Analisis Semiotika Peirce pada Kajian AuHealing dengan Al-QurAoanAy Studi Kasus YouTube Hanan Attaki Sri Arnita UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sriarnitadahlan@gmail. Abstrak Beberapa bulan terakhir ini, ada satu tren penyembuhan yang sedang ramai diperbincangkan di Indonesia yaitu healing. Healing berasal dari bahasa Inggris yang berarti penyembuhan atau pemulihan. Namun, permasalahannya adalah bahwa banyak masyarakat khususnya anak muda yang telah menyalahartikan healing. Kebanyakan orang memaknai healing dengan liburan dan menghabiskan uang saja. Padahal, healing sesungguhnya adalah segala jenis penyembuhan yang tidak mengandalkan obat-obatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami makna Healing dengan Al-QurAoan pada channel YouTube Hanan Attaki. Adapun analisis pada penelitian ini menggunakan teori semiotika yang dikembangkan oleh Peirce. Berdasarkan hasil penelitian bahwa salah satu healing terbaik yang menenangkan hati dan jiwa yaitu membaca Al-QurAoan karena pada hakikatnya Al-QurAoan memang diturunkan untuk menjadi obat bagi orang-orang yang beriman. Healing dengan Al-QurAoan tentunya sangat sederhana karena tidak perlu mengeluarkan biaya. Selain itu, healing dengan cara ini justru akan mendatangkan pahala. Cara healing dengan Al-QurAoan yaitu dengan mencari ayat-ayat tematik yang sesuai dengan permasalahan yang sedang dialami, membaca ayat tersebut secara berulang-ulang, kemudian memaknai apa yang dibaca dengan pemaknaan yang dalam . Membaca berulang-ulang suatu ayat Al-QurAoan menjadikan ayat tersebut memiliki kekuatan yang dahsyat. Keywords: Semiotika. Healing. Al-QurAoan. Hanan Attaki Abstract In the last few months, there is a healing trend that is being discussed in Indonesia, namely healing. Healing comes from English which means healing or restoration. However, the problem is that many people, especially young people, have misinterpreted healing. Most people interpret healing with a vacation and spend a lot of money. In fact, healing is actually all types of healing that do not rely on drugs. This study uses a qualitative method with a case study approach to understand the meaning of Healing with the Qur'an on Hanan Attaki's Youtube channel. The analysis in this study uses the semiotic theory developed by Peirce. Based on the results of the research that one of the best healings that calms the heart and soul is reading the Qur'an because in essence the Qur'an was revealed to be a medicine for people who believe. Healing with the Qur'an is certainly very simple because it does not need to cost money. addition, healing in this way will actually bring rewards. The way to heal with the Qur'an is to look for thematic verses that are in accordance with the problems being experienced, read the verse repeatedly, then interpret what is read with deep meaning . Repeatedly reading a verse of the Qur'an makes the verse have powerfull. Keywords: Semiotic. Healing. QurAoan. Hanan Attaki VOL. 3 NO. Page 62 / 77 Pendahuluan Ada begitu banyak kesedihan dan kekecewaan yang bisa saja terjadi Biasanya kebanyakan orang akan menyimpan segala kesedihan dan kekecewaan itu di dalam hati terdalam. Tetapi, banyak yang tidak mengerti bahaya yang mengerikan karena menyimpan segala kesedihan dan kekecewaan tersebut. Sesungguhnya penderitaan hidup seseorang semuanya merupakan buah dari kesedihan dan kekecewaan yang tertanam di dalam 1 Sehingga, beberapa orang akan mencari pelampiasan untuk meluapkan Biasanya seseorang merasa sedih dan tertekan, maka ia akan berkonsultasi dengan Namun, belakangan ini ada proses penyembuhan yang sangat ramai diperbincangkan oleh rakyat Indonesia khususnya kaum muda, yaitu tren healing. Kata healing diserap dari bahasa Inggris yang berarti Aupenyembuhan atau pemulihanAy. Namun, akhir-akhir ini kata tersebut telah banyak khususnya kaum millenial. Beberapa orang di antaranya mengartikan healing dengan liburan ke tempat Selain itu, istilah healing juga seringkali digunakan oleh warganet untuk mengungkapkan sesuatu yang menyenangkan kemudian diunggah ke masing-masing. Dewasa ini, self healing selalu diartikan dengan sesuatu yang menghabiskan uang, bahkan beberapa di antara kaum muda menjadikannya sebagai ajang pamer di dunia maya. Akibat salah mengartikan healing ini, akhirnya membuat sebagian orang merasa belum 1 Teten J. Hayat. Sufi Healing Dzikir Jahr AoBebas Trauma Ala SufiAo, (Jakarta: Guepedia, 2. , h. Healing