Jurnal of Industrial Engineering and Management Systems Vol. 15 (No. : 85Ae89. Th. p-ISSN: 1979-1720 e-ISSN: 2579-8154 Versi Online: http://journal. Hasil Penelitian PENGARUH SUPPLY CHAIN MANAGEMENT TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA KANTIN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA [Effect Of Supply Chain Management On Consumer Loyalty at The Cantine Of State Islamic University Of North Sumatr. Malkan Yahya Abdillah. Nurhafifah Saragih. , dan Siti Aisyah. 1,2,. Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Diterima 4 Juli 2022 / Disetujui 5 Agustus 2022 ABSTRACT This study aims to determine the effect of supply chain management on consumer loyalty in the canteen of the State Islamic University of North Sumatra partially. The method used in this study is a quantitative research method of causal associative research. Data was collected using the method of observation, questionnaires, and documentation studies. The number of respondents used is (N) = 30. Data processing in this study was carried out using validity, reliability, and simple linear regression analysis. Validity test results show that r-Value > rTable is 0. 361, and the test results reliably indicate that the value of Cronbach's Alpha is greater than 0. 6, so that all instruments used in each variable can be said to be valid and reliable. The results of the t-test indicate that the t-count value obtained from the supply chain management (X) variable is 4. 188 which is greater than the t-table value of 2. Based on its significance value, the supply chain management variable (X) is 0. which is smaller than 0. The results of this hypothesis test indicate that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that partially there is a positive and significant effect of supply chain management on consumer Keywords: Supply Chain Management. Consumer Loyalty ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supply chain management terhadap loyalitas konsumen pada kantin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara secara parsial. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif berjenis penelitian asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Jumlah responden yang digunakan sebanyak (N)=30. Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengujian secara validitas, reliabilitas, dan analisis regresi linier sederhana. Hasil pengujian secara validitas menunjukkan bahwa r-Hitung > r-Tabel sebesar 0,361, dan hasil pengujian secara reliabel menunjukkan bahwa nilai dari Alpha Cronbach lebih besar dari 0,6, sehingga seluruh instrumen yang digunakan pada masing-masing variabel dapat dikatakan valid dan reliabel. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t-Hitung yang diperoleh dari variabel supply chain management (X) adalah sebesar 4,188 yang mana lebih besar dari nilai t-Tabel sebesar 2,042. Berdasarkan nilai signifikansinya, variabel supply chain management (X) berjumlah 0,000 yang mana angka ini lebih kecil dari 0,05. Hasil uji hipotesis ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan dari supply chain management terhadap loyalitas konsumen. Kata Kunci: Supply Chain Management. Loyalitas Konsumen PENDAHULUAN Persaingan bisnis di dunia bisnis merupakan hal yang sering muncul di berbagai litelatur yang membahas tentang Kata persaingan sendiri diambil dari Bahasa inggris, yaitu competition atau dapat diartikan sebagai kegiatan bersaing. Secara umum persaingan bisnis sendiri memiliki arti sebuah kegiatan persaingan antara pelaku *email : malkan. yahya@gmail. 85 | J I E M S bisnis secara independent yang berusaha mendapatkan konsumen dengan menawarkan berbagai hal untuk mengalahkan pesaingnya berupa harga, kualitas maupun pelayanan Persaingan bisnis yang awalnya hanya persaingan antara perusahaan berubah menjadi persaingan antar jejaring bisnis seperti supply chain hal ini terjadi akibat semakin berkembangnya zaman yang menyebabkan perubahan yang mulanya hanya bersifat domestic berubah menjadi pasar internasional. Disamping itu kegiatan pengelolaan SCM dengan baik dapat menjadi berdampak tercapainya proses produksi dan proses pemasaran untuk memenuhi kebutuhan Dari sinilah diketahui seberapa penting SCM di dalam kegiatan persaingan bisnis di jaman sekarang ini dan masih akan berkembang kedepannya. Peak season sendiri secara umum dapat diartikan sebagai meningkatnya kegiatan aktivitas permintaan dan penawaran di dalam satu periode tertentu. Munculnya peak season meningkatkan kegiatan produksi mereka untuk memenuhi pasokan atas meningkatnya permintaan dan penawaran yang ada. Peak season sendiri merupakan tantangan dan kekhawatiran bagi perusahaan, dimana perusahaan harus memperhitungkan Kembali bagaimana kegiatan SCM yang harus dilakukan akan menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Kekhawatiran paling sering terjadi akibat peak season dimulai dari kapasitas yang tidak memadai, ruang Gudang yang terbatas, waktu pengiriman menjadi lebih cepat, peningkatan biaya operasional, dan biaya transpotasi. Disini lah pentingnya bagaimana perusahaan mengelola SCM dengan baik, pemanfaatan teknologi dan peralatan yang ada mampu membantu didalam mengatasi peak season dimana teknologi mampu berguna untuk mengetahui data yang dibutuhkan berdasarkan kegiatan menangani pesanan dan pertanyaan yang ada. Tidak hanya itu peningkan fasilitas transportasi harus diatur sedemikian rupa guna tidak mengganggu kegiatan SCM itu sendiri. Penanganan yang cepat dan baik merupakan hal yang sangat penting