JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN LAUNDRY ZEST HOTEL Zainab Latuconsina. Selly Metekohy. Jeffrey Payunglangi. 1,2,. Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon latuconsinazainab7@gmail. , sellymetekohy@mail. , jeffreypayunglangi@gmail. ABSTRACT In the world of construction services, labor productivity is one of the determining factors for the success of a development project. It measures the success or failure of a construction project in achieving its objectives. One way to increase worker productivity comes from worker attitudes by increasing worker commitment, satisfaction, and responsibility for work. Therefore, in efforts to analyze labor productivity, variables that might influence the level of productivity must be considered. This research was conducted to find out what factors influence labor productivity and to determine the influence of labor characteristic factors on worker productivity. The research was carried out by observing the productivity level of 15 workers and accompanied by filling out a From the data collection results, both productivity data and questionnaires were processed using the SPSS (Statistical Package for Social Scienc. version 26 computer program. Based on the results of the analysis of factors that influence productivity, including skill diversity . task identity . variable task significance . Based on the results of hypothesis testing, skill diversity has a positive effect on productivity with a positive T count value of 2. 630 > 2. Task identification has a positive effect on productivity with a calculated T value of 2. 435 > 2. Task significance hurts work productivity with a calculated T value of 2. 384 < -2. Based on the R square test, it can be seen that the characteristics of the workforce consisting of the variables skill diversity, task identity, and task significance simultaneously influence productivity with a multiple determination coefficient values of 84%, and the remaining 8. 4% is influenced by other variables not included in this research. ABSTRAK Dalam dunia jasa konstruksi, produktivitas tenaga kerja adalah salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah proyek pembangunan yang mengukur berhasil tidaknya suatu proyek konstruksi dalam mencapai tujuannya. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas pekerja bersumber dari sikap pekerja dengan meningkatkan komitmen, kepuasan dan tanggung jawab pekerja terhadap pekerjaan. Oleh karena itu dalam usaha penganalisaan produktivitas tenaga kerja harus dipertimbangkan variabel-variabel yang mungkin dapat berpengaruh terhadap tingkat produktivitasnya. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja dan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor karakteristik tenaga kerja terhadap produktivitas pekerja dengan cara mengamati tingkat produktivitas 15 tenaga kerja dan disertai pengisian Dari hasil pengumpulan data, baik data produktivitas dan kuesioner dilakukan proses pengolahan data dengan bantuan komputer program SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Berdasarkan hasil analisis faktorAefaktor yang mempengaruhi produktifitas, meliputi keanekaragaman keterampilan/skill variety . indetitas tugas/task indetify . variabel signifikasi tugas/task significance . Dan berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa Keanekaragaman keterampilan/ skill variety berpengaruh positif terhadap produktivitas dengan nilai T hitung positif 2,630 > 2,160. Indetitas tugas/ task indetify berpengaruh positif terhadap produktivitas denga nilai T hitung 2,435 > 2,160. Signifikasi tugas/ task significance berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerja dengan nilai T hitung -2,384 < -2,160. Berdasarkan uji R square dapat dilihat karakteristik tenaga kerja yang terdiri dari variabel keanekaragaman keterampilan, indetitas tugas dan signifikasi tugas ABSTRAK berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas dengan nilai koefisien determinasi berganda sebesar 84% dan sisanya 8,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Kata kunci: Produktivitas. Tenaga Kerja. Proyek Konstruksi. e-ISSN:2964-5158 Halaman 167 JOURNAL AGREGATE PENDAHULUAN Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang bersumber dari sikap karyawan adalah dengan meningkatkan komitmen karyawan terhadap organisasi. Karyawan yang memiliki komitmen tinggi akan lebih mengutamakan kepentingan organisasinya daripada kepentingan kelompoknya. Karyawan yang lebih berkomitmen pada organisasi adalah lebih mungkin untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya daripada mereka yang kurang komitmen pada Bagi individu berkomitmen tinggi, pencapaian tujuan organisasi merupakan hal penting yang harus dicapai, serta berpandangan positif dan berbuat yang terbaik untuk kepentingan organisasi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa loyalitas merupakan suatu ukuran adanya komitmen pada organisasi dan keberpihakan pada organisasi. Komitmen organisasi yang rendah menggambarkan ketidakloyalan terhadap organisasi. Faktor sikap lainnya yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan adalah kepuasan kerja. Dengan kepuasan kerja seseorang pegawai merasakan pekerjaannya merupakan generalisasi sikap-sikap terhadap pekerjaannya didasarkan atas aspek-aspek pekerjaannya yang bermacam-macam. Sikap tersebut pengalamanpengalamanyang memberikan kesenangan dan ketidak senangan di dalam pekerjaannya, serta harapanharapannya akan pengalamannya di masa yang akan datang (Wexleydan Yukl, 2003 : . William dan Hazer . mengatakan bahwa kepuasan kerja adalah orientasiefektif dari pekerja secara individual terhadap pekerjaannya dan Karakteristik pekerjaan merupakan faktor utama yang ditemukan secara konsisten dalam pembentukan kepuasan kerja. Studi-studi tentang pentingnya perbedaan karakteristik pekerjaan menemukan secara konsisten bahwa sifat pekerjaan itusendiri adalah determinan utama dari kepuasan kerja sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja dan untuk mengetahui pengaryg faktor-faktor karakteristik tenaga kerja terhadap produktivitas pekerja dengan mengamati (Wexley dan Yukl, 2003 : . TINJAUAN PUSTAKA 1 Pengertian Tenaga Kerja Tenaga kerja banyak diungkapkan oleh beberapa ahli. Tenaga kerja adalah daya manusia untuk melakukan pekerjaan (Sulistyaningsih, 1998:. Menurut Undang-undang Pokok Ketenagakerjaan No. 14 tahun 1969 yang dimaksud tenaga kerja adalah tiap-tiap orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat (Moekijat, 1987:. Kata mampu tersebut haruslah diartikan sebagai ukuran minimal tenaga kerja yang menyangkut masalah kondisi sehat jasmani dan sehat rohani. Disamping itu e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 masalah umur yang mempunyai kaitan erat dengan tingkat pertumbuhan fisik dan kematangan berpikir seseorang merupakan bahan pengetahuan pula bagi usaha pengadaannya, karena tidak semua jenis pekerjaan tersebut dapat dan boleh dipekerjakan menurut Undang-undang (Artoyo, 1986:. 