CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 FEBRUARI 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 198-208 TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Dea Rahma Damanik Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : Dearahmadamanik439@gmail. Abdul Gani Jamora Nasution Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : abdulganijamoranasution@gmail. Zakiyah Andiny Sihombing Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : zakiyahsihombing2001@gmail. Muhammad Fathoni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : mhdfathoni84@gmail. Tasya Fatiha Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : Tasyafatiha015@gmail. Fitri Situmorang Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : pitrisitumorang545@gmail. Abstract. Learning theory is the core material for a teacher in learning practices for This is related to the professional ability of teachers in carrying out their main tasks inteach. If it is related to the national education program, that a teacher must havesufficient knowledge in pedagogical science, learning theory is fundamental. ByTherefore, this paper will discuss several theories about teaching and learningwidely known among educational experts. The methodology used in this work isdescriptive qualitative analysis model that describes the theory in detail so that it is possiblereaders for a more in-depth analysis. Therefore, the content of the theory may be smallsimple, but the explanation will be the important thing. Keywords: Learning Theory. Civics. Elementary School. Abstrak. Teori belajar adalah materi inti bagi seorang guru dalam praktik pembelajaran bagi siswa. Ini terkait dengan kemampuan profesional guru dalam melaksanakan tugas utamanya dalam mengajar. Jika dikaitkan dengan program pendidikan nasional, bahwa seorang guru harus memiliki keilmuan yang cukup dalam ilmu pedagogis, teori belajar merupakan hal yang mendasar. Oleh karena itu, makalah ini akan membahas beberapa teori tentang pengajaran dan pembelajaran yang secara luas dikenal di kalangan pakar Metodologi yang digunakan dalam karya ini adalah model analisis kualitatif deskriptif yang menguraikan teori secara rinci sehingga memungkinkan pembaca untuk Received November 30, 2022. Revised Desember 02, 2022. Januari 21, 2023 * Dea Rahma Damanik. Dearahmadamanik439@gmail. TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR memberikan analisis yang lebih mendalam. Oleh karena itu, isi teori mungkin sedikit sederhana, tetapi penjelasannya akan menjadi hal yang penting. Kata Kunci: Teori Belajar. PKn. Sekolah Dasar LATAR BELAKANG Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, keceerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Pendidikan mengandung pengertian suatu perbuatan yang disengaja untuk menjadikan manusia memiliki kualitas yang lebih baik. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dan sebagainya. Teori belajar dan pembelajaran pada tingkat sekolah dasar menggunakan pendekatan secara terpadu fusi. Hal ini disesuaikan dengan karakteristik tingkat perkembangan usia siswa SD/MI yang masih pada taraf berfikir abstrak. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan Menurut Boghdan & Biklen, penelitian kualitatif adalah salah satu prosedur yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan sikap orangorang yang Penelitian (Natural Aumetode deskriptif diartikan sebagai prosedur pemecah masalah yang di selidiki dengan menggambarkan atau melukis subyek atau obyek penelitian. eseorang, lembaga, masyarakat dan lain-lai. Pada saat sekarang berdasarkan fakta Ae fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Proses pelaksanaannya di lakukan dengan instrument tes seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melalui metode deskriptif ini akan di temukan pemecah masalah dengan membandingkan persamaan dan perbedaan gejala yang di temukan di lapangan. Dalam penelitian ini penelitian ini meneliti akan menggambarkan, mengungkapkan, dan menyajikan apa adanya sesuai dengan data, fakta, dan