Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Program Studi Menggunakan Metode AHP di SMA PGRI 1 Jombang Muhammad Yuda Pratama1. Ari Kurniawan2 Universitas Negeri Surabaya 21025@mhs. 2arikurniawan@unesa. AbstrakAi Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan berbasis website untuk membantu siswa SMA PGRI 1 Jombang menentukan program studi yang sesuai dengan minat, kemampuan akademik, prospek karir, biaya, prestasi, akreditasi, dan lokasi. Metode Analytical Hierarchy Prosess (AHP) digunakan untuk menghitung bobot prioritas secara objektif. Sistem ini dibangun dengan PHP dan MySQL, serta diuji dengan menggunakan pengujian blackbox, akurasi, dan User Acceptance Test (UAT). Hasil menunjukkan akurasi 91,18% dan tingkat kepuasan pengguna sebesar 82,82%. Sistem ini efektif dalam memberikan rekomendasi pemilihan program studi secara objektif dan sistematis. Kata kunciAi Sistem Pendukung Keputusan. AHP. Program Studi. Website AbstrakAi This research developed a web-based Decision Support System to assist students at SMA PGRI 1 Jombang in selecting uitable study programs based on interest, academic ability, career prospects, cost, achievements, accreditation, and location. The Analytical Hierarchy Prosess (AHP) method was applied to objectively determine priority weights. The system was build using PHP and MySQL and tested through blackbox, accuracy, and User Acceptance Test (UAT). Results showed 91. 18% accuracy compared to counsellor recommendations and 82. 82% user The system effectively delivers objective and systematic study program, recommendations. Kata kunciAi Decision Support System. AHP. Study Program. Website PENDAHULUAN Kualitas sumber daya manusia merupakan indikator strategis bagi kemajuan suatu negara, dan pendidikan tinggi memainkan peran sentral dalam membentuk SDM unggul. Meski pemerintah telah membuka akses melalui berbagai program beasiswa dan kebijakan pendidikan, masalah klasik terkait pemilihan program studi oleh siswa masih belum tuntas . Di sejumlah sekolah, termasuk SMA PGRI 1 Jombang, keputusan siswa dalam memilih jurusan kerap dipengaruhi oleh tekanan eksternal seperti ekspektasi orang tua, bisa guru BK, hingga keterbatasan informasi mengenai prospek karir dan kesesuaian dengan potensi diri. Fenomena pemilihan program studi yang tidak berbasis pada pemahaman potensi diri maupun informasi obyektif kerap berujung pada keputusan yang keliru. Tekanan dari orang tua yang mengarahkan siswa pada jurusan bergengsi tanpa mempertimbangkan minat dan kemampuan anak merupakan salah satu bentuk disorientasi pilihan . Keputusan akademik semacam ini membutuhkan mekanisme berbasis data, bukan sekadar intuisi atau tradisi. Sayangnya, belum tersedia sistem pendukung yang mampu mengelola kompleksitas faktor seperti nilai akademik, prestasi, biaya pendidikan, akreditasi, lokasi, maupun capaian prestasi secara Realitas ini menyebabkan banyak siswa memilih jurusan secara trial-and-error, yang pada akhirnya berimplikasi pada rendahnya motivasi belajar, tingginya angka perpindahan program studi, hingga kegagalan akademik di perguruan tinggi, maka dari itu untuk membantu calon mahasiswa dalam proses ini, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yang mampu menstrukturkan masalah keputusan dan memberikan bobot prioritas pada setiap kriteria dan subkriteria yang relevan . Di tengah urgensi pengambilan keputusan yang lebih objektif, pendekatan teknologi informasi menjadi solusi yang semakin relevan. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menawarkan keunggulan dalam aksesibilitas dan fleksibilitas penggunaan . Ketika dikombinasikan dengan pendekatan kuantitatif seperti Analytical Hierarchy Process (AHP), sistem mampu mengurai kompleksitas penilaian multikriteria ke dalam struktur hirarki yang sistematis dan logis . AHP secara khusus mampu mengakomodasi kebutuhan akan pembobotan kriteria yang bersifat subjektif namun tetap mengedepankan konsistensi logika antar pilihan. Penelitian ini mengambil studi kasus di SMA PGRI 1 Jombang, dengan fokus pada pengembangan SPK berbasis web menggunakan metode AHP. Alih-alih hanya menyajikan rekomendasi program studi secara statis, sistem dirancang untuk mampu menyesuaikan preferensi pengguna berdasarkan input nilai akademik, minat, biaya, akreditasi institusi, hingga prestasi individual siswa. Desain sistem dirancang menggunakan software visual studio code, karena memungkinkan fleksibilitas tinggi dan kompatibilitas yang luas dalam pengembangan aplikasi multiplatform . , serta dibantu dengan kombinasi bahasa pemrograman PHP, dan MySQL sebagai database yang didukung oleh penggunaan SQL sebagai bahasa utama dalam mengakses database, sehingga penggunaannya menjadi lebih sederhana . , disusun secara modular untuk mendukung performa. Aplikasi dirancang berbasis website bertujuan untuk memfasilitasi calon mahasiswa dalam menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi dan kemudahan akses di berbagai perangkat . Penelitian dilakukan melalui proses identifikasi masalah di lapangan, pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta studi literatur terkait metode pengambilan keputusan multikriteria. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menciptakan alat bantu berbasis digital yang tidak hanya akurat secara algoritmis, tetapi juga relevan secara kontekstual dengan kebutuhan sekolah dan siswa di wilayah Dengan begitu, sistem ini tidak hanya hadir sebagai inovasi teknologi, tetapi juga sebagai bentuk intervensi praktis untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan pendidikan di tingkat sekolah menengah. II. METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Pada tahap ini dijelaskan alur rancangan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis website dalam pemilihan program studi di SMA PGRI 1 Jombang. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, perancangan sistem menggunakan diagram UML, implementasi metode AHP, serta pengujian sistem menggunakan metode blackbox, uji akurasi, dan User Acceptance Test (UAT). Gambar 1. Rancangan Penelitian Identifikasi Masalah Permasalahan yang menjadi landasan penelitian ini adalah rendahnya objektivitas dalam proses pemilihan program studi oleh siswa SMA. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru Bimbingan Konseling (BK) di SMA PGRI 1 Jombang, diketahui bahwa proses konsultasi pemilihan jurusan masih mengandalkan intuisi subjektif tanpa alat bantu sistematis. Hal ini menyebabkan ketidaksesuaian antara pilihan program studi dengan minat dan kemampuan siswa. Kurangnya akses informasi, keterbatasan waktu guru, serta minimnya literasi digital siswa dalam pengambilan keputusan memperkuat urgensi pembangunan SPK yang mampu memberikan rekomendasi berbasis data dan analisis. Studi Literatur Untuk memperkuat landasan teoretis, dilakukan kajian literatur terhadap berbagai referensi ilmiah yang membahas sistem pendukung keputusan, metode AHP, serta implementasi teknologi dalam pemilihan program Studi ini mengonfirmasi bahwa metode AHP memiliki keunggulan dalam menyusun prioritas berdasarkan bobot kriteria melalui perbandingan berpasangan dan validasi konsistensi . Selain itu, literatur juga menunjukkan bahwa website merupakan platform yang efektif dalam menjangkau pengguna, terutama dalam konteks pendidikan berbasis teknologi . Pengumpulan data Observasi Observasi dilakukan oleh peneliti secara langsung di lingkungan SMA PGRI 1 Jombang. Dalam kegiatan ini, peneliti mengamati bagaimana proses pemilihan program studi dilakukan oleh siswa dan peran guru BK dalam memberi arahan. Peneliti juga memperhatikan bagaimana siswa berinteraksi dengan informasi mengenai jurusan, dan bagaimana keputusan akhir diambil. Hasil observasi ini memperkuat asumsi bahwa diperlukan sistem yang mampu memberikan rekomendasi berbasis data, bukan sekadar saran Wawancara Wawancara narasumber utama, yaitu guru Bimbingan Konseling (BK) dan informatika. Melalui wawancara tersebut, diperoleh informasi mengenai kriteria utama yang digunakan sekolah dalam