biasanya mulai terlintas di benak seseorang jika ia sedang mengalami stres di tempat kerjanya. Jika kita mengibaratkan pikiran adalah sebuah ruangan, di mana kita bisa menyimpan berbagai macam informasi dari pengalaman kita sewaktu kecil hingga dewasa, maka sebenarnya ada banyak orang yang tidak mampu mengelola ruang pikirannya dengan baik, contohnya terkait informasi tentang rasa sedih, kecewa, sakit, dan Akhirnya ruang pikiran akan menjadi sesak dengan berbagai macam informasi yang tidak beraturan, bahkan pikiran-pikiran ini akan menjadi rumit jika mendapatkan self talk negatif dari orang-orang yang ada di sekitar. Misalnya, pekerjaan ini membuat saya stres, saya jelek dan gemuk, semua orang di sekitar saya pintar dan hanya saya yang bodoh, dan lain sebagainya. Semua perasaan dan emosi negatif yang ada di ruang pikiran ini tentunya akan menjadi semakin kacau akibat adanya data informasi yang diterima dari orang-orang menyaringnya dengan baik. Sebenarnya stres dan pikiran-pikiran emosional lainnya adalah respon normal terhadap berbagai keadaan yang harus dihadapi dalam hidup, situasi yang mengharuskan kita menjaga segala sesuatu tetap seimbang. Stres merupakan reaksi fisik dan banyaknya tuntutan dan tekanan dalam hidup yang tidak akan pernah berakhir Apabila tuntutan yang dialami seseorang lebih besar daripada kemampuannya, inilah yang disebut dengan over stress. Kemudian, jika Page 63 / 77 tuntutan yang dihadapi lebih kecil daripada kemampuanya, maka inilah yang disebut under stress. Adapun stres yang dibutuhkan oleh manusia adalah health stress yaitu ketika adanya keseimbangan antara tuntutan dan 2 Namun, stres yang paling sering dihadapi oleh seseorang adalah over stress yang membuat orang tersebut merasa harus healing. Hal yang perlu dibenahi adalah masyarakat tentang healing yang Healing bukan hanya sekedar liburan atau hal-hal yang menghabiskan uang semata, akan tetapi healing bisa mencakup segala sesuatu yang membuat seseorang sembuh dan melepaskan emosi yang mengganggu pikirannya. Salah satu healing yang bisa dilakukan yaitu membaca Al-QurAoan dengan cara berulang-ulang dan memahaminya. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih dalam untuk mengetahui apakah Al-QurAoan bisa dijadikan sebagai healing bagi siapapun yang merasa jiwa dan perasaannya sedang sakit dengan mengangkat judul Analisis Semiotika Peirce pada Kajian AuHealing dengan AlQurAoanAy Studi Kasus YouTube Hanan Attaki. Metode Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yakni data penelitian yang dikumpulkan dalam bentuk data deskriptif berupa kata-kata dan gambar yang tertulis atau lisan dari perilaku 2 Made Suwenten dan Indra Dewanto. Ultimate Self Healing, (Jakarta: PT. Inspirator Juara Indonesia, 2. , h. 3 Asmadi Alsa. Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya Dalam Penelitian Psikologi, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2. , h. orang-orang yang diamati, data tersebut meliputi interview, observasi dan dokumen terkait. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. 3 Adapun menurut Denzin dan Lincoln . penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada. Penelitian kualitatif memiliki dua menggambarkan dan mengungkapkan . o describe and explor. dan tujuan yang kedua yaitu menggambarkan dan menjelaskan . o describe and explai. Peneliti akan menggambarkan dan mengungkapkan tentang salah satu manfaat Al-QurAoan yaitu sebagai healing yang sangat ampuh bagi seluruh makhluk hidup. Ada dua jenis sumber data yang biasanya digunakan dalam penelitian, yaitu primer dan sekunder. Primer ialah data atau informasi yang diperoleh melalui pertanyaan yang dituliskan dalam bentuk kuesioner atau lisan dengan menggunakan metode Adapun sekunder ialah menggunakan bahan yang bukan dari sumber pertama sebagai sarana dalam menjawab masalah yang diteliti. Data penelitian studi kepustakaan . ibrary researc. yang digunakan oleh para peneliti yang menganut paham 6 Sumber data utama dalam penelitian kualitatif yaitu kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumentasi foto, 4 Albi Anggito dan Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Sukabumi: CV Jejak, 2. Cet. ke-1, h. 5 Sandu Siyoto dan Ali Sodik. Dasar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2. , h. 6 Jonathan Sarwono. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2. , h. Page 64 / 77 rekaman, dan karya tulisan lain yang 7 Sumber data utama yang digunakan oleh peneliti yaitu data sekunder yang seluruh datanya diperoleh berdasarkan dengan studi kepustakaan dan literatur yang ada. Pada tahap pengumpulan data, peneliti mengumpulkan beberapa dokumen dari literatur, komentar dan video dari YouTube. Kemudian, peneliti juga menggunakan kajian terdahulu yang masih relevan untuk dijadikan sebagai Sedangkan pada tahap analisis dan penafsiran makna data, peneliti menggunakan metode analisis teori semiotika yang dipopulerkan oleh Pierce. Walaupun demikian, peneliti tetap berharap dan berusaha agar penelitian ini tetap valid dan akurat. Hasil dan Pembahasan Teori Semiotika Semiotika adalah ilmu tentang tanda. Semiotika memiliki dua tokoh, yakni Ferdinand de Saussure . dan Charles Sanders Peirce . Kedua tokoh tersebut mengembangkan ilmu semiotika secara terpisah dan tidak mengenal satu sama lain. Saussure di Eropa dan Peirce di Amerika Serikat. Latar belakang keilmuan Saussure adalah linguistik, sedangkan Peirce filsafat. Saussure menyebut ilmu yang dikembangkannya semiologi (Semiolog. , sedangkan Peirce Namun, istilah semiotika maupun semiologi dapat digunakan untuk merujuk kepada ilmu tentang tandatanda . he science of sign. 9 Walaupun 7 Subandi. AuDeskripsi Kualitatif Sebagai Satu Metode Dalam Penelitian PertunjukanAy, dalam Jurnal Harmonia. Vol. No. 2, 2011, h. 8 Daniel Chandler. Semiotics the Basic, (New York: Routledge, 2. Third Edition, h. 9 Jafar Lantowa, dkk. Semiotika Teori. Metode, dan Penerapannya dalam Penelitian keduanya memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda, namun mengembangkan teori ini secara Peirce menyebutkan bahwa tanda itu ada tiga macam, yaitu simbol, ikon, dan AuPeirce also argued that there are three kinds of sign, symbol, icon, and index, depending on the relation between the sign and what it stands Ay Kemudian. Merskin mendefinisikan semiotika sebagai studi tentang tanda, atau produksi sosial makna dan kesenangan oleh sistem tanda, atau studi tentang bagaimana Semiotika adalah teori tentang tanda dan bagaimana tanda itu bekerja untuk menghasilkan makna, atau studi tentang bagaimana sesuatu menjadi memiliki makna. Ini termasuk tanda-tanda yang dirancang untuk . ahasa, lencan. serta 'gejala' . eperti dalam tanda flu bab. Semiotika yang biasanya didefinisikan sebagai pengkajian tanda-tanda, pada dasarnya merupakan suatu studi atas kode-kode yakni sistem apapun yang entitas-entitas tertentu sebagai tandatanda atau sebagai sesuatu yang Contohnya, asap menandai adanya api, sirine mobil yang keras Sastra, (Yogyakarta: Deepublish, 2. Cet. 10 Debra L. Merskin. Media. Minorities, and Meaning, (New York: Peter Lang Publishing, 2. , h. 11 Gill Branston and Roy Stafford. The Media StudentAos Book. Fifth Edition, (New York: Routledge, 2. , h. Page 65 / 77 meraung-raung menandai adanya kebakaran di sudut kota, dan lainnya. Berkaitan dengan tanda. Peirce membagi tiga komponen dalam definisi tanda yaitu representamen, objek, dan Komponen representamen yaitu bisa berupa apa saja, asalkan berfungsi sebagai tanda. Komponen kedua adalah objek di mana berupa materi yang tertangkap pancaindera, bisa juga hal yang bersifat mental atau imajiner. Kemudian, komponen ketiga yaitu interpretan adalah arti. 13 Ketiga aspek tersebut lebih dikenal sebagai sebutan segitiga Representamen/Tanda Objek Interpretan Gambar 1. 1 Model segitiga makna Charles Sanders Peirce Hasil pemikiran Peirce lebih dikenal sebagai ilmu semiotika yang juga dihubungkan dengan komunikasi. Ausemiotika komunikasiAy. Semiotika komunikasi menurut Peirce adalah ilmu yang mengkaji tentang tanda, serta bagaimana menghubungkan tanda dengan makna yang terkandung dalam proses komunikasi. 14 Secara Indiwan Seto Wahyu Wibowo. Semiotika Komunikasi, (Jakarta: Mitra Wacana Media, 2. , h. 13 Jafar Lantowa, dkk. Semiotika AoTeori. Metode, dan Penerapannya dalam Penelitian SastraAo, (Yogyakarta: Deepublish, 2. Cet. ke-1, h. umum, semiotika menurut Pierce, suatu tindakan, atau pengaruh, yang merupakan, atau melibatkan, operasi tiga subjek, seperti tanda, objeknya, dan penafsirnya. Ketiga subjek ini selalu berkaitan dan tidak dapat Melalui panca inderanya, manusia mencoba memberi makna dari setiap derap langkah bahkan nafasnya sendiri. manusia selalu mengejar maknamakna yang ada di sekitarnya, menginterpretasikan fakta, mengurai ada apa di balik kata-kata atau peristiwa yang dialaminya. Tanda berbentuk kata, gambar, suara, bau, rasa, tindakan, peristiwa, objek, dan Akan