumande. TinAos Kitchen, dan Eti STR terhadap delapan bauran komunikasi pemasaran yang digunakan oleh benchmark partner yang terdiri dari advertising, digital marketing, social media, alternative marketing, database and direct marketing, personal selling, sales promotion, dan public relation akan dilakukan rekapitulasi data dan kemudian akan dilakukan perhitungan geomean dengan menggunakan program Microsoft Excel. Nilai geomean yang didapat akan digunakan pada matrik perbandingan berpasangan bauran komunikasi pemasaran. Dalam membuat matrik perbandingan berpasangan pada alternatif benchmark partner, angka-angka yang ada didalam matriks tidak perlu ditentukan seluruhnya, melainkan yang hanya perlu ditentukan adalah nilai matriks pada bagian segitiga atas saja karena nilai dari segitiga bagian bawah adalah nilai resiprokal dari matriks segitiga bagian atas . Untuk nilai-nilai diagonal pada matriks perbandingan diisi dengan nilai satu, karena setiap alternatif partner benchmark dibandingkan dengan dirinya sendiri. Matrik perbandingan berpasangan dapat dilihat seperti pada Tabel I. Barometer. Volume 7 No. Januari 2022, 18-27 Advertising TABEL I MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN Public Online and Sales Event and social media Promotion Experiences Mobile Direct and Personal Advertising Sales Promotion Event and Experiences Public relations and publicity Online and social media Mobile marketing Direct and database Personal selling 1,00 1,10 1,03 1,03 0,91 1,00 1,38 2,12 0,97 0,73 1,00 1,15 0,97 0,47 0,87 1,00 1,17 0,68 0,52 1,44 1,99 0,86 0,47 0,49 0,97 0,77 1,19 0,76 1,19 0,71 0,89 0,70 0,86 1,47 1,93 0,70 1,00 2,04 2,21 1,07 0,50 1,17 2,14 2,02 0,49 1,00 0,67 1,11 1,03 1,29 0,84 1,31 0,45 1,49 1,00 0,84 0,84 1,40 1,13 1,42 0,94 0,90 1,18 1,00 Total 7,39 10,73 9,88 8,77 6,68 9,24 8,76 7,52 Selanjutnya adalah membuat matriks normalisasi dan menghitung nilai priority vector yang akan menjadi penentu urutan atau peringkat dari delapan bauran komunikasi pemasaran yang ada. Mengukur Konsistensi Program Komunikasi Pemasaran Dalam membuat suatu keputusan, perlu diketahui apakah suatu keputusan yang akan diambil lulus uji konsistensi atau tidak. Uji konsistensi dapat dilakukan apabila sudah mengetahui nilai hasil kali matriks dengan nilai priority vector, nilai konsistensi yang merupakan hasil bagi dari matriks kali priority vector dengan nilai priority Kemudian dapat dilanjutkan dengan mencari nilai max. Consistency Index (CI). Random Index (RI), dan Consistency Ratio (CR). Dari hasil Consistency Ratio dapat diketahui konsisten atau tidak suatu keputusan. Jika CR O 10 maka dapat dikatakan bahwa derajat kekonsistenan memuaskan, namun sebaliknya jika CR Ou 0. 10 dapat dikatakan bahwa ada ketidak konsistenan ketika menetapkan skala perbandingan berpasangan alternatif partner benchmark. Apabila hal ini terjadi hasil dari metode AHP tidak akan dapat digunakan, sehingga harus dilakukan penyebaran ulang kuesioner untuk memperbaiki nilai data. Peringkat Alternatif Komunikasi Pemasaran Urutan peringkat alternatif komunikasi pemasaran didasarkan kepada nilai priority vector yang telah diperoleh dari hasil pengolahan data dari matriks perbandingan Ranking atau urutan alternatif komunikasi pemasaran dapat dilihat pada Tabel II. Dari Tabel II dapat dilihat bahwa bauran komunikasi pemasaran yang menempati tiga urutan teratas yang pertama adalah Online and social media marketing dengan nilai priority vector sebesar 0. 162, diposisi kedua adalah kriteria advertising dengan nilai priority vector sebesar 0. 