PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI PARIWISATA BERBASIS MOBILE (TRIPTO) Putu Agus Eka Putra. I Putu Satwika. Bagus Putu Wahyu Nirmala. Program Studi Teknik Informatika. STMIK Primakara. Denpasar. Bali . guseka80@gmail. , satwika@primakaea. , bagus. wahyu@gmail. ABSTRACT TRIPTO is a mobile application that provides information on regional tourist attractions in the Bali region. The TRIPTO application was developed and designed using a research instrument in the form of direct interviews with tourism actors. The results of the interview are used as a reference to determine the features of information that will be provided through the Mobile Application. After the information data needs have been determined, it is followed by making observations to tourist locations in the Bali region to collect the required data or information. The next stage is implementing the results of analysis and information in accordance with the needs of tourism actors, which are poured into a mobile-based tourism information system application. System testing of the TRIPTO application uses the Black box testing method. The result of this research is a mobile-based tourism information system application that can be used by any tourist who needs information on tourist attractions that have reliable information. Any information provided in the tourism information system application is information collected through direct observation to informed tourist places or locations, and any information presented in the TRIPTO application will be updated once a year through reviews of tourist actors who visit these tourist attractions. Keywords: Information on Bali tourist attractions. Internet. Blogs. Social media, interviews. Observation. Mobile Application. Information system. Tourists. ABSTRAK TRIPTO merupakan sebuah aplikasi Mobile yang menyediakan informasi tempat wisata daerah yang berada di wilayah Bali. Aplikasi TRIPTO dikembangkan serta dirancang menggunakan instrumen penelitian berupa wawancara langsung terhadap pelaku-pelaku wisata. Hasil wawancara digunakan sebagai acuan untuk menentukan fitur-fitur informasi yang akan disediakan melaluai Aplikasi Mobile. Setelah kebutuhan data informasi ditentukan, dilanjutkan dengan melakukan observasi ke lokasi-lokasi wisata yang berada di wilayah Bali untuk mengumpulkan data atau informasi yang dibutuhkan. Tahapan selanjutnya melakukan implementasi hasil analisa dan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku wisata, yang dituangkan kedalam sebuah aplikasi sistem informasi pariwisata berbasis Mobile. Pengujian sistem terhadap aplikasi TRIPTO menggunakan metode Black box testing. Hasil penelitian merupakan sebuah Aplikasi sistem informasi pariwisata berbasis Mobile yang dapat digunakan oleh setiap pelaku wisata yang membutuhkan informasi tempat wisata yang memiliki informasi yang dapat dipercaya Setiap informasi yang disediakan didalam Aplikasi sistem informasi pariwisata tersebut merupakan, informasi yang dikumpulkan melalui observasi langsung ke tempat atau lokasi wisata yang diinformasikan, dan setiap informasi yang disajikan didalam aplikasi TRIPTO akan diperbaharui setiap satu tahun sekali melalui review pelaku wisata yang mengunjungi tempat wisata tersebut. Kata kunci: Informasi tempat wisata daerah Bali. Internet. Blog. Media sosial, wawancara. Observasi. Aplikasi Mobile. Sistem informasi. Pelaku wisata. 353 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 PENDAHULUAN Industri pariwisata di Indonesia merupakan sebuah sektor perekonomian yang memiliki faktor penting di dalam meningkatnya angka devisa negara. Jumlah kunjungan wisman yang datang mengunjungi Indonesia pada tahun 2018 naik 8,44 persen dibandingkan dengan tahun 2017 . Secara kumulatif (Januari Ae Agustus 2. , jumlah kunjungan wisman yang datang ke Indonesia mencapai 10,58 juta kunjungan atau naik 12,30 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 9,42 juta kunjungan. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki kekayaan alam dengan beraneka ragam flora, fauna, ras, tradisi, budaya dan kesenian masyarakat daerah dengan keunikan yang jarang dapat ditemukan di negara Indonesia adalah negara yang memiliki potensi wisata yang sangat besar, dan tentu saja ini akan menjadi nilai lebih yang dapat menarik minat wisman . isatawan mancanegar. untuk mengunjungi tempat wisata yang berada disetiap daerah di Indonesia. Dari sekian banyak tujuan wisata yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia, sebagian besar tujuan wisata di daerah Indonesia tidak memiliki informasi yang lengkap yang dibutuhkan oleh wisatawan untuk mengunjungi tempat wisata yang hendak di . mencatat bahwa dalam pemasaran pariwisata terdapat lima elemen yang harus saling berhubungan secara bersamasama, dan kelima elemen tersebut adalah: Wisdom . isatawan domesti. maupun Wisman . isatawan mancanegar. yang hendak melakukan aktifitas wisata menuju tempat wisata yang tersedia. arket deman. Penyedia layanan jasa pariwisata, agen perjalanan wisata atau biro perjalanan dan sejenisnya . ravel organizer. Lembaga-lembaga atau pengelola tujuan pada tujuan baik nasional maupun lokal . estination organizer. Daya tarik tujuan wisata, aktivitas, obyek wisata, akomodasi, kuliner, dan sebagainya . roduct suppla. Sarana transportasi, akses menuju lokasi tujuan wisata . Informasi dari kelima elemen tersebut diatas, merupakan faktor yang paling mendasar dalam melakukan aktifitas berwisata pada Destinasitujuan wisata yang hendak di kunjungi oleh wisatawan baik wisman maupun wisdom. Jika informasi yang dibutuhkan wisatawan tidak terpenuhi, maka cenderung wisatawan akan mengunjungi tujuan wisata yang mereka rencanakan sebelumnya. Sistem Informasi Sistem informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen . Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan teknologi komunikasi (TIK). Pariwisata Daerah Bali Bali adalah tujuan tempat wisata terpopuler di Indonesia . Total kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk Bandara Ngurah Rai mencapai 40% terhitung sampai bulan Oktober 2016, dengan nilai penerimaan devisa Bali untuk Indonesia dari sektor pariwisata sebesar 70 Triliun Rupiah. Flutter Flutter merupakan sebuah SDK yang diciptakan untuk pengembangan aplikasi Flutter dikembangkan oleh Google untuk membangun serta mengembangkan aplikasi dengan kinerja tinggi dan dapat dipublikasi ke platform Android dan iOS dari codebase tunggal . Flutter menggunakan bahasa pemrograman Dart sehingga dapat dengan mudah untuk dipahami. Android Studio Android studio adalah Integrated Development Enviroment (IDE) untuk sistem operasi Android, yang dibangung diatas Putra. Satwika. Nirmala. Perancangan Dan Implementasi Aplkasi Sistem Informasi. Atribut Multivalue perangkat lunak JetBrains IntelliJ IDEA dan didesain khusus untuk pengembangan Android . Firebase Firebase merupakan platform untuk aplikasi secara realtime. Ketika data berubah, maka aplikasi yang terhubung dengan firebase akan meng-update datanya secara langsung melalui setiap device . baik website ataupun aplikasi mobile . Firebase adalah BaaS (Backend as a Servic. yang saat ini dimiliki oleh Google. Visual Studio Code Visual Studio Code adalah editor kode yang efisien dengan dukungan untuk operasi pengembangan seperti debugging, menjalankan tugas, dan kontrol versi. Visual Studio Code pemrograman . Atribut Composite Atribut Derivatif Data flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) merupakan sebuah alat bantu yang dapat menggambarkan sistem secara lengkap dan jelas, baik sistem yang sudah ada maupun sistem yang masih dalam rancangan. Dalam DFD dijelaskan mengenai aliran data, informasi proses, basis data dan sumber tujuan data yang dilakukan oleh sistem . Tabel 2 Simbol Data Flow Diagram (DFD) Simbol Entity Relation Diagram (ERD) ERD (Entity Relationship Diagra. adalah suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi . Tabel 1 Simbol ERD (Entity Relationship Diagra. Simbol Nama Fungsi Terminator Kesatuan diluar sistem . xternal entit. yang memberikan input ke Proses Aktivitas menjadi output. Data Flow Aliran . ntar & terminator, & data stor. Data Store Penyimpanan biasanya berupa Tabel. Nama Entity Weak Entity Relationship Identifying Relationship Atribut Atribut Primary Key Unified Modeling Language (UML) UML (Unified Modeling Languag. merupakan pengganti dari metode analisis berorientasi object dan design berorientasi object (OOAD&D/object oriented analysis and desig. yang dimunculkan sekitar akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an. UML merupakan 355 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 gabungan dari metode Booch, (OMT) dan Jacobson . Rumbaugh Adapun tahapan-tahapan yang terdapat didalam metode penelitian SDLC ini, dapat dilihat sesuai dengan gambar berikut: Tabel 3 UML (Unified Modeling Languag. Komponen Fungsi Nama Initial State Memulai Activity diagram Initial State hanya terdapat satu. Final State Bagian akhir dari aliran sistem dalam Activity Activity Aktivitas terjadi dialam Decision Merge Pilihan kondisi yang perbedaan transisi yang dapat mengalir ke lebih dari satu Menggabungkan kembali aliran yang Decision Transition Menghubungkan Synchronizatio n Fork Memecah behavior yang pararel Synchronizatio n Join Mengabungkan METODOLOGI PENELITIAN metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode SDLC (System Depelopement Life Cycl. SDLC merupakan metodologi klasik yang digunakan untuk mengembangkan, memelihara dan menggunakan sistem sebuah sistem informasi yang terdiri dari beberapa tahapan . Gambar 1 System Development Life Cycle (SDLC) Tahapan Perencanaan Studi Literatur Komponen-komponen diprioritaskan dalam melakukan pengumpulan data informasi pariwisata adalah sebagai . Nama tempat wisata . Lokasi tempat wisata . Jenis tempat wisata . Deskripsi tempat wisata . Harga layanan tempat wisata . Aktifitas yang bisa dilakukan . Fasilitas umum yang tersedia . Fasilitas pendukung aktifitas wisata yang tersedia. Pengelola tempat wisata Pengumpulan Data Proses pengumpulan data informasi pariwisata serta penentuan fitur-fitur yang akan disediakan dalam sistem informasi pariwisata yang dirancang akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, diantaranya adalah: Media Internet . Pengamatan Langsung (Observas. Wawancara Putra. Satwika. Nirmala. Perancangan Dan Implementasi Aplkasi Sistem Informasi. Tahapan Analisa Hasil analisa data informasi tempat wisata daerah di wilayah Bali dipergunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan solusi atas pokok permasalahan yang terjadi. Tahap Perancangan ERD (Entity Relationship Diagra. Setiap data tempat wisata yang ditampilkan memiliki informasi berupa nama, lokasi, jenis, deskripsi, harga layanan, aktifitas, fasilitas umum, fasilitas Pendukung, dan pengelola tempat wisata, seperti pada gambar berikut: Gambar 4 DFD Level 1 Wisatawan Gambar 5 DFD Level 1 Admin Actifity Diagram Gambar 2 ERD (Entity Relationship Diagra. DFD (Data Flow Diagra. Gambar 6 Activity diagram login admin Gambar 3 DFD Level 0 Berdasarkan dari gambar Activity Diagram Login Admin diatas dapat dijelaskan bahwa, aktivitas yang terjadi saat admin melakukan proses login kedalam aplikasi informasi tempat wisata sebelum dapat melakukan pengelolaan data tempat wisata. 