SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 Januari-Juni 2021 EFEKTIFITAS KERJA PUSAT KESEJAHTERAAN SOSIAL (PUSKESOS) DESA DALAM VERIFIKASI DATA PENERIMA BANTUAN SOSIAL DI DESA CIWARINGIN KECAMATAN CIWARINGIN KABUPATEN CIREBON 1Ratih Fatikha Sari, 2Rochmat Hidayat, 3Eka Wildanu 1,2,. Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Cirebon Kampus 1: Jl. Tuparev No. 70 Cirebon 45153 Kampus 2: Jl. Fatahilah Ae WatubelahCirebon email: rektorat@umc. id website: w. id ratihfs21@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas kerja dalam hal verifikasi data bantuan sosial oleh Pusat Kesejahteraan Sosial Desa (Puskeso. di Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya terkait verifikasi data penerima bantuan sosial dan pendataan masyarakat pra sejahtera. Puskesos AoAnnisaAo Desa Ciwaringin sudah Dilihat dengan pencapaian indikator mengenai efektifitas kerja diantaranya Transparansi. Tujuan. Strategi. Mekanisme. Cara Kerja. Perencanaan,Penyusunan Program. Sarana Prasarana. Pelaksanaan Dan Evaluasi kerja sesuai dengan Menurut Peraturan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Nomor 161 Tahun 2020 Tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Sistem Layanan Dan Rujukan Terpadu Dan Pusat Kesejahteraan Sosial Untuk Penanganan Fakir Miskin Dan Orang Tidak Mampu. Kata Kunci : Efektifitas Kerja. Verifikasi Data. Bantuan Sosial Abstract This study aims to determine the effectiveness of work in terms of verification of social assistance data by the Village Social Welfare Center (Puskeso. in Ciwaringin Village. Ciwaringin District. Cirebon Regency. This research method is descriptive research with a qualitative descriptive approach. The results of the study show that in carrying out its duties and functions related to data verification of recipients of social assistance and data collection for underprivileged communities, the 'Annisa' Village Health Center in Ciwaringin has been effective. Judging by the achievement of indicators regarding work effectiveness including Transparency. Objectives. Strategies. Mechanisms. Working Methods. Planning. Programming. Infrastructure. Implementation, and Work Evaluation by the Regulation of the Director-General of Social Empowerment Number 161 of 2020 concerning General Guidelines for the Implementation of Service Systems and Integrated Referral and Social Welfare Center For Handling The Poor And Poor People. Keywords: Work Effectiveness. Data Verification. Social Assistance PENDAHULUAN Kemiskinan merupakan persoalan yang kompleks. Kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan masalah rendahnya tingkat pendapatan dan konsumsi, tetapi berkaitan juga dengan rendahnya tingkat berdayaannya untuk berpartisipasi dalam pembangunan serta berbagai masalah yang Diterbitkan oleh FISIP UMC berkenaan dengan pembangunan manusia. Kemiskinan tidak lagi dipahami hanya sebatas ketidak mampuan ekonomi, tetapi juga kegagalan memenuhi hak-hak dasar dan perbedaan perlakuan bagi seseorang atau kelompok orang dalam menjalani kehidupan secara bermartabat. Kemiskinan merupakan masalah yang berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan, kemiskinan | 55 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 sebagai pengukur bahkan sebagai tanda bahwa masyarakat tersebut kurang sejahtera Dari permasalahan mengenai kemiskinan, pemerintah mempunyai pengaruh besar dalam proses penanggulangan kemiskinan. Kemiskinan di Indonesia merupakan masalah yang sedang dihadapkan oleh meningkatkan kinerja perekonomian guna tercipta lapangan kerja dan tertatanya dengan tujuan terwujudnya kesejahteraan penduduk Indonesia. Agar dapat tercapainya tujuan