136 dan urutan ketiga adalah mobile marketing dengan nilai priority vector yang diperoleh adalah 0. TABEL II ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. URUTAN KOMUNIKASI PEMASARAN Kriteria Priority Vector Ranking 0,162 Online and social media Advertising 0,136 Mobile marketing 0,129 Personal selling 0,128 Public relations and publicity 0,127 Direct and database marketing 0,119 Event and Experiences 0,106 Sales Promotion 0,093 Peringkat Alternatif Benchmark partner Penentuan benchmark partner dapat dilakukan dengan melihat nilai priority vector yang telah diperoleh setelah dilakukan proses pengolahan data dari matriks perbandingan berpasangan, kemudian melakukan normalisasi matriks. Nilai priority vector dicari berdasarkan masing-masing bauran komunikasi pemasaran dari nilai priority vector dilakukan perangkingan sehingga didapatkan hasil benchmark partner terbaik yang dapat dilihat pada Tabel i. TABEL i PERINGKAT ALTERNATIF BENCHMARK PARTNER Kriteria Restumande Tin's Kitchen Eti STR Advertising 0,36 0,34 0,30 Sales Promotion 0,33 0,36 0,31 Event and Experiences Public relations and Online and social media Mobile marketing Direct and database Personal selling 0,33 0,33 0,34 0,33 0,36 0,31 0,37 0,28 0,35 0,35 0,33 0,32 0,38 0,32 0,30 0,33 0,32 0,35 Jumlah 2,79 2,62 2,59 Ranking USULAN PERBAIKAN BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN BUMBU INSTAN NOEYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN TOOL ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Key Performance Indicator Setelah didapatkan benchmark partner berdasarkan hasil pengolahan data pada Tabel i, maka selanjutnya adalah melakukan bechmarking untuk mengetahui bagaimana bentuk penerapan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Restumande sebagai bechmark partner terpilih sehingga dapat diterapkan pada Bumbu Instan Noeya. Proses benchmark dilakukan dengan bantuan Key Performance Indicator digunakan untuk menentukan indikator yang menjadi pertimbangan dalam menerapkan strategi komunikasi pemasaran. Key Performance Indicator (KPI) merupakan suatu hal penting yang dapat digunakan untuk menilai keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya, pengukuran kinerja ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan antara kinerja secara aktual dengan target organisasi atau perusahaan . sehingga pada penelitian ini dapat diketahui perbedaan antara komunikasi pemasaran yang telah diterapkan oleh Restumande dengan Bumbu Instan Noeya. Indikator tersebut dapat dilihat pada Tabel IV. TABEL IV KEY PERFORMANCE INDICATOR Komponen Penjabaran Benchmark Advertising Key Performance Keterangan Sumber Jumlah kemasan yang Menjelaskan mengenai berapa jenis kemasan yang . digunakan pada produk. Packaging Information Menjelaskan jumlah informasi yang wajib ada didalam Indicator Kemasan . Sales Promotion Frekuensi Frekuensi melakukan Promosi Jenis Promosi Bebas biaya kirim Menjelaskan durasi promo yang sedang dilakukan . Menjelaskan durasi untuk promosi bebas biaya Flash sale Menjelaskan durasi untuk promosi flash sale Cashback Menjelaskan besar persentase cashback yang . Event and Pameran Experiences Public Relation Frekuensi Menjelaskan frekuensi pelaksaan pameran . Level Menjelaskan level pelaksaan pameran Sponsorship Cakupan acara Menjelaskan luas cakupan acara yang di sponsori . Website Web Visitor Menjelaskan jumlah pengunjung pada website . Nilai Search Engine Menjelaskan nilai SEO yang diperoleh website . Menjelaskan variasi konten yang ada pada akun and Publicity Online and Social Media Marketing Optimization Facebook Jumlah variasi konten Mobile Marketing Direct and Frekuensi unggahan Menjelaskan frekuensi posting dalam suatu periode . Jumlah variasi konten Menjelaskan variasi konten yang ada pada akun TikTok Frekuensi Unggahan Menjelaskan frekuensi posting dalam suatu periode . Konten Jumlah variasi konten Menjelaskan variasi konten pada feed instagram Instagram Frekuensi unggahan Menjelaskan frekuensi posting di instagram E-marketplace Jumlah e-marketplace Menjelaskan jumlah e-marketplace yang digunakan . Menjelaskan jumlah outlet yang dimilik . Konten TikTok Database yang digunakan Marketing Personal selling Jumlah outlet ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Barometer. Volume 7 No. Januari 2022, 18-27 Analisis Gap TABEL V ANALISIS GAP Komponen Penjabaran Advertising Kemasan Sales Promotion Key Performance Indicator Jumlah kemasan yang Bumbu Instan Noeya Restumande Gap Menggunakan 1 yaitu kemasan primer packaging standing pouch berbahan plastik sehingga kemungkinan produk untuk bocor masih besar. Menggunakan 2 jenis kemasan, kemasan primer berbahan plastik untuk mewadahi langsung produk, dan kemasan sekunder berbentuk box untuk melindungi produk dengan kemasan primer sehingga dapat meminimalisir kebocoran pada produk. Packaging Information Dari 11 informasi wajib yang ada pada kemasan, hanya 7 informasi yang ada pada kemasan. 11 informasi yang wajib ada pada kemasan sudah ada, seluruh bagian pada kemasan dimanfaatkan untuk memberikan informasi terkait produk. Frekuensi Promosi Frekuensi Belum pernah melakukan promosi Melakukan promosi 1 kali dalam satu bulan Jenis Promosi Bebas biaya Belum pernah menawarkan promosi gratis biaya ongkos Flash sale Belum pernah menawarkan flash sale pada marketplace yang Belum pernah menawarkan promo pemberian cashback pada marketplace yang Pernah mengikuti pameran sebanyak 5 kali dalam 5 tahun Menawarkan promo gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia khusus untuk yang melakukan pembelian melalui WhatsApp dengan syarat minimal belanja Rp 200. Memberikan penawaran flash sale 30% pada marketplace yang digunakan seperti blibli. com dan Tokopedia Memberikan cashback 15% bagi konsumen yang membeli di marketplace Shopee. Tokopedia dan blibli. com pada waktu Telah mengikuti pameran sebanyak 14 kali dalam 5 tahun Terdapat gap pada jumlah kemasan yang digunakan, bumbu Restumande menggunakan dua jenis kemasan yaitu primer dan sekunder sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebocoran produk, sedangkan Bumbu Instan Noeya hanya menggunakan 1 kemasan primer plastik yang memungkinkan terjadinya kebocoran pada produk. Terdapat gap pada jumlah informasi yang wajib tertera pada kemasan. Bumbu Instan Noeya masih kurang 4 informasi produk. Restumande sudah lengkap. Terdapat gap antara Bumbu Instan Noeya dengan Bumbu Restu Mande yaitu adanya promo satu kali dalam satu bulan oleh Bumbu Restu Mande Terdapat gap. Bumbu Instan Noeya belum pernah menawarkan promo gratis ongkos kirim Cashback Event and Experiences Pameran Frekuensi Level Nasional Internasional Public Relation and Publicity Sponsorship Cakupan acara cakupan acara adalah acara lokal Cakupan acara adalah nasional. Online and Social Media Marketing Website Web Visitor Belum memiliki dan menggunakan website Memiliki jumlah pengunjung website sebanyak 6840 dalam rentang waktu 6 bulan Nilai SEO Belum memiliki dan menggunakan website Nilai 48/100 ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Terdapat gap. Bumbu Instan Noeya belum pernah menawarkan flash sale pada marketplace yang digunakan Terdapat gap. Bumbu Instan Noeya belum pernah memberikan cashback pada marketplace yang digunakan Terdapat gap pada jumlah pameran yang diikuti. Bumbu Restu Mande sudah mengikuti pameran sebanyak 14 kali Terdapat gap. Bumbu Restu Mande telah mengikuti pameran berskala International Terdapat gap. Bumbu Restu Mande sudah dua kali menjadi sponsor suatu kegiatan, sedangkan Bumbu Instan Noeya pernah menjadi sponsor sebanyak satu kali dan cakupan kegiatan yang disponsori adalah tingkat Terdapat gap. Bumbu Instan Noeya belum memiliki website sedangkan Restu Mande sudah memiliki dan menggunakan website Terdapat