Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jbe -upiyptk. org/ojs Vol. No . Hal: 446-451 ISSN: 2502-6275 Brand Awareness. Perceived Quality. Celebrity Endorser dan Iklan terhadap Keputusan Pembelian Irma Yohana1A. Yulasmi2. Lusiana3 1,2,3Universitas Putra Indonesia YPTK Padang irmayohanna97@gmail. Abstract The purpose of this study was to determine how much influence Brand Awareness. Perceived Quality, and Advertising on Purchasing Decisions at Yamaha NMAX at Yamaha Lubuk Begalung Branch. Padang City. Methods of data analysis using a questionnaire, with a sample of 100 respondents. The data analysis method used is Multiple Linear Regression Analysis. Based on the research results, it shows that Brand Awareness. Perceived Quality, celebrity endorser and Advertising have a positive and significant effect on Purchasing Decisions. The variable contribution of Brand Awareness. Perceived Quality, celebrity endorser and Advertising has an effect of 0. 811 or 81. 1%, while the remaining 45. 6% is influenced by other variables outside of this study. Based on the results of this study, it is hoped that the Management of the Company can increase the Purchase Decision, where in this study the Brand Awareness variable which has a dominant influence on the purchase decision of Yamaha NMAX at Yamaha Lubuk Begalung Branch. Padang City, is recommended to increase Brand Awareness through increasing Top Of mind. Brand recall and brand recognition have a dominant influence on the purchase decision of Yamaha NMAX at Yamaha Lubuk Begalung Branch. Padang City. Keywords: Brand awareness, perceived quality, celebrity endorser, advertising and purchase decisions. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Brand Awareness. Perceived Quality, dan Iklan Terhadap Keputusan Pembelian pada Yamaha NMAX Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang. Metode analisis data menggunakan kuesioner, dengan sampel 100 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Awareness. Perceived Quality. Celebrity endorser dan Iklan berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Keputusan Pembelian. Konstribusi variabel Brand Awareness. Perceived Quality, celebrity endorser dan Iklan berpengaruh sebesar 0,811 atau 81,1% sedangkan sisanya sebesar 18,9% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan Manajemen Perusahaan dapat meningkatkan Keputusan Pembelian, dimana dalam penelitian ini variabel Brand Awareness yang mempunyai pengaruh yang dominan terhadap keputusan pembelian Yamaha NMAX Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang melalui, maka disarankan untuk meningkatkan Brand Awareness melalui peningkatan Top Of mind. Brand recall dan Brand recognition, mempunyai pengaruh yang dominan terhadap keputusan pembelian Yamaha NMAX Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang. Kata kunci: Brand awareness, perceived quality, celebrity endorser, iklan dan keputusan pembelian. Journal of Business and Economic is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Saat ini banyak perusahaan yang ingin memperbesar volume penjualan, memiliki pangsa pasar yang terus meningkat, dan ingin memiliki pelanggan yang loyal. Namun, persaingan antar perusahaan terjadi begitu Harus ada strategi-strategi tertentu agar harapan perusahaan tersebut dapat tercapai antaranya yaitu melalui pemasaran. Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu perusahaan untuk memperkenalkan produk atau jasa yang dijual kepada masyarakat . Pemasaran berhubungan dengan mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan masyarakat . Tujuan pemasaran yaitu mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan dan selanjutnya dapat Idealnya, pemasaran menghasilkan pelanggan yang siap untuk membeli produk atau jasa perusahaan . Pemasaran yang baik akan menimbulkan keputusan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Namun, proses pengambilan keputusan pembelian tidak terjadi begitu saja. Keputusan pembelian dapat terjadi setelah melalui berbagai proses. Proses pengambilan keputusan pembelian sangat dipengaruhi oleh perilaku konsumen dan produk yang ditawarkan . Keputusan pembelian suatu barang/jasa oleh konsumen biasanya akan terjadi melalui 5 tahap yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, penilaian pilihan, pengambilan keputusan pembelian, dan perilaku konsumen pasca pembelian . Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia khususnya pada industri sepeda motor meningkat pesat yang mana para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sepeda Diterima: 25-08-2022 | Revisi: 21-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/jbeupiyptk. Yohana, dkk motor terus melakukan inovasi terhadap produkproduknya, sehingga menciptakan persaingannya menjadi sangat ketat. Akibatnya konsumen dihadapkan pada banyak pilihan baik dari sisi manfaat, kegunaan dan selera maupun dari sisi keterjangkauan harga sesuai kemampuan konsumen. Pada pasar sepeda motor. Yamaha dan Honda merupakan produsen yang aktif melakukan penetrasi pasar sehingga mempunyai pangsa pasar yang luas . Salah satu merek sepeda motor yang digemari oleh sebagian besar masyarakat sekarang ini adalah merek Yamaha. Yamaha merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang produksi otomotif tidak terlepas akan persaingan yang semakin tajam. Produsen motor Yamaha harus memikirkan strategi-strategi yang menarik untuk merebut pasar mereka dan mengambil posisi Honda sebagai market leader sepeda motor nasional yang terus disandang oleh Honda. Salah satu strategi yang dilakukan Yamaha untuk meningkatkan penjualan adalah gencar mengenalkan merek melakukan promosi melalui berbagai media . Dengan menggunakan Tagline Auyyamaha Semakin DidepanAy Yamaha menunjukan bahwa mereka selangkah lebih maju dibandingkan yang lain dan juga agar konsumen semakin mengenal produk, dan kemudian mau memakai produk-produk motor buatan Yamaha yang dikenal Gesit, cepat dan sporty sehingga cocok untuk berbagai golongan usia. Trend penjualan berbagai merek sepeda motor di Indonesia sejak pada tahun 2020 hingga bulan januari tahun 2021 meningkat. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total penjualan sepeda motor semua merek mencatatkan pertumbuahan sebesar 1,63 persen di banding 2019. Salah satu tipe sepeda motor yang paling laku di kalangan masyarakat yaitu Yamaha NMAX yang merupakan sepeda motor keluaran PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Yamaha NMAX memiliki tampang sporty, dimensi yang maxi dan juga fitur fitur modern menjadi kelebihan skutik andalan yamaha. Dan di bulan Juni 2021 maxi skutik dengan fitur keunggulan variabel valve actuation (VVA) ini bahkan menjadi motor yang paling laku. Berikut data sepuluh motor terlaris di bulan Juni 2021. Tabel 1. Sepuluh motor terlaris pada bulan Juni 2021 Tipe Sepeda Motor Unit Terjual Yamaha NMAX 125 961 Unit KYMCO Agility City 125 812 Unit Honda SH125i 782 Unit Honda PCX 125 752 Unit Peugeot Tweet 125 557 Unit KYMCO Super Dink 125 549 Unit Kawasaki Z900 526 Unit Piaggio Liberty 125 ABS 500 Unit SYM Symphony 125 481 Unit Yamaha X-MAX 125 460 Unit Berdasarkan Tabel 1 di atas, dapat disimpulkan bahwa penjualan sepeda motor Yamaha NMX sepanjang bulan Juni 2021 mencapai 961 unit. Kenaikan penjualan itu ditopang beberapa faktor, antara lain mulai peluncuran sejumlah model baru yang mampu merangsang minat beli konsumen. Sepeda motor Yamaha NMX masih mendominasi dan memimpin penjualan tertinggi sebesar 961 unit, disusul merek KYMCO Agility City 125 sebanyak 812unit dan merek Honda SH125i sejumlah 782unit dan merek-merek sepeda motor lainnya yang ditunjukan pada tabulasi di atas. Berikut data penjualan Sepeda Motor Yamaha NMAX Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2021 yang terlihat pada Tabel 2. Tabel 2. Data Penjualan Sepeda Motor Yamaha NMAX Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2021 Bulan Penjualan / Unit Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Berdasarkan data Tabel 2 di atas, dapat dilihat bahwa penjualan Sepeda Motor Yamaha NMAX Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang setiap bulannya mengalami fluktuasi. Dimana penjualan tertinggi pada tahun 2021 terjadi pada bulan Mei yaitu 93 unit, sedangkan yang terendah pada bulan oktober yaitu 68 Dimana hal ini disebabkan oleh Brand Awareness. Perceived Quality. Celebrity endorser dan iklan yang masih belum optimal dilakukan. Keputusan pembelian adalah fungsi seberapa dekat harapan pembeli atas suatu produk dengan kinerja yang dirasakan pembeli atas produk tersebut . Jika kinerja produk lebih rendah daripada harapan pembeli, maka pembeli akan kecewa, dan jika sesuai dengan harapan, pembeli akan puas . Perasaan-perasaan ini akan membedakan apakah pembeli akan membeli kembali produk tersebut. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk mau membeli atau tidak terhadap produk . Dari berbagai faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk sudah yang sudah dikenal oleh masyarakat Sebelum konsumen memutuskan untuk membeli, biasanya konsumen melalui beberapa tahap terlebih dahulu yaitu, pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan membeli atau tidak, perilaku pascapembelian . Persaingan yang semakin ketat membuat keberadaan merek menjadi sangat penting, mengingat merek bukan hanya sekedar nama atau simbol tetapi juga satu pembeda suatu produk dari produk lainnya sekaligus menegaskan persepsi kualitas dari produk tersebut . Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yohana, dkk Merek juga memudahkan konsumen menentukan pilihan dan membantu meyakinkan kualitas produk yang dibelinya. Brand awareness yaitu kemampuan konsumen untuk mengenali atau mengingat bahwa sebuah merek merupakan anggota dari kategori produk tertentu . Brand awareness mengukur seberapa banyak konsumen di pasar yang sanggup untuk mengenali atau mengingat tentang keberadaan suatu brand terhadap kategori tertentu dan dengan semakin sadarnya konsumen terhadap suatu brand, semakin memudahkan dalam pengambilan keputusan pembelian. Apa saja yang menyebabkan konsumen mengamati dan memberi perhatian kepada merek dapat meningkatkan kesadaran merek, sekurang-kurangnya dari segi pengakuan merek. Perceived Quality yaitu kemampuan untuk menilai kualitas produk/jasa layanan yang dipersepsikan oleh konsumen, mana yang sesuai harapan dan mana yang tidak . Jadi. Perceived Quality dalam penelitian ini yaitu segala sikap dan perilaku konsumen . engguna sepeda motor Yamaha NMAX) akan penilaian kualitas produk sesuai harapan atau tidak. Perceived Quality adalah sesuatu yang dapat memberi nilai tambah bagi perusahaan, merek sebagai aset non harga menjadi komponen yang sangat penting sebab dengan merek konsumen dapat mengidentifikasikan dan membedakan produk yang dihasilkan perusahaan dengan produk Merek menjadi semakin penting karena konsumen tidak puas hanya dengan terpenuhi Selain itu merek juga mengidentifikasikan sumber atau pembuat produk dan memungkinkan konsumen untuk menetapkan tanggung jawab pada pembuat atau distributor tertentu . Promosi yang digunakan sesuai dengan media, dapat berupa bintang iklan ataupun komunikasi, penyambung lidah atau juga Celebrity Endorser. Dalam hal ini, produk Yamaha, salah satu produk motor yang ternama menggunakan Celebrity Endorser yaitu Valentinno Rossi seorang keturunan kebangsaan Italy ini sudah mengoleksi banyak gelar dalam kejuaraan motor GP. Sehingga diyakini dapat mendongkrak penjualan motor Celebrity endorser adalah orang-orang yang menyampaikan pesan pada suatu iklan dan biasanya disebut orang- orang itu sebagai bintang iklan . Periklanan adalah setiap bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi yang dibayar mengenai gagasan, barang atau jasa oleh sponsor yang teridentifikasi . Dengan demikian, iklan yang baik harus dibuat sedemikian rupa agar dapat menarik minat konsumen. Semakin baik iklan suatu produk, diharapkan akan semakin tinggi keputusan pembelian konsumen terhadap produk Sebaliknya, iklan produk yang buruk dapat menyebabkan rendahnya tingkat keputusan pembelian konsumen terhadap produk tersebut. Gambar 1. Kerangka Pikir Penelitian Metodologi Penelitian Objek penelitian dalam penelitian ini adalah konsumen Sepeda Motor Yamaha Nmax Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah 989 orang konsumen Sepeda Motor Yamaha Nmax Pada Yamaha Cabang Lubuk Begalung Kota Padang tahun 2022. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin di bawah ini. ycu= ycA 1 ycu. yce 2 Dimana, n merupakan jumlah sampel. N adalah jumlah populasi, e adalah batas toleransi kesalahan . rror Sehingga diperoleh jumlah sampel sebagai ycu= 1 989. ,12 ) ycu= 10,89 ycu = 90,81 ycu = 91 Dengan menggunakan rumus di atas populasi sebanyak 989 konsumen, dengan tingkat kesalahan 10% maka jumlah sampel yang akan diteliti dibulatkan menjadi 91 Agar sempurna nya penelitian ini maka pada sampel di genap kan menjadi 100 responden. Dalam penelitian ini, digunakan 5 . variabel penelitian yang terdiri dari empat variabel independen dan satu variabel dependen. Variabel independent dalam penelitian ini adalah brand awareness (X. , perceived quality (X. , celebrity endorser (X. dan iklan (X. Sedangkan untuk variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian (Y). Indikator variabel keputusan pembelian (X. dipengaruhi oleh lima faktor, diantaranya adalah Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yohana, dkk pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternative, dan keputusan pembelian. Indikator variabel brand awareness (X. adalah top of mind, brand recall, brand recognition, dan evaluasi purnabeli. Indikator variabel perceived quality (X. dibagi menjadi 7 yaitu kinerja, pelayanan, ketahanan, keandalan, karakteristik produk, kesesuaian dengan spesifikasi, dan hasil. Indikator variabel celebrity endorser (X. adalah source credibility, source attractiveness, dan source power. Sedangkan indikator untuk variabel iklan (Y) adalah dapat menimbulkan perhatian, menarik, dapat menimbulkan keinginan, dan menghasilkan suatu tindakan. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil dan Pembahasan Uji t dimaksud untuk menguji signifikan pengaruh variabel bebas dan terikat secara parsial. Dimana pengujian ini membandingkan antara probabilitas signifikan dengan alpha 0,05. Dari hasil pengujian ini bila probabilitas signifikan lebih kecil dari pada alpha 0,05 maka diperoleh Ho ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh X terhadap Y. Probabilitas signifikan lebih besar dari pada alpha 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak, berarti tidak ada hubungan. Derajat kebebasan . n-k-1 yaitu 100 - 4 - 1 = 95 . adalah jumlah responden dan k adalah jumlah variabel independen. sehingga hasil yang diperoleh untuk ttabel sebesar 1. Dari hasil olah data dapat disajikan pada Tabel 3 berikut. Faktor Independen Brand Awareness (X. Perceived Quality (X. Celebrity Endorser (X. Iklan (X. Tabel 3. Hasil uji t ttSignifikan Probabilitas 3,973 1,985 0,000 0,05 0,661 1,985 0,510 0,05 1,469 1,985 0,145 0,05 6,167 1,985 0,000 0,05 Berdasarkan hasil uji t pada Tabel 3, diperoleh t-hitung untuk variabel Brand Awareness (X. 3,973 lebih besar dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Brand Awareness (X. 0,000 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, maka hipotesis pertama diterima. Hasil pengujian dengan SPSS diperoleh t-hitung untuk variabel Perceived Quality (X. -0,661 lebih kecil dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Perceived Quality (X. 0,510 maka Ho diterima dan H2 ditolak. Dengan demikian, maka hipotesis kedua ditolak. Hasil pengujian dengan SPSS diperoleh t-hitung untuk variabel Celebrity Endorser (X. 1,469 lebih kecil dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Celebrity Endorser (X. 0,145 maka Ho diterima dan H3 ditolak. Dengan demikian, maka hipotesis ketiga ditolak. Hasil pengujian dengan SPSS diperoleh t-hitung untuk variabel Iklan (X. 6,167 lebih besar dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Iklan (X. 0,000 maka Ho ditolak dan H4 diterima. Dengan demikian, maka hipotesis keempat diterima. Selanjutnya, dilakukan uji F. Uji-f pada dasarnya menunjukkan apakah semua Independen yang dimasukan ke dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Hasil uji F disajikan pada Tabel 4. Variabel Regression Residual Total Tabel 4. Hasil uji F ANOVA Sum of Mean Squares Square 1314,475 328,619 291,965 3,073 1606,440 Sig. 106,926 0,000 Berdasarkan Tabel 4, perhitungan statistik menunjukan nilai Fhitung = 106,926 lebih besar dari Ftabel 2,70 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka H 0 ditolak dan H5 diterima. Hal ini berarti bahwa secara bersama-sama, brand awareness (X. , perceived quality (X. , celebrity endorser (X. dan iklan (X. berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Dengan demikian, maka hipotesis kelima diterima. Selanjutnya, dilakukan analisis koefisien determinasi. Analisis Koefisien Determinasi R (Squar. digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabelvariabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat. Hasil uji analisis koefisien determinasi disajikan pada Tabel 5. Tabel 5. Hasil uji analisis koefisien determinasi Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate ,905a 0,818 0,811 1,753 Berdasarkan Tabel 5 di atas, dapat dilihat bahwa persentase sumbangan variabel independen Brand Awareness (X. Perceived Quality (X. Celebrity Endorser (X. dan Iklan (X. berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Keputusan Pembelian (Y) adalah sebesar 0,811 atau 81,1%. Sedangkan sisanya adalah sebesar 0,189 atau 18,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Selanjutnya hipotesis secara persial dan simultan dari persaaman regresi ini model dapat disimpulkan pada Tabel 6 sebagai berikut. Tabel 6. Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Hipotesis Pernyataan Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian. Pembanding Probabilitas Keputusan 0,000 0,05 Diterima Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yohana, dkk Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Perceived Quality terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Iklan terhadap Keputusan Pembelian. Dalam penelitian ini diperoleh bukti empiris bahwa hipotesis pertama yang diajukan terbukti. Dengan thitung untuk variabel Brand Awareness (X. 3,973 lebih besar dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Brand Awareness (X. 0,000. Hasil penelitian tersebut dinyatakan sejalan dengan penelitian yang dilakukan Fatmasari, . bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Brand Awareness berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Brand Awareness merupakan faktor penting untuk meningkatkan keputusan pembelian. Brand Awareness merupakan hal pokok yang mesti dimiliki perusahaan Yamaha agar mampu meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Brand Awareness yang dimiliki produk diperusahaan Yamaha akan mampu maningkatkan keputusan pembelian konsumen. Dalam penelitian ini diperoleh bukti empiris bahwa hipotesis kedua yang diajukan terbukti. Dengan t-hitung untuk variabel Perceived Quality (X. -0,661 lebih kecil dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Perceived Quality (X. 0,510. Hasil penelitian tersebut dinyatakan sejalan dengan penelitian yang dilakukan Dodi, . , bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Perceived Quality terhadap Keputusan Pembelian. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Perceived Quality berpengaruh tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Perceived Quality merupakan bentuk nyata strategi untuk menarik Perusahaan Yamaha lebih memperhatikan Perceived Quality agar lebih meningkatkan Keputusan Pembelian. Perceived Quality harus sesuai dengan kualitas dan manfaat dari produk itu sendiri. Dalam penelitian ini diperoleh bukti empiris bahwa hipotesis ketiga yang diajukan terbukti. Dengan diperoleh t-hitung untuk variabel Celebrity Endorser (X. 1,469 lebih kecil dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Celebrity Endorser (X. 0,145. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Celebrity Endorser berpengaruh tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Celebrity Endorser yang tepat akan mampu Keputusan Pembelian. Dengan memperhatikan faktor Celebrity Endorser maka langkah awal dari peningkatan dari strategi meningkatkan Keputusan Pembelian. 0,510 0,05 Ditolak 0,145 0,05 Ditolak 0,000 0,05 Diterima Dalam penelitian ini diperoleh bukti empiris bahwa hipotesis pertama yang diajukan terbukti. t-hitung untuk variabel Iklan (X. 6,167 lebih besar dari t-tabel 1,985. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Iklan (X. 0,000. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Hasil penelitian tersebut dinyatakan sejalan dengan penelitian yang dilakukan Agistia et al, . bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Iklan terhadap Keputusan Pembelian. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Iklan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Iklan merupakan hal pokok yang harus di perhatikan perusahaan Yamaha. Iklan akan mampu meningkatkan Keputusan Pembelian konsumen. Dengan adanya Iklan yang baik maka akan membuat keputusan Keputusan Pembelian meningkat. Kesimpulan Dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Perceived Quality terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara Iklan terhadap Keputusan Pembelian. Daftar Rujukan . Widyawati. , & Fasa. Analisis Strategi Promosi Terhadap Pengembangan Produk Perbankan Syariah. Jurnal Ekonomi Bisnis. Manajemen dan Akuntansi, 1. , 355-368. https://doi. org/10. 36908/jebmak. Hardilawati. Binangkit. , & Perdana. Endorsement: Media Pemasaran Masa Kini. JIM UPB (Jurnal Ilmiah Manajemen Universitas Putera Bata. , 7. , 88-98. https://doi. org/10. 33884/jimupb. Abdan. , & Mustafa. Tinjauan Hukum Islam terhadap Sistem Pemasaran Afiliasi pada Taqychan Saffron. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syari'ah, https://doi. org/10. 24252/iqtishaduna. Mauludin. Analisis Perilaku Konsumen Dalam Transaksi Di e-Commerce. Proceedings of Islamic Economics. Business, and Philanthropy, 1. , 108-123. Tehuayo. Analisis Proses Pengambilan Keputusan Konsumen Pada Perilaku Pembelian Produk Yamaha Mio Di Kota Ambon. Soso-Q: Jurnal Manajemen, 6. http://dx. org/10. 30598/sosoq. Kurniawan. Sumowo. , & Puspitadewi. Analisis Brand Equity Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yohana, dkk Muhammadiyah Jembe. Growth, 20. , https://doi. org/10. 36841/growth-journal. Hildawati. Sari. , & Aulia. FaktorAeFaktor yang Mempengaruhi Penjualan Sepeda Motor Merek Yamaha CV. Prima Yamaha Nusantara Dumai. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4. , https://doi. org/10. 31004/jpdk. Mutiara. , & Wibowo. Pengaruh Kepercayaan. Keamanan Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana, 8. http://dx. org/10. 35137/jmbk. Rooroh. Moniharapon. , & Loindong. Pengaruh suasana cafe, kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan (Studi Pada Cafe Casa De Wanea Manad. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis Dan Akuntansi, 8. https://doi. org/10. 35794/emba. Ramadayanti. Peran brand awereness terhadap keputusan pembelian produk. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, 6. , 111-116. https://doi. org/10. 21107/jsmb. Lestari. , & Saifuddin. Implementasi strategi promosi produk dalam proses keputusan pembelian melalui digital marketing saat pandemi covid'19. Jurnal Manajemen Dan Inovasi (MANOVA), https://doi. org/10. 15642/manova. Firdaus. Pengaruh Persepsi Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Minat Pembelian Ulang Produk Private Label Indomaret (Studi Pada Konsumen Indomaret Di Kecamatan Telanaipura Kota Jamb. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 9. , 1-14. https://doi. org/10. 22437/jmk. Mahisa. Permadi. , & Darwini. Analisis Pengaruh Tagline Dan Brand Ambassador Terhadap Brand Awareness Telepon Seluler Merek Oppo (Studi Pada Pekerja Kantoran Di Kota Matara. Jurnal Riset Manajemen, 19. , 8697. https://doi. org/10. 29303/jrm. Soetiyani. , & Maida. Pengaruh Pelayanan dan Kualitas Produk terhadap Pertumbuhan Usaha dimoderasi oleh Kepuasan Pelanggan. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sain. , 7. , 629-632. http://dx. org/10. 33087/jmas. Silape. Mananeke. , & Tumbuan. Pengaruh Citra Merek Dan Strategi Penetapan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Laptop Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unsrat. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis Akuntansi, 7. https://doi. org/10. 35794/emba. Abby. , & Irwansyah. Penggunaan Celebrity Endorser pada Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Brand Engagement. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7. , 7386. https://doi. org/10. 5281/zenodo. Khumairoh. , & Dewi. Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada UMKM Takoto Jombang. Kompak: Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 13. , 93-105. https://doi. org/10. 51903/kompak. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No.