tersebut, maka kemiskinan harus disembuhkan atau di Untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar warga negara, serta untuk menghadapi tantangan dan perkembangan kesejahteraan sosial di tingkat lokal, nasional, dan global, perlu dilakukan pemenuhan hak atas kebutuhan dasar, penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara komprehensif dan profesional, serta perlindungan masyarakat. Pemerintah bertanggung jawab atas kelangsungan dan kesejahteraan rakyatnya melalui programprogram penanggulangan kemiskinan yang berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang terjadi di Indonesia. Salah satu kebijakan yang diambil pemerintah adalah mengeluarkan ketentuan mengenai penyaluran bantuan sosial yang dianggarkan dari APBN maupun APBD. Bantuan Sosial diperuntukan bagi warga tidak mampu untuk meringankan bedan tanggungan hidup serta penanggulangan Untuk itu, banyak program penanggulangan kemiskinan diarahkan pemenuhan kriteria Program-program kemiskinan seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan Pangan NonTunai (BPNT). Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Usaha Ekonomis Produktif Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 (UEP). Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU). Kartu KeluargaSejahtera (KKS). Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kartu Indonesia Pinter (KIP), dan program Ae Dalam hal ini pemerintah melalui kebijakan yaitu seperti tertuang dalam permensos no 13 tahun 2014 yang berisi SLRT/ PUSKESOS yaitu sumber daya manusia yang membantu pemerintah dalam hal pendataan mengenai masyarakat pra sejahtera dan penanggulangan kemiskinan ditingkat Kabupaten/ Kota dan dibawahnya, dirancang untuk mempercepat keluarga miskin, rentan mengakses bantuan penanggulangan kemiskinan di pusat dan membantu mengidentifikasi kebutuhan keluarga miskin dan rentan miskin, kemudian menghubungkan mereka dengan program dan layanan yang dikelola oleh pemerintah . usat, provinsi, dan kabupaten/kot. sesuaidengan kebutuhan mereka, guna mendata, membantu mengidentifikasi keluhan keluarga miskin dan rentan miskin melakukan rujukan dan memantau penanganan keluhan- keluhan tersebut dengan baik. Hadirnya Puskesos di Desa/ Kelurahan menjadi ujung tombak untuk meningkatkan pelayanan publik, sekaligus sebagai pusat Salah penyelenggaraan pemerintah yang menjadi ruang lingkup dalam pelayanan yaitu penyelenggaraan layanan, yang diharapkan memeberikan pelayanan secara efektif dan efisien kepada masyarakat, serta dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat untuk meningkatkan Mengenai permasalahan data seperti halnya penerima bantuan sosial yang ganda, data tidak | 56 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 sesuai antara NIK penerima dan didata penerima bantuan sosial, bantuan sosial tidak tepat sasaran, verifikasi data diragukan ke aslian nya, masyarakat yang tersebut dikembalikan kerja pusat kesejahteraan sosial di desa tersebut. Banyaknya data yang puskesos verifikasi dan harus sesuai dangan ketentuan, tentunya kerja yang dilakukan puskesos harus efektif. Permasalahan data penerima bantuan sosial tentunya dapat kita lihat dari efektifitas kerja puskesos itu sendiri, bantuan sosial sendiri ditetapkan melaui kebijakan yang pasti tentunya dalam masalah pendataan penerima bantuan sosial pun harus baik agar tercapainya tujuan itu masalah verifikasi data penerima bantuan sosial oleh petugas puskesos yang harus efektif mengacu pada latar belakang tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuEfektifitas Kerja Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskeso. Desa Dalam Verifikasi Data Penerima Bantuan Sosial