2 Produktivitas dalam proyek konstruksi Dalam merupakan perbandingan antara keluaran berupa volume hasil pekerjaan yang diselesaikan dengan masukan yang dapat berupa tenaga kerja yang digunakan . an-day. atau dapat berupa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut . Di bidang konstruksi, produktivitas tidak terlepas keterkaitannya dengan teknologi maupun kualitas sumber daya manusia. Pihak pengelola dan pekerja proyek konstruksi selalu menitikberatkan pada aspek penyelesaian proyek berdasarkan dimensi biaya, waktu, maupun kualitas. Output yang dimaksudkan di dalam proyek konstruksi adalah banyaknya proyek konstruksi yang dapat diselesaikan oleh pihak pengelola perusahaan konstruksi. Dalam hal ini, apabila pihak pengelola dan pekerja proyek konstruksi mampu mengoptimalkan aspek biaya, waktu, dan kualitas, maka akan terdapat kecenderungan produktivitas proyek konstruksi akan mengalami 3 Indikator Karakteristik Pekerjaan Dalam Simamora . model karakteristik pekerjaan . ob characteristic model. merupakan suatu pendekatan terhadap pemerkayaan pekerjaan . ob enrichmen. Program pemerkayaan pekerjaan berusaha merancang pekerjaan dengan cara membantu para pemangku jabatan memuaskan kebutuhan mereka akan pertumbuhan, pengakuan, dan tanggung Pemerkayaan pekerjaan menambahkan sumber kepuasan kepada pekerjaan. Dimensi inti pekerjaan menurut Hackman dan Oldman . Ragam Keahlian (Skill Variet. Perluasan dari pekerjaan yang membutuhkan beberapa aktivitas yang berbeda untuk penyelesaian tugas yang sukses menandakan ragam keahlian . kill variet. Sebagai contoh, jenis kemampuan yang rendah ada ketika tenaga kerja lini perakitan melakukan dua tugas yang sama secara berulang. Makin banyak kemampuan yang diperlukan, makin berarti pekerjaan Keanakeragaman kemampuan dapat ditingkatkan dalam beberapa cara. Rotasi pekerjaan dapat menghilangkan kemonotonan dari pekerjaan rutin dengan cakupan yang kecil dengan cara menukar orang dari pekerjaan ke pekerjaan. Perluasan pekerjaan juga demikian Identitas Tugas (Task Identit. Identitas tugas . ask identit. adalah pekerjaan dari seluruh unit kerja dan dikerjakan dari awal sampai selesai dan hasilnya dapat dilihat. Sebagai contoh, satu perusahaan mengubah proses layanan Halaman 168 JOURNAL AGREGATE pelanggannya menelepon dengan mengadukan suatu masalah, seorang tenaga kerja pelayanan pelanggan, menangani banyak atau semua segi dari masalah pemeliharaan sampai pada perbaikan. Sebagai hasilnya, lebih dari 40% masalah pelanggan diselesaikan oleh satu orang sementara pelanggan belum memutuskan pembicaraan di ujung telepon. Sebelumnya, kurang dari 1% masalah pelanggan diselesaikan dengan segera karena perwakilan layanan pelanggan harus menyelesaikan pekerjaan dan memberikannya ke bagian operasi, yang kemudian akan diikuti langkahlangkah yang terpisah menggunakan orang yang berbeda untuk menyelesaikan masalah. Dalam sistem yang sekarang. Customer Care Advocate dapat mengidentifikasi lebih dekat. Signifikansi Tugas (Task Significanc. Tingkat dimana pekerjaan itu dapat memberikan pengaruh besar pada kehidupan atau pekerjaan orang lain, dengan kata lain sejauh mana tingkat kepentingan pekerjaan tersebut. Kewenangan dan Tanggung Jawab (Autonom. Tingkat atau keadaan dimana sesuatu pekerjaan itu memberikan kebebasan kepada karyawan untuk dapat merancang dan memprogramkan aktivitas kerjanya sendiri. Pekerjaan yang mempunyai autonomy mendorong karyawan menggunakan kemampuan dan kebijaksanaan untuk dapat METODOLOGI 1 Lokasi Penelitian Lokasi Proyek Pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon. VOL. NO. MARET 2024 skala yang berisi 5 tingkat preferensi jawaban dengan pilihan sebagai berikut : A 1 = sangat tidak setuju A 2 = tidak setuju A 3 = netral A 4 = setuju A 5 = sangat setuju Studi Pustaka dengan mendapatkan informasi dari materi kuliah buku referensi, dan jurnal yang berhubungan dengan penelitiaan. 