e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. PERANCANGAN UI/UX ABSENSI KARYAWAN PT. SUMBER BAHAGIA METALINDO DENGAN METODE DESIGN THINKING Rizqi Fauziyah1. Yunita2 Fakultas Teknologi Informasi1,2 Universitas Nusa Mandiri1,2 Rizqifauziyah009@gmail. com1, yunita. yut@nusamandiri. Received: April 20, 2024. Revised: May 8, 2024. Accepted: May 16, 2024. Issue Period: Vol. 8 No. Pp. Abstrak: Absensi kehadiran pegawai merupakan faktor pentingbagi sebuah instansi atau perusahaan untuk mencapai tujuan, hal ini berkaitan pada kedisiplinan dan berdampak pada kinerja dari masingmasing pegawai. Oleh karena itu, perlu adanya pendataan khusus untuk mencatatabsensi kehadiran dan ketidakhadiran agar aktifitas kerja dapat tercatat secara realtime dan baik. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai sistem informasi absensi yang baik, salah satunya menggunakan teknologi komputer dimana penerapannya dengan aplikasi absensi berbasis Mobile. Pada PT Sumber Bahagia Metalindo sistem yang digunakan dalam proses absensi masih manual menggunakan buku absensi harian yang berdampak pada efisiensi dan efektifitas pendataan, pencarian data sekaligus perhitungan rekap data yang membutuhkan waktu yang relatif lama. Disamping itu resiko kesalahan dan kehilangan data absensi semakin besar. Berdasarkan permasalahan diatas dibuatlah Sistem Informasi Absensi Kepegawaian Pada PT Sumber Bahagia Metalindo. Metode penelitian merupakan metode yang digunakan dalam pengumpulan data yang meliputi: metode riset, wawancara dan pustaka. Sedangkan pengembangan perangkat lunak menggunakan design thinking yang meliputi, prosesproses seperti analisis konteks, penemuan dan pembingkaian masalah, pembuatan ide dan solusi, berpikir kreatif, membuat sketsa dan menggambar, membuat model dan membuat prototipe, menguji dan mengevaluasi. Dengan dihasilkannya aplikasi absensi kepegawaian berbasis Mobile dapat memberikan kemudahan dalam proses absensi, pencarian data dan perhitungan rekap absensi, serta meminimalisir kehilangan dan kesalahan pencatatan data absensi pada PT Sumber Bahagia Metalindo Kata kunci: Sistem Informasi. Absensi Karyawan. Berbasis Mobile Abstract: Attendance data is an important factor for the institution or to achieve its objectives, this is related to discipline and affects every employee. Therefore, there is a need to issue data specifically to report and find activities that can be done in real time and good. There are many ways that can be done to achieve a good information system, one of which uses computer technology where the application is with an application-based attendance website. PT Sumber Bahagia Metalindo system which is still in manual attendance using books, data and data recapitulation calculations takes a relatively long time. In addition, data and data shows are larger. Based on the context, an employee attendance information system is created in the PT Sumber Bahagia Metalindo Office. The research method is the method used in the data which includes: research methods, interviews and literature. While the development of software using design thinking which includes: processes such as context analysis, problem discovery and framing, idea and solution generation, creative thinking, sketching and drawing, modeling and prototyping, testing and evaluating. With the attendance results DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. employees can provide assistance in the attendance process, search data and recapitulation, and explore and record attendance data at PT Sumber Bahagia Metalindo. Keywords: Information Systems. Employee Attendance. Web-Based . PENDAHULUAN Absensi merupakan daftar hadir sekumpulan orang dari suatu kelompok orang banyak yang tergabung dalam sebuah instansi secara resmi yang mempunyai peraturan-peraturan, ketentuan-ketentuan, serta batasan- batasan, dan orangorang yang terlibat di dalamya terikat oleh peraturan tersebut. Jika sekelompok orang tersebut melanggarnya maka akan dikenakan sanksi sebagai hukuman dari pelanggaran yang dilakukan