mempertimbangkan program studi siswa, yaitu nilai akademik, prospek kerja, biaya, akreditasi, prestasi, dan lokasi. Selain itu, dari wawancara ini diketahui bahwa belum ada sistem yang digunakan sekolah untuk melakukan analisis rekomendasi secara otomatis. Guru BK pun menyambut baik ide pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis AHP yang dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat dan objektif. Perancangan Sistem Rancangan sistem yang telah disusun oleh peneliti untuk mendukung pengembangan SPK dalam membantu calon mahasiswa menentukan program studi berdasarkan kemampuan dan minat siswa. Gambar 2. Flowchart Perancangan Sistem Design Pada tahap ini memberikan gambaran awal sistem yang akan dikembangkan, mencakup pemodelan dan struktur data. Pada tahap ini disusun usecase diagram untuk menggambarkan interaksi pengguna dengan sistem, serta class diagram untuk memetakan struktur dan relasi data yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan berbasis metode AHP. A Usecase diagram Gambar 3. Usecase Diagram Pada gambar usecase diagram menunjukkan interaksi antara admin dan siswa dalam sistem. Admin mengelola data dan perhitungan, sedangkan siswa memasukkan data, memilh program studi, dan melihat hasil rekomendasi. Class diagram Gambar 4. Class Diagram Pada gambar class diagram menggambarkan struktur data dalam sistem yang terdiri dari beberapa entitas utama, seperti admin, data siswa, kriteria, subkriteria, alternatif, dan hasil perhitungan. Setiap kelas memiliki atribut dan relasi yang saling terhubung untuk mendukung proses pemilihan program studi. Pembuatan Program Proses pembuatan program dilakukan setelah seluruh kebutuhan sistem terdefinisi dan desain sistem telah Aplikasi dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL dan dibangun melalui lingkungan pengembangan visual studio Server lokal menggunakan XAMPP untuk pengujian awal sistem. Pada tahap ini, seluruh komponen algoritmik, termasuk logika perhitungan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), diimplementasikan dalam kode program untuk memastikan bahwa hasil perhitungan bobot kriteria, subkriteria, dan alternatif dapat dilakukan secara otomatis dan sistematis. Proses pengkodean juga mengikuti prinsip separation of concerns guna memisahkan antara tampilan (UI), logika bisnis, dan akses data, sehingga memudahkan proses debugging, pengujian, dan perawatan di masa Desain antarmuka dibuat responsif untuk memastikan bahwa sistem dapat diakses dengan nyaman baik melalui perangkat desktop maupun mobile. Pengujian Sistem Metode pengujian yang digunakan adalah metode Pengujian ini bertujuan untuk mendeteksi kesalahan fungsional pada aplikasi dengan cara memberikan input tertentu dan mengamati output yang Aplikasi dinyatakan berfungsi dengan benar apabila output yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan fungsional yang telah ditentukan. Namun apabila output tidak memenuhi persyaratan tersebut, hal ini menunjukkan adanya kesalahan pada aplikasi yang perlu diperbaiki. Pengujian blackbox membantu memastikan bahwa sistem berjalan sesuai harapan dan memberikan hasil yang akurat kepada pengguna. Perbaikan Sistem Perbaikan sistem dilakukan berdasarkan temuan selama tahap pengujian, terutama dari hasil User Acceptance Test dan observasi langsung terhadap interaksi Proses ini mencakup perbaikan kesalahan logika, tampilan antarmuka, penyempurnaan alur input data, validasi pengguna, dan kecepatan proses perhitungan AHP. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini menghasilkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis website yang mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam proses rekomendasi pemilihan program studi di SMA PGRI 1 Jombang. Sistem ini dibangun untuk membantu siswa dalam menentukan jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka, yang selama ini masih sangat tergantung pada intuisi guru BK atau keputusan kolektif tanpa dukungan data Secara fungsional, sistem mampu mengolah input dari enam kriteria utama yang telah diidentifikasi melalui studi awal dan diskusi dengan pihak sekolah, yaitu: nilai akademik, prospek kerja, biaya pendidikan, prestasi akademik, akreditasi program studi, dan lokasi kampus. Tabel 1. Tabel Kriteria Kode Kriteria Nama Kriteria Nilai Akademik Prospek Karir Biaya Prestasi Akreditasi Lokasi Tabel 2. Tabel Subkriteria Kriteria Kode Nilai Akademik Prospek Karir Subkriteria Rata-rata Nilai Rapor < 80 Rata-rata Nilai Rapor 80-90 Rata-rata Nilai Rapor > 90 Kebutuhan pekerjaan < 20% di Bobot Biaya Prestasi pasar kerja Kebutuhan pekerjaan 20Ae50% di pasar kerja Kebutuhan pekerjaan > 50% di pasar kerja > Rp10. Rp5. 000 Rp10. < Rp5. Tidak ada Juara Tingkat Provinsi Juara Tingkat Nasional Baik Baik Sekali Unggul Tidak Strategis Lokasi Strategis Sangat Strategis Setiap kriteria dibandingkan secara berpasangan oleh pengguna, dan sistem menghitung bobot masing-masing kriteria secara otomatis menggunakan metode AHP, termasuk rasio konsistensinya (CR). Akreditasi Tabel 3. Tabel Hasil Pengujian Akurasi Pilihan Awal Rekomendasi Responden (Manua. Sistem Teknik Responden 1 Teknik Informatika Informatika Responden 2 Manajemen Manajemen Responden 3 Sistem Informasi Sistem Informasi Responden 4 Akuntansi Akuntansi Responden 5 Teknik Elektro Teknik Elektro Responden 6 Psikologi Psikologi Responden 7 Teknik Sipil Teknik Sipil Pendidikan Guru Responden 8 Pendidikan Guru SD Teknik Responden 9 Teknik Informatika Informatika Responden Manajemen Manajemen Responden Ilmu Hukum Ilmu Hukum Responden Pendidikan Bahasa Keperawatan Jepang Responden Sistem Informasi Sistem Informasi Responden Teknik Industri Teknik Industri Responden Teknik Mesin Teknik Mesin Responden Akuntansi Akuntansi Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Responden Teknik Informatika Pendidikan Bahasa Inggris Teknik Informatika Pendidikan Bahasa Inggris Teknik Sipil Teknik Sipil Manajemen Manajemen Teknik Informatika Manajemen Informatika Psikologi Psikologi Ilmu Komunikasi Ilmu Komunikasi Sistem Informasi Sistem Informasi Teknik Mesin Teknik Mesin Akuntansi Akuntansi Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Teknik Industri Teknik Industri Sistem Informasi Sistem Informasi Manajemen Manajemen Teknik Informatika Teknik Informatika Ilmu Komunikasi Ilmu Komunikasi Farmasi Kesehatan Hewan Manajemen Manajemen berdasarkan hasil pengujian terhadap 34 siswa dari 353 total siswa kelas XII, sistem menghasilkan output rekomendasi program studi dengan peringkat dan bobot skor akhir. Tingkat akurasi sistem mencapai 91,18%, yang diperoleh dengan membandingkan hasil sistem terhadap data rujukan guru BK. Implementasi Sistem Sistem diimplementasikan menggunakan kombinasi teknologi open-source, yakni PHP sebagai bahasa pemrograman server-side. MySQL sebagai sistem basis data, serta interface yang dibangun secara responsif agar dapat diakses dari berbagai perangkat. Fitur utama yang berhasil diimplementasikan meliputi: manajemen data kriteria dan subkriteria, input alternatif program studi, input penilaian pengguna . , pengolahan pembobotan berdasarkan metode AHP, dan visualisasi hasil akhir berupa rekomendasi program studi. Setiap pengguna dapat masuk ke sistem menggunakan autentikasi akun masing-masing, di mana siswa diberikan akses untuk melakukan input perbandingan kriteria dan menilai alternatif berdasarkan pengalaman dan preferensi Admin . alam hal ini guru BK) memiliki akses untuk mengelola data dan memantau hasil akhir yang dihasilkan oleh sistem. Hasil perhitungan akhir juga dapat dicetak dalam bentuk laporan, yang memudahkan proses dokumentasi dan evaluasi lebih lanjut oleh pihak sekolah. Halaman Login Gambar 5. Halaman Login Pada halaman login dirancang sederhana agar pengguna dapat masuk ke dashboard dengan cepat dan aman menggunakan email dan password yang telah Halaman Dashboard Admin Gambar 6. Halaman Dashboard Admin Pada dashboard admin berfungsi untuk pusat kendali memungkinkan pengelolaan data kriteria, subkriteria, bobot, program