VOLUME 2. NOMOR 2. DESEMBER 2021 DEWAN REDAKSI PIMPINAN REDAKSI FADILLA CAHYANINGTYAS. SE. MSA. Ak. EDITOR ADITYA HERMAWAN. SE. Ak. MSA REVIEWER DEWI DIAH FAKHRIYYAH. SE. MSA - Universitas Islam Malang Dr. DWIYANI SUDARYANTI. SE. Si - Universitas Islam Malang FERRY DIYANTI. SE. MSA. Ak. CA - Universitas Mulawarman DHINA MUSTIKA SARI. SE. MSA. Ak. CA - Universitas Mulawarman MOHAMMAD FAISOL. SE. SA. Ak. CA - Universitas Wiraja SELVA TEMALAGI. SE. MSA - Universitas Pattimura I GUSTI AYU AGUNG OMIKA DEWI. SE. MSA - Universitas Pendidikan Nasional MURTIANIGSIH. SE. MM - Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang SYAIFUL BAHRI. SE. MSA. Akt. ACPA - Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Dr. AGUS RAHMAN ALAMSYAH. Pd. MM - Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang VOLUME 2. NOMOR 2. DESEMBER 2021 DAFTAR ISI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK Erny Setyowati. Sri Dwiningsih. Ike Ratnasari AA. INTERAKSI ETIKA DAN MOTIVASI TERHADAP FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI KUALITAS AUDIT APARAT INSPEKTORAT YANG Theophilia Fina. Leiwakabessy dan Revy. Silooy a. AA. MAKNA AKUNTANSI DALAM TRADISI PONAN Sudrajat Martadinata. Fadli Faturrahman a. a PENGARUH PROFITABILITAS. KEPEMILIKAN MANAJERIAL. DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG Ditya Wardana a. a PENGARUH RETURN ON ASSET. RETURN ON EQUITY. DAN CASH RATIO TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Wa Ode Irma Sari a. a PENGARUH GOOD CORPORATE GOVENANCE DAN UKURAN ENTITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA ENTITAS SUB SEKTOR BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Mulyaningtyas. Foni Dian Candra a. a PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA SEKTOR AGRIKULTUR DAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA Patricia Cindy Libisono. Rizky Eriandani a RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. P-ISSN:a. E-ISSN: 2775 - 2267 Email: ristansi@asia. https://jurnal. id/index. php/ristansi PENGARUH RETURN ON ASSET. RETURN ON EQUITY. DAN CASH RATIO TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Wa Ode Irma Sari Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang E-Mail : wa. sari@asia. DOI: 10. 32815/ristansi. Informasi Artikel Tanggal Masuk Tanggal Revisi Tanggal diterima Keywods: Return On Asset. Return On Equity. Cash Ratio. Dividen Payout Ratio November 13th, 2021 December 19th, 2021 December 31th, 2021 Abstract: This research aims to verify and analyze the correlation between return on assets, return on equity, and cash ratio to dividend payout ratio. causal associative is this type of research with a population of manufacturing companies in the mining sub-sector listed on the IDX from 2017-2019 . Pusposive sampling is a sampling technique used as many as 33 samples. Documentation technique is the data collection method used, multiple linear regression analysis is the analytical tool used. The results of this study exhibit that return on assets, return on equity, and cash have not show any influence on dividend payout ratio. Kata Kunci: Abstrak: Return On Asset. Return On Equity. Cash Ratio. Dividen Payout Ratio Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi dan menganalisis hubungan return on asset, return on equity, dan cash ratio pada dividend payout ratio. Asosiatif kausal merupakan jenis peneltian ini, dengan populasi perusahaan manufaktur sub sektor pertambangan yang terdaftar di BEI dari tahun 2017-2019. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang dipergunakan yaitu sebanyak 33 Teknik dokumentasi adalah metode pengumpulan data dalam riset ini. Analisis regresi linier berganda dijadikan sebagai alat analisis. Hasil riset menjelaskan bahwa return on asset, return on equity, dan cash ratio tidak berpengaruh terhadap dividend payout ratio. PENDAHULUAN Kebijakan dividen menjadi salah satu penentu seberapa banyak laba yang dibagikan menjadi dividen , dan seberapa besar laba yang akan ditahan sebagai laba Dalam pengelolaan keuangan perusahaan terdapat tiga permasalahan yang RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. dihadapi yakni keputusan investasi, keputusan pendanaan dan kebijakan sebagai penentu atas pengalokasian dividend untuk pemegang saham. Information Content or Signaling Hipothesis merupakan grand theory dalam riset ini yaitu menjelaskan bagaimana investor menjadikan peralihan deviden sebagai signal terhadap esttimasi manajemen atas laba. Tren harga saham mengalami peningkatan apabila diumumkannya kenaikan dividend. Adanya dividend sejatinya tidak membuat adanya kenaikan ataupun penurunan harga saham, tetapi melalui prospek perusahaan menjadikan tinggi atau rendahnya dividend yang alokasikan menjadikan harga saham Bervariasinya nilai dividend yang diterima dapat terjadi ketika putusan investasi yang dibuat juga bermacam ragam atau karena adanya ketakstabilan sehingga laba yang telah diperoleh bersumber dari saldo laba, maka yang menjadikan fokus utama atas penentuan dividen yang diberikan perusahaan adalah tingkat profitabilitasnya (Azmi dan Agung, 2. Profitabilitas diartikan sebagai daya perusahaan untuk mewujudkan Laba perusahaan bisa dialokasikan sebagai dividend dan dividend yang ditahan dijadikan sebagai laba ditahan. Persentase laba yang dialokasikan atas dividen diartikan sebagai dividend payout ratio. Terdapat tiga faktor yang diduga dapat mengubah kebijakan dividend, yaitu: return on asset, return on equty, dan cash ratio. Gambar 1 Kerangka Konseptual Return On Asset Dividend Payout Ratio Return On Equity (Y) Cash Ratio Return on aset diartikan sebagai daya aset-aset perusahaan dalam menghasilkan laba (Tandelilin . Peningkatan nilai return on asset, menyebabkan tingkat efisiensi dalam penciptaan laba terhadap pemanfaatan semua aset yang dimiliki, serta peningkatan angka laba perusahaan dapat mengubah perspektif investor sehingga investor akan menginvestasikan modalnya, yang akan berdampak pada peningkatan harga saham. Return on aset berpengaruh signifikan terhadap dividend payout ratio RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. (Janifairus . dan Yudhanto . Namun hasil ini inkonsistensi dengan Difah . yakni tidak adanya pengaruh signifikan return on aset pada dividend payout Return on equity diartikan sebagai rasio keuangan yang sering diperuntukkan entitas dalam pengukuran kinerjanya, terutama yang berkaitan dengan profitabilitas. Pengaruh return on equity atas dividend payout ratio telah dibuktikan melalui penelitian Yudhanto . yakni return on equity berpengaruh signifikan pada dividend payout Akan tetapi hasil ini bertentangan dengan hasil penelitian Rahayuningtyas . yaitu tidak ditemukan adanya pengaruh return on equity pada dividend payout ratio. Cash ratio adalah salah satu penentu dalam mempertimbangkan pengambilan keputusan terhadap penetapan jumlah dividen yang harus dialokasikan pada pemegang saham, sebab posisi kas menggambarkan daya entitas untuk memenuhi kewajibannya sendiri atas sejumlah kas. Semakin