tetapi, semua ini tidak memiliki makna instrinsik dan menjadi tanda hanya jika kita menginvestasikannya dengan makna. Pada umumnya, manusia selalu berusaha menangkap makna pada setiap gambar, simbol, atau tandatanda lainnya yang ada di sekitarnya. Definisi Healing Teknik self healing adalah cara menyembuhkan penyakit yang tidak mengandalkan obat-obatan, melainkan pada penyembuhan dan pelepasan sensasi dan emosi yang terpendam dalam tubuh yang dapat dilakukan secara mandiri. Self healing juga dapat diartikan sebagai cara sederhana untuk menyembuhkan luka batin dengan sepenuhnya memanfaatkan kekuatan dalam untuk bergerak dan bangkit dari rasa sakit tanpa bantuan orang lain atau media apapun. 14 Surya Darma, dkk. Pengantar Teori Semiotika, (Bandung: Media Sains Indonesia, 2. , h. 15 Umberto Eco. Semiotics and the Philosophy of Language, (New York: Indiana University Press, 1. , h. Page 66 / 77 Self healing membantu orang dalam mengenali dan melepaskan ide dan membatasi diri mereka. Individu akan mampu mengurai kesulitan yang membebani pikiran dan perasaannya satu persatu setelah mengakui dan Tujuannya bukan untuk mengenang luka masa lalu, tetapi untuk pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri. Self healing dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya . Forgiveness yaitu keadaan pikiran di mana seseorang mampu melepaskan kemarahan, dendam, dan sakit hati yang disebabkan oleh orang lain atau Emosi negatif adalah salah satu hal yang dilepaskan selama proses memaafkan, . Gratitude atau bersyukur yaitu proses yang dimulai dengan pikiran yang baik dan pola pikir yang menyenangkan dan diakhiri dengan tindakan langsung yang baik dan 16 Self healing juga dapat dilakukan dengan cara memperlakukan diri sendiri dengan baik, contohnya memuji diri sendiri, memberikan reward, mengonsumsi makanan yang sehat, dan lain-lain. Kedudukan Al-QurAoan itu begitu agungnya sehingga tak mungkin dilukiskan oleh ungkapan puja dan puji manusia, sebab Al-QurAoan itu adalah kalam ilahi. Al-QurAoan adalah mukjizat terbesar Kemukjizatannya meliputi berbagai sisi, yaitu bahasa, hukum, pemberitaan tentang masa depan, dan keilmuan. Tetapi, seperti yang diungkapkan Imam al-Khaththabi, kemukjizatan Al-QurAoan terletak di daya pengaruhnya yang dahsyat bagi Jika mukjizat-mukjizat selain AlQurAoan bersifat indriawi yang dapat disaksikan dengan mata kepala, maka kemukjizatan Al-QurAoan hanya dapat disaksikan dengan mata hati dan dirasakan oleh orang yang mau membuka hati. Menyingkap Tabir Al-QurAoan Tidak akan pernah anda dengar bacaan selain Al-QurAoan, puisi maupun prosa, yang begitu masuk ke telinga akan segera turun ke hati, mengalirkan kenikmatan jiwa pada suatu waktu dan keindahan serta kewibawaan pada waktu lain. Al-Khaththabi mengatakan. AuHati jadi berbunga-bunga dan dada jadi lapang lantaran Al-QurAoan. Bila sekian lama tidak tersentuh Al-QurAoan, hati akan gelisah, merana, dan Ay19 Al-QurAoan adalah mukjizat yang diturunkan kepada Muhammad SAW. dan dengan Al-QurAoan itu pula dia Al-QurAoan adalah mukjizat yang kekal sepanjang masa, selama Islam dan kebenaran tegak di muka bumi. Al-QurAoan sebagai kitab suci terakhir jauh dari semua hal yang menyebabkan Tiada pertentangan di antara muatan-muatannya, membicarakan masalah/tema yang sama maupun pertentangan antara 16 Muhammad Panji Asmoro dan Ns. Tatiana Siregar. Terapi Self Healing Menggunakan Metode Expressive Writing Therapy untuk Mengatasi Stres Kerja Perawat, (Jawa Tengah: Pradina Pustaka, 2. Cet. ke-1, h. Aidh bin Abdullah Al-Qarni. Nikmatnya Hidangan Al-QurAoan, (Jakarta: Maghfirah Pustaka, 2. , terj. AM. Halim, h. 18 Majdi al-Hilali. Agar Al-QurAoan Menjadi Teman: Rahasia Menghayati Kitab Suci untuk Perubahan Diri, terj. AsyAoari Khatib, (Jakarta: Zaman, 2. , h. 19 Majdi al-Hilali. Agar Al-QurAoan Menjadi Teman: Rahasia Menghayati Kitab Suci untuk Perubahan Diri, terj. AsyAoari Khatib, (Jakarta: Zaman, 2. , h. Page 67 / 77 ajaran yang satu dan ajaran yang lain. Konsep tauhid yang ditegakkannya tidak akan pernah membentur konsep syariat dan etika yang ditetapkannya, dan masing-masing bagian dari hukum syariat tidak saling berbenturan. Mengulang-ulang membaca ayat AlQurAoan menimbulkan penafsiran baru, kesejahteraan batin. Berulang-ulang AomembacaAo alam raya, membuka tabir rahasianya dan memperluas wawasan serta menambah kesejahteraan lahir. Goethe mengatakan bahwa setiap kali kita membolak-balikkan perhatian pada