357 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 Gambar 7 Activity diagram tambah data Gambar 9 Activity diagram ubah data Basis Data Tabel 4 Tabel basis data Admin Gambar 8 Activity diagram hapus data Field Tipe Data Keterangan String User Email admin String Provider penyedia yang di ijinkan Timestamp Tanggal dan waktu Timestamp Aktifitas String Identitas admin, diinputkan secara Tabel admin adalah Tabel yang digunakan untuk menyimpan data admin sistem informasi tempat wisata berbasis mobile. Putra. Satwika. Nirmala. Perancangan Dan Implementasi Aplkasi Sistem Informasi. Tabel 5 Tabel basis data Tempat Wisata Field Tipe Data Keterangan String tempat wisata dari huruf dan secara otomatis Firebase Firestore User Tanggal Tanggal Status dari true dan Nama tempat Lokasi tempat Provinsi Lokasi tempat Kabupaten Nama unik dari Google Map Google Map Jenis terdiri dari satu jenis atau lebih Foto tempat wisata Foto tempat wisata dari satu foto atau lebih Fasilitas umum tempat wisata User String Timestamp Timestamp Bool String String String String Array/String String Array/String Array/String Array/String String Array/String String Array/String Fasilitas tempat wisata Deskripsi tempat wisata Daya tempat wisata dari satu daya tarik atau lebih Cara tempat wisata Aktifitas wisata terdiri dari satu aktifitas atau Tahapan Implementasi Implementasi Sistem Implementasi informasi tempat wisata berbasis mobile ini menggunakan bahasa pemrograman Dart, yang dapat di rancang menggunakan Visual Studio Code. Struktur utama dari sistem informasi tempat wisata ini memiliki exstensi . Struktur sistem admin . Berfingsi sebagai sistem utama saat aplikasi mulai dijalankan. auth_notifier. Berfungsi melakukan validasi data user yang tersimpan didalam database. tempat_wisata_notifier. Berfungsi melakukan validasi dan pemanggilan data tempat wisata yang berada didalam database. ui_dashboard. Berfungsi menampilkan halaman utama . ui_detail_inwis. Berfungsi menampilkan halaman detail tempat wisata. ui_login. Berfungsi menampilkan halaman login. data_tempat_wisata. Berfungsi mengelola data tempat wisata . data_user. 359 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 Berfungsi mengelola data user yang digunakan untuk memvalidasi setiap Berfungsi mengelola data style seluruh halaman pada aplikasi. api_data_tempat_wisata. Berfungsi mengelola data perintah yang akan dieksekusi oleh sistem. Struktur sistem pengguna . Berfingsi sebagai sistem utama saat mengarahkan pengguna ke tampilan . tempat_wisata_notifier. Berfungsi melakukan validasi dan pemanggilan data tempat wisata yang berada didalam database. ui_dashboard. Berfungsi menampilkan halaman utama . ui_detail_inwis. Berfungsi menampilkan halaman detail tempat wisata. Halaman login admin dapat digunakan oleh admin aplikasi informasi tempat wisata yang telah terdaftar dan memiliki user yang terdaftar. Gambar 11 Halaman utama Halaman utama admin berisikan tentang list informasi tempat wisata beserta nama tempat wisata dan lokasi tempat wisata. Implementasi Antar Muka Admin Antarmuka admin merupakan antar muka yang hanya dapat digunakan oleh admin sistem informasi tempat wisata untuk melakukan pengelolaan data tempat wisata. Gambar 12 Halaman detail tempat wisata Halaman detail admin adalah halaman yang menampilkan informasi detail tempat wisata. Gambar 10 Antar muka halaman login Putra. Satwika. Nirmala. Perancangan Dan Implementasi Aplkasi Sistem Informasi. Gambar 13 Halaman hapus data tempat wisata Halaman hapus data tempat wisata admin adalah halaman yang dapat digunakan oleh admin untuk menghapus data informasi tempat Gambar 15 Halaman tambah data tempat Halaman tambah data adalah halaman yang menambahkan data informasi tempat wisata yang baru kedalam database sistem informasi tempat wisata. Implementasi antar muka Pengguna Antarmuka pengguna merupakan antar muka yang dapat digunakan oleh pengguna atau wisatawan. Gambar 14 Halaman ubah data tempat wisata Halaman ubah data merupakan halaman yang dapat digunakan oleh admin untuk mengubah data informasi tempat wisata. Admin dapat mengubah informasi secara keseluruhan sesuai dengan informasi yang ditampilkan pada halaman ubah data tersebut. Gambar 16 Halaman utama pengguna Halaman utama pengguna berisikan tentang list informasi tempat wisata beserta nama tempat wisata dan lokasi tempat wisata. 