4 Sumber Data Adapun data yang diperoleh untuk penulisan ini bersumber dari hasil observasi, dokumentasi para pekerja dan jurnal-jurnal dan dari pihak PT. Pelayaran Sumber Rejeki Bahari Permai 5 Variabel Penelitian Adapun jenis variabel penelitiaan yang dipakai dalam penuisan ini yaitu: Variabel Bebas (Independent Variabe. Keanekaragaman Keterampilan (XCA) Identitas Tugas (XCC) Signifikasi Tugas (XCE) Variabel Terikat (Dependent Variabe. Produktivitas Kerja (Y) 6 Defenisi Variabel/ Indikator Variabel Definisi operasional variabel merupakan suatu definisi yang diberikan kepada suatu variabel dengan memberi arti atau spesifikasi kegiatan atau membenarkan suatu operasional yang diperlukan untuk mengukur variabel Untuk tahapan penelitian dapat dilihat pada gambar 1. 2 Jenis data Adapun jenis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah : Data primer Data primer adalah data yang diperoleh peneliti secara lansung atau observasi di serta penyebaran kuesioner pada proyek pembangunan Laundry Zest Hotel. Data sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh berupa peta lokasi proyek dan gambar bangunan. 3 Teknik pengumpulan data Yang digunakan dalam penulisan ini adalah sebagai Observasi untuk mendapatkan data dari variabel produktifitas yang diteliti yaitu, indikator kebutuhan, lingkungan, dan imbalan atau upah Kusioner berupa pertanyaan tertulis yang disusun dan disebarkan untuk mendapatkan informasi atau kebutuhan dari sumber data berupa orang yang terkait dengan proyek tersebut. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Menurut Imam Ghozali 2006, skala likert adalah e-ISSN:2964-5158 Sumber : Penulis, 2023 Halaman 169 JOURNAL AGREGATE 7 Metode Analisa Pada sub bab ini maka akan dilakukan perhitungan dengan menggunakan analisis kuantitatif yang dimana menjelaskan hubungan antar dua variabel, menguji teori, dan melakukan generalisasi fenomena sosial yang di teliti. Dalam penilitian menggunakan pengujian yaitu uji instrumen penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisa Data Responden Analisa data responden ini merupakan suatu proses mendeskripsikan para responden berdasarkan nama, usia dan pendidikan. Pada penelitian ini didapat sebanyak 15 responden dimana hasil ini diketahui dari jumlah hasil penyebaran kuesioner. Berdasarkan penelitian, jenis data yang dipakai ada 2 jenis data yaitu data primer dan data sekunder teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi,pembagian kuesioner dan studi Adapun sumber data yang diperoleh untuk penilitian ini dengan cara observasi,dokumentasi dengan para pekerja dan jurnal-jurnal dari pihak PT. Pelayaran Sumber Rejeki Bahari Permai dan adapun variabel dalam penilitian ini yang dipakai diataranya variabel bebas,variabel terikat, gambaran identitas responden dapat diuraikan sebagai berikut: VOL. NO. MARET 2024 Jika r hitung < r tabel maka peryataan tersebut dinyatakan tidak valid. Nilai r hitung dapat dilihat pada kolom corrected item total corelation. Uji validitas dilakukan pada responden sebanyak 15 responden pada Proyek pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon. Uji Validitas menggunakan Rumus pearson product moment dengan ketentuan apabila valid r hitung > r tabel (Arikunto, 2. Untuk nilai r tabel di dapat dari degree of freedom . = N-2, dalam hal ini N adalah jumlah sampel. Sehingga didapat . f = 15 Ae 2 = . Dimana untuk nilai r tabel dengan df = 13 dengan taraf signifikan 05% didapat r tabel 0,553. Adapun hasil dari pengujian validitas dapat dilihat pada tabel 1 hasil uji validitas dibawah ini. Hasil Uji Validasi Variabel X : Keanekaragaman Keterampilan (X. Tabel 2. Nilai Uji Hasil Validasi Nilai X1 Tabel 1. Data