realita. CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 FEBRUARI 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 198-208 HASIL DAN PEMBAHASAN Pengertian Teori Belajar dan Pembelajaran Teori adalah seperangkat konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang memberikan, menjelaskan, dan memprediksikan fenomena. Ada dua macam teori, yaitu teori intuitif dan teori ilmiah. Teori intuitif adalah teori yang dibangun berdasarkan pengalaman Sedangkan teori ilmiah adalah teori yang dibangun berdasarkan hasil-hasil Guru lebih cenderung sering menggunakan teori pertama. Teori belajar adalah teori yang mendeskripsikan apa yang sedang terjadi saat proses belajar berlangsung dan kapan proses belajar tersebut berlangsung. Menurut Slavin, belajar merupakan proses perolehan kemampuan yang berasal dari pengalaman. Winataputra, belajar adalah proses yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan aneka ragam kompetensi, keterampilan, dan sikap. Kemampuan . , keterampilan . , dan sikap . tersebut diperoleh secara bertahap dan berkelanjutan mulai dari masa bayi sampai masa tua melalui rangkaian proses belajar sepanjang hayat. Bruner . alam Dageng 1. mengemukakan bahwa teori pembelajaran adalah perspektif dan teori belajar adalah deskriptif. Perspektif karena tujuan utama teori pembelajaran adalah menetapkan metode pembelajaran yang optimal, sedangkan teori belajar bersifat deskritif karena tujuan utama teori belajar adalah menjelaskan proses belajar. Teori belajar menaruh perhatian pada hubungan aantara variable-variabel yang menentukan hasil Sedangkan teori pembelajaran sebaliknya teori ini menaruh perhatian pada bagaimana seseorang mempengaruhi orang lain agar terjadi proses belajar. Dengan kata lain teori pembelajaran berurusan dengan upaya mengontrol variable yang dispesifikasikan dalam teori belajar agar dapat memudahkan belajar. (C. Asri Budiningsi. Fungsi teori dalam konteks belajar adalah . memberikan kerangka kerja konseptual untuk suatu informasi belajar. memberi rujukan untuk menyusun rancangan pelaksanaan pengajaran. mendiagnosis masalah-masalah dalam kegiatan belajar mengajar. mengkaji kejadian belajar dalam diri seseorang. mengkaji faktor eks ternal yang memfasilitasi proses belajar. Fungsi teori belajar sebagai pisau analisis berbagai fakta dan fenomena belajar. TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Dalam kamus besar bahasa Indonesia, secara etimologis belajar memiliki arti Auberusaha memperoleh kepandaian atau ilmuAy. Menurut Hilgrad dan Bower belajar . memiliki arti to gain knowledge, comprehention, or mastery of trough experience of study, to fix in the mind or memory, to acquire trough experience, to be come informe of to find out. Menurut definisi tersebut belajar memiliki pengertian memperoleh pengetahuan atau menguasai pengetahuan melalui pengalaman, mengingat, menguasai pengalaman dan mendapatkan informasi atau menemukan. Sedangkan menurut Morgan dan kawan-kawan menyatakan belajar adalah perubahan tingkah laku yang relatif tetap dan terjadi sebagai hasil latihan atau pengalaman. Menurut Witherington belajar adalah suatu perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari pada reaksi yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian. Harold Spear menyatakan Aulearning is to observe, to read, to imitate, to try something, themselves, to listen, and to follow directionAy. Belajar adalah mengamati, membaca, meniru, mencoba sesuatu, mendengar dan mengikuti arah tertentu. Kamus besar bahasa Indonesia mendefinisakan kata AypembelajaranAy berasal dari kata AyajarAy yang berarti petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui atau diturut, sedangkan AupembelajaranAy berarti proses, cara, perbuatan menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Menurut Kimble dan Garmezy pembelajaran adalah suatu perubahan perilaku yang relatif tetap dan merupakan hasil praktik yang diulang-ulang. Pembelajaran memiliki makna bahwa subjek belajar harus dibelajarkan bukan diajarkan. Siswa sebagai subjek belajar dituntut untuk aktif mencari, menemukan, manganalisis, merumuskan, memecahkan