171 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 1,2,3 Universitas Sam Ratulangi Manado wowor10@unsrat. ABSTRACT Business competition drives companies to increase their value, which reflects management performance and investor perceptions of prospects. High company value increases market confidence and shareholder welfare. Company value is reflected in stock prices and is measured by Price to Book Value (PBV). High stock prices indicate good performance and investor confidence. Company value is an indicator of management performance and shareholder prosperity. Company value is important because it influences the selectivity of investors and creditors in investing or providing credit. Investors need stock valuation information for decision-making in the capital market. The purpose of this study is to identify the effect of asset structure, capital structure, and profitability on the value of Food and Beverage companies. This research is a quantitative research type, a scientific method based on the philosophy of positivism. The sample in this research is 23 Food and Beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021-2024. The data analysis method used is Eviews. The conclusion of this study is that partially asset structure does not significantly affect company value, partially capital structure significantly affects company value, partially profitability significantly affects company value, and simultaneously asset structure, capital structure, and profitability significantly affect company It is important for food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange to pay attention to capital structure and profitability in influencing company value. Keywords: Asset Structure. Capital Structure. Profitability. Company Value ABSTRAK Persaingan bisnis mendorong perusahaan meningkatkan nilai perusahaan, yang mencerminkan kinerja manajemen dan persepsi investor terhadap prospek. Nilai perusahaan yang tinggi meningkatkan kepercayaan pasar dan kesejahteraan pemegang saham. Nilai perusahaan tercermin dari harga saham dan diukur dengan Price to Book Value (PBV). Harga saham tinggi menunjukkan kinerja baik dan kepercayaan investor. Nilai perusahaan menjadi indikator kinerja manajemen serta kemakmuran pemegang saham. Nilai perusahaan penting karena mempengaruhi selektivitas investor dan kreditur dalam berinvestasi atau memberikan kredit. Investor membutuhkan informasi penilaian saham untuk pengambilan keputusan di pasar modal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh struktur aset, struktur modal, profitabilitas terhadap nilai perusahaan Food and Beverages. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif adalah metode ilmiah yang berlandaskan filsafat positivism. Sampel pada riset ini adalah 23 Perususahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Metode analisis data yang digunakan yaitu Eviews. Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara parsial struktur aset tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, secara parsial struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, secara parsial profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan secara simultan struktur aset, struktur modal dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penting bagi Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk memperhatikan struktur modal dan profitabilitas dalam mempengaruhi nilai perusahaan. Kata Kunci: Struktur Aset. Struktur Modal. Profitabilitas. Nilai Perusahaan ISSN: 1412 - 3681 . ISSN: 2442 - 4617 . , https://journal. id/index. php/jakpi JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. PENDAHULUAN Persaingan dunia usaha yang semakin intensif menuntut perusahaan untuk senantiasa meningkatkan dan mempertahankan nilai perusahaannya. Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan kinerja manajemen serta merepresentasikan persepsi investor terhadap prospek perusahaan di masa yang akan datang. Semakin tinggi nilai perusahaan, semakin besar pula tingkat kepercayaan pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dan meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Nilai perusahaan pada umumnya tercermin melalui harga saham yang terbentuk di pasar modal sebagai hasil dari interaksi permintaan dan penawaran investor. Harga saham yang relatif tinggi mencerminkan penilaian positif pasar terhadap kinerja perusahaan, prospek pertumbuhan, serta tingkat risiko yang dianggap lebih rendah. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kepercayaan investor terhadap kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai secara berkelanjutan. Semakin tinggi harga saham semakin tinggi pula nilai perusahaan sebaliknya semakin rendah harga saham maka nilai perusahaan juga rendah atau kinerja perusahaan kurang baik. Nilai perusahaan di ukur dengan price to book value (PBV) yaitu rasio yang mengukur nilai perusahaan dengan membandingkan harga saham per lembar saham. Pentingnya nilai perusahaan terletak pada fungsinya sebagai cerminan kinerja, penarik investasi, pendorong kemakmuran pemegang saham, dan panduan budaya perusahaan yang membentuk reputasi serta loyalitas pelanggan dan karyawan. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukkan performa baik, menarik investor, meningkatkan harga saham, dan menjadi tolok ukur prestasi manajer, sementara nilai-nilai korporat . membentuk identitas dan etika bisnis yang memengaruhi interaksi internal dan eksternal. Nilai perusahaan sangat penting karena mencerminkan kinerja perusahaan yang dapat mempengaruhi persepsi investor. Pentingnya nilai perusahaan untuk membuat investor dan kreditur semakin selektif dalammelakukan investasi maupun memberikan kredit pada sebuah perusahaan. Dalam melakukan keputusan investasi di pasar modal, investor memerlukan informasi tentang penilaian saham. Terdapat tiga jenis penilaian saham, yaitu nilai buku . ook valu. , nilai pasar . arket valu. , dan nilai intrinsik . ntrinsic Salah satu pendekatan dalam menentukan nilai intrinsik saham adalah price to book value (PBV). PBV atau rasio harga per nilai buku merupakan hubungan antara harga pasar saham dengan nilai buku per lembar saham. Rasio ini mengukur nilai yang diberikan pasar keuangan pada manajemen atau organisasi perusahaan sebagai perusahaan yang terus bertumbuh (Mulyo, 2. Berikut ini adalah Rata-rata nilai Perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024: Tabel 1. Rata-rata nilai Perusahaan Food and Beverages Tahun Rata-rata Nilai Perusahaan (%) Keterangan Meningkat Menurun Menurun Sumber: data yang diolah Peneliti . Tabel 1 menunjukkan nilai rata-rata nilai Perusahaan Food and Beverages. Dapat dilihat bahwa selama tahun 2021 sampai tahun 2024 terdapat penurunan nilai perusahaan berdasarkan rata-ratanya. Penyebab penurunan nilai perusahaan yaitu dikarenakan kinerja fundamental perusahaan yang menurun, seperti laba rugi yang tidak stabil atau negatif PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. enyebab utam. , peningkatan utang, atau penurunan total aset perusahaan, yang menyebabkan nilai buku per saham turun atau harga saham di pasar jatuh karena kurangnya kepercayaan investor, dipicu faktor makro seperti kondisi ekonomi atau kebijakan Nilai perusahaan dipengaruhi oleh banyak faktor, beberapa diantaranya yaitu struktur aktiva, struktur modal dan profitabilitas. Penelitian Apryanti . menunjukkan bahwa secara parsial variabel struktur aktiva berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian Ardansyah. , dan Meilani. C . menunjukkan bahwa secara parsial variabel struktur aktiva berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian Aulia. A dan Avriyanti . menunjukkan bahwa secara parsial variabel profitabitas berpengaruh terhadap nilai Struktur aset adalah komposisi atau proporsi antara aset tetap . angka panjang, seperti bangunan, mesi. dan aset lancar . angka pendek, seperti kas, piutang, persediaa. dalam total aset perusahaan, yang menunjukkan seberapa besar asetnya bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman dan mempengaruhi kemampuan perusahaan mendapatkan modal dari eksternal. Struktur aset yang lebih tinggi . ebih banyak aset teta. sering kali berarti akses pinjaman lebih mudah karena jaminan lebih kuat, tetapi juga memengaruhi struktur modal . erpaduan utang dan ekuita. Penelitian Meilani. U dan Wahyudin . menunjukkan bahwa struktur aset berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Struktur modal adalah kombinasi atau perimbangan antara utang . angka panjan. dan modal sendiri . kuitas seperti saham dan laba ditaha. yang digunakan perusahaan untuk membiayai operasinya dan aset jangka panjangnya, bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dengan menyeimbangkan risiko dan keuntungan dari pendanaan tersebut. Penelitian