STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS NASWAV BOUQUET Narita Swasti Prasvita1. Tanti Prita Hapsari 2 Program Studi Kewirausahaan. Fakultas Ekonomi dan Sosial Universitas Amikom Yogyakarta email: naritaswastiprasvita@students. Keywords: Flower Bouquet. Strategy. Creativity Article Info: Submitted: 1/11/2023 Revised: 2/01/2024 Published: 9/03/2024 ABSTRACT Artificial flower bouquet is a business engaged in the creative industry that produces flower bouquets made from artificial flowers . mitation This business is a creative result inspired by flower bouquets that use real flowers as their basic material. The main focus is given to the artificial flower bouquet business by explaining the manufacturing process, tools and materials used, consumer problems, and the market potential it has. Bouquets are everyone's choice when they want to give gifts to loved ones for happy moments such as birthdays, graduations, weddings, and other important moments. Naswav Bouquet uses artificial flowers to last a long time because they will not wilt. Sales offers are made through social media such as whatsapp, instagram, tiktok, and facebook. To support the running of this business, the author takes the raw materials needed through offline and online stores. This study was conducted to analyze the Naswav Bouquet business using the SWOT . trengths, weaknesses, opportunities, and threat. and BMC . usiness model canva. methods to determine development strategies for the Naswav Bouquet The artificial flower bouquet business was identified as a promising opportunity with affordable initial capital and significant profit potential. The artificial flower bouquet business can be an effective strategy to increase creativity, financial independence, and positive contributions to society. ABSTRAK Bouquet bunga artificial adalah sebuah bisnis yang bergerak di bidang industri kreatif yang memproduksi bouquet bunga yang berbahan dasar bunga artificial . unga imitas. Fokus utama diberikan pada bisnis bouquet bunga artificial dengan menjelaskan proses pembuatan, alat dan bahan yang digunakan, permasalahan konsumen, serta potensi pasar yang dimilikinya. Bouquet menjadi pilihan setiap orang ketika ingin memberikan hadiah kepada orang-orang terkasih untuk momen-momen membahagiakan seperti ulang tahun, wisuda, pernikahan, dan momen-momen penting lainnya. Naswav Bouquet menggunakan artificial flower . unga imitas. agar bertahan lama karena tidak akan layu. Penawaran penjualan dilakukan melalui media sosial seperti whatsapp, instagram, tiktok, dan facebook. Untuk menunjang jalannya bisnis ini, penulis mengambil bahan baku yang dibutuhkan melalui toko offline dan online. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa usaha Naswav Bouquet dengan menggunakan metode SWOT . trengths, weaknesses, opportunities, dan threat. dan BMC . usiness model canva. dalam menentukan strategi pengembangan pada bisnis Naswav Bouquet. Bisnis bouquet bunga artificial diidentifikasi sebagai peluang menjanjikan dengan modal awal yang terjangkau dan potensi keuntungan yang signifikan. Melalui bisnis bouquet artificial dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kreativitas, kemandirian finansial, dan kontribusi positif terhadap masyarakat. PENDAHULUAN Berdasarkan survei kuesioner yang dilakukan pada tanggal 21 Maret 2025 sampai 05 April 2025. Naswav Bouquet menemukan beberapa permasalahan calon konsumen dan Dari 31 responden calon konsumen yang disurvei, penulis menemukan permasalahan calon konsumen sebagai berikut : Ketersediaan produk dan waktu pemesanan, calon konsumen