masalah, dan menyimpulkan suatu masalah. Selain itu. Rombe Pajung juga berpendapat bahwa pembelajaran adalah pemerolehan suatu mata pelajaran atau pemerolehan suatu keterampilan melalui pelajaran, pengalaman, atau CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 FEBRUARI 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 198-208 Macam-macam Teori Belajar Pada Pembelajaran PPKN Teori Belajar Nabi Muhammad SAW Muhammad SAW lahir di Mekkah pada tahun 570 M dari seorang ayah yang bernama Abdullah dan ibu bernama Aminah. Lahirnya Muhammad SAW membawa dampak besar atas perkembangan perilaku yang dahulunya pada zaman jahiliyah . atas perilaku manusia yang tidak mengerti letak suatu kebenaran dan kesalahan, dan saat ini berkembanganya zaman melalui pendidikan beliau berdampak positif bagi kemajuan agama dan Negara. Menurut Salafuddin beberapa metode pembelajaran yang aktif dilakukan Muhammad SAW adalah sebagai berikut: Pembelajran Dengan Praktek Secara Langsung Dalam ilmu-ilmu pengajaran dan penyampaian membutuhkan praktik. Muhammad SAW selalu melakukannya dengan memberi contoh langsung, tidak dengan Melalui praktek langsung pengaruhnya lebih besar dan ilustrasinya menancap lebih kuat dalam hati. Misalnya penerapan metode ini pada pembelajaran PPKn di sd adalah pada materi tentang pembacaan AuProklamasiAy ataupun AuPancasilaAy hendaknya guru memberikan contoh bagimana cara pembacaan dan pelafalan yang baik dalam pembacaan kedua teks tersebut secara langsung bukan dengan materi ataupunperkataan saja, karena seperti yang kita ketahui anak di usia sekolah dasar lebih pandai meniru sesuatu yang konkrit daripada yang abstrak. Pembelajaran Secara Gradual Metode ini adalah metode yang mengajar dengan memperhatikan skala prioritas, mengajarkan tidak secara langsung sekaligus, berangsur-angsur, sedikit-demi sedikit dan pelan-pelan. Hal ini bertujuan agar lebih mudah dipahami dan menancap lebih kuat didalam ingatan. TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Memperhatikan Perbedaan Kemampuan. Gaya Belajar dan Tingkat Intelegensi Peserta Didik Suatu kenyataan bahwa tidak semua siswa memilki tingkat kecerdasan dan kemampuan yang sama. Muhammad SAW menyadari betul hal ini. Beliau sangat memperhatikan kecerdasan individu. Beliau mengajar individu sesuai kadar kecerdasan. Sebagi seorang pendidik kita perlu meneladani teori belajar Muhammad SAW ini, karena seperti yang telah Ia katakana setiap manusia dilahirkan tidak sama, baik itu secara fisik, psikis maupun intelektualnya. Oleh karena itu teori ini perlu kita amalkan. Misalnya pada materi PPKn tentang AuSejarah Lahirnya KemerdekaanAy, tentunya untuk mempelajari hal ini diperlukan tingkat pengamatan yang baik oleh peserta didik, oleh karena itu dalam hal ini pendidik perlu mengamati terlebih dahulu mana siswa yang memilki kelebihan dan kekurangan dalam mengamati, kemudian guru membimbing siswa yang kurang dapat mengamati sejarah tersebut dengan baik, dan untuk yang telah biasa pendidik hanya tinggal memberikan penjelasannya sedikit. Dialog dan Tanya jawab Salah satu yang menonjol dari metode Muhammad SAW dalam mengajar ialah selalu mengajar dengan cara berdialog dan tanya jawab. Dialog sangat membantu kebuntuan otak dan kebekuan pikiran. Tak bias dipungkiri metode yang telah lama dinyatakan Muhammad ini nyatanya sekarang masih diterapkan didunia pendidikan dan bias dikategorikan termasuk kategori yang sangat penting dalam kurikulum 2013 ini, terutama pada pendekatan saintifik yang menekankan pada pembelajaran berpusat pada siswa dan tentunya dengan bimbingan guru sebagi pendidik. Pada pendekatan ini guru disarankan memberikan stimulus untuk memberikan rasa ingin tahu siswa sehingga menimbulkan banyak pertanyan di dalam benaknya, kemudian pertanyaan itu akan dijawab bersama oleh siswa dan diperjelas dengan penjelasan guru sebagai penengah. CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 FEBRUARI 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 198-208 Uraian tersebut menggambarkan bagaimana piawainya Muhammad