Di Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Efektivitas kerja adalah suatu ukuran dan kemampuan dalam melaksanakan fungsi, tugas, program atau misi dari suatu organisasi ataupun kebijakan sesuai dengan target . uantitas, kualitas dan wakt. yang telah ditetapkan baik pemerintah maupun Efektivitas pekerjaan merupakan hubungan antara output dengan tujuan, semakin besar kontribusi . output terhadap pencapaian tujuan, maka semakin efektif organisasi atau kebijakan Seperti halnya kerja yang dilakukan oleh pusat kesejateraan sosial desa dalam verifikasi data penerima bantuan sosial, efektifitas kerja dapat diukur dari cara kerja puskesos apakah sudah efektif, keefektifan Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 tersebut menjadi kunci tercapainya tujuan dengan terarah dan baik. Dalam hal ini untuk melihat efektif kerja yang dilakukan Menurut Agung Kurniawan . , efektivitas kerja adalah kemampuan melaksanakan tugas, fungsi . perasi kegiatan program atau mis. dari pada suatu organisasi atau sejenisnya yang tidak adanya tekanan atau ketegangan diantara pelaksanaannya. Konsep Efektivitas Kerja Efektivitas kerja terdiri dari dua kata yaitu efektivitas dan kerja. Menurut Agung Kurniawan . , efektivitas kerja adalah kemampuan melaksanakan tugas, fungsi . perasi kegiatan program atau mis. dari pada suatu organisasi atau sejenisnya yang tidak tekanan atau Menurut pendapat Mahmudi . Efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan, semakin besar kontribusi . output terhadap pencapaian tujuan, maka semakin efektif organisasi, atau kegiatanAy Berdasarkan pendapat tersebut, bahwa efektivitas mempunyai hubungan timbal balik antara output dengan tujuan. Semakin besar kontribusi output, maka semakin efektif suatu kegiatan. Efektivitas berfokus pada outcome . , atau kegiatan yang dinilai efektif apabila output yang dihasilkan dapat memenuhi tujuan yang diharapkan atau dikatakan spending wisely. Indikator dan Kriteria Efektivitas Kerja Menurut Agung Kurniawan . , indikator efektivitas kerja adalah sebagai Kejelasan tujuan yang hendak dicapai, hal ini ditujukan supaya karyawan atau pekerja dalam melaksanakan tugasnya dapat mencapai target dan sasaran yang terarah sehingga tujuan organisasi dapat | 57 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 Kejelasan strategi pencapaian tujuan. Merupakan Penentuan Cara, jalan atau upaya yang harus dilakukan dalam mencapai semua tujuan yang sudah ditetapkan agar para implementer tidak tersesat dalam pencapaian tujuan Seperti penentuan wawasan waktu, dampak dan pemusatan upaya. Proses kebijaksanaan yang mantap, berkaitan dengan tujuan yang hendak dicapai dan strategi yang telah ditetapkan artinya kebijakan yang sudah dirumuskan tersebut harus mampu menjembatani tujuan-tujuan usaha-usaha pelaksanaan kegiatan operasional. Perencanaan yang matang, diperlukan untuk pengambilan keputusan yang untukmengembangkan program atau kegiatan dimasa yang akan datang. Penyusunan program yang tepat, suatu rencana yang baik masih perlu dijabarkan dalam program-program pelaksanaan yang tetap sebab apabila tidak, para pelaksana akan kurang memiliki pedoman untuk bertindak dan Tersedianya sarana dan prasarana, sarana dan prasarana dibutuhkan untuk menunjang proses dalam pelaksanaan suatu program agar berjalan dengan Pelaksanaan yang efektif dan efisien, dilaksanakan secara efektif dan efisien maka organisasi tersebut tidak dapat mencapai tujuannya. Sistem pengawasan dan pengendalian, pengawasan ini diperlukan untuk mengatur dan mencegah kemungkinankemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan suatu program atau kegiatan, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 