EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIK PESERTA DIDIK SMP Fitri Umardiyah1. Farid Nasrulloh2 Universitas KH. Wahab Hasbullah 1fitriumardiyah@unwaha. id, 2faridnasrulloh@unwaha. ABSTRACT The purpose of this study is to describe the increase in the mathematical reasoning and communication skills of junior high school students by applying the auditory intellectually repetition (AIR) learning model. This research is a quasi-experimental research with a design pretest-posttest control group desaign. The population of this study were all students of class IX MTs Diponegoro in the 2021/2022 school year. The type of sample used in this study was random assignment. As for the research sample, two classes were selected, namely class IX A as the control class and class IX B as the experimental class. The instruments used in this study were observation sheets and tests. The observation sheet was used to determine the suitability of learning in the classroom with Auditory Intellectually Repetition (AIR) learning model. The test instrument used in this study was a description question to measure students' mathematical reasoning and communication abilities. The data obtained were processed with two statistical data processing programs, namely SPSS and Microsoft Excel. The results showed that the increase in the reasoning ability of the experimental class was in the medium classification and the control class was in the low classification. Meanwhile, for the improvement of mathematical communication skills, the experimental class is in the medium classification and the control class is in the low classification. So that the auditory intellectually repetition (AIR) learning model can improve students' mathematical reasoning and communication skills. KEYWORDS: learning model Auditory Intellectually Repetition (AIR), mathematical reasoning skills, mathematical communication skills. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematik peserta didik SMP dengan menerapkan model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group desaign. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX MTs Diponegoro tahun pelajaran 2021/2022. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random assignment. Adapun untuk sampel penelitian dipilih dua kelas, yaitu kelas IX A sebagai kelas kontrol dan kelas IX B sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi dan tes. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui kesuaian pembelajaran di kelas dengan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR). Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan penalaran dan komunikasi matematik peserta didik. Data yang diperoleh diolah dengan dua program pengolahan data statistik yaitu SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan penalaran kelas eksperimen berada pada klasifikasi sedang dan kelas kontrol berada pada klasifikasi rendah. Sedangkan untuk peningkatan kemampuan komunikasi matematik kelas eksperimen berada pada klasifikasi sedang dan kelas kontrol berada pada klasifikasi rendah. Sehingga model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) dapat meningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematik peserta didik. KATA KUNCI: Model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR, kemampuan penalaran matematik, kemampuan komunikasi matematik. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan hal yang menarik untuk dijadikan sebagai suatu 57 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP masyarakat pemerintahan. Hal ini tentu kepada guru yang dilakukan peneliti, sebagian besar masyarakat bahwa kemampuan penalaran dan komunikasi matematik peserta didik masih terbilang Berdasarkan Pendidikan Pendidikan persoalan matematika. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pada kelas IX MTs Diponegoro wawasan manusia dan mengubah cara 2019/2020 yaitu 6,8 dengan nilai KKM berfikir manusia. Belajar (Khodijah, 75,00, bahkan persepsi peserta didik 2. adalah sebuah proses yang terhadap matematika juga cenderung Banyak peserta didik tidak kompetensi, keterampilan dan sikap matematika, mereka hanya mengikuti kegiatan pembelajarannya saja tanpa Sehingga dalam pendidikan sangat tergantung pada proses belajar yang dialami dengan sungguh-sungguh. peserta didik. Kesulitan peserta didik dalam Matematika memegang peranan penalaran dan komunikasi matematik penting untuk dipelajari dalam sistem Menurut Cocrof (Nasrulloh, ketuntasan pembelajaran matematika, memilih untuk menghafalkan rumus kesulitan atau tidak akan bisa hidup di Hal ini tentu membuat peserta bagian bumi ini pada abad ke-20 ini didik tidak mengetahui makna dari Sehingga Ibrahim Menurut matematika yang menekankan pada merupakan salah satu ilmu dasar yang hafalan, maka kemungkinan siswa harus dikuasai peserta didik, karena untuk