Vol. No. 1 Mei 2021 PRAKTIK PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR FARMASI Rizky Ananda Emilia . Debbi Chyntia Ovami. Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Email: raemilia02@gmail. debbichyntiaovami@umnaw. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan modalintelektual terhadap kinerja Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2018 yang berjumlah 10 perusahaan. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 32. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengungkapan modal intelektual dan variabel terikat adalah kinerja keuangan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan modal intelektual berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di BEI periode 2015-2018 Kata kunci: pengungkapan modal intelektual, kinerja keuangan Abstract This study aims to determine the effect of intellectual capital disclosure on financial performance. The population in this study were all pharmaceutical sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the period 20152018, totaling 10 companies. The sampling method used was purposive sampling and obtained 32 samples. The data analysis technique used in this study was simple linear regression analysis. The independent variable in this study is intellectual capital disclosure and the dependent variable is financial performance. The type of data used is secondary The results of this study indicate that intellectual capital disclosure has an effect and not significant on the financial performance of pharmaceutical sector companies listed on the IDX for the period 2015-2018. Keywords: intellectual capital disclosure, financial performance dari kebangkrutan, perusahaan harus mampu membangun strategi bisnis baru yang tidak hanya memanfaatkan aset berwujud . angible asset. tetapi juga harus mampu memanfaat dan mengelola aset tidak berwujud . ntangible asset. Modal intelektual adalah satu komponen dari aset tak berwujud yang penting untuk dikelola oleh perusahaan secara efektif dan (Sirojudin dan Nazaruddin, 2. menyatakan bahwa modal intelektual dan pengungkapan modal intelektual berperan penting bagi suatu perusahaan dalam hal PENDAHULUAN Selama beberapa tahun terakhir, pertumbuhan serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia berlangsung dengan cepat, sehingga menyebabkan persaingan di dunia bisnis semakin ketat pula. Dunia bisnis yang terus berkembang akhirnya memaksa para pelaku bisnis untuk meningkatkan kemampuan bersaingnya agar bisnis yang dijalankan tetap berada dalam keadaan stabil dan terhindar dari kebangkrutan. Dalam mengembangkan bisnis, dan untuk unggul dalam persaingan serta terhindar Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora Vol. No. 1 Mei 2021 perusahaan go public untuk meningkatkan modal intelektual dan pengungkapannya Pengungkapan intelektual juga penting karena perusahaan go public yang sudah terdaftar di BEI memiliki kapasitas perusahaan yang besar, tersebut untuk mengungkapkan modal (Sari Andayani, menyatakan bahwa manfaat yang dapat diperoleh dari pengungkapan modal intelektual selain untuk menciptakan nilai perusahaan, juga dapat bermanfaat untuk mengurangi asimetri informasi antara pihak manajemen dengan stakeholder. Berdasarkan uraian diatas, diketahui bahwa praktik pengungkapan modal intelektual penting untuk dilaksanakan. Namun pada kenyataannya, praktik ini masih sangat rendah dilaksanakan di Indonesia. Seperti dalam penelitian yang dilakukan oleh Author dan Purwanto . yang hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan modal intelektual pada perusahaan non keuangan dan non properti mengungkapkan 20% dari keseluruhan item yang harus diungkapkan. Begitu juga penelitian yang dilakukan oleh Septiani. Nurcholisah dan Helliana perbankan yang terdaftar di BEI periode tahun 2013-2016, hasil penelitiannya menunjukkan rata-rata pengungkapan modal intelektual hanya sebesar 27,8%. Rendahnya praktik pengungkapan modal intelektual di Indonesia disebabkan karna merupakan pengungkapan yang masih bersifat sukarela . oluntary disclosur. dan belum adanya dasar hukum yang mengatur pengungkapan modal intelektual. Selain itu, belum ada ketetapan mengenai jumah item yang harus diungkapkan dalam laporan tahunan. Penelitian mengenai pengungkapan modal intelektual penting untuk dilakukan, mengingat banyaknya manfaat dari pengungkapan modal intelektual itu sendiri. Yang salah satunya adalah dengan praktik pengungkapan modal intelektual, perusahaan dapat memberikan informasi kepada pihak stakeholder terutama investor tentang keunggulan-keunggulan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah untuk unggul dalam persaingan, yang bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi pihak investor dalam menginvestasikan modalnya ke dalam perusahaan. Keuntungan bagi perusahaan itu sendiri, saat perusahaan mampu menarik minat investor untuk berinvestasi, maka akan menambah modal bisnisnya yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Hal ini, sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Faradina dan Gayatri . yang menyatakan bahwa semakin banyak informasi Intellectual Capital Disclosure yang diungkapkan dalam laporan keuangan perusahaan maka perusahaan tersebut. Dan juga penelitian yang dilakukan oleh Aida dan Rahmawati . intelektual berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan farmasi merupakan salah satu perusahaan yang berperan penting bagi Indonesia. Seperti yang dinyatakan oleh Sampurno . dalam Majalah Farmasi Indonesia bahwa industri farmasi menghasilkan output ekonomi yang besar dan memainkan peran penting pada perekonomian Negara-Negara maju, dan mempunyai peran penting dalam menjamin dan memperbaiki kesehatan masyarakat, menghasilkan obat untuk berbagai penyakit, meminimalisasi resiko kesehatan dan menjamin pelayanan kesehatan yang berkesinambungan bagi generasi sekarang dan yang akan datang. Dengan demikian, perusahaan farmasi Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora Vol. No. 1 Mei 2021 mempunyai peran yang penting dalam aspek ekonomi maupun aspek sosial Kegiatannya memproduksi serta mendistribusikan obatobatan yang berkualitas kepada masyarakat untuk menjamin kesehatan masyarakat harus diperhatikan, karena kesehatan masyarakat adalah hal terpenting dalam keberlangsungan hidup suatu Negara. Oleh sebab itu, perusahaan farmasi merupakan salah satu perusahaan yang harus terus dipantau dan diperhatikan agar dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Menurut data yang diperoleh Badan Pusat Statistik, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan i tahun 2016 naik sebesar 5,07 persen . -on-. terhadap triwulan i tahun 2015. Kenaikan tersebut disebabkan naiknya produksi industri farmasi, produk obat kimia dan obattradisional, naik sebesar 11,26 persen. Pada tahun 2017 industri farmasi, produk obat kimia dan produk obat tradisioal mengalami penurunan terbesar yaitu turun sebesar 1,12 persen. Berdasarkan perolehan data melalui Badan Pusat Statistik, diketahui bahwa pertumbuhan produksi perusahaan farmasi mengalami ketidakstabilan pada tahun 2015-2017, hal tersebut juga akan berdampak pada kinerja perusahaan Ketidakstabilan kinerja keuangan didukungdengan data Return On Assets (ROA) perusahaan yang peneliti peroleh melalui laporan tahunan . nnual repor. serta pentingnya modal intelektual untuk diungkapkan pada era persaingan bisnis yang berbasis teknologi dan ilmu Dan hasil penelitian dari Sirojudin dan Nazaruddin . yang intelektual tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. METODE Penelitian ini dilakukan pada perusahaan farmasi yang terdaftar di bursa efek indonesia. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan perusahaan yang telah di audit dan di terbitkan di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang menguraikan atau menggambarkan tentang karakteristik dari suatu keadaan atau objek penelitian yang dilakukan melalui pengumpulan data dan analisis data kuantitatif. Adapun sifat dari . yang berkaitan dengan kedudukan satu variabel serta hubungannya dengan variabel yang lain (Sugiyono. Peneliti ingin menguji pengaruh praktik pengungkapan modal intelektual terhadap kinerja keuangan. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Statistik Deskriptif Tabel 1 Statistik Deskriptif Mean Std Deviasi ICD Kinerja Keuangan Berdasarkan tabel 4. 1 diatas menunjukkan variabel ICD . ntellectual capital disclosure/pengungkapan modal intelektua. memiliki nilai minimum 77 dan nilai maksimum sebesar Pengungkapan modal diungkapkan oleh PT Tempo Scan Pasific Tbk. Mengingat kinerja keuangan yang belum stabil berdasarkan grafik diatas. Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora Vol. No. 1 Mei 2021 diungkapkan oleh PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk. Rata-rata ICD 5166 dengan nilai standard Sedangkan keuangan memiliki nilai minimum sebesar 92 dan nilai maksimum sebesar 92. Kinerja keuangan terendah adalah kinerja PT Indofarma (Perser. Tbk, dan kinerja keuangan tertinggi adalah kinerja PT Merck Indonesia Tbk. Rata-rata kinerja keuangan adalah 12. 