Menurut Martani dan Lubis . , kriteria digunakan untuk efektivitas kerja adalah sebagai berikut: Pendekatan Sumber . esource approac. , yakni mengukur efektivitas dari input. Pendekatan mengutamakan adanya keberhasilan organisasi untuk memperoleh sumber daya, baik fisik maupun non fisik yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pendekatan Proses . rocess approac. , adalah untuk melihat sejauh mana efektivitas pelaksanaan program dari semua kegiatan proses internal atau mekanisme organisasi. Pendekatan Sasaran . oals approac. , dimana pusat perhatian pada output, mengukur keberhasilan organisasi untuk mencapai hasil . yang sesuai dengan rencana. Konsep Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskeso. Desa Menurut Peraturan Menteri SosialNomor 15 tahun 2018 tentang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu. Pusat Kesejahteraan Sosial selanjutnya disebut Puskesos adalah tempat yang berfungsi kegiatan pelayanan secara sinergis dan terpadu antara kelompok masyarakat dalam komunitas yang ada di desa/ kelurahan/nama lain dalam penyelenggaraan Puskesos merupakan lembaga yang dibentuk oleh Desa atau Kelurahan. Maksud dan tujuan puskesos adalah memudahkan masyarakat miskin dan rentan miskin di Desa atau Kelurahan terkait, dalam menjangkau pelayanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Provinsi. Kabupaten dan Kota. Desa dan Kelurahan, serta Swasta atau CSR. Berkaitan dengan hal tersebut. Pemerintah Desa dan Kelurahan, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap aturan dan | 58 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 Puskesos. Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosia. diharapkan dapat mendorong perlindungan sosial bagi masyarakat. Selain itu, juga merupakan sistem rujukan pelayanan terpadu kepada masyarakat. Konsep Bantuan Sosial Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2017. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko Bantuan sosial adalah pemberian bantuan berupa uang/ barang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok dan/ atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial. Program Bansos untuk rakyat Indonesia terdiri dari Program Indonesia Pintar (PIP). Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Rastra/ Bantuan Pangan Non Tunai. Program bantuan sosial merupakan komitmen penanggulangan kemiskinan. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Puskesos Annisa Desa Ciwaringin. Puskesos merupakan program dari Kemeterian Sosial yang didirikan untuk menangani masalah kesejahteraan sosial. Puskesos AuANNISAAy merupakan organisasi yang dibentuk dan dilaksanakan oleh Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon yang bertujuan untuk memudahkan warga miskin atau rentan miskin di wilayah desa untuk menjangkau penanggulangan kemiskinan yang kelola oleh Pemerintahan Pusat. Provinsi. Kabupaten/ Kota. Pemerintah Desa/ Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 Kelurahan. Puskesos di wilayah Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon diharapkan dapat memberikan output yang baik untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Deskriptif Hasil Penelitian Hasil Efektifitas Kerja Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskeso. Desa Dalam Verifikasi Data Penerima Bantuan Sosial Di Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Pengukuran mengenai efektifitas kerja Menurut Kurniawan . , yang penulis operasionalkan menjadi transparansi, tujuan, strategi, mekanisme, cara Kerja, perencanaan, penyusunan program, sarana prasarana. Pelaksanaan dan Evaluasi kerja. Strategi dan cara kerja yang dilakukan puskesos mengenai pendataan