memiliki kemampuan matematik tingkat tinggi peluangnya kecil dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 58 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP komunikasi matematik untuk dimiliki peserta didik, maka upaya dalam Repetition meningkatkan kemampuan penalaran siswa sebesar 80,30. memerlukan perhatian yang serius. Salah Auditory (AIR) Intellectually rata-rata Mengamati permasalahan yang ada, peneliti akan menerapkan model Auditory Intellectually menggunakan model pembelajaran Repetition (AIR) Untuk Meningkatkan yang lebih bervariasi namun tepat Kemampuan Komunikasi Matematik Pesert Didik. Aunurrahman Menurut . Dan model pembelajaran yang tepat dapat mendorong tumbuhnya rasa senang Penalaran METODE Penelitian penelitian eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group motivasi dalam mengerjakan tugas. Populasi penelitian ini adalah memberikan kemudahan bagi siswa seluruh peserta didik kelas IX MTs untuk memahami pelajaran sehingga Diponegoro memungkinkan siswa mencapai hasil 2021/2022. belajar yang lebih baik. digunakan dalam penelitian ini adalah Berdasarkan Apriani . AuPenerapan Jenis random assignment. Adapun untuk Ratih sampel penelitian dipilih dua kelas, yaitu kelas IX A sebagai kelas kontrol Model Auditory dan kelas IX B sebagai kelas Intellectually Repetition (AIR) Terhadap Kelas kontrol diberikan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas Lubuklinggau VII MTs MazroAoillah Tahun Pelajaran 2017/2018Ay telah menyimpulkan bahwa dengan model pembelajaran auditory rata-rata nilai kemampuan komunikasi intellectually repetition MTs yang diperoleh diolah dengan dua MazroAoillah Lubuklinggau dikategorikan program pengolahan data statistik yaitu SPSS tipe 20 dan Microsoft Excel 2016. VII (AIR). Data EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 59 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP Instrumen yang digunakan pada materi setelah itu diuji cobakan pada penelitian ini adalah lembar observasi peserta didik yang telah mendapatkan dan tes. Sebelum digunakan instrumen materi perpangkatan dan bentuk akar penelitian ini telah divalidasi oleh dua setelah itu diuji validitas dan reliabilitas. Teknik Tujuan dilakukan validasi digunakan dalam penelitian ini adalah uji hipotesis, namun sebelum uji kelayakan instrumen dan saran dari ahli hipotesis harus dilakukan uji prasyarat materi mengenai kesesuaian materi Uji pembelajaran untuk dilakukan revisi. Lembar observasi digunakan untuk Shapiro-Wilk. Apabila mengetahui kesuaian pembelajaran di kelas dengan rencana pelaksanaan selanjutnya yaitu uji homogenitas. Namun jika data hasil pengujian tidak (RPP) Intellectually Repetition Auditory berdistribusi normal dari salah satu (AIR). kelas atau dari kedua kelas tidak Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan penalaran dan kaidah statistik non parametrik, yaitu komunikasi matematik peserta didik. uji Mann-Whitney U. Uji homogenitas Tes dalam penelitian ini dilakukan dua menggunakan rumus uji F. Apabila kali yaitu pre-test dan post-test. Hal ini dilakukan untuk melihat kemampuan selanjutnya yaitu uji hipotesis melalui penalaran dan komunikasi matematik uji t. Namun jika data hasil pengujian peserta didik tidak homogen, maka untuk pengujian sebelum dan sesudah diberi pembelajaran dengan model statistik non parametrik, yaitu uji tAo. Auditory Intellectually Repetition (AIR). Selain itu pre-test juga digunakan untuk menguji kesetaraan Instrumen HASIL DAN PEMBAHASAN digunakan dalam penelitian ini harus Penelitian ini dilakukan di MTs divalidasi terlebih dahulu oleh dua ahli Diponegoro tahun pelajaran 2021/2022. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 60 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP Subyek penelitian yang digunakan yaitu peserta didik kelas IX MTs signifikan kurang dari 0,05 dari kedua Diponegoro tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini ditunjukkan dari data Penelitian ini dilakukan pada tanggal N-gain 14 Juli 2020 s. 10 Agustus 2020 matematik kelas kontrol sebesar 0,000 dengan sampel dua kelas yaitu kelas dan kelas eksperimen sebesar 0,015. IX A sebagai kelas kontrol dan kelas VII Kedua B sebagai kelas eksperimen. penalaran matematik tersebut tidak Materi yang digunakan untuk SPSS N-gain penelitian ini adalah perpangkatan dan signifikansi < 0,05. Karena kedua data Pelaksanaan tidak berdistribusi normal, maka untuk pembelajaran materi perpangkatan dan uji hipotesisi menggunakan uji statistik non paramatrik yaitu uji Mann-Whitney U dengan bantuan SPSS 20. (RPP) yang telah dibuat oleh peneliti Hasil analisis perbedaan nilai yaitu pada kelas eksperimen dengan N-gain eksperimen pada tabel 4. 34 nilai Sig. Intellectually Auditory Repetition (AIR). -taile. 