ANALISIS PENGARUH RETURN ON EQUITY. PRICE TO BOOK VALUE DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM INDEKS LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA Antonia Riska Andestia email: antoniariskaandestia@gmail. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Dharma Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return on equity, price to book value dan struktur modal terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian asosiatif dengan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan adalah dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 45 perusahaan menggunakan metode purpose sampling dengan dua kriteria yaitu perusahaan yang terdaftar di Indeks LQ45 periode berturut-turut dan perusahaan non perbankan, dari kreteria tersebut diperoleh sampel berjumlah 24 perusahaan. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, analisis koefisien korelasi berganda dan koefisien determinasi, uji hipotesis yaitu uji F dan t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel return on equity, price to book value dan struktur modal berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kata Kunci: return on equity, price to book value, struktur modal, return saham. PENDAHULUAN Dalam dunia pekerjaan khususnya pada bidang keuangan instrumen pasar modal istilah return saham pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita, terlebih untuk para investor. Informasi mengenai return saham ini sangat dibutuhkan karena untuk dapat mengetahui jumlah keuntungan dari investasi yang kita jalani. Return saham sangat berguna bagi para investor karenakeuntungan yang diperoleh sangat menjanjikan. Tanpa adanya harapan akan mendapatkan return atau keuntungan maka investor tidak akan bersedia menanamkan modalnya pada perusahaan yang bersangkutan dengan membeli sahamnya. Untuk memperoleh return yang diharapkan oleh investasinya maka setiap investor harus mempertimbangkan beberapa aspek penting perusahaan dimana investor menanamkan modal, baik keuangan maupun nonkeuangan yang dapat mempengaruhi besar kecilnya tingkat perolehan return. Return saham yang didukung oleh rasio profitabilitas diwakili oleh rasio return on Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 equity (ROE), rasio ini merupakan rasio yang sering digunakan oleh para investor. Rasio ini digunakan untuk melihat dan mengukur laba bersih yang dihasilkan dari laba setelah pajak dengan menggunakan modal sendiri yang dimiliki perusahaan. Return on equity (ROE) merupakan alat ukur sederhana yang membantu investor mengukur pengembalian . yang akan mereka terima. Ketika return on equity (ROE) mengalami peningkatan setiap tahunnya, para investor akan mendapatkan keuntungan dengan nominal yang lebih tinggi. Price to book value (PBV) yang sangat berkaitan dengan return saham karena rasio ini digunakan untuk melihat apakah sebuah saham dari suatu perusahaan mendapatkan harga yang murah atau mahal. Investor akan membutuhkan informasi dari rasio ini karena jika harga saham murah, investor akan membeli saham tersebut untuk dijadikan modal sebaliknya jika harganya tinggi mungkin saja investor tidak akan langsung membeli karena merasa rugi. Semakin tinggi Price to book value (PBV) dapat diartikan semakin berhasil perusahaan menciptakan nilai bagi para investor dan semakin baik pasar memandang perusahaan serta prospek kedepannya. Struktur modal merupakan hal yang paling penting bagi perusahaan karena baik buruknya struktur modal akan mempunyai dampak langsung pada kondisi keuangan Hal ini sangat berpengaruh untuk para investor yang akan membeli saham sekaligus menanamkan modalnya untuk mendapat keuntungan sesuai dengan tujuan utama return saham. Perencanaan struktur modal seharusnya dipikirkan dengan baik terlebih dahulu karena, jika struktur modal perusahaan meningkat maka tidak menutup kemungkinan para investor akan membeli saham sekaligus menanamkan modalnya. Sebalik, apabila struktur modal menurun maka para investor akan ragu untuk membeli saham sekaligus menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Pada penelitian ini, penulis memilih perusahaan indeks LQ45 sebagai objek Indeks LQ45 merupakan gabungan pergerakan emiten yang dianggap paling likuid ini diukur dari nilai transaksi di pasar reguler. Indeks LQ45 adalah perhitungan gabungan dari 45 saham, yang akan dinilai dan diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan dari pasar saham. Kriteria penilaian tersebut berdasarkan likuiditas, kapitalisasi pasar, minimal sudah 3 bulan berada di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan bagaimana aktivitas transaksi pada pasar reguler yang akan dilihat dari volume, nilai serta jumlah Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 