mengatakan bahwa stok produk yang ada di pasaran terbatas dan waktu pemesanan harus dihari sebelumnya atau tidak bisa pesan mendadak. Ketahanan produk, kemampuan produk hanya dapat bertahan dalam jangka waktu pendek seperti bouquet fresh flower yang mudah layu lalu dibuang tidak dapat dijadikan kenang-kenangan. Desain bouquet yang ada di pasaran, menurut calon konsumen terdapat kendala pada desain terkait dengan model atau jenis bouquet yang terbatas dan monoton, penataan isian bouquet kurang rapi atau renggang, warna tidak sesuai keinginan, produk bouquet yang diterima tidak sesuai dengan gambarnya. Harga, calon konsumen seringkali merasa keberatan pada saat membeli produk bouquet dikarenakan produk memiliki harga yang tinggi. Kemasan, calon konsumen merasa kurang aman dengan kemasan bouquet seperti kantong plastik biasa karena membuat bentuk dari bouquet itu sendiri menjadi rusak. Kemudian, dari 31 responden konsumen Naswav yang disurvei, ditemukan permasalahan yaitu: Desain Naswav Bouquet, konsumen mengatakan bahwa kendala pada desain terkait dengan keterbatasan desain produk yang ditampilkan dalam katalog, dan desain kurang memenuhi ekspektasi. Kualitas dan tata letak, konsumen mengatakan bahwa kendala pada tata letak masih kurang rapi, kertas bouquet terlipat dan warna bouquet maupun bunga ada yang memudar dan lusuh sehingga bentuk produk kurang sesuai dengan harapan. PEMBAHASAN Business Model Canvas Prof. Hong Y Ching. Fauvel . , menyoroti pentingnya penggunaan BMC dan BMC mengembangkan rencana bisnis pada pengusaha pemula dan memiliki pemahaman yang lebih holistik pada bisnis mereka (Coyanda, n. Model bisnis yang dijalankan pada Naswav Bouquet menggunakan Business Model Canvas karena dapat membantu untuk merancang, menganalisa, dan mengembangkan model bisnis Naswav Bouquet. Berikut gambar pemetaan Business Model Canvas Naswav Bouquet : Gambar 1 Business Model Canvas Naswav Bouquet Ukuran Pasar Dalam menentukan ukuran target pasar Naswav Bouquet, penulis menggunakan metode penghitungan Tam. Sam, dan Som. Metode ini dipilih karena lebih mudah dalam memetakan konsumen potensial dalam sebuah usaha dan salah satunya untuk usaha Naswav Bouquet. Tentunya dengan data yang diperoleh membuat penulis lebih terfokuskan dalam menentukan target pasar yang ditujunya. Berikut merupakan penghitungan target pasar Naswav Bouquet menggunakan metode Tam. Sam, dan Som. TAM atau Total Addressable Market, merupakan ukuran maksimum pasar yang dapat dicapai oleh suatu produk atau layanan dalam kondisi ideal. TAM menggambarkan total permintaan pasar dan potensi pendapatan yang dapat diperoleh jika perusahaan menguasai 100% pangsa pasar. Naswav Bouquet menghitung TAM atau Total Addressable Market dalam penjualannya yang menjangkau penduduk sebanyak 1. 474 jiwa, berdasarkan data DINPENDUKCAPIL di Kabupaten Purbalingga tahun 2023 terdapat 1. 474 jiwa. Sehingga jumlah TAM pada penelitian ini adalah 1. 474 jiwa. SAM atau Serviceable Available Market, merupakan pasar tersedia yang dapat dilayani adalah bagian dari total pasar yang tersedia yang sebenarnya dapat diperoleh SAM menggambarkan beberapa persen dari TAM yang ada dalam wilayah bisnis yang dapat dioperasikan. Naswav Bouquet menghitung SAM atau Serviceable Available Market dalam penjualannya yang menjangkau penduduk di Purbalingga dengan rentang usia 15-54 laki-laki Berdasarkan DINPENDUKCAPIL Purbalingga di tahun 2023 terdapat 604. 620 jiwa. Untuk jumlah penduduk rentang usia 15-54 tahun dengan jenis kelamin laki-laki terdapat 308. Untuk jumlah penduduk rentang usia 15-54 tahun dengan jenis kelamin perempuan terdapat 296. 