0,05. Hal Sedangkan pada kelas kontrol dengan ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diterima adalah terdapat peningkatan Berdasarkan hasil lembar observasi peserta didik pada penerapan model sudah melaksanakan tahapan kegiatan Repetition (AIR). Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru sudah melaksanakan kegiatan Auditory Intellectually Kemampuan penalaran matematik peserta didik Analisis sebaran data N-gain diuji dengan Kemampuan penalaran matematik Shapiro-Wilk SPSS peserta didik Analisis signifikan kurang dari 0,05 dari kelas sebaran data N-gain diuji dengan kontrol dan lebih dari sama dengan Shapiro-Wilk EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 61 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP 0,05 dari kelas eksperimen. Hal ini ini sesuai dengan rata-rata hasil nilai N-gain (N-gai. kemampuan penalaran dan komunikasi matematik peserta didik kelas kontrol sebesar 0,000 dan kelas eksperimen sebesar 0,278. Salah satu Auditory data N-gain kemampuan komunikasi Repetition (AIR) matematik tersebut tidak berdistribusi normal karena nilai signifikansi < 0,05. model ceramah pada pembelajaran Karena matematika materi perpangkatan dan berdistribusi normal, maka untuk uji bentuk akar. hipotesisi menggunakan uji statistik non Hasil Intellectually paramatrik yaitu uji Mann-Whitney U dengan bantuan SPSS 20. proses pembelajaran yang dilakukan Hasil analisis perbedaan nilai N-gain oleh peneliti sudah sesuai dengan RPP . encana pelaksanaan pembelajara. eksperimen pada tabel 4. 39 nilai Sig. yang menerapkan model pembelajaran . -taile. Auditory Intellectually Repetition (AIR). 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang Hal diterima adalah terdapat peningkatan observasi yang telah diisi oleh observer yaitu guru pamong dan satu mahasiswa peserta didik pada penerapan model Repetition Auditory (AIR). (AIR) dapat meningkatkan prodi pendidikan matematika. Berdasarkan uraian penjelasan Intellectually Sehingga dan analisis data yang telah dilakukan, kemampuan penalaran dan komunikasi penalaran dan komunikasi matematik matematik peserta didik. Hasil sampel percobaan di MTs Diponegoro Diponegoro 2021/2022 MTs Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang Auditory Intellectually Repetition (AIR) dilakukan oleh Ratih Apriani . menunjukkan hasil yang signifikan. Hal bahwa dengan menerapkan model Auditory Intellectually EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 62 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP Repetition (AIR) dapat meningkatkan peserta didik. parametrik yaitu uji Mann-Whitney U karena salah satu data N-gain KESIMPULAN DAN SARAN tidak berdistribusi normal dengan Berdasarkan hasil penelitian nilai Sig. -taile. sebesar 0,003. dan pembahasan yang telah diuraikan Nilai Sig. -taile. 0,003 < 0,05, pada bab sebelumnya, maka peneliti dapat menyimpulkan sebagai berikut: Model Intellectually Auditory Repetition (AIR) Hal Auditory Intellectually Repetition (AIR). Berdasarkan parametrik yaitu uji Mann-Whitney U karena kedua data N-gain tidak Guru dapat menerapkan model berdistribusi normal dengan nilai pembelajaran yang tepat untuk Sig. -taile. sebesar 0,001. Nilai Sig. -taile. 0,001 < 0,05, maka diterima artinya terdapat Salah Auditory Intellectually Repetition (AIR). Pembelajaran matematika dengan Auditory menggunakan model pembelajaran Intellectually Repetition (AIR). Model Intellectually Auditory (AIR) (AIR) alternatif model pembelajaran di kelas agar peserta didik tidak komunikasi matematika. Hal ini merasa bosan dengan model yang Repetition Auditory Intellectually Repetition EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 63 Fitri. Farid : Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Ai. A Matematik Peserta Didik SMP memperhatikan kesesuaian materi dengan model yang digunakan agar pembelajaran dapat berjalan Umardiyah. Fitri. Komunikasi Matematis Siswa Homescooling Berkepribadian Introvert Pada Materi Opersi Irisan Dan Gabungan Dua Himpunan dengan lancar dan baik. DAFTAR RUJUKAN Apriani. Ratih. Penerapan Model Auditory Intellectually Repetition (Ai. Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas Vii Mts MazroAoillah Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2017/2018. Skripsi tidak diterbitkan. Lubuklinggau: Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP-PGRI) Lubuklinggau. Aunurrahman. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Ibrahim. Suparni. Strategi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Bidang Akademik UIN Sunan Kalijaga. Khodijah. Nyayu. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Nasrulloh. Farid. Penerapan Model Pembelajaran AIR (Auditory. Intellectually. Repititio. Dengan Setting Model Kooperatif Tipe TPSq (Think Pairs Squar. Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VII SD Negeri i Kotagede Yogyakarta. Skripsi Yogyakarta: Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985