masyarakat miskin adalah verifikasi data bantuan sosial secara langsung dalam hal ini dilakukan dengan cara mengunjungi rumah masyarakat miskin tujuan nya mengetahui secara langsung agar sejauh mana permasalahan yang dihadapi dan bisa dilakukan pendataan, mekanisme pendataan tetap sesuai prosedur menyeluruh dan sistematis. Dapat dikatakan bahwa petugas Puskesos Annisa Desa Ciwaringin bisa menangani, dan menyelesaikan keluhan penduduk miskin dan rentan, bisa mendukung dan memfasilitasi Prosedur verifikasi data yang terarah serta pembagian kerja petugas puskesos dalam verifikasi data penerima sosial di tingkat Desa Transparansi. Tujuan. Strategi. Mekanisme. Cara Kerja beserta indikatornya. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin mempunyai Visi Misi Penunjang Kerja yaitu mengikuti visi misi desa yang digaris pendataan penerima bantuan sosial. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin memiliki banyak Rincian Program Kerja diantaranya | 59 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 ada donor darah, bimbel untuk anak dan beberapa program kerja lain yang sudah direncanakan tetapi belum direalisasikan karena ada beberapa kendala termasuk pandemi covid 19 ini. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin dalam Pembagian Tugas Sesuai Kemampuan. Dalam hal ini jika perbandingan data sebelum dan sesudah dilakukan nya verifikasi menunjukan bahwa ada kerja yang baik dalam hal verifikasi data, baik perbaikan maupun pengusulan sehingga data yang diperoleh benar valid, menurut beberapa uraian diatas bahwa petugas puskesos telah efektif dalam pembagian waktu kerja, baik dalam membuat perencanaan dan sehingga beberapa program dan agenda kerja dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dikatakan efektif juga ketika melakukan prosedur kerja mengutamakan ketetapan waktu. Penyediaan sarana dan Prasarana Petugas Puskesos Annisa Desa Ciwaringin selalu pengadaan nya, berkoordinasi sesuai ketentuan, adapun yang hasil koordinasi dan musyawarah mengenai fasilitas sarana puskesos, computer 1 paket, 1 handphone untuk fasilitator, ruang pertemuan, ruang kerja, fasilitas tersebut menurut beberapa informan ada kekurangan nya menurut informasi sekertariat puskesos belum sepenuhnya memadai hal ini dikarenakan masih belum tepatnya kondisi ruangan terlebih lagi masih dicampur dengan ruangan bidan desa dan ruang PKK jadi kendalanya tidak dapat menampung banyak orang berakibat dalam setiap pertemuan yang melibatkan banyak orang harus menggunakan aula desa. Dalam dimensi dan indikator diatas menurut semua informan penelitian yang penulis cari informasinya bahwa Kelengkapan Sarana Prasarana Seperti Sekertariat Puskesos. Computer. Printer Dsb ada, dengan kondisi yang Baik, baik Fisik Maupun Non Fisik Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 dan jelas memiliki Fungsi Menungjang Efektifitas Kerja Petugas Puskesos. Dalam hal ini peran pemerintah dan masyarakat juga perlu diterapkan di dimensi ini karena evaluasi data maupun kerja perlu dilaksanakan, untuk evaluasi kerja sendiri Puskesos Annisa Desa Ciwaringin rutin melakukan evaluasi, untuk evaluasi verifikasi data penerima bantuan sosial rutin dilakukan apabila ada intruksi dari pusat SLRT kabupaten, untuk sejauh ini masyarakat dan pemerintah juga puskesos sedendiri merasa sudah efektif dalam melakukan kerja, masyarakat miskin degan hadirnya puskesos terbantu, pendataan yang dilakukan puskesos sudah baik sesuai prosedur. Sebagai bukti efektifitas kerja dalam vaerifikasi data yang Puskesos Annisa Desa Ciwaringin adalah. Verifikasi Bantuan Sosial Tunai (BST) POS, dan Bantuan Pangan Non Tunai, setelah diperbaiki dan diusulkan