oleh orang tersebut sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang diterapkan oleh instansi tersebutAy. Design thinking adalah metode atau pendekatan yang digunakan untuk pemecahan masalah secara praktis dan kreatif dengan fokus utama pada users atau pengguna. Jadi, dalam pemecahan masalah, tim akan berusaha memahami apa kebutuhan users . dan menghasilkan solusi paling efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Design thinking dapat menjadi pembuka untuk memahami kebutuhan secara mendalam kemudian dilanjutkan dengan beragam solusi yang didapatkan dari proses design thinking. Design thinking dapat memberikan solusi bagi sebuah permasalahan yang ada dengan memenuhi beberapa tahapan. design thinking terdapat lima tahapan yang diperlukan, yaitu: Emphatize, tahap pertama yang menuntut pemahaman masalah, kemudian menyesuaikan dengan keadaan pengguna untuk menghasilkan solusi yang tepat Define, pengumpulan data yang dihasilkan dari tahap pertama untuk dianalisis hingga mendapatkan inti permasalahan yang dihadapi pengguna Ideate, proses menghasilkan solusi baru berdasarkan dengan pernyataan permasalahan yang terjadi Prototype, proses mewujudkan ide ke dalam bentuk model atau produk untuk pemenuhan solusi yang sedang dihadapi Test, pengujian keseluruhan yang dapat dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapatkan masukan atau umpan balik agar melakukan perbaikan sehingga memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan bagi pengguna. Mobile adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan aplikasi pada piranti berukuran kecil, portable, dan wireless serta mendukung komunikasi. II. METODE DAN MATERI 1 ANALIS Analisis adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain,yang dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkannya ke dalam unitunit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga dapat mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain . Analisis merupakan kegiatan memfokuskan, mengabstraksikan, mengorganisasikan data secara sistematis dan rasional untuk memberikan bahan jawaban terhadap permasalahan. Hal tersebut berarti dalam melakukan analisis di dalamnya terdapat kegiatan merinci, menguraikan, memisahkan, membedakan, menghubungkan, mengorganisasi, mengintegrasi suatu bahan, konsep atau permasalahan ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil yang dapat memberikan suatu kesimpulan yang dapat dipahami dan utuh. 2 Sistem Sistem adalah suatu kumpulan objek atau unsur-unsur atau bagian-bagian yang memiliki arti berbeda-beda yang saling memiliki hubungan, saling berkerjasama dan saling memengaruhi satu sama lain serta memiliki keterikatan pada rencana atau plane yang sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu pada lingkungan yang kompleks. Dari kedua kutipan diatas dapat disimpulkan system adalah Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedurprosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. sasaran yang tertentu. 3 PENGOLAHAN DATA Pengolahan data pada dasarnya merupakan suatu proses untuk memperoleh data atau data ringkasan berdasarkan suatu kelompok data mentah dengan menggunakan rumus tertentu sehingga menghasilkan informasi yang diperlukan . Pengelolaan data adalah segala macam pengelolaan terhadap data atau kombinasi- kombinasi dari berbagai macam pengelolaan terhadap data untuk membuat data itu berguna sesuai dengan hasil yang diinginkan dapat segera dipakai . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa AuPengolahan Data merupakan kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan masukan berupa data dan menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk tujuan sesuai dengan yang direncanakanAy. 