Al-QurAoan, maka kita akan kewibawaan, dan secara cepat kita merasakan sebuah gravitasi yang akhirnya secara pasti membuat kita akan mengakui kebesaran-Nya. antara kitab-kitab Allah. Al-QurAoan merupakan model tinggi dan luhur. Bahkan efeknya akan terus ada di jiwajiwa setiap generasi dan masa. Dewasa ini, seseorang seringkali melalaikan proses pengobatan lainnya mendatangkan kesembuhan, yaitu mempererat hubungan kepada Allah SWT, rajin membaca Al-QurAoan, berdzikir, dan berdoAoa. Seorang muslim, ketika ditimpa penyakit ia akan memohon kesembuhan pada Allah SWT terlebih dahulu, selain meminum obat-obatan medis. Jika senantiasa taat beribadah kepada Allah, 20 Ali Zainal Abidin Al-Habsyi. Rahasia Nama dan Sifat Al-QurAoan, (Jakarta: Rayyana Komunikasindo, 2. , h. 21 M. Quraish Shihab. Wawasan AlQurAoan: Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat, (Bandung: Mizan, 2. Cet. ke-1, h. 22 Muhammad Ilham Nur. Ketika AlQurAoan Tak Lagi Diagungkan, (Jakarta: PT Gramedia, 2. , h. 23 Hishshah binti Rasyid bin Abdullah al-Mazid. Dahsyatnya Terapi Al-QurAoan, maka kehidupan akan selalu tentram, tenang, serta optimis ketika ditimpa QurAoanic Healing Al-QurAoan merupakan otoritas tertinggi dalam Islam. ia adalah sumber fundamental bagi akidah, ibadah, etika, dan hukum. Sedangkan sunnah . tau hadits yakni perkataan dan perbuatan nab. menempati urutan kedua Al-QurAoan memiliki ciri khas tersendiri yang sayangnya belum banyak dikaji secara utuh oleh orangorang Barat yaitu tentang pengetahuan tentang keindahan retorika bahasa. Al-QurAoan bermakna syifaAo dalam pemahaman bahwa seluruh ayat AlQurAoan itu adalah penawar. Dengan kata lain, seluruh isi Al-QurAoan, baik secara maknawi, surat-surat, ayat-ayat, maupun huruf-hurufnya dipahami memiliki potensi penyembuh atau obat. Hal ini menunjukkan bahwa wahyuwahyu ilahi berfungsi menyembuhkan penyakit-penyakit ruhani. Di dalam AlQurAoan, hati ditunjukan sebagai wadah yang menampung rasa cinta dan benci, berkehendak dan menolak. Bahkan hati ataupun kegelisahan. Adapun makna kedua, kata syifaAo secara khusus terdapat pada sebagian ayat atau surat yang menggambarkan tentang obat dan penyembuh bagi pengimannya. (Jakarta: Nakhlah Pustaka, 2. , terj. Abdi Femi Karyanto, h. 24 LB. Tauris & Co Ltd. Memahami AlQurAoan dengan Metode Menafsirkan Al-QurAoan dengan Al-QurAoan, (Bandung: Marja, 2. Rofik Suhud, h. 25 Farid Hasan. Makna Ayat-ayat AlQurAoan dalam Fenomena Penyembuhan Kesurupan: Studi Living QurAoan pada Kesenian Kubrosiswo Bintang Mudo di Pringsurat Temanggung, (Semarang: LP2M IAIN Salatiga, 2. , h. Page 68 / 77 Jika membaca Al-QurAoan sedemikian menjauhinya saat tengah menghadapi masalah? Padahal. Al-QurAoan disebut Rasulullah SAW. sebagai AujamuanAy dari Yang Maha Penyayang. Sungguh beruntung orang yang bersegera menikmati lezatnya jamuan istimewa dari Yang Maha Kuasa. Kelezatannya dapat menjadi menawar segala duka dan nestapa. menghibur dan kembali bahagia. Tidak ada keraguan atas Al-QurAoan. Kebenaran serta kemurniannya berada di bawah jaminan Allah SWT. Untuk itu, kita semestinya tidak perlu ragu untuk mendekati Al-QurAoan, baik saat senang maupun sedih. Ada banyak alasan mengapa kita perlu segera Al-QurAoan, membaca, menghayati, dan berusaha pesan-pesan terkandung di dalamnya. Menurut Imam as-Suyuthi. Al-QurAoan memiliki banyak nama yang mencerminkan fungsinya bagi hidup manusia. Ayat di atas semacam obat untuk hati yang tandus, di tengah padatnya aktivitas kita dalam kehidupan dunia ini, fitnah terjadi di mana-mana, persoalan politik yang tak kunjung selesai, lingkungan kerja yang tidak sesuai dengan keinginan hati, keuangan bertumpuknya utang, ditipu teman sendiri, tidak memiliki keturunan. SPP kuliah yang nunggak belum dibayar, diputusin kekasih, susah move on dari mantan kekasih, belum lagi jika ditinggal istri baik itu meninggal dunia atau selingkuh. Ujian di atas menyebabkan perasaan galau selalu Jika galau sudah memenuhi hati, maka akan mudah menyebabkan seseorang menjadi stress. 27 Akibat dari stress inilah yang membuat seseorang selalu ingin healing dan bagi mereka healing terbaik yaitu mengunjungi tempat-tempat wisata atau segala sesuatu yang menggunakan uang, padahal membaca Al-QurAoan bisa menjadi healing yang sangat efektif bagi siapapun. Bacalah Al-QurAoan. Tunggu Galau Jangan Manusia memiliki hati yang rentan terhadap apa yang dirasakannya. Ketika ia mendapatkan kenikmatan, maka hatinya berbahagia, sebaliknya ketika ia mendapatkan sesuatu yang tidak menyenangkan atau keburukan, maka hatinya bersedih dan gelisah. Hal ini sudah menjadi fitrah kita sebagai Kecenderungan manusia akan mencari sesuatu yang dapat Allah SWT berfirman: Au(Al-QurAoa. ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah . kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi . , jika kamu orang-orang yang beriman. Ay Analisis Semiotika Kajian AuHealing dengan Al-QurAoanAy Sesungguhnya, ketika seorang muslim melaksanakan perintah Al-QurAoan, 26 Ibnu Rusydi al-Masnawi. QurAoanic Healing: Al-QurAoan Penghibur Hati yang Lelah, (Jakarta: Laksana, 2. Cet. ke-1, h. 27 Muhammad Ilham Nur. Ketika AlQurAoan Tak Lagi Diagungkan, (Jakarta: PT Gramedia, 2. , h. Page 69 / 77 berarti ia telah melakukan tindakan preventif untuk mencegah datangnya penyakit fisik maupun psikis dan dari sinilah hikmah terapi melalui Al-QurAoan Melalui tulisannya dalam Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat. Quraish Shihab mengulang-ulang membaca ayat AlQurAoan menimbulkan penafsiran baru, kesejahteraan batin. Al-QurAoan sebagai kitab terpadu, menghadapi dan dengan memperhatikan keseluruhan unsur manusia, yaitu jiwa, akal, dan 29 Pada penelitian ini, teori milik Charles Sanders Peirce akan menjadi pisau untuk menganalisis video Hanan Attaki yang membahas tentang keutamaan kitab suci Al-QurAoan yang dapat dijadikan sebagai Healing. Al-QurAoan Healing Healing dengan Al-QurAoan Gambar 1. 2 Trikotomis Peirce dalam video Healing dengan Al-QurAoan Jika merujuk pada teori semiotika Peirce, maka secara garis besar peneliti penelitian ini yaitu yang menjadi representamen atau tandanya adalah Al-QurAoan, objek yaitu Healing, dan interpretant yaitu Healing dengan AlQurAoan. Namun, selain itu, peneliti akan menganalisis lebih detail beberapa 28 Abdul MunAoim Qindil. The Healing Book AoMengungkap Kandungan Medis AlQurAoanAo (Yogyakarta: Qudsi Media, 2. , h. potongan video di mana Hanan Attaki melantunkan ayat suci Al-QurAoan. Analisis video pada durasi 0. Gambar Hanan Attaki membaca Al-QurAoan surah AlBaqarah:185 . Sign: Hanan Attaki membaca surah Al-Baqarah ayat 185 . Object: surah Al-Baqarah ayat . Interpretant: Pada surah AlBaqarah ayat 185 ini. Hanan Attaki menjelaskan tentang proses turunnya Al-QurAoan yaitu kitab terakhir yang diturunkan oleh Allah SWT. manusia yang paling mulia. Nabi Muhammad SAW. perantara malaikat pilihan-Nya yaitu Jibril sebagai pedoman bagi manusia di muka bumi. AlQurAoan diturunkan pada bulan yang sangat suci yaitu bulan ramadhan sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT, untuk membedakan antara yang haq . dan yang bathil . Bagi umat muslim. Al-QurAoan 29 M. Quraish Shihab. Wawasan AlQurAoan: Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat, (Bandung: Mizan, 2. Cet. ke-1, h. Page 70 / 77 adalah kitab yang sangat Analisis video pada durasi 2. Gambar 1. 5 Hanan Attaki Al-QurAoan Muhammad:24 dan menjelaskan arti tadabbur Gambar Hanan Attaki membaca Al-QurAoan surah Yunus:57 . Sign: Hanan Attaki membaca surah Yunus ayat 57 . Object: surah Yunus ayat 185 . Interpretant: Ayat menyebutkan bahwa selain AlQurAoan sebagai pelajaran bagi umat manusia, juga bisa menjadi obat penyembuh bagi orang-orang beriman yang memiliki penyakit di dalam Dengan kata lain. AlQurAoan bisa menyembuhkan penyakit apapun yang ada di dalam diri seseorang termasuk dengan mengatasi pikiranpikiran emosional atau over stress, penyakit jiwa, perasaan tidak nyaman, dan lainnya. Bacaan Al-QurAoan bukan hanya bernilai pahala bagi yang membacanya, tetapi juga bisa menjadi healing terbaik bagi Analisis video pada durasi 4. Sign: Hanan Attaki membaca surah Muhammad ayat 24 . Object: surah Muhammad ayat . Interpretant: Faktanya bahwa Al-QurAoan menjadi healing bagi manusia, namun muncul satu pertanyaan yaitu bagaimana Al-QurAoan itu bisa menjadi obat . ? Allah SWT berfirman pada ayat lainnya yaitu dalam surah Muhammad ayat 24 yang artinya AuMaka tidaklah mereka menghayati . AlQurAoan, ataukah hati mereka sudah terkunci?Ay. Hanan Attaki menjelaskan bahwa Al-QurAoan itu bisa menjadi obat bagi penyakit apapun jika seseorang mentadabburi isi Al-QurAoan, yaitu memaknai apa yang dibaca dengan pemaknaan yang dalam. Adapun mentadabburi Al-QurAoan yaitu sedang merasa galau, maka carilah ayat tematik tentang galau, karena jikalau arti dari ayat tersebut sesuai dengan apa yang sedang kita rasakan, maka kita akan semakin mudah untuk Kemudian, setelah itu bacalah berulangulang ayat tersebut, pahami dan Page 71 / 77 berusahalah lebih dalam. Pada hakikatnya, membaca berulang-ulang suatu ayat Al-QurAoan menjadikan ayat tersebut memiliki kekuatan yang dahsyat . Inilah alasan mengapa Al-QurAoan bisa menjadi healing yang sangat Analisis video pada durasi 5. setiap penyakit yang terdapat di dalam Al-QurAoan. Analisis video pada durasi 7. Gambar 1. 