Cahyaningrum. , & Ahmadi . menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba pada tingkat penjualan, aset, dan modal saham tertentu. Kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba akan menarik investor untuk menanamkan dananya guna memperluas usahanya, sebaliknya jika tingkat profitabilitas perusahaan rendah maka investor akan menarik dananya. Bagi perusahaan profitabilitas digunakan sebagai kajian atas efektivitas pengelolaan perusahaan Dengan adanya kemampuan mendapatkan laba yang menggunakan semua sumber daya perusahaan, maka semua tujuan perusahaan akan tercapai. Penelitian Aulia. A dan Avriyanti . menunjukkan bahwa secara parsial variabel profitabitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Adapun beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam mengenai pengaruh struktur aset, struktur modal, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Adanya research gap yang relevan tersebut dapat ditelaah lebih lanjut, khususnya pada perusahaan sektor food and beverages yang memiliki karakteristik operasional yang spesifik, seperti kebutuhan aset tetap dalam menunjang proses produksi, ketergantungan terhadap ketersediaan bahan baku, serta tingkat permintaan yang cenderung stabil namun tetap sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi. Dengan adanya karakteristik dan dinamika bisnis yang berbeda pada sektor ini, maka terdapat potensi diperolehnya hasil penelitian yang tidak sepenuhnya sama apabila dibandingkan dengan sektor industri lainnya. Berdasarkan deskripsi diatas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh struktur aset, struktur modal, profitabilitas terhadap nilai perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur keuangan, serta menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dan investor dalam proses pengambilan keputusan keuangan yang lebih tepat. PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. KAJIAN PUSTAKA Agency Teori Supriyono, . menjelaskan bahwa keperilakuan teori agensi . merupakan konsep yang menjelaskan hubungan antara prinsipal . emberi kontra. dan agen . enerima kontra. , prinsipal kontrak agen untuk bekerja demi tujuan yang dimiliki sehingga agen diberi kewenangan dalam pembuatan keputusan. Teori keagenan . gency theor. memiliki hubungan dengan perataan laba . ncome smoothin. , menjelaskan bahwa antara agen dan prinsipal sering memiliki perbedaan kepentingan. Teori Keagenan menurut (Ramadona. Tanjung. , dan 'Rusli . adalah teori yang berhubungan dengan perjanjian antar anggota diperusahaan. Teori ini menerangkan tentang pemantauan bermacam-macam jenis biaya dan memaksakan hubungan antara kelompok tersebut. Hubungan keagenan merupakan suatu kontrak dimana satu atau lebih orang . memerintah orang lain . untuk melakukan jasa atas nama prinsipal serta memberi wewenang kepada agen membuat keputusan yang terbaik bagi prisipal. Nilai Perusahaan Peningkatan nilai perusahaan dapat tercapai apabila ada kerja sama antara manajemen perusahaan dengan pihak lain yang meliputi shareholder maupun stakeholder dalam membuat keputusan-keputusan keuangan dengan tujuan memaksimumkan modal kerja yang dimiliki. Apabila tindakan antara manajer dengan pihak lain tersebut berjalan sesuai, maka masalah diantara kedua pihak tersebut tidak akan terjadi. Dalam kenyataannya penyatuan kepentingan kedua pihak tersebut sering kali menimbulkan masalah. Adanya masalah diantara manajer dan pemegang saham disebut masalah agensi . gency proble. Dalam konsep theory of the firm, adanya agency problem tersebut akan menyebabkan tidak tercapainya tujuan keuangan perusahaan, yaitu meningkatkan nilai perusahaan dengan cara memaksimumkan kekayaan pemegang Saham. Sebuah perusahaan wajib memberikan nilai yang dapat menjaga kualitas, menarik perhatian serta mempertahankan (Sumiati. , dan Indrawati. K, 2. Menurut (Harmono, 2018:. nilai perusahaan dapat diukur melalui nilai harga saham di pasar, berdasarkan terbentuknya harga saham perusahaan di pasar, yang merupakan refleksi penilaian oleh publik terhadap kinerja perusahaan secarah riil. Dikatakan secarah riil karena terbentuknya harga di pasar merupakan bertemunya titik-titik kestabilan kekuatan permintaan dan penawaran harga yang secara riil terjadi transaksi jual beli surat berharga di pasar modal antara penjual dan . investor, atau sering disebut sebagai ekuilibrium pasar. Struktur Aset