Responden Sumber : Penulis, 2023 Tabel 2 diatas merupakan hasil pengujian keanekaragaman kentrampilan . dengan hasil 0,05. Dari uji validitas pada variabel Keanekaragaman Keterampilan (X. menjelaskan bahwa semua Keanekaragaman Keterampilan (X. valid dikarenakan r hitung lebih besar dari pada rtabel dan nilai Signifikansi nya tidak melebihi 0,05. Identitas Tugas (X. Tabel 3. Nilai Hasil Uji Validasi variabel X2 Sumber: Penulis, 2023 2 Analisis Hasil Uji Penelitian Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah, atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2. Pengujian menggunakan program SPSS versi 26 for windows dengan kriteria berikut: Jika r hitung > r tabel maka pernyataan tersebut dinyatakan valid. e-ISSN:2964-5158 Sumber : Penulis, 2023 Halaman 170 JOURNAL AGREGATE Tabel 3 diatas merupakan hasil pengujian identitas tugas . dengan hasil 0,05. Dari uji validitas pada variabel Identitas Tugas (X. menjelaskan bahwa semua pertanyaan pada variabel Identitas Tugas (X. valid dikarenakan r hitung lebih besar dari pada r tabel dan nilai Signifikansi nya tidak melebihi 0,05. Signifikasi Tugas (XCE) Tabel 4. Nilai Hasil Uji Validasi variabel X3 VOL. NO. MARET 2024 seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali 2. Pengujian reliabilitas ini dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 26 for windows, variabel dinyatakan reliabel dengan kriteria berikut: Jika r-alpha positif > dari r-tabel maka pernyataan tersebut reliabel. Jika r-alpha negatif < dari r-tabel maka pernyataan tersebut tidak reliabel. Jika nilai Cronbach Alpha > 0,60 maka reliable Jika nilai Cronbach Alpha < 0,60 maka tidak Uji reabilitas menggunakan Cronbach Alpha apabila nilainya > 0,60 maka kuesioner dapat diandalkan dan dipercaya (Ghozali, 2. Uji reliabilitas ini dilakukan pada responden sebanyak 15 responden pada Proyek pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon, dengan menggunakan pernyataan yang telah dinyatakan valid dalam uji validitas dan akan ditentukan reliabilitasnya. Sumber: Penulis, 2023 Tabel 4 diatas merupakan hasil pengujian produktivitas signifikasi tugas . dengan hasil 0,05. Dari uji validitas pada variabel Signifikasi Tugas (X. menjelaskan bahwa semua pertanyaan pada variabel Signifikasi Tugas (X. valid dikarenakan r hitung lebih besar dari pada r tabel dan nilai Signifikansi nya tidak melebihi 0,05. Dari hasil analisis didapatkan, nilai Alpha Cronbach yang didapatkan seperti pada tabel dibawah ini. Keanekaragaman Keterampilan (X. Tabel 6. Nilai Hasil Alpha Cronbach X1 Produktivitas Kerja (Y) Tabel 5. Nilai Hasil Uji Validasi variabel Y Sumber: Penulis, 2023 Tabel 6 diatas merupakan hasil pengujian. Keanekaragaman Keterampilan . dengan hasil 0,60. Hasil Uji reliabilitas diatas menyatakan bahwa Keanekaragaman Keterampilan (X. Reliabel dikarenakan nilai Cronbach Alpha yang didapatkan adalah 0,694 yang dimana nilai tersebut melebihi 0,60. Sumber: Penulis, 2023 Tabel 5 diatas merupakan hasil pengujian produktivitas pekerja . dengan hasil 0,05. Dari uji validitas pada variabel Produktivitas Kerja (Y) menjelaskan bahwa semua pertanyaan pada variabel Produktivitas Kerja (Y) valid dikarenakan r hitung lebih besar dari pada r tabel dan nilai Signifikansi nya tidak melebihi 0,05. Identitas Tugas (X. Tabel 7. Nilai Hasil Alpha Cronbach X2 Uji Reliabilitas Sumber: Penulis, 2023 Merupakan alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari suatu variabel. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban Tabel 7 diatas merupakan hasil pengujian. Keanekaragaman Keterampilan (X. dengan hasil 0,60. e-ISSN:2964-5158 Halaman 171 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Hasil Uji reliabilitas diatas menyatakan bahwa pertanyaan untuk variabel Identitas Tugas (X. Reliabel dikarenakan nilai Cronbach Alpha yang didapatkan adalah 0,813 yang dimana nilai tersebut melebihi 0,60. Tabel 10. Hasil Uji Normalitas Data Signifikan Tugas (X. Tabel 8. Nilai Hasil Alpha Cronbach X3 Sumber: Penulis, 2023 Sumber: Penulis, 2023 Tabel 8 diatas merupakan hasil pengujian. Signifikan Tugas (X. dengan hasil 0,60. Tabel 10 diatas merupakan hasil pengujian uji normalitas data dengan hasil 0,200. Hasil Uji reliabilitas diatas menyatakan bahwa pertanyaan untuk variabel Signifikasi Tugas (X. Reliabel dikarenakan nilai Cronbach Alpha yang didapatkan adalah 0,661 yang dimana nilai tersebut melebihi 0,60. Dasar pengambilan keputusan : - Jika nilai signifikansi > 0. 05 maka nilai residual berdistribusi normal - Jika nilai signifikansi < 0,05 maka nilai residual tidak terdistribusi normal Hasil uji normalitas pada data tabel 4. menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Asymp. Sig. ) adalah sebesar 0,200. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Asymp. Sig. ) lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data telah terdistribusi secara Produktivitas Kerja(Y) Tabel 9. Nilai Hasil Alpha Cronbach X4 Sumber: Penulis, 2023 Tabel 9 diatas merupakan hasil Produktivitas Kerja (Y) dengan hasil 0,60. Uji Multikulinearitas Adapun hasil uji multikolinearitas ditampilkan pada tabel 11 berikut : Tabel 11. Hasil Uji Multikolinearitas Hasil Uji reliabilitas diatas menyatakan bahwa pertanyaan untuk variabel motivasi kerja (Y) Reliabel dikarenakan nilai Cronbach Alpha yang didapatkan adalah 0,746 yang dimana nilai tersebut melebihi 0,60. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan data dalam penelitian ini mempunyai niai reliabilitas (> 0,. Uji Asumsi Klasik Salah satu tujuan penggunaan model regresi adalah melakukan prediksi terhadap variabel terikat. Untuk itu dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi: Sumber: Penulis, 2023 - Uji Normalitas Adapun hasil uji normalitas ditampilkan pada tabel 10 sebagai berikut: Dasar pengambilan keputusan - Jika nilai tolerance > 0. 1 dan VIF < 10. berkesimpulan tidak terjadi gejala multi - Jika nilai tolarance < 0. 1 dan VIF > 10. berkesimpulan terjadi multikolonieritas e-ISSN:2964-5158 Tabel 11 diatas merupakan hasil pengujian uji multikolonieritas data dengan hasil 10. Halaman 172 JOURNAL AGREGATE Hasil uji multikolinearitas pada tabel 4. menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas mempunyai nilai tolerance di atas 0,1 dan nilai VIF kurang dari 10. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi pada penelitian tidak memiliki masalah multikolinearitas atau tidak terjadi multikolinearitas diantara variabel bebas. VOL. NO. MARET 2024 Identitas tugas . ask identit. adalah pekerjaan dari seluruh unit kerja dan dikerjakan dari awal sampai selesai dan hasilnya dapat dilihat. Signifikansi Tugas . ask significanc. Tingkat dimana pekerjaan itu dapat memberikan pengaruh besar pada kehidupan atau pekerjaan orang lain, dengan kata lain sejauh mana tingkat kepentingan pekerjaan tersebut. Uji Heteroskedastisitas Adapun hasil uji heterokedastisitas ditampilkan pada Dasar pengambilan keputusan : - Jika nilai sig. > 0. 05 maka tidak terjadi - Jika nilai sig. < 0,05 maka terjadi Hasil uji heteroskedastisitas pada tabel 12 menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas penelitian mempunyai nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau tidak terdapat variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap absolute residualnya. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi tidak mengalami masalah heteroskedastisitas atau dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas telah memenuhi syarat pengujian heteroskedastisitas. Adapun hasil uji heterokedastisitas ditampilkan pada Dasar pengambilan keputusan - Jika nilai sig. > 0. 05 maka tidak terjadi - Jika nilai sig. < 0,05 maka terjadi Hasil uji heteroskedastisitas pada tabel 4. menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas penelitian mempunyai nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau tidak terdapat variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap absolute residualnya. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi tidak mengalami masalah heteroskedastisitas atau dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas telah memenuhi syarat pengujian heteroskedastisitas. 3 Faktor-Faktor Produktifitas Kerja Mempengaruhi Faktor-fakor yang mempengaruhi produktifitas pada penelitian ini adalah karakteristik tenaga kerja yang keanekaragaman keterampilan (X. , identitas tugas (X. , dan signifikansi tugas (X. Keanekaragaman keterampilan . kill variet. Perluasan dari pekerjaan yang membutuhkan beberapa aktivitas yang berbeda untuk penyelesaian tugas yang sukses menandakan ragam keahlian . kill variet. -nya. Identitas Tugas . ask identit. e-ISSN:2964-5158 1 Pengaruh Karakteristik Tenaga Kerja Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Untuk mengetahui pengaruh karakteristik tenaga kerja terhadap produktivitas. Perlu dilakukan beberapa pengujian menggunakan SPSS. Koefisien Determinasi Berganda (R. Adapun hasil uji koefisien determinasi berganda ditampilkan pada tabel 12. Tabel 12. Hasil Uji Koefisien Determinasi Berganda Sumber: Penulis, 2023 Tabel 12 diatas merupakan hasil pengujian koefisien determinasi berganda dengan hasil 0,840. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi pada tabel 12, dapat dilihat bahwa nilai adjusted R square adalah sebesar 0,840. hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas dalam model penelitian ini mampu menjelaskan atau mempengaruhi variabel perubahan produktifitas kerja sebesar 84% dan sisanya 8,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor atau variabel-variabel lain di luar model penelitian. Uji T Pengujian ini dilakukan guna melihat ada atau tidaknya suatu variabel bebas berpengaruh secara Melalui perbandingan antara t hitung dengan t tabel. Pada pengujian menggunakan pengujian dua pihak dengan kriteria :Pengambilan keputusan yaitu: Menentukan kriteria pengujian dua pihak : Jika - ycycycaycayceyco O ycEaycnycycycuyci O ycycycaycayceyco maka ya0 diterima dan yaya ditolak Membandingkan t_hitung t_tabel berdasarkan pengujian dua sisi Penentuan ycycycaycayceyco DF = N-2 Keterangan : n = jumlah responden Maka : DF = N-2 = 15-2 = 13 Halaman 173 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Berdasarkan tabel distribusi nilai ycycycaycayceyco diperoleh ycycycaycayceyco = 2,160 Penentuan ycEaycnycycycuyci t hitung ditentukan berdasarkan koefisien determinasi yang di uji pada program SPSS, hasilnya sebagai Membandingkan ycEaycnycycycuyci dengan ycycycaycayceyco berdasarkan pengujian dua sisi Variabel tanggung jawab (X1 ) Nilai ycEaycnycycycuyci = 2,630 Nilai ycycycaycayceyco = 2,160 . dan Oe2,160 . Ternyata : - 2,160 Ou 2,630 O 2,160 Gambar 1. Kurva Uji 2 Pihak Variabel X1 (Sumber: Penulis, 2. Gambar 1 diatas merupakan hasil uji 2 pihak variabel x1 dengan hasil 2,630. Berdasarkan gambar kurva di atas, maka dapat disimpulkan ya0 ditolak dan yaya diterima Variabel prestasi kerja (X. Nilai ycEaycnycycycuyci = 2,435 Nilai ycycycaycayceyco = 2,160 . dan Oe2,160 . Ternyata : Oe 2,160 Ou 2,435 Ou 2,160 Gambar 1. Kurva uji 2 pihak variabel X2 (Sumber : Penulis, 2. Gambar 2 diatas merupakan hasil uji 2 pihak variabel x2 dengan hasil 2,435. Berdasarkan gambar kurva di atas, maka dapat disimpulkan ya0 ditolak dan yaya Variabel Upah (X. Nilai ycEaycnycycycuyci = - 2,384 Nilai ycycycaycayceyco = 2,160 . dan Oe2,160 . Ternyata : Oe 2,160 O - 2,384 Ou 2,160 e-ISSN:2964-5158 Gambar 2. Kurva uji 2 pihak variabel X3 (Sumber : Penulis, 2. Gambar 3 diatas merupakan hasil uji 2 pihak variabel dengan hasil -2,384. Berdasarkan gambar kurva di atas, maka dapat disimpulkan ya0 ditolak dan yaya diterima. Berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa variabel Keanekaragaman Keterampilan (X. Identitas Tugas (X. dan Signifikasi Tugas (X. memiliki pengaruh terhadap Produktivitas Kerja (Y). Uji F Uji F Pengujian ini dilakukan guna memeriksa apakah semua variabel X memiliki pengaruh secara bersamaan terhadap variabel Y atau tidak melalui perbandingan antara nilai F hitung dengan F tabel dan nilai signifikasinya. Jika nilai sig <0,05, atau F hitung >F tabel maka terdapat pengaruh variabel X secara simultan terhadap variabel Y. Jika nilai sig >0,05, atau f hitung F tabel . , maka H0 ditolak. Berdasarkan nilai probabilitas, jika : Sig > 0,05 maka HO diterima Sig < 0,05 maka HO ditolak Halaman 174 JOURNAL AGREGATE Tabel 13. Nilai Hasil Uji F Sumber: Penulis, 2023 Tabel 13 diatas merupakan hasil pengujian uji F dengan hasil 3,94. Dari hasil uji F diatas dapat diketahui bahwa Keanekaragaman Keterampilan (X. Identitas Tugas (X. dan Signifikasi Tugas (X. berpengaruh secara simultan terhadap Variabel Produktivitas Kerja (Y) A Nilai Sig = 0,024 yang dimana lebih kecil dari 0,05 A Nilai F hitung = 4,674 yang dimana lebih besar dari F tabel = 3,98 maka Ho tidak diterima artinya Keanekaragaman Keterampilan (X. Identitas Tugas (X. dan Signifikasi Tugas (X. berpengaruh secara simultan terhadap Variabel Produktivitas Kerja (Y). PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat diperoleh kesimpulan, yaitu: Berdasarkan hasil analisis yang berhubungan dengan faktor Ae faktor yang mempengaruhi keterampilan/skill variety . , indetitas tugas/task . tugas/task significance . Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa - Keanekaragaman keterampilan/ skill variety berpengaruh positif terhadap produktivitas dengan nilai T. hitung positif 2,630 > 2,160 - Indetitas tugas/ task indetify berpengaruh positif terhadap produktivitas denga nilai hitung 2,435 > 2,160 - Signifikasi berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerja dengan nilai T. hitung -2,384 < -2,160 Berdasarkan uji R dapat dilihat karakteristik tenaga kerja yang terdiri dari variabel keanekaragaman keterampilan, indetitas tugas dan signifikasi tugas berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas dengan nilai koefisien determinasi berganda sebesar 84% dan sisanya 8,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 2 Saran. Dari hasil pengamatan dan penilitian penulis Keterampilan bekerja dan penyelesaian tugas dari awal hingga akhir adalah nilai penting bagi seorang tenaga kerja maka dari itu wajib diperlukan bagi seoarang tenaga kerja dan perlu ditingkatkan agar lebih profesional dalam bekerja Karakter tenaga kerja terhadap produktivitas kerja pada proyek pembangunan Laundry Zest Hotel Ambon, mendapatkan nilai 84% yang artinya sangat bagus bagi perusahaan, tapi perlu lagi ditingkatkan agar karakter tenaga kerja lebih Untuk penilitian berikutnya penulis menyarankan agar teknik pengolahan data menggunakan metode yang lain agar memperoleh hasil yang maksimal. DAFTAR PUSTAKA