6 Hanan Attaki membaca Al-QurAoan surah ArRahman:13 . Sign: Hanan Attaki membaca surah Ar-Rahman ayat 13 . Object: surah Ar-Rahman ayat . Interpretant: salah satu contoh ayat Al-QurAoan yang berulangulang terdapat dalam surah ArRahman di mana ayatnya diulang sebanyak 31 kali yaitu AuMaka nikmat Tuhanmu yang dustakan?Ay. Tentunya ayat ini pembacanya khususnya bagi Melalui ayat ini pula, umat memperbanyak bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan yang jika dihitung, maka niscaya tidak akan pernah bisa dihitung Allah memberikan berita gembira kepada hamba-Nya bahwa salah satu nikmat-Nya yang harus disyukuri yaitu obat untuk Gambar 1. 7 Hanan Attaki membaca Al-QurAoan surah AlQiyamah:27-29 . Sign: Hanan Attaki membaca surah Al-Qiyamah ayat 27-29 . Object: surah Al-Qiyamah ayat . Interpretant: Ayat menyebutkan tentang proses pencabutan nyawa seseorang yaitu apabila nafas telah sampai ke kerongkongan, satu-satunya menyembuhkan segala rasa sakit hanya Allah SWT semata. Page 72 / 77 Ayat ini bisa dibaca setiap shalat secara berulang-ulang agar menjadi bahan renungan dalam mengingat kematian. Pada hakikatnya, setiap kata di dalam Al-QurAoan mengandung makna yang menggambarkan perasaan yang biasa dirasakan oleh setiap insan. Misalnya jika seseorang sedang sedih dan galau, maka ia bisa mengobati rasa sedih tersebut dengan cara membaca dan menghayati ayat yang berkaitan dengan perasaan sedih, seperti dalam surah AtTaubah ayat 40 AuJanganlah sesungguhnya Allah bersama kitaAy. Analisis video pada durasi 8. waktu yang tepat dan nyaman untuk membaca dan merenungi ayat tersebut sehingga ia bisa menangis tersungkur sepanjang Inilah cara yang harus dilakukan agar bisa menjadikan ayat Al-QurAoan tersebut sebagai Analisis komentar warganet Gambar 1. 8 Hanan Attaki membaca surah Maryam:58 . Sign: Hanan Attaki membaca surah Maryam:58 . Object: surah Maryam ayat 58 . Interpretant: Jika seseorang ingin membuat ayat Al-QurAoan tersebut menjadi healing bagi dirinya, maka ia bukan hanya sekedar membaca huruf demi huruf berdasarkan dengan apa yang tertulis di dalam AlQurAoan, melainkan juga harus membaca arti dan makna di dalamnya, menerjemahkannya, mengulanginya, dan mencari Gambar 1. 9 Komentar warganet terkait healing pada video AuHealing dengan Al-QurAoanAy di YouTube . Sign: komentar warganet . Object: isi komentar warganet . Interpretant: komentar warganet pada video Page 73 / 77 ini juga menyebutkan bahwa AlQurAoan menjadi healing yang bisa membuat hati lebih tenang. Jika kebanyakan orang memilih healing dengan cara liburan dan beberapa orang lainnya justru lebih memilih healing dengan Al-QurAoan karena tidak perlu untuk mengeluarkan budget Selain itu, healing menggunakan cara ini justru bisa Oleh karena itu, pola pikir yang harus khususnya kaum muda adalah bahwa healing bukan hanya menghabiskan uang, tetapi ada healing yang jauh lebih ampuh namun simple yaitu dengan AlQurAoan. Membaca Al-QurAoan merupakan healing yang sangat praktis karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hendaknya persoalan yang kita hadapi diselesaikan sesuai dengan tuntunan Al-QurAoan. Kalau kita perlu hiburan saat hati mengalami kelelahan, maka membaca Al-QurAoan adalah terapi yang sangat Al-QurAoan dapat menyegarkan kembali hati yang lelah serta sebelumnya kendur. Al-QurAoan merupakan syifaAo atau obat penyakit-penyakit berkaitan dengan kejiwaan dan pikiran Beberapa bagian tubuh manusia yang paling mudah atau pengaruh untuk penyembuhan dari Al- 30 Ibnu Rusydi al-Masnawi. QurAoanic Healing: Al-QurAoan Penghibur Hati yang Lelah, (Jakarta: Laksana, 2. Cet. ke-1, h. QurAoan yaitu ruh, kalbu, akal, dan Allah SWT telah menyediakan obat yang sederhana dan mudah ditemukan bagi siapa saja yang menginginkannya. Misalnya, jika seorang hamba sedang sakit di jiwanya dan butuh pengobatan, maka tidak perlu jauh-jauh datang ke rumah sakit, cukup membaca dan mentadabburi ayat Al-QurAoan yang ia Al-QurAoan layaknya seperti teman dalam belajar yang menghibur. Dengan membacanya, kita akan memperoleh Kemudian, jika kita banyak informasi, ilmu pengetahuan serta wawasan yang sangat luas, baik itu ilmu umum maupun ilmu agama. Untuk membuktikan bahwa Al-QurAoan memang bisa menjadi obat . bagi setiap manusia, maka peneliti juga mengambil beberapa bukti dari Heriyanto mengatakan bahwa dalam memaknai kata syifaAo, para sufi cenderung mengedepankan aspek-aspek metafisis dari teks. Penafsiran mereka terhadap syifaAo pemahaman tentang pengobatanpengobatan yang berdimensi spiritual . yang orientasinya adalah mengobati hati manusia. Hampir semua ayat yang ditafsirkan selalu dihubung-hubungkan dengan obatobat yang berdimensi batin, seperti untuk membersihkan jiwa . dari segala keburukan yang melingkupinya seperti, obat rindu kepada Allah, obat untuk mengatasi keraguan, obat untuk dapat bersikap tawadhuAo dan obat agar selalu mendekatkan diri kepada Allah. 31 Heriyanto. AuKonsep Makna SyifaAo dalam Wacana Tafsir SufiAy, dalam Journal of Sufism and Psychotherapy. Vol. No. 2, 2021, Page 74 / 77 Kedua, pada penelitian lainnya disebutkan bahwa fungsi Al-QurAoan memang sebagai obat bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit. Akan bahwasanya penyakit hati yang berlarut-larut juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit jasmani meski banyak ulama tafsir memahami kata syifaAo sebagai obat penawar dan segala bentuk penyakit hati. Hadits rasul SAW juga menjelaskan bahwa Al-QurAoan menyembuhkan bagi sejumlah penyakit Kemudian menyebutkan bahwa Al-QurAoan sebagai obat yang mujarab untuk setiap penyakit, baik penyakitnya itu bersifat jasmani maupun rohani. Al-QurAoan sebagai meditasi di antaranya ialah adanya unsur autosugesti sebagai ketenangan jiwa dan hukum bacaan yang telah diatur sesuai dengan fitrahnya manusia. Secara keseluruhan. Al-QurAoan bisa menjadi healing . sederhana namun ampuh untuk mengobati berbagai penyakit hati, baik itu perasaan-perasaan yang tidak nyaman, galau, gelisah, dan lain sebagainya. Akan tetapi, satu hal yang perlu kita pahami bahwa membaca Al-QurAoan bukan hanya sekadar membaca membaca makna yang terkandung di dalamnya agar ayat tersebut memiliki kekuatan atau powerfull bagi setiap Kesimpulan dibenahi, karena healing bukan hanya sekedar liburan dan menghabiskan uang saja, melainkan segala jenis penyembuhan atau pemulihan yang tidak menggunakan obat-obatan bisa disebut healing. Salah satu jenis healing yang sederhana namun bermakna yaitu membaca Al-QurAoan. Healing dengan Al-QurAoan merupakan cara terbaik dan sangat ampuh untuk perasaan-perasaan emosional yang mengganggu pikiran Selain itu, healing dengan Al-QurAoan mengeluarkan biaya dan justru mendatangkan pahala bagi orangorang yang beriman. Cara healing dengan Al-QurAoan yaitu dengan mencari ayat-ayat tematik yang sesuai dengan permasalahan yang sedang dialami, membaca ayat tersebut secara berulang-ulang, kemudian setelah itu mencoba memaknai apa yang dibaca dengan pemaknaan yang dalam . Secara umum, seseorang akan merasakan kekuatan dahsyat dari ayat Al-QurAoan ketika ayat tersebut dibaca secara berulang-ulang dan kemudian ia berusaha meresapi serta merenungkan makna yang terkandung di dalamnya. Daftar Pustaka Al-Habsyi. Ali Zainal Abidin Rahasia Nama dan Sifat Al-QurAoan. Jakarta: Rayyana Komunikasindo. Al-Hilali. Majdi. Agar Al-QurAoan Menjadi Teman: Rahasia Menghayati Kitab Suci untuk Persepsi masyarakat tentang tren healing yang saat ini sedang ramai Umar Latif. AuAl-QurAoan sebagai Sumber Rahmat dan Obat Penawar (SyifaA. bagi ManusiaAy, dalam Jurnal Al-Bayan. Vol. No. 30, 2014, h. 33 Siti Hajar dan Riza Awal Novanto. AuAl-QurAoan sebagai SyifaAo dan Meditasi KesehatanAy, dalam Jurnal Al-Mufassir. Vol. No. 2, 2021, h. Page 75 / 77 Perubahan Diri. Jakarta: Zaman. AsyAoari Khatib. Al-Masnawi. Ibnu Rusydi. QurAoanic Healing: Al-QurAoan Penghibur Hati yang Lelah. Jakarta: Laksana. Cet. Al-Mazid. Hishshah binti Rasyid bin Abdullah. Dahsyatnya Terapi Al-QurAoan. Jakarta: Nakhlah Pustaka. Abdi Femi Karyanto. Al-Qarni. Aidh bin Abdullah. Nikmatnya Hidangan Al-QurAoan. Jakarta: Maghfirah Pustaka. AM. Halim. Alsa. Asmadi. Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya Dalam Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset. Anggito. Albi dan Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak. Asmoro. Muhammad Panji dan Ns. Tatiana Siregar. Terapi Self Healing Menggunakan Metode Expressive Writing Therapy untuk Mengatasi Stres Kerja Perawat. Jawa Tengah: Pradina Pustaka.