2384 dengan nilai berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Dalam penelitiannya, mereka menyatakan bahwa pengungkapan lebih cenderung memengaruhi nilai perusahaan. Pengungkapan modal intelektual berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, karena berdasarkan signaling theory atau teori persinyalan, pengungkapan modal intelektual lebih menekankan pada pemberian AusinyalAy atau penyampaian informasi mengenai keadaan perusahaan kepada pihak investor agar bisa dijadikan sebagai alat pertimbangan bagi pihak investor untuk mengambil keputusan investasi, selain itu juga sebagai alat untuk mengurangi asimetri informasi antara pihak manajemen atau internal perusahaan dengan pihak eksternal perusahaan yang berhak memperoleh informasi mengenai keadaan dan prospek perusahaan. Selain itu, berdasarkan legitimacy theory, pengungkapan modal intelektual penyampaian informasi kepada masyarakat bahwa perusahaan telah melaksanakan tanggungjawabnya terhadap lingkungan dan telah menjalankan kegiatan perusahaan nilai-nilai perusahaan beroperasi, sehingga nantinya perusahaan akan mendapatkan pengakuan dari masyarakat untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Jadi, walaupun perusahaan mampu mendapatkan investor, maupun mendapatkan pengakuan dari masyarakat, jika perusahaan tidak mampu mengelola aset dan sumber dayanya dengan baik, serta memiliki manajemen yang buruk, maka perusahaan tetap tidak akan mampu meningkatkan kinerjanya. Kinerja perusahaan yang baik, terutama didukung oleh kemampuan manajemen dalam melaksanakan tanggungjawabnya dan juga mengelola sumber daya yang dimilikinya dengan baik. Selanjutnya, penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Aida dan Rahmawati . Lubis dan Ovami . hasil penelitian mereka 2 Model Kinerja Keuangan Tabel 2 Model Kinerja Keuangan Std Err Sig Consta -. 504 -. ICD R2 = 0. Adj R2 = 0,140 Variabel ICD . engungkapan modal intelektua. dengan nilai t = 1. 499 dan dengan nilai signifikansi = 0. 145 lebih besar dari (>a=0. , menyatakan bahwa ICD . engungkapan modal intelektua. berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Adjusted R Square sebesar 0. yang berarti sebesar 14% variabel Kinerja Keuangan dapat dijelaskan oleh variabel independen, yaitu variabel pengungkapan modal intelektual (ICD), sedangkan 86% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti ukuran perusahaan, good corporate governance, struktur modal, dll. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sirojudin dan Nazaruddin . yang melakukan penelitan pada perusahaan yang termasuk telekomunikasi, elektronik, komputer dan multimedia, automotif dan farmasi, dimana hasil penelitiannya menyatakan bahwa Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora Vol. No. 1 Mei 2021 yang menyatakan bahwa modal intelektual berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Riset Akuntansi dan Bisnis, 20. , 6166. Lubis. , & Ovami. Decembe. Analisis Modal Intelektual Sebagai Tolak Ukur Kinerja Perusahaan Industri Dasar Dan Kimia. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian (Vol. No. 1, pp. Ovami. FaktorAeFaktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Bank Konvensional Pada Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis: Jurnal Program Studi Akuntansi, 3. Ovami. Sharia Compliance Dan Kinerja Keuangan Pada Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Mutiara Akuntansi, 5. , 11-15. Sampurno. Kapabilitas Teknologi dan Penguatan R&D: Tantangan Industri Farmasi Indonesia. Majalah Farmasi Indonesia. 18, . , 199-209. Sari. HM. , dan Andayani. Pengaruh Kinerja Intellectual Capital. Leverage,dan Size Terhadap Pengungkapan Intellectual Capital. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi. , 172-187. Septiani. GD. , dkk. AuPengaruh Modal Intelektual dan Pengungkapan Modal Intelektual Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus padaPerusahaan Perbankan Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2013-2. Ay. Prosiding Akuntansi. Sirojudin. GA. dan Nazaruddin. AuPengaruh Modal Intelektual dan Pengungkapannya Terhadap Nilai dan Kinerja PerusahaanAy. Jurnal Akuntansi& Investasi. 15, . , 78-89. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. (Cetakan Ke-. Bandung: Alfabeta. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah sebelumnya, maka kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu : Hasil uji secara parsial . menyatakan bahwa Pengungkapan Modal Intelektual berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan signifikansinya sebesar =0. 145 lebih besar dari (>a=0. , yang berarti Ha dalam penelitian ini ditolak dan H0 Nilai R Square sebesar 0. %), yang berarti sebesar 14% variabel Kinerja Keuangan dapat dijelaskan oleh variabel independen, yaitu variabel pengungkapan modal intelektual (ICD), sedangkan 86% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti variabel ukuran governance, struktur modal, dll. DAFTAR PUSTAKA