Struktur Aset perusahaan memainkan peranan penting dalam menentukan pembiayaan Perusahaan yang memiliki aset tetap jangka panjang yang tinggi, dikarenakan permintaan akan produk mereka tinggi. Hal tersebut akan mengakibatkan penggunaan utang jangka panjang. Perusahaan yang sebagian asetnya berupa piutang dan persediaan barang yang nilainya sangat tergantung pada kestabilan tingkat profitabilitas, tidak terlalu tergantung pada pembiayaan jangka pendek. (Riyanto, 2016::. mengungkapkan bahwa struktur aset terdiri dari aset lancar dan aset tetap. Aset lancar adalah aset yang habis dalam satu kali berputar dalam proses produksi, dan proses perputarannya dalam jangka waktu yang pendek . mumnya kurang dari satu tahu. (Riyanto, 2016:. mengemukakan struktur Aset atau struktur kekayaan adalah perimbangan atau perbandingan baik dalam artian absolut maupun dalam artian relatif antara aset lancar dengan aset tetap, yang dimaksud dengan artian absolut adalah perbandingan dalam bentuk nominal, sedangkan yang dimaksud dengan relatif adalah perbandingan dalam bentuk persentase. PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Struktur Modal Struktur modal merupakan pengadaan sumber dana perusahaan yang diperoleh baik berasal dari sumber internal maupun eksternal perusahaan. Struktur modal menentukan penggunaan utang yang dilakukan oleh manajer keuangan untuk mendanai kegiatan perusahaan. Menurut Sartono . , struktur modal adalah perimbangan jumlah utang jangka pendek yang bersifat permanen, utang jangka panjang, saham preferen dan saham biasa. Menurut Brigham dan Houston . , struktur modal yang optimal pada suatu perusahaan adalah gabungan dari hutang dan ekuitas yang memaksimumkan harga saham perusahaan. Utang jangka pendek di dalam struktur modal tidak diperhitungkan, sebab ini sifatnya spontan . esuai dengan perubahan tingkat penjuala. , sedangkan utang jangka panjang bersifat tetap selama waktu yang relatif lebih panjang . ebih dari satu tahu. sehingga perlu lebih dipikirkan keberadaannya oleh para manajer keuangan perusahaan. Profitabilitas Tujuan utama perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan sebesarbesarnya. Indikator profitabilitas dapat menunjukkan kinerja keuangan suatu perusahaan. Menurut (Kasmir, 2019:. , rasio profitabilitas adalah rasio untuk menilai kemampuan suatu perusahaan dalam memperoleh laba atau laba dalam jangka waktu tertentu. Rasio juga memberikan ukuran seberapa efektif bisnis dikelola seperti yang dinyatakan oleh keuntungan yang dihasilkan dari penjualan atau pendapatan investasi. Rasio ini juga merupakan ukuran efektivitas manajemen Dalam penelitian ini. ROA digunakan untuk mengukur tingkat profitabilitas Hal ini karena ROA menunjukkann efektivitas perusahaan dalam mengelola baik modal sendiri maupun dari modal pinjaman. Investor akan memahami seberapa efektif suatu perusahaan dalam mengelola asetnya. Semakin tinggi ROA, semakin besar dampaknya terhadap penjualan saham dan semakin tinggi laba perusahaan. Hery . menyatakan bahwa Return On Assets (ROA) merupakan rasio yang menunjukkan pentingnya kontribusi aset terhadap perolehan laba bersih. PENGEMBANGAN HIPOTESIS Pengaruh Struktur Aset terhadap Nilai Perusahaan Struktur aset adalah komposisi atau proporsi antara aset tetap . angka panjang, seperti bangunan, mesi. dan aset lancar . angka pendek, seperti kas, piutang, persediaa. dalam total aset perusahaan, yang menunjukkan seberapa besar asetnya bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman dan mempengaruhi kemampuan perusahaan mendapatkan modal dari eksternal. Struktur aset perusahaan memiliki hubungan signifikan dan umumnya positif terhadap nilai aset tetap yang tinggi sering kali sinyal positif karena mudah dijaminkan, meningkatkan kepercayaan kreditur dan investor, meski beberapa studi menemukan hasil negatif atau tidak signifikan tergantung industri dan variabel lain seperti ukuran perusahaan, profitabilitas, dan pertumbuhan, namun secara umum, aset tetap memberi jaminan yang memperkuat struktur modal dan memperbesar potensi nilai perusahaan (Putri. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis pertama adalah sebagai berikut: H1: Struktur aset berpengaruh terhadap nilai perusahaan Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan Struktur modal adalah kombinasi atau perimbangan antara utang . angka panjan. dan modal sendiri . kuitas seperti saham dan laba ditaha. yang digunakan perusahaan untuk membiayai operasinya dan aset jangka panjangnya, bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dengan menyeimbangkan risiko dan keuntungan dari pendanaan tersebut. Hubungan struktur PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. modal dengan nilai perusahaan kompleks dan bervariasi, tergantung teori dan kondisi, namun secara umum, struktur modal yang optimal dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan sinyal positif kepada investor, meskipun beberapa penelitian menunjukkan hubungan negatif . tang berlebih menurunkan nila. karena risiko, sementara yang lain menemukan positif karena efisiensi pajak dan sinyal prospek baik, sering diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan hasilnya bervariasi (Ardansyah. , dan Meilani. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis kedua adalah sebagai berikut: H2: Struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Profitabilitas menjadi salah satu matriks yang cukup penting dalam menilai kinerja Dengan analisis rasio keuangan ini, maka akan memudahkan para pemimpin perusahaan dalam menilai keefisienan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atau profit dan membaginya kepada para investor. Semakin besar profitabilitas perusahaan, maka akan semakin baik juga kinerja tim yang ada di dalamnya. Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. semakin tinggi laba yang dihasilkan . iukur dengan ROA), semakin tinggi pula kepercayaan investor, yang meningkatkan harga saham dan nilai perusahaan secara keseluruhan, karena menunjukkan kinerja manajemen yang efisien dan prospek keuntungan yang baik Hasil penelitian (Alhayra, 2. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis ketiga adalah sebagai berikut: H3: Profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan Pengaruh Struktur Aset. Struktur Modal dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Struktur aset adalah komposisi atau proporsi antara aset tetap . angka panjang, seperti bangunan, mesi. dan aset lancar . angka pendek, seperti kas, piutang, persediaa. dalam total aset perusahaan, yang menunjukkan seberapa besar asetnya bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman dan mempengaruhi kemampuan perusahaan mendapatkan modal dari Penelitian Putri, . menunjukkan hasil bahwa struktur aset berpengaruh signifikan terhadap nilai Perusahaan. Struktur modal adalah kombinasi atau perimbangan antara utang . angka panjan. dan modal sendiri . kuitas seperti saham dan laba ditaha. yang digunakan perusahaan untuk membiayai operasinya dan aset jangka panjangnya, bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dengan menyeimbangkan risiko dan keuntungan dari pendanaan tersebut. Penelitian Ardansyah. , dan Meilani. C . menunjukkan bahwa Perusahaan. Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan menghasilkan laba atau keuntungan dari penjualan, aset, dan modalnya dalam periode tertentu, mengukur seberapa efektif manajemen dalam mengoperasikan bisnis dan menggunakan sumber daya untuk menghasilkan keuntungan, dievaluasi lewat berbagai rasio seperti ROA. Penelitian (Aulia. A dan Avriyanti. S, 2. Berdasarkan hipotesis yang telah dirumuskan. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis keempat adalah sebagai berikut: H4: struktur aset, struktur modal dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Model dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1 sebagai berikut: Struktur Aset (X. Struktur Modal (X. Profitabilitas (X. Nilai Perusahaan (Y) Gambar 1. Model Penelitian METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif adalah metode ilmiah yang berlandaskan filsafat positivisme, menggunakan data numerik untuk menguji hipotesis, bertujuan mengukur dan menganalisis hubungan antar variabel secara empiris, objektif, terukur, rasional, dan sistematis, dengan teknik pengumpulan data melalui instrumen dan analisis statistik subjek dan objek penelitian (Sugiyono, 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif yang bertujuan mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih . isalnya, variabel independen terhadap depende. , menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis statistik . eperti uji regresi, uji t, uji F, dan koefisien determinas. untuk menguji hipotesis sebab-akibat atau keterkaitan antar variabel secara terstruktur (Ghozali, 