Perusahaan-perusahaan indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia merupakan suatu forum yang didalamnya berisi perusahaan-perusahaan yang sahamsahamnya memiliki tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar yang tinggi. Saham-saham LQ45 akan direview setiap enam bulan sekali, yaitu awal Februari dan awal Agustus. Pada tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar dalam perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 adalah baik. Sehingga, perusahaan harus dapat mempertahankan kondisi tersebut sehingga tidak di-suspend ataupun di-delisting dalam transaksi perdagangan saham di bursa Penelitian ini juga dilakukan untuk menguji konsistensi hasil dari penelitian sebelumnya, dengan harapan bahwa hasil dari penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam pembuatan keputusan. KAJIAN PUSTAKA Return On Equity Return on equity ini termasuk dalam rasio profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya efektivitas manajemen secara keseluruhan yang didapatkan dari penjualan maupun investasi. Semakin baik rasio profitabilitas ini menunjukkan semakin tingginya perolehan keuntungan suatu perusahaan (Irham, 2017:. Return on equity dapat diperbaiki dengan cara mengetahui interkoneksi antara laporan laba rugi dan neraca dengan mengembangkan strategi-strategi potensial (Ristyawan, 2. Rasio ini penting untuk para investor agar para investor dapat melihat efektivitas dan efesiensi proses pembentukan modal sendiri yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan. Semakin meningkat rasio ini berarti semakin efisien pengunaan modal sendiri yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan. Price To Book Value Price to book value termasuk kedalam rasio nilai pasar yaitu rasio yang mencerminkan kondisi suatu pasar yang dimana dapat melihat apa saja yang sedang terjadi di pasar. Rasio ini sering digunakan untuk melihat kondisi pasar dalam hal memperoleh keuntungan yang potensial dari sebuah perusahaan, jika menurut dari penempatan dana di perusahaan tersebut terutama untuk masa depan (Irham, 2017:. Pengertian price to book Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 merupakan perbandingan atau perhitungan antara market value dengan book value saham. Rasio ini merupakan sebuah nilai yang dapat dipakai untuk perbandingan apakah saham lebih murah atau sebaliknya apakah saham lebih mahal jika dibandingkan dengan saham yang lain. Selain itu, price to book value mencerminkan kondisi suatu market value keuangan terhadap manajemen organisasi dari perusahaan yang sedang menjalankan dan menganut prinsip going concern. Rasio price to book value yang mendapatkan harga tinggi adalah faktor kepercayaan untuk prospek kedepannya. Nilai rasio price to book value yang tinggi menunjukkan kebaikan kinerja keuangan dalam sebuah perusahaan karena perusahaan dapat menepati dan memberikan bukti untuk para investor. Struktur Modal Struktur modal termasuk kedalam rasio leverage yaitu rasio yang mengukur seberapa besar perusahaan ditangani oleh utang. Pemakaian utang yang terlalu banyak akan membuat perusahaan merasa terancam karena akan menimbulkan extreme leverage . tang ekstre. yang artinya perusahaan terjebak dalam jumlah utang yang semakin tinggi dan sulit untuk melepaskan beban utang tersebut. Karena hal ini sebaiknya untuk memperbaikinya perusahaan harus mulai menyeimbangkan berapa utang yang masih layak diambil dan dari mana sumber-sumber yang digunakan untuk membayar utang. Struktur modal perusahaan menggambarkan pembiayaan permanen perusahaan yang terdiri dari utang dan modal sendiri. Untuk mengukur struktur modal maka akan menggunakan rasio Kebutuhan dana untuk memperkuat struktur modal suatu modal suatu perusahaan dapat bersumber dari internal dan eksternal, dengan catatan bahwa dana yang diperlukan berasal dari tempat yang aman . afety positio. dan mempunyai nilai untuk memperkuat struktur modal keuangan perusahaan. Debt to equity ratio merupakan rasio yang memperbandingkan total utang dengan ekuitas (Triana dan Muhamad, 2020: 14-. Rasio ini mengukur seberapa jauh perusahaan mendapatkan biaya yang menyabebakan utang, dimana semakin tinggi rasio ini mencerminkan awalan yang kurang baik untuk perusahaan. Semakin besar utang dibandingkan modal sendiri semakin besar pula risiko keuangan yang akan dihadapi investor sehingga permintaan investor akan tingkat keuntungan yang semakin tinggi dapat saja terjadi. Menggunakan utang yang relatif tinggi akan menimbulkan beban tetap yang Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 ditanggung perusahaan sehingga menurunkan laba perusahaan serta berdampak pula pada penurunan nilai perusahaan dimata investor. Return Saham Tingkat keuntungan . memiliki arti yang berbeda untuk para investor. Para investor lebih menyukai tingkat keuntungan yang bisa diperoleh dengan cepat, dengan itu tidak melirik investasi yang keuntungannya terlalu lama. Investor akan lebih sering tertarik pada investasi yang mempunyai keuntungan yang relatif tetap dan pasti. Pertimbangan yang lain adalah seorang investor yang menjanjikan tingkat keuntungan yang tinggi dengan ketidakpastian yang tinggi pula. Menurut Budi . 