Vol. No. Perancangan Sistem Monitoring Pemrosesan Octopus Hingga Tahap Ekspor Berbasis Web (Studi Kasus: CV. Indotropic Fisher. Program Studi Teknik Informatika Fakultas Informatika dan Komputer Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI-Paulu. Fransisca Lavecia Christina Stefia. Hermin Arrang. Wendyanto Panggalo. Program Studi Teknik Informatika Fakultas Informatika dan Komputer Universitas Kristen Indonesia Paulus Email : fransisca. christina@gmail. , hermin@ukipaulus. , panggalowendyanto@ukipaulus. ABSTRACT CV. Indotropic Fishery is a company that operates in the seafood export sector, especially octopus, which currently still uses semi-computerized methods based on Microsoft Excel for the monitoring process. This research aims to design and develop a web-based monitoring information system that can simplify and speed up the monitoring process from receiving raw materials to the export stage. Data collection uses qualitative and descriptive methods with data collection techniques in the form of observation and System testing was carried out using the white-box method with a cyclomatic complexity of 66. The implementation of this system is expected to provide monitoring results reports more quickly, make it easier for users to view stock data for goods ready for export, and make data processing easier in the factory. Keywords: Monitoring. Export. Website. White-Box. Octopus 32 Paulus Informatics Journal Vol. No. ABSTRAK CV. Indotropic Fishery mertupakan perusahaan yang bergerak di bidang ekspor seafood terutama octopous dimana saat ini masih menggunakan metode semi-komputerisasi berbasis Microsoft Excel untuk proses monitoring. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi monitoring berbasis web yang dapat mempermudah dan mempercepat proses monitoring dari penerimaan bahan baku hingga tahap ekspor. Pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode white-box dengan cyclomatic complexity berjumlah 66. Implementasi sistem ini diharapkan dapat memberikan laporan hasil monitoring dengan lebih cepat, mempermudah pengguna dalam melihat data stok barang siap ekspor, serta mempermudah pengolahan data di pabrik. Kata Kunci: Monitoring. Ekspor. Website. White-Box. Octopus PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Monitoring kegiatan yang memiliki tujuan yaitu mengawasi atau memantau sesuatu. Keterbatasan monitoring sebagian besar adalah monitoring masih dilakukan secara manual sehingga banyak waktu serta tenaga yang terbuang hanya untuk menyelesaikan proses monitoring. Gurita (Octopus s. merupakan salah satu dari spesies dalam kelas Cephalopoda yang mencakup 289 spesies dan mempunyai akitivitas hidup monitoring untuk menambahkan user, supplier dan data supplier, data customer, penambahan data barang, proses penjualan dan tampilan grafik. Selanjutnya Jurnal dari M. Ropianto. Okta Veza. Mc Donald 2018 menjelaskan sistem informasi untuk input data user, tampilan pengorderan (Sutanto 2. Berdasarkan uraian di atas pada penelitian ini akan ditambahkan penginputan data inventori barang yang Paulus Informatics Journal yang cepat namun sering mati dalam kondisi muda. Spesies ini dapat tumbuh luar biasa cepat dan mencapai umur matang sekitar satu tahun, namun jarang ditemukan hidup selama lebih dari dua atau tiga tahun. Gurita di Indonesia di duga banyak ditemukan di perairan Kalimantan. Sulawesi. Maluku dan Banda. Gurita menghuni hampir di setiap lingkungan laut mulai dari pesisir pantai pada batas pasang surut sampai agak dalam pada kedalaman 4000 meter sampai 5000 meter. (Purwanto Yuli et al. Beberapa penelitian terkait sebelumnya seperti yang ada pada jurnal dari Prasojo Herdy Sutanto 2019 menjelaskan sistem informasi ada di pabrik sehingga kesediaan barang di pabrik dapat diketahui apakah bisa atau cukup untuk digunakan atau stok dari barang yang ada di inventori kurang atau tidak ada. CV. Indotropic Fishery adalah pabrik yang bergerak dibidang ekspor impor octopus. Pabrik ini menerima octopus dari supplier-supplier yang kemudian diproses dengan cara octopus akan dibersihkan dan bagian yang tidak dibutuhkan akan dibuang. Setelah itu Vol. No. octopus akan dipisahkan beberapa kelas