2. enelitian ini dilakukan pada bulan September sampai November tahun 2025. Objek penelitian yaitu Perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive. Menurut (Sugiyono, 2. purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel non-probabilitas di mana peneliti memilih sampel berdasarkan pertimbangan atau kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian, bukan secara acak, sehingga sampel yang terpilih benar-benar memenuhi karakteristik yang dibutuhkan. Kriteria yang dimaksud yaitu: Perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indoenia selama tahun pengamatan yaitu 2021-2024. Perusahaan melaporkan laporan keuangan lengkap pada tahun pengamatan yaitu 20212024. Sehingga berdasarkan kriterian tersebut maka diperoleh 23 Perususahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunaakan data sekunder yaitu proses mendapatkan data yang sudah ada, dikumpulkan oleh orang lain . ihak ketig. untuk tujuan berbeda, melalui metode seperti studi literatur/pustaka . uku, jurna. dan analisis dokumen . aporan yang diperoleh melalui website Bursa Efek Indonesi. analisis data. PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Menurut (Sugiyono, 2. analisis regresi data panel adalah metode kuantitatif untuk menguji hubungan dan meramalkan pengaruh variabel independen terhadap dependen menggunakan data gabungan time series . dan cross-section . intas sektoral/individ. dalam periode waktu tertentu, di mana Sugiyono sering menekankan pemilihan model (Common Effect. Fixed Effect, atau Random Effec. melalui uji spesifikasi (Chow. Hausman. LM) untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat daripada regresi biasa karena menggabungkan lebih banyak observasi sehingga lebih efisien dan mengurangi masalah bias variabel. Berikut ini adalah model fungsional yang didasarkan dari hubungan antar variable dalam penelitian Y = f (X1. X2. Dari model fungsional tersebut diturunkan menjadi model ekonometri yaitu model regresi data panel Secara matematis bentuk persamaan dari regresi data panel adalah sebagai Yit = b0 b1 X1it b2 X2it b3X3it eit Dimana: Yit Nilai Perusahaan Konstanta b1, b2, b3 Koefisien X1. X2 dan X3 X1it Struktur Aktiva X2it Struktur Modal X3it Profitabilitas Error term HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian terdiri dari uji asumsi klasi . ji normalitas data, uji heterokedastisitas, uji multikolinieritas dan uji autokorelas. , analisis regresi data panel dan uji hipotesis t dan F. Pemilihan Model Regresi Data Panel Pemilihan model regresi data panel dilakukan dengan urutan uji statistik untuk memilih antara Common Effect Model (CEM). Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM), menggunakan Uji Chow (CEM vs FEM) lalu Uji Hausman (FEM vs REM) dan Uji Lagrange Multiplier (LM) jika REM terpilih. Berikut ini adalah hasil pengujiannya. Tabel 2. Uji Chow Effects Test Statistic Prob. Cross-section F Cross-section Chi-square Sumber: Pengolahan data dengan E-Views versi 13 . Memilih model regresi data panel terbaik antara Common Effect Model (CEM) atau Fixed Effect Model (FEM): jika nilai lebih kecil dari 0. < 0. , maka FEM lebih baik (H1 jika probabilitas lebih besar dari 0. > 0. , maka CEM lebih baik (H0 diterim. Dapat dilihat bahwa nilai probabilitas sebesar 0,0000 atau < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa model baik di gunakan dalam penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM) Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik adalah serangkaian tes statistik yang wajib dilakukan dalam analisis regresi linier untuk memastikan model yang dihasilkan valid, tidak bias, dan efisien . enjadi BLUE: PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Best. Linear. Unbiased and Estimato. , sehingga hasilnya dapat diandalkan untuk prediksi dan Uji ini meliputi Normalitas. Heteroskedastisitas. Multikolinearitas, dan Autokorelasi: Uji Normalitas Data Series: Standardized Residuals Sample 2021 2024 Observations 92 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera 2399. Probability 0. Gambar 2. Standarddized Residuals Sumber: Pengolahan data dengan E-Views versi 13 . Uji normalitas Jarque-Bera (JB) berpusat pada nilai probabilitas . -valu. atau perbandingan nilai statistik JB dengan nilai Chi-Square tabel. jika p-value > 0. tau > nilai Chi-Square tabe. , maka data berdistribusi normal (H0 diterim. sedangkan jika p-value < 0. 