399 jiwa. Sehingga jumlah SAM pada penelitian ini adalah 620 jiwa. Target pasar pada Naswav Bouquet adalah orang-orang yang tidak ingin ribet atau suka yang praktis, penyuka bunga, orang yang akan menikah, wisuda, ulang tahun, dan acara penting lainnya. SOM atau Serviceable Obtainable Market, adalah bagian dari pasar yang dapat dilayani dan dapat dicapai secara realistis dalam jangka pendek. SOM menggambarkan beberapa persen dari SAM yang dapat dicapai bisnis secara realistis dalam jangka pendek hingga menengah. Secara sederhana. SOM, juga disebut pangsa pasar, adalah bagian realistis dari pasar pelanggan aktual yang dapat diperoleh bisnis selama beberapa tahun pertama operasi. Naswav Bouquet menghitung SOM atau Serviceable Obtainable Market dalam penjualannya yang menjangkau penduduk di Purbalingga dengan rentang 1554 tahun dan berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. DINPENDUKCAPIL Purbalingga di tahun 2023 terdapat 604. 620 jiwa. Sehingga Naswav Bouquet memiliki target pangsa pasar 1% dalam jangka waktu 4 tahun, maka Naswav Bouquet mampu melayani sebanyak 6. 046 jiwa. Strategi Pengelolaan Bisnis Naswav Bouquet Strategi pemasaran Bauran pemasaran yang digunakan perusahaan Naswav Bouquet yaitu 7P meliputi product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran. Berikut bauran pemasaran yang digunakan Naswav Bouquet : Product (Produ. Naswav Bouquet menawarkan banyak warna dan variasi model bouquet untuk menarik perhatian pelanggan, serta fokus pada kualitas produk Naswav Bouquet. Price (Harg. , untuk meningkatkan daya tarik pelanggan, owner menerapkan harga yang terjangkau mulai dari Rp 35. 000 untuk single flower mini, harga Rp 000 untuk medium bouquet bunga, atau bisa juga dengan menyesuaikan budget konsumen. Harga jual Single flower. Tabel 1. Harga jual Single Flower Naswav Bouquet BAHAN BAKU QTY HARGA JUMLAH Bunga artificial 1 tangkai Kertas cellophane 2 lbr 1 pcs 1 jam Rp 15. Pita, isolasi, lem. Biaya Operasional Tenaga kerja TOTAL Rp 15. Rp 31. LABA HARGA JUAL Rp 34. Sumber: Dokumen Pribadi Rp 35. Harga jual medium bouquet bunga Tabel 2. Harga jual medium bouquet bunga Naswav Bouquet BAHAN BAKU QTY HARGA JUMLAH Bunga artificial 1 pack Kertas cellophane 5 lbr 1 pcs 1 pcs Rp 1. Rp 1. 1 pcs Rp 2. Rp 2. 2 jam Rp 15. Rp 30. Pita, isolasi, styrofoam, lem, stiker, kertas tisu Biaya Penyusutan Gunting, lem Listrik Biaya Operasional Tenaga TOTAL Rp 73. LABA HARGA JUAL Rp 25. Rp 100. Sumber: Dokumen Pribadi Place (Tempa. , lokasi Naswav Bouquet strategis dan mudah ditemukan di Jl. Sekar Cempaka NO. 20 RT 03/09 Purbalingga Wetan. Purbalingga. Jawa Tengah. Promotion (Promos. Naswav Bouquet melakukan promosi melalui platform instagram, facebook, tiktok, serta media sosial lainnya seperti whatsapp dan menampilkan ulasan dari pelanggan. Menawarkan diskon atau promo dihari People (Oran. , melibatkan karyawan yang ahli pada bidang florist dan mengadakan pelatihan khusus karyawan untuk meningkatkan keterampilan dalam merangkai bouquet. Process (Prose. , menjamin waktu proses pembuatan produk dan pengiriman tepat waktu melalui kerja sama dengan jasa kurir terpercaya. Physical Evidence (Bukti fisi. Naswav Bouquet menggunakan kemasan kantong plastik yang dapat berfungsi . enjaga keamanan produ. , dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan seperti kantong plastik khusus untuk bouquet. Selain itu Naswav juga menggunakan beberapa peralatan seperti gunting, tang, cutter, pelubang kertas, penggaris, lem tembak, korek api. Analisis SWOT Naswav Bouquet memiliki strategi pengembangan bisnis untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan usaha. Naswav Bouquet menggunakan analisis matrix SWOT untuk pengembangan bisnisnya. Sebelum menganalisis matrix SWOT. Naswav Bouquet melakukan analisis EFAS IFAS, dan kemudian menghitung keberadaan posisi perusahan. Tabel 3. Analisis Matrix SWOT Naswav Bouquet IFAS Strength (S) Weakness (W) Kreativitas Keterbatasan bunga yang menarik dan unik. Kualitas bahan baku bunga artificial, bunga Layanan persediaan bahan baku. Kurangnya perencanaan bisnis. daya manusia. Dapat dan komunikasi yang Bentuk bouquet bisa menyesuaikan dengan keinginan konsumen. EFAS Strategi S-O pembuatan tepat waktu 5. Adanya Opportunity (O) pita satin, dan hiasan 3. Kurangnya Strategi W-O Launching Terus Menambah SDM untuk dengan model bouquet yang berbeda. yang diinginkan. Permintaan yang terus permintaan pelanggan dekorasi bunga pada produk bouquet model 2. Menyediakan baru dengan kolaborasi Perkembangan teknologi dan trend pernikahan atau event memunculkan produk Terus Adanya kualitas bahan baku pemasaran online dan jangkauan yang lebih lebih aman. Kolaborasi layanan yang dengan perkembangan 4. Membuat bisnis terkait, seperti penyusunan keuangan atau perusahaan event Threat (T) Strategi S-T Strategi W-T Persaingan yang ketat 1. Selalu berusaha untuk 1. Menerima Sumber dari bisnis sejenis di menjadi yang terbaik daya manusia melalui area yang sama. tes masuk jika ingin Perubahan bahan baku, seperti kenaikan harga bunga yang lain. artificial, dan paper 2. Terus Perubahan trend dan kompetitor lain, baik segi merangkai bunga dan wrapping produk, dan berinovasi dalam membuat produk. sumber daya manusia selera pelanggan yang dapat kualitas produk yang Menaikan produk apabila terjadi kenakan harga bahan KESIMPULAN Berdasarkan penelitian maka dapat menarik kesimpulan bahwa Naswav Bouquet melakukan analisa permasalahan konsumen guna mengevaluasi perusahaan dari segi kualitas produk bouquet, pelayanan, kemasan, desain, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan produk yang lebih kreatif dan menarik dimasa depan. Naswav Bouquet menggunakan metode business model canvas yang terdiri dari sembilan element . ustomer segment, value proposition, channel, customer relationship, revenue stream, key resource, key activities, key partner, cost structur. , dan menggunakan strategi pemasaran 7P . roduct, price, place, promotion, people, process, dan physical evidenc. , penulis akan memaksimalkan point-point yang dapat digunakan sebagai upaya sekaligus mempertahankan pelayanan perusahaan, kualitas produk, dan keunikan produk agar dapat mempertahankan perusahaan ketika adanya persaingan dengan kompetitor bisnis sejenis. Naswav Bouquet melakukan analisis matrix SWOT yang terdapat identifikasi internal dan eksternal yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Pada analisa matrix SWOT ini Naswav Bouquet berada di posisi kuadran I, dimana strategi SO . trengths-opportunitie. yang bermakna menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan dan memaksimalkan peluang yang ada, dalam situasi ini Naswav Bouquet direkomendasikan bersikap agresif dalam menghadapi kondisi internal dan eksternal perusahaan, mengambil inisiatif ekspansi pengembangan produk bouquet. Naswav Bouquet juga memetakan ukuran pasar menggunakan metode perhitungan TAM. SAM. SOM. Metode ini dipilih karena lebih mudah dalam memetakan konsumen potensial dalam sebuah usaha dan salah satunya untuk usaha Naswav Bouquet. Tentunya dengan data yang diperoleh membuat Naswav Bouquet lebih terfokuskan dalam menentukan target pasar yang ditujunya. DAFTAR PUSTAKA