SAW melakukan pengajaran, dengan menerapkan aneka macam metode pembelajaran. Dan tanpa kita sadari metode yang telah diajarkan dari dulu oleh Muhammad nyatanya metode yang sampai sekarang masih kita terapkan di dunia pendidikan. Selain metodenya yang selalu memikirkan kepada kenyamanan peserta didik, metode Muhammad SAW ini juga dapat digunakan sebagai cara untuk membangun siswa yang berkarakter karena penerapannya selalu memberikan contoh kepada kebaikan, saling tolong menolong dan menghargai orang lain. Dan hal ini dapat dijadikan landasan yang kuat untuk mengajarkan materi PPKn yang pada hakikatnya mengajarkan tentang hal-hal tersebut. Teori Belajar Kognitif Teori kognitif dikembangkan oleh Jean Piaget, seorang psikolog swiss yang hidup Teorinya memberikan banyak konsep utama dalam psikologi perkembangan dan berpengaruh terhadap perkembangan konsep kecerdasan. Belajar adalah perubahan persepsi pemahaman. Belajar tidak selalu berbentuk perubahan tingkah laku yang bias diamati. Asumsi dasar teori ini adalah setiap orang memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam dirinya. Prinsip-prinsip kognitif sebagai berikut: Seseorang yang akan belajar akan lebih mampu mengingat dan memahami sesuatu apabila pelajaran tersebut disusun berdasarkan pola dan logika tertentu. Penyusunan materi pembelajaran dari sederhana kekompleks. Belajar dan memahami akan jauh lebih baik dari pada hanya menghafal. Adapun ciri-ciri Kognitif sbagai berikut : o Mementingkan apa yang ada pada pelajaran o Mementingkan keseluruhan o Mementingkan peranan fungsi kognitif o Mementingkan keseimbangan dalam diri si pelajar o Mementingkan kondisi yang ada pada waktu itu o Mementingkan pembentukan struktur kognitif TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR o Dalam pemecahan problemanya ciri khasnya intringht. Teori Belajar Konstruktivisme Teori pembelajaran konstruktivisme merupakan teori pembelajaran kognitif yang baru dalam psikologi pendidikan yang menyatakan bahwa siswa harus menemukan sendiri dan mentransformasikan informasi kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisinya apabila aturan aturan itu tidak sesuai lagi. Bagi siswa agar benarbenar memahami dan dapat menerapkan pengetahuan, mereka harus bekerja memecahkan masalah, menemukan sesuatu untuk dirinya, berusaha dengan susah payah dengan ide ide (Slavi. Menurut teori ini, satu prinsip paling penting dalam psikologi pendidikan adalah bahwa guru tidak dapat hanya sekadar memberikan pengetahuan kepada siswa. Siswa harus membangun sendiri pengetahuan di benaknya. Guru dapat memberikan kemudahan untuk proses ini, dengan memberikan siswa kesempatan untuk menemukan dan menerapkan ide-ide mereka sendiri, dan membelajarkan siswa dengan secara sadar menggunakan strategi mereka sendiri untuk belajar. Guru dapat memberi siswa anak tangga yang membawa siswa kepemahaman yang lebih tinggi, dengan catatan siswa sendiri yang harus memanjatnya (Slavi. Belajar menurut pandangan konstruktivis merupakan hasil konstruksi kognitif melalui kegiatan seseorang. Pandangan ini memberi penekanan bahwa pengetahuan kita adalah bentukan kita sendiri (Suparn. Para ahli konstruktivis beranggapan bahwa satu-satunya alat yang tersedia bagi seseorang untuk mengetahui sesuatu adalah inderanya. Seseorang berinteraksi dengan objek dan lingkungannya dengan melihat, mendengar, mencium, menjamah, dan Hal ini menampakkan bahwa pengetahuan lebih menunjuk pada pengalaman seseorang akan dunia daripada dunia itu sendiri. Prinsip-prinsip yang sering diambil dari konstruktivisme menurut Suparno, antara lain: pengetahuan dibangun oleh siswa secara aktif, . tekanan dalam proses belajar terletak pada siswa, . mengajar adalah membantu siswa belajar. CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 FEBRUARI 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 198-208 . tekanan dalam proses belajar lebih pada proses bukan pada hasil akhir, . kurikulum menekankan partisipasi siswa, dan . guru sebagai fasilitator. Secara umum, prinsip-prinsip tersebut berperan sebagai referensi dan