studi dan pengguna sistem. Halaman Hasil Rekomendasi Gambar 7. Halaman Hasil Rekomendasi Pada halaman hasil rekomendasi menampilkan program studi yang diprioritaskan berdasarkan perhitungan AHP. Halaman Detail Perhitungan lalu klik login Input email dengan salah tekan tombol Input password dengan salah tekan tombol Gambar 8. Halaman Detail Perhitungan Pada halaman detail perhitungan menampilkan proses lengkap hasil perhitungan AHP, mulai dari matriks perbandingan hingga hasil akhir dan perankingan program Uji Coba Program Uji coba program dilakukan dalam tiga tahap utama: pengujian fungsional . , pengujian akurasi, dan User Acceptance Test (UAT). Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa semua fitur berjalan sesuai dengan fungsinya, tidak ditemukan error fatal dalam pengolahan data maupun dalam antarmuka pengguna. Pengujian Blackbox Pengujian blackbox digunakan untuk mengevaluasi fungsionalitas sistem tanpa melihat kode program. Pengujian dilakukan dengan menjalankan sistem dan mencocokkan output yang dihasilkan dengan hasil yang diharapkan untuk memastikan sistem berjalan sesuai fungsi. Halaman Login Tabel 4. Halaman Login Skenario Hasil yang Hasil Pengujian Diharapkan Pengujian Sistem Input email input dan dan password 1 admin dengan login dan Sesuai benar lalu klik diarahkan ke Dasboard Admin Sistem Input email input dan dan password Sesuai siswa dengan login dan benar lalu klik diarahkan ke Dasboard Siswa Input email Sistem Sesuai password dan bahwa form harus diisi Sistem pesan bahwa Sistem pesan bahwa password salah Sesuai Sesuai Halaman Admin Tabel 5. Halaman Admin Skenario Hasil yang Hasil Pengujian Diharapkan Pengujian Sistem Melakukan input dan Sesuai kriteria dan mengisi kode muncul pesan kriteria, nama Sistem Melakukan input dan Sesuai dan muncul mengisi nama pesan tambah dan nilai Sistem Melakukan program studi Sesuai dengan import studi dari API dari API BAN-PT BAN-PT sesuai dengan jumlah yang Sistem Melakukan input dan data siswa Sesuai mengisi nisn, data siswa nama, kelas dan muncul Melihat dasboard hasil AHP Melakukan generate hasil Siswa ke PDF pesan tambah data siswa Sistem hasil dasboard rekapan hasil AHP Sistem input dan generate hasil siswa ke PDF yang dipilih Sesuai Dapat input nilai Menampilkan skor hasil tiap program studi yang Melakukan generate hasil laporan Siswa ke PDF Sesuai Halaman Siswa Tabel 6. Halaman Siswa Skenario Hasil yang Hasil Pengujian Diharapkan Pengujian Dapat Menampilkan menampilkan pengisian data Sesuai Dapat Menampilkan tabel skala Sesuai AHP AHP Dapat Melakukan program studi studi dengan Sesuai kode program kode program studi, nama studi, nama program studi atau yang studi atau yang lainnya Melakukan Dapat filtering program studi studi dari Sesuai dari fakultas. Melakukan input nilai tiap program studi Menampilkan skor hasil program studi yang tertinggi Sesuai tiap program studi yang Dapat skor hasil studi yang Dapat skor hasil tiap program studi yang Sistem input dan generate hasil laporan siswa ke PDF Sesuai Sesuai Sesuai Pengujian Akurasi Pada pengujian akurasi, sistem menunjukkan tingkat kecocokan sebesar 91,18% antara rekomendasi program studi yang dihasilkan sistem dan saran dari guru BK, berdasarkan data pengujian 34 siswa dari total 353 siswa. Ini menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan hasil yang sejalan dengan penilaian subjektif guru, namun dengan pendekatan yang lebih objektif dan dapat dijelaskan secara Pengujian User Acceptance Test (UAT) Tabel 7. Tabel Total Hasil User Acceptance Test Skor Total . Ae. = 6 48 100 = 154 = 2 9 60 75 = 146 = 12 68 65 = 145 = 1 2 15 60 60 = 138 = 4 18 56 60 = 138 = 6 56 90 = 152 = 2 15 64 60 = 141 = 1 4 12 68 50 = 135 = 2 9 52 85 = 148 = 9 52 90 = 151 Pengujian UAT, siswa memberikan penilaian sangat baik terhadap kemudahan penggunaan dan kejelasan fitur sistem, dengan skor kepuasan rata-rata sebesar 82,82%. Temuan ini menegaskan bahwa sistem tidak hanya akurat secara teknis, tetapi juga diterima secara fungsional oleh pengguna sasaran. Pembahasan Berdasarkan pengujian akurasi terhadap 34 data siswa, diperoleh tingkat akurasi sebesar 91,18% yang menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi yang sebagian besar sesuai dengan pilihan manual siswa. Selain itu, melalui pengujian User Acceptance Test (UAT) yang dilakukan terhadap 34 responden dengan 10 butir pertanyaan, diperoleh total skor 408 dari maksimum 1. 700, dengan rata-rata skor 4,14 dan tingkat kepuasan pengguna sebesar 82,82%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem diterima dengan sangat baik oleh pengguna dan dinilai bermanfaat dalam mendukung proses pengambilan keputusan pemilihan program studi. Secara umum, sistem ini berhasil menjalankan seluruh fungsinya dengan baik, mulai dari pengolahan data kriteria, perhitungan bobot AHP, hingga pemberian rekomendasi berbasis peringkat alternatif tidak ada error. Pengujian akurasi yang dilakukan terhadap 34 data siswa menunjukkan bahwa sistem menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan pilihan manual siswa sebesar 91,18%. Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi yang tepat dan mendekati keputusan riil pengguna. Selain itu, melalui uji User Acceptance Test (UAT), diperoleh rata-rata skor sebesar 4,14 dari skala maksimal 5, dengan tingkat kepuasan 82,82%. Hal menunjukkan bahwa sistem telah diterima dengan sangat baik oleh siswa dari sisi kemudahan penggunaan, kejelasan informasi, ketepatan hasil, dan tampilan antarmuka. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan telah memenuhi tujuan penelitian, yaitu keputusan berbasis web yang mampu membantu siswa menentukan program studi secara efektif dan efisien dengan pendekatan multi-kriteria menggunakan AHP. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai alat bantu guru BK dalam memberikan rekomendasi akademik yang lebih sistematis, serta mendukung proses bimbingan karir yang lebih berbasis data dan analisis logis. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis website untuk pemilihan program studi menggunakan metode AHP di SMA PGRI 1 Jombang, terdapat beberapa hal yang dapat IV. KESIMPULAN DAN SARAN dijadikan masukan untuk pengembangan lebih lanjut: Kesimpulan Penambahan kriteria psikologis dan kepribadian. Berdasarkan saat ini sistem hanya menggunakan kriteria implementasi, dan pengujian terhadap sistem pendukung akademik dan non-akademik seperti nilai, biaya, keputusan berbasis website untuk pemilihan program studi lokasi, dan akreditasi. Untuk rekomendasi yang menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) lebih personal, disarankan agar sistem ke depan di SMA PGRI 1 Jombang, maka dapat disimpulkan mengintegrasikan aspek psikologis seperti minat sebagai berikut: bakat, gaya belajar, atau hasil tes kepribadian Sistem yang dikembangkan berhasil menjawab kebutuhan akan alat bantu yang dapat membantu Peningkatan antarmuka dan visualisasi hasil, calon mahasiswa dalam menentukan program Meskipun sistem sudah dinyatakan mudah studi yang sesuai dengan minat dan kemampuan digunakan, visualisasi hasil perhitungan AHP Sistem ini mengakomodasi enam masih bersifat tabel biasa. Disarankan untuk kriteria utama yang telah dirumuskan, yaitu nilai menambahkan elemen visual seperti grafik akademik, prospek kerja, biaya pendidikan, perbandingan bobot kriteria, diagram radar, atau akreditasi program, prestasi, dan lokasi kampus. chart peringkat alternatif agar siswa lebih mudah Dengan menggunakan metode AHP, sistem memahami hasil secara intuitif. mampu menghitung bobot setiap kriteria secara Integrasi dengan sistem akademik sekolah agar hierarkis dan konsisten, sehingga menghasilkan proses input data siswa lebih efisien dan akurat, rekomendasi program studi yang objektif dan sistem sebaiknya terintegrasi langsung dengan database akademik sekolah. Dengan demikian. Pengujian nilai siswa dan informasi lainnya dapat ditarik menunjukkan kelayakan 100%, maka dapat otomatis tanpa perlu input manual. dinyatakan sistem layak untuk digunakan dan REFERENSI