Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI Novia Rizki Muhtar. Agus Salim Chamidi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen Email: muhtarnovia8@gmail. Abstract This study aims to . determine the effect of motivation on interest in continuing studies at university at MAN 2 Kebumen. determine the effect of student willingness on interest in continuing studies at university at MAN 2 Kebumen. determine the effect of family environment on interest in continuing studies at university at MAN 2 Kebumen. determine the effect of school environment on interest in continuing studies at university at MAN 2 Kebumen. This study used a quantitative approach. The population in the study were all grade XII students of MAN 2 Kebumen, while the sample used was 80 respondents. The research instrument was a questionnaire with a Likert scale. Data analysis was carried out using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression tests, hypothesis testing through t-tests and f-tests, and coefficient of determination (R. analysis using SPSS. The results showed that the motivation variable had a significant effect on student interest with a calculated t-value of 6. 955 > 1. The student willingness variable had a significant effect with a calculated t-value of 3. 250 > 1. The family environment variable has a significant effect with a calculated t value of 2. 348 > 1. While the school environment variable has a significant effect with a calculated t value of 2. 736 > 1. Based on the determination coefficient value of 93, which means that 93% of student interest is influenced by the variables of motivation, student willingness, family environment, and school environment, while the remaining 7% is influenced by other variables outside the study. Keywords: Motivation. Student Will. Family Environment. School Environment. Student Interest Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk . untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap minat melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi di MAN 2 Kebumen. untuk mengetahui pengaruh kemauan siswa terhadap minat melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi di MAN 2 Kebumen. untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi di MAN 2 Kebumen. untuk mengetahui pengaruh lingkungan madrasah terhadap minat melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi di MAN 2 Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MAN 2 Kebumen, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 80 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f, serta analisis koefisien determinasi (R . dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap minat siswa dengan nilai t hitung 6,955 > 1,665. Variabel kemauan siswa berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 3,250 > 1,665. Variabel lingkungan kelurga berpengaruh signifikan nilai t hitung 2,348 > 1,665. Sedangkan variabel lingkungan madrasah berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 2,736 > 1,665. Berdasarkan nilai koefisien determinasi 0,93 yang berarti 93% minat siswa dipengaruhi oleh variabel motivasi, kemauan siswa, lingkungan kelurga, dan lingkungan madrasah, sedangkan sisanya 7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Kata Kunci: Motivasi. Kemauan siswa. Lingkungan keluarga. Lingkungan madrasah. Minat PENDAHULUAN Pada masa sekarang ini generasi muda diharuskan memiliki pengetahuan yang tinggi serta harus mempunyai kualitas yang baik dalam segala aspek, hal ini dikarenakan semakin tingginya tuntutan serta persaingan global kerja yang membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Peningkatan sumber daya manusia salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional karena pendidikan merupakan salah satu cara untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas untuk mencapai tujuan pembangunan UUD RI No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional menegaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Menurut Irianto untuk meningkatkan kehidupan dibutuhkan sebuah pendidikan yang dapat mempersiapkan individu dalam mengembangkan kemampuan dan ilmunya lebih lanjut. Suciningrum & E. Rahayu. AuPengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Dan Motivasi Belajar Terhadap Minat Melanjutkan Studi Ke Perguruan Tinggi Pada Kelas XI Di SMA Pustaka 1 Jakarta,Ay Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (JPEB) 3, no. : 2. Depdiknas. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Jakarta, 2. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. salah satunya yaitu pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi pada umumnya memberikan pendalaman ilmu yang tidak didapat siswa pada jenjang pendidikan menengah sebelumnya. Melanjutkan studi ke perguruan tinggi diawali dari adanya rasa ketertarikan dan kebutuhan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Adanya minat dalam diri individu akan mendorong seseorang untuk melakukan suatu tindakan dan partisipasi di dalamnya. Begitu juga dengan melanjutkan studi ke perguruan tinggi, minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi akan mendorong mereka untuk berusaha memasuki perguruan tinggi karena mereka ingin mengembangkan ilmu dan pengetahuan. Namun, realitas menunjukkan bahwa tidak semua siswa memiliki minat yang sama untuk melanjutkan pendidikan. Sebagian besar siswa memiliki semangat tinggi untuk menempuh studi lanjut karena dorongan pribadi maupun dukungan keluarga, tetapi tidak sedikit pula yang memilih bekerja atau menempuh jalur lain setelah lulus sekolah menengah. Fenomena ini juga tampak di MAN 2 Kebumen. Data tahun 2025 menunjukkan bahwa 71 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP, 79 siswa melalui jalur SNBT, dan 24 siswa melalui SPAN-PTKIN. Angka tersebut mengindikasikan bahwa minat melanjutkan studi cukup tinggi. Akan tetapi, masih ada siswa yang memilih langsung bekerja karena faktor ekonomi, kurangnya motivasi, atau minimnya dukungan keluarga. Minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi berasal dari niat dalam diri siswa dan terencana secara sadar, jika memiliki minat yang besar maka siswa akan belajar sebaik mungkin dan mencari informasi tentang perguruan tinggi yang diinginkan. 5 Hal ini tidak lepas pula dari beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi minat siwa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, salah satunya yaitu adanya motivasi yang besar dalam belajar. Motivasi belajar merupakan dorongan yang timbul pada diri individu untuk melakukan sesuatu yang sesuai Agus Irianto. Pendidikan Sebagai Investasi Dalam Pembangunan Suatu Bangsa (Jakarta: Kencana, 2. , 21. Cica Feryani. Edi Harapan, and Muhammad Fahmi. AuPengaruh Dorongan Orang Tua Dan Prestasi Belajar Terhadap Minat Siswa SMK Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi,Ay JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. : 5898. Julyia Fani. Nasib Subagio, and Vitria Puri Rahayu. AuAnalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Siswa Melanjutkan Studi Ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Kelas Xii Di Sma Negeri 14 Samarinda,Ay Jurnal Prospek: Pendidikan Ilmu Sosial dan Ekonomi 4, no. : 25. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. dengan tujuan dan dorongan dalam dirinya, dalam hal ini tujuan yang dimaksud adalah dalam 6 Meningkatnya motivasi belajar akan meningkat pula minat seseorang dalam berusaha dan belajar agar dapat melanjutkan studi hingga ke perguruan tinggi. Selain itu, faktor kemauan siswa juga mempengaruhi siswa dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi, keinginan disini menunjukkan sebagai suatu dorongan yang timbul dari diri sendiri untuk melakukan sesuatu dan berusaha untuk mewujudkannya. 7 Kemauan merupakan dorongan yang timbul pada individu untuk melanjutkan studi hingga ke perguruan tinggi, kemauan yang dimiliki siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi akan memberikan pengaruh pertimbangan kepada orang tua untuk mendukung pilihan anak. 8 Ketika kemauan yang dimiliki seseorang untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi sangat besar maka ia akan terus berusaha untuk mencapai apa yang menjadi keinginannya tersebut. Lingkungan sekolah/madrasah secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, karena lingkungan sekolah merupakan lingkungan pendidikan kedua setelah keluarga dimana individu dapat memperdalam ilmu dan mengembangkan kemampuannya. Lingkungan keluarga dapat mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, karena keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang paling utama bagi anak dalam memperoleh ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuan diri, serta membentuk 10 Keluarga menjadi faktor pendukung bagi individu sebagai pertimbangan dalam memilih untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi atau tidak. Penelitian sebelumnya memperkuat temuan tersebut. Feryani dkk. meneliti siswa SMK dan menemukan bahwa dorongan orang tua serta prestasi belajar berpengaruh signifikan Siti Khadijah. Henny Indrawati, and Suarman. AuAnalisis Minat Peserta Didik Untuk Melanjutkan Pendidikan Tinggi,Ay JPIS: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial 26, no. : 180, http://ejournal. edu/index. php/jpis. Fani. Subagio, and Rahayu. Loc. Cit. , 26. Khadijah. Indrawati, and Suarman. Loc. Cit. , 181. Indah Pakaya and Johnny H Posumah. AuPengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Pendidikan Masyarakat Di Desa Biontong I Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,Ay Jurnal Administrasi Publik VII, no. : 12, https://ejournal. id/v3/index. php/JAP/article/view/33692. 