05, maka data tidak normal (H0 ditola. Central limit theorem (CLT) menyatakan bahwa distribusi rata-rata sampel akan mendekati distribusi normal seiring bertambahnya ukuran sampel . iasanya Ou . , terlepas dari bentuk distribusi populasi aslinya, sehingga memungkinkan penggunaan uji statistik parametrik . ang mengasumsikan normalita. bahkan pada data non-normal jika sampelnya besar (Gujarati. , dan Porter. D, 2. Sehingga berdasarkan Central limit theorem (CLT) dapat disimpulkan bahwa dengan sampel atau n = 92 maka dapat disimpulkan berdistribusi normal. Uji Heterokedastisitas Tabel 3. Hasil Uji Heterokedastisitas Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Sumber: Pengolahan data dengan E-Views versi 13 . Dapat dilihat nilai probability sebesar 0,3676 untuk struktur aktiva (X. , 0,4454 untuk Struktur Modal (X. dan 0,2824 untuk Profitabilitas (X. lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan pada model ini tidak terjadi heteroskedastisitas karena memiliki nilai lebih dari 0,5. Uji Multikolinieritas Tabel 4. Hasil Uji Multikolinieritas Sumber: Pengolahan data dengan E-Views versi 13 . PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Berdasarkan hasil pada tabel 4. dapat dilihat semua korelasi antara variabel independen struktur aktiva, struktur modal dan profitabilitas tidak ada yang memiliki nilai lebih dari 0,8 artinya pada model regresi ini tidak terjadi multikolinieritas atau dalam model ini tidak terdapat korelasi antara variabel independen. Uji Autokorelasi Tabel 5. Hasil Uji Autokorelasi Effects Specification Cross-section fixed . ummy variable. R-squared 222776 Mean dependent var -0. Adjusted R-squared -0. 229098 S. dependent var of regression 935819 Akaike info criterion 2. Sum squared resid 65759 Schwarz criterion Log likelihood 01453 Hannan-Quinn criter. F-statistic 493006 Durbin-Watson stat Prob(F-statisti. Sumber: Pengolahan data dengan E-Views versi 13 . Pengujian autokorelasi dengan first difference adalah metode transformasi data untuk mengatasi masalah autokorelasi, terutama pada data deret waktu . ime serie. , dengan menghilangkan tren linear dan membuat residual lebih acak, lalu diuji kembali menggunakan uji seperti Durbin-Watson (Gujarati. , dan Porter. D, 2. Berdasarkan hasil penelitian nilai DW sebesar 3. 36846 sehingga model dalam penelitian ini tidak terdapat autokorelasi dikarenakan nilai tersebut berada di antara nilai dU . ,7. dan nilai 4-dL . ,4. Analisis Regresi Data Panel Berdasarkan hasil pengujian dari uji Chow maka model yang terpilih dalam penelitin ini adalah Fix Effect Model (FEM): Tabel 6. Hasil Analisis Regresi Data Panel Fix Effect Model Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. R-squared Mean dependent var 0. Adjusted R-squared 0. dependent var 2. of regression 2. Akaike info criterion 4. Sum squared resid 610. Schwarz criterion Log likelihood Hannan-Quinn criter. F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Pengolahan data dengan E-Views versi 13 . Y = -3. 010271X1 0. 882417X2 0. 090345X3 Persamaan regresi data panel tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Konstanta sebesar -3. 421872 artinya menyatakan bahwa jika variabel independen tetap maka variabel dependen nilai perusahaan (Y) adalah sebesar -3. 421872 dengan asumsi variabel bebas sama dengan nol Koefisien regresi variabel struktur aktiva (X. adalah sebesar -0. 010271 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan struktur aktiva (X. mengalami kenaikan 1 dalam satuan maka nilai perusahaan (Y) akan mengalami penurunan sebesar 0. Koefisien regresi variabel struktur modal (X. adalah sebesar 0. 882417 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan struktur modal (X. mengalami kenaikan 1 dalam satuan maka nilai perusahaan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0. Koefisien regresi variabel ukuran profitabilitas (X. adalah sebesar 0. 090345 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan profitabilitas (X. mengalami kenaikan 1 dalam satuan maka nilai perusahaan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0. Uji Hipotesis t dan F Uji t digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel Uji F digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultanl terhadap variabel dependen . engacu pada tabel . Dapat dilihat bahwa Hipotesis 1: nilai prob untuk variabel struktur aktiva (X. adalah sebesar 0. 