4 ABSENSI Absensi ialah kegiatan rutin yang dilakukan oleh karyawan untuk membuktikan bahwa karyawan tersebut hadir atau tidak hadir dalam bekerja pada perusahaan tersebut . Absensi adalah suatu kegiatan pengambilan data guna mengetahui suatu kehadiran dan ketidak hadiran seorang karyawan perusahaan. Dari dua kutipan diatas dapat disimpulkan absesni adalah kegiatan pengambilan data guna mengetahui jumlah kehadiran pada suatu acara. Setiap kegiatan yang membutuhkan informasi mengenai peserta tentu akan melakukan Hal ini juga terjadi pada proses belajar. PEMBAHASAN DAN HASIL Empathize Tahapan Empathize ini melakukan sebuah observasi dan wawancara baik secara langsung maupun tidak langsung. Observasi dilakukan dengan cara mempelajari proses bisnis sebagai bahan referensi fitur - fitur yang akan digunakan dan ibutuhkan pada aplikasi. Tahap wawancara yang dilakukan untuk memperkuat kebutuhan pada aplikasi absensi yang sesuai dengan kebutuhan karyawan. Setelah selesai proses kuesioner, selanjutnya dilakukannya penyusunan setiap jawaban dari responden untuk memudahkan dalam proses pembuatan affinity map atau affinity diagram. Affinity map atau affinity diagram merupakan teknik yang digunakan dalam melakukan proses user research untuk mendapatkan berbagai macam wawasan dan juga peluang yang muncul. 2 Define Proses Define merupakan proses identifikasi masalah inti yang akan membantu untuk menyelesaikan masalah pengguna berdasarkan dari tahap empathize. Pada tahap ini dibuatlah sebuah Journey Map. Tahapan user journey map adalah diagram yang memetakan langkah- langkah yang dilalui pengguna saat berinteraksi dengan karyawan. Peta perjalanan pengguna mencerminkan bagaimana pengguna menggunakan aplikasi dari proses ujung ke ujung. 3 Ideate Beberapa ide yang berhasil terkumpul kemudian dipilih dan diutamakan berdasarkan dampak bagi pengguna aplikasi Pembuatan ide bertujuan untuk digunakan dalam desain nantinya. 4 Prototype Setelah proses pengumpulan data, ide dan solusi selesai, langkah selanjutnya adalah membuat desain antarmuka pengguna yang terkait dengan produk yang akan dibuat menggunakan aplikasi Figma. Tampilan Sign In Pada tampilan halaman register atau sign in ini, pengguna akan diminta untuk memasukkan email dan password terlebih dahulu untuk menuju ke halaman selanjutnya. Pengguna juga bisa melakukan sign in melalui google dan facebook untuk masuk ke aplikasi. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Sumber: Rancangan Penelitian P2023 Gambar IV. 2 Tampilan sign in Tampilan Permintaan Akses lokasi Akses lokasi pengguna diperlukan untuk proses pengiriman barang, sehingga pengguna perlu mengklik AuIzinkanAy untuk menuju ke halaman selanjutnya, namun jika pengguna mengklik AuTolakAy, maka akan keluar peringatan lagi yang meminta pengguna agar mengaktifkan layanan akses lokasi. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Sumber : Rancangan Penelitian 2023 Gambar IV. 3 Tampilan Setelah Sign in Tampilan cuti Pada tampilan halaman beranda, pengguna akan melihat tampilan kalender yang berisi tanggal, dimana karyawan bisa mengajukan tinggal menandai tanggal jika ingin mengambil izin . Sumber: Rancangan Penelitian 2023 Gambar IV. 4 menu cuti Tampilan jenis cuti Tampilan jenis cuti, jika karyawan menggunakan menu cuti dengan mengklik salah satu menu yang ada pada menu maka akan muncul tampilan jenis cuti serta berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk cuti karyawan tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah. Sumber: Rancangan Penelitian 2023 Gambar IV. 5 Tampilan Jenis Cuti DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Test (Uji Cob. Prototype Tahap akhir dari penelitian ini adalah pengujian atau testing, yaitu tahapan setelah semua desain dibuat lalu kemudian dilakukan eksperimen untuk memvalidasi solusi dari desain yang telah dibuat. Proses testing merupakan uji coba pada prototype yang telah dibuat dengan melakukan percobaan kepada pengguna. Pada tahap testing di penelitian ini melibatkan lima partisipan yang mana responden disini merupakan karyawan PT Sumber Bahagia Metalindo yang berada di Kota Jakarta Barat. Usability testing dilakukan dengan melakukan beberapa tugas dan pengujian yang akan menilai pengalaman mereka dalam menggunakan aplikasi Absensi berbasis android ini. Pada proses pengujian ini metode yang digunakan dalam melakukan