alat refleksi kritis terhadap praktik, pembaruan, dan perencanaan pendidikan. Teori Belajar Bruner Jerome Bruner, seorang ahli psikologi Havard adalah salah seorang pelopor pengembangan kurikulum terutama dengan teori yang dikenal dengan pembelajaran pemeruan . Teori Bruner yang selanjutnya disebut pembelajaran pememuan . adalah suatu model pengajaran yang menekankan pentingnya pemahaman tentang struktur materi . de kunc. dari suatu ilmu yang dipelajari, perlunya belajar aktif sebagai dasar dari pemahaman sebenarnya, dan nilai dari berfikir secara induktif dalam belajar . embelajaran yang sebenarnya terjadi melalui penemuan pribad. Menurut Bruner, belajar akan lebih bermakna bagi siswa jika mereka memusatkan perhatiannya untuk memahami struktur materi yang dipelajari. Untuk memperoleh struktur informasi, siswa harus aktif di mana mereka harus mengidentifikasi sendiri prinsip-prinsif kunci dari pada hanya sekadar menerima penjelasan dari guru. Oleh karena itu, guru harus memunculkan masalah yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan penemuan. Dalam pembelajaran melalui penemuan, guru memberikan contoh dan siswa bekerja berdasarkan contoh tersebut sampai menemukan hubungan antar bagian dari suatu struktur materi (Woolfol. Aplikasi ide-ide Bruner dalam pembelajaran menurut Woolfolk, digambarkan sebagai berikut: . memberikan contoh dan bukan contoh dari konsep yang dipelajari. membantu siswa mencari hubungan antara konsep. mengajukan pertanyaan dan membiarkan siswa mencoba menemukan sendiri jawabanya. mendorong siswa untuk membuat dugaan yang bersifat intuitif. TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Teori Belajar Behavioristik Aliran behaviorisme berpandapat bahwa berpikir adalah gerakan-gerakan reaksi yang dilakukan oleh urat saraf dan otot-otot bicara seperti halnya bila kita mengungkapkan sebuah pikiran. Dalam penyelidikannya terhadap tingkah laku manusia, behaviorisme hanya menyoal tingkah laku luar saja . Teori belajar behavioristik menekankan pada perubahan tingkah laku sebagai akibat dari interaksi antara stimulus dan respon, sedangkan belajar sebagai aktivitas yang menuntut siswa mengungkapkan kembali pengetahuan yang sudah dipelajari. KESIMPULAN DAN SARAN Belajar merupakan rangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dan mengakibatkan perubahan dalam dirinya berupa penambahan pengetahuan atau kemahiran berdasarkan alat indra dan pengalamannya. Pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa. Dan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkunganbelajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan Teori belajar menaruh perhatian pada hubungan diantara variabel-variabel yang menentukan hasil belajar. Sedangkan teori pembelajaran menaruh perhatian pada bagaimana seseorang mempengaruhi orang lain agar terjadisuatu proses belajar. Macammacam Teori Belajar: Teori Belajar Nabi Muhammad SAW. Teori Belajar Kognitif. Teori Belajar Brunner. Teori Belajar Kontruktivisme, dan Teori Belajar Humanistik. CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 FEBRUARI 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 198-208 DAFTAR REFERENSI Agus Suprijono. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ahma Susanto. Teori Belajar dan pembelajaran disekolah dasar. Jakarta: Kencana Annurrahman 2014. Belajar dan pembelajaran, bandung: alfebeta Aunurrahman. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Baharuddin dan Esa Nur Pembelajaran. Yogyakarta:Ar- Wahyuni. RuzzMedia. Teori Belajar Dimayanti. Mudjiono. Belajar dan pembelajaran. Jakarta: PT RinekaCipta Mardianto. Psikologi Pendidikan. Bandung: Citapustaka. Maulana Arafat Lubis. Pembelajaran PPKn di SD/MI Implementasi Pendidikan Abad 21. Medan: AkashaSakti. Sugiyono. 2011 Metode Penelitian Pendidikan PendekatanKuantitatif. Kualitatif. R&D. Bandung: Alfabeta Bandung Thobroni. Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-RuzzMedia. Trianto. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara Winarmo. BumiAksara Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: