Copyright A 2022 pada penulis Abdimas Singkerru. Vol. No. 1, 2022 Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Muh. Ilham Budi Utama *1. Budyanita Asrun 2 1 Ae 2 Universitas Megarezky *1 ilhambudiutama@gmail. 2 budyanita. asrun@gmail. Abstrak Kesulitan akses pelayanan seperti kurang memadainya fasilitas kesehatan yang tersedia dan umumnya tidak adanya kemampuan masyarakat secara ekonomi menjadi alasan masyarakat enggan untuk memeriksakan kesehatannya disaat sakit terlebih pada masa pandemi saat ini. Sehingga program ini untuk memberikan penyuluhan pentingnya pemeriksaan Kesehatan di masa pandemi dan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis oleh tenaga medis setempat dan pemberian obat kepada masyarakat yang menderita sakit. Berdasarkan hasil diperoleh gambaran masih terdapat masyarakat yang tidak memeriksakan dirinya disaat sakit terlebih dimasa pandemi ini, karena alasan biaya dan hoax berita jika sakit akan dicovidkan, serta dari hasil pemeriksaan kesehatan gratis diperoleh masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, diantara lain 56 orang menderita penyakit rheumatik, 40 orang menderita infeksi saluran pernafasan akut, 20 orang dengan kelainan saluran cerna, 20 orang menderita penyakit kulit, 18 orang menderita hipertensi. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkankan kesadaran masyarakat untuk pentingnya menjaga kesehatan dan memeriksakan kesehatannya secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat. Kata Kunci: penyuluhan, pemeriksaan, kesehatan Pendahuluan Derajat kesehatan masyarakat di Indonesia terutama masyarakat miskin masih tergolong rendah. Hal tersebut diakibatkan karena sulitnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Kesulitan akses pelayanan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kurang memadainya fasilitas kesehatan yang tersedia dan akibat tidak adanya kemampuan masyarakat secara ekonomi. Dari segi ekonomi, masyarakat Indonesia masih tergolong masyarakat menengah kebawah sehingga biaya kesehatan dirasakan masih tergolong mahal. Hal inilah yang paling sering menjadi alasan masyarakat enggan untuk berobat akibat ketidakmampuan mereka membayar biaya perawatan kesehatan. Bahkan tak sedikit masyarakat sudah menyerah duluan karena tidak adanya biaya sehingga cenderung memilih pengobatan alternatif. Hal ini juga dipacu oleh meningkatnya harga berbagai kebutuhan pokok. Sehingga bisa dimaklumi jika masyarakat Indonesia masih menomorduakan kesehatan. Ditambah lagi situasi sekarang ini Indonesia khususnya di takalar di desa Timbuseng masih dalam masa pandemi COVID 19 sehingga kesehatan sangat penting untuk di jaga. Salah satu daerah yang layak menjadi sasaran pelayanan kesehatan adalah Desa Timbuseng merupakan salah satu desa yang ada di kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Masyarakat di Desa Timbuseng sebagian besar penduduknya https://jurnal. id/index. php/singkerru/article/view/136 Abdimas Singkerru ISSN 2776-7477 (Onlin. memiliki mata pencaharian sebagai petani dan peternak, sedang sebagian kecil bekerja sebagai guru. PNS dan wiraswasta. Tingkat ekonomi masyarakat sebagian besar masih berada di tingkat menengah kebawah dengan fasilitas pelayanan masyarakat yang sangat terbatas. Hanya terdapat satu puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang terletak di Kecamatan Polongbangkeng Utara yang jaraknya A 5 km dari desa timbuseng. Kondisi tersebut menyebabkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan sangat kurang. Melihat kondisi dan situasi di atas maka penting diadakannya program penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk meningkatkankan kesadaran masyarakat untuk pentingnya menjaga kesehatan dan memeriksakan kesehatannya secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat. Metode Pelaksanaan Khalayak yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah seluruh masyarakat di Kecamatan Polongbangkeng Utara Desa Timbuseng Kabupaten Takalar yang memerlukan pengobatan atau yang memiliki masalah kesehatan, khususnya masyarakat yang memiliki resiko tinggi terkena penyakit seperti anak balita, usia lanjut ataupun anak sekolah. Sebelum pelaksanaan kegiatan dilakukan terlebih dahulu dilakukan penjajagan Dalam penjajagan lokasi ini dimusyawarahkan mengenai waktu pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan masukan dari Puskesmas Kecamatan Polongbangkeng Utara. Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah berupa pemeriksaan kesehatan oleh 6 dokter dan beberapa staf Puskesmas Kecamatan Polongbangkeng, dengan dibantu oleh mahasiswa, kunjungan ke rumah masyarakat yang sakit yang tidak bisa berjalan dan melakukan penyuluhan yang bersifat individual pada penderita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 23 September 2021 mulai pukul 09. 00 WITA. Kegiatan ini terlaksana dibantu oleh tenaga medis dari Puskesmas Kecamatan Polongbangkeng Utara dan sejumlah masyarakat Desa Timbuseng yang datang memeriksakan diri adalah 154 orang. Kegiatan dimulai dengan mendaftar bagi mereka yang akan berobat dan anamnesa serta pengukuran darah pasien dilakukan oleh para dokter dan penyuluhan yang bersifat individual tergantung penyakit yang diderita. Setelah selesai diperiksa akan diberikan resep baik itu obat suntik maupun obat minum. Kegiatan ini berakhir sekitar 45 WITA. Hasil dan Pembahasan Kegiatan dimulai dengan mendaftar bagi mereka yang akan berobat dan anamnesa serta pengukuran darah pasien dilakukan oleh para dokter dan penyuluhan yang bersifat individual tergantung penyakit yang diderita. Setelah selesai diperiksa akan diberikan resep baik itu obat suntik maupun obat minum. Kegiatan ini berakhir sekitar pukul 13. 45 WITA. Dari sejumlah 154 penderita yang berobat di Desa Timbuseng didapatkan 56 orang menderita penyakit rheumatik, 40 orang menderita infeksi saluran pernafasan akut, 20 orang dengan kelainan saluran cerna, 20 orang menderita penyakit kulit, 18 orang menderita hipertensi. 72 orang dari penderita adalah wanita dan 96 adalah laki-laki. Vol. No. 1, 2022 ISSN 2776-7477 (Onlin. Kesehatan sangat penting bagi manusia, karena tanpa kesehatan yang baik, setiap manusia akan sulit dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari. Semakin padatnya aktivitas yang dilakukan seseorang menjadikan mengabaikan kesehatan. Tidak adanya waktu luang karena kesibukan di kantor, di kebun, di sawah mengakibatkan seseorang tersita waktu kesempatan untuk memperhatikan Kesehatan pada dasarnya merupakan salah satu hal penting yang harus selalu kita upayakan. Jadi sekecil apapun bagian tubuh kita ada yang sakit, pastinya akan membuat organ tubuh lain tidak nyaman. Jadi apakah masih ada yang meragukan bahwa menjaga kesehatan tubuh itu penting Kesehatan adalah suatu hal yang mendasar dalam hidup manusia. Banyak orang sakit dan keluarganya yang mengorbankan segala harta benda mereka untuk mencari kesembuhan. Begitu pentingnya arti kesehatan sehingga ada orang memilih lebih baik mati daripada hidup tidak sehat dan tidak dapat melakukan apa-apa. Banyak orang ketika sedang sakit, mereka akan bertekad dan berniat menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh jika sudah sembuh. Namun pada kenyataannya, setelah sembuh dan disibukkan dengan pekerjaan, tekad untuk hidup sehat pun terlupakan dengan sendirinya. Gambar 1. Pemeriksaan Kesehatan Di Mulai Dari Pejabat Setempat Gambar 2. Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar Abdimas Singkerru ISSN 2776-7477 (Onlin. Gambar 3. Foto Bersama Dengan Pejabat Sementara Kesimpulan Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat pemeriksaan kesehatan di desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar diperoleh gambaran masih banyak yang mengalami gangguan-gangguan kesehatan yang dampaknya mempengaruhi mobilitas dari masyarakat di desa itu di antara lain sejumlah 154 penderita yang berobat di Desa Timbuseng didapatkan 56 orang menderita penyakit rheumatik, 40 orang menderita infeksi saluran pernafasan akut, 20 orang dengan kelainan saluran cerna, 20 orang menderita penyakit kulit, 18 orang menderita hipertensi. 72 orang dari penderita adalah wanita dan 96 adalah laki-laki. Sebagai keberlanjutan dari kegiatan ini maka di harapkan kegiatan ini ada followup dari masyarakat desa dan pemerintah setempat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan hidup sehat maka dari pada itu masyarakat harus betulbetul memahami pola hidup sehat sehingga terhindar dari penyakit, saya juga menghimbau masyarakat untuk rajin berolahraga minimal satu kali dalam seminggu dan rutin memeriksa kesehatan di puskesmas-puskesmas yang ada di kecamatan polongbangkeng utara tersebut. Referensi Arifin. & Yani. Atlas Anatomi Otot Manuasia Untuk Fisioterapi. Yogyakarta: PT. Sejahtera Bersama Yuk. Koentjoro. Hubungan Antaara Indeks Masa Tubuh (IMT)dengan Derajat Osteoarhtritis Lutut Menurut Kellgren dan Lawrance. Skripsi. Semarang: Program Pendidikan Kedokteran FK Undip. Semarang. Lesmana. Pemeriksaan Antropometri. Lampung: Pelatihan Asuhan Fisioterapi II. Morton. Panduan Pemeriksaan Kesehatan. Jakarta: EGC Sasongko. Menjaga Kesehatan Tulang. Jakarta: Sunda Kelapa Pustaka.