saat peak season guna membantu kegiatan bisnis yang menciptakan kepuasan yang tinggi yang mampu dirasakan oleh perlanggan. Secara umum loyalitas konsumen merupakan kegiatan pembelian yang berulang merekomendasikan suatu produk ataupuan jasa kepada orang lain dan keyakinan tidak berpindah ke produk yang lain atas menciptakan kesetiaan yang dilakukan oleh Menurut Zikmund hal-hal yang mampu memberikan pengaruh terhadap 86 | J I E M S loyalitas konsumen adalah pengalaman dengan perusahaan (History with compan. , kepuasan (Satisfactio. , kepercayaan (Trus. Kemudahan (Choice reduction and habi. , dan ikatan emosi (Emotional Bondin. Hal ini juga dapat di ukur menggunakan word of mouth, price sensivity, purchase intention, dan complaining behavior. Dengan adanya loyalitas konsumen mampu membantu perusahaan meningkatkan penjualan produk setiap harinya dan munculnya peluang produk tersebut digunakan orang lain. Pada kantin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Peak season terjadi pada jam makan siang, yaitu pada jam 11. 00 Wib dimana setiap mahasiswa, dosen, staff ingin membeli makanan untuk makan siang. Maka dari itu, penulis ingin menemukan pengaruh dari Peak Season terhadap Loyalitas Konsumen dengan melakukan penelitian "Pengaruh Supply Chain Management Terhadap Loyalitas Konsumen pada Kantin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara" METODE PENELITIAN Pendekatan yang digunakan pada Penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang dilandasi oleh filsafat positivisme yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen, analisis data bersifat statistik. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik untuk mengambil sampel terhadap sampel yang memiliki kriteria tertentu. Objek penelitian ini adalah pengaruh supply chain management terhadap loyalitas Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat, mahasiswa, dosen, staff, dan lain-lain yang pernah membeli makanan di kantin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara pada jam makan siang, yaitu jam 11. 00 Wib. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang merupakan batas minimal pengambilan sampel untuk mewakili sejumlah besar responden. Pengumpulan menggunakkan teknik observasi, angket, dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik riset kasulan, yaitu riset yang berguna untuk membuktikan bahwa terdapat hubungan antara variabel-variabel yang saling mempengaruhi. Setelah data dikumpulkan, penulis kemudian melakukan pengujian secara validitas dan reliabilitasnya agar instrumen-instrumen dari setiap variabel tersebut dapat dinyatakan valid dan reliabel. Setelah itu penulis melakukan analisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana dan pengujian hipotesis t untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Menurut Tommy . di didalam artikelnya yang berjudul AuAnalisis Pengaruh Supply Chain Management Terhadap Loyalitas KonsumenAy. Indikator dari variabel supply chain management adalah Available stock . etersediaan persediaa. , product variety . ariasi produ. , low cost . arga mura. , good quality . ualitas bai. Sedangkan indikator loyalitas konsumennya adalah positive recommendation to other people . ekomendasi positif kepada orang lai. , repeat purchase intention . nsentivitas harg. , dan resistance to counter . etahanan HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Loyalitas Konsumen (Y) Indikator r-Hitung Keterangan 0,599 Valid 0,739 Valid 0,797 Valid 0,727 Valid r-Tabel : 0,361 Dilihat dari hasil uji validitas yang telah diolah dari sampel yang berjumlah 30 responden, setiap kuesioner pada variabel supply chain management (X) dan loyalitas konsumen (Y) menunjukkan bahwa r-Hitung > r-Tabel sebesar 0,361, sehingga penulis dapat menyimpulkan bahwa kuesioner yang digunakan untuk penelitian ini dapat dikatakan sudah valid. Uji Reliabilitas Selanjutnya uji reliabilitas digunakan sebagai alat penilaian apakah kuesioner yang dipakai dalam penelitian sebagai pengukur pengaruh variabel supply chain management (X) dengan variabel loyalitas konsumen (Y) ini sudah konsisten atau tidak. Dasar pengambilan keputusan yang digunakan adalah Alpha Cronbach sebesar 0,6. Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas terhadap variable Supply Chain Management (X) Uji Validitas Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian validitas sebelumnya untuk menilai bahwa kuesioner yang digunakan oleh peneliti pada setiap variable sudah dapat dikatakan valid atau tidak. Data hasil uji validitas yang sudah dilakukan menggunakan software SPSS 24 disajikan dalam bentuk tabel sebagai berikut: Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Supply Chain Management (X) Indikator 87 | J I E M S r-Hitung Keterangan 0,759 Valid 0,675 Valid 0,750 Valid 0,540 Valid r-Tabel : 0,361 Cronbach's Alpha Jumlah Item Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas terhadap variabel Loyalitas Konsumen (Y) Cronbach's Alpha Jumlah Item Berdasarkan dari hasil pengujian reliabilitas yang telah diolah, dapat terlihat bahwa setiap value dari variabel supply chain management (X) dan loyalitas konsumen (Y) memiliki value dari Alpha Cronbach yang lebih besar dari 0,6. Hasil ini berarti bahwa setiap instrument yang dipakai dalam penelitian ini dapat bisa dikatakan sudah konsisten atau reliabel. Tabel 5. Koefisien Regresi Linier Sederhana Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model 1 (Constan. Supply Chain Management Std. Error Beta Sig. Dependent Variable: Loyalitas Konsumen SARAN