10 Moch. Yaziidul Khoiiri. Budiono Nadhifatul Aulia, and Hamidah Lutfiyatul. AuPeranan Keluarga Dan Masyarakat Dalam Pendidikan Islam,Ay Cermin jurnal manajemen dan pendidikan berbasis islam nusantara 7, no. : 28, http://w. org/ojs/index. php/jipsi/article/view/2/12. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. 11 Penelitian Masnawati . juga menunjukkan bahwa status ekonomi orang tua dan motivasi diri berpengaruh positif terhadap minat siswa melanjutkan pendidikan. 12 Hasil-hasil penelitian tersebut memperlihatkan adanya konsistensi faktor-faktor penentu, namun pada saat yang sama menunjukkan perlunya kajian lebih mendalam di konteks sekolah berbasis keagamaan seperti MAN 2 Kebumen. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana motivasi, kemauan siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan madrasah berpengaruh terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Penelitian ini memiliki nilai kebaruan karena tidak hanya menyoroti satu atau dua faktor, tetapi mengintegrasikan keempat faktor utama tersebut secara simultan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam memperkaya kajian tentang minat studi siswa, sekaligus memberikan manfaat praktis bagi sekolah, guru, dan orang tua untuk memperkuat dukungan terhadap siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kebumen. Desa Panjer. Kecamatan Kebumen. Kabupaten Kebumen. yang dipilih karena memiliki jumlah siswa lulusan yang cukup besar dan beragam dalam menentukan pilihan studi lanjutan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII, dan sampel berjumlah 80 siswa. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala likert 1Ae5 . angat tidak setuju hingga sangat setuj. yang dirancang untuk mengukur variabel independen terdiri atas motivasi (X. , kemauan siswa (X. , lingkungan keluarga (X. , dan lingkungan sekolah (X. serta variabel dependen adalah minat siswa (Y). Validitas instrumen diuji menggunakan uji validitas item dan reliabilitas dengan cronbach alpha. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, 11 Feryani. Harapan, and Fahmi. AuPengaruh Dorongan Orang Tua Dan Prestasi Belajar Terhadap Minat Siswa SMK Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi. Ay 12 Eli Masnawati. AuMinat Peserta Didik Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi Ditinjau Dari Status Ekonomi Orang Tua Dan Motivasi Diri,Ay Jurnal Pendidikan. Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2, no. : 13Ae22. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f, serta analisis koefisien determinasi (R . dengan bantuan program SPSS. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Validitas Uji validitas akan menguji masing-masing variabel yang digunakan dalam penelitian ini, dimana keseluruhan variabel penelitian memuat 5 pertanyaan yang harus dijawab Adapun kriteria yang digunakan dalam menentukan valid tidaknya pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tingkat signifikan 5% dari derajat kebebasan . = n Ae 2 = 30 Ae 2 = 28, didapati r tabel = 0,374. Jika r hitung . ntuk tiap butir dapat dilihat pada kolom Correted Item Ae Total Correlatio. lebih besar dari r tabel dan nilai r positif, maka butir pernyataan dikatakan valid. Berdasarkan uji validitas yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai r hitung keseluruhan indikator yang diuji bernilai positif dan lebih besar dari nilai r tabel. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa seluruh butir indikator yang digunakan dalam penelitian ini lolos dalam uji validitas dan dinyatakan valid. Hasil Uji Reliabilitas Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji statistic Cronbach Alpha (A), dengan ketentuan apabila hasil Cronbach Alpha (A) > 0,60 maka indikator atau kuesioner tersebut dinyatakan reliabel. Berdasarkan uji reliabilitas yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa Cronbach Alpha (A) diatas 0,60. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa seluruh butir indikator yang digunakan dalam penelitian ini lolos dalam uji reliabilitas dan dinyatakan reliabel. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi mempunyai distribusi normal atau tidak. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test. Hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini: Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Tabel 1 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean ,0000000 Std. Deviation ,76409455 Absolute ,095 Positive ,095 Negative -,055 Test Statistic ,095 Asymp. Sig. -taile. c ,073 Monte Carlo Sig. -taile. d Sig. ,070 99% Confidence Lower Bound ,063 Interval ,076 Upper Bound Berdasarkan tabel 1 diperoleh nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,073. Hal ini menunjukkan nilai asymp. lebih besar dari 0. 05 artinya data berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji ini merupakan bentuk pengujian asumsi dalam analisis linier berganda. Asumsi multikolinearitas menyatakan bahwa variabel independen harus terbebas dari gejala Tabel 2 Uji Multikolinearitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Model 1 (Constan. 1,462 Std. Error ,765 Beta Sig. 1,910 ,060 Tolerance VIF Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Motivasi ,481 ,069 ,515 6,955 <,001 ,170 5,885 Kemauan Siswa ,195 ,060 ,238 3,250 ,002 ,174 5,751 Lingkungan ,119 ,050 ,143 2,348 ,022 ,250 4,005 ,157 ,057 ,135 2,736 ,008 ,385 2,598 Keluarga Lingkungan Madrasah Dependent Variable: Minat Siswa Hasil uji multikolinearitas menunjukkan bahwa nilai tolerance dan VIF dari variabel independen tidak ada nilai tolerance kurang dari 0,1 dan nilai Variance Inflasi Factor (VIF) tidak ada yang lebih dari 10, maka dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi, kemauan siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan madrasah tidak terdapat multikolinearitas. Sehingga model regresi layak digunakan dalam melakukan pengujian. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dan residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Pengujian heteroskedastisitas dilakukan dengan membuat Scatterplot . lur sebara. antara residual dan nilai prediksi dari variabel terikat yang telah distandarisasi. Hasil uji heteroskedastisitas dapat dilihat pada gambar Scatterplot di bawah ini: Gambar 1 Uji Heteroskedastisitas Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Gambar di atas menunjukkan sebaran titik tidak membentuk pola/alur tertentu, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas atau dengan kata lain terjadi Hasil Analisis Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui besarnya variabel independen yaitu motivasi, kemauan siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan madrasah terhadap variabel dependen minat siswa. Pengolahan data dengan program SPSS memberikan hasil sebagai berikut. Tabel 3 Uji Analisis Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model 1 (Constan. 1,462 Motivasi Std. Error Beta Sig. ,765 1,910 ,060 ,481 ,069 ,515 6,955 <,001 Kemauan Siswa ,195 ,060 ,238 3,250 ,002 Lingkungan Keluarga ,119 ,050 ,143 2,348 ,022 Lingkungan ,157 ,057 ,135 2,736 ,008 Madrasah Dependent Variable: Minat Siswa Berdasarkan gambar 3 di atas, maka dapat dilihat bahwa persamaan regresi linier yang menerminkan hubungan antar variabel-variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Y = 0. 515 (X. 0,238 (X. 0,143 (X. 0,135 (X. Dari persamaan regresi linier berganda diatas menunjukkan bahwa: nilai koefisien regresi dari motivasi (X. sebesar 0,515. kemauan siswa (X. sebesar 0,238. keluarga (X. sebesar 0,143. dan lingkungan madrasah (X. sebesar 0,135 yang bernilai Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. positif, artinya bahwa semakin tinggi motivasi dan kemauan yang dimiliki oleh siswa maka akan semakin besar juga minat siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Serta semakin tinggi peran keluarga dan madrasah/sekolah dalam mendukung melanjutkan studi maka akan semakin besar juga minat siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hasil Pengujian Hipotesis Uji Signifikasi Parameter Individual (Uji Statistik . Uji t digunakan untuk menguji signifikasi hubungan antar variabel X dan variabel Y secara parsial atau dapat dikatakan uji t pada dasarnya menunjukan seberapa jauh variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi-variasi dependen. Hasil output dari SPSS adalah sebagai berikut. Tabel 4 Uji T Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error 1 (Constan. 