kuat posisi kas dapat menggambarkan semakin baikknya daya bayar deviden (Riyanto, 2001. Pengaruh cash ratio pada dividend payout ratio telah dibuktikan Puspita . yaitu ditemukan adanya pengruh cash ratio pada dividend payout ratio. Akan tetapi hasil riset ini, berseberangan dengan Adrianto . yakni menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh sihnifikan cash ratio pada dividend payout ratio. Adapun tujuan dilakukannya riset ini yakni untuk memverifikasi dan menganalisis pengaruh return on aset, return on equity dan cash ratio pada dividend payout ratio. METODA PENELITIAN Asosiatif kausal merupkan jenis penelitian ini. Perusahaan manufaktur sub sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2017-2019 adalah populasi dalam riset ini. Purposive sampling sebagai metoda pengambilan sampel sehingga diperoleh 33 sampel perusahaan manufaktur sub sektor Pertambangan. Data sekunder berasal dari laporan keuangan yang dihimpun melalui website Bursa Efek Indonesia. Variabel Penelitian Return on asets (X. Return on assets (ROA) yaitu laba bersih dibagi total aset. Mengacu Kasmir . nilai ROA diperoleh melalui formula berikut: Laba Bersih X 100 % ROA = Return on equity (X. Total Aset RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. Return on equity (ROE) yaitu laba setelah bunga dan pajak dibagi ekuitas. Mengacu Kasmir . ROE dihitung dengan rumus: Cash Ratio (X. Cash ratio (CR) yaitu kas ditambah bank dibagi dengan hutang lancar. Mengacu Kasmir . CR dihitung dengan rumus: Dividend Payout Ratio (Y) Kas Bank X 100 % Hutang Lancar Dividend Payout Ratio yaitu dividen yang dibayarkan dibagi dengan laba bersih. Mengacu Parica dkk . nilai DPR dapat diketahui melalui rumus: Dividen perusahaan DPR = Laba perusahaan Teknik Analisis Data Penelitian ini menggunakan analisis regeresi berganda. Adapun bentuk persamaannya adalah: Y= a 1 X1 2 X2 3 X3 e Keterangan: = Dividend payout ratio = Nilai konstata 1, 2, 3 = Koef regresi variabel X1,X2,X3 = Return on aset = Return on equity = Cash ratio = residu RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. HASIL PENELITIAN Tabel 1. Analisis Statistik Deskriptif ROA ROE DPR Valid N . N Minimum Maximum Mean Std. Deviation ,01 ,46 ,1597 ,11455 ,01 ,73 ,2570 ,17761 ,19 7,24 1,2042 1,39169 ,04 1,61 ,6267 ,38271 Sumber: Data diolah, 2020 Adapun hasil uji statistik deskriptif dalam riset ini yaitu: Return on aset menghasilkan nilai rata-rata 15,97% dan nilai standar deviasi 11,455%. Artinya persebaran datanya tersebar dengan baik sebab nilai ratarata . > nilai standar deviasi. Return on equity menghasilkan nilai rata-rata 25,7% dan standar deviasi 17,761%. Artinya persebaran datanya tersebar dengan baik sebab nilai ratarata . > nilai standar deviasi. Cash ratio menghasilkan nilai rata-rata 120,42% dan nilai standar deviasi 139,169%. Artinya persebaran datanya tersebar dengan baik sebab nilai ratarata . > nilai standar deviasi. payout ratio menghasilkan nilai rata-rata 62,67% dan nilai standar deviasi 38,271%. Artinya persebaran datanya tersebar dengan baik sebab nilai ratarata . > nilai standar deviasi. Tabel 1. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Standardize Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. ,120 ,600 ,201 ROA 1,511 1,358 ,472 1,112 ROE -1,236 ,946 -,574 -1,307 -,069 ,053 -,250 -1,293 Sumber: Data diolah, 2020 Adapun bentuk persamaannya adalah sebagai berikut: Sig. ,842 ,275 ,201 ,206 Dividend Payout Ratio = 0,120 1,511 ROA - 1,236 ROE - 0,069 CR 0,600 e RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. Konstanta () Nilai konstanta dalam regresi adalah 0,120 artinya jika return on aset, return on equiti, dan cash ratio nialinya nol maka devidend payout ratio akan menurun atau naik 0,120. Koefisien Return On Asset . Nilai koefisiensi regresi 1 adalah 1,511 yang berarti jika variabel return on asset meningkat satu satuan menyebabkan dividend payout ratio menurun senilai 1,511, diasumsikan variabel independent lain nilainya konstan. Koefisiensi Return On Equity . Nilai koefisiensi regresi 2 adalah -1,236 yang berarti jika variabel return on equty meningkat satu satuan maka devidend payout ratio akan turun senilai -1,236, diasumsikan variabel bebas lainnya konstan. Koefisiensi Cash Ratio . Nilai koefisiensi regresi 3 adalah -0,069 yang berarti jika variabel cash ratio mengalami peningkatan satu satuan maka devidend payout ratio akan turun senilai 0,069, diasumsikan variabl bebas lainnya konstan. Hasil pengujian koef determinasi (R. diperoleh nilai 0,05/ 5%. Artinya adalah variabel independent memiliki pengaruh kontribusi terhadap variabel dependen sebesar Sisanya 95% dijelaskan oleh variabel lainnya diluar penelitian ini. PEMBAHASAN Pengaruh Return On Asset Terhadap Dividend Payout Ratio Return on asset adalah rasio keuangan yang diperuntukkan untuk melihat sejauh mana penggunaan asset dalam menciptakan laba. Berdasarkan hasil riset ini menujukkan bahwa devidend payout ratio tidak dipengaruhi return on aset. Penelitian ini bersinergi dengan Anggreeini. Sri Wenny. Setiadi. Daryono, dan Anwar. Samsul . dan Esti Rusdiana Kuniawan. Rina Arifati, dan Rita Andini . Perusahaan dengan laba tinggi tidak menuntut kemungkinan dapat dibagikannya dividen pada pemegang saham. Perusahaan sering kali mempunyai return on asset tinggi tetapi dividen tidak dibagikan pada tahun buku tersebut, sebab perusahaan akan menutup kerugian pada tahun sebelumnya sebagai penunjang stabilitas operasional perusahaan. Apabila laba perusahaan tinggi bukan berarti dividen yang dibagikan akan semakin meningkat, demikian pula sebaliknya. Selain itu laba yang besar dapat digunakan untuk RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. pengembangan usaha atau investasi agar pendapatan perusahaan dimasa depan mengalami peningkatan. Hasil penelitian ini berseberangan dengan penelitian Wicaksana . yaitu dividend payout ratio dipengaruhi oleh return on asset. Peneltian ini belum berhasil membuktikan teori information content or signalling hypothesis Modigliani-Miller yakni peningkatan dividen dapat dijadikan sinyal bagi investor dalam mengestimasikan penghasilan yang tinggi di masa mendatang melalui aset yang dimiliki. Pengaruh Return On Equity Terhadap Dividend Payout Ratio Return On Equity adalah laba bersih bagi pemegang saham dibagi total ekuitas pemegang saham. Pengembalian yang signifikan atas modal yang telah dialokasikan merupakan harapan besar selaku pemegang saham. Berdasarkan hasil penelitian ini menujukkan bahwa tidak ditemukan adanya pengaruh Return on equityt pada devidend payout ratio. Penelitian ini bersinergi dengan penelitian Rahayuningtyas . yaitu dividend payout ratio tidak dipengaruhi oleh return on equity. Hal demikian menggambarkan bahwa kebijakan yang dilakukan oleh perusahaan tidak melihat kondisi laba bersih pemegang saham terkait dengan tingkat pengembalian modal yang telah di investasikan. Hasil tersebut ditunjukan melalui nilai adjusted r-square yang sangat rendah. Akan tetapi hasil riset ini berseberangan