361 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 Gambar 17 Antar muka pengguna halaman Halaman Utama Tambah data Tempat Wisata Detail Tempat Wisata Update Tempat Wisata Simpan Data Perubahan Tempat Wisata Hapus Data Tepat Wisata Logout Tampil halaman Utama Tampil halaman Tambah Data Tempat Wisata Tampil halaman Detail Tempat Wisata Tampil halaman Ubah Tempat Wisata Data perubahan Data Tempat Wisata Terhapus dari database Tampil Halaman Login Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Blackbox Tugas pengguna Halaman detail pengguna berisikan tentang informasi detail tempat wisata yang telah dipilih pengguna pada halaman list tempat wisata, halaman detail tempat wisata ini memiliki beberapa informasi diantaranya: - Foto tempat wisata - Nama tempat wisata - Lokasi tempat wisata - Jenis tempat wisata - Galery tempat wisata - Deskripsi - Daya tarik tempat wisata - Fasilitas umum yang tersedia - Fasilitas pendukung yang tersedia - Aktifitas wisata Tahapan Pengujian Sistem Dalam melakukan pengujian penguna menggunakan metode Blackbox untuk mendapatkan informasi fungsi aplikasi informasi tempat wisata berbasis mobile ini. Dalam hal ini penulis merancang rencana pengujian dengan menyusun beberapa tugas, yang mana diantaranya adalah sebagai berikut: Tugas Admin Tabel 6 Rencana pengujian aplikasi Admin Tugas Login Hasil Tampil halaman Login Metode Pengujian Blackbox Tabel 7 Rencana pengujian aplikasi pengguna Tugas Membuka Aplikasi Memilih Tempat Wisata Memilih Link Lokasi didalam Map Hasil Tampil Halaman Utama Tampil Halaman Detail Tempat Wisata Membuka Aplikasi Google Map Metode Pengujian Blackbox Blackbox Blackbox Hasil Pengujian Setelah pengujian terhadap sistem informasi tempat wisata berbasis android terhadap aplikasi admin dan aplikasi pengguna. Tabel 8 Hasil pengujian aplikasi admin Tugas Hasil Diharap Halaman Login Login Tampil Login Halaman Utama Halama Tampil Utama Utama Hasil Yang Didapatkan Status Proses Login Sesuai Halaman proses Login Halaman Tambah Data Tempat Wisata Tamba Tampil Halaman h data tambah data Sesuai Sesuai Putra. Satwika. Nirmala. Perancangan Dan Implementasi Aplkasi Sistem Informasi. Tempat Wisata Tambah Data Tempat Wisata tempat wisata tambah data pada halaman Halaman Detail Tempat Wisata Detail Tampil Halaman Tempat halaman detail Tempat Wisata Detail Tempat Wisata memilih data tempat wisata pada halaman Halaman Ubah Data Tempat Wisata Update Tampil Halaman Tempat halaman ubah data Wisata Ubah tempat wisata Tempat Wisata tombol ubah Simpan Data Data Data Peruba n tempat tempat wisata Tempat tersimpan tersimpan Wisata Hapus Data Data tempat Data Tempat Tepat Wisata Wisata Terhapus terhapus dari Halaman Utama Logout Tampil Halaman Halaman Login Login Logout Hasil pengujian tugas pengguna Tabel 9 Hasil pengujian aplikasi pengguna Sesuai Sesuai Sesuai Hasil No Tugas Halaman Utama Membu Tampil Halaman Aplikas Utama Hasil Yang Didapatkan Halaman utama berhasil Halaman Detail Tempat Wisata Memili Tampil Halaman Halaman detail tempat Tempat Detail wisata berhasil Wisata Tempat Wisata Memili Membuk Aplikasi h Link a Google Map Lokasi Aplikasi didalam Google Map Map Statu Sesua Sesua Sesua Tahap pemeliharaan/Perawatan Sistem Sistem informasi pariwisata daerah TRIPTO disesuaikan dengan perkembangan penambahan fitur, maupun penyesuaian fitur sesuai dengan kebutuhan pengguna. SIMPULAN Sesuai Sesuai Berdasarkan dari pembahasan dalam penelitian sistem informasi tempat wisata berbasis mobile ini penulis dapat menarik kesimpulan bahwa sistem informasi pariwisata berbasis mobile ini telah dapat direalisasikan, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penulis. Sistem informasi tempat wisata ini juga telah diuji menggunakan metode blackbox testing. Dalam hal ini secara keseluruhan sistem informasi pariwisata berbasis mobile ini telah dapat berfungsi sesuai dengan harapan penulis dalam hal memberikan informasi tempat wisata daerah kepada 363 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 DAFTAR PUSTAKA