1,462 Motivasi Beta Sig. ,765 1,910 ,060 ,481 ,069 ,515 6,955 <,001 Kemauan Siswa ,195 ,060 ,238 3,250 ,002 Lingkungan Keluarga ,119 ,050 ,143 2,348 ,022 Lingkungan Madrasah ,157 ,057 ,135 2,736 ,008 Dependent Variable: Minat Siswa Dari tabel 4 di atas menunjukan bahwa: Uji hipotesis motivasi, kemauan siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan madrasah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat siswa. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Uji Signifikasi Simultan (Uji F) Uji ini dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel independen secara bersama-sama dengan variabel dependen. Hasil uji F disajikan dalam tabel 4. 5 berikut Tabel 5. Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square 1 Regression 613,827 153,457 Residual 46,123 ,615 Total 659,950 Sig. 249,532 <,001b Dependent Variable: Minat Siswa Predictors: (Constan. Lingkungan Madrasah. Kemauan Siswa. Lingkungan Keluarga. Motivasi Diperoleh hasil perhitungan dengan nilai probabilitas signifikansi > A . araf signifika. , yaitu 0,001 > 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian variabel motivasi, kemauan siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan madrasah secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap minat siswa. Koefisien Determinasi (R. Uji koefisien determinasi (R. digunakan untuk menguji seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap dependen. Pengolahan data uji koefisien determinasi memberikan hasil berikut ini. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Tabel 6 Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Change Statistics Model Square ,964a ,930 Adjusted R Std. Error of R Square Square the Estimate ,926 Change ,784 Sig. Change df1 df2 Change ,930 249,532 <,001 Berdasarkan gambar 6 diperoleh hasil perhitungan nilai R-squared sebesar 0,930 yang berarti 93% di perguruan tinggi dipengaruhi oleh variabel motivasi, kemauan siswa, lingkungan keluarga, dan linkungan madrasah. Sedangkan sisanya sebesar 7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model yang diteliti. Pengaruh Motivasi Terhadap Minat Siswa Hasil analisis data menunjukkan sebagian besar siswa kelas XII MAN 2 Kebumen memiliki motivasi yang tinggi. Hasil uji t variabel motivasi menghasilkan nilai t hitung = 6,955 A t tabel = 1,665 dan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 maka motivasi berpengaruh positif terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Dengan begitu, makin tinggi tingkat motivasi maka makin tinggi juga minat meneruskan belajar ke perguruan tinggi. Hal ini pun berlaku sebaliknya yakni bila motivasi rendah maka makin kecil minat meneruskan perguruan tinggi. Hal ini selaras dengan penelitian Masnawati, dkk. 13 bahwa terdapat pengaruh positif motivasi terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Hasil ini memberikan makna bahwa siswa dengan motivasi diri yang kuat akan belajar dengan penuh kesungguhan agar ketika lulus dari jenjang pendidikan yang sekarang mereka dapat melanjutkan ke perguruan Pengaruh Kemauan Siswa Terhadap Minat Siswa Hasil hipotesis menghasilkan nilai t hitung sebesar 3,250 bernilai positif dengan hasil signifikan sebesar 0,002 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kemauan siswa berpengaruh Ibid. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. positif signifikan terhadap minat siswa diterima. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa semakin tinggi kamauan yang dimiliki oleh siswa akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Esmi & Marasabessy14 bahwa kemauan yang ada dalam diri peserta didik menjadi pendorong untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Siswa Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung 2,348 dengan signifikansi 0,022 < 0,05. Hal ini berarti lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat siswa MAN 2 Kebumen untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. lingkungan keluarga adalah pendidikan pertama bagi anak. Dalam lingkungan keluarga motivasi sangatlah penting agar anak mampu mengembangkan dirinya dengan tujuan yang akan dicapai setelah lulus madrasah nanti, tentunya dengan dukungan keluarga hal ini akan menjadi suatu dorongan dalam diri siswa tersebut. Dengan dukungan orang tua serta dukungan dari keluarga anak akan percaya diri atas kemampuan yang dimiliki nya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Penelitian Feryani. Harapan, & Fahmi15 juga menunjukkan bahwa dorongan orang tua secara signifikan berpengaruh terhadap minat melanjutkan studi. Hal ini membuktikan bahwa peran keluarga tidak hanya sebatas memberi materi, tetapi juga memberi keyakinan dan dukungan psikologis bagi anak. Pengaruh Lingkungan Madrasah Terhadap Minat Siswa Lingkungan madrasah pada hasil penelitian dapat mempengaruhi minat siswa melanjutkan studi, hasil hipotesis menunjukkan nilai t hitung 2,736 bernilai positif dengan hasil signifikan sebesar 0,008 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan madrasah berpengaruh positif signifikan terhadap minat siswa diterima. Unsur lingkungan madrasah seperti guru, teman sebaya dan alumni juga mendukung lingkungan madrasah 14 Melisa Esmi and Abd Chaidir Marasabessy. AuMinat Peserta Didik Kelas XII SMA PGRI 83 Legok Kabupaten Tangerang Dalam Melanjutkan Studi Ke Perguruan TinggiAy 4, no. 15 Feryani. Harapan, and Fahmi. AuPengaruh Dorongan Orang Tua Dan Prestasi Belajar Terhadap Minat Siswa SMK Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Penelitian Moonti, dkk. 16 mendukung temuan ini, bahwa persepsi siswa terhadap kualitas madrasah dan informasi yang diberikan sangat mempengaruhi minat melanjutkan Madrasah/sekolah yang rutin memberikan bimbingan konseling dan sosialisasi perguruan tinggi akan lebih berhasil menumbuhkan minat siswa. Oleh karena itu, lingkungan madrasah di MAN 2 Kebumen yang kondusif, dengan dukungan guru, teman, dan alumni, menjadi salah satu pendorong yang memperkuat minat siswa melanjutkan studi ke perguruan Pengaruh Motivasi. Kemauan Siswa. Lingkungan Keluarga, dan Lingkungan Madrasah Terhadap Minat Siswa Hasil uji simultan . ji F) menunjukkan bahwa variabel motivasi (X. , kemauan siswa (X. , lingkungan keluarga (X. , dan lingkungan madrasah (X. secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat siswa melanjutkan studi ke perguruan nilai F hitung sebesar 249,532 dengan signifikansi 0,001 < 0,05 menegaskan bahwa keempat variabel tersebut secara simultan memiliki peran penting dalam menjelaskan variasi minat siswa. Besarnya nilai koefisien determinasi (RA = 0,. menunjukkan bahwa 93% variasi minat siswa dapat dijelaskan oleh kombinasi empat faktor tersebut, sementara sisanya 7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa minat siswa tidak hanya terbentuk dari satu faktor tunggal, melainkan dari perpaduan faktor internal dan eksternal. Motivasi dan kemauan siswa merupakan faktor internal yang menjadi penggerak utama. Motivasi memberikan arah dan tujuan, sedangkan kemauan menjadi kekuatan kehendak yang membuat siswa berupaya lebih keras. Sementara itu, lingkungan keluarga dan lingkungan madrasah berperan sebagai faktor eksternal yang memperkuat atau bahkan melemahkan faktor internal tersebut. 16 Usman Moonti et al. AuPengaruh Persepsi Siswa Terhadap Minat Melanjutkan Studi Di Program Studi Pendidikan Ekonomi,Ay Jambura : Economic Education Journal 4, no. : 66Ae72. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 502-517 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data penelitian mengenai AuAnalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Siswa Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi di MAN 2 KebumenAy, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: . Motivasi memiliki peran penting dalam meningkatkan minat siswa, terbukti dari hasil uji t . ,955 > 1,665. 0,001 < 0,. Hal ini berarti motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat siswa. Siswa dengan motivasi tinggi lebih terdorong untuk melanjutkan pendidikan, sedangkan kurangnya motivasi membuat minat cenderung menurun. Kemauan siswa juga terbukti positif dan signifikan . hitung 3,250 > 1,665. 0,002 < 0,. Semakin kuat kemauan yang dimiliki, semakin besar upaya siswa dalam mengejar cita-cita pendidikan tinggi. Lingkungan keluarga berpengaruh positif signifikan . hitung 2,348 > 1,665. 0,022 < 0,. Dukungan keluarga baik dalam bentuk motivasi, perhatian, maupun dorongan materi ataupun non materi sangat berperan dalam meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan studi. Lingkungan madrasah juga menjadifaktor signifikan . hitung 2,736 > 1,665. 0,008 < 0,. Kehadiran guru, teman sebaya, alumni, bimbingan konseling, serta informasi yang diberikan madrasah mampu mendorong siswa untuk lebih mantap melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Keempat faktor tersebut ketika diuji bersama-sama, berpengaruh positif signifikan terhadap minat siswa (F hitung 249,532. 0,001 < 0,. Nilai koefisien determinasi (R2 = 0,. menunjukkan bahwa 93% variasi minat siswa dapat dijelaskan oleh keempat faktor tersebut, sedangkan sisanya 7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. DAFTAR PUSTAKA