Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Analisis Perbandingan Strategi Pemasaran Secara Online Dan Offline Pada UMKM Dewfh Dimsum Di Sidoarjo Falimatus Mei Lia1. Khofifah Nur Aini2. Selly Aprilia3. Maulida Zakiyatuz Zuhria4. Sonja Andarini5. Indah Respati Kusumasari6. Sabeta Putri Ramadhani7 Program Studi Administrasi Bisnis. Fakultas Ilmu Sosial. Politik dan Budaya. Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Jawa Timur. Indonesia E-mail: 23042010048@student. 1, 23042010079@student. 23042010052@student. 3 23042010259@student. Sonja_andarini. adbis@gmail. 5, indah_respati. adbis@upnjatim. id 6, 23042010272@student. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas strategi pemasaran online dan offline yang diterapkan oleh UMKM Dewfh Dimsum di Sidoarjo. Dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Dewfh Dimsum menggabungkan kedua pendekatan pemasaran untuk menjangkau konsumen secara lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran online unggul dalam hal jangkauan pasar yang luas dan efisiensi biaya, sementara strategi offline lebih efektif dalam membangun hubungan personal dan loyalitas pelanggan. Kombinasi keduanya terbukti menjadi pendekatan yang optimal dalam meningkatkan kinerja bisnis UMKM. Temuan ini memberikan wawasan bagi pelaku usaha kuliner dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan responsif terhadap dinamika pasar di era digital. Kata Kunci: UMKM, strategi pemasaran, efektivitas. Abstract This study aims to analyze and compare the effectiveness of online and offline marketing stratgeies implemented by UMKM Dewfh Dimsum in Sidoarjo. In facing increasingly competitive market competition. Dwefh Dimsum combines both marketing approaches to reach consumers more widely. This study uses a descriptive qualitive method with data collection techniques through interviews, observations, and The results of the study indicate that online marketing strategies excel in terms of wide market reach and cost efficiency, while offline strategies are more effective in building personal relationships and customer loyalty. The combination of the two has proven to be an optiomal approach in improving the performance of UMKM business. The findings provide insight for culinary enterpreneurs in designing adaptive and responsive marketing strategies to market dynamics in the digital era. Keywords: UMKM, marketing strategy, effectiveness. Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 peluang baru bagi UMKM untuk menjangkau konsumen secara lebih luas dan efisien. Namun, tidak semua pelaku UMKM mengoptimalkan pemasaran digital secara efektif. Banyak yang masih mengandalkan pendekatan tradisional karena dianggap lebih personal. Sebaliknya, strategi digital dinilai mampu menjangkau pasar yang lebih besar, tetapi menuntut kreativitas tinggi, konsistensi konten, dan pemahaman teknis terhadap sistem kerja platform Hal ini memunculkan kebutuhan untuk menilai secara objektif sejauh mana efektivitas dari masing-masing strategi, terutama dalam kaitannya dengan peningkatan penjualan, loyalitas konsumen, serta efisiensi dari sisi waktu dan biaya operasional. Penelitian Dewfh Dimsum menjadi signifikan karena UMKM ini telah menerapkan strategi pemasaran offline maupun online secara bersamaan dalam operasionalnya. Meski demikian, hingga kini belum tersedia kontribusi masing-masing pendekatan terhadap kinerja bisnisnya. Dengan melakukan perbandingan terhadap dua model strategi pemasaran tersebut, memperoleh pemahaman mendalam mengenai strategi yang paling efektif dan sesuai dalam konteks UMKM kuliner lokal. Lebih dari itu, hasil studi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi Dewfh Dimsum sebagai objek penelitian, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi pelaku UMKM lain dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat di era digital. Dalam jangka panjang, pemilihan strategi yang sesuai akan mampu meningkatkan daya saing, mendukung keberlanjutan usaha di tengah perubahan ekonomi yang cepat PENDAHULUAN Pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia sangat dipengaruhi oleh keberadaan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM), yang memainkan peran fundamental sebagai fondasi ekonomi rakyat. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di berbagai sektor. Di wilayah Kabupaten Sidoarjo. UMKM juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam bidang kuliner dan industri makanan serta minuman. Salah satu pelaku usaha yang bergerak di bidang ini adalah Dewfh Dimsum. UMKM menawarkan produk kuliner khas Asia Timur berupa dimsum. Makanan ini semakin populer di kalangan masyarakat karena keunikan rasa serta kemudahan dalam penyajian. Di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis dan didominasi oleh merek besar maupun usaha sejenis lainnya. Dewfh Dimsum dituntut untuk memiliki strategi pemasaran yang tepat eksistensinya di pasar lokal dan memperluas jangkauan pasarnya. Dalam praktiknya, pendekatan pemasaran yang digunakan oleh UMKM kini tidak cukup jika hanya mengandalkan metode konvensional seperti promosi dari mulut ke mulut, penyebaran brosur, atau pemasaran melalui lingkungan sekitar. Dengan meningkatnya penetrasi internet serta pesatnya perkembangan teknologi informasi, strategi pemasaran digital Pemanfaatan platform seperti Instagram. WhatsApp Business. TikTok, pemesanan makanan daring seperti ShopeeFood dan GoFood memberikan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) dan dinamis. Hasilnya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan keputusan bisnis, pengembangan usaha, serta peningkatan kapasitas UMKM dalam menghadapi tantangan di era transformasi digital saat Pertanyaan berkaitan dengan efektivitas strategi pemasaran yang diterapkan oleh Dewfh Dimsum, baik secara online maupun Pertama, perlu diketahui seberapa efektif masing-masing strategi tersebut dalam meningkatkan penjualan serta loyalitas pelanggan. Hal ini mencakup analisis terhadap dampak media sosial, e-commerce, promosi langsung, maupun kegiatan pemasaran Selanjutnya, penting untuk memahami kontribusi masing-masing strategi pemasaran terhadap kinerja usaha Dewfh Dimsum di pasar lokal, apakah strategi online memberikan jangkauan yang lebih luas atau strategi offline justru lebih berhasil dalam membangun hubungan langsung dengan Terakhir, perlu dianalisis strategi pemasaran manakah yang lebih efektif dalam mendorong penjualan Dewfh Dimsum keseluruhan, agar perusahaan dapat memfokuskan sumber dayanya pada Penelitian ini bertujuan untuk mendalam mengenai strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Dewfh Dimsum, baik melalui pendekatan online maupun offline. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan secara rinci berbagai metode pemasaran yang digunakan oleh Dewfh Dimsum. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis efektivitas masing-masing strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan dan Vol. 9 No. Mei 2025 loyalitas pelanggan. Melalui evaluasi yang mendalam, penelitian ini akan membandingkan hasil dari kedua sehingga dapat diketahui mana yang peningkatan kinerja usaha. Analisis ini juga akan mencakup pengukuran dampak dari strategi pemasaran terhadap persepsi pelanggan dan pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan produk dan layanan yang ditawarkan oleh Dewfh Dimsum. Selain itu, penelitian ini akan menilai kelebihan dan kekurangan dari strategi pemasaran online dibandingkan dengan strategi pemasaran offline yang diterapkan oleh Dewfh Dimsum. Dengan memahami keunggulan dan tantangan yang dihadapi dalam masingmasing pendekatan, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang lebih tepat untuk pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif di masa depan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi masing-masing strategi pemasaran terhadap kinerja usaha Dewfh Dimsum di pasar lokal. Dengan demikian, tujuan keseluruhan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan usaha UMKM di era digital, serta membantu pelaku usaha dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan pasar. Menurut Imawan pemasaran merupakan aktivitas sosial dan manajerial yang memungkinkan individu maupun kelompok untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan Ini dicapai melalui proses penciptaan, penawaran, dan pertukaran produk, jasa, serta nilai secara timbal Seiring waktu, konsep pemasaran telah mengalami perkembangan, dari yang awalnya berfokus pada aktivitas