contohnya first grade dan second grade. Setelahnya octopus dikemas lalu penyimpanan dan produk siap di ekspor. Pencatatan data barang untuk monitoring barang masuk, barang diproses dan barang keluar yang dilakukan pabrik ini komputerisasi dengan bantuan Microsoft Excel yang membuat hasil laporan monitoring data masuk, diproses dan keluar selesai dalam waktu yang tidak bisa dibilang cepat. Sehingga CV. Indotropic Fishery monitoring yang dapat membantu dan mempercepat proses monitoring data yang masuk, kemudian di proses hingga Sehingga berdasarkan penelitian terdahulu dan masalah yang ada, maka AuPERANCANGAN SISTEM MONITORING PEMROSESAN OCTOPUS HINGGA TAHAP EXPORT BERBASIS WEB PADA CV. INDOTROPIC FISHERYAy 2 Rumusan Masalah Sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau sub sistem . istem yang keci. yang Rumusan masalah yang didapat dari latar belakang yang telah diuraikan di atas antara lain: Bagaimana monitoring octopus berbasis web. Bagaimana sistem monitoring yang dirancang octopus berbasis web dapat bekerja sesuai yang diharapkan? 3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian yang didapat dati rumusan masalah yang telah diuraikan di atas anatara lain: Merancang dan membuat sistem monitoring pada CV. Indotropic Fishery berbasis web yang dapat mempermudah kinerja karyawan Menguji sistem berbasis web dengan metode white-box II. LANDASAN TEORI Perancangan Perancangan sistem dapat dilakukan dalam bentuk diagram alir sistem . ystem flowchar. , suatu alat yang secara grafis dapat digunakan untuk menunjukkan urutan proses dari suatu (Syabania and Rosmawarni Saling terhubung untuk mencapai suatu tujuan. (Gilang Mulia 2. target yang telah ditentukan. (Firdaus. Witanti, and Hadiana 2. Monitoring Monitoring pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai kesadaran terhadap apa yang ingin diketahui. Monitoring diartikan sebagai siklus kegiatan yang mencakup pengumpulan, peninjauan, pelaporan dan tindakan atas informasi yang berkaitan dengan suatu proses yang Umumnya digunakan untuk memeriksa kinerja dan Paulus Informatics Journal Octopus Gurita (Octopus s. merupakan Cephalopoda yang mencakup 289 spesies dan mempunyai aktivitas hidup yang cepat namun sering mati ketika masih muda. Spesies ini dapat tumbuh sangat cepat dan mencapai umur matang dalam waktu sekitar satu tahun, namun jarang ditemukan hidup selama lebih dari dua atau tiga tahun. Gurita di Indonesia di duga banyak ditemukan di Vol. No. perairan Kalimantan. Sulawesi. Maluku dan Banda. Gurita hidup di sebagian besar lingkungan laut mulai dari pesisir pantai pada batas pasang surut hingga mencapai pada kedalaman 4000 meter sampai 5000 meter. (Purwanto Yuli et al. Ekspor Ekspor merupakan barang atau jasa yang dibentuk dalam suatu negara kemudian dijual kepada pembeli di negara lain. Ekspor membentuk perdagangan internasional. (Hodijah et Impor Impor adalah barang atau jasa yang dibeli di satu negara yang diproduksi di negara lain. Impor adalah salah satu komponen perdagangan internasional. (Hodijah et al. METODOLOGI PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan selama A 3 bulan mulai dari bulan Januari sampai bulan Maret 2024 yang akan rencananya akan dilaksanakan di CV. Indotropic Fishery yang beralamat di Jl. Raya Km 9 Dusun i. RT 008. RW 005 Leoknyo Desa Biak Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. Jenis Penelitian Jenis-jenis penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut: Penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif dan tidak hanya terbatas angka-angka wawancara, observasi, analisis teks, dan partisipasi langsung. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang fokus pada pengumpulan data Paulus Informatics Journal deskriptif yang bersifat kuantitatif, seperti survei, observasi atau analisis statistik. Metode Penelitian Untuk mengumpulkan data, terdapat beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain yaitu: Teknik observasi yaitu mengamati langsung tempat yang menjadi lokasi penelitian. Teknik dokumentasi melibatkan dan penyimpanan informasi tertulis atau visual. Dokumentasi dapat berupa berbagai bentuk, seperti laporan, catatan, artikel, gambar, dan dokumen lainnya. IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional yang terdapat dalam sistem yang dirancang sebagai Gambar. 