akibat adanya pergantian semua data tersebut valid, baik NIK mamupun nomer KK, penerima bantuan sudah sesuai dapat diartikan sebagai yang tepat dan Efektivitas dalam kerja adalah suatu melaksanakan fungsi, tugas, program atau misi dari suatu organisasi ataupun kebijakan sesuai dengan target . uantitas, kualitas dan wakt. yang telah ditetapkan baik pemerintah maupun swasta. Efektivitas pekerjaan merupakan hubungan antara output dengan tujuan, semakin besar kontribusi . output terhadap pencapaian tujuan, maka semakin efektif organisasi atau kebijakan program. Dalam hal ini Seperti kerja yang dilakukan oleh pusat kesejateraan sosial desa dalam verifikasi data penerima bantuan sosial, efektifitas kerja dapat diukur dari cara kerja puskesos apakah sudah efektif, keefektifan tersebut menjadi kunci tercapainya tujuan dengan terarah dan | 60 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 Menurut Kurniawan . , efektivitas kerja adalah kemampuan melaksanakan tugas, fungsi . perasi kegiatan program atau mis. dari pada suatu organisasi atau sejenisnya yang tidak adanya tekanan atau ketegangan diantara Dalam Hal ini Terdapat tahap pelaksanaan dan pembentukan Puskesos annisa Desa Ciwaringin Kabupaten Cirebon melalui beberapa tahapan yaitu Bimtek SLRT atau sosialisasi program Puskesos. Koordinasi Kepala Desa/ Kelurahan dan BPD. Toma. Toga. Pemetaan potensi sumber daya Desa/Kelurahan (PSM. CSR Desa, dl. Penentuan struktur kelembagaan . ront office dan back offic. SK kepala Desa/ Kelurahan. Sosialisasi Puskesos. Diterapkan dimensi transparansi seperti yang dikatakan oleh semua informan yang penulis wawancara, dalam hal pemilihan Petugas Puskesos Annisa Desa Ciwaringin sesuai kesepakatan dan sesuai prosedur. Terdapat 9 . sektor program yang perlu diketahui masyarakat, antara lain: Kesehatan, seperti Program Indonesia Sehat Pendidikan, seperti Program Indonesia Pintar Sosial dan ekonomi, seperti Program Keluarga Harapan Pangan, seperti Program Sembako Energi, antara lain subsidi listrik, subsidi gas Pertanian, seperti subsidi pupuk Perikanan, antara lain asuransi bagi budi daya ikan Perumahan, seperti rumah tinggal layak huni . Administrasi kependudukan, seperti pengurusan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran. KTP, dan seterusnya Jika di daerah setempat tersedia program penanggulangan kemiskinan lainnya, hal tersebut perlu diinformasikan kepada masyarakat. Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 Dalam hal ini Petugas puskesos Annisa Desa Ciwaringin dalam melakukan pelayanan pendataan tentu adanya sebuah kebijakan dalam pelaksaan nya, ada waktu yang telah ditentukan, baik target maupun intruksi dari lembaga atasan. dalam puskesos harus bisa memanajemen waktu dengan baik agar tujuan dapat tercapai dengan waktu yang efektif. Sesuai ketentuan dalam beberapa peraturan yang mengarah bahwa dalam proses verifikasi data diperlukan sarana prasara yang menunjang hal ini bertujuan agar berjalan nya proses verifikasi dengan Dalam hal ini peran desa dalam Sesuai ketentuan bahwa desa yang akan melakukan pengadaan sarana prasarana yang tujuan nya penunjang Koordinasi sangat penting dalam pengadaan fasilitas pemuthakiran data/ verifikasi data penerima bantuan sosial. Pelaksanaan kerja serta evaluasi kerja petugas puskesos dalam verifikasi data penerima bantuan sosial. Pengawasan dan evaluasi kerja yang dilakukan puskesos, pemerintah desa, masyarakat dalam melakukan pendataan dan verifikasi data penerima bantuan sosial. Puskesos annisa desa ciwaringin selalu melakukan evaluasi secara rutin baik pendataan maupun verifikasi data pusat penerima bantuan sosial, selain itu petugas puskesos juga menerima