penjualan semata, menjadi pendekatan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) menitikberatkan pada pemahaman serta pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen guna membina hubungan jangka panjang. Pemasaran digital dapat diartikan sebagai berbagai upaya promosi yang dijalankan melalui platform internet, termasuk situs web, media sosial, dan kampanye email, dengan tujuan untuk meraih target audiens dan mewujudkan sasaran pemasaran (Abdimas, 2. Strategi ini memanfaatkan internet serta perangkat elektronik untuk membangun komunikasi dengan konsumen dan memperkenalkan penawaran bisnis. Keunggulan dari pemasaran ini terletak pada luasnya jangkauan, kemampuan untuk menargetkan audiens secara spesifik, serta tersedianya data kinerja yang dapat dianalisis secara langsung. Teknik marketing ini juga melalui Pendekatan menitikberatkan pada penciptaan serta penyebaran konten yang bermanfaat, relevan, dan konsisten guna menarik serta mempertahankan target audiens tertentu, dengan tujuan akhir mendorong Kotler dan Armstrong dalam Marcellina Pemasaran offline merujuk pada metode non-digital yang digunakan untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan, seperti iklan di koran, majalah, papan reklame, brosur, dan komunikasi tatap muka. Metode ini cenderung menitikberatkan pada upaya membangun kepercayaan dan reputasi melalui kehadiran secara fisik dan Meskipun merupakan metode pemasaran tertua, pendekatan ini tetap efektif karena mengandalkan pengalaman nyata dan rekomendasi yang dipercaya. Dalam konteks bisnis kuliner seperti Dewfh Dimsum, cita rasa yang lezat, layanan Vol. 9 No. Mei 2025 yang memuaskan, dan suasana yang nyaman bisa menjadi pemicu utama pelanggan untuk menyarankan produk kepada orang terdekat mereka. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan jenis usaha yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan bisnis skala besar pada umumnya. UMKM hadir sebagai bentuk usaha yang dikategorikan tersendiri karena skalanya yang lebih kecil. Di Indonesia. UMKM secara konseptual memiliki posisi yang penting, mirip seperti koperasi. Menurut Ardana. , & Sari. Dalam studi mereka mengenai UMKM. Ardana dan Sari . seringkali mengacu pada karakteristik UMKM yang meliputi keterbatasan modal, teknologi, dan sumber daya manusia, namun memiliki keunggulan dalam fleksibilitas dan adaptasi pasar lokal. Mereka juga mengacu pada definisi formal yang berlaku di Indonesia. METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripsi yang strategi pemasaran online dan offline yang diterapkan oleh UMKM Dewfh Dimsum. pendekatan ini dianggap sesuai karena memungkinkan peneliti menggali fenomena sosial secara kontekstual, melalui sudut pandang pelaku usaha dan Sejalan dengan pendapat Sugiyono . , metode kualitatif digunakan untuk memahami fenomena secara menyeluruh dengan fokus pada makna yang terkandung di balik tindakan sosial dan strategi yang dijalankan oleh subjek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi usaha UMKM Dewfh Dimsum yang berada di Kabupaten Sidoarjo. Jawa Timur, dan berlangsung selama bulan Mei 2025. Informan dalam Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pertimbangan bahwa mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan relevan terhadap topik yang diteliti (Sugiyono. Informan utama terdiri dari pemilik UMKM, staff pemasaran . ika ad. , dan beberapa konsumen yang pernah melakukan pembelian baik secara online maupun offline. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik utama, yaitu langsung, dan dokumentasi. Wawancara mendalam dilakukan secara semiterstruktur kepada pemilik usaha dan konsumen terpilih untuk memahami strategi pemasaran, persepsi efektivitas, dan pengalaman pelanggan terhadap dua kanal pemasaran tersebut. Observasi dilakukan untuk mengamati secara langsung aktivitas pemasaran, baik marketplace, maupun penjualan secara offline seperti di booth atau bazar. Selain itu, dokumentasi digunakan untuk mendukung data lapangan, berupa tangkapan layar akun media sosial, foto promosi, katalog produk, dan data Data yang dikumpulkan dari lapangan dianalisis melalui tiga tahapan utama, yaitu penyaringan, penyusunan, dan penarikan kesimpulan. Pada tahap pertama, data disaring untuk memilih informasi yang paling relevan dengan menyederhanakan data agar lebih mudah Tahap kedua melibatkan penyusunan data dalam bentuk narasi atau tabel agar hubungan antar informasi dapat terlihat dengan jelas. Pada tahap akhir, peneliti mengidentifikasi pola dan kecenderungan dalam data untuk menggambarkan perbandingan strategi Vol. 9 No. Mei 2025 pandangan para informan. Kebenaran data dijamin melalui teknik triangulasi sumber, yaitu membandingkan informasi dari berbagai informan dan metode . awancara, observasi, dan dokumentas. Selain itu, dilakukan member check dengan meminta konfirmasi kepada informan terhadap hasil wawancara yang telah ditranskrip agar interpretasi peneliti tidak menyimpang dari maksud sebenarnya (Sugiyono, 2. Dalam proses penelitian ini, peneliti menjunjung tinggi etika penelitian, seperti meminta persetujuan kepada informan sebelum melakukan wawancara, menjamin kerahasiaan identitas mereka, serta memberikan kebebasan kepada informan untuk tidak menjawab atau menghentikan partisipasi kapanpun mereka inginkan. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Profil DEWFH Dimsum Dewfh Dimsum merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berfokus pada produksi dan penjualan makanan beku berbasis Usaha ini berdiri sejak awal tahun 2024 dan berlokasi di Kecamatan Tarik. Kabupaten Sidoarjo. Jawa Timur. Didirikan oleh seorang mahasiswa, usaha ini didirikan untuk menambah penghasilan pribadi serta keinginan untuk menghadirkan makanan yang Nama AuDewfhAy berasal dari inisial keluarga yang mendukung berdirinya usaha ini. Pada dilakukan dalam skala kecil dari dapur rumah, dengan pemasaran terbatas pada lingkungan sekitar. Seiring waktu, permintaan mulai meningkat, terutama setelah produk dikenalkan melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram. Kini. Dewfh Dimsum telah melayani ratusan pelanggan di wilayah Sidoarjo. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Surabaya dan sekitarnya, melalui sistem pemesan online dan pengiriman menggunakan GoFood dan ShopeeFood dengan kemasan khusus. Produk ditawarkan adalah dimsum dengan berbagai varian seperti dimsum original, dimsum rawit, dimsum keju, dimsum blackpaper, dan dimsum bakar. Harga produk bervariasi mulai dari Rp12. hingga Rp70. 000 tergantung varian dan ukuran kemasan. Dalam satu bulan. Dewfh Dimsum mampu menjual antara 100 hingga 200 bungkus dimsum, dengan rata-rata omzet bulanan berkisar Rp1. Rp2. Angka mengalami kenaikan terutama saat Ramadhan, akhir tahun, atau saat mengikuti event kuliner lokal. Pemasaran dilakukan secara kombinasi antara strategi online dan secara online, penjualan Instagram. WhatsApp, dan Shopee serta Gojek. Sedangkan secara offline, produk dipasarkan langsung dari rumah, serta dijual di event kuliner dan bazar UMKM Melalui komitmen terhadap kualitas produk dan pelayanan yang ramah. Dewfh Dimsum terus berupaya mengembangkan usaha ini ke arah yang lebih profesional, termasuk dengan sertifikasi halal, dan memperluas saluran distribusi ke luar kota. 2 Analisis Strategi Pemasaran Online yang dilakukan DEWFH Dimsum Dalam perkembangan zaman yang serba digital, pelaku UMKM seperti DEWFH Dimsum perlu beradaptasi dengan memperluas jangkauan pasar. Strategi pemasaran berbasis digital menjadi salah satu pendekatan utama yang diambil dalam meningkatkan daya saing usaha Vol. 9 No. Mei 2025 dan memperkuat hubungan dengan Berikut ini adalah uraian mengenai langkah-langkah pemasaran online yang dijalankan oleh DEWFH Dimsum: Optimalisasi Media Sosial Salah satu fokus utama DEWFH Dimsum dalam strategi digitalnya adalah penggunaan media Platform seperti Instagram. WhatsApp. Facebook, dan Tik Tok, digunakan secara aktif sebagai sarana untuk menyampaikan informasi produk dan promosi. Instagram dan Tik Tok dimanfaatkan untuk menampilkan visual produk dengan menarik, termasuk konten kreatif seperti video singkat dan interaksi melalui fitur story, kuis, serta konten user-generated . eperti testimoni Facebook dijadikan alat pendukung dalam menyebarkan informasi promosi, terutama untuk menjangkau kalangan usia yang lebih Sedangkan WhatsApp digunakan sebagai jalur komunikasi langsung mempercepat proses transaksi dan menjamin layanan pelanggan yang Integrasi dengan Aplikasi Pemesanan Makanan Untuk pemesanan. DEWFH Dimsum telah layanan pesan-antar makanan digital seperti GrabFood. GoFood, dan ShopeeFood. Kehadiran di platformplatform ini memberi peluang besar untuk menarik pelanggan baru, terutama dari kalangan pengguna aktif aplikasi tersebut di wilayah Sidoarjo. Pemanfaatan promo yang disediakan oleh pihak aplikasi, seperti potongan harga atau gratis ongkos kirim, juga menjadi strategi menarik untuk meningkatkan minat beli. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Pengembangan Konten Digital Pembuatan konten yang menarik dan konsisten menjadi bagian dari strategi promosi DEWFH Dimsum. Konten yang dibuat meliputi foto produk berkualitas tinggi, video pembuatan dimsum, serta ulasan dari pelanggan yang dipublikasikan kembali . untuk membangun kepercayaan calon Pemanfaatan Alat Pendukung Pemasaran Digital Untuk menunjang efektivitas pemasaran online. DEWFH Dimsum juga mulai menggunakan berbagai tools pemasaran digital sederhana seperti, penggunaan tagar yang relevan di Instagram dan TikTok untuk meningkatkan jangkauan dan mendaftarkan bisnis melalui Google Maps/Google My Business guna menemukan lokasi dan nomor Pemantauan dan Evaluasi Strategi Digital Walau masih dilakukan secara manual dan sederhana, evaluasi terhadap efektivitas pemasaran digital tetap Beberapa indikator yang dipantau meliputi peningkatan jumlah pengikut di media sosial, interaksi pengguna . ike, komentar, dan shar. , serta volume pesanan dari kanal online. Data-data ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun strategi promosi berikutnya. 3 Analisis Strategi Pemasaran Offline yang dilakukan DEWFH Dimsum Dewfh Dimsum menggunakan berbagai metode pemasaran offline untuk menjangkau pelanggan lokal, termasuk promosi dari mulut ke mulut, pemasaran langsung di lokasi strategis, menyampaikan informasi mengenai Vol. 9 No. Mei 2025 Keterlibatan dalam bazar dan festival kuliner di Sidoarjo merupakan salah satu cara untuk meningkatkan visibilitas merek dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen. Melalui acara tersebut, mereka dapat memberikan sampel produk, yang membantu menarik perhatian dan minat pelanggan. Interaksi langsung dianggap penting untuk membangun kepercayaan Pelanggan merasakan cita rasa dimsum dan menikmati pengalaman layanan yang memuaskan, dengan suasana yang nyaman dan pelayanan yang ramah sebagai faktor utama. Walaupun pemasaran offline efektif dalam menciptakan hubungan personal dengan kekurangan, seperti jangkauan yang terbatas dan biaya yang lebih tinggi untuk kegiatan promosi. Oleh karena itu. Dewfh Dimsum perlu terus menilai dan menggabungkan strategi offline dengan pemasaran online untuk mencapai hasil yang lebih baik. 4 Perbandingan dan Evaluasi Strategi pemasaran online yang diterapkan oleh DEWFH Dimsum memiliki keunggulan dalam hal memungkinkan produk mereka dikenal tidak hanya di wilayah lokal tetapi juga lebih luas melalui media sosial dan aplikasi pemesanan makanan digital. Pemasaran online ini juga menawarkan efisiensi biaya yang lebih baik, dengan kemudahan komunikasi cepat dan pemanfaatan berbagai promo digital yang menarik minat konsumen. Namun, interaksi yang terjadi cenderung kurang personal dan membutuhkan konsistensi serta intensitas promosi yang tinggi agar Di sisi lain, strategi pemasaran offline DEWFH Dimsum sangat efektif dalam membangun hubungan personal dan kepercayaan pelanggan melalui Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) mencicipi produk, serta suasana pelayanan yang ramah. Meskipun demikian, pemasaran offline memiliki keterbatasan dalam jangkauan pasar yang relatif sempit dan biaya promosi yang lebih tinggi, seperti distribusi leaflet dan partisipasi dalam bazar atau festival kuliner. Berdasarkan evaluasi tersebut, kombinasi antara pemasaran online dan offline menjadi strategi yang paling optimal bagi DEWFH Dimsum. Pendekatan ini memadukan kelebihan kedua metode, yaitu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan melalui digital, sekaligus mempertahankan hubungan personal dan loyalitas pelanggan melalui interaksi Dengan demikian. DEWFH Dimsum dapat terus mengembangkan pemasaran online agar lebih efektif, tanpa mengabaikan kekuatan pemasaran offline yang sudah terbukti mampu membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen di pasar lokal. 5 Kelebihan dan Kekurangan Dalam upaya mengembangkan pemasaran produk kuliner. UMKM DEWFH Dimsum Sidoarjo menerapkan dua pendekatan utama, yaitu penjualan melalui saluran daring . dan luring . Kedua strategi ini memiliki karakteristik masing-masing, baik dari sisi kelebihan maupun kekurangan, yang perlu dipertimbangkan secara menyeluruh untuk menentukan langkah pemasaran yang paling efektif. Strategi Penjualan Secara Daring (Onlin. Kelebihan: Cakupan Pasar Lebih Luas: Dengan (GoFood. GrabFood. ShopeeFoo. dan jejaring sosial. UMKM dapat menjangkau pelanggan di luar area fisik usahanya. Vol. 9 No. Mei 2025 Efisiensi Biaya Operasional: Penjualan membutuhkan lokasi fisik yang besar, cukup dengan dapur produksi dan sistem distribusi . Kemudahan Promosi dan Komunikasi: Konten visual interaksi dengan pelanggan bisa dilakukan secara cepat melalui fitur pesan langsung atau komentar. Aksesibilitas Waktu Lebih Fleksibel: Konsumen dapat melakukan pemesanan kapan pun tanpa terbatas waktu operasional took. Kekurangan: Ketergantungan pada Sistem Teknologi: Proses penjualan sangat bergantung pada kestabilan jaringan internet Gangguan Kompetisi Tinggi di Platform Digital: Banyaknya pelaku strategi khusus agar produk terlihat menonjol di tengah pasar yang padat. Minimnya Pengalaman Konsumen secara Langsung: Pembeli tidak dapat menilai kualitas makanan secara langsung sebelum membeli, yang dapat mengurangi daya Bergantung pada Layanan Eksternal: Penjual seringkali layanan kepada pihak ketiga . latform deliver. , yang berdampak pada keuntungan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Strategi Penjualan Secara Luring (Offlin. Kelebihan: Interaksi Tatap Muka dengan Pelanggan: Memberikan pengalaman pembelian yang memungkinkan adanya umpan balik secara langsung. Meningkatkan Keyakinan Konsumen: Calon pembeli dapat melihat dan mengevaluasi produk secara fisik, yang dapat Efektif untuk Pasar Lokal: Sangat cocok diterapkan pada konsumen yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital atau lebih memilih transaksi Kekurangan: Jangkauan Konsumen Terbatas: Strategi ini hanya menjangkau pelanggan di sekitar lokasi usaha. Biaya Operasional Cenderung Lebih Tinggi: Membutuhkan tempat usaha, tenaga kerja, dan biaya lainnya seperti listrik dan Waktu Layanan Terbatas: Transaksi hanya dapat dilakukan pada jam buka tertentu, tidak seperti sistem daring yang memungkinkan pemesanan selama 24 jam. Promosi Kurang Fleksibel: Upaya memerlukan biaya tambahan untuk cetak media fisik seperti brosur dan spanduk, serta memiliki jangkauan promosi yang lebih sempit. Dari perbandingan antara kedua pemahaman bahwa masing-masing Vol. 9 No. Mei 2025 dimaksimalkan serta kekurangan yang perlu diantisipasi. Bagi UMKM DEWFH Dimsum, metode online dan offline secara seimbang . trategi hybri. dapat menjadi solusi yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga interaksi langsung dengan pelanggan. KESIMPULAN DAN SARAN Strategi diterapkan oleh UMKM Dewfh Dimsum, baik secara online maupun offline, memiliki kontribusi penting terhadap kinerja usaha. Strategi online unggul dalam hal perluasan jangkauan pasar, efisiensi biaya, dan kemudahan komunikasi dengan konsumen melalui platform digital seperti Instagram. ShopeeFood, dan WhatsApp. Sementara itu, strategi offline terbukti efektif dalam menciptakan kepercayaan konsumen, serta memperkuat loyalitas melalui interaksi langsung dan partisipasi dalam Meskipun masing-masing strategi memiliki kelebihan dan kekurangan, kombinasi keduanya . trategi hybri. terbukti paling optimal bagi Dewfh Dimsum memaksimalkan potensi pasar digital sekaligus menjaga kedekatan dengan pelanggan lokal. UMKM Dewfh Dimsum disarankan untuk memperkuat strategi digital melalui konten yang konsisten dan menarik, serta memanfaatkan fitur promosi di platform online. Evaluasi rutin terhadap efektivitas pemasaran perlu dilakukan untuk menjaga relevansi Selain itu, kolaborasi dengan pemasaran digital akan membantu meningkatkan kemampuan promosi. Pemanfaatan alat digital seperti Google Analytics juga penting untuk mengukur dan mengoptimalkan hasil pemasaran. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) REFERENSI