7: . Return saham atau biasa disebut dengan return merupakan pembayaran yang diterima karena hak kepemilikannya, ditambah dengan perubahan dalam harga pasar yang dibagi dengan harga awal. Menurut Tandelilin . 7: . cara menghitung return yang baik adalah ketika kita membeli asset finansial, sesuatu yang dapat menimbulkan keuntungan atau bahkan kerugian dari investasi ini disebut return atas investasi. Pertama, apapun barang yang diterima secara tunai mempunyai nilai investasi. Bagi saham, pembayaran secara tunai dari perusahaan kepada pemegang saham berupa dividen. Kedua, pada saat membeli asset pasti nilainya akan berubah, yang berarti capital gain atau capital loss. Bagi saham, nilainya dapat mendapatkan peningkatan sehingga pemiliknya dapat dikatakan capital gain atau juga dapat mengalami penurunan yang disebut capital loss. Return on Equity (X. Price to Book Value (X. Return Saham (Y) Struktur Modal (X. Gambar 1 Kerangka Konseptual Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 HIPOTESIS Pengaruh Return on Equity terhadap Return Saham Return on equity digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan bagi investor dengan memperlihatkan nilai persentase laba bersih yang tersedia untuk modal yang digunakan oleh perusahaan. Nilai ROE yang tinggi, menggambarkan kondisi perusahaan yang mampu memperoleh keuntungan dari modal yang ada. Peningkatan ROE mencerminkan profitabilitas perusahaan yang baik sehingga mendongkrak nilai jual perusahaan. Meningkatnya nilai jual perusahaan akan berpengaruh pada jumlah permintaan saham perusahaan. Meningkatnya nilai jual perusahaan akan berhubungan dengan jumlah permintaan saham perusahaan yang juga Meningkatnya jumlah permintaan saat penawaran tetap maka berhubungan pada peningkatan harga saham perusahaan, sehingga hal ini akan berkorelasi dengan peningkatan pemberian return saham. Teori ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Devi dan Artini . 9: 4. menunjukkan bahwa ada pengaruh positif antara Return on Equity (ROE) terhadap return saham. H1: Return on equity berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan yang bergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh Price to Book Value terhadap Return Saham Price to book value adalah rasio yang bisa dipakai untuk mengukur kinerja harga pasar terhadap nilai buku. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mampu memiliki rasio price to book value di atas satu. Dari penjelasan ini dapat memberikan gambaran bahwa nilai pasar dapat lebih besar dari nilai buku. Semakin besar rasio price to book value semakin tinggi perusahaan dinilai oleh para investor dibandingkan dengan dana yang sudah diinvestasikan pada perusahaan. Ketika sebuah perusahaan dapat terlihat lebih tinggi dari investor, maka dapat membuat harga saham meningkat di pasar, dari sini juga dapat membuat return saham juga akan ikut meningkat. Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian Adestia . 0: . yang mengemukakan bahwa price to book value berpengaruh positif terhadap return saham. Semakin tinggi price to book value, maka semakin tinggi penilaian investor terhadap perusahaan dibandingkan dengan uang yang telah diinvestasikan di perusahaan. Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 jika valuasi perusahaan lebih tinggi dari investor, maka harga saham di pasar akan naik, begitu pula return saham. Semakin tinggi price to book value, menandakan semakin sukses perusahaan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham. Semakin tinggi nilai perusahaan maka investor semakin tertarik untuk berinvestasi, harga saham akan naik dan return saham akan meningkat. Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian Jamaluddin. Natalya dan Sarah . 1: 1. yang mengemukakan bahwa PBV berpengaruh positif terhadap return saham. H2: Price to book value berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan yang bergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh Struktur Modal terhadap Return Saham Struktur modal adalah rasio yang dipakai sebagai alat untuk mengukur tingkat leverage dalam menggambarkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjang yang menghubungkan antara total debt dengan total ekuitas. Semakin tinggi struktur modal maka akan menunjukkan komposisi total utang yang semakin besar dibandingkan dengan total modal sendiri sehingga akan meningkatkan tingkat risiko investor karena hal tersebut akan berdampak pada menurunnya harga saham. Semakin besar nilai struktur modal menunjukkan kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan terhadap pihak luar semakin besar, baik berupa pokok maupun bunga pinjaman, besarnya jumlah utang perusahaan akan menjadi beban yang harus ditanggung oleh investor. Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian Made dan Gede . 9: 3. yang mengemukakan bahwa struktur modal berpengaruh negatif terhadap return saham. H3: Struktur modal berpengaruh negatif terhadap return saham pada perusahaan yang bergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. METODE PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return on equity, price to book value dan struktur modal terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 sampai dengan tahun Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian asosiatif dengan metode penelitian Teknik pengumpulan adalah dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 sebanyak 45 perusahaan menggunakan metode purpose sampling diperoleh sampel berjumlah 24 perusahaan. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, analisis koefisien korelasi berganda dan koefisien determinasi, uji hipotesis yaitu uji F dan t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel return on equity, price to book value dan struktur modal berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. PEMBAHASAN Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui seberapa besar pengaruh return on equity, price to book value dan struktur modal pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Oleh karena itu, penulis perlu mengetahui dan menganalisis hasil data yang telah dikelola dengan menggunakan alat bantu berupa aplikasi software Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25 terhadap masing-masing indicator untuk variabel yang diukur dalam penelitian ini yang tertera pada Tabel 1 berikut Analisis Statistik Deskriptif Tabel 1 Hasil Statistik Deskriptif ROE PBV DER Return Saham Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation Sumber: Data Olahan SPSS, 2022 Dari output pada Tabel 1 dapat diketahui variabel X1 yang mewakili return on equity nilai minimum -0,0730, nilai maksimum 1,4509, nilai mean atau rata-rata 0,190387, dan standar deviasi adalah 0,2608474. Variabel X2 yang mewakili price to book value nilai minimum 0,5658, nilai maksimum 56,7919, nilai mean atau rata-rata 4,292670, dan standar deviasi adalah 8,3628712. Variabel X3 yang mewakili struktur modal nilai minimum 1,1447, nilai maksimum 3,3135, nilai mean atau rata-rata 0,986415, dan standar deviasi adalah 0,8155910. Kemudian Variabel Y yang mewakili return saham nilai minimum Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 0,4630, nilai maksimum 2,2913, nilai mean atau rata-rata 0,068363, dan standar deviasi adalah 0,4333357. Uji Asumsi Klasik Tabel 2 Hasil Uji Asumsi Klasik Keterangan Uji Normalitas Nilai Kolmogorov-Smirnov Asymp. Sig . -taile. = 0,078 Konklusi: uji normalitas dengan menggunakan one sample kolmogorov-smirnov menghasilkan nilai signifikansi > 0,05 yang artinya nilai residual berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Nilai Tolerance = X1= 0,140. X2= 0,141. X3= 0,989 Nilai VIF = X1= 7,139. X2= 7,116. X3= 1,011 Konklusi: nilai tolerance yang dihasilkan lebih > 0,1 dan nilai VIF yang dihasilkan lebih kecil dari 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala multikolinearitas. Uji Heterokedastisitas X1= 0,304. X2= 0,359. X3= 0,785 Konklusi: tidak terdapat masalah heterokedastisitas, karena nilai signifikan ketiga variabel > 0,05. Uji Autokorelasi dU Ftabel dan nilai signifikansi < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa model penelitian ini layak untuk digunakan. Uji t X1= -2,639. X2= 3,187. X3= -0,450 dan Sig . -taile. : X1= 0,010. X2= 0,002 Konklusi: diperoleh ttabel sebesar 1,98580 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antar variabel karena thitung lebih besar dari ttabel dan nilai signifikansi < 0,05. Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 0,105 0,016 -2,639 3,187 -0,450 PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel return on equity, price to book value dan struktur modal terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dari hasil uji t yang menunjukkan return on equity berpengaruh negatif terhadap return saham, price to book value berpengaruh positif terhadap return saham, dan struktur modal tidak berpengaruh terhadap return saham. Disarankan bagi peneliti berikutnya agar dapat menggunakan rasio yang lain terkait hal yang lebih berpengaruh terhadap return DAFTAR PUSTAKA