testing adalah metode system usability scale (SUS). Pada tahap pertama pengujian yaitu dengan menggunakan google form. Setelah itu melakukan penyeberan kuesioner terhadap beberapa Dalam penyebaran kuesioner menghasilkan 18 responden. Semua responden tersebut yang nantinya akan melakukan uji coba pada rancangan design aplikasi absensi tersebut. Untuk hasil jawaban dari kuesioner dijelaskan sebagai berikut: Tabel IV. 2 Jenis Kelamin Jenis kelamin Jumlah Laki-Laki 8 Responden Perempuan 11 Responden Pada tabel diatas dapat dijelaskan bahwa yang melakukan pengisian kuesioner penilaian rancangan absensi berbasis mobile yaitu rata-rata perempuan 11 responden dan 8 responden laki-laki. Tabel IV. 3 Tabel Usia Usia Jumlah 15-25 Tahun 3 Responden 25-40 Tahun 7 responden Lebih dari 40 Tahun 9 Responden Pada tabel diatas dapat dijelaskan bahwa yang melakukan kuesioner penilaian rancangan absensi berbasis mobile yaitu, 15-25 Tahun 3 responden, 25-40 Tahun 7 responden, dan lebih dari 40 tahun 9 responden. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Tabel IV. 4 Skor Pertanyaan Jumlah Pertanyaan Responden Emphatize Define Ideate Prototype Test P10 Berdasarkan tabel diatas setelah didapatkan dari hasil jawaban kuesioner SUS . ystem usability scal. dilanjutkan dengan perhitungan SUS. Dalam perhitungan tersebut jika pertanyaan bernomor ganjil yaitu, 1,3,5,7,9 dikurangi dengan 1 dan jika pertanyaan bernomor genap yaitu 2,4,6,8,10 skor hasil dikurangi dengan angka 5 tapi tidak menghasilkan skor negatif. Setelah dapat jawaban dari perhitungan tersebut, maka jumlah skor dikalikan dengan 2,5 dan dapat menghasilkan jawaban dari hitungan SUS. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Tabel IV. 5 Skor Hasil hitung SUS Jumlah Pertanyaan Emphatize Define Responden P1 JUMLAH Ideate Prototype Test P3 P4 P5 P6 P8 P9 P10 Ganjil Genap HASIL SUS JUMLAH*2, SKOR RATA-RATA DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 8 No. 1 (June 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Berdasarkan uraian diatas yang sudah dijelaskan diatas, maka hasil pengujian da pengukuran memperoleh hasil akhir dengan nilai 48,6. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa penentuan SUS ini berdasarkan acceptability, scale, adjective rating yang berfungsi untuk menentukan perbandingan dari ketiga kategori tersebut. Berdasarkan skor rata-rata 48,6 diperoleh hasil dalam kategori acceptability rangers marginal high yang menentukan desain rancangan aplikasi absensi ini masuk dalam tingkat Autidak dapat diterima secara marginalAy, dengan grade scale tingkatan rancangan AuFAy dan adjective rating dengan peringkat rancangan yang dihasilkan AuPoorAy. Penerapan metode Design Thinking mulai dari Empathize. Define. Ideate. Prototype, dan Test sangat membantu dalam pembuatan prototype yang sesuai dengan pengalaman dan kebutuhan pengguna. Hasil dari prototype yang dikembangkan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di PT Sumber Bahagia Metalindo dalam proses Absensi karyawan secara online. Prototype yang dikembangkan secara friendly sehingga karyawan yang ingin menggunakan atau melakukan pemesanan secara online tidak mengalami kesulitan. IV. KESIMPULAN Penulis menarik kesimpulan sebagai berikut: Pembuatan sistem absensi pada PT Sumber Bahagia Metalindo berbasis mobile ini dirancang agar dapat mempermudah kegiatan absensi yang sebelumnya masih manual dan masih menggunakan mesin. Berdasarkan hasil rancangan tersebut, kesimpulan yang dapat ditarik penulis yaitu: Sistem Rancangan absensi pada PT Sumber Bahagia Metalindo memiliki 2 aktor utama yaitu admin dan 2 Metode yang digunakan pada perancangan aplikasi absensi menggunakan metode designthinking. 3 Dengan adanya rancangan ini, karyawan yang melakukan work from home (WFH) tetapbisa melakukan absensi melalui rancangan tanpa harus ke kantor terlebih dahulu karena terdapat sistem akses lokasi. 4 Dengan adanya rancangan ini, tim Human Resource (HR) dapat melakukan rekap laporan data absensi secara lebih efisien dan hemat waktu. DAFTAR PUSTAKA