kritik saran dalam kerjanya sehingga dalam melaksanakan kerjanya selalu berbenah, selalu efektif dan sangat Dalam hal ini peran pemerintah dan masyarakat juga perlu diterapkan di dimensi ini karena evaluasi data maupun kerja perlu dilaksanakan, untuk evaluasi kerja sendiri puskesos annisa desa ciwaringin rutin melakukan evaluasi, untuk evaluasi verifikasi data penerima bantuan sosial rutin dilakukan apabila ada intruksi dari pusat / SLRT kabupaten, untuk sejauh ini masyarakat dan pemerintah juga puskesos sedendiri | 61 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 merasa sudah efektif dalam melakukan kerja, masyarakat miskin degan hadirnya puskesos terbantu, pendataan yang dilakukan puskesos sudah baik sesuai Sebagai bukti efektifitas kerja dalam vaerifikasi data yang dilakukan puskesos annisa desa ciwaringin adalah, verifikasi bantuan sosial tunai (BST) pos, dan bantuan pangan non tunai, setelah diperbaiki dan diusulkan akibat adanya pergantian semua data tersebt valid, baik nik mamupun nomer kk, penerima bantuan sudah sesuai dapat diartikan sebagai yang tepat dan membutuhkan. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa efektifitas kerja yang Puskesos Annisa Desa Ciwaringin dalam verifikasi data penerima bantuan bantuan sosial tersebut sesuai dengan tujuan puskesos. Hal ini dapat dilihat dari dimensi dan indikator mengenai efektifitas kerja yaitu: Dimensi Transparansi. Tujuan. Strategi. Mekanisme. Cara Kerja Dalam hal transparansi pembentukan Puskesos Annisa Desa Ciwaringin melalui transparansi dilakukan dengan baik, tetapi dimensi transparansi ini hanya dilingkup desa saja, dengan kata lain hanya melibatkan elemen perangkat desa dan Masyarakat mengetahui setelah sudah terbentuknya puskesos itu sendiri tidak dilibatkan dalam musyawarah pembentukan nya. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin dalam memahami tugas fungsinya. Memberikan layanan, menangani dan menyelesaikan keluhan mengenai pendataan dan pengolahan data masyarakat pra sejahtera di Desa Ciwaringin, tetapi jika masih ditemukan permasalahan mengenai data disini merupakan kebijakan pusat, karena puskesos itu sendiri hanya verifikasi dan Puskesos Annisa Desa Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 Ciwaringin Mendukung dan memfasilitasi Prosedur verifikasi data yang terarah serta danya pembagian kerja petugas puskesos Desa, hal ini sesuai dengan dimensi Transparansi. Tujuan. Strategi. Mekanisme. Cara Kerja beserta Dimensi Perencanaan Dan Penyusunan Program. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin dalam melakukan pendataan serta verifikasi yang dilakukan petugas puskesos ada manajemen waktu, dimana waktu di pergunakan seefektif mungkin agar dalam melaksakan tugas tersebut bisa tepat waktu. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin perencanaan dan program kerjanya sudah baik, ada beberapa program kerja puskesos annisa juga diluar verifikasi data. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin mengedepankan Ketepatan Waktu Dalam Penyelengglaraan Pelayanan Terkait Penyelesaian Proses Verifikasi Data Penerima Bantuan Sosial. Untuk pembagian tugas dibagi menjadi 4 . yaitu koordinator, fasilitator, backoffice dan front office menurutnya juga sudah sesuai kemampuan dalam pembagian tugas dan sudah maksimal kerjanya. Visi Misi Penunjang Kerja yaitu mengikuti visi misi desa yang digaris pendataan penerima bantuan sosial. Puskesos Annisa Desa Ciwaringin memiliki banyak Rincian Program Kerja diantaranya ada donor darah, bimbel untuk anak dan beberapa program kerja lain yang sudah direncanakan tetapi belum direalisasikan karena ada beberapa kendala termasuk pandemi covid 19 