9863 atau nilai tersebut lebih besar dari alpha . sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak atau struktur aktiva (X. tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). Hipotesis 2: nilai prob untuk variabel struktur modal (X. adalah sebesar 0,0114 atau nilai tersebut lebih kecil dari alpha . sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima atau struktur modal (X. berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). Hipotesis 3: nilai prob untuk variabel profitabilitas (X. adalah sebesar 0,0002 atau nilai tersebut lebih kecil dari alpha . sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima atau profitabilitas (X. berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). Hipotesis 4: nilai prob untuk variabel struktur aktiva (X. , struktur modal (X. dan profitabilitas (X. adalah sebesar 0,0004 atau nilai tersebut lebih kecil dari alpha . sehingga dapat disimpulan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima atau secara bersama-sama variabel struktur aktiva (X. , struktur modal (X. dan profitabilitas (X. berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). Pembahasan Pengaruh Struktur Aktiva terhadap Nilai Perusahaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut berarti bahwa setiap terjadi perubahan pada nilai perusahaan Food and Beverages tidak dipengaruhi oleh perubahan struktur aktiva. Struktur aktiva . tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan bisa terjadi karena efisiensi penggunaan aset yang rendah, faktor lain seperti profitabilitas dan ukuran perusahaan lebih dominan, atau karena perusahaan sudah memiliki struktur modal yang optimal sehingga penambahan aset tidak mengubah persepsi investor, serta tergantung pada industri dan periode penelitian yang spesifik, menunjukkan bahwa profitability atau size seringkali lebih memengaruhi harga saham daripada komposisi aset itu sendiri. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Mandalika, . yang menunjukkan bahwa struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. PENGARUH STRUKTUR ASET. STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Pingkan Elni Wowor1*. Eliska Gricy Lumempow2. Midian Cristy Rori3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan Hal tersebut berarti bahwa setiap terjadi perubahan pada nilai perusahaan Food and Beverages dipengaruhi oleh perubahan struktur modal. Struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan karena kombinasi utang dan ekuitas memengaruhi risiko, profitabilitas, dan sinyal kepada investor, di mana penggunaan utang yang optimal dapat meningkatkan nilai perusahaan melalui tax shield . anfaat paja. dan efisiensi modal, tetapi kelebihan utang bisa meningkatkan risiko dan menurunkan nilai. Struktur modal yang ideal memaksimalkan nilai perusahaan dengan menyeimbangkan antara biaya utang dan ekuitas, mempengaruhi harga saham dan kepercayaan investor. Hasil peneiltian ini sejalan dengan penelitian Ardansyah. , dan Meilani. C . yang menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan Pengaruh Struktur Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut berarti bahwa setiap terjadi perubahan pada nilai perusahaan Food and Beverages dipengaruhi oleh perubahan profitabilitas. Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan karena mencerminkan kinerja dan kesehatan finansial yang menarik investor, menunjukkan prospek masa depan yang baik, dan menjadi sinyal efisiensi manajemen, sehingga meningkatkan permintaan saham dan harga saham perusahaan, yang pada akhirnya meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Investor melihat profitabilitas sebagai kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan pengembalian investasi yang menjanjikan. Hasil peneiltian ini sejalan dengan penelitian Alhayra . yang menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan SIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara parsial struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, secara parsial struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, secara parsial profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan secara simultan struktur aktiva, struktur modal dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penting bagi Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk memperhatikan struktur modal dan profitabilitas dalam mempengaruhi nilai perusahaan. DAFTAR PUSTAKA