dengan Yudhanto . yaitu dividend payout ratio dipengaruhi return on equity, karena return on equity merupakan rasio atas pengukur tingkat penghasilan bersih terhadap modal yang diinvestasikan. Peningkatan return on equity menyebebkan perusahaan tersebut banyak melakukan pembagian pada pemegang saham. Pengaruh Cash Ratio Terhadap Dividend Payout Ratio Cash ratio adalah pengukur seberapa besar kas yang tersedia untuk pembayaran hutang, yang menunjukkan tentang kemampuan dalam melakukan pembayaran kewajiban yang harus lekas ditunaikan melalui uang kas yang tersedia di perusahaan/ bank. Berdasarkan hasil penelitian ini menujukkan bahwa tidak ditemukan adanya pengaruh cash ratio pada devidend payout ratio. Hasil riset ini bersinergi dengan Wahyuni. Sri Fitri dan Hafiz. Muhammad Shareza . Hendrianto, . Herman Supardi. Suratno, dan Suyanto . , dan Solihin. Dede . yakni cash ratio berpengaruh negatif pada dividend payout ratio. Artinya entitas yang mempunyai dana tunai yang besar dalam pengatisipasian RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. pembayaran utang jangka pendek belum tentu mampu melakukan pembayaran dividen yang lebih banyak sebab dana tunai dimanfaatkan untuk pengembangan usaha atau Hasil penelitian ini berseberangan dengan Puspita . yaitu dividend payout ratio tidak dipengaruhi oleh cash ration. Hal ini dapat terjadi karena cash ratio yang tinggi, menyebabkan dana tunai milik perusahaan semakin besar sehingga dapat utang jangka pendek dan pembayaran dividen dapat dilakukan lebih banyak. KESIMPULAN Adapun kesimpulan dalam peneltian ini, yakni sebagai berikut: Variabel dividend payout ratio tidak dipengaruhi oleh return on aset. Hal ini dapat diartikan bahwa laba yang tinggi tidak akan selalu diperuntukkan untuk melakukan pembagian dividen melainkan menutup kerugian pada tahun sebelumnya atau diperuntukkan sebagai pengmbangan usaha atau investasi untuk meningkatkan pendapatan dimasa yang akan datang. Variabel devidend payout ratio tidak dipengaruhi oleh return on equity. Artinya adalah perusahaan tidak melihat kondisi laba bersih pemegang saham melainkan digunakan untuk megembangkan usaha. Variabel devidend payout ratio tidak dipengaruhi oleh cash ratio. Hal ini menunjukan perusahaan dengan dana tunai yang tinggi diprioritaskan untuk digunakan pengantisipasian pelunasan utang jangka pendek dan pengembangan KETERBATASAN PENELITIAN Penelitian ini hanya memilih manufaktur sub sektor pertambangan, sehingga hasilnya tidak komprehensif. Jangka waktu penelitian hanya sebatas tahun 2017 Ae 2019 akibatnya jumlah sampel dan daya ujinya terbatas. Penelitian ini hanya terbatas pada variabel return on aset, return on equty, dan cash ratio sementara itu masih banyak variabel-variabel penjelas lainnya supaya penelitian ini lebih menjelaskan tentang dividend payout ratio. Hal ini terjadi dikarenakan nilai adjusted r-square yang sangat rendah. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 2. Nomor 2. Desember 2021. Hal. SARAN Memperluas sampel penelitian tidak hanya pada peusahaan manufaktur sub sektor pertambangan sehingga hasil penelitian lebih komprehensif. Jangka waktu penelitian diperpanjang agar dapat menggambarkan secara lebih komprehensif terhadap faktor-faktor yang menstimulus dividend payout ratio. Bagi researcher berikutnya agar variabel independennya diperluas seperti harga saham, ukuran perusahaan, arus kas bebas, solvabilitas, kesempatan investasi dan faktor yang lainnya yang mempengaruhi dividend payout ratio. REFERENSI