ini. Perbandingan data sebelum dan sesudah puskesos melakukan verifikasi pada semua data penerima bantuan sosial, dalam hal verifikasi data sudah baik sehingga mendapatkan data yang valid tetapi kurang koordinasi dengan | 62 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 pihak kepala dusun / kadus yang merupakan wilayah kerjanya. Dalam hal penyediaan sarana dan Prasarana Petugas Puskesos Annisa Desa Ciwaringin selalu berkoordinasi dengan desa dalam pengadaan nya, berkoordinasi sesuai ketentuan, adapun yang didapat dari koordinasi dan musyawarah diantaranya: sekertariat puskesos, computer 1 paket, 1 handphone untuk fasilitator, ruang pertemuan, ruang kerja, dalam hal ini ada kekurangan nya menurut informasi sekertariat puskesos belum sepenuhnya memadai hal ini dikarenakan masih belum tepatnya kondisi ruangan terlebih lagi masih dicampur dengan ruangan bidan desa dan ruang PKK jadi kendalanya tidak dapat menampung banyak orang jadi jika ada pertemuan yang melibatkan banyak orang masih menggunakan aula desa. Kelengkapan Sarana Prasarana Seperti Sekertariat Puskesos. Computer. Printer Dsb ada, dengan kondisi yang Baik, baik Fisik Maupun Non Fisik dan jelas memiliki Fungsi Menungjang Efektifitas Kerja Petugas Puskesos. Pelaksanaan Dan Evaluasi Pelaksanaan kerja serta evaluasi kerja petugas puskesos dalam verifikasi data penerima bantuan sosial. Pengawasan dan evaluasi kerja yang dilakukan puskesos, pemerintah desa, masyarakat dalam melakukan pendataan dan verifikasi data penerima bantuan sosial dilakukan secara Untuk evaluasi verifikasi data penerima bantuan sosial rutin dilakukan apabila ada intruksi dari pusat / SLRT kabupaten, untuk sejauh ini masyarakat dan pemerintah juga puskesos sedendiri merasa sudah efektif dalam melakukan kerja, masyarakat miskin degan hadirnya puskesos terbantu, pendataan yang dilakukan puskesos sudah baik sesuai Berangkat dari kesimpulan hasil penelitian diatas dalam kerjanya yang dikatakan Diterbitkan oleh FISIP UMC Januari-Juni 2021 efektif tentunya masih ditemukan beberapa bahan yang nantinya bisa dipergunakan diantaranya menemukan beberapa hal sebagai saran untuk Petugas Puskesos Annisa Desa Ciwaringin: Mengenai Transparansi Kebijakan Dibentuknya pusat kesehateraan sosial desa ditemukan bahwa transparansi memang dilakukan tetapi sebaiknya selain melibatkan lembaga desa dilibatkan juga masyarakat. Mengenai petugas puskesos melayani, menangani, dan menyelesaikan keluhan mengenai pendataan dan pengolahan data masyarakat pra sejahtera dalam hal ini saran penulis dalam melakukan pelayanan ditingkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat tujuan nya agar masyarakat mengetahui secara luas mengenai pelayanan dan proses pendataannya, mungkin dengan cara mengenai permasalahan dan solusinya, dilakukan puskesos selain penanganan mengenai bantuan sosial. Mengenai Perencanaan penyusunan Program, dalam hal ini lebih ditingkatkan lagi koordinasi dengan lembaga desa mengenai hal perencanaan dan penyusunan program, masih sama seperti dimensi awal puskesos annisa harus lebih ditingkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui secara keseluruhan fungsi dan tugas dibentuknya puskesos di Dimensi yang ketiga mengenai Sarana Dan Prasarana, saran penulis puskesos lembaga desa terkait penambahan pengadaan sarana seperti laptop. ATK, pertemuan, papan informasi yang lebih jelas dalam artian khusus untuk | 63 SOSFILKOM Volume XV Nomor 01 informasi mengenai ranah kerja Untuk Pelaksanaan kerja serta evaluasi kerja petugas puskesos dalam verifikasi data penerima bantuan sosial diperlukan evaluasi secara rutin agar petugas puskesos terus berbenah dalam kerjanya. DAFTAR PUSTAKA