gap. Bumbu Instan Noeya belum memiliki website sedangkan Restu Mande sudah memiliki dan USULAN PERBAIKAN BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN BUMBU INSTAN NOEYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN TOOL ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Facebook Mobile Marketing Konten TikTok Konten Instagram Jumlah variasi Memenuhi 1 fundamental marketing konten, yaitu konten Memenuhi 3 fundamental marketing konten, yaitu konten informing, entertaining. Frekuensi 2-4 kali dalam satu 9-10 kali dalam satu bulan Jumlah Frekuensi Unggahan Jumlah Belum memiliki akun TikTok Belum memiliki akun TikTok Konten pada feed Instagram produk yang dijual, pada instagram story terdapat info mengenai menyediakan Bumbu Instan Noeya, format order, market place menggunakan produk, dan informasi tentang pengiriman barang Frekuensi unggahan 2-4 unggahan dalam satu bulan Konten TikTok dengan video masak, unboxing produk, dan video cara menggunakan bumbu instan dari Restu Mande 5 kali dalam satu bulan Konten Instagram berisi mengenai produk yang dijual, promo yang disediakan untuk peringatan hari-hari besar, info-info terkini yang testimoni dari konsumen. sedangkan untuk feed tentang promo yang sedang berlaku, informasi tentang UMKM Restu Mande, penghargaan yang pernah diraih, pameran yang pernah diikuti, sertifikat yang pernah diperoleh, dan liputan media tentang Restu Mande 12-16 unggahan dalam satu Direct and Database Marketing E-marketplace Jumlah emarketplacce yang Menggunakan 1 Shopee Menggunakan 7 emarketplace yaitu Shopee. Tokopedia. Bukalapak. Lazada. Blanja. com dan JD. Personal selling Jumlah outlet Belum outlet khusus untuk memajang dan menjual Memiliki 2 outlet khusus menjual produk di Kota Bandung dan Bogor. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. menggunakan website dengan nilai SEO 48/100 Terdapat gap, konten pada facebook Restu Mande lebih lengkap, lebih beragam, dan dengan konten Facebook Bumbu Instan Noeya, facebook yang digunakan oleh Restu Mande juga sudah facebook khusus untuk bisnis. Terdapat gap. Restu Mande Terdapat gap. Bumbu Instan Noeya belum memiliki akun TikTok sedangkan Restu Mande sudah memiliki dan menggunakan TikTok Terdapat Instagram restumande lebih dibandingkan dengan Bumbu Instan Noeya Terdapat gap. Restu Mande menggunggah konten pada Instagram Terdapat gap, jumlah emarketplace yang digunakan Bumbu Instan Noeya hanya 1 e-marketplace. Restu Mande Terdapat gap. Restu Mande sudah mempunyai outlet khusus untuk memajang dan sedangkan Bumbu Instan Noeya belum memiliki outlet khusus untuk memajang dan menjual produk. Barometer. Volume 7 No. Januari 2022, 18-27 Future Performance Online and Social Media Marketing Rekomendasi dari penelitian ini adalah membuat website yang didalamnya berisikan informasi tentang produk Bumbu Instan Noeya dan fitur-fitur seperti menu produk yang dijual, menu testimoni konsumen dan menu about us. Rekomendasi website untuk Bumbu Instan Noeya hanya website untuk menampilkan informasi terkait produk dari Bumbu Instan Noeya saja, belum sampai pada website yang digunakan untuk melakukan jual beli. Rekomendasi lainnya yang diberikan kepada Bumbu Instan Noeya adalah adalah mengganti akun facebook menjadi akun khusus bisnis dengan menyertakan informasi tentang Bumbu Instan Noeya seperti kontak yang dapat dihubungi, alamat, penjelasan singkat tentang bisnis yang dijalankan, cara pemesanan, dan foto profil yang jelas dan meningkatkan frekuensi unggahan di facebook. Mobile Marketing Rekomendasi yang diberikan adalah untuk membuat konten instagram dan Tiktok menarik yang dapat dilakukan dengan cara, foto atau video yang diunggah ke Instagram menggunakan latar belakang yang sama sehingga konten terlihat rapi dan menarik, pemilihan