1 Use Case Diagram Sistem Berjalan Vol. No. Gambar. 2 Use Case Diagram Aktor Admin Sistem Gambar. 5 Use Case Diagram Aktor Kepala Bagian Pembelian Gambar. 6 Use Case Diagram Aktor Kasir Gambar. 3 Use Case Diagram Aktor Admin Pembelian Gambar. 7 Use Case Diagram Aktor Wakil Direktur Gambar. 4 Use Case Diagram Aktor Supplier 36 Paulus Informatics Journal Vol. No. Rancangan Class Diagram Gambar. 8 Use Case Diagram Aktor Direktur Gambar. 11 Class Diagram Rancangan Antar Muka Gambar. 9 Use Case Diagram Aktor Buyer Gambar. 12 Rancangan form Login Gambar. 10 Use Case Diagram Aktor Admin Produksi Gambar. 13 Rancangan form Register as Buyer 37 Paulus Informatics Journal Vol. No. Gambar. 14 Rancangan form halaman utama aktor admin Gambar. 17 Rancangan form halaman utama aktor produksi Gambar. 15 Rancangan form halaman utama aktor supplier Gambar. 18 Rancangan form halaman utama aktor kepala pembelian Gambar. 16 Rancangan form halaman utama aktor pembelian Paulus Informatics Journal Gambar. 19 Rancangan form halaman utama aktor kasir Vol. No. Gambar. 23 Rancangan form data Gambar. 20 Rancangan form halaman utama aktor wakil direktur Gambar. 24 Rancangan form data buyer pending Gambar. 21 Rancangan form halaman utama aktor direktur Gambar. 25 Rancangan form data barang supplier Gambar. 22 Rancangan form halaman utama aktor buyer Paulus Informatics Journal Gambar. 26 Rancangan form data nota pembelian Vol. No. Gambar. 29 Rancangan form lihat nota timbang Gambar. 30 Rancangan form data nota timbang ulang Gambar. 27 Rancangan form lihat nota pembelian Gambar. 28 Rancangan form data nota timbang Gambar. 31 Rancangan form lihat nota timbang ulang Gambar. 32 Rancangan interface data raw material Paulus Informatics Journal Vol. No. Gambar. 36 Rancangan form data nota timbang proses Gambar. 33 Rancangan interface data hasil proses Gambar. 37 Rancangan form lihat nota timbang proses Gambar. 38 Rancangan form data Gambar. 34 Rancangan form data stok Gambar. 39 Rancangan form dokumen-dokumen Gambar. 35 Rancangan form data stok barang per kode supplier Gambar. 40 Rancangan form data dokumen-dokumen Paulus Informatics Journal Vol. No. Gambar. 42 Rancangan interface data pembelian barang Gambar. 43 Rancangan form data Gambar. 47 Rancangan form tambah data pengguna Gambar. 44 Rancangan form cross check nota pembelian Gambar. 50 Rancangan form tambah barang supplier Gambar. 51 Rancangan form edit nota Gambar. 45 Rancangan form tanda tangan nota pembelian Gambar. 46 Rancangan interface Paulus Informatics Journal Gambar. 52 Rancangan form edit nota Vol. No. KESIMPULAN DAN SARAN Gambar. 53 Rancangan form edit nota timbang ulang Gambar. 54 Rancangan form tambah stok barang Gambar. 55 Rancangan form edit data berat produk per kode supplier 2 Saran Tugas akhir ini dapat dikembangkan dengan menambahkan manajemen keuangan dan penambahan fitur verifikasi tanda tangan jika ada perubahan tanda tangan di mana menggunakan nomor telepon yang Paulus Informatics Journal Kesimpulan Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Sistem monitoring pemrosesan octopus hingga tahap ekspor yang penulis rancang menghasilkan 16 . nam belas modu. Hasil pengujian sistem terhadap ke16 modul didapatkan. R=V(G)=IP sebesar 66 dan seluruh hasil pengujian modul sukses atau Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sistem yang diusulkan sukses bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Sistem informasi yang telah dibuat memudahkan dan mempersingkat waktu pekerjaan yang dilakukan. Nota pembelian, nota timbang, nota timbang ulang dan nota timbang proses yang sebelumnya ditulis tangan bisa diketik sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat Cross cehck nota yang sebelumnya dilakukan offline sudah bisa dilakukan secara online sehingga cross check nota bisa dilakukan di mana saja dan kapan Tanda tangan nota pembelian sudah bisa digital sehingga jika yang bersangkutan tidak dapat melakukan tanda tangan di tempat, maka tanda tangan bisa dilakukan secara digita tersambung dengan pengguna yang DAFTAR PUSTAKA