warna dalam setiap unggahan juga mempengaruhi tingkat ketertarikan konsumen untuk melihat suatu postingan di instagram, kemudian dalam setiap unggahan dapat menggunakan tambahan ilustrasi yang menarik. frekuensi posting juga menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi Bumbu Instan Noeya, terlebih saat ini akun instagram Bumbu Instan Noeya seperti tidak aktif karena tidak ada penambahan konten dalam satu tahun terakhir yang dapat dilihat pada akun instagram Bumbu Instan Noeya. Sehingga diberikan rekomendasi kepada Bumbu Instan Noeya untuk meningkatkan frekuensi posting menjadi lima sampai tujuh kali dalam satu minggu. Untuk membuat konten yang diunggah dilihat oleh banyak konsumen, rekomendasi waktu untuk mengunggah konten di instagram adalah pada waktu jam istirahat seperti jam makan siang atau jam aktivitas telah selesai dikerjakan. Untuk mengelola akun instagram Bumbu Instan Noeya ini menjadi lebih baik lagi. Bumbu Instan Noeya akan mempekerjakan karyawan khusus yang mengelola akun media sosial yang . Advertising Rekomendasi yang diberikan adalah Bumbu Instan Noeya menggunakan kemasan sekunder untuk melindungi produk agar tidak terjadi kebocoran dan memanfaatkan sisi lain dari kemasan yang ada, sehingga informasi yang di sampaikan dalam kemasan dapat diperbesar ukuran tulisannya dan dapat dilihat dengan jelas oleh konsumen. Sales Promotion Rekomendasi pemasaran Sales Promotion yang diberikan pada tabel future performance adalah untuk indikator frekuensi melakukan promosi, indikator bebas biaya kirim, indikator flash sale dan indikator Rekomendasi kepada Bumbu Instan Noeya untuk melakukan promosi satu kali dalam satu bulan, rekomendasi ini disetujui oleh owner Bumbu Instan Noeya dengan ketentuan, promo yang diberlakukan satu kali dalam satu bulan bergantian antara promo gratis ongkos kirim, promo flash sale, dan cashback. Event and Experiences Rekomendasi yang dapat diberikan kepada Bumbu Instan Noeya adalah mencari info tentang pameran dan mengikuti pameran yang ada setidaknya satu kali dalam satu bulan dan mencari info tentang pameran dengan level Internasional dan mengikuti pameran satu kali dalam satu tahun karena dengan mengikuti pameran memberikan kesempatan bagi UMKM untuk melakukan promosi produk, karena dengan mengikuti pameran UMKM mempunyai kesempatan untuk mengakses pasar melalui dukungan pemerintah atau dari penyelenggara pameran, pengadaan pameran yang diikuti oleh UMKM juga dapat memperluas pasar melalui peningkatan jumlah pesanan dari konsumen yang berarti terjadi penambahan jumlah pendapatan . Public Reations and Publicity Rekomendasi yang diberikan kepada Bumbu Instan Noeya adalah dengan menambah jumlah kegiatan untuk menjadi sponsor dan acara yang memiliki cakupan nasional, pemilik Bumbu Instan Noeya menyetujui rekomendasi yang diajukan peneliti namun dengan ketentuan acara yang dilakukan adalah kegiatan yang berorientasi ke amal seperti kegiatan untuk mengumpulkan donasi bagi orang-orang yang terkena bencana. Dengan memberikan sponsor untuk suatu acara atau kegiatan memberikan manfaat untuk organisasi yang mensponsori acara tersebut seperti untuk membangun kesadaran konsumen terhadap mereka produk atau UMKM . ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Direct and Database Marketing Rekomendasi yang diberikan kepada Bumbu Instan Noeya adalah dengan memanfaatkan lebih banyak emarketplace terbaik seperti lazada, tokopedia, bukalapak, karena saat ini Bumbu Instan Noeya hanya menggunakan satu e-marketplace yaitu Shopee. Harapannya dengan menambah penggunaan e-marketplace yang lainnya dapat masyarakat Indonesia tidak hanya menggunakan satu e-marketplace saja, melainkan menggunakan e-marketplace. Masing-masing emarketplace juga menawarkan berbagai promo USULAN PERBAIKAN BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN BUMBU INSTAN NOEYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN TOOL ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS menarik bagi para penggunanya sehingga dapat menarik minat calon pembeli untuk berbelanja. Personal Selling Outlet menjadi indikator dalam bauran komunikasi pemasaran Personal Selling, saat ini Bumbu Instan Noeya belum memiliki outlet untuk memasarkan produk secara offline. Menurut Kotler konsumen yang berbelanja secara offline akan mendapatkan suatu pengalaman Sehingga rekomendasi yang diberikan kepada Bumbu Instan Noeya adalah membuat outlet khusus untuk berjualan yang berbeda tempat dengan rumah produksi, dengan adanya outlet khusus ini konsumen dapat berkomunikasi secara langsung dengan penjual, pembeli dapat menanyakan secara langsung tentang bagaimana cara menggunakan produk yang baik, selain itu dengan berbelanja secara offline pembeli juga dapat mencicipi hasil olahan dari produk Bumbu Instan Noeya dan penjual juga dapat memberikan informasi mengenai produk dan cara menggunakan produk lebih jelas kepada konsumen . Namun, apabila tidak memungkinkan membuat outlet. Bumbu Instan Noeya dapat bekerjasama dengan pihak lain seperti toko oleh-oleh untuk memajang dan menjual produk secara offline. IV. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan pada Penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa penentuan benchmark partner dilakukan dengan mengolah data yang sudah diperoleh dari hasil kuesioner dengan menggunakan bantuan tools Analytical Hierarchy Process sehingga didapatkan hasil yang menjadi benchmark partner dari Bumbu Instan Noeya adalah Restu Mande karena dari delapan bauran komunikasi pemasaran yang ada, empat diantaranya Restumande memperoleh nilai paling besar yaitu bauran komunikasi pemasaran advertising, online and social media marketing, mobile marketing, dan direct and database marketing dengan jumlah nilai keseluruhan yang diperoleh oleh Restumande adalah 2. 79 sebagai peringkat pertama, peringkat kedua ditempati oleh TinAos Kitchen dan peringkat ketiga ditempati oleh Eti STR. Rancangan bauran komunikasi pemasaran untuk Bumbu Instan Noeya berdasarkan hasil benchmarking untuk tiga peringkat teratas dari bauran komunikasi pemasaran yaitu Online and social media marketing dengan rekomendasi memiliki website yang apabila tidak memungkinkan untuk membuat sendiri dapat bekerja sama dengan seorang web developer, kemudian untuk facebook, rekomendasinya adalah mengalihkan akun menjadi akun facebook bisnis bumbu instan noeya dengan frekuensi upload konten lebih ditingkatkan dan jenis konten yang diupload diusahakan agar menarik dan juga informatif agar konsumen tertarik. Peringkat kedua adalah Advertising ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. dengan rekomendasi mengganti kemasan yang sebelumnya kemasan primer berbentuk standing pouch dengan bahan plastik, diganti dengan penggunaan kemasan sekunder karena dengan menggunakan kemasan sekunder, seain untuk melindungi kemasan primer, kemasan sekunder dapat dimanfaatkan menjadi tempat untuk menjelaskan informasi produk seperti nama produk, nama dan alamat produksi, tanggal dan kode produksi, berat bersih, komposisi produk, serta informasi nilai gizi. Dan peringkat ketiga adalah Mobile marketing dengan rekomendasimembuat akun tiktok bisnis, memaksimalkan penggunaan fitur yang ada pada tiktok sehingga konten menarik dan konsisten dalam membagikan konten. Selain tiktok, rekomendasi lainnya adalah memaksimalkan akun instagram bisnis yang sudah ada dengan menambah frekuensi unggah konten di instagram, mengunggah konten trivia di instagram, dan memperindah bentuk feed instagram serta memanfaatkan fitur instagram story DAFTAR PUSTAKA